Your browser does not support JavaScript!
 10 Dec 2019    11:00 WIB
Stress Inkontinensia dan Olahraga
Stress inkontinensia merupakan suatu keadaan di mana air kemih keluar saat aktivitas fisik atau adanya peningkatan tekanan pada daerah perut yang menyebabkan peningkatan tekanan pada kandung kemih, seperti saat batuk, bersin, tertawa, olahraga, dan saat berhubungan seksual. Stress inkontinensia dapat sangat mengganggu aktivitas anda sehari-hari dan bahkan membuat anda merasa malu dan stress. Sebagian besar orang mengira bahwa stress inkontinensia lebih sering terjadi pada wanita paruh baya atau lanjut usia, akan tetapi, berdasarkan seorang ahli ginekologi di Amerika, stress inkontinensia justru lebih sering terjadi pada wanita muda saat berhubungan seksual. Stress inkontinensia dapat terjadi saat berhubungan seksual maupun saat berolahraga. Terjadinya stress inkontinensia saat berhubungan seksual tentu dapat membuat anda merasa malu dan enggan berhubungan seksual. Bila hal ini terus berlangsung maka tidak mungkin stress inkontinensia juga dapat mengganggu hubungan anda dan pasangan anda. Selain itu, penderita stress inkontinensia juga dapat mengalami keluarnya air kemih saat berolahraga, di mana keluarnya air kemih ini tidak disadari oleh penderita dan membuatnya sangat malu. Stress inkontinensia merupakan penyebab tersering inkontinensia urin pada wanita muda dan penyebab kedua tersering terjadinya inkontinensia urin pada wanita lanjut usia.   Penyebab Stress inkontinensia terjadi akibat kelemahan otot-otot dasar panggul. Semakin lemah otot-otot ini maka semakin besar kemungkinan anda untuk mengalami gejala stress inkontinensia yang berupa pengeluaran air kemih saat aktivitas fisik, seperti saat berolahraga, berhubungan seksual, bersin, tertawa, batuk, atau melompat tanpa adanya kontraksi kandung kemih. Kelemahan otot dasar panggul ini dapat diakibatkan oleh peregangan otot yang berlebihan yang mengakibatkan kerusakan otot tersebut. Hal ini dapat terjadi akibat kehamilan dan persalinan yang cukup sering. Selain itu, kelemahan otot dasar panggul juga biasa terjadi seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Walaupun demikian, terjadinya stress inkontinensia bukanlah suatu bagian dari proses penuaan. Berat badan berlebih atau obesitas juga dapat menyebabkan kelemahan otot-otot dasar panggul dan menyebabkan terjadinya stress inkontinensia. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami pengeluaran air kemih tanpa disadari atau bila gejala memburuk (menjadi semakin sering atau mengganggu aktivitas harian anda).   Pengobatan Tujuan pengobatan stress inkontinensia adalah untuk menguatkan kembali otot-otot dasar panggul yang telah melemah. Senam Kegel merupakan salah satu cara untuk membantu menguatkan kembali otot panggul anda. Cara melakukan senam Kegel adalah dengan membuat otot-otot dasar panggul anda berkontraksi, seperti saat anda sedang berusaha untuk menghentikan aliran air kemih anda. Pertahankah kontraksi otot ini selama 10 detik dilanjutkan dengan merelaksasikannya selama 10 detik. Ulangi gerakan ini sebanyak 30-40 kali setiap harinya untuk membantu menguatkan kembali otot-otot dasar panggul anda.   Sumber: webmd
 23 Sep 2019    18:00 WIB
Tips Mengatasi Inkontinensia Urin Pada Pria
Anda pasti bertanya-tanya apa itu inkontinensia urin? Inkontinensia urin adalah ketidakmampuan untuk menahan buang air kecil yang menyebabkan anda mempunyai keinginan mendesak untuk buang air kecil atau bahkan mengompol. Inkontinensia urin dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gangguan saraf, infeksi pada saluran kemih, sampai penuaan. Selain berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi gangguan ini.   Latihan Kandung Kemih Salah satu cara untuk mengendalikan inkontinensia urin adalah dengan cara melatih kandung kemih anda. Kandung kemih adalah sebuah kantung yang berfungsi untuk menampung air kemih anda untuk sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh. Langkah pertama yang dapat anda lakukan untuk melatih kandung kemih anda adalah dengan memulai menyusun jadwal mengenai kapan anda harus pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil, baik saat anda memang ingin buang air kecil maupun tidak. Setelah anda mulai dapat mengendalikan keinginan anda untuk buang air kecil, mulailah untuk memperpanjang rentang waktu anda untuk pergi ke kamar mandi. Seiring dengan berjalannya waktu, maka anda mungkin dapat mengatasi inkontinensia anda dan hanya buang air kecil setiap 3 atau 4 jam. Ingat bahwa efek dari latihan ini tidak langsung terjadi dalam waktu singkat, diperlukan waktu selama beberapa bulan untuk memperoleh efek yang anda inginkan.   Latihan Otot Senam kegel bukan hanya merupakan olahraga yang bermanfaat dan hanya dilakukan oleh wanita. Senam kegel juga dapat menguatkan otot-otot yang berada di sekitar kandung kemih anda. Akan tetapi, anda harus memastikan bahwa anda melatih otot yang benar, karena bila tidak, hal ini justru dapat meningkatkan tekanan pada kandung kemih anda dan menyebabkan anda ingin buang air kecil. Salah satu otot yang dapat anda latih adalah otot yang anda gunakan pada waktu anda menahan keinginan untuk membuang gas. Caranya adalah kencangkan otot tersebut selama 3 detik kemudian relaksasikan selama 3 detik. Lakukan hal ini dengan perlahan dan ulangi sebanyak 30 kali atau kira-kira selama 15 menit dalam satu hari. Mungkin diperlukan sekitar 3-6 minggu sampai latihan ini menunjukkan manfaatnya.   Buatlah Catatan Selama beberapa hari, catatlah jumlah air yang anda minum, berapa kali anda buang air kecil, dan seberapa sering anda buang air kecil. Catatlah juga berbagai hal yang dapat memicu keinginan anda untuk buang air kecil, misalnya posisi tubuh tertentu atau meminum minuman tertentu, seperti kopi atau teh. Catatan ini nantinya dapat sangat berguna bagi dokter untuk menentukan diagnosa dan pengobatan yang tepat untuk anda.   Kurangi Konsumsi Alkohol dan Kafein Sebagian besar ahli berpendapat bahwa alkohol dan kafein dapat mengiritasi kandung kemih, meningkatkan produksi air kemih, dan memperburuk berbagai gejala inkontinensia urin. Kurangi kopi, teh, minuman bersoda, dan alkohol untuk mencegah makin memburuknya gejala.   Hindari Makanan Pemicu Inkontinensia Beberapa makanan dapat memicu terjadinya inkontinensia urin, seperti makanan pedas dan asam. Beberapa contoh makanan ini adalah jeruk, tomat, coklat, dan pemanis buatan. Akan tetapi, setiap orang mempunyai makanan pemicu yang berbeda, perhatikanlah makanan dan minuman apa saja yang dapat memicu timbulnya gejala.   Berhenti Merokok Selain mengganggu kesehatan paru-paru anda, merokok juga dapat memperburuk berbagai gangguan sistem saluran kemih pada pria.   Kurangi Air Air merupakan salah satu hal penting bagi tubuh. Akan tetapi, bila anda mengalami inkontinensia urin ada baikya bila anda mengurangi jumlah air yang anda minum, terutama beberapa jam sebelum tidur agar anda tidak perlu terus terbangun saat tidur untuk buang air kecil.
 15 Nov 2014    09:00 WIB
Memilih alat kontrasepsi
Anda masih mencari metode kontrasepsi yang sesuai ? Saat ini banyak sekali metode kontrasepsi, mulai dari kondom, pil, suntik, dan lain-lain. Dengan menemukan satu metode yang cocok dengan anda, akan membuat anda lebih berkomitmen dalam menggunakannya dan anda juga merasa lebih aman saat berhubungan. Kontrasepsi hormonal Untuk mendapatkan kontrasepsi hormonal, anda memerlukan resep dokter. Alat-alat ini bekerja mirip dengan cara hormon bekerja di dalam tubuh Anda untuk mencegah pelepasan sel telur sehingga tidak bisa dibuahi oleh sel sperma. Pilihan kontrasepsi hormonal ini meliputi pil KB, suntik KB, implant. Dengan penggunaan yang disiplin dan sesuai aturan, alat kontrasepsi hormonal terbukti efektif dan dapat mencegah kehamilan lebih dari 99%. Alat kontrasepsi hormonal tidak melindungi anda dari Penyakit Menulas Seksual (PMS). Sebelum menggunakan alat kontrasepsi ini Anda harus berkonsultasi dahulu dengan dokter untuk memilih alat kontasepsi yang paling sesuai dan bagaimana cara pemakaiannya. Kontrasepsi barrier Sesuai dengan namanya, lat kontrasepsi ini membuat suatu “penghalang” untuk mencegah sel sperma bertemu dengan sel telur. Anda dapat dengan mudah memperoleh alat kontrasepsi ini di apotik, tanpa menggunakan resep. Kondom untuk pria adalah salah satu cara yang efektif dan murah untuk mencegah kehamilan. Saat ini kondom lateks merupakan pilihan yang baik. Kondom dari lateks lebih efektif dalam mencegah penularan penyakit seksual (PMS) dibandingkan kondom yang terbuat dari karet alam. Dengan penggunaan yang benar, kondom dapat mencegah kehamilan 80%. Kondom wanita berbentuk tabug plastic yang sebagian akan dimasukkan ke dalam vagina anda, sehinnga menciptakan suatu penghalang cairan masuk ke dalam. Kondom wanita juga dapat membantu pencegahan penyakit menular seksual. Kondom wanita efektif sekitar 80% untuk mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi lain yang bekerja dengan baik sebagai alat pencegah kehamilan, tetapi tidak melindungi Anda dari penyebaran penyakit menular seksual, misalnya spons yang diberikan zat spermisida. Zat spermatisida adalah suatu zat yang dapat membunuh sel sperma. Spons ini diletakkan didalam vagina. Anda juga dapat menggunakan zat spermatisida ini sendiri, tanpa menggunakan spon. Zat ini dapat berupa gel, krim dan busa. Spermatisida ini efektif sekitar 70%. Pilihan lain seperti diafragma (penutup serviks dan perisai serviks) hanya tersediadengan resepdokter. Diafragma merupakan karet atau silikon yang anda letakkan didalam vagina. Alat ini efektis sekitar 90% dalam mencegah kehamilan. IUD (IntraUterine Device) IUD adalah suatu perangkat kecil yang dokter atau perawat masukkan ke dalam Rahim Anda. Prosedur memasukkan IUD ini termasuk sederhana dan cepat, walaupun dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman. IUD dapat bekerja sebagai alat kontrasepsi dalam waktu yang cukup lama. IUD yang menggunakan hormon dapt bekerja dengan baik dalam waktu 5 tahun. IUD-T adalah IUD uang menggunakan tembaga sebagai spermatisida alami. IUD-T bekerja dengan baik selama 10 tahun. IUD tidak melindungi anda dari penularan penyakit seksual. IUD efektif 99% dalam mencegah kehamilan. Kontrasepsi darurat Tips untuk kontrasepsi yang efektif Agar alat kontrasepsi dapat bekerja dengan baik, anda harus menggunakannya secara benar.  Berikut adalah tips menggunakan alat kontrasepsi : - Selalu siap Jika anda aktif secara seksual, pastikan anda selalu mempunyai alat kontrasepsi. Pastikan juga ketersediaannya. - Periksa tanggal kadaluarsa Kondom alat kontrasepsi lainnya yang terbuat dari lateks atau plastik dapat rusak jika melewati masa kadaluarsa. Pil juga tidak akan dapat bekerja efektif jika sudah lewat masa kadaluarsa. - Simpan alat kontrasepsi anda secara benar Cahaya dan panas dapat merusak kondom dan menyebabakan perubahan bentuk dari alat kontrasepsi yang lain. - Ikuti petunjuknya Sumber : www.webmd.com