Your browser does not support JavaScript!
 19 Aug 2019    16:00 WIB
Ini Dia Alasan Mengapa Jari Tangan Anda Selalu Dingin
Saat cuaca dingin, maka sangat mudah bagi jari tangan untuk menjadi dingin. Hal ini merupakan hal yang normal. Hal ini dikarenakan tubuh biasanya memusatkan aliran darah pada organ-organ vital seperti jantung, otak, dan paru-paru terlebih dahulu daripada anggota gerak (kaki dan tangan). Akan tetapi, bila jari tangan Anda menjadi sangat dingin pada cuaca hangat, maka hal ini dapat merupakan pertanda ada suatu gangguan kesehatan lain yang sedang terjadi di dalam tubuh Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal lain yang dapat membuat jari tangan Anda menjadi sangat dingin.   Sindrom Raynaud Sindrom Raynaud merupakan gangguan yang paling sering menyebabkan jari tangan dan kaki menjadi dingin. Sindrom Raynaud sendiri sebenarnya merupakan penyempitan atau pengecilan pembuluh darah di jari tangan, yang kadangkala juga disertai dengan penyempitan pembuluh darah di jari kaki, telinga, dan hidung sebagai respon terhadap cuaca dingin atau stress emosional. Saat serangan, jari tangan penderita dapat berubah menjadi putih, kemudian kebiruan, karena tidak adanya atau sedikitnya darah yang memasuki area tersebut. Jari tangan penderita biasanya akan kembali tampak kemerahan setelah pembuluh darah terbuka dan darah dapat masuk ke dalamnya. Selain itu, jari tangan penderita biasanya akan menjadi dingin, mati rasa, kesemutan, atau bahkan nyeri saat serangan berlangsung. Sebagian besar kasus sindrom Raynaud tidak diketahui penyebabnya. Kabar baiknya adalah walaupun mengganggu, sindrom Raynaud biasanya tidak berbahaya. Perubahan gaya hidup seperti mengenakan pakaian yang hangat, menggunakan sarung tangan saat cuaca dingin, dan menghindari stress emosional biasanya dapat membantu mengatasi gejala.   Penyakit Autoimun Kadangkala, ada penyakit lain yang memicu terjadinya sindrom Raynaud. Beberapa penyalit lain tersebut adalah lupus, scleroderma, artritis reumatoid, dan berbagai gangguan autoimun lainnya. Lupus merupakan suatu gangguan yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat. Sementara itu, skleroderma merupakan suatu penyakit yang menyebabkan kulit dan jaringan ikat menjadi mengeras dan membentuk jaringan parut. Hingga saat ini, para ahli masih tidak mengetahui apa hubungan antara berbagai penyakit di atas dengan terjadinya sindrom Raynaud.   Hipotiroidisme Bukanlah hal yang aneh bila jari tangan Anda menjadi dingin bila kelenjar tiroid Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid merupakan pengatur suhu di dalam tubuh. Saat kelenjar tiroid kurang aktif, maka sebagian besar fungsi tubuh pun akan melambat dan Anda pun akan mengalami beberapa gejala seperti merasa sangat lelah, sembelit, peningkatan berat badan, selalu merasa kedinginan, termasuk pada jari tangan dan kaki. Hipotiroidisme ini paling sering ditemukan pada wanita dan orang yang berusia lebih dari 50 tahun.   Gangguan Sirkulasi Darah Sebagian besar orang menduga bahwa jari tangan yang dingin disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah. Gangguan sirkulasi darah terjadi saat aliran darah yang mengandung banyak nutrisi dan oksigen menghilang saat beredar di dalam tubuh karena kemampuan pompa jantung yang kurang (pada penderita gagal jantung), sumbatan pada pembuluh darah (akibat penumpukkan lemak), dan sebagainya. Saat jantung tidak memperoleh seluruh darah dari dalam tubuh sebagaimana mestinya, maka tangan dan kaki Anda pun akan menjadi dingin, mati rasa, atau kesemutan (karena letaknya paling jauh dari jantung).   Anemia Anemia terjadi saat tubuh tidak memiliki sel darah merah yang mencukupi atau karena kadar hemoglobin di dalam darah terlalu rendah. Anemia akan mengakibatkan penurunan suplai oksigen ke dalam tubuh, yang dapat membuat tangan Anda menjadi dingin. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya anemia adalah kurangnya konsumsi zat besi dari makanan, perdarahan (misalnya karena menstruasi berat, ulkus lambung, atau perdarahan saluran cerna), beberapa jenis kanker, dan gangguan pencernaan (menderita penyakit seliak atau penyakit Crohn). Selain dapat membuat tangan Anda menjadi dingin; anemia juga dapat memiliki beberapa gejala lainnya seperti merasa sangat lelah, nyeri kepala, pusing, sesak napas, dan kulit pucat. Pada sebagian besar kasus, anemia defisiensi besi dapat diatasi dengan pemberian suplemen zat besi.   Baca juga: Apa Sih Keuntungan Makan Dengan Menggunakan Tangan?   Kekurangan Vitamin B12 Vitamin B12 dapat ditemukan pada berbagai makanan seperti daging sapi, daging unggas, telur, susu, dan berbagai produk susu. Vitamin B12 sangat penting bagi pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan penurunan produksi sel darah merah, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya anemia. Kekurangan vitamin B12 biasa ditemukan pada orang yang hanya mengkonsumsi sayuran (vegetarian) dan pada orang berusia lebih dari 50 tahun karena tubuh telah kehilangan kemampuan untuk menyerap vitamin dari dalam makanan. Selain itu, para penderita gangguan saluran pencernaan seperti penyakit Crohn dan penyakit seliak juga sering mengalami kekurangan vitamin B12. Untuk mendeteksinya, dapat dilakukan pemeriksaan darah. Bila jari tangan Anda yang selalu dingin disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, maka pemberian suplemen dapat membantu mengatasi gejala dalam waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan.   Tekanan Darah Rendah Hipotensi atau tekanan darah rendah dapat terjadi karena berbagai hal termasuk dehidrasi, perdarahan, beberapa jenis obat-obatan, dan gangguan kelenjar endokrin. Saat tekanan darah Anda rendah, maka pembuluh darah Anda akan mengalirkan darah dari anggota gerak Anda dan mengarahkannya pada organ-organ vital Anda. Hal inilah yang membuat jari-jari Anda menjadi dingin. Jika Anda mengalami berbagai gejala hipotensi seperti pusing, penglihatan kabur, merasa sangat lelah, mual, lemah, dan pusing; segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Stress dan Cemas Anda tentunya telah mengetahui bahwa stress dapat berdampak buruk pada berbagai bagian tubuh Anda, termasuk tangan Anda. Saat Anda mengalami stress kronik atau cemas, maka tubuh Anda pun akan mengalami reaksi "lawan atau kabur". Hal ini akan menyebabkan peningkatan kadar adrenalin di dalam tubuh. Akibatnya, pembuluh darah pada anggota gerak Anda pun akan mengecil dan membuat jari tangan dan tangan Anda menjadi dingin (begitu juga dengan jari kaki dan kaki Anda). Untuk mengatasi hal ini, dianjurkan agar Anda mengatasi stress Anda.   Mengkonsumsi Obat-obatan Tertentu Terdapat beberapa jenis obat-obatan yang dapat membuat pembuluh darah Anda mengecil seperti penghambat beta (beta blocker), beberapa jenis obat anti kanker, obat migrain, dan obat dekongestan. Hal ini akan membuat jari tangan Anda menjadi dingin seperti pada penderita sindrom Raynaud. Berkonsultasilah dengan dokter Anda bila obat-obatan yang Anda konsumsi menyebabkan timbulnya gejala ini.   Merokok Ini dia alasan lain mengapa Anda sebaiknya berhenti merokok. Nikotin yang terdapat di dalam rokok dapat menyebabkan pembuluh darah mengecil dan memicu terbentuknya penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah, yang pada akhirnya akan menyebabkan bekurangnya aliran darah ke anggota gerak Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 16 Apr 2019    18:00 WIB
Mengapa Telapak Tangan Mudah Berkeringat ?
Hai guys! Apakah kalian ada gangguan dengan telapak tangan yang mudah sekali berkeringat? Dengan berbagai macam pengalaman yang mengganggu dan memalukan seperti, waktu kita sedang berjabat tangan dengan orang lain, pegangan tangan pas kencan dengan si doi, atau saat kita sedang melakukan aktifitas kantoran yang harus menyentuh banyak kertas kerja, kita semua pasti setuju kalau hal ini, so annoying. Tidak sedikit juga orang yang mengalami masalah telapak tangan yang berkeringat, dan dalam istilah medis ini disebut juga dengan "Palmar Hyperhidrosis". Tapi tahukah kita apa penyebabnya dan mengapa hal ini bisa terjadi. Tidak ada salahnya kalau kita pelajari bersama. Yuk! Mari kita bahas. Alasan mengapa kita berkeringat adalah untuk mendinginkan tubuh dan mempertahankan termoregulasi yang tepat, tetapi bagi kita yang hiperhidrosis, berkeringat terjadi jauh lebih sering daripada yang diperlukan untuk termoregulasi. Dengan hiperhidrosis, kelenjar keringat terlalu aktif, yang menyebabkan keringat berlebih ketika tidak ada alasan lain untuk berkeringat sebanyak itu. Tidak masalah jika cuaca dingin atau panas, kita dengan hiperhidrosis akan memiliki keringat berlebih bahkan jika tidak ada alasan eksternal untuk itu. Dan salah satu tempat paling umum untuk hiperhidrosis adalah tangan. Berikut adalah beberapa fakta penyebab telapak tangan kita berkeringat: Kelenjar ekrin. Kelenjar ekrin membentuk sebagian besar kelenjar keringat kita dan konsentrasi tertinggi dapat ditemukan di dahi kita, telapak kaki dan telapak tangan. Faktor keturunan (gen) kita. Satu penelitian terkenal yang dilakukan di University of California pada tahun 2002 menunjukkan bahwa banyak kasus hiperhidrosis palmar yang melemahkan memang merupakan hasil dari gen 'rusak' yang diturunkan dari generasi ke generasi. Pengobatan. Karena kita ada menjalani atau melakukan pengobatan tertentu yang menyebabkan telapak tangan kita berkeringat. Seperti anti depresan. Penyakit (masalah medis). Penyakit seperti menopause, diabetes, disfungsi tiroid, dan obesitas dapat menyebabkan telapak tangan berkeringat. Sistem saraf simpatis yang terlalu aktif. Sistem saraf simpatik kita bertanggung jawab untuk mengendalikan sebagian besar organ internal kita. Jadi, jika sistem saraf simpatik kita terlalu aktif, ia bereaksi terhadap rangsangan dengan mudah, menyebabkan kita berkeringat. Stress atau kecemasan. Keringat emosional menyebabkan telapak tangan berkeringat yang dapat membantu mengontrol kelembaban lapisan luar kulit. Sering dan banyaknya asupan kopi, teh, dan minuman manis dapat membantu meringankan masalah telapak tangan yang berkeringat. pemakaian lotion tangan, krim dan antiperspirant, dapat membuat kita memiliki telapak tangan yang berkeringat. Perokok berat juga dapat menyebabkan hal ini. Fobia tempat ramai, demam panggung, gugup. Gula darah rendah. Terlalu banyak mengonsumsi alcohol. Suka  makan-makanan pedas. Ketidakseimbangan hormon. Masalah telapak tangan berkeringat (‘’Palmar Hyperhidrosis’’) tidak berbahaya, namun hanya menggangu. Karena bisa mengganggu aktifitas harian kita. Namun jangan kuatir karena berikut ini adalah beberapa cara untuk perawatan dan pencegahannya: Cuci tangan kita secara teratur. Kecuali jika benar-benar kotor, hanya menggunakan air saja tidak apa-apa, karena terus-menerus mencuci dengan sabun akan mengeringkan kulit kita. Bawalah tisu bersama kita dan usap tangan kita sepanjang hari. Gel tangan seukuran saku akan membantu membersihkan dan mengeringkan saat kita tidak bisa mendapatkan wastafel. Bedak talek juga dapat membantu menyerap keringat dan memberikan tangan kita kenyamanan yang lebih baik. Di luar musim dingin, jangan menggunakan sarung tangan untuk menutupi telapak tangan yang berkeringat - ini akan membuat tangan kita lebih berkeringat, karena kulit kita tidak akan bisa bernapas. Atasi penyebab stres karena ini dapat membantu kita dengan gejala seperti tangan berkeringat berlebihan. Antiperspiran. Beberapa resep antiperspiran termasuk aluminium klorida, yang menyumbat kelenjar keringat. Iontophoresis - tangan direndam dalam semangkuk air. Arus listrik tanpa rasa sakit melewati air. Sebagian besar pasien memerlukan dua hingga empat perawatan 20-30 menit. Botulinum toxin (suntikan Botox) - Suntikan botox memblokir saraf yang memicu kelenjar keringat. kita dengan hiperhidrosis mungkin perlu beberapa suntikan untuk hasil yang efektif. Obat antikolinergik - obat ini menghambat transmisi impuls saraf parasimpatis. ETS (Endoscopic thoracic sympathectomy) - intervensi bedah ini hanya disarankan pada kasus-kasus berat yang belum menanggapi perawatan lain. Saraf yang membawa pesan ke kelenjar keringat terputus. Demikianlah artikel kita hari ini tentang telapak tangan yang sering berkeringat, informasi lengkap di atas pasti sangat membantu dan gak ada salahnya jika kita mengalami hal-hal di atas baiknya langsung pergi ke dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut. Salam sehat semuanya!   Sumber : www.medicalnewstoday.com, www.degreedeodorant.com, www.sweathelp.org, www.self.com, www.nivea.com.au, www.sweaty-palms.com, goodyfeed.com
 10 Sep 2018    16:00 WIB
Masukkin Jari Ke Miss V, Boleh Ga Sih???
Hampir setiap makhluk di dunia ingin merasakan kepuasan seksual. Seperti yang Kita ketahui salah satu cara untuk mendapatkan kepuasan seksual selain dengan melakukan hubungan seks dengan pasangan maka seseorang akan melakukan masturbasi. Cara yang dilakukan oleh pria dan wanita tentu berbeda. Saat melakukan masturbasi terkadang seseorang merasa lebih mampu memuaskan diri sendiri. Melakukan masturbasi sebenarnya juga memberikan manfaat. Namun bila Anda melakukan dengan cara yang salah, hal ini juga bisa berbahaya bagi Anda. Baca juga: Manfaat Masturbasi Pada Wanita Salah satu cara yang dilakukan wanita saat melakukan masturbasi adalah dengan memasukkan jari ke dalam vagina. Hampir 90% tangan dijadikan sebagai media pemuas diri, baik itu pada pria maupun wanita. Namun siapa sangka, bahwa memasukan jari tangan ke dalam vagina dapat berbahaya? Berikut adalah efek samping akibat memasukkan jari ke dalam vagina: Merusak selaput dara Untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan seksual, tindakan memasukkan jari ke dalam vagina dan melakukan gerakan maju mundur dapat merusak selaput dara. Meski arti kehilangan perawan adalah saat dilakukannya penetrasi oleh penis dan melakukan gerakan maju mundur. Selain itu selaput dara wanita memiliki tingkat elastisitas atau kelenturan yang berbeda-beda dan para wanita juga tidak pernah mengetahui bagaimana bentuk dan sekuat apa tingkat kelenturan atau elastisitas pada selaput dara yang dimilikinya. Ada yang mudah robek dan ada yang sangat lentur sehingga sulit untuk terjadinya robekan. Namun bukan berarti Anda boleh  seenaknya memasukkan jari ke dalam vagina. Tentu Anda tidak ingin kan selaput dara rusak dan dianggap seolah-olah sudah tidak perawan lagi, meski Anda tidak pernah melakukan hubungan seksual dengan pria. Risiko infeksi Saat memasukkan jari ke dalam vagina merupakan kegiatan yang menyenangkan. Banyak juga pria yang melakukan hal ini untuk membantu wanita mencapai klimaks. Namun yang perlu Anda perhatikan adalah kebersihan jari Anda sendiri. Apabila tangan Anda terkontaminasi dengan bakteri jahat, seperti jari-jari kuku yang kotor dan belum mencuci tangan dengan bersih maka dapat memperluas perkembangbiakan bakteri jahat di dalam vagina sehingga menyebabkan gangguan keseimbangan bakteri yang menyebabkan peradangan maupun infeksi pada organ kewanitaan tersebut. Oleh karena itu perhatikan selalu kebersihan tangan Anda, sebelum Anda melakukan kegiatan yang satu ini. Termasuk bila pasangan Anda yang ingin melakukannya. Daerah vagina merupakan daerah intim dan sangat sensitif maka perlakukanlah dengan lembut dan sewajarnya. Bila bukan Anda yang mempehatikan organ intim Anda, siapa lagi??? Baca juga: 5 Hal Tentang Masturbasi yang Perlu Anda Ketahui  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 08 Dec 2017    08:00 WIB
Tangan Gemetar Sangat Mengganggu? Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasinya
Tangan gemetar (tremor) adalah kondisi dimana tiba-tiba saja tangan Anda mengalami gemetar, kondisi ini mungkin bukan kondisi yang mengancam jiwa namun bila dirasakan terus menerus maka akan menganggu aktivitas Anda sehari-hari. Ada beberapa penyebab tangan gemetar mulai stres, kelelahan, kelaparan, kafein, rokok sampai adanya gangguan kesehatan misal kelenjar tiroid yang aktif. Untuk kondisi tangan gemetar yang disebabkan oleh bukan gangguan medis, ada cara yang dapat Anda lakukan.   Berikut adalah cara mengatasi tangan gemetar: - Kontrol Tingkat Stres Anda Stres adalah salah satu faktor utama atau berkontribusi dalam menyebabkan tangan gemetar. Bahkan, stres, kecemasan dan kegelisahan dapat memicu tangan gemetar yang berulang. Oleh karena itu, Anda harus mencoba untuk rileks, mengurangi stres dan ketegangan dalam hidup Anda, sebanyak yang Anda bisa. Untuk mengurangi stres, meditasi adalah salah satu pilihan terbaik yang harus Anda coba. Meditasi melemaskan saraf yang tegang dan memberikan pemikiran yang lebih jernih. Napas dalam adalah teknik lain yang baik untuk melawan stres. Hanya 10 menit dari bernapas dalam-dalam melalui diafragma Anda sangat bisa memberikan keuntungan untuk sistem saraf dan mendorong relaksasi.   - Minum Teh Chamomile atau Gunakan minyak Chamomile Chamomile adalah ramuan yang memiliki sifat menenangkan. Sehingga dapat membantu menenangkan sistem saraf serta menghilangkan stres dan kecemasan. Selain itu juga merupakan ramuan antispasmodic yang efektif yang membantu merilekskan otot kejang, yang dapat menyebabkan tangan gemetar. Minum 2 sampai 3 cangkir teh chamomile setiap hari. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak chamomile untuk air mandi Anda untuk menenangkan otot dan saraf yang tegang.   - Lakukan latihan tangan Latihan tangan dapat memperkuat tangan Anda dan mencegah atau mengurangi keparahan tangan gemetar. Letakkan bola di telapak tangan Anda. Meremasnya sekuat mungkin. Menjaga posisi ini selama 5 detik, kemudian lepaskan genggaman perlahan-lahan Ulangi sebanyak 10 kali. Lakukan latihan ini beberapa kali setiap hari. Selain melakukan latihan tangan, Anda dapat melakukan yoga. Yoga sangat efektif dalam mengurangi stres dan membantu tidur lebih baik. Stres dan kurang tidur adalah dua faktor yang dapat memicu tangan gemetar. Menghabiskan waktu 10 dan 15 menit per hari melakukan yoga untuk melihat perbedaan dalam kesehatan Anda.   - Minum teh Lavender atau Gunakan Minyak Lavender Lavender merupakan obat alami yang efektif untuk mengelola tangan gemetar. ramuan ini sangat baik untuk sistem saraf, yang memainkan peran penting dalam mengobati masalah ini. Selain itu, lavender membantu menghilangkan kecemasan dan stres. Aroma menenangkan dapat meningkatkan kadar gamma-aminobutyric acid (GABA) di otak, sebuah neurotransmitter ayng memiliki efek melawan stres. Efek menenangkan lavender dapat mengangkat suasana hati Anda, tidak peduli seberapa stres Anda. Minyak esensial lavender dapat ditambahkan ke air mandi untuk mengendurkan otot yang tegang. Anda juga dapat minum beberapa cangkir teh lavender harian untuk manfaat tambahan. Untuk mempersiapkan teh, tambahkan 3 sendok makan bunga lavender segar atau 1 ½ sendok makan lavender kering untuk 2 cangkir air panas dan biarkan selama sekitar 5 menit.   - Konsumsi suplemen B kompleks Untuk mengatasi tangan gemetar, penting untuk konsumsi vitamin B kompleks. Ada berbagai jenis vitamin B yang membantu menjaga kesehatan saraf dan otot yang kuat. Misalnya, vitamin B12, B1 dan B6 sangat penting untuk menjaga kesehatan saraf dan melindungi dari kerusakan. Kekurangan vitamin B ini dapat menyebabkan hilangnya koordinasi dan keseimbangan antara organ yang berbeda, yang pada gilirannya dapat menyebabkan tangan gemetar. Hal ini juga dapat menyebabkan kelemahan otot. Untuk memastikan tubuh Anda mendapatkan dosis yang benar dari semua vitamin B ini, konsumsi suplemen B kompleks yang berkualitas. Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum meminum suplemen. Konsumsi makanan yang kaya vitamin B seperti biji-bijian, kuning telur, kacang polong, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, produk susu (susu organik dan keju) dan unggas. Pada saat yang sama, hindari makanan olahan karena sangat minim atau hampir tidak ada nilai gizi.   - Konsumsi asam lemak kaya Omega-3 Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat bagi sistem saraf. Asam lemak menyediakan lapisan pelindung myelin saraf, yang penting untuk menjaga kesehatan sel saraf dan menghilangkan reaksi peradangan. Bahkan peradangan ringan dapat memperburuk kondisi orang yang menderita tangan gemetar. Konsumsi makanan yang kaya asam lemak omega-3, minyak ikan dan cod liver. Juga, makan ikan air dingin, seperti salmon, tuna dan sarden. Selain itu konsumsi biji rami, minyak biji rami, biji labu dan kenari.   - Konsumsi Makanan Kaya Magnesium Elektrolit seperti magnesium dalam transmisi impuls listrik dari saraf ke otot. Oleh karena itu, ketika tubuh kekurangan mineral penting ini, dapat menyebabkan kejang otot yang dapat menyebabkan tangan gemetar. Sertakan makanan kaya magnesium seperti biji wijen, kacang-kacangan dan biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau dalam menu makanan Anda. Konsumsi suplemen magnesium juga dapat memperbaiki kekurangan mineral penting ini. Konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum konsumsi suplemen magnesium.   - Hindari Kafein Jika Anda mengalami tangan gemetar, saatnya untuk mengurangi asupan kafein Anda. Asupan kafein yang tinggi dapat merangsang sistem saraf pusat, dan dapat memicu tangan gemetar yang berulang. Asupan kafein yang tinggi juga dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, kecemasan dan jantung berdebar, yang dapat membuat sulit bagi Anda untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan mudah. Tidak hanya kopi, Anda juga harus menghindari semua minuman dan makanan yang mengandung kafein.   - Katakan tidak untuk konsumsi alkohol dan Merokok Gaya hidup sering merokok dan konsumsi alkohol juga bisa jadi penyebab tangan gemetar. Kelebihan konsumsi alkohol memiliki efek langsung pada sistem saraf. Bahkan, dapat melemahkan sistem saraf dan menyebabkan tangan gemetar. Jika Anda tidak dapat berhenti minum alkohol carilah bantuan profesional seperti dokter. Namun, ingatlah bahwa tangan gemetar bisa juga terjadi saat Anda baru berhenti konsumsi alkohol, juga. Tapi begitu tubuh Anda menyesuaikan dengan perubahan baru, maka keluhan tangan gemetar akan berulang. Anda juga harus berhenti merokok. Terlalu banyak nikotin dalam tubuh dapat menyebabkan tangan gemetar. Semua cara diatas akan membantu mengatasi tangan gemetar, bila Anda sudah melakukan cara diatas namun belum hilang keluhan tangan gemetar. Maka ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu penyebab lain dari tangan gemetar Anda.   Baca juga: Makanan yang Perlu Dikonsumsi Untuk Memiliki Tiroid yang Sehat   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: top10homeremedies
 14 Oct 2017    18:00 WIB
Suatu Penyakit Misterius Membuat Tangan Seorang Wanita Membesar Hingga Seberat 10 Kg
Seorang wanita di Thailand hidup dengan suatu penyakit langka yang membuat masing-masing tangannya terus membesar hingga mencapai hampir 10.5 kg. Duangjay Samaksamam, seorang wanita berusia 59 tahun yang berasal dari provinsi Surin diduga menderita suatu kelainan kongenital yang disebut dengan gigantisme kongenital, yang membuat anggota gerak seperti tangan dan kaki membengkak dan terasa nyeri akibat penumpukkan sel-sel lemak.  Akan tetapi, para dokter sampai saat ini masih tidak dapat membuat suatu diagnosa pasti mengenai apa sebenarnya penyakit yang diderita oleh Samaksamam. Penyakit ini membuat Samaksamam kesulitan melakukan berbagai aktivitas sehari-hari akibat rasa nyeri yang ditimbulkannya. Samaksamam bahkan menghabiskan 20 tahun pertama hidupnya dengan menyendiri karena ia merasa malu dengan penampilannya. Samaksamam bahkan kesulitan untuk menyisir rambut atau keramas karena tangannya terasa sangat berat dan sulit diangkat. Selain itu, memakai baju juga merupakan hal yang sangat sulit dan menyakitkan.  Beberapa orang dokter bahkan menganjurkan untuk mengamputasi kedua tangan Samaksamam sehingga ia dapat bergerak dengan lebih nyaman, akan tetapi Samaksamam masih enggan melakukan hal tersebut hingga saat ini. Saat ini Samaksamam tidak lagi hidup menyendiri karena ia harus mengurus bisnis keluarga dan merawat kedua orang tuanya yang sudah lanjut usia. Saat berusia 25 tahun, Samaksamam telah melakukan berbagai jenis operasi untuk mengurangi pembengkakan pada kedua tangannya, akan tetapi hingga saat ini berbagai jenis operasi dan pengobatan yang diterimanya belum juga menunjukkan hasilnya. Seorang dokter bedah plastik di Jepang menduga bahwa Samaksamam menderita lipomatosa makrodistrofia dan merupakan orang pertama dan satu-satunya yang pernah mengalami kelainan ini mulai dari bahu hingga jari tangan, pada kedua tangannya.  Sampai saat ini, para ahli masih tidak mengetahui apa penyebab dari lipomatosa makrodistrofia sehingga para ahli pun masih tidak dapat menemukan pengobatan yang tepat yang dapat menyembuhkan gangguan ini. Baca juga: Bayi meninggal secara misterius, kenapa? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: foxnews
 12 Oct 2017    11:00 WIB
Ragu Apakah Si Dia Calon Suami yang Tepat? Lihat Jari Tangannya!
Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai pria idaman Anda dan bagaimana ia akan memperlakukan Anda, maka jangan melihat matanya atau bertanya padanya atau melihat bagaimana perilakunya. Mengapa demikian? Sebuah penelitian baru menemukan bahwa cara terbaik untuk mengetahui bagaimana seorang pria akan memperlakukan seorang wanita adalah dengan melihat tangannya. Aneh bukan? Tahukah Anda bahwa panjang jari tangan seorang pria dapat memberitahu Anda semua hal yang ingin Anda ketahui mengenai bagaimana ia memperlakukan seorang wanita di dalam hidupnya?   Baca juga: 4 Tanda Si Dia Bukanlah Pasangan yang Tepat Bagi Anda   Para peneliti menemukan bahwa, semakin pendek jari telunjuk seorang pria dibandingkan dengan jari manisnya, maka semakin besar kemungkinannya bahwa ia akan memperlakukan seorang wanita dengan baik. Sementara itu, seorang pria yang memiliki ukuran jari telunjuk dan jari manis yang hampir sama, atau seorang pria yang memiliki jari telunjuk lebih panjang daripada jari manisnya; maka sikapnya terhadap lawan jenisnya mungkin tidak akan sebaik pria dengan jari telunjuk yang lebih pendek. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 155 orang pria dan wanita dan mengukur rasio panjang jari telunjuk dengan panjang jari manis. Para peneliti kemudian mengamati para peserta penelitian selama sekitar 20 hari mengenai bagaimana interaksi sosial mereka dengan orang lain dan membagi mereka dalam beberapa kategori. Akan tetapi, untuk beberapa alasan hal ini tidak berlaku bagi seorang wanita.   Sumber: sheknows
 22 Apr 2015    09:00 WIB
Hee Ah Lee, Menjadi Seorang Pianis Handal dengan Hanya Empat Jari
Hee Ah Lee merupakan seorang gadis mungil yag berasal dari Korea. Ia lahir dari Woo Kap Sun pada tanggal 9 Juli 1985 di Pusan Korea Selatan dengan keterbatasan mental dan fisik, dimana ia hanya memiliki 4 jari, 2 jari di tangan kanan dan 2 jari di tangan kiri. Kondisi fisik yang tidak sempurna serta keterbelakangan mental yang menimpa Hee Ah Lee merupakan suatu cobaan besar yang harus dihadapi Hee Ah Lee dan sang ibu Woo Kap Sun. Meskipun dihadapkan dengan berbagai cobaan yang berat tetapi sang ibu tercinta masih merawat Hee Ah Lee dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan senantiasa memberikan motivasi agar anaknya terus berkembang. Baca Juga: Geezer Buxton, Balita yang Tidak Pernah Kenyang   Karena Woo Kap Sun menginginkan puterinya mahir dalam memainkan piano, akhirnya ia mencarikan sekolah untuk anaknya. Namun sayangnya, banyak sekolah yang menolak Hee Ah Lee karena kondisi fisiknya tersebut. Meskipun begitu, ia tidak menyerah, hingga kemudian usahanya membuahkan hasil.   Ketika pertama kali belajar piano Hee Ah Lee mengalami banyak sekali kesulitan. Mulai dari kesulitan  menekan tuts-tuts piano dengan 4 jari, hingga keadaan kakinya yang hanya selutut. Namun, sifat pantang menyerah ibunya ternyata menurun pada He Ah Lee, meskipun kerap kali dilanda kesulitan tetapi ia tetap berjuang dan tak pernah pantang menyerah untuk mencoba. Bahkan karena kerja keras Hee Ah Lee untuk bermain piano, jarinya tak pernah mengalami pembengkakan.   Setelah bertahun-tahun lamanya mempelajari piano, akhirnya gadis itu mendapat kesempatan untuk pentas dihadapan orang banyak. Pertunjukan ini memukau sangat banyak audience, sehingga mengundang perhatian para produser. Satu persatu tawaran mulai menghampiri Hee Ah Lee, hingga  akhirnya ia berhasil mengeluarkan album pertama yang berjudul "Hee Ah, A Pianist With Four Finger". Selain berhasil mengeluarkan album, ia juga telah banyak melakukan konser diberbagai negara, seperti di Jepang, China, Amerika, Singapura dan Indonesia. 
 12 Jan 2015    10:00 WIB
Gerakan Tangan yang Dapat Menyingkirkan Keinginan Untuk Mengemil
Berdasarkan sebuah penelitian baru, menepuk-nepukkan jari tangan Anda pada dahi selama 30 detik dapat menghilangkan keinginan seseorang untuk mengemil. Gerakan ini berhasil meredam keinginan mengemil seseorang bukan hanya karena mampu mengalihkan perhatian orang tersebut. Para peneliti mengatakan bahwa pada penelitiannya mereka telah meminta para peserta penelitian yang mengalami obesitas untuk juga melakukan gerakan tersebut pada telinga, atau menepuk-nepukkan kaki pada lantai, dan bahkan menatap kosong ke arah dinding. Akan tetapi, para peneliti menemukan bahwa menepuk-nepukkan jari tangan pada dahi merupakan cara paling efektif untuk meredam keinginan mengemil pada para peserta penelitian tersebut. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan saat Anda ingin mengkonsumsi suatu makanan tertentu, maka gambaran makanan tersebut akan masuk ke dalam korteks visual otak seseorang, yang membuat keinginan makan tersebut sangat sulit dihilangkan. Akan tetapi bila mata seseorang difokuskan pada sesuatu hal, misalnya dengan mengikuti pergerakkan jari tangan saat melakukan gerakan tersebut, maka Anda pun akan memicu bagian otak yang sama. Hal ini akan membuat perhatian Anda teralihkan dan membuat proses “ngidam” seseorang menjadi terganggu. Walaupun pada penelitian ini, para peneliti hanya melakukan pengamatan pada orang yang mengalami obesitas, para peneliti mengatakan bahwa efek ini juga dapat terjadi pada orang yang memiliki berat badan normal. Jika Anda sedang berusaha untuk menghilangkan keinginan mengemil Anda tetapi tidak dapat melakukan gerakan di atas karena banyak orang di sekitar Anda, Anda dapat mengalihkan perhatian Anda dengan melakukan hal lain yang membuat mata Anda sibuk.     Sumber: menshealth