Your browser does not support JavaScript!
 10 Jul 2019    11:00 WIB
Usia Muda Bukan Berarti Terbebas dari Stroke
Walaupun stroke lebih sering mengenai orang lanjut usia, akan tetapi bukan berarti stroke tidak dapat mengenai orang yang berusia lebih muda (18-50 tahun). Sekitar sepertiga orang yang mengalami stroke sebelum berusia 50 tahun masih harus terus berjuang untuk mengatasi ketidakmampuan dan gangguan fungsi bahkan hingga 9 tahun kemudian. Sebuah penelitian di Belanda yang mengamati bagaimana kehidupan orang-orang yang mengalami stroke di usia muda menemukan bahwa banyak penderita stroke yang tidak lagi dapat hidup mandiri atau membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk dalam mengatur keuangannya atau kebersihan dirinya. Penelitian ini menemukan bahwa 1 dari 8 orang penderita tidak lagi dapat hidup mandiri. Para ahli seringkali memprediksi bahwa penderita stroke di usia muda dapat memperoleh kesembuhan sempurna karena usianya yang masih muda, akan tetapi data yang diperoleh dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesembuhan sempurna sangat sulit atau bahkan mustahil tercapai. Berbagai Hal yang Mempengaruhi Kesembuhan Paska Serangan Stroke Beratnya Serangan dan Usia PenderitaOrang yang mengalami serangan stroke yang lebih berat memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk memperoleh kembali berbagai fungsi anggota geraknya, seperti halnya orang yang mengalami stroke di usia tuanya. Jenis Serangan StrokeJenis serangan stroke yang terjadi pun mempengaruhi kesembuhan penderitanya. Orang yang mengalami serangan stroke ringan (transient ischemic attack/TIA), di mana gejala terjadi dan menghilang dalam waktu singkat memiliki kemungkinan penyembuhan yang terbaik. Walaupun sekitar 11% di antaranya mengalami gangguan dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari, termasuk mengendarai mobil, berbelanja, memasak, mengurus rumah, dan menggunakan telepon. Sementara itu, sekitar 15% penderita stroke iskemik yaitu jenis serangan stroke yang terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak oleh bekuan darah tidak lagi dapat mengurus dirinya sendiri.Sedangkan sekitar 18% penderita stroke hemoragik, yaitu serangan stroke yang terjadi akibat perdarahan di dalam otak mengalami kelumpuhan.Faktor Resiko StrokeWalaupun orang berusia muda (18-50 tahun) memiliki resiko stroke yang lebih rendah, akan lebih baik bila mereka dapat menghindari berbagai faktor resiko stroke di bawah ini untuk mencegah terjadinya stroke di usia muda, yaitu:•    Merokok•    Menderita tekanan darah tinggi•    Menderita diabetes•    Obesitas•    Tidak atau kurang berolahragaSumber: npr
 03 Feb 2019    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Jantung dan Pembuluh Darah
Tekanan darah tinggi sama halnya seperti diabetes, dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ tubuh sebelum menimbulkan gejala. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai organ, terutama pada jantung dan pembuluh darah. KERUSAKAN PADA PEMBULUH DARAHPembuluh darah arteri merupakan suatu pembuluh darah kuat, fleksibel, dan bersifat elastis. Arteri berfungsi untuk menyalurkan berbagai nutrisi dan oksigen ke berbagai organ tubuh. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam arteri yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah tersebut. 1.      Kerusakan dan Penyempitan ArteriTekanan darah tinggi dapat merusak sel penyusun dinding dalam pembuluh darah, yang pada akhirnya menyebabkan dinding pembuluh darah menebal dan keras (arteriosklerosis). Kerusakan pada dinding pembuluh darah ini menyebabkan kolesterol yang berada di dalam pembuluh darah anda menempel pada dinding pembuluh darah yang rusak tersebut (aterosklerosis) dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah.Penyempitan pembuluh darah ini menyebabkan berkurangnya aliran darah ke berbagai organ penting, seperti otak, ginjal, jantung, tangan, dan kaki. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai komplikasi seperti nyeri dada (angina), serangan jantung, gagal jantung, gagal ginjal, stroke, penyumbatan pembuluh darah tepi di tangan dan kaki, kerusakan mata dan aneurisma.2.      AneurismaAneurisma terjadi akibat peningkatan tekanan di dalam dinding pembuluh darah dalam waktu lama yang pada akhirnya menyebabkan pelebaran dinding pembuluh darah yang memang sudah melemah.Aneurisma dapat pecah sewaktu-waktu dan menyebabkan perdarahan hebat. Aneurisma dapat terjadi di setiap pembuluh darah di dalam tubuh anda, tetapi biasanya paling sering terjadi pada pembuluh darah aorta (pembuluh darah terbesar di dalam tubuh anda). KERUSAKAN PADA JANTUNGSelain pembuluh darah, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Jantung merupakan organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada jantung anda.1.      Penyakit Jantung KoronerArteri koroner merupakan pembuluh darah yang mensuplai darah ke otot jantung. Penyempitan dinding pembuluh darah dapat menyebabkan terganggunya aliran darah ke jantung. Hal ini dapat menyebabkan berbagai jantung seperti nyeri dada, serangan jantung, dan aritmia (gangguan irama jantung)2.      Pembesaran Jantung KiriTekanan darah tinggi menyebabkan jantung anda harus bekerja lebih keras untuk dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Bila berlangsung dalam waktu lama, maka hal ini dapat menyebabkan pembesaran ventrikel (serambi) kiri. Pembesaran ventrikel kiri ini membuat jantung semakin sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Bila tekanan darah terus tidak terkontrol maka dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung, dan bahkan henti jantung.3.      Gagal JantungTekanan darah tinggi membuat jantung harus bekerja lebih keras. Bila hal ini terus berlangsung untuk waktu yang lama, maka otot jantung akan melemah dan dapat terjadi penurunan fungsi jantung. Jadi, pada dasarnya jantung anda telah kelelahan bekerja dan mulai gagal berfungsi. Serangan jantung dapat memperberat keadaan ini.  Baca juga: 10 Hal Yang Anda Lakukan Ini Bisa Membuat Jantung Makin Sehat. Berani Coba??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 13 Jan 2019    11:00 WIB
Turunkan Tekanan Darah dengan Diet DASH
DASH merupakan singkatan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Sebenarnya tidak diciptakan untuk menurunkan berat badan, melainkan untuk menurunkan tekanan darah. Tapi diet ini juga mendapat penilaian baik dari ahli kesehatan, karena aman dan berguna untuk orang yang menderita penyakit kronis. DASH dikembangkan untuk membantu mencegah dan mengobati hipertensi. Tidak ada trik rahasia untuk mengatur pola makan pada diet DASH, yang perlu diatur adalah konsumsi garam harus rendah, tinggi serat, dan makan 10 porsi harian buah dan sayur untuk diet 2000 kalori perhari. Sistem diet ini dikembangkan oleh 22 ahli gizi di dunia. Berdasarkan ulasan para ahli diet, diet ini memiliki 7 langkah dalam penelitian yaitu: jangka pendek penurunan berat badan, kemudahan, nutrisi, keselamatan, kemampuan untuk mencegah dan mengatasi diabetes, dan mencegah atau mengendalikan penyakit jantung. 2 macam DASH diet Diet DASH standar, yaitu maksimal asupan sodium yang diperbolehkan adalah 2300 mg per hari. Diet DASH di bawah standard, yakni asupan sodium per hari tidak boleh melebihi 1500 mg per hari. Kedua versi diet DASH ini bertujuan untuk mengurangi jumlah asupan sodium yang biasanya pada makanan sehari-hari (tanpa diet) mencapai 3500 mg per hari bahkan lebih. Bagaimana menjalankan DASH diet Kedua macam cara diet DASH menganjurkan Anda untuk mengkonsumsi gandum utuh, buah-buahan, sayuran dan produk susu rendah lemak. Selain itu makanan sehat pada diet sehat ini mencakup beberapa jenis ikan, ayam dan legumes. Sedangkan daging merah, makanan manis(permen) dan lemak dperbolehkan dalam jumlah kecil. Sebagai gambaran umum, DASH diet berprinsip pada rendah lemak, kolesterol dan lemak total. Sajian Makanan Yang Dianjurkan Berikut adalah contoh sajian makanan per hari untuk kebutuhan kalori 2000. Gandum (6 sampai 8 sajian per hari) Jenis makanan : roti, sereal, beras dan pasta. Setiap sajian berisi 1 potong roti tawar gandum, 1 ons sereal kering, atau ½ cup sereal masak, beras atau pasta. Sayuran ( 4 sampai 5 sajian per hari) Sayuran yang termasuk dalam diet DASH adalah sayuran yang kaya akan serat dan mengandung vitamin, mineral penting yang berperan menurunkan tekanan darah seperti potassium dan magnesium. Contoh satu sajian sayuran adalah 1 cup sayur hijau mentah atau ½ cup sayur Buah-buahan ( 4 sampai 5 sajian per hari) Buah-buahan baik untuk penderita hipertensi karena tinggi serat, rendah lemak,  dan mengandung potassium dan magnesium (kecuali alpukat dan kelapa). Produk susu rendah lemak ( 2 hingga 3 sajian per hari) Termasuk di dalamnya adalah susu, yougurt, keju dan produk susu lainnya. Golongan makanan ini sangat bermanfaat karena kandungan kalsium, vitamin D dan protein. Dan pilihlah yang rendah lemak atau bahkan bebas lemak. Daging merah mulus, ayam dan ikan ( sebanyak 6  sajian atau kurang per harinya) Daging merupakan sumber penting protein, vitamin B, zat besi  dan zinc. Namun disebabkan kandungan lemak dan kolesterolnya, sajikan daging bukan sebagai menu utama, atau kurangi porsi daging hari itu dengan menyajikan lebih banyak sayuran. Satu sajian daging misalnya : 1 oz daging ayam kukus tanpa kulit, seafood atau daging tanpa lemak, satu buah telur atau 1 oz tuna kalengan tanpa tambahan garam. Kacang-kacangan, biji-bijian dan legumes (4 sampai 5 sajian per minggu) Yang termasuk di dalamnya adalah kacang almond, biji bunga matahari, ercis, buncis, kacang polong,  dimana kacang-kacangan ini kaya akan magnesium, potassium dan protein. Selain itu juga memiliki kandungan serat tinggi serta zat fitokimia yang berguna untuk mencegah kanker dan penyakit kardiovaskuler. Sajikanlah dalam porsi kecil saja sebab kandungan kalorinya tinggi. Sebagai contoh sajikan 1/3 cup kacang, 2 sendok makan biji-bijian atau ½ cup kacang polong atau buncis kukus. Lemak dan minyak (2 hingga 3 sajian per hari) Lemak merupakan zat gizi yang berperan dalam penyerapan beberapa vitamin dan pembentukan system pertahanan tubuh. Namun konsumsi lemak berlebih akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung, diabetes dan obesitas (kegemukan). Asupan lemak yang dianjurkan adalah 30 % dari total kalori per hari, diutamakan bersumber dari lemak sehat(lemak tak jenuh). Contoh satu sajian makanan dengan kandungan lemak yaitu 1 sendok makan mayonnaise rendah lemak atau 2 sendok makan light salad dressing. Makanan manis (paling banyak 5 sajian per minggu) Tidak perlu mem-black list makanan manis, hanya kurangi asupannya. Tiap sajian berupa 1 sendok makan gula, jelly atau jam, ½ cup sornet atau 1 cup lemonade. Baca juga: Tips Untuk Mencegah Terjadinya Tekanan Darah Tinggi Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 08 Dec 2018    16:00 WIB
Mengenal Jenis-Jenis Hipertensi
Mudah marah, suka teriak-teriak, gampang tersinggung, itu gejala hipertensi atau memang karakter. Biar lebih jelas, mari kita bahas bersama. Hipertensi adalah istilah medis untuk tekanan darah tinggi. Ini dapat menyebabkan komplikasi parah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan kematian. Wah…sebelum marah, pikir-pikir dulu yah dan belajar tenang. Dari pada terkena penyakit mematikan. Pedoman medis yang dikeluarkan oleh American Heart Association (AHA) pada bulan November 2017. Menentukan hipertensi sebagai tekanan darah tinggi, jika mencapai angka sistolik sebesar 130 lebih dan dengan diastolik sebesar 80 milimeter merkuri (mmHg). Sistolik dan Diastolik adalah dua macam tekanan darah. Tekanan darah Sistolik, adalah tekanan darah, dimana tekanan darah ini tercipta karena adanya kontraksi jantung, sehingga mendorong darah melalui arteri ke seluruh tubuh kita, dengan mengacu pada jumlah tekanan darah yang ada dalam arteri. Sedangkan tekanan darah Diastolik adalah Tekanan darah bawah atau angka bawah yang memperlihatkan jumlah tekanan darah di dalam arteri ketika jantung kita sedang beristirahat (antara ketukan/ detak), seperti saat kita tidur. Singkatnya Sistolik Tekanan darah maksimum yang ada dalam arteri manusia dan Diastolik Tekanan darah minimum yang ada dalam arteri manusia. Lalu tanda-tanda apa yang dapat kita ketahui jika kita mengalami hipertensi atau tidak. Kita bisa mengetahui, apakah kita mempunyai tekanan darah tinggi atau tidak. Dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah yang bernama sphygmomanometer. Sphygmomanometer terbagi menjadi 3 jenis yaitu tensi meter air raksa, tensimeter aneroid dan tensimeter digital. Harga tensimeter setiap jenisnya berbeda-beda. Dan setiap jenisnya mempunyai kelebihan dan kekurangan sendiri. 1. Tensimeter Air Raksa. Tensimeter jenis ini merupakan tensimeter konvensional, alat tensi ini sudah jarang digunakan karena alasan keamanan. Pada alat ini terdapat air raksa sebagai pengukur tekanan darah dan apabila pecah dan mengenai tubuh maka bisa berdampak buruk. Meskipun begitu, keakuratan tensimeter air raksa paling tinggi dibanding jenis tensimeter lainnya. Sistem kerjanya memakai dua alat, yaitu tensimeter dan stetoskop. Kedua alat tersebut dikombinasikan sehingga dapat menyimpulkan secara akurat normal atau tidaknya tekanan darah kita. 2. Tensimeter Aneroid. Tensimeter aneroid, lebih aman dibanding tensimeter air raksa. Tensimeter aneroid tidak menggunakan air raksa sebagai pengukur tekanan darah melainkan menggunakan jarum mekanik yang mana akan bekerja sewaktu kain sintetis melingkar di lengan. 3. Tensimeter Digital. Tensimeter digital akan menampilkan hasil ukur digital secara otomatis. Dibandingkan dengan jenis air raksa dan aneroid, alat tensi digital ini sangat mudah digunakan bahkan untuk orang non-medis sekalipun. Pengoperasiannya sangat sederhana, hanya menekan tombol start dan stop, maka alat ini akan bekerja secara otomatis melakukan pengukuran dan hasil pengukuran akan langsung ditampilkan pada layar. Harga alat tensi digital ini lebih mahal dibanding dengan 2 jenis tensimeter sebelumnya. Kelebihan lain dari alat tensi digital yaitu dilengkapi dengan fitur tambahan, seperti informasi denyut jantung serta dilengkapi memori guna menyimpan hasil pengukuran. Berikut adalah pedoman AHA  2017 tentang rentang (angka) tekanan darah:                Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)   Tekanan darah normal   Kurang dari 120   Kurang dari 80   Tinggi Antara 120 dan 129   Kurang dari 80   Stadium 1 hipertensi   Antara 130 dan 139   Antara 80 dan 89   Stadium 2 hipertensi   Paling sedikit 140   Paling sedikit 90   Krisis hipertensi   Lebih dari 180   Lebih dari 120                                                      Jika pembacaan menunjukkan krisis hipertensi saat kita mengukur tekanan darah kita, tunggu 2 atau 3 menit dan kemudian ulangi tes untuk memastikan. Dan jika ternyata positif kita mengalami krisis hipertensi, segera ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk mengatasi hal ini.   Baca juga : Diet Hipertensi: Yang Harus dan Tidak Boleh Dimakan. Sumber : www.webmd.com
 18 Nov 2018    11:00 WIB
Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan
Tekanan darah normal orang dewasa adalah 120/80 mmHg, di mana tekanan sistolik dapat bervariasi dari 100-120 dan tekanan diastolik 60-80. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi bila tekanan darahnya lebih tinggi daripada normal, baik sistolik ataupun diastolik, yang ditemukan pada lebih dari satu kali pengukuran pada waktu yang berbeda. Peningkatan tekanan darah juga dapat terjadi saat anda kurang tidur, kelelahan, dan setelah beraktivitas. Tekanan darah tinggi juga dapat terjadi pada saat kehamilan, yang disebut dengan hipertensi gestasional. Pada hipertensi gestasional, tekanan darah ibu mulai meningkat setaselah kehamilan berusia sekitar 20 minggu, yang akan kembali normal setelah ibu melahirkan. Tekanan darah sebelum kehamilan dan selama awal kehamilan biasanya normal.   Efek Tekanan Darah Tinggi Pada Anda dan Bayi Anda Efek Pada Ibu Mengalami hipertensi gestasional bukan berarti anda tidak dapat memiliki bayi yang sehat serta kehamilan normal seperti wanita lainnya, anda hanya perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan anda dan bayi anda. Tekanan darah tinggi meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada ginjal atau berbagai organ lainnya. Selain itu, hipertensi gestasional meningkatkan resiko anda menderita tekanan darah tinggi atau penyakit jantung atau stroke setelah anda melahirkan atau beberapa tahun kemudian. Efek Pada Bayi Tekanan darah tinggi menyebabkan penurunan aliran darah dari ibu ke plasenta, yang menyebabkan penurunan aliran oksigen dan nutrisi kepada bayi anda, yang mana kedua hal tersebut sangat dibutuhkan bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi anda. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada bayi anda dan menyebabkan bayi anda memiliki berat badan lahir rendah. Walaupun demikian, bayi anda tetap dapat bertumbuh dengan normal.   Efek Hipertensi Gestasional Pada Persalinan Hipertensi gestasional dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia, suatu komplikasi kehamilan yang membahayakan bagi ibu dan bayi. Bila anda mengalami hal ini, maka anda harus melakukan persalinan di rumah sakit untuk memperoleh penanganan dan pengawasan terbaik. Selain itu, bila dokter menilai keadaan kesehatan anda tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan normal melalui vagina atau bila terjadi eklampsia, maka dokter akan melakukan tindakan pembedahan Caesar.   Tanda Perburukan Hipertensi Gestasional Perburukan hipertensi gestasional terjadi bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia di bawah ini, yaitu: Perut semakin membesar, dengan atau tanpa pembengkakan pada pergelangan kaki atau wajah atau pembengkakan pada tubuh bagian atas saat bangun tidur Nyeri kepala Penglihatan kabur Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya Mengalami serangan kejang Nyeri hebat di bagian bawah tulang rusuk   Komplikasi Hipertensi gestasional dapat menyebabkan preeklampsia. Preeklampsia merupakan suatu keadaan di mana selain tekanan darah tinggi, juga terjadi gangguan pada ginjal, hati, atau berbagai organ lainnya. Pembengkakan pada wajah dan pergelangan kaki serta adanya protein pada pemeriksaan air kemih merupakan dua gejala yang sering ditemukan pada preeklampsia. Wanita dengan preeklampsia memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk tindakan pembedahan Caesar serta kelahiran mati. Konsultasikan dengan dokter atau bidan anda mengenai berbagai gejala yang anda alami. Diperlukan pengawasan dan perhatian lebih pada hipertensi gestasional untuk mencegah terjadinya eklampsia atau berbagai komplikasi lainnya. Eklampsia merupakan suatu keadaan di mana wanita dengan preeklampsia mengalami serangan kejang sebelum atau setelah melahirkan. Eklampsia merupakan suatu komplikasi yang sangat membahayakan bagi keselamatan ibu dan bayi. Baca juga: Penyebab Perdarahan Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: webmd  
 31 Oct 2018    08:00 WIB
Teratur Donor Darah, Ternyata Banyak Manfaatnya
Sering Anda merasa kelelahan dan lemah setelah melakukan donor darah, tetapi hal tersebut hanyalah berlangsung sementara. Tetapi untuk jangka panjang, sangat banyak manfaat mendonorkan darah secara teratur dilihat dari segi kesehatan. Selain itu dengan mendonorkan darah secara tidak langsung kita membantu orang lain juga. Orang yang mendonorkan darah secara teratur ternyata memiliki angka harapan hidup yang lebih lama dan juga memiliki resiko terkena penyakit mematikan seperti kanker lebih kecil. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari donor darah: Mengurangi resiko penyakit jantung Salah satu manfaat mendonorkan darah secara teratur adalah menjaga jantung tetap sehat. sudah terbukti bahwa dengan mendonorkan darah akan meningkatkan fungsi dari jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan. Dengan donor darah akan meningkatkan kadar zat besi didalam darah dan juga menurunkan resiko penyakit jantung. Membakar kalori Dengan mendonorkan darah secara teratur akan membuat tubuh Anda lebih fit. Bagaimana bisa? Ternyata dengan mendonorkan darah sekitar 450ml membantu  menurunkan berat badan. Anda berhasil membakar sebanyak 650 kalori saat Anda mendonorkan darah sebanyak 450ml. Mencegah terjadinya kanker Donor darah akan menurunkan resiko terjadinya kanker, termasuk di hati, paru-paru, usus, perut dan tenggorokan. Meningkatkan produksi darah Keuntungan lain dari donor darah adalah membantu menstimulasi produksi dari sel darah baru. Proses pengambilan darah saat donor darah akan mendorong tubuh menjadi lebih sehat dan bekerja dengan lebih efisien Pikiran yang stabil Tahukan Anda dengan mendonorkan darah juga dapat membuat pikiran Anda lebih satabil? Donor darah bisa membuat pikiran Anda lebih senang, tenang hidup dengan tujuan dan juga harga diri. Terlalu banyak zat besi? Jika Anda adalah seseorang yang mengalami peningkatan zat besi didalam darah maka donor darah dapat membantu Anda melindungi jantung dari resiko penyakit yang mungkin terjadi. Ketika Anda mendonorkan darah dengan rutin maka akan semakin banyak zat besi yang keluar dalam bentuk darah. Pemeriksaan kesehatan Saat mendonorkan darah, darah yang Anda donorkan tersebut akan diperiksa dari kemungkinan adanya penyakit serius dan jika ada ditemukan penyakit serius maka pihak palang merah akan segera memberitahukan kepada Anda dengan tetap menjaga kerahasiaannya. Keuntungan untuk orang tua Banyak orang yang sudah lanjut usia dan dalam kondisi kesehatan yang baik dapat mendonorkan darahnya secara teratur. Setelah mendonorkan darah mereka akan merasa lebih bersemangat dan sehat. Menurunkan kadar kolesterol Manfaat lain dari donor darah adalah membantu Anda menurunkan kadar kolesterol didalam tubuh. Selain itu dengan donor darah juga dapat menurunkan tekanan darah jika Anda menderita hipertensi.  Baca juga: Kebijakan Larangan Donor Darah Bagi Kaum Gay Akan Dihapus, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 02 Oct 2018    11:00 WIB
Bahaya Tekanan Darah Tinggi Pada Ginjal dan Mata
Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada pembuluh darah di seluruh tubuh, terutama bila penderita juga menderita diabetes yang dapat semakin memperberat kerusakan pada dinding pembuluh darah.   KERUSAKAN PADA GINJAL Ginjal merupakan suatu organ penting yang berfungsi untuk memfiltrasi dan membuang cairan serta berbagai zat beracun dari dalam tubuh anda. Gangguan pada pembuluh darah yang memperdarahi ginjal maupun gangguan pada pembuluh darah di dalam ginjal itu sendiri dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal. 1.      Gagal Ginjal Tekanan darah tinggi merupakan penyebab tersering dari gagal ginjal. Hal ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi dapat merusak dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal maupun pembuluh darah kecil di dalam ginjal (glomeruli). Kedua hal ini dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang lebih luas dan menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. Bila hal ini sampai terjadi, maka langkah pengobatan yang dapat dilakukan adalah hemodialisa (cuci darah) atau transplantasi ginjal. 2.      Glomerulosklerosis Merupakan suatu kelainan pada ginjal yang disebabkan oleh terbentuknya jaringan parut pada glomerulus ginjal. Glomerulus merupakan suatu kumpulan pembuluh darah kecil pada ginjal anda yang berfungsi untuk memfiltrasi cairan serta berbagai zat racun dari dalam tubuh anda. Glomerulosklerosis ini dapat menyebabkan gangguan fungsi filtrasi ginjal yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya kegagalan fungsi ginjal. 3.      Aneurisma Arteri Ginjal Aneurisma merupakan suatu penonjolan pada dinding pembuluh darah besar yang menuju ke ginjal. Salah satu penyebabnya adalah aterosklerosis yang melemahkan dan merusak dinding pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan terbentuknya aneurisma pada dinding pembuluh darah yang lemah tersebut. Aneurisma dapat pecah kapan saja dan menyebabkan perdarahan hebat.   KERUSAKAN PADA MATA Mata memperoleh oksigen dan nutrisi melalui suatu pembuluh darah kecil. Gangguan pada pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gangguan fungsi kelihatan bahkan kebutaan. 1.      Retinopati Retinopati atau kerusakan dinding pembuluh darah mata disebabkan oleh kerusakan dinding pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam waktu lama. Gangguan ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan penglihatan, seperti perdarahan pada mata, penglihatan kabur, dan hilangnya penglihatan. Bila anda menderita tekanan darah tinggi dan diabetes, maka resiko anda mengalami retinopati menjadi lebih tinggi. 2.      Koroidopati Koroidopati merupakan suatu keadaan di mana terdapat cairan di belakang retina. Hal ini disebabkan oleh kebocoran pembuluh darah yang memperdarahi retina. Koroidopati dapat menyebabkan gangguan penglihatan. 3.      Neuropati Optikus Neuropati optikus merupakan kerusakan pada saraf optikus yang disebabkan oleh gangguan aliran darah yang menuju ke saraf tersebut. Hal ini dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf yang mengakibatkan perdarahan pada mata atau hilangnya penglihatan.  Baca juga: Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: mayoclinic
 01 Jul 2018    08:00 WIB
Makanan Untuk Menurunkan Tekanan Darah
Guys, kita pasti tahu memiliki tekanan darah tinggi sangat beresiko terhadap kesehatan kita. Tekanan darah tinggi menyebabkan seorang beresiko lebih besar mengidap penyakit seperti sakit jantung, stroke dan penyakit ginjal. Untuk mencegah dan mengatasi hal ini diperlukan pengobatan, perubahan pola makan dan juga pola hidup. Mengubah makanan kita akan membantu menurunkan tekanan darah kita secara signifikan. Riset yang telah dilakukan selama ini telah membuktikan bahwa makanan tertentu bisa menurunkan tekeanan darah tinggi baik yang hasilnya seketika maupun jangka waktu yang lama. So, guy check out daftar makanan di bawah ini yang bisa membantu kita menurunkan tekanan darah   1.         Berry             Baik bluberry maupun strawberry mengandung senyawa antioksidan yang disebut sebagai anthocyanin yang sejenis dengan flavonoid. Berdasarkan riset yang dilakukan terhadap 34.000 penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi lebih banyak anthocyanin bisa menurukan 8% resiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang sedikit mengkonsumi anthocyanin ini. Jadi kita perlu tambahkan buah ini dalam camilan, makanan atau minuman kita agar kita bisa menurunkan tekanan darah tinggi kita.   2.         Pisang             Buah yang satu ini tentu tidak asing bagi kita di Indonesia. Buah yang mudah untuk kita dapatkan. Nah, ternyata buah ini mengandung potassium, suatu mineral yang memiliki peranan penting dalam dalam mengatur hipertensi. Menurut the American Heart Association, potassium menurunkan efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah. Untuk dewasa disarankan untuk mengkonsumsi 4.700 mg potassium dalam satu hari. Untuk mereka yang ada penyakit ginjal disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena terlalu banyak potassium bisa membahayakan.   3.         Beet/Bit             Buah yang berwarna merah satu ini ternyata bisa menurunkan tekanan darah dalam jangka waktu singkat dan lama melalui meminum jusnya. Pada tahun 2015, para peneliti melaporkan bahwa mereka yang mengidap tekanan darah tinggi setelah meminum jus buah bit selama 4 minggu sebanyak 250 ml atau sekitar 1 gelas, tekanan darahnya menjadi lebih rendah. Para meneliti menemukan hasil postif dari minum jus ini dalam waktu 24 jam.   4.         Dark coklat             Camilan yang manis ini ternyata dapat menurunkan tekanan darah juga. Berdasarkan 15 percobaan yang dilakukan terhadap penderita hipertensi dan prehipertensi ditemukan bahwa coklat yang kaya akan kandunga kakao ini bisa menurunkan tekan darah. Disarankan untuk memilih coklat yang kandungan kakaonya sekitar 70 persen dan cukup mengkonsumsinya satu potong saja atau sekitar 1 ons setiap harinya.   5.         Kiwi             Buah satu ini kaya akan kandungan vitamin C dan jika dikonsumsi setiap hari bisa mengurangi tekanan darah pada orang yang tingkat hiperensinya agak tinggi. Para peneliti membandingkan dengan buah apel dan ditemukan bahwa mereka yang makan tiga buah kiwi setiap hari selama 8 minggu menghasilkan penurunan darah mereka baik sistolik maupun diastolik dibandingkan dengan makan apel.   6.         Semangka             Buah yang satu ini tentu tidak asing lagi bagi kita. Semangka mengandung asam amino yang disebut citrulline, yang dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi. Citrulline membantu tubuh memproduksi oksida nitrat, gas yang melemaskan pembuluh darah dan mendorong fleksibilitas dalam arteri. Efek ini membantu aliran darah, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi.   7.         Oat             Guys, oat dan gandum ternyata berbeda sekalipun berasal dari satu famili yaitu serelia. Kalau oat bisa dimakan langsung sedangkan gandum tidak bisa. Keduanya terkenal akan kandungan seratnya. Lebih tepatnya lagi oat ini mengadung serat yang disebut beta-glukan, yang dapat mengurangi kadar kolesterol darah. Sehingga, menurut beberapa penelitian oat dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini didasarkan pada suatu tinjauan terhadap 28 percobaan yang didapati bahwa dengan mengonsumsi serat beta-glukan yang lebih tinggi dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Selain oat yang lebih umum lagi buat kita di Indonesia. Makanan yang mengandung serat beta-glukan ini adalah jelai atau jali.   8.         Sayuran yang daunnya berwarna hijau             Sayuran hijau ini kaya akan kandungan nitrat yang berguna untuk mengatur tekanan darah. Beberapa penelitian sendiri menunjukan bahwa makan 1-2 porsi sayuran ini setiap hari dapat mengurangi hiperensi hingga 24 jam.   9.         Bawang putih             Untuk yang satu ini, mereka yang suka masak tentu tidak asing lagi karena bisa meningkatkan rasa gurih pada masakan atau makan kita. Ternyata berdasarkan penelitian bawang putih meningkatkan produksi nitrat oksida tubuh, yang membantu otot-otot halus untuk rileks dan pembuluh darah membesar. Sehingga hasilnya, ekstrak bawang putih mengurangi baik tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang hipertensi.   10.       Makanan fermentasi             Makanan fermentasi kaya akan probiotik yaitu bakteri menguntungkan yang menjaga kesehatan usus kita yang diantaranya menurunkan juga tekanan darah. Makan fermentasi  ini diantaranya adalah: yogurt, kimchi, cuka apel, tempe. Untuk yogurt khusunya yang alami menurut The American Heart Association dapat mengurangi resiko tekanan darah tinggi pada wanita. So, ladies jangan lupakan menambah yogurt dalam camilan sehat kita.   11.       Delima             Buah yang satu ini menurut studi yang dilakukan pada tahun 2012 ternyata sanggup menurunkan tekanan darah dalam waktu yang singkat melalui meminum jusnya setiap hari selama 28 hari. Ini disebabkan karena kandungan antioksidan di dalamnya.   12.       Kayu Manis             Kayu manis juga bisa menurunkan tekanan darah setidaknya untuk sejangka waktu.   13.       Pistachios             Jenis kacang satu ini merupakan jenis kacang sehat yang mampu menurunkan hipertensi. Bahkan satu studi melaporkan bahwa memasukan kacang ini dalam daftar menu diet rendah lemak kita dapat mengurangi tekanan darah selama masa stress. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: medicalnewstoday , cnnindonesia.com
 30 May 2018    08:00 WIB
Manfaat Jalan Pagi untuk Kesehatan
Tahukan Anda jika jalan adalah olahraga yang sangat baik untuk kesehatan Anda? Ketika Anda berjalan dengan cepat, Anda melatih tubuh Anda dengan cara yang paling baik, terutama jika Anda melakukannya pada pagi hari. Saat ini orang sulit menemukan waktu untuk berjalan pagi dan mengantinya dengan jalan sore.Dengan banyaknya problem kesehatan yang terjadi pada orang-orang saat ini, menjadi motivasi untuk Anda mulai berjalan pagi. Udara segar pagi hari sangat baik untuk paru-paru Anda. Di sisi lain, jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan efektif, berjalan cepat adalah salah satu caranya. Jadi tunggu apalagi? Berikut merupakan keuntungan kesehatan terhadap kesehatan:- Menurunkan berat badanJika Anda ingin mengurangi beberapa kilo berat badan Anda, maka lakukanlah jalan pagi. Jalan pagi merupakan cara yang baik untuk membakar kalori dan memperbaiki metabolisme tubuh Anda. - Untuk diabetesmenjaga kadar gula darahnya tetap normal - Untuk tekanan darahmenjaga tekanan darah tetap dalam keadaan normal dan mencegah terjadinya hipertensi. - Meningkatkan kekuatan ototBerjalan kaki juga dapat memperbaiki kekuatan ototnya. Ketika Anda berjalan, otot paha, bokong dan kaki berkontraksi dan mengencang, sehingga dengan rutin berjalan pagi dapat memperkuat otot Anda. - Kebutuhan ototOtak Anda memerlukan oksigen agar dapat bekerja dengan baik. Salah satu keuntungan berjalan pagi adalah memperbaiki sirkulasi darah sehingga aliran darah ke otak berjalan dengan baik, karena saat pagi hari udara masih segar dan kaya akan oksigen. - Mengurangi stressJika saat ini Anda sedang stress, berjalan pagi akan menenangkan Anda. Jalan pagi dapat menenangkan pikiran dan tubuh Anda secara simultan. Ketika Anda berjalan pagi juga dapat mengurangi tingkat kecemasan Anda. - KolesterolMengalami kolesterol tinggi? Bangun pagi dan berjalan-jalanlah. Keuntungan bangun pagi hari bagi kesehatan mencakup peningkatan kadar kolesterol HDL dalam peredaran darah. - Sistem imunitasAnda sangat memerlukan imunitas tubuh bekerja dengan baik untuk melawan segala macam penyakit yang menyerang. Jalan pagi akan sangat baik bagi Anda karena dapat memperkuat sistem imunitas tubuh. - Saat HamilPernahkan Anda bertanya-tanya mengapa para dokter menyarankan wanita hamil untuk rajin berjalan pagi? Berjalan pagi sangat baik untuk wanita hamil dalam mencegah keguguran - Untuk kesehatan jantungJalan pagi sangat baik untuk kesehatan jantung. Saat Anda berjalan 3-4 mile/jam, akan menurunkan resiko penyakit jantung. Jantung Anda perlu aktivitas yang rutin untuk dapat memompa darah lebih baik, sehingga dengan berjalan kaki akan sangat baik untuk jantung Anda. - Tidur nyenyak15-20 menit jalan pagi akan membuat Anda tidur nyenyak pada malam hari. Berjalan pagi dapat membuat tubuh dan pikiran Anda lebih tenang sehingga Anda juga dapat tidur dengan lebih nyenyak. Baca juga: Bakar Kalori Saat Menyusui    Sumber: healthmeup
 17 Apr 2018    16:00 WIB
5 Langkah Mudah Mengatur Tekanan Darah
Ada berbagai cara menurunkan tekanan darah tinggi secara mudah dan efektif yang bisa anda temukan saat ini. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup umum ditemukan saat ini. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan naiknya tekanan darah mulai dari bekerja terlalu lama, kurangnya berolahraga, gaya hidup yang tidak sehat, serta pola makan yang kurang berimbang. Tekanan darah tinggi juga dianggap sebagai salah satu faktor penyebab gangguan kesehatan lainnya seperti stroke dan serangan jantung.   Untuk menurunkan tekanan darah anda, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan.  1.  Olahraga teraturSebenarnya anda cukup melakukan olahraga ringan saja seperti lari di pagi hari yang sudah terbukti dapat melancarkan peredaran darah Anda dan pastinya itu dapat mencegah darah tinggi. Akan tetapi Anda harus rajin dan juga harus teratur melakukan ini semua. Karena olahraga di sini berfungsi untuk menyeimbangkan antara makanan yang masuk dalam tubuh Anda dengan aktivitas yang Anda lakukan setiap hari. 2.  Perubahan dietSaat Anda terkena tekanan darah tinggi, tampaknya diet akan memainkan peranan penting ke depannya. Ubahlah kebiasaan makan Anda yang tidak sehat dengan kebiasaan makan yang sehat terutama untuk jantung. Makan makanan yang mengandung potasium dan asam lemak omega 3 yang sudah terbukti baik untuk jantung. Terlalu banyak gara akan sangat buruk untuk kesehatan Anda, oleh karena itu bacalah label makanan baik-baik dan jauhi makanan yang mengandung sodium tinggi. Jika Anda ingin menambahkan rasa pada makanan, Anda bisa menambahkan rempah atau bumbu lain daripada garam. 3.  Ubah gaya hidupSadar atau tidak, ternyata gaya hidup sehat akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan Anda secara keseluruhan. Beberapa minuman yang seringa Anda konsumsi seperti minuman yang mengandung alkohol, minuman berkafein, kebiasaan makan makanan cepat sajidan juga kebiasaan menghisap rokok sering membawa dampak yang sangat buruk untuk kesehatan anda. Dan tentu saja, salahsatu dampaknya yaitu dapat menyebabkan penyakit darah tinggi dan penyakit lainnya. 4.  Monitor kesehatan AndaKarena tekanan darah tinggi sering tidak menimbulkan gejala, sehingga ia dapat menimbulkan gangguan serius bahkan sebelum didiagnosa. Dikenal sebagai "silent killer", banyak orang dapat melalui tahun-tahun tanpa mengetahui dirinya mengidap darah tinggi. Oleh karena itu periksakan diri Anda dengan teratur untuk mengidentifikasi dan menangani tekanan darah tinggi. 5.  Obat-obatanJika pendekatan alami tidak menolong Anda mengontrol tekanan darah dan tekanan darah Anda dalam level yang berbahaya, ada bermacam obat-obatan yang dibuat untuk mengontrol dan menurunkan tekanan darah Anda. Dokter Anda akan meresepkan obat sesuai dengan beratnya hipertensi yang Anda derita.   Baca juga: Apa Gejala Tinggi Atau Rendahnya Kadar Gula Darah Anda?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: foxnews