Your browser does not support JavaScript!
 12 Jun 2015    18:00 WIB
Cara Pencegahan MERS Untuk Jamaah Haji
Sejak bulan April 2012, kasus MERS-CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus) telah ditemukan di daerah Timur Tengah seperti Yordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, Kuwait, Yaman, Lebanon dan Iran. Oleh karena itu para calon jamaah haji dan umroh yang akan berangkat disarankan untuk berwaspada.  Berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan sebelum melakukan perjalanan ibadah Anda: Konsultasikan dengan dokter atau kunjungi klinik kesehatan enam minggu sebelum Anda bepergian.  Menyadari bahwa seseorang yang memiliki kondisi medis kronis (misalnya: kencing manis, penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit pernapasan) mempunyai risiko yang lebih tinggi. Bila mempunyai kondisi medis kronis sebaiknya memeriksakan diri secara lengkap terlebih dahulu. Hindari makan dan minum air yang tidak bersih. Hindari makanan dan minuman yang mungkin terkontaminasi dengan cairan hewan.  Hindari makanan mentah atau setengah matang. Usahakan hanya makan makanan yang dimasak dengan baik dan disajikan panas-panas.  Hindari minum produk susu yang tidak dipasteurisasi seperti susu unta mentah.  Hindari minum air seni onta (praktek yang berhubungan dengan tujuan pengobatan di daerah tertentu).  Hindari kontak terlalu dekat dengan semua binatang liar atau ternak, seperti kelelawar dan unta.  Lindungi diri Anda dan orang lain dari penyebaran kuman dan penyakit seperti flu. Cuci tangan Anda sesering mungkin. Gunakanlah saputangan saat bersin atau batuk. Saat ini tidak vaksin untuk Mers, CoV namun biasanya Anda akan diberikan vaksin yang mecegah flu. Melakukan vaksinasi pneumonia dan influenza. Baca juga: Flu dan komplikasinya Sumber: phacaspc