Your browser does not support JavaScript!
 15 Feb 2019    11:00 WIB
Apa Benar Susu Kacang Almond Baik Untuk Ibu Hamil Dan Janin ?
Saat hamil, maka seorang ibu hamil akan berusaha untuk makan makanan atau minuman yang dikatakan baik bagi janin. Semua dilakukan demi kesehatan janin, salah satu minuman yang dikatakan baik untuk perkembangan janin adalah susu kacang almond. Kemudian apakah benar susu kacang almond baik untuk ibu hamil dan janin? Berikut Adalah Manfaat Susu Kacang Almond Selama Kehamilan: Vitamin: Susu almond adalah alternatif yang sehat dari susu sapi karena mengandung sejumlah vitamin penting, termasuk vitamin A, B12, E dan D. Selain menjaga Anda dan bayi tumbuh sehat, kandungan beberapa vitamin terutama vitamin E, juga membantu menjaga kulit Anda bersinar dan sehat, dengan mencegah jerawat dan kulit gelap.  Antioksidan: Saat plasenta berkembang, wanita hamil dipengaruhi oleh stres oksidatif. Susu almond yang kaya akan antioksidan dapat mengurangi efek stres oksidatif. Kalsium: Tulang Anda membutuhkan dukungan ekstra selama kehamilan. Susu almond kaya akan kalsium yang menjamin tulang Anda dan bayi tetap sehat dan kuat. Kalsium juga membantu dalam menjaga tekanan darah Anda, tekanan darah tinggi selama kehamilan memiliki beberapa efek buruk pada wanita hamil dan bayi yang dikandungnya. Omega-3 asam lemak: Asam lemak omega-3 dalam susu almond menjaga hati wanita hamil tetap sehat dan kuat Rendah gula: Diabetes gestational adalah masalah umum yang sering terjadi selama kehamilan. Untuk menghindari atau mengontrolnya, kebanyakan dokter menyarankan ibu hamil untuk mengontrol kadar gula darah. Gula dalam susu kacang almond dianggap sebagai "gula baik" dan dikenal tidak berdampak atau menyebabkan diabetes gestasional pada ibu hamil Pro-vegan: Jika Anda vegetarian, maka Anda tidak bisa minum susu sapi. Susu kacang almond, adalah pilihan yang sangat baik bagi Anda karena tidak memiliki produk sampingan hewan dan bergizi seperti susu sapi Lebih tahan lama: Terlepas dari semua ini, ada manfaat tambahan dari susu kacang almond lebih mudah dalam penyimpanan dibandingkan dengan susu sapi. Hal ini karena susu kacang almond tidak memerlukan pendinginan dan tahan lama. Jadi jika Anda bepergian jarak jauh saat hamil, Anda dapat dengan mudah membawa susu kacang almond dengan Anda Efek Samping Minum Susu Kacang Almond Selama Kehamilan Meski efek yang ditimbulkan sedikit namun ada baiknya Anda mengetahuinya juga Reaksi alergi: Meski jarang, tapi pada beberapa orang bisa mengalami alergi, yaitu alergi terhadap kacang. Jadi bila Anda memiliki riwayat alergi ada baiknya berhati-hati saat minum sus kacang almond. Minum dahulu sedikit dan lihat reaksinya. Bila tidak mengalami alergi maka Anda bisa terus meminumnya. Rendah kalori: Susu kacang almond memiliki lemak dan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi. Sehingga cocok diminum untuk Anda yang sedang berdiet. Namun, bila Anda sedang hamil, tubuh Anda membutuhkan lemak baik dan diet tinggi kalori. Jadi bila Anda minum susu kacang almond Anda tetap membutuhkan sumber lemak dan kalori yang lain. GOITROGEN:  Kacang Almond dikenal dapat menekan fungsi kelenjar tiroid meski efeknya minimal namun bila Anda sudah memiliki disfungsi tiroid, maka susu kacang almond akan memperburuk situasi Anda. Namun bila Anda tidak memiliki masalah tiroid maka tidak akan menjadi masalah. Menantikan seorang bayi adalah waktu yang membahagiakan untuk setiap pasangan serta seluruh keluarga. Tetapi pada saat hamil adalah saat ketika Anda harus sangat berhati-hati tentang apa yang Anda makan dan Anda minum. Tubuh Anda, metabolisme dan hormon Anda - semuanya berubah selama periode ini. Jadi, jika Anda ragu, yang terbaik adalah untuk menghindari makanan tersebut. Namun, manfaat susu kacang almond lebih besar daripada efek samping jadi tidak menjadi masalah bila Anda ingin meminumnya. Juga pastikan Anda tidak mengalami alergi dan bisa berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda mulai mengkonsumsi susu kacang almond. Baca juga: Dampak Depresi Bagi Ibu Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 14 Dec 2018    08:00 WIB
Perbanyak dan Lancarkan Asi Dengan 10 Makanan Ini
Dengan menyusui anda telah memberikan kehidupan terbaik kepada buah hati anda. Memberikan ASI eksklusif mampu membantu mencegah penyakit pada bayi anda, mendukung kemampuan bayi anda untuk tumbuh,meningkatkan perkembangan bicara selain itu untuk anda yang menyusui ada beberapa manfaat diantara untuk membantu mencegah kanker payudara dan ovarium, untuk merangsang produksi hormon oksitosin yang membantu ikatan antara anda dan bayi. Terkadang ada beberapa keluhan diantara ibu-ibu menyusui jika jumlah asinya sedikit. Berikut kami coba rangkum makanan yang dipercaya dapat menambah jumlah asi Biji fenugreek Biji fenugreek atau kelabat telah dipercaya dapat merangsang hormon pertumbuhan payudara dan meningkatkan produksi ASI. Biji-bijian ini merupakan sumber yang kaya akan zat besi, vitamin, kalsium dan mineral. Penelitian telah menunjukkan bahwa kelabat merupakan stimulator potent untuk memproduksi ASI yang dapat meningkatkan ASI sebanyak 90 persen. Bawang putih Bawang putih menjadi cara kuno namun terbaik untuk meningkatkan produksi ASI. Ini sudah terbukti dalam sebuah penelitian dalam journal of Pediatric Research yang menunjukkan bahwa bawang putih bisa meningkatkan produksi ASI dan nafsu makan bayi. Kacang Kacang-kacangan, seperti almond dan mete adalah makanan ideal untuk meningkatkan ASI. Kaya akan protein, vitamin dan mineral menjadikan kedua kacang ini amat baik untuk dikonsumsi dan membantu meningkatkan laktasi. Edamame dan kedelai Edamame atau kedelai Jepang ini memang sumbernya protein nabati. Edamame juga mengandung vitamin K, mangan, asan folat, vitamin C, riboflavin, zat besi, magnesium, fosfor, dan kalium. Baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian ibu menyusui. Bila Anda sedang bosan makan ikan, unggas atau daging sebagai sumber protein, coba saja edamame. Kekurangan protein bisa membuat produksi air susu berkurang, bahkan cadangan protein dalam tubuh akan ikut berkurang. Pare Sayuran, seperti labu botol dan pare merupakan makanan yang paling populer untuk meningkatkan ASI. Keduanya merupakan sumber vitamin dan mineral, yang membantu meningkatkan laktasi wanita. Bayam Sayuran Hijau adalah cara tradisional untuk meningkatkan suplai susu. Tidak hanya menyediakan gizi yang cukup akan tetapi sayuran mampu dicerna. Sayuran hijau seperti bayam merupakan sumber mineral dan vitamin serta phytoestrogen yang diyakini untuk meningkatkan laktasi. Bayam kaya akan kandungan vitamin B6, protein, thiamin, asam folat, kalsium, kalium dan Vitamin yang dibutuhkan tubuh. Vitamin B6 akan membantu dalam menyediakan persedian produksi ASI anda. Selain itu bayam merupakan sumber asam folat yang merupakan nutrisi penting untuk ibu menyusui. Daun katuk Daun katuk memiliki kandungan laktagagum yang ternyata berhubungan dengan peningkatan produksi ASI, bahkan telah digunakan secara turun temurun. Selain itu kandungan steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin yang baik untuk kesehatan anda adanya peningkatann kadar hormon dengan cara mengkonsumsi daun katuk yang tepat. Anda dapat mengolah daun katuk dengan tepat agar gizinya tidak berkurang. Terlalu matang justru anda kehilangan nutrisi yang terkandung di dalam daun katuk. Bunga Pepaya. Kaya vitamin A dan vitamin C. Bunga yang berwarna kuning pucat ini juga mengandung kalsium dan fosfor. Baik untuk mempercepat proses pencernaan protein karena adanya enzim papain, yang tidak hanya terdapat di bagian bunga, tapi juga di buah dan daunnya. Enzim itu berguna untuk memecah protein yang Anda makan, apalagi saat menyusui dibutuhkan protein sekitar dua kali lipat dibanding kebutuhan normal. Bunga papaya juga bisa merangsang nafsu makan. Oatmeal Kandungan nutrisi pada oatmeal dapat membantu untuk menurunkan kolesterol dan menormalkan tekanan darah Anda. Selain itu oatmeal juga dapat membantu Anda untuk lebih rileks. Oatmeal juga dapat membantu meningkatkan jumlah hormon oksitosin dalam tubuh yang dapat memperlancar ASI Anda. Air Putih Air juga penting untuk produksi Asi pada ibu menyusui. Dalam masa menyusui, cairan dalam tubuh Anda jadi lebih cepat habis, jadi pastikan untuk meminum segelas air sebelum Anda menyusui bayi Anda.  
 28 Aug 2018    08:00 WIB
6 Bahaya Mengkonsumsi Junk Food Saat Hamil
Apakah Anda ngidam junk food saat sedang hamil? Akan tetapi, apakah aman terus mengkonsumsi berbagai jenis junk food selama hamil? Jawabannya adalah tidak. Saat Anda hamil, ada berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh Anda, seperti berat badan Anda, kadar gula darah, tekanan darah, mood, dan makanan yang Anda konsumsi. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja bahaya dari mengkonsumsi junk food saat hamil.   Tekanan Darah Meningkat dan Kaki Anda Menjadi Bengkak Tahukah Anda bahwa mayonnaise terbuat dari telur mentah? Dan karena ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan mentah, maka Anda sebaiknya menghindari berbagai jenis mayonnaise. Selain itu, junk food biasanya juga mengandung banyak garam, yang dapat berpengaruh buruk pada tekanan darah dan bahkan membuat kaki Anda membengkak karena retensi cairan di dalam tubuh Anda.   Membuat Anda Mengalami Sembelit Serat merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk membentuk energi dan juga dapat membuat pergerakan usus Anda menjadi lebih lancar, sehingga Anda pun tidak mengalami sembelit, yang sering terjadi pada ibu hamil. Dan karena junk food hanya mengandung sedikit atau sama sekali tidak mengandung serat, maka hal ini akan membuat keluhan sembelit Anda semakin buruk. Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda mencukupi kebutuhan serat Anda dengan mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari selama hamil.   Robeknya Selaput Ketuban Saat hamil, sembelit parah dapat menyebabkan peningkatan tekanan, yang dapat memicu robeknya selaput ketuban Anda, yang akan mengakibatkan Anda melahirkan sebelum waktunya.   Kekurangan Nutrisi Penting Junk food biasanya hanya mengandung sedikit sayuran atau daging dan sebagian besar hanya terdiri dari lemak, yang berarti kurang bernutrisi. Hal ini dapat mempengaruhi jumlah nutrisi penting yang masuk ke dalam tubuh Anda.   Menyebabkan Perubahan Mood dan Diabetes Gestasional Banyak ibu hamil ngidam cokelat dan bahkan memakannya pada waktu yang tidak wajar, misalnya pada pagi atau malam hari. Mengkonsumsi makanan manis dapat membuat Anda menjadi lebih mudah marah dan membuat mood Anda lebih mudah berubah. Selain itu, mengkonsumsi banyak gula juga dapat mempengaruhi kadar gula darah Anda atau bahkan meningkatkan resiko terjadinya diabetes gestasional (kencing manis saat hamil).   Bayi Lahir Dengan Berat Badan Berlebih Terlalu sering mengkonsumsi junk food yang penuh dengan lemak, gula, dan garam dapat mempengaruhi bayi Anda, yang akan membuat mereka lahir dengan berat badan berlebih, yang dapat membuat bayi Anda lebih mudah mengalami obesitas saat dewasa nanti.   Baca juga: Apakah Aman Berhubungan Seks Saat Hamil?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 09 Mar 2018    08:00 WIB
Suplemen yang Harus Dikonsumsi Saat Hamil
Saat hamil, Anda harus memastikan bahwa kebutuhan nutrisi Anda tercukupi dengan mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang. Jika tidak bisa, misalnya akibat morning sickness yang cukup parah, maka dokter biasanya akan memberikan tambahan suplemen. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis suplemen yang biasanya dikonsumsi oleh para ibu hamil.   Baca juga: 6 Bahaya Mengkonsumsi Junk Food Saat Hamil   Suplemen Kalsium Jika Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan kalsium dari makanan Anda sehari-hari, maka dokter biasanya akan memberikan suplemen ini pada Anda, karena kalsium merupakan salah satu mineral penting bagi perkembangan tulang dan gigi bayi Anda, terutama saat kehamilan Anda memasuki trimester terakhir.   Suplemen Multivitamin dan Multimineral Suplemen ini akan membantu mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin yang diperlukan oleh tubuh Anda saat hamil.   Suplemen Asam Folat Suplemen ini sangat penting untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dan untuk mencegah terjadinya kelainan bawaan pada bayi Anda. Sebagian besar dokter biasanya akan memberikan suplemen ini pada trimester pertama kehamilan.   Suplemen Zat Besi Karena wanita hamil biasanya mengalami anemia, maka dokter biasanya akan memberikan suplemen zat besi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan setelah morning sickness yang Anda alami mulai berkurang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 07 Mar 2018    08:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Hamil 9 Bulan
Sama seperti bulan-bulan sebelumnya, ada beberapa makanan dan minuman yang harus Anda hindari saat hamil 9 bulan. Di bawah ini Anda dapat melihat makanan dan minuman apa saja yang tetap harus Anda hindari hingga Anda melahirkan.   Baca juga: Tips Untuk Menjaga Berat Badan Tetap Sehat Saat Hamil   Kafein Selama hamil, Anda harus menghindari minuman berkafein. Akan tetapi, bila Anda harus mengkonsumsinya, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 200 mg kafein setiap harinya. Cokelat juga mengandung kafein jadi pastikan Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.   Alkohol Alkohol merupakan minuman berbahaya yang tidak boleh dikonsumsi selama hamil karena dapat menyebabkan retardasi mental, kelahiran prematur, dan berbagai kelainan bawaan lainnya.   Sakarin Sakarin merupakan pemanis buatan yang harus dihindari saat hamil. Jadi, lebih baik mengkonsumsi gula biasa daripada sakarin.   Keju Lunak Karena keju lunak biasanya terbuat dari susu yang tidak melalui proses pasteurisasi, maka sebaiknya Anda juga tidak mengkonsumsinya. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi.   Seafood Mentah Selama hamil, pastikan Anda juga menghindari berbagai makanan mentah, terutama seafood seperti sushi dan tiram karena juga dapat meningkatkan resiko infeksi. Selain itu, makanan laut juga mengandung metil merkuri yang berbahaya bagi kesehatan bayi Anda.   Rokok   Bila Anda merupakan perokok, maka Anda harus benar-benar berhenti merokok saat hamil karena rokok dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan bayi di dalam kandungan Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 06 Mar 2018    12:30 WIB
Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Hamil 9 Bulan
Sekarang ini Anda mungkin sudah lebih sulit bergerak dan kembali sering buang air kecil. Bersabarlah karena sebentar lagi "penderitaan" Anda akan segera berakhir dan bayi yang Anda tunggu-tunggu pun akan segera lahir. Namun, bukan berarti Anda sudah boleh makan seenaknya saat ini. Pada usia 9 bulan, perkembangan bayi Anda sudah hampir selesai. Berat badan bayi Anda akan meningkat dengan cepat dan otak serta paru-parunya akan menjadi matang. Untuk menjaga agar berat badan Anda tidak meningkat tajam dan membuat Anda semakin merasa tidak nyaman, di bawah ini Anda dapat melihat apa saja makanan yang tetap wajib Anda konsumsi saat hamil 9 bulan.   Usahakanlah juga untuk selalu mengkonsumsi: Gandum, 6-11 porsi setiap hari Buah, 2-4 porsi sehari Sayuran, lebih dari 4 porsi sehari Susu dan produknya, 4 porsi sehari Makanan tinggi protein, 3 porsi sehari Air putih, minimal 2 liter setiap hari   Baca juga: Apakah Aman Berenang Saat Hamil?   Makanan Tinggi Serat Pastikan Anda selalu mengkonsumsi berbagai makanan tinggi serat seperti sayuran, buah, gandum, sereal, dan sebagainya.   Makanan yang Mengandng Banyak Zat Besi makanan yang mengandung banyak zat besi adalah ikan, ayam, kuning telur, brokoli, kacang polong, bayam, buah beri, kacang kedelai, dan buah kering. Pastikan Anda mengkonsumsi minimal 3 porsi makanan tinggi zat besi setiap harinya.   Makanan yang Mengandung Banyak Kalsium Pada trimester ketiga, kalsium sangat dibutuhkan untuk perkembangan tulang bayi Anda. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan kaya kalsium, seperti susu dan produknya, oatmeal, kacang almon, dan biji wijen.   Makanan yang Mengandung Banyak Vitamin C Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin C juga sangat penting saat Anda hamil 9 bulan. Makanan yang mengandung banyak vitamin C adalah buah golongan sitrus (jeruk), tomat, strawberi, brokoli, dan kembang kol.   Makanan yang Mengandung Banyak Asam Folat Untuk mencegah terjadinya kelainan bawaan seperti spina bifida, pastikan Anda selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak asam folat selama hamil. Makanan yang mengandung banyak asam folat adalah sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan.   Makanan yang Mengandung Banyak Vitamin A Pada saat hamil 9 bulan, Anda juga perlu mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin A seperti bayam, wortel, ubi, dan melon kuning.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 05 Mar 2018    11:00 WIB
Makanan yang Harus Dihindari Saat Hamil 8 Bulan
Saat usia kehamilan mencapai 8 bulan, ada beberapa jenis makanan yang masih harus Anda hindari untuk mencegah terjadinya peningkatan berat badan dan rasa tidak nyaman. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari saat hamil 8 bulan.   Kopi Saat Anda semakin dekat dengan waktu persalinan, Anda mungkin akan mengalami sembelit. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan mengurangi konsumsi kopi dan minuman berkafein lainnya.   Susu yang Tidak Dipasteurisasi Hindarilah konsumsi susu sapi, kambung, dan domba yang tidak dipasteurisasi. Susu kambung sangat beresiko dikonsumsi saat hamil karena memiliki resiko toksoplasmosis yang sangat tinggi.   Ikan Hiu, Marlin, dan Todak Ketiga jenis ikan ini mengandung sangat banyak metil merkuri, yang dapat berpengaruh sangat buruk bagi sistem saraf bayi Anda. Jadi, bila Anda ingin makan ikan, pilihlah ikan yang tidak terlalu berlemak dan sebisa mungkin ikan air tawar.   Keju Lunak Keju lunak seperti brie dan Danish blue dapat mengandung listeria, yang harus dihindari saat hamil. Jika Anda mengidam keju, pilihlah keju keras seperti cheddar.   Baca juga: Tips Aman Berjalan Kaki Saat Hamil   Telur Mentah Atau Setengah Matang Telur setengah matang atau mentah harus dihindari saat hamil karena mungkin mengandung bakteri salmonella yang telah diketahui dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan.   Kerang Mentah Hindarilah berbagai jenis makanan mentah, termasuk kerang dan ikan mentah seperti sushi selama hamil. Hal ini dikarenakan berbagai makanan mentah ini beresiko tinggi menyebabkan terjadinya keracunan makanan.   Hati dan Daging Olahan Dianjurkan untuk menghindari konsumsi hati saat hamil, begitu pula dengan berbagai jenis daging olahan lain seperi salami dan ham karena dapat meningkatkan resiko terjadinya toksoplasmosis dan listeriosis.   Alkohol dan Rokok Anda tentu mengetahui bahwa kedua hal ini harus dihindari saat hamil karena keduanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan pertumbuhan pada bayi Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 23 Jan 2018    11:00 WIB
Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Saat Hamil 5 Bulan
Menjadi seorang ibu tentu saja membawa kebahagiaan tersendiri bagi seorang wanita. Oleh karena itu, sangat penting bagi para ibu hamil untuk mengkonsumsi makanan yang tepat untuk menjaga kesehatan dirinya dan bayi di dalam kandungannya. Pada saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua, tubuh sang ibu akan mengalami perubahan yang jelas. Mengidam pun biasanya akan menjadi semakin sering dan lebih beragam. Akan tetapi, untuk menjaga agar Anda dan bayi Anda tetap sehat, di bawah ini ada beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi saat hamil 5 bulan.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 21-25)   Air Putih Pada trimester kedua ini pastikan Anda mengkonsumsi cukup air putih. Ingatlah bahwa Anda harus merawat 2 orang sekarang. Selain itu, banyak minum air putih juga dapat membantu mencegah sembelit. Selain air putih, konsumsilah setidaknya 2 gelas susu setiap hari untuk mencukupi kebutuhan kalsium dan mikronutrien yang penting bagi perkembangan tulang bayi Anda.   Makanan Kaya Protein Protein merupakan zat pembentuk di dalam tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengkonsumsi protein saat hamil untuk memastikan perkembangan fisik bayi Anda berlangsung dengan baik. Otot, kulit, dan organ tubuh membutuhkan protein untuk bertumbuh dan bertahan hidup. Pastikan Anda mengkonsumsi ayam, telur, kacang, dan sereal di dalam menu makanan Anda. Bila Anda menggunakan seorang vegetarian, konsumsilah kacang-kacangan, keju, dan tahu.   Buah-buahan Buah mengandung banyak vitamin dan mineral penting. Oleh karena itu, konsumsilah berbagai jenis buah-buahan selama hamil, seperit apel, pir, pisang, kiwi, jeruk, buah beri, dan sebagainya.   Sayuran Berdaun Hijau Saat hamil, pastikan Anda mengkonsumsi banyak sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli untuk mencukupi kebutuhan serat dan zat besi.   Gandum Saat hamil, pastikan Anda juga mengkonsumsi gandum. Gandum, ragi, beras, jagung, dan oat merupakan beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin E, vitamin B kompleks, zat besi, dan magnesium yang diperlukan untuk proses perkembangan bayi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 19 Jan 2018    16:00 WIB
Berikut Makanan yang Wajib Anda Konsumsi Ketika Hamil 4 Bulan
Akhirnya trimester pertama kehamilan Anda sudah lewat. Pada trimester kedua, rasa mual, muntah, sakit kepala, mudah mengantuk, perut kembung, dan sering buang air kecil biasanya sudah berkurang atau bahkan menghilang. Anda akan merasa lebih aktif, energik, dan tidak terlalu cemas. Pada trimester kedua ini Anda sudah mulai dapat merasakan pergerakan bayi Anda. Perut Anda biasanya juga sudah mulai tampak membesar. Pada bulan keempat kehamilan Anda, bayi Anda biasanya sudah terbentuk sempurna. Setiap organ, seperti otak, ginjal, saraf tulang belakang, mata, jari kaki dan tangan, paru-paru, dan hati sudah terbentuk dan telah berfungsi. Tubuh bayi Anda akan mulai mengeraskan tulang dan mengkoordinasikan kerja organ. Oleh karena itu, pada tahap ini bayi Anda membutuhkan nutrisi lebih banyak untuk pertumbuhannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda konsumsi saat usia kehamilan Anda sudah mencapai 4 bulan.   Makanan Tinggi Serat Trimester kedua merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mencegah terjadinya sembelit pada trimester selanjutnya dan setelah melahirkan. Pastikan Anda mengkonsumsi banyak serat pada bulan keempat kehamilan Anda. Makanan yang mengandung banyak serat adalah gandum, oat, dan sayuran berdaun hijau.   Lemak Essensial Bayi Anda dan tubuh Anda memerlukan lemak essensial ini untuk menurunkan resiko terjadinya persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan keterbelakangan mental dan kognitif pada bayi. Pastikan Anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak asam lemak omega 3, 6, dan 9 seperti ikan air tawar, ikan tuna kalengan, kacang, dan minyak zaitun.   Baca juga: Perkembangan Kehamilan Anda (Minggu 13-16)   Susu dan Produknya Tubuh Anda dan bayi Anda membutuhkan lebih banyak kalsium sekarang ini. Pada saat ini dokter biasanya akan mulai memberikan suplemen vitamin D dan kalsium pada Anda. Dengan demikian bayi Anda dapat memiliki tulang yang lebih kuat. Konsumsilah setidaknya 1 liter susu atau produknya setiap hari.   Daging Jika rasa mual Anda mulai hilang, Anda dapat mulai mengkonsumsi daging. Akan tetapi, pastikan daging yang Anda konsumsi telah dicuci bersih dan telah dimasak dengan baik. Daging yang kurang matang dapat mengandung bakteri dan virus berbahaya.   Buah Buah segar merupakan makanan yang harus selalu dikonsumsi selama Anda hamil karena mengandung berbagai vitamin dan mineral, serta mengandung banyak air dan atau serat.   Makanan Kaya Zat Besi Proses pertumbuhan janin Anda di bulan keempat ini memerlukan banyak zat besi. Selain itu, tubuh Anda juga memproduksi sekitar 3-6 liter darah tambahan saat hamil, yang berarti Anda membutuhkan lebih banyak zat besi. Beberapa makanan yang mengandung banyak zat besi adalah kacang, telur, buah kering, dan gandum.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 17 Jan 2018    08:00 WIB
Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Hamil 3 Bulan
Memasuki bulan ketiga, janin Anda akan mulai tampak seperti manusia. Pada akhir bulan ketiga, bayi Anda bahkan sudah mulai bergerak, walaupun masih tidak Anda sadari. Karena banyaknya organ yang sedang dibentuk pada bulan ini, maka makanan yang Anda konsumsi pun menjadi sangat penting. Di bawah ini Anda dapat melihat makanan apa saja yang wajib Anda konsumsi pada bulan ketiga kehamilan Anda agar bayi Anda dapat berkembang dengan baik.   Baca juga: Apakah Pemeriksaan USG Berbahaya Bagi Bayi?   Makanan Kaya Vitamin B6 Karena rasa mual Anda akan mencapai puncaknya pada bulan ini, maka Anda mungkin akan merasa lemas dan sangat lelah. Untuk membantu mengurangi rasa mual dan memperbaiki mood Anda, maka konsumsilah makanan kaya vitamin B6 seperti buah golongan sitrus (jeruk, lemon), telur, sayuran berdaun hijau, dan kentang.   Buah Segar Saat hamil, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah segar daripada buah kalengan karena buah kalengan biasanya mengandung zat pengawet. Selain berbagai vitamin, buah segar juga mengandung air, serat, gula alami, dan antioksidan; yang dapat membantu menjaga kesehatan dan mencukup kebutuhan vitamin dan serat harian Anda. Bila Anda ingin meningkatkan berat badan, maka pisang dan jambut biji dapat menjadi pilihan yang baik.   Karbohidrat Dengan mengkonsumsi gandum dan karbohidrat sederhana seperti roti, nasi, dan kentang; maka Anda dapat memberikan energi tambahan pada bayi Anda.   Daging Jika Anda merupakan penyuka daging, maka sekaranglah saatnya memuaskan hasrat Anda. Pastikan saja daging sudah benar-benar matang dan bersih. Daging ayam, domba, dan ikan air tawar merupakan sumber vitamin, mineral, dan protein yang baik.   Zat Besi dan Asam Folat Zat besi dan asam folat merupakan 2 mineral yang sangat penting bagi proses perkembangan bayi Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat besi dan asam folat seperti bit, oatmeal, tuna kalengan, kacang, daging (untuk zat besi), jeruk, kentang, brokoli, telur, dan sayuran berdaun hijau (untuk asam folat).   Susu dan Produknya Pada saat hamil dan menyusui, mengkonsumsi susu dan produknya sangat baik bagi kesehatan Anda dan bayi Anda. Bayi Anda sangat memerlukan kalsium dan mineral lainnya yang terdapat di dalam susu untuk proses perkembangannya. Pastikan saja susu yang Anda konsumsi telah melalui proses pasteurisasi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction