Your browser does not support JavaScript!
 04 Jun 2021    18:00 WIB
Cara Ampuh Bumbui Hubungan Cinta Agar Makin Hot!
Merasa ada sesuatu yang hilang dalam kehidupan cinta Anda? Bila jawaban iya, pasti Anda ingin mengembalikan kehangatan dalam hubungan rumah tangga Anda. Salah satu cara untuk membuat hubungan rumah tangga semakin harmonis adalah hubungan intim yang berkualitas. Seks adalah bagian yang sangat penting dari sebuah hubungan dan melakukannya dengan cara yang sama berulang-ulang tanpa mencoba sesuatu yang baru akan menimbulkan kebosanan. Agar Anda dan pasangan tidak terjebak pada kebosanan maka Anda harus melakukan sesuatu agar hubungan intim Anda kembali hot dan memanas. Berikut cara ampuh untuk membumbui hubungan cinta Anda agar semakin hot: Buat video pribadi dan foto-foto yang sedikit nakal Membuat video dan foto-foto hubungan intim untuk koleksi pribadi tidak ada salahnya. Video dan foto ini berguna untuk pengingat sensualitas secara visual. Apabila suatu saat Anda membutuhkannya, Anda dan pasangan bisa melihatnya kembali yang dapat menjadi pengingat betapa "hot"nya hubungan Anda dan pasangan pada waktu itu. Atau Anda bisa mengambil beberapa foto seksi Anda dan mengirimkan kepada pasangan resmi Anda, tidak lupa tuliskan kata-kata menggoda seperti "Cepatlah pulang, bila menginginkan Aku". Cara ini dijamin membuatnya tidak sabar menunggu waktu pulang kerja.   Melakukan hubungan intim di tempat-tempat baru Tempat tidur dan sofa bukan satu-satunya tempat Anda untuk bercinta. Cobalah untuk melakukan hubungan seks di setiap ruangan dirumah Anda. Atau bila Anda ingin yang lebih menantang bisa dilakukan di mobil atau halaman belakang rumah. Rasa takut akan ketahuan atau terlihat orang lain saat akan melakukan hubungan seks dapat meningkatkan produksi adrenalin, hal ini akan memacu libido Anda dan pasangan. Selain itu membuat Anda dan pasangan seolah-olah memiliki tenaga tambahan  untuk menuntaskan tugas penting ini. Sensasi yang tak biasa ini akan menimbulkan perasaan cinta yang lehih dalam dan dapat memperkuat hubungan Anda dan pasangan.   Melakukan beberapa permainan peran Beberapa orang takut memainkan sebuah peran dalam berfantasi seks karena mereka tidak ingin menyinggung pasangan mereka. Namun bila Anda ingin mencobanya, coba ajak pasangan Anda dan bicarakan hal ini saat santai. Cukup katakan "Mau mencoba sesuatu hal yang lebih menyenangkan?". Namun sebelumnya melakukannya sebaiknya Anda dan pasangan sudah merasa setuju untuk melakukan permainan ini agar tidak ada rasa tidak suka dan merasa tertekan. Pada dasarnya semua orang memiliki fantasi rahasia mereka sendiri, sehingga Anda harus berpikiran terbuka saat akan memainkan sebuah peran. Kegiatan ini akan memberikan Anda, kesempatan untuk menjadi orang lain. Pada awalnya mungkin Anda akan merasa tidak nyaman, namun cobalah untuk mengerti, bahwa ini hanya merupakan sebuah permainan yang berguna untuk meningkatkan kualitas hubungan intim.   Berbisik ke telinga masing-masing saat bercinta Berbicara kata-kata yang menggoda bisa membuat keadaan semakian memanas, terutama bila Anda berbisik satu sama lain selama seks. Bisikan kata-kata menggoda, yang menunjukkan kepuasan Anda, dan Anda merasa puas akan gerakan dan sentuhan yang dilakukan. Hal-hal ini benar-benar dapat membangun gairah pasangan, yang akan memacu semangatnya untuk membuat Anda makin terpuaskan.   Menggunakan sex toys Sex toys bukan hanya vibrator. Ada banyak ragam sex toys yang dapat Anda gunakan untuk membangun gairah Anda dan pasangan. Seperti Anda bisa menggunakan cambuk, kalung mutiara untuk mengikat pasangan sambil Anda melakukan seks oral. Sex toys berguna untuk memberi rangsangan awal pada Anda ataupun dapat meningkatkan gairah. Carilah sex toys yang Anda sukai untuk membantu Anda dan pasangan mencapai klimaks. Cara diatas merupakan cara yang tepat untuk memanaskan hubungan intim Anda, namun perlu dingat lakukan hal ini dengan pasangan resmi Anda untuk mencegah terjadinya penyakit menular seksual....   Baca juga: Mau Bahagiakan Suami? Coba 5 Posisi Seks Favorit Pria Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: sheknows
 04 May 2021    10:00 WIB
7 Kalimat Untuk Mengungkapkan Rasa Cinta Pada Pasangan Anda
Mendengar dan mengatakan kata "Aku Cinta Padamu" pada masa awal berpacaran mungkin akan terasa sangat spesial dan membahagiakan bagi Anda dan pasangan. Ketiga kata tersebut jugalah yang membuat Anda dan pasangan akhirnya memutuskan untuk menikah dan membangun keluarga bersama. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, ketiga kata tersebut mungkin tidak lagi memiliki arti seperti dulu. Namun, bukan berarti Anda tidak lagi mencintai pasangan Anda. Anda hanya menemukan berbagai cara indah lainnya untuk menyatakan rasa cinta Anda pada pasangan. Di bawah ini Anda dapat melihat 7 kalimat romantis yang ternyata juga dapat membantu Anda mengungkapkan betapa Anda sangat mencintai pasangan Anda.   1.      "Terima Kasih Untuk Semua yang Telah Kamu Lakukan Untuk Kami" Mengucapkan terima kasih dan menghargai setiap hal yang dilakukan pasangan Anda merupakan resep bagi rumah tangga yang langgeng. Buatlah pasangan Anda merasa dihargai atas semua hal yang telah dilakukannya untuk keluarga dengan mengatakan hal ini. Dengan demikian, ia pun akan merasa dicintai dan diperlukan.   2.      "Aku Semakin Mencintaimu Setiap Harinya" Tetap saling mencintai dan menjaga hubungan asmara Anda dengan suami merupakan usaha yang perlu dilakukan setiap hari dan tidak berhenti hanya dengan mengatakan "Aku cinta padamu". Dengan mengatakan kalimat di atas, Anda secara tidak langsung mengingatkan pasangan Anda bahwa Anda masih jatuh cinta padanya dan bahwa Anda masih menginginkannya. Dengan demikian, rasa cinta di antara Anda dan pasangan pun tidak akan pernah pudar.   3.      "Ayo Kita Pergi Berlibur, Hanya Kita Berdua Saja" Memberitahu pasangan Anda bahwa Anda menginginkan waktu berduaan dapat merupakan godaan terbesar baginya. Mengetahui bahwa pasangan Anda mungkin memerlukan waktu untuk berhenti sejenak dari segala rutinitasnya akan membuat mereka merasa bahwa Anda sangat perhatian terhadap kebutuhan emosional mereka.   Baca juga: Tips Efektif Untuk Menghindari Konflik   4.      "Kamu Membuatku Merasa Bahagia" Pernyataan ini mungkin akan membuat mereka merasa terkejut! Tidak peduli berapa lama waktu telah berlalu atau seberapa banyak tekanan di dalam kehidupan Anda dan pasangan, menyatakan bahwa rasa cinta yang Anda berdua miliki sudah cukup untuk membuat Anda merasa bahagia merupakan pujian tertinggi yang dapat diperolehnya.   5.      "Semua Momen yang Kulalui Bersamamu Sangat Berharga Bagiku" Di antara berbagai kesibukan Anda dalam bekerja atau mengurus anak, sangat mungkin pasangan Anda merasa bahwa dirinya bukan lagi yang nomor satu dalam kehidupan Anda. Dengan mengatakan kalimat ini, Anda menunjukkan betapa Anda sangat menghargai setiap momen yang Anda habiskan bersama pasangan dan dapat digunakan sebagai pengingat agar tidak pernah membiarkan sebuah momen bersamanya berlalu begitu saja.   6.      "Nikmatilah Waktu Bersama Teman-temanmu, Kamu Pantas Mendapatkannya" Mendukung keinginan pasangan Anda untuk pergi bersama teman-temannya secara tidak langsung memberitahu pasangan Anda bahwa Anda percaya dan menghormatinya sebagai seorang individu.    7.      "Aku Bangga Menjadi Belahan Jiwamu" Merasa insecure seringkali muncul pada sebuah hubungan asmara, bahkan di saat Anda dan pasangan telah menikah. Dengan mengatakan kalimat di atas, Anda secara tidak langsung memberitahu pasangan Anda bahwa walaupun Anda dan pasangan memiliki banyak kesulitan dalam hidup, Anda tidak pernah memiliki keinginan untuk bersenang-senang dengan orang lain.   Hal yang lebih penting dari mengatakan "Aku cinta padamu" adalah menghargai setiap hal kecil yang dilakukan Anda dan pasangan untuk satu sama lain. Perhatikan apa yang ia butuhkan, baik dalam hal kepercayaan diri atau waktu menyendiri. Hal ini merupakan cara lain untuk mengatakan "Aku cinta padamu".   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 22 Apr 2021    10:00 WIB
9 Kalimat Mematikan yang Bisa Buat Anda dan Pasangan Berpisah!
Jika Anda telah menikah atau telah berpacaran cukup lama dengan pasangan, Anda harus belajar untuk tidak mengatakan semua hal karena kata-kata ini dapat membahayakan hubungan asmara Anda bila salah sasaran. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa kalimat "mematikan" yang sebaiknya tidak pernah Anda katakan pada pasangan Anda bila Anda ingin hubungan Anda dan pasangan tetap langgeng.   1.      "Kapan Kamu Bakal Cuci Piring? Jangan Terus Membiarkannya di Sana!" Menuduh pasangan Anda dengan menggunakan kata "tidak pernah" atau "selalu" biasanya akan berakhir sama, yaitu pertengkaran. Daripada demikian, akan lebih baik bila Anda menerima bahwa semua orang pasti pernah lupa melakukan berbagai hal di dalam hidupnya. Oleh karena itu, berikanlah kelonggaran pada pasangan Anda saat ia melupakan beberapa tugasnya sehingga Anda pun tidak mengeluarkan kata tuduhan yang tidak seharusnya ia terima.   2.      "Perilakumu Sama Saja Seperti Ibumu" Saat Anda dan pasangan bertengkar, fokuskanlah hanya pada diri Anda dan pasangan. Jangan membandingkan pasangan Anda dengan mertua Anda. Hal ini justru akan membuat pertengkaran menjadi semakin buruk.   3.      "Kamu Menganggap Dirimu Lebih Baik Daripada Orang Lain" Jangan memberikan gagasan yang salah pada pasangan Anda karena Anda tidak pernah tahu apa sebenarnya yang sedang ia rasakan atau pikirkan saat itu. Jadi jangan beritahu asumsi Anda padanya. Pernyataan ini justru dapat membuat pertengkaran Anda dan pasangan semakin sengit karena ia merasa diperlakukan dengan tidak adil. Apa yang Anda katakan menunjukkan bahwa Anda tidak menghargai pasangan Anda. Hal ini akan memberikan rasa sakit hati ganda pada pasangan Anda.   4.      "Apakah Aku Terlihat Cantik?" Berbagai pertanyaan seputar berat badan dan penampilan merupakan penyebab tersering dari pertengkaran dalam kehidupan pernikahan, sejak zaman dahulu. Kecantikan tidak akan bertahan lama, jadi jangan pernah mengkritik mereka bila mereka tidak lagi secantik dan setampan dulu. Satu hal yang perlu diingat adalah kecantikan akan menghilang seiring dengan berlalunya waktu, tetapi tidak dengan kepribadian baik yang dimilikinya.   5.      "Aku Rasa Kamu Bertambah Gemuk" Perkataan negatif mengenai penampilan pasangan Anda merupakan hal yang tabu. Jika Anda menyadari bahwa pasangan Anda mengalami peningkatan berat badan, bantu mereka kembali kurus dan sehat kembali, misalnya dengan mengajaknya berolahraga. Bukannya mengkritik mereka hingga membuat mereka menjadi depresi.     6.      "Kamu Tidak Pandai Dalam Pekerjaanmu" Memberitahu pasangan Anda bahwa mereka tidak pandai dalam pekerjaannya, baik sebagai orang tua atau karyawan atau kekasih sangatlah salah. Kata-kata ini akan terdengar lebih kejam (bagi mereka) daripada yang Anda maksudkan. Hal ini dapat benar-benar menghancurkan pasangan Anda, tidak hanya perasaannya tetapi juga jati dirinya. Pernyataan ini juga menunjukkan bahwa Anda tidak menghargai pasangan Anda dan usaha yang dilakukannya.   7.      "Aku Paling Tidak Suka Kamu Melakukan Itu (terutama di hadapan orang lain)" Menghina pasangan Anda di hadapan orang lain merupakan hal paling tabu yang tidak boleh Anda lakukan. Hal ini akan membuat mereka merasa dipermalukan. Jika Anda benar-benar mencintai pasangan Anda, maka Anda akan menghargai dan bahkan membela pasangan Anda, terutama di masa-masa sulit. Walaupun tidak tampak demikian, pasangan Anda sangat mengandalkan Anda untuk membelanya di hadapan orang lain. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus menyukai setiap hal yang dilakukan oleh pasangan Anda. Namun, bukan berarti Anda boleh menghina mereka, apalagi di hadapan orang lain.   8.      "Berhenti Merasa Seperti Itu" Apapun yang pasangan Anda rasakan adalah suatu hal yang nyata baginya, jadi Anda tidak dapat serta merta menyuruhnya untuk berhenti untuk membuat mereka merasa lebih baik. Hal ini tidak akan berpengaruh baik bagi kelangsungan pernikahan Anda.    9.      "Kamu Tidak Perlu Menungguku" Sesekali tidur pada waktu yang berbeda mungkin tidak akan mengganggu pernikahan Anda, namun bila hal ini terus terjadi, maka dapat berpotensi menimbulkan bahaya. Bila Anda dan pasangan seringkali tidak tidur di waktu yang sama, hal ini dapat berdampak buruk pada keintiman di antara Anda dan pasangan. Jadi, bila pasangan Anda ingin menunggu Anda untuk tidur bersama, biarkanlah, hal ini juga merupakan salah satu caranya untuk menunjukkan rasa cintanya pada Anda.    Baca Juga: Percaya Diri Hilang Paska Berpisah? "Bakar" Kembali Percaya Diri Anda Dengan Cara Ini Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: datingtime
 15 Apr 2021    10:00 WIB
7 Hal yang Wajib Dibahas Para Pasangan Sebelum Menikah
Jika Anda dan pasangan sudah berencana untuk menikah, maka ada kemungkinan Anda dan pasangan akan bertengkar setelah hidup berumah tangga. Hal ini dikarenakan sangat mustahil Anda dan pasangan dapat selalu sepakat mengenai semua hal. Untuk menghindari pertengkaran yang berujung pada terjadinya perceraian, di bawah ini ada beberapa hal yang wajib dibahas para pasangan sebelum mereka memutuskan untuk menikah.  1.      Harapan dan Tujuan Seksual Mungkin saat Anda masih berpacaran, Anda dan pasangan selalu ingin untuk berdekatan dan bercumbu. Akan tetapi, hal ini mungkin akan mengalami perubahan setelah Anda dan pasangan menikah. Keadaan ini merupakan hal yang normal. Baik Anda maupun pasangan tidak dapat selalu sama-sama merasa bergairah. Oleh karena itu, sangat penting untuk membicarakan harapan dan tujuan seksual sebelum Anda dan pasangan memutuskan untuk menikah. Beritahu pasangan Anda mengenai berbagai fantasi atau kesukaan Anda. Jangan hanya berdiam diri dan berharap pasangan Anda akan tahu apa yang Anda inginkan. Anda harus memintanya!   2.      Kebiasaan Berbelanja Hal ini merupakan hal yang paling sering dipertengkarkan oleh pasangan suami istri. Uang merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan, apalagi setelah Anda menikah. Jika salah satu pihak merupakan orang yang suka menabung sedangkan pihak yang lain merupakan orang yang suka berbelanja, maka diskusikanlah mengenai bagaimana Anda dan pasangan akan berkompromi mengenai kebiasaan masing-masing untuk memenuhi seluruh kebutuhan rumah tangga Anda.   3.      Hubungan Dengan Keluarga Anda dan pasangan dibesarkan oleh keluarga yang berbeda, dengan orang tua dan saudara yang berbeda, dan mungkin tempat tinggal yang berbeda. Jadi, baik Anda dan pasangan pun akan memiliki hubungan yang berbeda dengan anggota keluarga masing-masing. Akan tetapi, setelah Anda dan pasangan menikah bagaimana interaksi Anda dengan anggota keluarga Anda yang lain dapat menyebabkan terjadinya pertengkaran atau ketidaknyamanan. Jika Anda dan pasangan memiliki keinginan yang berbeda mengenai seberapa banyak waktu yang perlu dihabiskan bersama anggota keluarga dan seberapa banyak informasi yang boleh diketahui anggota keluarga, maka hal ini dapat menyebabkan Anda dan pasangan bertengkar. Hal ini biasanya akan menjadi lebih sulit saat anak hadir di antara Anda dan pasangan. Jadi pastikan Anda dan pasangan memiliki pemikiran yang sama dan telah menemukan jalan keluar yang sesuai bagi Anda berdua.   Baca juga: Menikah Membuat Anda Gemuk?   4.      Pembagian Kewajiban Setelah Anda menikah, pengaturan rumah Anda mungkin tidak akan sama lagi seperti saat Anda masih single. Oleh karena itu, putuskan terlebih dahulu siapa yang akan menjalankan kewajiban rumah tangga yang sama. Jika Anda merupakan orang yang sangat rapi sedangkan pasangan merupakan orang yang sangat berantakan, maka hal ini dapat menyebabkan masalah besar saat Anda dan pasangan menikah nantinya. Untuk mengatasinya, berdiskusilah dan carilah jalan keluar terbaik mengenai bagaimana nantinya setelah Anda dan pasangan menikah. Bila Anda dan pasangan tidak dapat hidup bersama, maka kemungkinan besar pernikahan Anda pun tidak akan bertahan.   5.      Keseimbangan Pekerjaan dan Keluarga Sebelum Anda dan pasangan menikah, ada baiknya bila Anda dan pasangan berdiskusi mengenai waktu kerja dan waktu keluarga. Hal ini dapat menghindari terjadinya berbagai pertengkaran tidak perlu saat salah satu pihak terlambat pulang. Pastikan pekerjaan tidak menjadi penghalang di antara Anda dan pasangan. Bicarakan juga mengenai bagaimana jika salah satu pihak ingin pindah tempat kerja ke luar kota, apakah pihak lain bersedia untuk meninggalkan pekerjaan atau keluarganya. Mencari jawaban dari setiap pertanyaan dapat membantu Anda dan pasangan di masa depan saat situasi yang sama muncul.   6.      Memiliki dan Cara Membesarkan Anak Sebelum menikah, pastikan Anda dan pasangan telah berdiskusi mengenai keinginan untuk memiliki anak. Bila Anda dan pasangan sama-sama ingin memiliki anak, maka diskusikan juga mengenai cara mendidik, mendisiplinkan, dan bagaimana cara menghadapi pertengkaran di antara anak-anak Anda.   7.      Kehidupan Pernikahan Secara Keseluruhan Hal lain yang tidak kalah penting adalah mencari tahu apa sebenarnya arti pernikahan bagi Anda dan pasangan. Kedua belah pihak harus saling memberitahu apa yang ia inginkan dan harapkan dari sebuah pernikahan. Hal ini dapat membantu menentukan apakah benar Anda dan pasangan memang berjodoh atau tidak.     Baca juga: Hal Aneh yang Terjadi Pada Pria Setelah Menikah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag    
 19 Mar 2021    20:00 WIB
12 Jenis Seks yang Pasti Pernah Dialami Oleh Semua Orang
 Seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, maka Anda pun akan memiliki semakin banyak pengalaman dalam hal percintaan dan tentu saja seks. Berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi guru yang membuat Anda dapat belajar dari kesalahan. Di bawah ini Anda dapat melihat 12 jenis seks yang pasti pernah dialami oleh semua orang yang telah aktif secara seksual.  1.      Seks Pertama yang Canggung Semua orang pasti pernah mengalami jenis seks yang satu ini. Pengalaman pertama yang canggung dan bahkan mungkin memalukan tersebut merupakan langkah penting bagi kelanjutan kehidupan seksual Anda, di mana Anda dapat memperoleh banyak pelajaran berharga mengenai seks, pria, dan diri Anda sendiri.  2.      Pertama Kali Anda Tahu Apa yang Anda Lakukan Setelah Anda dan pasangan berhubungan intim beberapa kali, maka pada akhirnya Anda dan pasangan pun akan menjadi lebih ahli dan tahu apa yang Anda inginkan, apa yang Anda sukai, serta apa yang pasangan Anda sukai.  3.      Seks Tanpa Batas Seks tanpa batas merupakan seks yang terjadi saat Anda benar-benar melepaskan "kekang" dari diri Anda. Pada saat ini Anda mungkin akan mencoba berbagai hal yang belum pernah Anda coba dan membuat baik Anda maupun pasangan menjadi sangat "liar".  4.      Seks Perdamaian Anda bahkan mungkin tidak akan ingat lagi apa penyebab pertengkaran Anda dengan pasangan setelah merasakan seks yang luar biasa. Akan tetapi, berhati-hatilah agar Anda tidak menjadikannya alasan untuk bertengkar minggu depan.  5.      Seks yang Sangat Memuaskan Hingga Anda Tanpa Sadar Merusak Barang Seks jenis ini merupakan seks yang sangat memuaskan hingga Anda tidak lagi dapat mengendalikan benda apa yang Anda genggam atau tendang dan menyebabkan berbagai kerusakan di sekitar Anda.  6.      Seks di Pagi Hari, Penyebab Anda Terlambat Kerja Seks di pagi hari tidak hanya dapat membuat Anda terlambat kerja, tetapi juga dapat membuat mood Anda sangat baik di sepanjang hari lho.  7.      Seks Penyesalan Baik bagi Anda yang suka berpetualang atau tidak, hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami seks penyesalan, di mana mereka tidak percaya mereka melakukannya, misalnya berhubungan intim di tempat umum, atau menggunakan seks toys, atau threesomes.   Baca juga: Ukuran Penis dan Hubungannya Dengan Kepuasan Seksual Seorang Wanita  8.      Seks Percobaan yang Gagal Setiap pasangan pasti ingin mencoba gaya bercinta atau posisi bercinta baru, di mana mereka mungkin akan terluka saat melakukannya. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh mencobanya. Dengan mencobanya, Anda mungkin akan menemukan posisi bercinta baru yang sangat luar biasa atau menertawai diri Anda sendiri dan pasangan karena gagal.  9.      Seks yang Sangat Berisik Hubungan intim Anda bersama pasangan sangat "panas" malam ini hingga membuat tetangga marah? Jangan khawatir, hampir semua orang pernah mengalaminya. Satu-satunya resiko adalah tetangga Anda akan melihat Anda dengan pandangan yang berbeda di esok hari.  10.  Seks Perpisahan Jenis seks yang satu ini biasanya terjadi saat pasangan Anda harus bertugas cukup lama di luar kota atau Anda akan berpisah dengan pasangan.  11.  Seks Tanpa Usaha Memang benar bahwa seks yang nikmat membutuhkan kerja sama yang baik di antara Anda dan pasangan, akan tetapi setidaknya sekali dalam hidup Anda, Anda mungkin ingin merasakan seks nikmat tanpa perlu berusaha. Pastikan saja Anda "membalas" pasangan Anda.  12.  Seks Penuh Cinta Saat Anda dan pasangan baru saja menikah, maka rasa cinta yang ada akan terasa begitu besar, hingga rasanya Anda dan pasangan tidak dapat dipisahkan. Selain itu, saat Anda dan pasangan begitu saling mencintai, Anda berdua biasanya akan lebih sering berhubungan intim.     Sumber: womenshealthmag
 12 Jan 2021    13:00 WIB
Tips Bagi Pasangan LDR
Jarak yang jauh dapat membunuh sebuah hubungan. Anda dan pasangan harus mencari berbagai cara untuk tetap menyalakan api asmara Anda dan pasangan dapat menggunakan kecanggihan teknologi  Berikut adalah tips bagaimana Anda dapat menggunakan teknologi untuk membantu hubungan LDR Anda: Seks melalui telepon Untuk melakukan hal yang satu ini. Pertama cari tempat yang nyaman untuk Anda agar Anda mudah mendengarkan suara pasangan Anda. Kemudian Anda bisa memulai pembicaraan seks Anda mulai dari pembicaraan ringan diselingi kalimat yang memancing. Dan Anda dapat menvisualisasikan pembicaraan tersebut. Dengan  cara yang satu ini Anda dapat mendengarkan reaksinya, nada bicaranya dan erangannya. Seks melalui skype Cara yang satu ini cocok untuk Anda yang rindu akan wajah dan tubuh pasangan. Sehingga Anda lebih mudah melihat pasangan Anda lebih jelas Seks melalui SMS Untuk cara yang satu ini Anda mulai dari pembicaraan yang natural sampai ke pembicaraan yang Anda inginkan. Namun hati-hati saat Anda menulis pesan untuk pasangan Anda, jangan sampai ada seseorang dibelakang Anda ikut membaca tulisan Anda. Seks melalui email Anda juga bisa menggunakan cara yang satu ini. Kelebihannya mungkin kata-kata Anda tidak terbatas seperti saat menggunakan SMS Kirimkan foto seksi Anda Anda bisa mengambil foto terbaik Anda dan kirimkan kepada pasangan Anda. Pilih foto Anda yang terbaik. Anda mungkin bisa mencoba foto dikamar mandi atau didepan kaca Baca juga: Tetap Langgeng dan Bahagia Meski LDR Sumber: mensfitness
 14 Dec 2020    16:00 WIB
Kita Butuh Konsensual
HI! sering kali gue ngebahas tentang konsen, konsensual, konsensus. Tapi, apa sih sebenarnya konsensual itu? Well, kali ini kita akan ngebedah apa itu yang namanya konsensual! Konsensual berasal dari kata konsen (consent) yang berarti persetujuan. Konsensual adalah suatu kegiatan yang menyangkut persetujuan semua pihak yang terlibat. Terlebih dalam suatu hubungan pacaran, fwb, dan pasutri, konsensual adalah hal yang sangat penting. Namun, seringkali dilupakan. Ya! konsensual itu penting dalam hubungan. Tidak hanya hubungan badan aja, hubungan emosional juga butuh yang namanya konsensual. Bayangin! Kalau kamu dideketin sama orang yang kamu gak suka apakah kamu akan memberi persetujuan saat dia minta kamu buat jadi pacarnya? pasti ga kan? Tapi, ketika kamu menerima dia dengan terpaksa tanpa adanya persetujuan dari dalam dirimu sendiri, kamu pasti ga nyaman kan? Nah. Rasa ga nyaman itu hadir karena hubungan yang kalian jalanin tidak konsensual atau simplenya hubungannya tuh gak mau sama mau. That’s why konsensual itu penting banget dalam menjalanin hubungan asmara. Terlebih lagi saat berhubungan badan. Konsensual merupakan syarat penting yang harus dipenuhi dalam relasi yang sehat. Hal ini dipahami sebagai persetujuan orang-orang yang terlibat di dalam aktivitas seksual tersebut tanpa adanya paksaan sama sekali. Dengan adanya konsensual, semua pihak yang terlibat dapat mencapai kenyamanan dan keamanan. Konsensual sendiri punya 4 tipe, apa aja itu: Implied consent, Expressed consent, Informed consent, and Unanimous consent Implied consent, sebuah jenis persetujuan yang tidak diberikan secara tegas oleh seseorang, tetapi diberikan secara implisit oleh tindakan seseorang dalam situasi atau kondisi tertentu. Seperti, saat memulai aktivitas seksual kamu diam aja dan menikmati aktivitas itu itukan secara gak langsung kamu sudah memberikan persetujuan secara implisit kepada pasangan kamu untuk tetap dilanjutin kan? Expressed consent, sebuah jenis persetujuan yang dinyatakan secara jelas. Persetujuan ini dapat diberikan melalui ucapan lisan, tertulis, atau bentuk nonverbal lainnya seperti anggukan. Contoh expressed consent ini ada di film fifty shades of grey saat Anna disuruh tanda tangan surat persetujuan yang diberikan sama Mr. Grey. Hal ini bertujuan sebagai bukti dan dapat diperdebatkan apabila suatu pihak menyangkal bahwa persetujuan itu telah diberikan. Informed consent, sebuah jenis persetujuan yang diberikan ketika seseorang telah memberikan penjelasan dan pemahaman tentang fakta, implikasi, dan konsekuensi dari suatu tindakan yang akan terjadi di masa depan. Contohnya, dalam berhubungan sex dengan seseorang yang mengidap std. Informed consent diberikan sebagai persetujuan bahwa setiap orang yang terlibat dalam aktivitas seksual mengetahui status positif apa pun (untuk infeksi dan/atau penyakit menular seksual) yang mungkin mereka paparkan. Unanimous consent, sebuah jenis persetujuan yang diambil dari suara terbanyak. Misalnya, saat kamu pengen ngejalanin hubungan fwb sama seseorang pasti membuat do’s and dont’s kan. Nah, dengan adanya unanimous consent ini kalian berdua bisa tau apa aja yang boleh dan gak boleh dilakukan dengan membuat kesepakatan antara kamu dan dia. So, menurut kalian seberapa penting consent dalam hubungan kalian? let me know -SISIL-
 13 Dec 2020    14:00 WIB
Pacaran Lama Belum Diajak Nikah? Lakukan Ini Agar Dia Mau Melamar Anda
Anda sudah pacaran cukup lama, usia Anda dengannya sudah cukup untuk menikah, sudah menghadiri beberapa kali acara pernikahan teman, namun dia tak kunjung melamar Anda. Apakah Anda pernah mengalami hal diatas? Bila iya, tentu sekarang Anda sedang merasa bimbang dan bertanya-tanya kapan dia akan melamar Anda, atau bahkan sudah ada desakan dari keluarga kapan dia melamar. Jangan merasa bimbang untuk Anda para wanita ada loh beberapa cara untuk membuat dia segera melamar Anda. Berikut cara yang dapat Anda ikuti: 1.      Sisipkan pembicaraan mengenai pernikahan Agar tidak terkesan berlebihan dan seakan memaksa, maka Anda bisa memulai pembicaraan yang lain, namun sisipkan pembicaraan mengenai pernikahan, seperti "teman aku baru saja menikah, terus mereka honey moon ke bali. Kalau kamu mau honeymoonnya kemana?" atau "wah si x cantik sekali dengan gaun pengantin ini, kalau aku maunya cocok ga ya pakai gaun pengantin???" Sisipan pembicaraan tentang pernikahan akan membuat dia mulai berpikir bahwa Anda memang sudah ingin menikah. 2.      Rencanakan perjalanan yang romantis Terkadang yang membuat belum melamar pasangannya, bukan berarti dia tidak menyukai pasangannya. Namun merasa belum menemukan momen yang tepat untuk melamar pasangannya. Jadi bila Anda ingin membuat dia melamar Anda, cobalah ajak kekasih Anda untuk melakukan perjalanan romantis. Rencanakan dari jauh hari, sehingga kekasih Anda memiliki waktu untuk memikirkan tempat tujuan liburan yang tepat untuk melamar. Anda tak perlu sebutkan tempatnya, biarkan dia yang memikirkannya. Meski dia tidak berniat melamar Anda, suasana romantis saat berlibur bisa membuat pikirannya mengarah untuk melamar. 3.      Perlihatkan bahwa Anda adalah calon istri ideal Saat mencari pacar, mungkin pria tidak memiliki seleksi yang terlalu ketat. Namun untuk seorang istri maka dia akan memilih yang terbaik. Apabila sekarang ini Anda dan kekasih sudah melewati hari bersama-sama dengan bersenang-senang. Tunjukkanlah bahwa Anda memiliki sikap ideal untuk menjadi istri yang baik. Perlihatkan kepadanya bahwa Anda seorang wanita yang mandiri, memiliki karir yang baik namun juga bisa mengurus urusan rumah tangga seperti memasak dan memiliki sisi keibuan. Melihat sisi ideal Anda ini dijamin dia akan bersemangat untuk segera melamar Anda dan merasa Andalah yang dapat melengkapi kehidupannya. 4.      Membicarakan manfaat menikah Terkadang ada beberapa pria yang takut untuk menikah. Ketakutan akan terkekang, ketakutan akan kesulitan dalam membiayai keluarga nantinya dan mungkin banyak ketakutan lain. Oleh karena itu tidak ada salahnya bila Anda membicarakan manfaat menikah dengan kekasih, seperti dengan menikah akan membuat seseorang menjadi lebih bertanggung jawab, keuangan yang lebih stabil karena ada 2 orang yang bekerja, bisa menyimpan uang dan penggunaan dana yang lebih terarah. Terhindar dari dosa dan bisa melakukan hubungan intim yang sehat. Pembicaraan mengenai manfaat pernikahan akan membuat kekasih Anda sadar akan pentingnya sebuah pernikahan. 5.      Buat ia merasa kehilangan jika dia tidak menikahi Anda Terkadang seorang pria merasa "santai-santai" saja bila kekasihnya mau saja diajak pacaran lama. Namun bila Anda sebagai wanita bisa menunjukkan bahwa Anda adalah wanita hebat yang akan membuat pria merasa beruntung bila menikahi Anda. Dan mungkin saja ada banyak pria yang menantikan Anda untuk menjadi istrinya. Hal ini akan membuat pria seperti kebakaran jenggot dan akan merasa takut akan kehilangan. Jadi berikanlah waktu untuk kekasih Anda, bahwa Anda hanya bisa menunggu sampai waktu tertentu. Cara ini akan membuatnya segera berpikir untuk melamar Anda. Sebagai seorang wanita, wanita harus mampu menunjukkan bahwa Anda wanita yang hebat dan pantas untuk dijadikan istri. Jangan biarkan dia menggangap Anda tidak berarti. Cobalah ikuti cara diatas siapa tahu dia langsung melamar Anda. Baca juga: 7 Jenis Pria yang Tidak Akan Menikahi Anda Sumber: wikihow
 20 Nov 2020    15:00 WIB
6 Hal Tentang Hubungan Intim yang Harus Dibicarakan Dengan Pasangan
Hubungan intim yang berkualitas adalah hal yang sangat penting dalam keluarga. Namun kebanyakan pasangan merasa hal ini merupakan hal yang tabu, sehingga sering memendam keinginan-keinginan "liar" atau merasa tidak nyaman yang mungkin ada di dalam benak masing-masing orang. Kebiasaan memendam perasaan ini dapat berdampak buruk dalam sebuah hubungan. Sehingga bisa saja timbul rasa bosan, hambar dan tidak lagi menikmati hubungan seksual. Padahal kalau bukan pasangan Anda, siapa lagi yang harus mengerti masalah yang satu ini. Oleh karena itu sangat penting melakukan percakapan mengenai hubungan intim. Berikut adalah hal-hal yang harus dibahas dalam percakapan tersebut: 1.      Fantasi seks Pada beberapa orang sebenarnya memiliki fantasi seks yang ingin dituangkan saat melakukan hubungan intim. Namun hal ini takut dilakukan karena takut menyinggung perasaan pasangan. Oleh karena itu sebaiknya Anda bicarakan dengan pasangan mengenai keinginan yang satu ini. Tidak pernah ada yang tahu, mungkin saja Anda dan pasangan memiliki fantasi yang hampir sama dan bisa mulai mempraktekannya malam ini. Namun bila pasangan Anda merasa keberatan coba tanyak mengapa dia merasa keberatan, coba dengarkan dan hargai pendapatnya. Mungkin dia memang memiliki alasan kuat untuk tidak melakukan hal itu. 2.      Batas Batas ini berhubungan dengan fantasi seks dan hal-hal lain yang berhubungan dengan seks seperti penggunaan sex toys, berapa lama Anda akan melakukan hubungan intim dan sampai batas mana Anda dan pasangan bisa melakukan hal-hal yang mungkin saja terlalu liar. Jangan sampai Anda atau pasangan melakukan hal yang kelewat bmatas yang membuat Anda atau pasangan merasa tidak nyaman atau malah tertekan 3.      Waktu yang tepat Terkadang saat merasa terlalu lelah, seseorang menjadi malas untuk berhubungan intim. Perasaan malas dan tidak mood akan berimbas pada hubungan intim. Sudah dapat dipastikan jadi sulit menikmati dan anti klimaks. Jadi jangan ragu untuk mengatakan bahwa Anda sedang tidak ingin melakukannya, bicara dengan perlahan berikan senyuman manis padanya bahwa saat ini memang Anda tidak bisa melakukannya namun saat dalam keadaan santai, Anda pasti akan melakukan yang terbaik untuk Anda. Dengan begitu dia tidak akan merasa tersinggung dan tetap merasa dicintai oleh Anda. 4.      Membuat Perencanaan Hubungan intim yang spontan akan membuat hubungan intim menjadi lebih romantis dan menyenangkan. Namun untuk Anda yang sibuk, tidak ada salahnya bila Anda merencanakan kegiatan bercinta. Tanyakan pada pasangan Anda kapan waktu yang tepat bercinta. Ingat dalam hubungan intim yang paling penting adalah kualitas bukan kuantitas 5.      Disfungsi seksual Masalah yang satu ini bisa saja mengganggu kualitas hubungan intim. Masalah ejakulasi dini dan disfungsi ereksi bisa menimbulkan ketidakpuasan pasangan ketika bercinta. Namun masalah yang satu ini sangat sensitif bagi pria, sehingga ada baiknya Anda mencari waktu dan tempat yang tepat untuk membicarakan hal ini. Bahwa yang ingin Anda lakukan adalah untuk mencari solusi dan untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga. 6.      Anak Salah satu masalah penting dalam hubungan intim adalah jumlah anak yang ingin dimiliki.. Semakin sering melakukan hubungan intim maka semakin besar kemungkinan memiliki anak. Sebaiknya Anda dan pasangan membicarakan hal ini apakah memang ini menambah momongan atau tidak, menggunakan alat KB yang mana, karena pada beberapa pasangan sering merasa terganggu bila menggunakan metode kontrasepsi tertentu. Percakapan tentang hubungan intim mungkin dapat membuat Anda dan pasangan merasa tidak nyaman, untuk menjaga agar pembicaraan lebih lancar sebaiknya dilakukan saat Anda dan pasangan dalam keadaan santai dan lebih tenang.
 17 Nov 2020    18:00 WIB
Hubungan Langgeng dengan "Me Time"
Dalam sebuah hubungan, kebersamaan setiap hari adalah hal yang menyenangkan. Banyak melakukan kegiatan bersama-sama akan mempererat ikatan dalam sebuah hubungan. Namun bukan berarti Anda harus selalu bersama dengan pasangan, ada kalinya mereka membutuhkan "me time".  Waktu tersebut berguna untuk memberikan kesempatan dirinya melakukan banyak hal-hal penting yang bisa dilakukan tanpa Anda. Selain itu apabila Anda selalu menempel ke manapun ia pergi, maka hubungan bisa menjadi membosankan dan nantinya dapat mengarah ke perpisahan. Berikut adalah alasan mengapa setiap pasangan kekasih butuh waktu sendiri: Hilangnya Ketertarikan Teleponan dengan pasangan memang sangat diperlukan, karena komunikasi akan mempertahankan sebuah hubungan. Namun bila menelepon sampai puluhan kali, bahkan Anda menyuruhnya untuk selalu melapor keadaaannya. Maka hal ini dapat berdampak buruk pada hubungan. Karena dia akan merasa tidak lagi menemukan keseruan dalam sebuah hubungan. Hal ini bisa membuat seseorang jadi bosan dan hilang ketertarikan. Pria menjadi frustasi Menghabiskan waktu dengan pasangan memang menyenangkan namun bila Anda dan pasangan selalu menghabiskan waktu bersama, bahkan Anda ikuti mendampingi saat dia berolahraga maka bisa membuatnya merasa frustasi. Pria juga butuh waktu sendiri dan bersenang-senang bersama teman-teman prianya, tanpa diikuti terus oleh kekasihnya. Tidak Berkembang Selalu bersama-sama dan hampir tidak punya kehidupan pribadi bisa membuat seseorang menjadi tidak berkembang. Terlebih untuk seorang pria, suatu saat dia harus menjadi kepala keluarga yang bertanggung jawab pada kehidupan keluarganya, salah satunya masalah ekonomi. Dia tidak bisa bila hanya terus bersama Anda dan tidak punya waktu untuk mengurus pekerjaan atau bisnis lainnya. Tentu, setiap individu memiliki hak untuk mengembangkan diri dan mencapai kehidupan yang lebih baik. Si Dia Bisa Semakin Jauh Pernahkah Anda mendengar sebuah filosofi pasir di tangan. Saat Anda mengenggam pasir, maka pasir akan keluar dari sela-sela jari. Begitu pula dengan pria, bila Anda terus berada didekatnya dan mengekangnya maka ia bisa keluar dari hidup Anda dan menjauh. Sang pria bisa merasa muak dengan hubungan yang terlalu dekat dan dihantui oleh Anda yang posesif. Anda mengekangnya, dia juga akan mengekang Anda Apabila Anda memiliki kebiasaan untuk mengekang pasangan dan melarangnya melakukan ini itu, maka dia bisa melakukan hal yang sama dengan Anda. Pada saat seperti ini Anda baru akan sadar bahwa hidup yang terlalu dikekang dan selalu serba Anda akan terasa menyebalkan. Hubungan akan bertahan lama dan berjalan lancar, apabila Anda dan pasangan mau bersama-sama untuk saling menghargai. Dengan memberikannya "me time" akan membuat pasangan ingin selalu bertahan dengan Anda bukan karena paksaan namun karena merasa nyaman dengan Anda. Bukankah hal ini lebih baik??? Sumber: magforwomen