Your browser does not support JavaScript!
 07 Jun 2020    11:00 WIB
Efek Infeksi Herpes Pada Kemaluan Saat Hamil
Wanita hamil yang menderita infeksi herpes pada kemaluan (herpes genital) harus berhati-hati agar tidak menularkan virus herpes ini pada bayinya. Ibu dapat menularkan virus herpes pada bayinya saat melahirkan. Akan tetapi, bila seorang wanita mengalami infeksi herpes sebelum hamil atau pada awal masa kehamilan, maka kemungkinan bayinya terinfeksi oleh virus herpes sangat rendah, yaitu kurang dari 1%.Sebelum melahirkan, seorang wanita hamil yang pernah atau sedang menderita herpes genital harus melalui berbagai pemeriksaan untuk memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekambuhan herpes. Bila terdapat tanda-tanda kekambuhan herpes mendekati waktu persalinan atau bila wanita tersebut baru menderita herpes genital pada akhir masa kehamilan (6 minggu sebelum persalinan), maka persalinan mungkin harus dilakukan melalui tindakan caesar. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan ibu tidak memiliki cukup waktu untuk membentuk antibodi terhadap virus, sehingga resiko penularan terhadap bayi pun tinggi (sekitar 40%). Wanita yang pernah mengalami infeksi herpes sebelumnya memiliki antibodi terhadap virus, yang dapat melindungi bayinya dari infeksi virus tersebut. Segera beritahu dokter atau bidan anda bila anda sedang hamil dan menduga diri anda terinfeksi oleh virus herpes baru-baru ini.Tips Mencegah Terinfeksi Herpes Saat HamilWanita yang tidak pernah menderita herpes genital sebaiknya berhati-hati saat berhubungan seksual selama trimester terakhir kehamilan. Sebaiknya hindari hubungan seksual para trimester terakhir kehamilan anda, kecuali bila anda yakin pasangan anda bebas dari virus herpes.Jika pasangan anda memiliki luka pada mulutnya (herpes oral), maka jangan melakukan seks oral selama anda hamil.Beberapa dokter menyarankan agar dilakukan pemeriksaan infeksi herpes pada semua wanita hamil, terutama bila pasangan mereka menderita herpes. Berkonsultasilah pada dokter anda mengenai apakah anda dan pasangan anda memerlukan pemeriksaan ini.Pengobatan Herpes Genital Selama KehamilanBerkonsultasilah dengan dokter anda mengenai obat apa yang boleh dan tidak boleh anda konsumsi untuk mengatasi infeksi herpes ini. Diskusikanlah dengan dokter anda manfaat dan resiko pengobatan herpes yang ada pada anda dan bayi anda untuk menemukan pengobatan terbaik bagi anda dan bayi anda.Infeksi herpes pada bayi yang baru lahir dapat sangat berat. Oleh karena itu, jangan mengijinkan orang yang memiliki luka pada mulutnya mencium bayi anda. Jika anda memiliki luka pada mulut anda, maka jangan cium bayi anda dan cucilah tangan anda dengan sabun dan air bersih sebelum menyentuh bayi anda.Sumber: webmd
 13 Feb 2017    12:00 WIB
Obat Antivirus Bantu Atasi Infeksi Herpes Pada Kemaluan
Berbagai Pilihan PengobatanPenggunaan obat antivirus dapat membantu orang yang sering mengalami kekambuhan menjadi bebas dari gejala lebih lama (lebih jarang kambuh). Obat antivirus ini juga dapat mengurangi keparahan dan lama berlangsungnya suatu gejala saat kambuh. Penggunaan obat antivirus tidak dapat menyembuhkan penyakit, akan tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup penderita.Terdapat 3 macam obat yang sering digunakan untuk mengobati herpes pada kemaluan (herpes genital), yaitu acyclovir, famciclovir, dan valaciclovir. Semua obat ini tersedia dalam bentuk pil, keculi acyclovir yang juga tersedia dalam bentuk suntik, yang hanya digunakan pada kasus berat.Obat (salep) yang digunakan secara topikal (dioleskan secara langsung pada bagian kulit yang terkena) hanya memberikan sedikit manfaat dan biasanya jarang digunakan.Kapan Pengobatan Dimulai? Terapi Pertama (Awal)Jika anda memiliki luka pada kemaluan saat anda pertama kali didiagnosa menderita herpes, dokter anda biasanya akan memberikan obat antivirus selama 5 hari untuk membantu mengurangi gejala dan mencegah gejala semakin memburuk. Bila setelah 5 hari, luka anda masih belum sembuh, maka dokter akan melanjutkan pemberian obat antivirus selama beberapa hari lagi. Terapi IntermitenDokter anda akan memberikan obat antivirus pada anda sebagai persediaan obat anda, seandainya anda mengalami kekambuhan. Anda dapat mulai mengkonsumsi obat antivirus ini bila terjadi kekambuhan (timbul luka pada kemaluan) atau saat anda merasa bahwa anda akan kambuh. Luka pada kemaluan ini sebenarnya dapat sembuh dan menghilang dengan sendirinya, akan tetapi mengkonsumsi obat antivirus dapat membuat gejala menjadi tidak terlalu berat dan lebih cepat menghilang. Terapi SupresiTerapi supresi biasanya dilakukan bila anda sering mengalami kekambuhan (lebih dari 6 kali dalam 1 tahun), sehingga anda harus mengkonsumsi obat antivirus setiap harinya. Sebuah penelitian menemukan bahwa terapi supresi dapat mengurangi kekambuhan atau malah tidak pernah kambuh sama sekali.Pemberian terapi supresi dilakukan berdasarkan pada seberapa sering kekambuhan terjadi dan apakah cukup berat sehingga dapat mengganggu kehidupan anda sehari-hari.Mengkonsumsi obat antivirus setiap hari juga dapat menurunkan resiko penularan virus pada pasangan anda. Obat antivirus mengurangi kemampuan virus untuk membelah diri dan bertambah banyak pada permukaan kulit.Efek SampingEfek samping obat antivirus biasanya ringan dan para ahli percaya bahwa obat ini aman digunakan dalam jangka waktu lama.Penderita herpes yang melakukan terapi supresi harus melakukan pemeriksaan rutin setidaknya satu kali setahun untuk menentukan apakah pengobatan masih perlu dilanjutkan atau tidak. Kekambuhan Saat Mengkonsumsi Obat AntivirusSebuah penelitian menemukan bahwa virus penyebab herpes genital dapat aktif kembali walaupun penderita tersebut telah mengkonsumsi obat antivirus dosis tinggi. Sumber: webmd
 28 Aug 2016    18:00 WIB
15 Masalah Kulit Orang Dewasa
Peradangan, perubahan bentuk dan warna kulit, serta pembentukan bercak dapat terjadi akibat infeksi, gangguan kulit kronik, atau iritasi kulit akibat alergen atau zat iritan tertentu. Dengan mengetahui berbagai gangguan kulit yang mungkin terjadi, maka anda dapat segera mengenali gejala dan memperoleh pengobatan secepatnya.   Herpes Zoster Herpes zoster dimulai dengan rasa terbakar, geli, atau peningkatan sensitivitas pada kulit. Benjolan merah ini kemudian akan berkembang menjadi lepuhan yang terasa sangat nyeri yang dapat berlangsung selama 2 minggu. Herpes zoster sering terjadi pada tubuh dan bokong, tetapi juga dapat terjadi di mana saja. Sebagian besar penderitanya akan sembuh, tetapi rasa nyeri, mati rasa, dan gatal dapat tetap terasa selama beberapa bulan, tahun, atau bahkan seumur hidup. Pemberian obat anti virus, obat golongan steroid, obat anti depresan, dan salep topikal dapat membantu mengurangi gejala.   Urtikaria/Biduran/Kaligata Urtikaria atau biduran merupakan suatu reaksi alergi yang tampak sebagai bercak kemerahan yang agak menonjol disertai dengan rasa gatal dan kadang terasa seperti terbakar atau menyengat. Bercak ini dapat timbul dalam berbagai ukuran dan dapat menyatu antara satu bercak dengan bercak lainnya dan membentuk bercak yang lebih besar. Bercak ini dapat muncul di bagian tubuh manapun dan berlangsung selama beberapa menit atau hari. Beberapa hal yang dapat memicu terjadinya biduran adalah: Obat-obatan Makanan Pengawet makanan Suhu ekstrim Infeksi seperti radang tenggorokan akibat bakteri Streptococcus Pemberian obat anti histamin dapat membantu mengatasi biduran ini.   Psoriasis Psoriasis merupakan suatu kelainan kulit yang berbentuk sebagai plak kemerahan yang ditutupi oleh sisik putih atau keabuan dan tidak menular. Psoriasis biasanya mengeni kulit kepala, siku, lutut, dan punggung bawah (pinggang). Plak kemerahan ini dapat sembuh dan kembali kambuh lagi. Penyebabnya tidak diketahui, tetapi diduga akibat sistem kekebalan tubuh memicu pertumbuhan sel-sel kulit baru dalam waktu yang terlalu cepat. Pengobatannya berupa salep topikal, terapi sinar, dan obat-obatan yang diminum (melalui mulut), disuntikkan, atau diinfuskan.   Eksim Eksim merupakan berbagai gangguan kulit yang tidak menular, di mana kulit tampak meradang, merah, kering, dan gatal. Stress, berbagai zat iritan (sabun), alergen, dan perubahan cuaca dapat memicu terjadinya eksim. Penyebab pasti eksim masih tidak diketahui. Pada orang dewasa, eksim biasanya terjadi pada siku, tangan, daerah lipatan kulit (di bagian dalam siku). Pengobatan eksim dapat berupa obat topikal (salep) atau obat yang diminum atau disuntikkan.   Rosacea Rosacea seringkali diawali dengan kulit mudah memerah. Rosacea menyebabkan hidung, dagu, pipi, dahi, dan bahkan mata menjadi kemerahan. Kulit kemerahan ini dapat semakin merah seiring dengan berlalunya waktu dan pembuluh darah di kulit yang terkena dapat terlihat. Pada beberapa kasus rosacea, kulit dapat menebal, benjolan kemerahan, dan jerawat pun dapat muncul. Pengobatan rosacea dapat berupa terapi laser, dermabrasi, dan elektrokauter untuk membentuk kembali area kulit yang terkena.   Cold Sore (Lepuhan di Mulut atau Hidung) Cold sore merupakan suatu lepuhan kecil yang berisi air dan terasa nyeri yang biasa terdapat pada mulut atau hidung. Cold sore disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks. Cold sore dapat berlangsung selama 10 hari dan sangat menular. Selain infeksi virus, cold sore juga dapat dipicu oleh demam, terlalu banyak terpapar sinar matahari, stress, atau perubahan hormonal seperti saat menstruasi. Pengobatannya dapat berupa obat atau krim anti virus. Hubungi dokter anda bila lepuhan ini mengandung nanah, kemerahan yang menyebar, demam, atau bila mata anda mengalami iritasi.   Luka Cukur Luka akibat pisau cukur biasanya berupa benjolan kecil dan merah yang timbul setelah mencukur jenggot atau kumis. Hal ini lebih sering dialami oleh orang berambut ikal. Ujung rambut yang tercukur dapat tumbuh ke dalam kulit dan menyebabkan kulit teriritasi dan menimbulkan jerawat, bahkan jaringan parut. Untuk meminimalisasi luka cukur ini sebaiknya mandilah dengan air hangat sebelum mencukur, cukurlah kumis atau jenggot anda sesuai dengan arah pertumbuhan rambut, dan jangan menarik kulit anda saat mencukur. Kemudian bersihkan kulit dengan air dingin dan pakailah pelembab.   Kutil Kutil merupakan suatu tonjolan kulit yang berwarna sama atau sedikit lebih gelap dari kulit. Kutil biasanya terlihat menggantung pada kulit melalui suatu batang. Kutil biasanya terdapat pada leher, dada, punggung, ketiak, bagian bawah payudara, atau di daerah kemaluan. Kutil paling sering ditemukan pada wanita dan orang lanjut usia. Kutil ini tidak berbahaya dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali bila teriritasi akibat pakaian atau garukan. Kutil ini dapat diangkat dengan cara dipotong, dibekukan, atau dibakar. Kutil lainnya yang juga sering ditemukan pada jari atau tangan adalah kutil yang disebabkan oleh infeksi oleh HPV. Kutil ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung atau melalui benda yang telah disentuh penderita. Untuk mencegah penularan, jangan berkontak langsung dengan penderita, tutupi bagian kulit yang terkena dengan perban, dan jaga agar kulit tetap kering. Pada sebagian besar kasus, kutil ini tidak berbahaya dan tidak menimbulkan nyeri serta dapat sembuh dengan sendirinya. Bila kutil tidak juga menghilang, dokter dapat memberikan salep topikal, mengangkat kutil melalui tindakan pembedahan, laser, pembekuan, atau membakar kutil hingga terlepas.   Jerawat Jerawat terjadi akibat pori-pori kulit yang tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati yang kemudian mengalami peradangan. Jerawat biasanya ditemukan pada wajah, dada, dan punggung. Timbulnya jerawat dapat dipicu oleh perubahan hormonal dan infeksi bakteri. Untuk membantu mengendalikan jerawat, bersihkan area berminyak wajah anda dan jangan memencet jerawat karena dapat menyebabkan infeksi dan terbentuknya jaringan parut.   Kutu Air Kutu air merupakan suatu infeksi jamur pada kulit kaki yang menyebabkan kulit mengelupas, kemerahan, terasa gatal, terbakar, dan kadang-kadang terbentuk lepuhan dan luka pada kaki. Kutu air ini dapat menular melalui kontak langsung, menggunakan sepatu yang sama dengan penderita, atau tidak menggunakan alas kaki pada ruang ganti atau di dekat kolam renang. Pengobatan yang biasa dilakukan adalah melalui pemberian salep anti jamur atau obat yang diminum pada kasus berat. Jagalah kebersihan kaki dan bagian dalam sepatu anda serta jaga agar kaki anda tetap kering.   Tahi Lalat Tahi lalat biasanya berwarna coklat atau hitam dan dapat ditemukan pada bagian tubuh manapun, baik satu ataupun berkelompok. Tahi lalat biasanya mulai timbul sebelum anda berusia 20 tahun. Beberapa tahi lalat dapat berubah secara perlahan seiring dengan berlalunya waktu, dan menonjol, berambut, dan atau mengalami perubahan warna. Walaupun sebagian besar tahi lalat bukan merupakan lesi pra kanker, beberapa tahi lalat dapat memiliki resiko berubah menjadi kanker yang lebih tinggi daripada tahi lalat lainnya. Hubungi dokter spesialis kulit anda bila anda memiliki tahi lalat yang berubah bentuknya, warnanya, berdarah, gatal, atau tahi lalat dengan batas yang tidak teratur.   Flek Flek merupakan suatu bercak berwarna coklat atau keabuan dan biasanya lebih banyak ditemukan pada orang lanjut usia, walaupun bukan disebabkan oleh proses penuaan. Flek disebabkan oleh paparan sinar matahari, sehingga seringkali ditemukan pada daerah yang sering terpapar oleh sinar matahari, seperti pada wajah, tangan, dan lengan. Pemberian krim pemutih dan pencerah dapat mengurangi warna gelap flek. Periksakan diri anda untuk menyingkirkan kemungkinan melanoma (kanker kulit) yang memiliki gambaran yang mirip dengan flek.   Pitiriasis Rosea Pitiriasis rosea merupakan suatu bercak kemerahan yang tidak berbahaya dan biasanya dimulai oleh satu bercak bersisik berwarna merah muda dengan pinggiran yang menonjol. Beberapa hari atau beberapa minggu kemudian, muncullah bercak bersisik kemerahan pada lengan, kaki, punggung, dada, perut, dan kadang leher. Bercak kemerahan ini dapat berbentuk seperti pohon natal di seluruh tubuh anda. Penyebab bercak kemerahan ini tidak diketahui dan biasanya tidak menular walaupun menimbulkan rasa gatal. Bercak ini biasanya menghilang dalam waktu 6-8 minggu walaupun tanpa pengobatan. Pitiriasis rosea paling sering mengenai orang berusia 10-35 tahun.   Melasma (Topeng Kehamilan) Melasma atau kloasma merupakan suatu bercak berwarna gelap atau coklat yang biasa ditemukan pada pipi, hidung, dahi, dan dagu. Melasma biasanya ditemukan pada wanita hamil dan juga pada pria. Melasma biasanya menghilang setelah persalinan, akan tetapi dapat juga menetap. Pengobatannya dapat berupa pemberian krim pemutih, ingat untuk selalu menggunakan tabir surya bila anda memiliki melasma karena sinar matahari dapat memperburuk melasma.   Keratosis Seboroik Keratosis seboroik merupakan suatu pertumbuhan kulit abnormal, bukan kanker, yang terjadi seiring dengan penuaan. Keratosis ini dapat mengenai bagian tubuh manapun, dapat berkelompok, dapat pula satu. Keratosis ini berwarna gelap atau berwarna-warni, dengan permukaan kasar atau halus dan lunak. Tidak diperlukan pengobatan apapun kecuali bila kulit mengalami iritasi atau terjadi perubahan bentuk dan penampakan. Keratosis seboroik sering salah didiagnosa sebagai tahi lalat atau kanker kulit, hubungi dokter anda untuk mengetahuinya.  Baca juga: Kencangkan Kulit Dengan 7 Cara Mudah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd