Your browser does not support JavaScript!
 03 Feb 2019    18:00 WIB
Pahami Keinginan Wanita di Atas Ranjang Melalui Tipe Libidonya
Bingung mencari tahu apa yang dapat membuat pasangan Anda mencapai kepuasan dan kenikmatan saat bercinta dengan Anda? Mengetahui jenis libidonya mungkin dapat membantu memberikan Anda jawaban yang selama ini Anda cari. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis libido yang dimiliki oleh seorang wanita dan bagaimana cara memuaskan mereka.   THE REACTIVE TYPE Wanita dengan tipe libido reaktif biasanya akan selalu berusaha untuk memuaskan pasangannya, karena bagi mereka yang terutama adalah pasangannya. Mereka bahkan rela mengorbankan kepuasan mereka sendiri untuk membuat pasangannya merasa puas. Mereka biasanya baru akan merasa bergairah ketika pasangannya lebih dulu bergairah. Wanita jenis ini juga tidak akan pernah mencoba merayu pasangannya dengan memberikan foreplay terlebih dahulu. Namun wanita reaktif akan cukup aktif dalam bercinta ketika pasangannya bisa mengontrol situasi. Bila pasangan Anda memiliki tipe libido reaktif, maka memberitahunya bahwa Anda juga ingin ia merasa puas mungkin dapat membantu. Beritahu si dia bahwa Anda pun ingin ia merasa puas dan dapat benar-benar menikmati hubungan seks yang ia lakukan bersama Anda.   Baca Juga: Mengapa Pria Lebih Bergairah Saat Cuaca Dingin?   THE ENTITLED TYPE Wanita dengan tipe libido berikut ini biasanya hanya memfokuskan seluruh perhatian pada dirinya sendiri serta bagaimana mereka dapat memperoleh apa yang mereka inginkan saat berhubungan seks. Kadangkala, mereka bahkan tidak dapat berkompromi dengan pasangannya dan merasa bahwa kepuasan mereka lebih penting daripada pasangannya. Mereka bahkan terkesan sedikit memaksa bila mereka tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Wanita dengan tipe libido entitled tidak merasa bahwa ia juga bertanggung jawab untuk memuaskan pasangannya. Artinya, wanita dengan tipe libido satu ini merupakan seseorang yang sangat egois dalam hal kenikmatan seksual. Jika pasangan Anda merupakan wanita dengan tipe libido entitled, maka Anda dapat memberitahunya bahwa kehidupan seksual Anda juga penting bagi Anda dan bahwa Anda membutuhkan kerja samanya untuk membuat kehidupan seksual Anda dengannya terasa sama-sama memuaskan.   THE ADDICTIVE TYPE Wanita dengan tipe libido berikut ini sangat terobsesi pada seks. Baginya, seks merupakan suatu hal yang wajib ada dalam agenda aktivitas sehari-hari. Jika pasangannya tidak mampu memuaskan keinginannya tersebut, maka ia pun cenderung berselingkuh. Selain itu, mereka juga sangat sensitif terhadap penolakan. Jika pasangan Anda memiliki tipe libido addiktif dan mungkin pernah mengkhianati Anda, maka Anda pun harus memutuskan apakah Anda ingin tetap berada di dalam hubungan asmara yang demikian atau tidak.   THE SENSUAL TYPE Bagi wanita yang memiliki libido tipe ini, bercinta adalah ekspresi murni dari perasaan cinta mereka pada pasangan. Mereka akan menjadi pasangan seksual yang menyenangkan bila mereka tahu hati dan pikiran pasangannya ada bersama mereka, tetapi bila ia merasa tidak dicintai, maka jangan harap Anda dapat berhubungan intim dengannya. Saat berhubungan intim, ia suka dimanjakan dengan berbagai jenis foreplay seperti menaruh buah atau coklat di tubuhnya. Jika pasangan Anda memiliki tipe libido sensual, maka Anda merupakan orang yang cukup beruntung. Mereka bahkan tidak jarang bersedia untuk mencoba berbagai hal baru dalam berhubungan seks.   EROTIC TYPE Wanita dengan tipe libido berikut ini seringkali menuntut hal yang tidak biasa dari pasangannya saat bercinta. Ia suka melakukan berbagai hal-hal yang mendebarkan dan penuh petualangan. Wanita ini biasanya tidak akan menolak ketika pasangannya mengajaknya melakukan posisi bercinta yang tidak lazim. Akan tetapi, kadangkala sulit membuat mereka mengerti bahwa ada cara bercinta lain yang lebih sederhana. Wanita dengan tipe libido erotik memiliki gairah seksual yang tidak stabil. Mereka biasanya lebih memperhatikan kualitas daripada kuantitas saat berhubungan seksual. Mereka bahkan seringkali merasa bahwa bagian terpenting dari suatu hubungan asmara adalah seks. Jika pasangan Anda memiliki tipe libido ini, maka kehidupan seksual Anda dengannya mungkin terasa sangat dinamis. Akan tetapi, Anda juga perlu memberitahu pasangan Anda bahwa bercinta tidak selalu harus luar biasa dan berbeda. Mereka juga perlu diingatkan bahwa seks bukanlah satu-satunya hal yang penting dan indah dalam suatu hubungan asmara.   DEPENDENT TYPE Wanita dengan tipe libido berikut ini melihat seks sebagai cara mereka untuk melepaskan stres dan merasa rileks. Ia biasanya akan menjadi cepat marah atau frustasi ketika jarang bercinta. Tetapi sayangnya, ia juga enggan untuk memulai lebih dulu dalam urusan seks. Jika pasangan Anda memiliki libido dengan tipe dependent, maka mereka biasanya menginginkan hubungan seks yang teratur dan ingin agar Anda selalu nampak antusias. Untuk membantunya mengatasi stress, Anda mungkin dapat mengenalkannya pada berbagai hal lain yang juga dapat membantu menghilangkan stress, apalagi bila Anda telah merasa kewalahan atau bosan karena terus diajak berhubungan intim.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: lifehacker
 15 Aug 2018    18:00 WIB
Sulit Orgasme? Coba Tips Ini!
Selain dapat memberikan kepuasan, orgasme ternyata juga dapat membantu menguatkan dan menjaga hubungan yang sehat di antara suami dan istri. Akan tetapi, apa jadinya bila Anda dan pasangan justru tidak dapat mencapai orgasme pada saat yang bersamaan? Di bawah ini terdapat beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda dan pasangan mencapai orgasme secara bersamaan dan membuat hubungan Anda dan pasangan menjadi lebih intim.   ALIHKAN SENTUHAN KE ARAH LAIN Jangan terlalu buru-buru ingin menjalankan "tugas" Anda sebagai pasangan atau terlalu memanjakan pasangan. Sebab, cara ini justru bisa membuatnya lebih cepat mencapai klimaks. Lebih baik alihkanlah sentuhan Anda ke titik sensitif lainnya pada tubuh pasangan Anda seperti daerah dada, punggung, lengan, atau area sensitif lainnya. Lakukanlah foreplay yang lebih lama sehingga Anda maupun pasangan dapat sama-sama menikmati sentuhan yang diberikan satu sama lain. Selain itu, foreplay juga dapat membantu Anda dan pasangan menjadi lebih bergairah sehingga kepuasan yang diperoleh saat orgasme pun lebih maksimal.   Baca Juga: Mengapa Saya Tidak Dapat Mencapai Orgasme Saat Berhubungan Seks?   MULAI LEBIH DULU Karena seorang wanita membutuhkan waktu yang lebih lama dari seorang pria untuk dapat mencapai orgasme, maka mintalah pada pasangan Anda untuk melakukan foreplay terlebih dahulu sehingga Anda pun merasa bergairah. Setelah itu, Anda dapat mencoba posisi bercinta wanita di atas (woman on top) sehingga Anda pun dapat mengendalikan kecepatan gerakan dan kedalaman penetrasi penis.   STIMULASI ORAL Singkirkan pikiran bahwa orgasme yang sempurna hanya bisa dicapai melalui penetrasi seksual. Bagi seorang wanita, orgasme dapat dicapai dengan berbagai cara, termasuk melalui sentuhan dan seks oral.   SESUAIKAN RITME Kadangkala, penyebab mengapa sepasang suami istri tidak dapat mencapai orgasme pada waktu yang bersamaan adalah karena irama bercinta yang dilakukan tidak sejalan, misalnya pasangan terlalu cepat atau justru terlalu lambat. Oleh karena itu, belajarlah untuk menyeimbangkan irama Anda dan pasangan saat bercinta untuk memperoleh hasil yang maksimal.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur href="https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: huffingtonpost
 09 May 2018    18:00 WIB
Kunci Hidup Bahagia Setelah Menikah
Apakah Anda sudah menikah? Bila belum maka Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai mitos mengenai apa itu sebenarnya pernikahan yang bahagia dan apa jadinya hubungan sepasang kekasih setelah mereka menikah dan menjadi suami istri. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa mitos yang salah mengenai pernikahan dan apa yang sebenarnya terjadi di dalam kehidupan pernikahan.  1.      50% Pernikahan Berakhir Dengan PerceraianAnggapan salah ini dimulai pada tahun 1970an saat pengadilan memutuskan perceraian diperbolehkan dan banyak orang mulai melakukannya. Pada pertengahan tahun 80an, angka perceraian bahkan mencapai puncaknya hingga 66%. Akan tetapi, angka ini telah menurun sekarang. Menurut sebuah data dari lembaga sensus di Amerika pada tahun 2009, hanya sekitar 30.8% pernikahan berakhir dengan perceraian. Dan pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, hanya sekitar 3.6 orang yang bercerai di antara 1.000 orang yang telah menikah.  Baca juga: Kunci Bahagia Dalam Kehidupan Pernikahan  2.      Pasangan yang Bahagia Tidak Pernah BertengkarTahukah Anda bahwa jarang bertengkar justru merupakan pertanda bahwa Anda dan pasangan tidak pernah menyelesaikan permasalahan yang ada di antara kalian? Menurut seorang ahli yang telah meneliti sekitar 350 orang pasangan selama 28 tahun, kebahagiaan selalu diiringi dengan pertengkaran. Menurutnya, apa yang membedakan pernikahan yang bahagia dan tidak adalah kemampuan kedua belah pihak untuk belajar menghadapi konflik dan perbedaan pendapat dengan cara yang sehat dan produktif. Selain itu, sebuah penelitian dari the University of Tennessee menunjukkan bahwa pasangan yang mengakui bahwa mereka pun pernah bertengkar justru merasa lebih bahagia mengenai hubungan mereka dalam jangka panjang.  3.      Pasangan yang Memiliki Anak Lebih Bahagia Daripada yang Tidak Memiliki AnakSebuah penelitian dari United Kingdom’s Open University menemukan bahwa pasangan suami istri yang tidak memiliki anak, rata-rata, justru merasa lebih bahagia dalam kehidupan asmara mereka dibandingkan dengan pasangan yang telah memiliki anak. Penurunan rasa bahagia ini bukan berarti bahwa rasa sayang yang dirasakan oleh pasangan suami istri yang telah memiliki anak tersebut juga berkurang. Akan tetapi, hal ini hanya menunjukkan bahwa semakin banyak tanggung jawab dan peran yang harus mereka jalani (misalnya menjadi pasangan, orang tua, karyawan, pelajar, dan lain sebagainya) membuat mereka memiliki waktu dan energi yang lebih sedikit untuk pasangannya.  4.      Kehidupan Seks Orang yang Telah Menikah BurukSebuah penelitian yang dilakukan oleh the Center for Sexual Health Promotion di Indiana University menunjukkan bahwa seorang wanita yang telah menikah justru melakukan hubungan seks lebih sering dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki pasangan tetapi belum menikah. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan oleh Penn State juga menunjukkan bahwa rasa cinta dan komitmen yang ada di dalam kehidupan pernikahan cenderung membuat hubungan seks terasa lebih memuaskan bagi seorang wanita.  5.      Jika Telah Tinggal Bersama Sebelum Menikah, Maka Resiko Perceraian Pun Lebih TinggiMenurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, para peneliti menemukan bahwa status pernikahan (sudah menikah atau belum) sepasang kekasih saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama tidak terlalu mempengaruhi kebahagiaan mereka dalam kehidupan pernikahan.Pada penelitian yang dilakukan pada lebih dari 7.000 orang pasangan, para peneliti dari the University of North Carolina di Greensboro justru menemukan bahwa berapa usia pasangan tersebut saat mulai tinggal bersamalah yang lebih menentukan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa bila pasangan baru berusia 18 tahun saat memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun mencapai angka 60%. Sementara itu, bila sepasang kekasih telah berusia 23 tahun saat mereka memutuskan untuk tinggal bersama atau menikah, maka resiko perceraian mereka pun hanya sekitar 30%.  6.      Jika Anda Sungguh-sungguh Mencintai Pasangan Anda, Maka Gairah Tidak Akan Pernah PudarGairah sangat dipengaruhi oleh ada tidaknya hal baru dan misteri. Hal inilah yang seringkali membuat gairah di antara sepasang suami istri mulai memudar saat pernikahan telah berusia 12-16 bulan. Walaupun gairah memang akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu, akan tetapi gairah ini biasanya akan digantikan oleh jenis rasa cinta lainnya yang membuat kehidupan pernikahan sepasang suami istri menjadi langgeng dan penuh kebahagiaan.  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .    Sumber: womenshealthmag
 22 Apr 2018    16:00 WIB
3 Hal Yang Jangan Pernah Anda Lakukan Pada Pasangan
Mempunyai pasangan adalah salah satu hal terbaik yang harus Anda syukuri. Oleh karena itu Anda harus berusaha untuk mempertahankan hubungan Anda. Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mempertahankan hubungan Anda. Namun juga banyak cara yang dapat membuat hubungan Anda berakhir   Berikut adalah 3 hal yang jangan pernah Anda lakukan terhadap pasangan Anda: 1.      Jangan terlalu ‘mengontrolnya" Sudah pasti Anda sebagai pasangan ingin tahu segalanya-atau setidaknya sebagian besar hal-tentang pasangan Anda hari, pekerjaan, jadwal? Hal ini membuat Anda terus mencari tahu ada dimana pasangan Anda. Bila Anda terlalu ketat makan ini akan membuat pasangan Anda merasa tidak nyaman 2.      Jangan mencintai dengan syarat Setiap orang pasti ingin menjadi lebih baik. Dan Anda menginginkan pasangan Anda menjadi lebih baik, berubah demi Anda. Saat dia mau berubah berikan dukungan, waktu dan bersabarlah. Jangan terus memaksakan keinginan Anda 3.      Jangan sering mengabaikan pasangan Anda Untuk mempertahankan hubungan agar langgeng. Salah satu adalah jangan mengabaikan pasangan Anda. Orang yang harus selalu memberi perhatian kalau bukan Anda siapa lagi. Bisa jadi pasangan Anda adalah tipe orang yang sulit mengungkapkan, dengan tidak mengabaikan maka akan membuatnya lebih bahagia.   Baca juga: Berdebat Dengan Pasangan Dapat Meningkatkan Resiko Serangan Jantung   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: care2
 19 Apr 2018    18:00 WIB
Terkadang Bertemu Dengan Mr. Wrong Adalah Cara Terbaik Untuk Mendapatkan Mr. Right
Semua wanita pasti ingin segera menemukan pria paling tepat dalam hidupnya alias Mr. right. Saat dimana dia datang membawa cinta dan memberikan Anda kebahagian dalam hidup Anda. Tapi kisah dalam hidup ini tidak seperti kisah dalam cerita dongeng, dimana pemeran utama dengan mudahnya bertemu dengan pria pujaan hati. Ada kalanya Anda para wanita seringkali merasa bertemu dengan pria yang salah atau si mr. wrong. Yang kemudian membuat Anda merasa putus asa mengapa belum juga menemukan mr. right. Jangan dahulu merasa putus asa, karena terkadang bertemu dengan Mr. wrong pada awalnya adalah cara terbaik untuk mendapatkan mr. right. Mengapa bisa begitu?   Berikut adalah alasannya: Lebih mengenal banyak karakter Saat Anda mengenal beberapa pria dalam hidup Anda, maka Anda akan mengenal banyak karakter. Bagaimana karakter masing-masing pria, bagaimana cara mereka memperlakukan Anda, bagaimana cara mereka menghadapi masalah, bagaimana cara ini dan itu. Dengan Anda mengenal banyak karakter maka Anda bisa banyak belajar dari mereka. Jangan anggap sebuah hubungan hanya harus berakhir dengan air mata. Anggap hubungan itu cara Anda mengenal orang baru, meski hubungan Anda dengannya tidak berhasil tapi Anda mungkin bisa banyak belajar dari sikapnya dalam menghadapi masalah. Hal ini akan menjadikan Anda pribadi yang kuat dan banyak belajar. Mendapatkan pelajaran yang berharga Seperti dikatakan diatas bahwa bertemu dengan beberapa pria yang salah sebelum bertemu mr. right Anda dapat memberikan Anda banyak pelajaran dalam hidup. Di saat Anda merasa dia adalah pria yang salah? Coba pikirkan kembali apakah benar dia pria yang salah dalam hidup Anda. Mungkin Anda yang belum berubah, dia akan menjadi mr. right bila Anda memang mrs. right juga untuknya. Lebih baik jadikan hal ini sebagai cara untuk introspeksi diri Anda sendiri mungkin ada kesalahan yang sering Anda lakukan sehingga dia tidak pernah menjadi mr. right Anda. Jadikan kegagalan hubungan ini sebagai pelajaran yang sangat berharga dan menjadi modal agar hubungan Anda yang selanjutnya jauh lebih baik dan lebih lancar. Lebih menghargai sebuah hubungan Kegagalan di masa lalu, akan membuat Anda merasa lebih bisa menghargai sebuah hubungan. Bila awalnya Anda tidak peduli dengan pasangan. Saat sudah mengalami kegagalan dan merasa sudah menemukan mr. right. Anda akan berusaha untuk mempertahankan hubungan sekarang ini agar berjalan dengan lancar. Sehingga Anda bisa lebih menghargai sebuah hubungan dan tidak ingin kehilangan lagi.   Apabila Anda sekarang ini memang belum menemukan mr. right jangan merasa putus asa, karena jadikan pertemuan Anda dengan mr. wrong sebagai "modal" untuk bertemu dengan mr. right. Terus perbaiki diri dan persiapkan diri untuk kedatangan mr. right....   Baca juga: Menikah Membuat Anda Gemuk?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: yourtango
 04 Mar 2018    16:00 WIB
Ketika Hati Anda Tersakiti, 7 Cara Ini Dapat Membantu Menyembuhkannya
Dalam hidup ini, bisa saja Anda mengalami rasa bahagia dan sedih. Dimana ada orang-orang yang membahagiakan Anda ada juga yang mungkin menyakiti Anda. Sehingga Anda merasa sakit hati, seperti kondisi baru putus dengan pacar, bertengkar dengan sahabat dekat, perbedaan pendapat dengan orang tua dan lain-lain. Tidak peduli apapun alasan yang membuat hati Anda sakit, jangan biarkan rasa ini terus bersemayam di hati. Dibandingkan Anda terus menerus memikirkan hal-hal yang menyakiti hati Anda. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menyembuhkan rasa sakit itu.   Berikut adalah 7 cara yang dapat menyembuhkan rasa sakit hati: 1.      Makan es krim atau cokelat Makan yang manis manis adalah cara termudah untuk memperbaiki suasana hati Anda. Jika Anda ingin mendapatkan udara segar, pergilah untuk mengambil es krim atau coklat. Kedua makanan ini akan membantu membuat perasaan Anda menjadi lebih tenang. 2.      Menari Bila perasaan Anda memang sedang tidak enak, jangan ragu untuk menyetel musik. Pilih lagu-lagu yang bernada ceria dan ngebeat. Iramanya yang cepat bisa membantu menenangkan pikiran terutama bila Anda sambil menari. Gouyangkan badan Anda, jangan takut untuk mencoba. Sekalipun Anda tidak bisa menari, gerakan yang Anda lakukan ini akan membuat pikiran Anda menjadi lebih tenang dan sakit hati Anda akan terobati. 3.      Mandi air hangat Jika Anda telah merajuk di kamar Anda terlalu lama karena hati yang tersakiti, mandi air hangat mungkin yang Anda butuhkan. Mandi air hangat akan membantu  menyegarkan pikiran dan meremajakan Anda secara mental dan fisik. Mandi air hangat akan membantu menenangkan pikiran Anda dan membantu membuat Anda berpikir lebih jernih. 4.      Berbicara dengan teman terbaik Anda Apakah Anda bertengkar dengan pacar Anda? Saudara Anda menyakiti Anda? Tidak peduli apa penyebab Anda merasa sakit. Ceritakanlah masalah ini dengan teman terbaik Anda yang dapat membantu meringankan rasa sakit yang Anda rasakan. Segera temui teman Anda dan ungkapkan semua perasaan Anda! 5.      Ungkapkan perasaan Anda dengan menulis Saat Anda merasa sedang sakit hati maka Anda bisa menulis. Menulis dikenal sebagai salah satu cara terbaik untuk melampiaskan perasaan Anda, terutama bila Anda terluka. Apakah Anda ingin melepaskan kemarahan Anda atau membiarkan rasa frustrasi Anda hilang. Anda juga bisa membuat blog. Siapa tahu, ada komentar yang menanggapi apa yang Anda rasakan dan membuat Anda merasa lebih tenang.  6.      Ganti gaya rambut Mendapatkan model rambut baru adalah cara untuk terlihat berbeda dan mendapatkan perspektif yang segar dalam hidup. Jika Anda sedang merasa sakit hati dan tidak tenang, maka pergilah ke salon dan mendapatkan gaya rambut yang baru. Rambut baru akan membuat Anda terlihat muda, segar dan tentunya lebih menarik dari penampilan sebelumnya. 7.      Belanja Siapa yang tidak senang dengan aktivitas yang satu ini, dimana Anda bisa membeli barang-barang yang Anda sukai. Cara yang satu ini mungkin akan menguras kantong, tapi bila bisa membahagiakan hati Anda untuk sementara waktu mengapa tidak?   Sakit hati memang bisa dialami siapa saja dan kapan saja. Anda bisa mengikuti cara diatas untuk membantu menenangkan hati dan pikiran Anda. Selamat mencoba!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang       Sumber: lovepanky
 25 Feb 2018    16:00 WIB
Tips Untuk Memilih Pasangan
Apa Anda sedang mencari pasangan? Beberapa orang sudah berusaha mencari di seluruh pelosok bumi untuk menemukan belahan hidup mereka namun tidak mampu menemukannya. Berikut adalah tips yang bisa Anda ikuti untuk menermukan pasangan: Kenali diri Anda  Sendiri Langkah ini sangat penting jika Anda benar-benar ingin memilih pasangan hidup yang tepat. Anda harus mengenali diri Anda sendiri. Salah satu alasan kegagalan seseorang menemukan pasangan hidup adalah tidak pernah bertanya kepada dirinya sendiri. Jadi, sebelum Anda mencintai seseorang, sebelum membuat pilihan terhadap pria atau wanita untuk Anda nikahi. Mulailah dengan bertanya pada diri Anda sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan nyata, seperti: siapa kamu? Apa yang Anda inginkan? Apa yang Anda harapkan dari pasangan Anda? Apa yang paling Anda suka? Semua pertanyaan ini mungkin terlihat sederhana namun hal ini sangat penting. Setelah Anda mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sekarang Anda dapat mendefinisikan diri Anda sendiri seperti apa dan mengetahui apa yang benar-benar Anda inginkan.  Berpikir positif dan tetap tersenyum Setelah Anda mengetahui diri Anda seperti apa, sekarang Anda mulai dapat merubah cara berpikir Anda. Cara berikut untuk mendapatkan pasangan adalah dengan berpikir positif. Menjadi seseorang yang berpikir positif akan membuat orang lain akan tertarik kepada Anda dan akan merasa senang  saat berada didekat Anda karena energi positif yang Anda hasilkan. Jangan kuatir, ini yang disebut hukum metafisika. Tetap tersenyum dan terus berpikir bahwa Anda berharga dan menarik.    Apa yang Anda inginkan Tidak ada formula khusus dalam hubungan percintaan. Apabila Anda sudah tahu tipe seperti apa yang Anda inginkan, maka Anda bisa mulai mencari pasangan Anda. Namun bila belum jelas mengetahui tipe pasangan seperti apa yang Anda inginkan, jangan khawatir. Anda mulai mencari secara perlahan dan bersabar. Mungkin orang yang Anda temukan tidak seperti yang Anda harapkan, namun bila Anda perasaan cinta, Anda bisa memulai sebuah komunikasi.    Kesenangan/ hobi yang sama Hal ini menjadi penting, agar setiap pasangan memiliki kesenangan/ hobi yang sama. Anda dapat melakukan hal-hal bersama dengan pasangan Anda seperti main game atau bersepeda bersama. Hal ini mempunyai peranan penting dalam hubungan Anda nantinya.   Apakah Anda dan pasangan dapat saling berkomunikasi? Ini adalah salah satu kunci utama dalam sebuah hubungan. Apabila dua individu tidak dapat berkomunikasi dengan baik, hubungan tersebut tidak akan bertahan lama, mungkin untuk hubungan yang sementara bisa saja terjadi namun tidak untuk hubungan yang bertahan lama. Anda dan pasangan diharapkan untuk bisa saling berbagai perasaan seperti kebahagiaan, rasa suka, rasa tidak suka, sedang marah dan sebagainya satu sama lain. Dan sekali lagi kami ulangi komunikasi adalah landasan utama untuk pernikahan yang bahagia dan bertahan lama.    Berikut adalah sedikit tips yang dapat Anda ikuti. Namun sekali lagi semua tergantung pada Anda. Siapapun Anda, berpikirlah positif. Temukan yang Anda inginkan dan pilihlah seseorang yang dapat berkomunikasi dengan Anda dan mempunyai kesenangan/ hobi yang sama.   Sumber: toptipnews
 23 Jan 2018    12:30 WIB
11 Alasan Mengapa Sebaiknya Anda Tidak Bercerai Demi Anak
Memang tidak mudah menemukan jawaban dari apakah Anda harus bercerai atau tidak, apakah yang terbaik bagi anak-anak Anda. Sebagai orang tua, Anda memang diwajibkan untuk mendahulukan kepentingan anak Anda karena setiap anak lebih membutuhkan sebuah keluarga yang utuh daripada keluarga yang tercerai-berai karena perceraian. Anak-anak membutuhkan kehadiran kedua orang tuanya. Perceraian tidak hanya menimbulkan masalah dan kesulitan pada sepasang suami dan istri, tetapi juga pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk melakukan perceraian kecuali bila Anda dan pasangan sudah melakukan segala cara tetapi tetap saja tidak dapat menyelamatkan pernikahan Anda dan pasangan.   Baca juga: Ini Dia Keuntungan Tetap Menikah Daripada Bercerai   Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja manfaat yang diperoleh oleh anak-anak yang dibesarkan di dalam keluarga yang utuh, yang dapat memotivasi Anda untuk mengurungkan niat bercerai: Anak lebih jarang bercerai saat dewasa Memiliki lebih sedikit gangguan emosional Lebih jarang menyalahgunakan alkohol dan obat-obatan terlarang Peluang anak memperoleh pendidikan hingga lulus kuliah lebih tinggi Lebih jarang terlibat perilaku nakal atau jahat saat remaja Membuat anak lebih bisa membuat pilihan yang cerdas saat menjalin hubungan asmara Lebih jarang menjadi korban kekerasan rumah tangga Memiliki hubungan yang lebih baik dengan kedua orang tuanya Lebih jarang aktif secara seksual saat masih remaja Lebih jarang mengalami kehamilan di masa remaja Memiliki kehidupan finansial yang lebih aman semasa kanak-kanak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: about
 10 Jan 2018    08:00 WIB
3 Alasan Mengapa Pria Meninggalkan Wanita yang Dicintainya
Bingung mengapa sikap pasangan Anda tiba-tiba berubah padahal tampaknya tidak ada masalah serius dalam hubungan asmara Anda dengannya? Mengapa si dia menjauhi Anda atau bahkan memutuskan Anda tanpa alasan yang jelas? Bila ya, maka di bawah ini Anda dapat melihat beberapa alasan yang menyebabkan seorang pria meninggalkan wanita yang sebenarnya masih dicintainya.   Ia Merasa Tertekan dan Selalu Kurang di Hadapan Anda Apakah Anda selalu menginginkan lebih banyak perhatian, cinta, atau seks daripada yang sanggup ia berikan? Apakah Anda selalu mencoba untuk "memperbaiki" sesuatu dalam hubungan asmara Anda dengannya? Jika ya, maka pasti ada suatu ketidakseimbangan dalam hubungan asmara Anda, yang membuatnya merasa tertekan dan selalu kurang di hadapan Anda. Keadaan ini akan membuat seorang pria merasa bahwa apapun yang ia lakukan tidak akan pernah cukup bagi Anda, yang akan membuatnya menutup hatinya bagi Anda.   Baca juga: 10 Tanda Pasangan Sudah Tidak Lagi Mencintai Anda   Anda dan Pasangan Selalu Berkompetisi Jika cowok Anda harus selalu berkompetisi dengan Anda untuk mengendalikan hubungan asmaranya dengan Anda, maka ia tidak hanya merasa kurang di hadapan Anda, tetapi juga tidak jantan. Akan tetapi, bukan berarti seorang pria harus selalu memegang kendali dalam hubungan asmaranya. Yang benar adalah kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, memiliki kendali dalam hubungan asmaranya. Jika tidak, maka hal ini akan membuat pasangan saling berkompetisi, untuk memenangkan "pertempuran" kendali, yang akhirnya justru akan membuat mereka kehilangan hubungan asmara itu sendiri. Dalam "pertempuran" kendali ini, apakah Anda pernah meremehkan pasangan Anda karena penghasilannya lebih rendah daripada Anda atau apakah Anda selalu memutuskan apa yang akan dimakan, kegiatan apa saja yang akan dilakukan, dan filim apa yang harus ditonton? Bila ya, maka hal ini akan membuat pasangan Anda merasa bahwa ia harus bersaing melawan Anda, yang akan membuatnya tidak dapat membuka hatinya bagi Anda karena takut kalah dan tersakiti.   Ia Tidak Merasa Dihargai Seorang pria tidak dapat hidup bersama dengan seorang wanita yang tidak menghargainya. Seorang pria biasanya akan memiliki seorang wanita yang ia yakin akan selalu mendukungnya dan menerimanya, bahkan di titik terendah hidupnya. Dengan memiliki wanita demikian di sisinya, ia pun dapat mengambil resiko yang lebih besar dalam hidupnya dan mungkin mencapai kesuksesan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 29 Nov 2016    18:00 WIB
6 Hal yang Membuat Anda Dijauhi Oleh Anak
  Saat orang tua ditanya mengenai hal apa yang paling dikhawatirkan mereka mengenai hubungannya dengan anak-anak mereka, maka sebagian besar dari para orang tua tersebut pasti akan menjawab kurangnya waktu bersama, komunikasi kurang, tidak merasa dibutuhkan atau diinginkan kecuali saat anaknya memerlukan sesuatu, dan tidak mengerti mengapa anak-anaknya tidak bisa dekat dengannya. Adanya jarak di antara orang tua dengan anak-anaknya sebenarnya dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti pola asuh orang tua dan perceraian. Perceraian yang terjadi pada saat anak masih kecil atau setelah anak cukup besar akan berdampak sangat besar pada hubungan antara anak dengan orang tua, apalagi bila salah satu orang tua membuat anaknya membenci pihak lain. Selain keadaan lingkungan, berbagai hal yang Anda lakukan sebagai orang tua juga dapat membuat anak-anak Anda menjauh dari Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa "gejala" yang menunjukkan bahwa hubungan di antara Anda dan anak Anda tidak dekat: Anak Anda jarang sekali menelepon Anda terlebih dahulu dan bila Anda menelepon mereka, mereka mungkin akan lama membalas telepon Anda Anda sulit membuat janji temu dengan anak Anda, tetapi tidak demikian halnya dengan teman-temannya Anak Anda tidak banyak bercerita mengenai kehidupannya Anak Anda tidak mendengarkan tanggapan Anda mengenai kehidupannya Mereka tidak selalu ada untuk Anda dan bahkan merasa malu atau terganggu dengan berbagai permasalahan yang Anda hadapi dan justru menjauhi Anda Anak Anda memberikan julukan pada Anda yang sebenarnya merupakan suatu sindiran dan bukan pujian Jika Anda mengalami salah satu keadaan di atas, maka segeralah bertindak. Perbaiki hubungan Anda dengan anak Anda dengan mencari tahu apakah Anda melakukan kesalahan yang membuat mereka menjauhi Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang Anda lakukan yang dapat membuat anak-anak Anda menjauhi Anda.   Terlalu Sering Menelepon Apakah Anda sering menelepon atau mengirimkan pesan singkat pada anak Anda hingga Anda dapat dikategorikan sebagai seorang penguntit? Jika Anda ingin berkomunikasi dengan lebih efektif dengan anak Anda, ada baiknya bila Anda bertanya pada anak Anda kapan waktu yang paling tepat bagi mereka untuk menerima telepon atau pesan singkat Anda, kemudian hargailah permintaan mereka.   Terlalu Perhitungan Soal Waktu Apakah Anda selalu mencatat seberapa sering anak Anda berpergian bersama Anda dibandingkan dengan orang lain? Bila ya, segera hentikan kebiasaan buruk tersebut! Beberapa orang anak memang lebih suka berpergian dengan teman atau pasangan atau istri/suami serta anaknya dibandingkan dengan Anda. Dan hal ini bukan berarti anak Anda tidak menyukai Anda. Jadi, bila Anda ingin menghabiskan waktu bersama anak Anda, rencanakanlah suatu reuni kecil sehingga mereka pun termotivasi untuk datang.   Baca juga: Tips Agar Anak  Mau Makanan Sehat   Terlalu Ikut Campur Apakah Anda terlalu ingin tahu mengenai urusan atau kehidupan anak-anak Anda? Anak-anak Anda mungkin enggan memberitahu Anda karena Anda terlalu banyak bertanya atau memberikan nasehat yang tidak diminta. Jadi, bila anak Anda memberitahu Anda bahwa ia baru saja mencoba melamar ke suatu perusahaan baru, jangan langsung menginterogasinya mengenai apa kelebihannya, berapa jam kerjanya, dan tanggung jawab apa saja yang harus ia jalankan. Anggaplah anak Anda akan memberitahu Anda bila ia diterima dan bila ia tidak memberikan kabar lain setelah sejangka waktu, bertanyalah secara singkat padanya mengenai bagaimana kabar lamarannya tersebut.   Sering Mengkritik, Bukannya Mendukung Apakah nasehat Anda benar-benar bertujuan untuk mendukung anak Anda dan bukannya mengkritiknya secara tersembunyi? Semua anak membutuhkan dukungan orang tuanya, tidak peduli berapa usia mereka. Jadi, bila Anda ingin memuji anak Anda, pujilah dan hargai usaha anak Anda dengan tulus. Tunjukkan dan katakana betapa Anda bangga terhadap pencapaian mereka dalam kehidupan, baik dalam mengurus anak atau bekerja. Simpan komentar negatif Anda.   Terlalu Bergantung Pada Anak Banyak orang tua berharap agar anaknya membalas mereka dengan cara yang sama, misalkan karena Anda telah mencurahkan seluruh waktu dan perhatian Anda pada anak Anda, maka Anda pun mengharapkan hal yang sama dari anak Anda. Akan tetapi, perlu Anda ingat bahwa mereka adalah anak Anda bukan pasangan Anda. Jadi, "sembuhkanlah" diri Anda dari obsesi Anda sebagai orang tua dan mulailah mencari kesibukan lainnya selain menjadi orang tua.   Selalu Berkata "Ya" Jangan selalu menuruti apa yang anak Anda inginkan atau minta. Anda boleh-boleh saja menolak permintaan yang Anda tidak ingin lakukan atau tidak bisa Anda lakukan tanpa perlu merasa bersalah. Akan tetapi, Anda harus dapat membedakan kapan anak Anda menelepon karena mereka memang benar-benar sedang membutuhkan pertolongan Anda atau karena mereka hanya menginginkan sesuatu dari Anda. Jika anak Anda hanya menghubungi Anda saat ia membutuhkan bantuan, maka gunakan permintaannya tersebut sebagai ajang "pertukaran", dengan mengatakan "Aku senang melakukannya (atau maaf Aku tidak bisa melakukannya sekarang). Tetapi, Aku juga ingin menghabiskan waktu bersamamu dan keluargamu karena kadangkala Aku merasa bahwa Aku hanya bertemu denganmu saat Kamu membutuhkan bantuanku." Selain itu, lebih baik berkata tidak daripada berkata ya tetapi merasa sebal setelahnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nextavenue