Your browser does not support JavaScript!
 28 Sep 2015    12:00 WIB
Bagaimana Tinggi Badan Ibu Pengaruhi Kehamilannya?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa tinggi badan ibu hamil ternyata dapat mempengaruhi resiko terjadinya kelahiran prematur. Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data dari hampir 3.500 orang wanita Nordik dan bayi mereka. Para peneliti kemudian menemukan bahwa semakin pendek tinggi badan sang ibu; maka semakin cepat masa kehamilan berlangsung, semakin kecil bayi (berat badannya), dan semakin tinggi resiko terjadinya kelahiran prematur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa tinggi badan ibu memiliki efek langsung pada seberapa lama kehamilan sang ibu akan berlangsung. Walaupun demikian, para peneliti masih tidak menemukan alasan dari mengapa hal ini terjadi. Para peneliti menduga bahwa hal ini mungkin dikarenakan oleh faktor genetika atau asupan gizi ibu atau lingkungan tempat tinggalnya.   Baca juga: Berbagai Hal yang Perlu Diketahui Tentang Kelahiran Prematur   Akan tetapi, bukan berarti para wanita bertubuh pendek pasti akan melahirkan secara prematur. Hal ini dikarenakan penelitian ini hanya menemukan adanya hubungan antara tinggi badan yang rendah (pendek) dengan kelahiran prematur dan bukannya suatu hubungan sebab akibat. Kelahiran prematur sendiri merupakan suatu keadaan di mana bayi lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu, yang merupakan salah satu penyebab kematian utama dari bayi baru lahir di Amerika Serikat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: newsmax