Your browser does not support JavaScript!
 27 Jan 2016    15:00 WIB
4 Mitos Kesehatan yang Dikira Benar Oleh Banyak Orang
Apakah hal yang Anda lakukan setiap hari atau tips kesehatan yang Anda dengar dari sahabat Anda memang benar-benar baik bagi kesehatan Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis mitos kesehatan yang sering salah dikira sebagai kebenaran oleh banyak orang.1. Hand Sanitizer Dapat Mencegah Penyebaran Kuman PenyakitFakta: mencuci tangan dengan sabun dan air bersih justru lebih efektif daripada menggunakan hand sanitizer. The Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat mengatakan bahwa memang benar penggunaan hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol dapat membantu bila tidak ada sabun untuk mencuci tangan. Akan tetapi, CDC juga mengingatkan bahwa hand sanitizer sebenarnya tidak membunuh kuman, tetapi hanya memperlambat pertumbuhan sejumalh bakteri. Jadi, hand sanitizer tidak efektif bila digunakan untuk membunuh beberapa jenis virus yang lebih kuat.Selain itu, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Missouri, para peneliti menemukan bahwa sejumlah komponen yang terkandung di dalam hand sanitizer dapat membuat kulit Anda lebih mudah menyerap bisphenol A (hingga 100 kali lipat), sejenis senyawa sintetik yang dapat ditemukan pada makanan kalengan dan kertas bon yang telah terbukti berhubungan dengan terjadinya gangguan hormon, meningkatkan resiko terjadinya kanker, dan gangguan jantung.Baca juga: 6 Mitos Salah Mengenai Pernikahan2. Gluten, Sejenis Protein di Dalam Gandum, Membuat Semua Roti Tidak Baik Bagi KesehatanFakta: diet bebas gluten memang terbukti dapat membuat seorang penderita intoleransi gluten menjadi lebih sehat, tetapi diet ini tidak terbukti bermanfaat bagi orang yang memang tidak menderita intoleransi gluten. Walaupun diet bebas gluten tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda, akan tetapi diet ini mungkin akan berdampak buruk bagi "kesehatan" dompet Anda.3. Makan di Restoran Sehat Dapat Membantu Menurunkan Berat BadanFakta: saat Anda mengira bahwa Anda makan di restoran sehat maka Anda pun akan makan lebih banyak (sekitar 151 kalori lebih banyak) dibandingkan saat Anda makan di sebuah restoran siap saji. Akan tetapi, bukan berarti Anda sebaiknya makan di berbagai restoran siap saji saja, karena hal ini tetap saja tidak sehat.4. Jangan Lupa Melakukan Peregangan Sebelum BerolahragaFakta: beberapa penelitian telah menemukan bahwa melakukan peregangan sebelum berolahraga justru akan membuat Anda menjadi lebih lemah dan lebih tidak stabil saat berolahraga. Untuk mencegah hal di atas, lakukanlah pemanasan setelah peregangan. Hal ini dapat membantu menghilangkan efek samping dari peregangan di atas.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 24 Oct 2015    12:00 WIB
Makanan dan Kesehatan Kulit Anda
Anda tentunya telah mengetahui adanya hubungan antara makanan anda dengan berbagai organ tubuh anda, seperti hubungan antara makanan kaya kalsium dan vitamin D dengan tulang anda atau antara ikan kaya asam lemak omega 3 dengan otak anda. Akan tetapi, tahukah anda apa saja makanan yang baik atau buruk bagi kulit anda?   Kadar Gula Darah dan Kesehatan Kulit Seorang ahli mengatakan bahwa untuk meningkatkan kesehatan kulit anda, maka jagalah kadar gula darah anda tetap stabil. Beberapa jenis makanan dapat membuat kadar gula darah anda meningkat tajam yang membuat tubuh harus mengeluarkan hormon insulin dalam jumlah banyak untuk membantu sel-sel tubuh anda menyerap gula di dalam darah ini. Beberapa penelitian menduga bahwa insulin mungkin memiliki peranan dalam timbulnya jerawat. Penelitian ini melibatkan 43 remaja laki-laki yang berjerawat dan membaginya menjadi dua kelompok. Remaja laki-laki pada kelompok satu mengkonsumsi makanan rendah glukosa (gula) selama 3 bulan, sedangkan kelompok lainnya mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat juga selama 3 bulan. Pada akhir bulan ketiga, ditemukan bahwa remaja laki-laki yang mengkonsumsi makanan rendah glukosa mengalami perbaikan jerawat. Akan tetapi, sebuah penelitian kulit lainnya yang diterbitkan beberapa lama setelahnya tidak menemukan adanya hubungan antara timbulnya jerawat dengan kadar hormon insulin, sehingga masih diperlukan penelitian lainnya. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga agar kadar gula darah anda tetap stabil adalah: Konsumsilah makanan rendah glukosa. Makanan ini hanya menyebabkan sedikit peningkatan kadar gula. Makanlah lebih sering dengan porsi kecil. Makan setiap dua setengah hingga tiga jam dapat membantu menjaga kadar gula darah dan insulin anda tetap stabil Konsumsilah banyak sayuran. Makanlah setidaknya 10 porsi kecil sayur setiap harinya.   Susu dan Kesehatan Kulit Seorang ahli mengatakan bahwa di dalam susu terdapat suatu komponen yang berhubungan dengan hormon testosteron, yang dapat menstimulasi kelenjar minyak pada kulit dan menyebabkan timbulnya jerawat. Tidak ada hubungan pasti atau hubungan timbal balik antara susu dan jerawat. Akan tetapi, banyak orang yang mengalami perbaikan dalam masalah jerawatnya setelah berhenti mengkonsumsi susu dan produknya. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk semua orang. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk benar-benar menyimpulkan apakah benar susu dan produknya dapat memicu timbulnya jerawat. Susu dan produknya merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang penting, yang diperlukan oleh tulang anda. Jika anda berniat untuk mencoba berhenti mengkonsumsi susu dan produknya, lakukanlah beberapa hal di bawah ini untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D anda, yaitu: Jika keadaan kulit anda membaik setelah anda berhenti mengkonsumsi susu dan produknya, cobalah untuk mengkonsumsi susu atau produknya dalam jumlah sedikit dan lihat apakah hal ini mempengaruhi kulit anda. Beberapa orang tetap dapat mengkonsumsi susu dan produknya dalam jumlah kecil tanpa menyebabkan timbulnya jerawat Cobalah produk susu lainnya seperti yogurt tanpa pemanis atau produk susu yang bukan berasal dari sapi (kambing misalnya) Konsumsilah makanan lain yang juga kaya akan kalsium dan vitamin D seperti sayuran hijau, brokoli, dan sardin untuk menggantikan susu agar kebutuhan tubuh anda akan kalsium dan vitamin D tetap terpenuhi   Lemak dan Kesehatan Kulit Berbagai asam lemak yang terdapat di dalam makanan yang anda makan dapat menyebabkan atau mencegah terjadinya peradangan (inflamasi). Terlalu banyak inflamasi yang terjadi di dalam tubuh anda dapat terlihat pada kulit anda. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menyeimbangkan konsumsi lemak anda (lemak jahat dan lemak baik) adalah: Jangan terlalu banyak menggunakan minyak sayur, seperti minyak jagung dan minyak canola Pilihlah daging sapi dan telur yang diperoleh dari hewan yang tidak memakan jagung Konsumsilah lebih banyak ikan kaya omega 3 seperti salmon dan mackerel. Bila perlu, konsumsilah suplemen minyak ikan. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda   Gluten dan Kesehatan Kulit Bagi penderita penyakit seliak, mengkonsumsi gluten dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil. Akan tetapi, selain pada penderita seliak, gluten juga dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang dan menyebabkan timbulnya bercak kulit kemerahan (dermatitis herpetiformis). Diet rendah gluten dapat membuat anda harus menghindari berbagai makanan kaya nutrisi, seperti gandum. Oleh karena itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum memulai diet ini.   Sumber: webmd