Your browser does not support JavaScript!
 23 Dec 2014    12:00 WIB
Penyakit Menular Seksual Mengakibatkan Kemandulan?
Penyakit Menular Seksual (PMS) dapat menyebabkan gangguaan kesuburan pada pria dan wanita. PMS dapat ditularkan melalui kontak seksual dengan pasangan yang terinfeksi melalui oral (mulut), anal (anus), atau vaginal. PMS yang paling umum terjadi pada remaja dan dewasa muda usia 15 sampai 24 tahun. Klamidia dan gonore adalah penyakit menular seksual akibat bakteri yang paling umum terjadi. Seringkali seseorang yang mengalami Klamidia dan gonore tidak memiliki gejala pada awalnya. Klamidia dan gonore apabila tidak diobati dapat mempengaruhi kesuburan pria dan wanita. Pada wanita, gonore dan klamidia dapat menyebabkan servisitis (radang serviks/ leher rahim) atau uretritis (radang uretra). Apabila tidak ditangani dengan baik. Sekitar 10 sampai 15 persen dari infeksi klamidia akan menyebabkan infeksi saluran kelamin bagian atas dalam rahim atau saluran tuba. Infeksi pada saluran kelamin bagian atas disebut penyakit radang panggul. Gejala yang terjadi seperti nyeri panggul, cairan vagina abnormal, perdarahan vagina, mual dan demam. Penyakit radang panggul adalah kondisi yang sangat serius karena secara permanen dapat merusak rahim dan saluran tuba. Seseorang yang mengalami PMS, apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan terjadinya jaringan parut pada saluran tuba yang dapat mencegah sel telur dan sperma bertemu, sehingga menghambat pembuahan. Jaringan parut ini juga meningkatkan risiko kehamilan ektopik, kehamilan di dalam saluran tuba. Kehamilan ektopik berpotensi mengancam nyawa. Tanpa operasi darurat, seorang wanita dapat mengalami kematian karena pendarahan. Gonore dan klamidia juga menyebabkan uretritis pada pria, yang sebagian besar juga tidak menunjukkan gejala apapun. Apabila tidak diobati, infeksi dapat menyebar sampai saluran genital dan menyebabkan epididimitis, yaitu peradangan pada epididimis. Epididimitis kronis, yang dapat menyebabkan kemandulan karena dengan merusak pergerakan sperma, fungsi dan jumlah sperma. Sumber: livestrong
 28 May 2014    10:30 WIB
Mengenal Apa itu Gonore
Gonore adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang dapat disebarkan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh yang sudah terinfeksi. Penyakit menular seksual ini dapat terjadi baik pada wanita maupun pada pria. Infeksi ini dapat menyebar dengan mudahnya terutama sering terjadi pada mereka yang memiliki banyak pasangan seksual. Wanita hamil yang terinfeksi gonore dapat menularkan infeksi ini ke bayinya saat proses kelahiran bayi.Neisseria gonorrhoeae merupakan bakteri yang merupakan penyebab dari gonore ini dapat dengan mudah memperbanyak diri di membran mukus tubuh. Bakteri ini dapat tumbuh dengan subur didaerah yang hangat, lembab, sehingga ia dapat tumbuh subur di saluran reproduksi termasuk di mulut rahim, rahim dan di indung telur pada wanita. Sedangkan pada pria bakteri ini biasanya hidup di saluran kencing. Pada beberapa kasus bakteri ini bahkan bisa tumbuh di mulut, tenggorokan dan anus.Gejala gonore pada wanita:    •    Keputihan yang berwarna kuning atau keabuan     •    Nyeri perut bawah atau nyeri panggul    •    Sensasi seperti terbakar saat berkemih    •    Konjungtivitis    •    Keluar darah saat melakukan hubungan seksual    •    Pembengkakan di daerah vulva    •    Sensasi terbakar di tenggorokanGejala gonore pada pria    •    Keluarnya cairan putih kekuningan dari penis    •    Sensasi terbakar saat berkemih    •    Sensasi terbakar di tenggorokan    •    Nyeri dan pembengkakan di testis    •    Pembengkakan kelenjar di tenggorokanJika Anda mengalami gejala-gejala diatas, segera konsultasikan kepada dokter Anda agar gonore dapat diobati secara tepat dan cepat. Tetapi jika dibiarkan gonore dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen baik untuk pria maupun wanita.Sumber: healthmeup