Your browser does not support JavaScript!
 15 Feb 2019    11:00 WIB
Apa Benar Susu Kacang Almond Baik Untuk Ibu Hamil Dan Janin ?
Saat hamil, maka seorang ibu hamil akan berusaha untuk makan makanan atau minuman yang dikatakan baik bagi janin. Semua dilakukan demi kesehatan janin, salah satu minuman yang dikatakan baik untuk perkembangan janin adalah susu kacang almond. Kemudian apakah benar susu kacang almond baik untuk ibu hamil dan janin? Berikut Adalah Manfaat Susu Kacang Almond Selama Kehamilan: Vitamin: Susu almond adalah alternatif yang sehat dari susu sapi karena mengandung sejumlah vitamin penting, termasuk vitamin A, B12, E dan D. Selain menjaga Anda dan bayi tumbuh sehat, kandungan beberapa vitamin terutama vitamin E, juga membantu menjaga kulit Anda bersinar dan sehat, dengan mencegah jerawat dan kulit gelap.  Antioksidan: Saat plasenta berkembang, wanita hamil dipengaruhi oleh stres oksidatif. Susu almond yang kaya akan antioksidan dapat mengurangi efek stres oksidatif. Kalsium: Tulang Anda membutuhkan dukungan ekstra selama kehamilan. Susu almond kaya akan kalsium yang menjamin tulang Anda dan bayi tetap sehat dan kuat. Kalsium juga membantu dalam menjaga tekanan darah Anda, tekanan darah tinggi selama kehamilan memiliki beberapa efek buruk pada wanita hamil dan bayi yang dikandungnya. Omega-3 asam lemak: Asam lemak omega-3 dalam susu almond menjaga hati wanita hamil tetap sehat dan kuat Rendah gula: Diabetes gestational adalah masalah umum yang sering terjadi selama kehamilan. Untuk menghindari atau mengontrolnya, kebanyakan dokter menyarankan ibu hamil untuk mengontrol kadar gula darah. Gula dalam susu kacang almond dianggap sebagai "gula baik" dan dikenal tidak berdampak atau menyebabkan diabetes gestasional pada ibu hamil Pro-vegan: Jika Anda vegetarian, maka Anda tidak bisa minum susu sapi. Susu kacang almond, adalah pilihan yang sangat baik bagi Anda karena tidak memiliki produk sampingan hewan dan bergizi seperti susu sapi Lebih tahan lama: Terlepas dari semua ini, ada manfaat tambahan dari susu kacang almond lebih mudah dalam penyimpanan dibandingkan dengan susu sapi. Hal ini karena susu kacang almond tidak memerlukan pendinginan dan tahan lama. Jadi jika Anda bepergian jarak jauh saat hamil, Anda dapat dengan mudah membawa susu kacang almond dengan Anda Efek Samping Minum Susu Kacang Almond Selama Kehamilan Meski efek yang ditimbulkan sedikit namun ada baiknya Anda mengetahuinya juga Reaksi alergi: Meski jarang, tapi pada beberapa orang bisa mengalami alergi, yaitu alergi terhadap kacang. Jadi bila Anda memiliki riwayat alergi ada baiknya berhati-hati saat minum sus kacang almond. Minum dahulu sedikit dan lihat reaksinya. Bila tidak mengalami alergi maka Anda bisa terus meminumnya. Rendah kalori: Susu kacang almond memiliki lemak dan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi. Sehingga cocok diminum untuk Anda yang sedang berdiet. Namun, bila Anda sedang hamil, tubuh Anda membutuhkan lemak baik dan diet tinggi kalori. Jadi bila Anda minum susu kacang almond Anda tetap membutuhkan sumber lemak dan kalori yang lain. GOITROGEN:  Kacang Almond dikenal dapat menekan fungsi kelenjar tiroid meski efeknya minimal namun bila Anda sudah memiliki disfungsi tiroid, maka susu kacang almond akan memperburuk situasi Anda. Namun bila Anda tidak memiliki masalah tiroid maka tidak akan menjadi masalah. Menantikan seorang bayi adalah waktu yang membahagiakan untuk setiap pasangan serta seluruh keluarga. Tetapi pada saat hamil adalah saat ketika Anda harus sangat berhati-hati tentang apa yang Anda makan dan Anda minum. Tubuh Anda, metabolisme dan hormon Anda - semuanya berubah selama periode ini. Jadi, jika Anda ragu, yang terbaik adalah untuk menghindari makanan tersebut. Namun, manfaat susu kacang almond lebih besar daripada efek samping jadi tidak menjadi masalah bila Anda ingin meminumnya. Juga pastikan Anda tidak mengalami alergi dan bisa berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda mulai mengkonsumsi susu kacang almond. Baca juga: Dampak Depresi Bagi Ibu Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 28 Jan 2019    11:00 WIB
Bumil Sering Merasa Lelah? Ada 7 Cara Agar Masa Kehamilan Bukan Jadi Hal Yang Membebani
Apakah Anda sedang hamil? Bila iya, maka selamat menjadi ibu hamil adalah impian seorang wanita dan tentu menjadi impian juga untuk para calon ayah. Untuk Anda yang para ibu hamil yang baru pertama merasakan kehamilan mungkin sering merasa mudah lelah. Dan untuk yang sudah pernah melahirkan mungkin sudah tahu mengapa seorang ibu hamil mudah merasa lelah. Mungkin Anda bertanya apakah hal ini wajar? Sebenarnya jawabannya adalah hal ini memang sering terjadi. Karena pada bulan-bulan pertama kehamilan, biasanya akan terjadi perubahan hormon di dalam tubuh dengan cepat sehingga bumil akan mudah merasa lelah. Biasanya pada trimester kedua, sudah terjadi penyesuaian kondisi tubuh dengan perubahan hormon kehamilan tersebut dan tidak merasakan kelelahan yang berlebihan. Saat memasuki trimester akhir, akan terjadi perubahan berat badan dan pertumbuhan janin yang semakin membesar sehingga kembali mengakibatkan bumil cepat merasakan kelelahan. Untuk membantu mengatasi rasa kelelahan yang dirasakan oleh para ibu hamil dibawah ini ada cara-cara mudah yang dapat dilakukan. Berikut adalah cara mengatasi kelelahan untuk para ibu hamil: 1.      Segera beristirahat Saat Anda para ibu hamil merasa lelah, maka segeralah untuk beristirahat kalau bisa sampai sekitar 30 menit. Biarkan tubuh Anda beristirahat, rilekskan bagian tubuh terutama kaki dan bagian pinggang. 2.      Mengkonsumsi Makanan  Sehat Sebagai seorang ibu hamil maka Anda harus banyak makan makanan sehat yang penting untuk perkembangan janin. Selain itu makanan sehat membantu Anda mengurangi rasa kelelahan. Usahakan dalam setiap menu makan mencakup buah, sayuran dan biji-bijian, serta beberapa protein dan susu rendah lemak. Selain itu perhatikan asupan cairan Anda dalam sehari, karena dehidrasi dapat membuat Anda semakin merasa lelah. 3.      Hindari cemilan mengandung lemak tinggi Ibu hamil biasanya memang senang makan makanan tertentu, namun jangan biarkan Anda makan terlalu banyak terutama cemilan yang mengandung lemak tinggi. Karena camilan ini akan membuat Anda cepat lelah. Makanan tinggi lemak 4.      Konsumsi makanan yang tinggi zat besi Ibu hamil sering mengalami masalah anemia (kekurangan sel darah merah). Saat mengalami anemia biasanya bumil akan merasa mudah lelah. Jadi perhatikan asupan makanan sehari-hari yaitu banyak konsumsi makanan yang tinggi zat besi untuk mencegah anemia seperti sayuran hijau tua, daging merah, blackberry dan alpukat 5.      Senam hamil Senam hamil adalah salah satu cara baik yang dapat dilakukan oleh para bumil untuk menjaga kesehatan sang ibu dan janin. Biasanya seorang ibu akan memiliki tubuh yang kuat, belajar mengatur pernapasan menjelang proses melahirkan dan tidak mudah merasa lelah. 6.      Menggunakan aromaterapi Anda bisa menghirup beberapa aroma terapi dan bisa menggunakannya untuk berendam atau mandi. Aromaterapi yang biasa digunakan seperti lavender atau jeruk. Minyak lavender aman pada trimester pertama namun untuk mandi jangan gunakan lebih dari 3 tetes dan tidak perlu digunakan setiap hari. Cara ini akan membantu mengatasi rasa kelelahan yang dirasakan oleh para ibu hamil 7.      Pijat refleksi Untuk membantu mengatasi rasa lelah yang dirasakan, Anda para ibu hamil juga bisa mencoba melakukan pijat refleksi namun Anda tidak boleh sembarangan memilih tempat pijat refleksi. Pilihlah tempat pijat yang terpercaya sehingga akan dilakukan oleh seorang ahli. Bila perlu Anda bisa menanyakan kepada dokter spesialis kandungan Anda untuk merekomendasikan tempat pijat yang terpercaya. Selain itu biasanya pemijatan yang dilakukan menghindari area perut karena takutnya akan membahayakan janin. Cara diatas adalah cara untuk membantu mengatasi rasa lelah yang dirasakan oleh ibu hami. Selain itu jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain untuk membantu pekerjaan Anda jangan sampai Anda malah sibuk sendiri dan membahayakan kesehatan Anda dan janin. Baca juga: Manfaat Jalan Kaki Buat Ibu Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 24 Jan 2019    14:00 WIB
Kehamilan dan Epilepsi
Tentunya anda sering bertanya apakah wanita penderita epilepsi dapat hamil atau apakah mereka dapat tetap mengkonsumsi berbagai obat anti kejang selama kehamilannya atau apakah yang harus dilakukan bila serangan kejang terjadi saat kehamilan. Memang tidak mudah bagi wanita penderita epilepsi untuk hamil. Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebabnya, yaitu: Peningkatan resiko kemandulan. Hal ini disebabkan oleh lebih tingginya wanita penderita epilepsi untuk menderita sindrom ovarium polikistik (adanya beberapa kista di dalam indung telur) Menstruasi tidak teratur Periode anovulasi, di mana tidak adanya produksi sel telur setiap bulannya, sehingga menyulitkan proses pembuahan karena tidak ada sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma Efek samping obat anti kejang seringkali mempengaruhi produksi hormon oleh indung telur yang menyebabkan penurunan kesuburan Gangguan keseimbangan hormon yang mendukung kehamilan Berbagai hal di atas menyebabkan wanita penderita epilepsi untuk hamil. Bila akhirnya kehamilan terjadi, maka serangan kejang harus dikendalikan dengan baik. Kejang dapat mengganggu perkembangan bayi anda. Saat anda kejang, bayi anda mungkin mengalami kekurangan oksigen, yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya keguguran atau kelahiran mati. Wanita penderita epilepsi dianjurkan untuk mengkonsumsi setidaknya 400 mcg asam folat sebelum dan selama hamil.   Obat Anti Kejang yang Dapat Digunakan Selama Kehamilan Sebagian besar obat anti kejang menyebabkan terjadinya kelainan bawaan pada bayi. Walaupun terdapat beberapa obat yang memiliki resiko yang lebih rendah. Asam valproat dan fenobarbital beresiko tinggi menyebabkan terjadinya spina bifida (kelainan saraf) pada bayi. Sementara, karbamazepin dan lamotrigine mempunyai resiko yang lebih rendah. Selama kehamilan, terjadi peningkatan metabolisme obat. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya serangan kejang akibat dosis obat yang rendah di dalam darah. Untuk mengatasi hal ini diperlukan dosis obat yang lebih besar, akan tetapi hal ini dapat meningkatkan resiko pada bayi anda. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan ketat oleh dokter anda selama kehamilan. Penggunaan kombinasi obat anti kejang selama kehamilan dapat meningkatkan resiko gangguan kesehatan pada bayi anda. Oleh karena itu, dokter biasanya hanya menyarankan penggunaan satu macam obat anti kejang. Bila anda mengkonsumsi dua atau lebih obat anti kejang saat ini dan ingin hamil, maka sebaiknya berkonsultasilah dahulu dengan dokter anda mengenai apa yang harus dilakukan. Penurunan atau penggantian obat anti kejang biasanya mulai dilakukan 1 tahun sebelum kehamilan. Penurunan dosis obat dilakukan secara bertahap. Penggantian obat anti kejang pun dilakukan secara bertahap. Jangan coba untuk menghentikan obat-obatan anda atau mengganti obat anda tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda karena hal ini dapat membahayakan diri anda dan bayi anda.   Pilihan Persalinan Wanita penderita epilepsi yang akan melahirkan memerlukan pengawasan lebih ketat karena kemungkinan terjadinya kejang selama proses persalinan, akan tetapi hal ini bukan berarti wanita penderita epilepsi tidak dapat melahirkan secara normal. Jika anda mengalami serangan kejang saat proses persalinan, dokter dapat memberikan obat anti kejang melalui infus. Akan tetapi, obat anti kejang dapat menyebabkan otot-otot rahim berelaksasi. Relaksasi otot rahim dapat menyebabkan terhambatnya proses persalinan. Bila hal ini terjadi maka dokter akan melakukan tindakan bedah Caesar. Baca juga: Tips Tidur Nyenyak Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 21 Dec 2018    08:00 WIB
Segudang Manfaat Jahe Bagi Ibu Hamil
Ah kehamilan ... maka ini menjadi waktu dimana Anda akan merasa bahagia, menanti memiliki bayi, menggendongnya, memeluknya dan  melakukan banyak hal dengannya. Sebelum si kecil hadir dalam hidup Anda yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kesehatan Anda. Hal ini penting demi perkembangan dan pertumbuhan janin.Pada masa kehamilan, sangat wajar bila seorang ibu hamil merasakan beberapa keluhan misal adalah morning sickness, merasa lelah dan beberapa keluhan lain. Untuk membantu mengatasi keluhan tersebut maka Anda bisa mencoba jahe. Berikut adalah manfaat jahe selama masa kehamilan: 1.      Membantu meringankan Morning SicknessKetika morning sickness mulai terasa mengganggu maka Anda bisa mencoba jahe. Jahe bertindak sebagai agen menenangkan. Anda bisa membuat teh jahe meringankan masalah perut Anda.2.      Membantu tubuh dalam menyerap nutrisiNutrisi adalah hal yang penting untuk kesehatan Anda dan janin, sehingga disarankan untuk banyak makan makanan yang bergizi. Nah agar nutrisi makanan yang Anda makan bisa terserap dengan baik maka Anda bisa mengkonsumsi jahe. Yang akan membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan membantu bayi Anda mendapatkan nutrisi yang dia butuhkan untuk tumbuh dan berkembang.3.      Membantu Mengelola Kadar GlukosaSaat hamil bisa terjadi diabetes gestasional dimana kadar gula dalam darah selama masa kehamilan meningkat tajam. Hal ini bisa mengganggu kesehatan janin dan bisa menyebabkan Anda dan janin mengalami kencing manis nantinya. Untuk mengatasi hal ini maka Anda bisa makan jahe. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu menjaga kadar glukosa darah Yang akan membuat Anda dan janin tetap sehat. Hal ini juga akan membantu Anda menjaga energi tubuh Anda dan menghindari rasa kelelahan terkait dengan kehamilan.4.      Mengurangi PeradanganSecara alami jahe bersifat anti-inflamasi. Jadi mengiris jahe, celupkan dalam madu akan menjauhkan Anda dari pembengkakan dan peradangan saat hamil.5.      Menghilangkan rasa nyeriTerlepas dari apa jenis sakit yang Anda alami, jahe dapat meringankannya. Jahe bekerja pada tingkat hormonal, dan memiliki sifat anti-inflamasi yang berarti secara keseluruhan dapat membantu mengatasi nyeri. Coba memulai hari Anda dengan secangkir teh jah atau menambahkannya ke dalam smoothie. Atau mungkin coba tambahkan minyak esensial jahe untuk minuman Anda, atau menambahkan jahe parut untuk telur dadar. Cara ini akan membantu mengatasi nyeri bila Anda mengalaminya.6.      Meningkatkan Hasrat SeksualPada saat hamil, bukan berarti Anda tidak boleh bercinta. Bila Anda sudah memasuki trimester kedua dan tidak memiliki masalah kehamilan. Biasanya sudah diijinkan untuk melakukan hubungan intim dengan suami. Malah dikatakan wanita hamil yang mengalami orgasme dapat membantu ibu hamil merasa lebih rileks. Bila Anda merasa keinginan bercinta Anda berkurang maka Anda bisa konsumsi jahe. Jahe akan meningkatkan fungsi sistem peredaran darah, termasuk ke daerah alat kelamin Anda.7.      Memperkuat Daya Tahan TubuhAntara merasakan kelelahan dan mual di pagi hari, hal terakhir yang Anda perlu khawatir pada saat hamil adalah mudah sakit. Jahe memiliki kemampuan luar biasa untuk memperkuat kekebalan tubuh. Yang berarti akan membantu agar Anda jarang sakit, lebih cepat pulih ketika Anda sakit.8.      Meredakan Otot LelahSaat hamil, masalah lain yang dihadapi adalah otot mudah terasa lelah. Untuk membantu mengatasi ini maka konsumsilah jahe. Apakah itu linu pada panggul, sakit punggung, atau kaki sakit, maka jahe dapat membantu meringankan rasa sakit.Ada banyak manfaat pada jahe, maka Anda bisa konsumsi jahe. Perlu diingat saat Anda konsumsi jahe ada baiknya setelah makan agar tidak mengiritasi lambung Anda. Baca juga: Manfaat Jahe Bagi Kesehatan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: thehealthyhoneys
 14 Dec 2018    08:00 WIB
Perbanyak dan Lancarkan Asi Dengan 10 Makanan Ini
Dengan menyusui anda telah memberikan kehidupan terbaik kepada buah hati anda. Memberikan ASI eksklusif mampu membantu mencegah penyakit pada bayi anda, mendukung kemampuan bayi anda untuk tumbuh,meningkatkan perkembangan bicara selain itu untuk anda yang menyusui ada beberapa manfaat diantara untuk membantu mencegah kanker payudara dan ovarium, untuk merangsang produksi hormon oksitosin yang membantu ikatan antara anda dan bayi. Terkadang ada beberapa keluhan diantara ibu-ibu menyusui jika jumlah asinya sedikit. Berikut kami coba rangkum makanan yang dipercaya dapat menambah jumlah asi Biji fenugreek Biji fenugreek atau kelabat telah dipercaya dapat merangsang hormon pertumbuhan payudara dan meningkatkan produksi ASI. Biji-bijian ini merupakan sumber yang kaya akan zat besi, vitamin, kalsium dan mineral. Penelitian telah menunjukkan bahwa kelabat merupakan stimulator potent untuk memproduksi ASI yang dapat meningkatkan ASI sebanyak 90 persen. Bawang putih Bawang putih menjadi cara kuno namun terbaik untuk meningkatkan produksi ASI. Ini sudah terbukti dalam sebuah penelitian dalam journal of Pediatric Research yang menunjukkan bahwa bawang putih bisa meningkatkan produksi ASI dan nafsu makan bayi. Kacang Kacang-kacangan, seperti almond dan mete adalah makanan ideal untuk meningkatkan ASI. Kaya akan protein, vitamin dan mineral menjadikan kedua kacang ini amat baik untuk dikonsumsi dan membantu meningkatkan laktasi. Edamame dan kedelai Edamame atau kedelai Jepang ini memang sumbernya protein nabati. Edamame juga mengandung vitamin K, mangan, asan folat, vitamin C, riboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian ibu menyusui. Bila Anda sedang bosan makan ikan, unggas atau daging sebagai sumber protein, coba saja edamame. Kekurangan protein bisa membuat produksi air susu berkurang, bahkan cadangan protein dalam tubuh akan ikut berkurang. Pare Sayuran, seperti labu botol dan pare merupakan makanan yang paling populer untuk meningkatkan ASI. Keduanya merupakan sumber vitamin dan mineral, yang membantu meningkatkan laktasi wanita. Bayam Sayuran Hijau adalah cara tradisional untuk meningkatkan suplai susu. Tidak hanya menyediakan gizi yang cukup akan tetapi sayuran mampu dicerna. Sayuran hijau seperti bayam merupakan sumber mineral dan vitamin serta phytoestrogen yang diyakini untuk meningkatkan laktasi. Bayam kaya akan kandungan vitamin B6, protein, thiamin, asam folat, kalsium, kalium dan Vitamin yang dibutuhkan tubuh. Vitamin B6 akan membantu dalam menyediakan persedian produksi ASI anda. Selain itu bayam merupakan sumber asam folat yang merupakan nutrisi penting untuk ibu menyusui. Daun katuk Daun katuk memiliki kandungan laktagagum yang ternyata berhubungan dengan peningkatan produksi ASI, bahkan telah digunakan secara turun temurun. Selain itu kandungan steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin yang baik untuk kesehatan anda adanya peningkatann kadar hormon dengan cara mengkonsumsi daun katuk yang tepat. Anda dapat mengolah daun katuk dengan tepat agar gizinya tidak berkurang. Terlalu matang justru anda kehilangan nutrisi yang terkandung di dalam daun katuk. Bunga Pepaya. Kaya vitamin A dan vitamin C. Bunga yang berwarna kuning pucat ini juga mengandung kalsium dan fosfor. Baik untuk mempercepat proses pencernaan protein karena adanya enzim papain, yang tidak hanya terdapat di bagian bunga, tapi juga di buah dan daunnya. Enzim itu berguna untuk memecah protein yang Anda makan, apalagi saat menyusui dibutuhkan protein sekitar dua kali lipat dibanding kebutuhan normal. Bunga papaya juga bisa merangsang nafsu makan. Oatmeal Kandungan nutrisi pada oatmeal dapat membantu untuk menurunkan kolesterol dan menormalkan tekanan darah Anda. Selain itu oatmeal juga dapat membantu Anda untuk lebih rileks. Oatmeal juga dapat membantu meningkatkan jumlah hormon oksitosin dalam tubuh yang dapat memperlancar ASI Anda. Air Putih Air juga penting untuk produksi Asi pada ibu menyusui. Dalam masa menyusui, cairan dalam tubuh Anda jadi lebih cepat habis, jadi pastikan untuk meminum segelas air sebelum Anda menyusui bayi Anda.  
 28 Nov 2018    11:00 WIB
Bumil Tidak Boleh Stres. Ini Dampak Stres Pada Janin Dan Cara Mengatasinya
Stres, hal ini bisa dialami oleh siapa saja. Masalah pekerjaan, sekolah, kehidupan asmara dan beberapa hal lain bisa membuat Anda mengalami stres. Namun stres bisa menyebabkan banyak masalah pada kesehatan, terutama bila Anda sedang hamil. Saat hamil maka adalah saat yang paling membahagiakan untuk para ibu hamil, namun bukan berarti Anda tidak bisa mengalami stres. Berikut adalah dampak stres pada kehamilan dan janin Anda: 1. Berat Badan Lahir Rendah dan Kelahiran Prematur Hal ini didukung oleh fakta bahwa ketika stres, tubuh Anda melepaskan hormon stres epinefrin dan norepinefrin. Hormon-hormon ini menyebabkan pembuluh darah yang memasok darah dan oksigen ke janin yang sedang berkembang mengalami menyempit, sehingga aliran darah tidak lancar dan menyebabkan berat badan lahir rendah, kelahiran prematur. 2. Kelahiran Prematur Peningkatan kadar corticotropin-releasing hormone (CRH) juga diproduksi karena tingginya tingkat stres dan kecemasan. Dengan demikian dapat menyebabkan kelahiran prematur. 3. Keguguran dan Gangguan Saraf Stres selama trimester pertama kehamilan juga diketahui menyebabkan keguguran dan peningkatan risiko gangguan motorik. Masalah saraf dapat berkembang jika ibu berada dalam keadaan stres ketika otak bayi berkembang, yaitu sekitar kehamilan 19-26 minggu. Apa Penyebab Stres Selama Masa Kehamilan? Kehamilan itu sendiri adalah waktu yang menantang dimana akan terjadi perubahan emosional dan fisik, semua hal tersebut dapat menyebabkan stres. Stres emosional dapat mencakup: Pikiran apakah akan mampu menjadi ibu yang baik atau tidak? Apakah janin yang dikandung sehat atau tidak? Sering mengalami perubahan suasana hati Berhubungan dengan kedekatan Anda dengan atau lingkungan sekitar Anda Kekhawatiran akan masalah biaya Kekhawatiran tentang pekerjaan Anda Stres fisik dapat mencakup: Kelelahan, nyeri tubuh Kurang tidur, kehilangan nafsu makan Mengalami perubahan fisik yang signifikan Sebisa mungkin untuk Anda para ibu hamil harus mampu membuang stres dan beristirahat sebanyak mungkin. Selama hamil, sistem kekebalan tubuh ibu biasanya akan menurun sehingga mudah sakit. Terproduksinya hormon stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang dapat memperburuk kesehatan ibu dan juga mempengaruhi pertumbuhan bayi. Cara Mengatasi Stres Selama Hamil Lakukan Pemeriksaan Rutin Ke Dokter Dengan melakukan pemeriksaan rutin akan membantu untuk memantau pertumbuhan dan detak jantung janin. Sehingga setiap Anda mengalami masalah Anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter Anda apa langkah terbaik untuk mengatasinya. Bicara Dengan Pasangan Anda Orang yan paling Anda butuhkan saat ini adalah suami Anda, karena dia adalah ayah dari janin yang Anda kandung dan juga harus ikut bertanggung jawab. Jadi bila Anda merasa stres maka Anda harus membicarakan hal ini dengan pasangan agar dia bisa membantu Anda dalam mengatasi stres yang Anda alami. Menerima Bantuan Dari Suami dan Orang Terdekat Anda Saat ini Anda sedang hamil, maka Anda sedang wajib diperlakukan dengan istimewa. Tidak ada salahnya bila Anda menerima bantuan secara fisik atau dukungan moril dari suami dan orang terdekat Anda. Hal ini akan membantu Anda menjadi lebih tenang. Melakukan Hal Yang Menyenangkan Cobalah untuk terlibat dalam hal-hal yang memberikan kebahagiaan dan membuat Anda lupa akan stres. Membaca buku, menonton TV, mendengarkan lagu yang menenangkan atau berbicara dengan keluarga dan teman-teman, hal ini akan membantu Anda merasa lebih tenang. Apabila kondisi kehamilan Anda baik, Anda bisa meminta agar suami Anda mengajak jalan-jalan. Beristirahat Sebanyak Mungkin Apabila dulu Anda adalah wanita yang sibuk harus bekerja atau mengurus rumah tangga. Maka saat inilah suami Anda harus berperan biarkan dia yang melakukan semua tugas rumah tangga sehingga Anda bisa beristirahat sebanyak mungkin. Tidur Dengan Benar Karena tubuh Anda membutuhkan banyak istirahat maka perlu tidur yang benar. Gunakan bantal untuk mendapatkan posisi yang nyamam dan pijat tubuh sebelum tidur. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Olahraga Meski sedang hamil bukan berarti Anda tidak boleh melakukan olahraga. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti berenang, yoga yang akan membantu melepaskan stres Anda. Berjalan, berenang dll dapat dilanjutkan sampai trimester terakhir. Namun sebelum berolahraga coba tanyakan dahulu pada dokter Anda, olahraga apa yang tepat untuk Anda dan apakah kehamilan Anda memungkinkan untuk berolahraga. Manjakan diri Anda sebanyak yang Anda bisa Anda boleh melakukan manicure, pedicure, body massage, hair spa atau kegiatan memanjakan diri lainnya yang membuat Anda menjadi lebih santai dan tenang. Latihan Pernapasan Cara ini dapat menenangkan ketika Anda merasa stres, biasanya hal ini akan diajarkan pada sesi senam hamil Makan Makanan Yang Sehat Usahakan untuk makan makanan yang sehat dan menghindari alkohol atau produk yang berbahaya bagi Anda dan janin Anda Stres juga dapat menyebabkan masalah jangka panjang seperti peningkatan tekanan darah, kecemasan atau depresi. Cobalah untuk melawan stres Anda dan memiliki pandangan positif terhadap kehidupan, buang jauh semua pikiran negatif yang menakut-nakuti Anda. Selalu tetap bahagia dan menjaga diri demi kelahiran janin yang sehat. Baca juga: Kehamilan & Vitamin Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 27 Nov 2018    08:00 WIB
Perawatan Kulit Yang Dijamin Aman Bagi Para Ibu Hamil
Sebagian besar wanita hamil mengetahui bahwa apa yang mereka makan atau tidak makan dapat mempengaruhi perkembangan bayi di dalam kandungannya. Akan tetapi, banyak sekali wanita hamil tidak mengetahui bahwa apa yang mereka gunakan pada kulitnya juga sama pentingnya dengan apa yang mereka makan. Di bawah ini Anda dapat melihat hal apa saja yang boleh dan tidak bolah Anda gunakan, baik saat hamil maupun saat menyusui.   Retinoid Zat ini dapat ditemukan di dalam berbagai jenis pelembab anti-aging, yang berfungsi untuk mengurangi pembentukan kerutan dan memperbaiki tonus kulit. Retinoid sendiri sebenarnya merupakan salah satu jenis vitamin A yang dapat mempercepat proses pembelahan sel (yang akan mempercepat pembelahan sel kulit) dan mencegah kerusakan kolagen pada kulit. Retinoid merupakan salah satu bahan produk perawatan kulit yang harus dihindari oleh para wanita hamil dan menyusui karena dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan, baik dalam bentuk sediaan oral maupun topikal (dioleskan langsung pada kulit). Pada kemasan produk perawatan kulit, retinoid dapat ditemukan dalam beberapa jenis, seperti differin (adapelene), retin-A, renova (tretinoin), asam retinoat, retinol, retinyl linoleate, retinyl palmitate, tazorac and avage (tazarotene) .   Asam Salisilat Asam salisilat banyak digunakan untuk mengatasi gangguan kulit tertentu, termasuk jerawat. Asam salisilat dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit, seperti pada pembersih dan toner. Asam ini dapat masuk hingga ke pori-pori kulit dan membersihkan sel-sel kulit mati. Selain itu, karena asam salisilat masih segolongan dengan aspirin, maka asam ini juga dapat membantu mengurangi radang dan kemerahan pada kulit. BHA atau beta hydroxyl acid merupakan salah satu jenis asam salisilat yang banyak ditemukan pada produk perawatan kulit anti-aging. Aman tidaknya penggunaan asam salisilat pada wanita hamil dan menyusui sebenarnya tergantung pada bagaimana cara Anda menggunakannya, keseimbangan pH, kekuatannya, dan dosisnya. Mengkonsumsi asam salisilat dosis tinggi (oral) dapat menyebabkan terjadinya kelainan bawaan dan berbagai komplikasi kehamilan lainnya. Sedangkan sediaan topikal dosis rendah (misalnya pada toner) biasanya cukup aman digunakan oleh para ibu hamil. Akan tetapi, perlu diingat bahwa bila Anda menggunakannya pada kulit yang luka atau teriritasi, maka asam salisilat yang terserap akan menjadi lebih banyak. Dalam produk perawatan kulit, asam salisilat dapat ditemukan dalam bentuk asam salisilat atau BHA.   Kedelai Walaupun lotion dan produk perawatan kulit berbahan dasar kedelai sebenarnya cukup aman digunakan, akan tetapi produk berbahan dasar kedelai ini dapat memperburuk perubahan kulit selama kehamilan (misalnya bintik hitam pada wajah/melisma/kloasma) karena kedelai memiliki efek estrogenik. Dalam produk perawatan kulit, kedelai dapat ditemukan dalam bentuk lethicin, phosphatidylcholine, soy, dan textured vegetable protein (TVP)   Produk Perawatan Jerawat Banyak wanita hamil berjerawat pada trimester pertama kehamilannya akibat perubahan kadar hormon estrogen di dalam tubuh. Bila Anda ingin menggunakan produk perawatan kulit untuk mengatasi jerawat Anda tersebut, pastikan Anda berkonsultasi dengan seorang dokter dan hindarilah berbagai produk perawatan kulit yang mengandung asam salisilat dan retinoid.   Produk Penghilang Bulu Jika Anda memiliki kulit yang sensitif atau alergi terhadap produk penghilang bulu, maka akan lebih baik bila Anda menghindari penggunaan produk penghilang bulu ini. Hal ini dikarenakan kulit Anda akan menjadi semakin sensitif saat hamil. Beberapa zat yang mungkin ditemukan pada produk penghilang bulu yang sebaiknya dihindari adalah potassium thioglycolate (depilatory), calcium thioglycolate (depilatory), sodium hydroxide (minimizer), sanguisorba officinalis root extract (minimizer), dan hydrolyzed soy protein (minimizer). Intinya adalah produk penghilang bulu sebenarnya cukup aman digunakan saat hamil, asalkan tidak terlalu banyak.   Baca juga: Tips Agar Anda Tidak Sakit Saat Hamil   Tabir Surya Tabir surya dianggap cukup aman untuk digunakan saat hamil. Beberapa bahan aktif yang terdapat di dalam tabir surya adalah titanium dioxide, zinc oxide, avobenzone (parsol 1789), oxybenzone, dioxybenzone, benzophenone, octyl methoxycinnamate (OMC), para-aminobenzoic acid (PABA), dan octocrylene.   Riasan Seperti halnya produk perawatan kulit, hindarilah riasan yang mengandung retinoid atau asam salisilat (biasanya ditemukan pada riasan untuk kulit berjerawat).   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: babycenter
 17 Nov 2018    08:00 WIB
Pentingnya Perawatan Gigi Selama Kehamilan
Kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut ibu, di mana dapat terjadi pembengkakan gusi dan gusi berdarah. Selain itu, hormon yang diproduksi selama kehamilan juga dapat membuat gigi anda lebih mudah terserang plak.   Perawatan Gigi Sebelum Hamil Periksakanlah kesehatan gigi anda sebelum kehamilan. Dengan demikian, anda dapat mengetahui keadaan kesehatan gigi anda dan berbagai gangguan kesehatan yang ada sehingga anda dapat mengatasi berbagai masalah tersebut sebelum kehamilan terjadi.   Perawatan Gigi Selama Kehamilan Beberapa hal yang harus anda lakukan dalam merawat kesehatan gigi anda selama kehamilan adalah: Beritahukanlah pada dokter gigi anda bahwa anda sedang hamil dan jangan melakukan pemeriksaan gigi pada trimester pertama kehamilan dan pada saat kehamilan anda telah berusia 30 minggu karena saat-saat ini merupakan saat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi anda. Anda dapat melakukan pemeriksaan gigi rutin pada trimester kedua. Semua tindakan pencabutan atau penambalan atau tindakan lainnya yang tidak perlu dilakukan dengan segera dapat ditunda hingga anda telah melahirkan Beritahukan pada dokter gigi anda setiap obat yang anda konsumsi Hindari melakukan foto rontgen apapun selama kehamilan Hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol Lakukanlah pemeriksaan gigi secara teratur selama trimester kedua kehamilan karena kehamilan menyebabkan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai gangguan pada gusi Perhatikan setiap perubahan pada gusi anda selama kehamilan Jagalah kebersihan mulut dan gigi anda untuk mencegah dan atau mengurangi berbagai gangguan kesehatan mulut Jika rasa mual dan muntah di pagi hari membuat anda sulit menyikat gigi anda, gantilah pasta gigi anda dengan pasta gigi yang tidak berasa selama kehamilan. Anda juga dapat mencoba membersihkan mulut anda dengan air dan tunggulah sekitar 1 jam sebelum mulai menyikat gigi Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah agar anda menghindari berbagai makanan manis. Keinginan atau mengidam makanan manis sering terjadi selama kehamilan. Akan tetapi, ingatlah bahwa semakin banyak anda memakan makanan tersebut maka semakin besar pula resiko kerusakan gigi anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa bakteri yang menyebabkan kerusakan gigi juga dapat ditularkan dari ibu pada anak. Konsumsilah makanan sehat dan seimbang selama kehamilan. Gigi bayi anda akan mulai berkembang saat kehamilan anda telah memasuki usia 3 bulan. Konsumsilah berbagai makanan kaya kalsium dan vitamin D seperti susu dan produknya, keju, dan yogurt bagi perkembangan gigi, gusi, dan tulang bayi anda.   Perawatan Gigi Setelah Melahirkan Bila anda mengalami gangguan kesehatan mulut apapun, baik pada gigi dan gusi, segera periksakan diri anda setelah melahirkan untuk memperoleh penanganan yang mungkin tidak dapat dilakukan selama kehamilan.    Baca juga: Gangguan Tidur Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 09 Nov 2018    16:00 WIB
Kulit Menjadi Lebih Hitam Saat Hamil? Tenang, Ada Beberapa Cara Alami Untuk Mengatasinya
Hamil memberikan kebahagiaan pada setiap pasangan, terutama untuk para ibu. Setiap wanita hamil bisa mengalami beberapa keluhan. Salah satunya yaitu masalah pada kulit. Biasanya wanita hamil akan mengalami bibir pecah-pecah, lingkaran hitam, perubahan warna kulit dll Meskipun masalah kulit ini bersifat sementara dan akan hilang setelah melahirkan, namun bisa menyebabkan Anda merasa tidak nyaman. Pigmentasi adalah salah satu masalah kulit yang terjadi selama masa kehamilan, terlebih saat hamil Anda tidak bisa menggunakan produk perawatan kecantikan maka cara terbaik untuk berurusan dengan pigmentasi kulit selama kehamilan adalah dengan menggunakan cara alami. Berikut adalah cara alami yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kulit pada bagian tubuh tertentu yang menghitam: Gel lidah buaya Memiliki sifat magis yang membantu untuk meringankan bintik-bintik gelap. Oleskan pada daerah yang gelap selama 15-20 menit dan kemudian mencucinya menggunakan air hangat. Untuk hasil yang baik Anda dapat mengulanginya setiap hari Tomat atau mentimun dicampur dengan susu Bila dioleskan pada kulit yang gelap akan memberikan hasil yang baik. Bahan ini dapat dioleskan untuk semua jenis kulit dan juga membantu mencerahkan warna kulit yang gelap. Campuran beberapa biji almond dan madu Hancurkan beberapa biji almond dan campurkan dengan madu. Oleskan pada kulit dan mencucinya setelah 15-20 menit Vitamin E Vitamin E sangat penting untuk kulit, Anda bisa memijat daerah kulit yang gelap dengan menggunakan minyak berbahan dasar vitamin E. Pepaya Sangat bermanfaat untuk kulit. Menggunakan perawatan yang terbuat dari pepaya dapat  membantu mengurangi pigmentasi. Siapkan adonan yang berisi dengan 2 sendok makan pepaya, 1 sendok makan madu dan 1 sendok makan gel lidah buaya. Oleskan pada kulit yang gelap dan bersihkan setelah 30 menit. Pepaya membantu untuk memecah sel-sel mati dan mengatasi pigmentasi Masker pepaya dengan yogurt Masker ini membantu untuk meringankan bintik-bintik gelap. Membuat masker wajah dengan menambahkan ½ cangkir pepaya matang yang ditumbuk, 1 sendok teh air lemon, 1 sendok teh madu dan ¼ cangkir yogurt dan oleskan tebal pada kulit. Bilas setelah 30 menit dengan air hangat dan keringkan Kentang Kentang juga dapat melakukan keajaiban untuk kulit berpigmen Anda jika dioleskan setiap hari. Anda dapat memotong kentang menjadi dua bagian dan dengan lembut gosok pada kulit atau parut dan ambil airnya dan oleskan pada kulit yang gelap. Anda pasti akan melihat perbedaannya. Daun Mint Buatlah pasta dari daun mint dengan menggunakan air. Mengoleskannya pada kulit yang gelap dan bilas setelah 15 menit. Ulangi dua atau tiga kali dalam seminggu untuk hasil yang lebih baik Bubuk cendana + Bubuk Kunyit dan Susu Campurkan ketiga bahan diatas sampai membentuk adonan. Oleskan pada kulit yang gelap. Cuci bersih kulit Anda setelah 30 menit. Alpukat Tumbuk buah alpukat atau ambil sarinya jika kemudian oleskan pada kulit secara teratur, maka akan memberikan hasil yang nyata. Kulit jeruk Mengumpulkan beberapa kulit jeruk dan menghancurkannya Tambahkan susu bubuk mentah. Oleskan adonan ini pada kulit dan cuci bersih setelah 15-20 menit Lemon Anda dapat membelah dua buah lemon, dan langsung gosokkan pada kulit yang gelap. Cara ini juga akan membantu mengatasi kulit yang gelap. Anda bisa melakukan semua cara diatas, minimal seminggu sekali yang akan membantu mengelupas sel kulit mati. Selain itu perbanyak minum air putih, makan makanan yang sehat maka akan membuat kulit Anda bercahaya, bersinar dan menyingkirkan pigmentasi. Tapi perlu Anda ingat, karena ini adalah cara yang alami maka hasilnya pun biasanya secara bertahap dan tidak bisa instan. Baca juga: 6 Fakta Selulit Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: howtobeaware
 05 Sep 2018    16:00 WIB
Hati-hati Gejala dan Resiko Depresi Bisa Terjadi Paska Melahirkan
Melahirkan pasti memang merupakan kejadian paling penting dalam kehidupan wanita dan pada sebagian besar kasus, saat ini merupakan saat penuh kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup wanita. Akan tetapi, walaupun demikian, melahirkan juga dapat membuat seorang wanita mengalami stress emosional, fisik, dan psikologis yang cukup berat. Beberapa di antaranya bahkan mengalami gangguan cemas atau bahkan depresi, segera setelah mereka melahirkan. Keparahan depresi atau rasa cemas paska melahirkan ini dapat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Keadaan ini biasanya disebut dengan depresi paska melahirkan. Pengobatan segera sangat penting untuk mencegah terjadinya efek jangka panjang. Selain itu, depresi paska melahirkan juga berbeda dengan baby blues, yang merupakan gangguan yang lebih ringan dan lebih sering ditemukan pada wanita yang baru saja melahirkan.   Apa Saja Gejala Depresi Paska Melahirkan? Seperti halnya gangguan depresi pada umumnya, gejala-gejala depresi paska melahirkan dapat menjadi semakin berat dan dapat berlangsung selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Pada masa ini, ibu yang baru melahirkan mungkin merasa tidak berdaya dan mungkin akan kehilangan sebagian atau seluruh ketertarikannya terhadap bayinya. Pada kasus yang jarang, para wanita ini dapat memiliki keinginan untuk bunuh diri atau melukai bayinya. Oleh karena itu, mendapatkan pertolongan dan pengobatan secepat mungkin sangatlah penting. Tanda dan gejala depresi paska melahirkan biasanya mulai terlihat dalam setahun pertama paska melahirkan dan dapat dipicu oleh berbagai hal, mulai dari perubahan kadar hormonal did alam tubuh hingga perubahan fisik dan emosional ibu setelah melahirkan. Stress merupakan pemicu utama dari terjadinya depresi paska melahirkan. Beberapa gejala depresi paska melahirkan yang paling sering ditemukan adalah: Kemarahan yang tidak terkendali dan terjadi secara mendadak Terus merasa sedih Merasa bersalah Merasa tidak memiliki harapan Kehilangan minat akan hobi atau bahkan bayinya Sering menangis Mudah marah Terus merasa lelah Insomnia Perubahan perilaku yang signifikan Mengalami gangguan makan Sangat penting untuk membedakan gejala depresi paska melahirkan dengan baby blues, yang biasanya hanya berlangsung selama 1-2 minggu. Secara umum, gejala baby blues yang sering ditemukan adalah mood yang berubah-ubah, sering menangis, dan selalu merasa cemas. Perbedaannya dengan depresi paska melahirkan adalah tingkat keparahan gejala. Gangguan kejiwaan lainnya yang lebih jarang tetapi lebih berat adalah psikosis paska melahirkan. Tanda dan gejala yang sering ditemukan adalah sikap paranoid, tampak bingung, tidak dapat membedakan waktu atau tempat, mengalami delusi, dan bahkan berhalusinasi. Segera hubungi dokter Anda, bila Anda mengalami berbagai gejala di atas atau gejala terus saja memburuk.   Apa Penyebab Utama Depresi Paska Melahirkan? Penyebab terjadinya depresi paska melahirkan dapat berbeda-beda. Penyebabnya mungkin hanya satu atau kombinasi dari berbagai hal. Perubahan emosional yang dialami oleh sang ibu segera setelah melahirkan seringkali merupakan penyebab utama terjadinya depresi paska melahirkan, di mana ibu selalu kurang tidur dan selalu merasa cemas saat merawat bayinya. Selain itu, perubahan kadar hormonal selama hamil dan melahirkan juga turut mempengaruhi terjadinya depresi paska melahirkan. Selain hormon seksual, perubahan kadar hormon tiroid juga dapat membuat ibu merasa sangat lelah, depresi, mood berubah-ubah, dan sebagainya.   Baca juga: Pengobatan dan Pencegahan Terjadinya Depresi Paska Melahirkan   Apa Saja yang Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Depresi Paska Melahirkan? Walaupun tidak ada cara untuk memprediksi apakah seorang wanita akan mengalami depresi paska melahirkan atau tidak, akan tetapi ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi paska melahirkan. Jika Anda pernah mengalami gangguan depresi sebelumnya, maka Anda mungkin akan mengalami depresi paska melahirkan. Selain itu, jika Anda memiliki masalah dalam pernikahan Anda (baik masalah kepercayaan, emosional, atau keuangan), maka resiko terjadinya depresi paska melahirkan juga akan lebih tinggi. Sementara itu, wanita yang pernah mengalami gangguan bipolar sebelum hamil, memiliki resiko tinggi untuk mengalami psikosis paska melahirkan, yang jauh lebih berbahaya daripada depresi, baik bagi ibu maupun bayinya. Stress karena sebab apapun yang dikombinasikan dengan kurangnya dukungan emosional, moral, atau keuangan dan adanya anggota keluarga yang menderita psikosis atau depresi atau keduanya juga dapat meningkatkan resiko terjadinya depresi paska melahirkan. Satu hal lain yang perlu diingat adalah bahwa depresi paska melahirkan merupakan suatu gangguan psikologis berat yang dapat berkembang menjadi psikosis. Oleh karena itu, jangan pernah mengabaikan berbagai gejala depresi di atas. Wanita yang dianggap beresiko tinggi menderita depresi paska melahirkan adalah: Wanita yang merupakan ibu tunggal Wanita yang memiliki status sosial ekonomi bawah Wanita yang tidak menginginkan kehamilannya   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: lifespan