Your browser does not support JavaScript!
 09 Oct 2020    13:00 WIB
Kadar Gula Darah Rendah? Hindari Makanan Berikut Ini!
Kadar gula darah rendah atau hipoglikemia dapat merupakan gejala diabetes, akan tetapi juga dapat disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan lainnya, obat-obatan, dan makanan. Untuk menjaga kestabilan kadar gula darah Anda di sepanjang hari, maka Anda pun perlu memperhatikan makanan apa yang Anda konsumsi. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang perlu Anda waspadai karena dapat merupakan penyebab dari rendahnya kadar gula darah Anda.  1.      Gandum Berbagai jenis makanan yang dibuat dari karbohidrat sederhana (tepung terigu) seperti roti, pasta, nasi putih, dan sayuran yang mengandung karbohidrat seperti kentang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dalam waktu singkat. Hal ini dapat memicu pankreas untuk menghasilkan lebih banyak insulin untuk menurunkan kadar gula yang berlebihan dari dalam darah.  2.      Gula Gula juga merupakan jenis karbohidrat sederhana lainnya. Yang dimaksud dengan gula di sini adalah gula putih, gula coklat, madu, sirup, dan berbagai jenis gula alami yang terdapat di dalam buah, jus buah, atau susu.  3.      Lemak Para ahli gizi menganjurkan para penderita hipoglikemia untuk mengkonsumsi makanan rendah lemak dan menyarankan pada para penderita untuk menghindari konsumsi berbagai jenis daging tinggi lemak, dan susu atau produk olahan susu yang mengandung lemak seperti keju. Selain itu, batasi juga konsumsi telur dan minyak.  4.      Kafein Kafein dapat ditemukan di dalam berbagai jenis minuman seperti kopi, teh, dan beberapa jenis minuman bersoda. Kafein dapat menstimulasi produksi adrenalin dan memicu terjadinya hipoglikemia.  5.      Minuman Beralkohol Alkohol dapat mengganggu proses pelepasan gula dari dalam hati ke dalam aliran darah, yang dapat memicu terjadinya hipoglikemia, terutama bila Anda mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Sumber: ehow
 19 Jun 2020    16:00 WIB
Terapi dan Pencegahan Hipoglikemia Pada Diabetes
Hipoglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula di dalam rendah. Hipoglikemia biasanya baru menunjukkan gejala bila kadar gula di bawah 70 mg/dL. Hipoglikemia dapat disebabkan oleh berbagai hal, terutama oleh obat anti diabetes dan pola makan penderita diabetes. Untuk menentukan diagnosa diabetes dan hipoglikemia, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan bila memungkinkan kadar gula darah puasa. Selain itu, periksalah juga kadar gula darah anda secara teratur bila anda menderita diabetes dan mengalami gejala mirip hipoglikemia. Hindari mengkonsumsi karbohidarat sederhana, terutama bila kadar gula darah anda sering turun setiap kali anda mengkonsumi makanan kaya karbohidrat sederahan. Cobalah untuk makan lebih sering dengan porsi kecil. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah anda tetap stabil sepanjang hari. Bila anda sering mengalami serangan hipoglikemia di pagi hari saat bangun tidur, makanlah cemilan sebelum anda tidur. Selain itu, konsultasikan kembali mengenai dosis obat anti diabetes atau insulin yang anda gunakan dengan dokter anda bila anda terus mengalami serangan hipoglikemia.   Apa yang Dapat Saya Lakukan Saat Mengalami Serangan Hipoglikemia ? Beberapa hal yang dapat anda lakukan saat mengalami serangan hipoglikemia adalah: Memakan permen Minum minuman manis atau jus buah atau susu Memakan satu sendok makan madu (letakkan di bawah lidah anda agar lebih cepat terserap) Memakan satu sendok makan gula Periksalah kembali kadar gula darah anda 15 menit setelah mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Bila gejala tidak membaik dan kadar gula darah anda masih di bawah 70 mg/dL, konsumsilah kembali makanan atau minuman manis tersebut sampai kadar gula darah anda normal kembali. Catatlah kapan dan aktivitas apa yang anda lakukan yang kemudian membuat anda mengalami serangan hipoglikemia. Hal ini dapat membantu dokter dalam menentukan dosis obat anti diabetes anda. Segera hubungi dokter anda bila gejala tidak membaik atau bila serangan hipoglikemia terus berulang dalam 1 minggu. Bila anda mengalami gejala hipoglikemia saat sedang menyetir, segera hentikan kendaraan anda dan konsumsilah makanan yang mengandung gula atau manis. Tunggulah selama 15 menit dan ulangi lagi bila gejala tidak membaik. Sebelum kembali menyetir, makanlah makanan yang mengandung protein dan karbohidrat seperti biskuit kacang atau keju. Selalu siapkan permen, biskuit, atau sumber gula dan protein lainnya di dalam mobil anda.   Pencegahan Hipoglikemia Pada Penderita Diabetes Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pada penderita diabetes adalah: Makan secara teratur pada waktu yang telah ditentukan Makan minimal 3 kali sehari dengan cemilan di antara waktu makan Buatlah jadwal makan di mana rentang waktu di antara waktu makan tidak lebih dari 4 atau 5 jam Berolahragalah selama 30 menit sampai 1 jam setelah makan Periksalah dosis obat yang akan anda konsumsi Selalu sediakan permen atau biskuit atau sumber karbohidrat lainnya Periksalah kadar gula darah anda secara teratur   Jika anda sering mengalami gejala hipoglikemia atau mengalaminya beberapa kali dalam 1 minggu dengan aktivitas biasa, segera hubungi dokter anda .  
 23 Apr 2020    13:00 WIB
Efek Samping Suntik Insulin Bagi Penderita Diabetes
Saat ini penyakit diabetes masih sangat sulit disembuhkan. Penyakit diabetes melibatkan peningkatan kadar gula darah dan penurunan produksi dari insulin. Banyak pasien diabetes baik diabetes tipe 1 maupun 2 melakukan suntikan insulin untuk mengontrol kadar gula darah didalam tubuh tetap stabil. Pasien diabetes memerlukan suntikan insulin karena produksi insulin yang terus menerus menurun. Oleh karena itu pasien diabetes memerlukan suntikan insulin untuk menstabilkan kadar gula darah dan tetap sehat. Tetapi terkadang suntikan insulin bisa juga memberikan efek, walaupun jarang terjadi. Berikut adalah beberapa efek dari pasien diabetes. Efek samping suntikan insulin: Penurunan kadar gula darah. Saat Anda mulai menyuntik insulin, maka kadar gula darah Anda akan langsung turun. Penurunan kadar gula darah dapat menimbulkan gejala berkeringat, mual atau nafas yang cepat. Jika kadar gula darah menurun dengan drastis maka bisa menyebabkan pasien pingsan Iritasi kulit atau inflamasi yang disebabkan oleh jarum suntik. Pada pasien yang harus meyuntikkan insulin sebagai pengobatan rutin maka tindakan ini bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Ketika kadar gula darah menurun, maka metabolisme juga ikut menurun. Hal ini juga bisa menyebabkan perubahan metabolik pada otak yang bisa menimbulkan gejala kejang. Kondisi ini memang jarang terjadi tetapi memerlukan penanganan dokter segera. Pusing yang disebabkan oleh penurunan kadar gula darah. Otak akan bekerja lebih lambat dan hal ini bisa menimbulkan racun ke tubuh Anda. Hipoglikemia (penurunan kadar gula darah) merupakan efek samping utama saat melakukan suntikan insulin. Terlalu banyak kadar insulin di dalam tubuh juga bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. Hal ini bisa menyebabkan kepala pusing, rasa melayang, kelemahan dan denyut jantung meningkat. Pada kasus yang ekstrim, suntikan insulin justru bisa menyebabkan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah). Kondisi tersebut bisa menimbulkan gejala rasa haus berlebihan, sering berkemih dan lemas Untuk beberapa pasien diabetes, suntikan insulin bisa menyebabkan alergi pada kulit dan menimbulkan gejala pembengkakan dan rasa gatal. Efek samping yang sangat jarang terjadi dari penyuntikan insulin adalah muntah, kemerahan di kulit pada daerah sekitar tempat penyuntikan, denyut jantung yang tidak stabil, penurunan konsentrasi. Kontrollah kadar gula darah Anda sealami mungkin dengan membatasi konsumsi makanan yang manis. Pemanis buatan sendiri sebenarnya bisa menimbulkan bahaya. Pastikan Anda menyuntikkan insulin 30 menit sebelum Anda makan. Anda bisa menyuntikkan insulin pada lengan, paha atau perut. Konsultasikan dengan dokter Anda bagaimana cara penyuntikan insulin dengan baik dan benar, juga bagaimana penanganan jika timbul efek samping dari pemberian insulin.  Baca juga: Tips Berolahraga Untuk Membantu Mengatasi Nyeri Saraf Akibat Diabetes Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 08 Aug 2019    08:00 WIB
Apa Hubungan Antara Hipoglikemia dan Diabetes ?
Hipoglikemia adalah rendahnya kadar gula di dalam darah. Hal ini lebih sering terjadi pada penderita diabetes. Beberapa hal yang dapat menyebabkan hipoglikemia pada penderita diabetes adalah obat anti diabetes dan pola makan penderita. Gejala Hipoglikemia Hipoglikemia dapat menimbulkan berbagai masalah yang serius, terutama pada otak. Gejala hipoglikemia biasanya mulai timbul bila kadar gula darah di bawah 70 mg/dL. Setiap penderita diabetes memiliki gejala hipoglikemia yang berbeda-beda. Gejala awal hipoglikemia yang sering ditemukan adalah: Bingung Pusing Gemetar Rasa lapar Nyeri kepala Mudah tersinggung Denyut jantung meningkat Rasa berdebar-debar Kulit pucat Berkeringat dingin Badan terasa lemah Cemas Bila hipoglikemia ini tidak segera ditangani, maka gejala akan memburuk dan menyebabkan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Penurunan kesadaran sampai pingsan dan koma Nyeri kepala bertambah hebat Mudah marah Gangguan konsentrasi Gangguan koordinasi Mati rasa di daerah mulut dan lidah Mimpi buruk   Obat Anti Diabetes dan Hipoglikemia Beberapa jenis obat oral diabetes dapat menyebabkan kadar gula darah rendah. Obat-obat tersebut adalah obat golongan sulfonil urea dan meglitinides. Obat golongan alfa glukosidase inhibitor, biguanid, dan tiazolidindion biasanya tidak menyebabkan hipoglikemia, akan tetapi bila digunakan bersama dengan obat anti diabetes lainnya maka dapat menyebabkan hipoglikemia. Obat diabetes lainnya yang dapat menyebabkan kadar gula darah rendah adalah glimepiride, nateglinide, prandin, dan sitagliptin. Selain obat diabetes, terdapat beberapa obat lain yang juga dapat menyebabkan kadar gula darah rendah bila digunakan bersamaan dengan obat anti diabetes adalah alkohol, aspirin, warfarin, allopurinol, dan probenesid. Perhatikan dosis insulin yang anda gunakan, karena penggunaan insulin dengan dosis yang berlebihan atau tidak sesuai dengan jumlah karbohidrat yang anda makan, dapat membuat anda mengalami hipoglikemia.   Diet dan Hipoglikemia Hipoglikemia dapat terjadi pada seorang penderita diabetes yang mengkonsumsi banyak karbohidrat sederhana. Hal ini disebut dengan hipoglikemia reaktif. Selain itu, hipoglikemia juga dapat terjadi apabila penderita diabetes: Lupa makan setelah minum obat anti diabetes Makan hanya sedikit Terlambat makan Tidak mau makan saat sakit Minum alkohol dan kemudian tidak makan Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan konsumsi makanan dan obat anti diabetes pada penderita diabetes. Olahraga yang terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia.
 12 Sep 2016    18:00 WIB
Bahaya Dari Kadar Gula Darah Yang Rendah
Kadar gula darah yang rendah atau dikenal sebagai hipoglikemia dapat menjadi kondisi yang berbahaya. Kadar gula darah yang rendah dapat terjadi pada seseorang dengan diabetes dan mengkonsumsi obat yang dapat meningkatkan kadar insulin didalam tubuh. Terlalu banyak mengkonsumsi obat tersebut, melewatkan waktu makan, makan lebih sedikit daripada biasa atau berolahraga lebih keras dibandingkan biasanya dapat menyebabkan penurunan dari kadar gula darah.  Gula darah dikenal dengan nama glukosa. Tanpa glukosa yang cukup, tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan normal. Kadar gula darah Anda dianggap rendah jika lebih rendah dari 70mg/dl. Sangat penting untuk melakukan tindakan untuk mengatasi kadar gula darah yang rendah. Gejala dari kadar gula darah rendah Gejala dari hipoglikemia dapat terjadi tiba-tiba, misalnya: Pandangan kabur Denyut jantung cepat Perubahan mood yang tiba-tiba Gugup Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan Kulit pucat Nyeri kepala Kelaparan Gemetar Berkeringat Kesulitan untuk tidur Kesemutan Sulit untuk berpikir jernih atau untuk berkonsentrasi Kehilangan kesadaran Jika Anda tidak memiliki kewaspadaan terhadap hipoglikemia, kondisi diatas dapat menjadi pengingat Anda jika kadar gula darah Anda turun. Jika kadar gula darah Anda turun dengan cepat, mungkin Anda tidak akan mengelami gejala diatas, Anda bisa akan langsung pingsan, mengalami kejang dan bahkan jatuh koma. Jika kadar gula darah Anda sangat rendah, maka ini adalah kondisi yang sangat serius. Jika Anda mengetahui seseorang dalam keadaan diabetes dan dia mengalami gejala diatas, Anda bisa menolong dia dengan memberikan 15 gram karbohidrat, misalnya seperti: Setengah cangkir jus atau soda Satu sendok teh madu 4-5 keping crackers  3-4 buah permen atau tablet glukosa Satu sendok teh gula  Baca juga: Kadar Gula Darah Rendah? Hindari Makanan Berikut Ini! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthline