Your browser does not support JavaScript!
 14 Mar 2019    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Menurunnya Tekanan Darah Saat Berdiri (Hipotensi postural)
Hipotensi postural merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah menurun saat anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri. Keadaan ini diduga diakibatkan oleh kegagalan fungsi sistem saraf autonom. Sistem saraf autonom merupakan bagian dari sistem saraf yang mengendalikan fungsi vital tanpa disadari, seperti denyut jantung yang dapat berubah sesuai dengan perubahan keadaan tertentu. Pada keadaan normal, saat anda berdiri, sejumlah darah akan mengumpul pada kaki anda. Jika keadaan ini tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan tekanan darah anda menurun. Untuk mengatasinya, tubuh anda akan mengkompensasinya dengan mengirimkan sebuah impuls ke jantung anda untuk berdenyut lebih cepat dan pembuluh darah anda pun akan menyempit sehingga tekanan darah anda tidak menurun. Jika proses ini tidak terjadi atau berlangsung lambat, maka dapat terjadi hipotensi postural. Siapa yang Dapat Mengalami Hipotensi Postural?Hipotensi postural dapat terjadi pada siapapun yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti dehidrasi, kurangnya konsumsi makanan, terkena paparan panas dalam waktu lama, atau terlalu lelah. Terjadinya hipotensi postural juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:•    Perubahan genetika•    Penuaan•    Obat-obatan•    Makanan•    Keadaan psikologis•    Infeksi•    Reaksi alergi Hipotensi postural paling sering terjadi pada orang yang mengkonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipotensi postural juga dapat terjadi saat anda hamil, mengalami emosi kuat, akibat penyempitan pembuluh darah arteri (aterosklerosis), atau diabetes. Hipotensi postural seringkali mengenai orang lanjut usia, terutama mereka yang menderita tekanan darah tinggi atau disfungsi sistem saraf autonomy. Sekitar 10-20% orang yang berusia lebih dari 65 tahun mengalami hipotensi postural.PenyebabHipotensi yang terjadi setelah makan seringkali menyebabkan seseorang merasa pusing dan pingsan setelah makan. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengumpulan darah di dalam pembuluh darah lambung dan usus. Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural, yaitu obat anti hipertensi (diuretika, beta blocker, penghambat kanal kalsium, dan ACE inhibitor) dan obat yang memiliki hipotensi sebagai efek sampingnya seperti obat golongan nitrat, obat Parkinson, obat anti psikosis, obat neuroleptik, obat anti cemas, obat sedative, dan obat anti depresan trisiklik. Berbagai penyebab alami terjadinya hipotensi postural adalah:•    Dehidrasi dan hilangnya elektrolit, yang dapat disebabkan oleh diare, muntah, kehilangan banyak darah selama menstruasi, dan sebagainya•    Penuaan yang menyebabkan penurunan kemampuan mengendalikan tekanan darah yang dapat diperburuk oleh gangguan kesehatan tertentu atau obat-obatan•    Penyakit tertentu yang menyebabkan hipotensi posturalHipotensi postural juga dapat terjadi akibat adanya penyakit lain seperti pada:•    Gangguan sistem saraf pusat, seperti pada sindrom Shy-Drager atau atrofi sistem multipel•    Gangguan saraf, seperti pada neuropati perifer atau neuropati autonomy•    Gangguan jantung dan pembuluh darah•    Alkoholisme•    Gangguan akibat kekurangan nutrisi tertentu Beberapa keadaan lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural walaupun jarang adalah:•    Amiloidosis, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh penimbunan amiloid di dalam tubuh•    Kekurangan vitamin tertentu•    Cedera medulla spinalis•    Neuropati atau gangguan saraf yang diakibatkan oleh kanker, terutama kanker paru atau kanker pankreas Baca juga: Sari Buah Bit Turunkan Tekanan Darah, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd