Your browser does not support JavaScript!
 17 Jun 2020    08:00 WIB
7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak
Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya. Telur Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak. Greek Yogurt Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak. Sayuran Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru. Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi. Ikan Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden. Kacang-kacangan Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf. Oatmeal Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda. Kunyit Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.   
 12 Apr 2018    08:00 WIB
Apa Saja Sih Sumber Lemak Yang Baik Untuk Batita?
Selama masa batita, biasanya didefinisikan sebagai usia 1-3 tahun, anak Anda memerlukan kadar lemak yang sesuai dalam dietnya untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangannya. Seorang anak berusia antara 1-2 tahun membutuhkan sekitar separuh kalori dari lemak, dan Anda dapat secara bertahap mengurangi persentase ini menjadi sekitar sepertiga dari kalori hariannya pada saat dia berusia 4 tahun. Namun, yang terbaik adalah jika sebagian besar asupan lemak anak Anda berasal dari lemak tak jenuh tunggal atau tak jenuh ganda yang sehat, bukan lemak jenuh atau trans yang tidak sehat. Menurut American Academy of Pediatrics, lemak dan kolesterol sebaiknya tidak dibatasi pada anak di bawah 2 tahun. Asupan lemak kurang dari 20 persen dapat menyebabkan pertumbuhan tertunda.   Asam Lemak Omega-6     Asam lemak omega-6 berkontribusi pada pertumbuhan kulit dan rambut, kesehatan tulang, fungsi otak dan metabolisme. Anak-anak berusia antara 1-3 tahun membutuhkan sekitar 7.000 miligram asam lemak omega-6 per hari. Asam lemak omega-6 banyak ditemukan pada minyak goreng. Satu sendok teh minyak safflower mengandung 3.360 miligram asam lemak omega-6, dan jumlah minyak jagung yang sama mengandung 2.400 miligram asam lemak omega-6. Karena minyak ini biasa digunakan pada makanan seperti makanan tumis dan makanan panggang.   Asam Lemak Omega-3 Asam lemak omega-3 diperlukan untuk perkembangan otak dan perkembangan retina, terutama pada masa bayi dan anak usia dini. Anak-anak berusia antara 1-3 tahun membutuhkan sekitar 700 miligram asam lemak omega-3 per hari. Sumber asam lemak omega-3 yang baik termasuk ikan, biji rami, tahu, telur atau susu yang diperkaya dengan asam lemak omega-3. Satu sendok makan biji rami mengandung lebih dari 1.500 miligram asam lemak omega-3, dan 110 mg tahu mengandung 300 miligram. Sarden Atlantik mengandung 144 miligram asam lemak omega-3 DHA per 28 gram, dan salmon mengandung antara 186 dan 413 miligram per 28 gram, tergantung pada varietas tertentu. Jika batita Anda masih menyusui, ASI juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik.   Lemak Tak Jenuh Tunggal Lemak tak jenuh tunggal dapat berkontribusi pada kesehatan jantung dan ideal untuk digunakan dalam memasak. Minyak zaitun tinggi lemak tak jenuh tunggal, dengan 9.800 miligram per sendok makan. Minyak canola juga memiliki kadar lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, dengan 8.800 miligram per sendok makan. Alpukat adalah sumber lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk batita. Mereka mengandung 19 gram lemak tak jenuh tunggal dalam satu buah alpukat dan juga mengandung banyak vitamin dan mineral, termasuk zat besi, kalsium, niasin dan vitamin C, E dan A. Tidak ada jumlah khusus yang disarankan untuk lemak tak jenuh tunggal yang diperlukan dalam makanan sehari-hari anak batita, Tapi lemak tak jenuh tunggal adalah bentuk lemak sehat yang bisa disertakan orang tua untuk membantu memenuhi kebutuhan lemak total dalam makanan anak mereka.   Lemak Jenuh dan Lemak Trans Lemak jenuh biasanya ditemukan pada produk hewani, termasuk daging sapi, ayam dan produk susu. Keju, susu utuh dan yogurt full-fat dianggap makanan sehat untuk batita karena kandungan kalsiumnya yang tinggi, meski kaya lemak jenuh. Produk susu rendah lemak tidak boleh disajikan kepada batita di bawah usia 2 tahun karena mengonsumsi produk ini dapat menurunkan asupan lemak secara keseluruhan yang menurut rekomendasi 50 %. Lemak trans ditemukan pada makanan olahan, margarin dan makanan panggang ini diciptakan selama proses memasak dan bisa berkontribusi pada penyakit jantung di kemudian hari. Makanan dengan banyak lemak trans, seperti keripik dan biskuit, juga cenderung rendah nutrisi. Hindari menyajikan makanan olahan untuk anak Anda yang mengandung lemak trans dan fokus pada makanan utuh bergizi dengan banyak lemak sehat.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Anak Mau Memakan Buah dan Sayuran   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: sfgate
 06 Dec 2017    12:30 WIB
Jangan Asal Beri Camilan Untuk Anak, Anda Harus Memberi Camilan Sehat Seperti…
Anak Anda mungkin lebih menyukai camilan bergula karena rasanya yang lebih enak, namun penting untuk membatasi asupan gula dan memastikan dia mendapatkan banyak nutrisi penting seperti protein. Camilan merupakan bagian penting dari makanan anak Anda karena membantu memasok vitamin dan mineral yang tidak ia dapatkan dari makanan utamanya. Kualitas camilan sama pentingnya.   Protein dan Gula Protein mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak Anda dengan membangun, merawat dan mengganti jaringan di tubuhnya. Protein yang didapat anak Anda dari makanannya berkontribusi pada pembentukan sel darah merah, fungsi jantung dan kekuatan sistem kekebalan tubuhnya. Makan terlalu banyak gula dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat dan kerusakan gigi. Camilan manis bukan pilihan sehat bagi anak Anda karena membuat lonjakan gula darah cepat, namun kemudian membuatnya merasa lesu dan lelah. Makanan tersebut juga tidak mengisi perut dalam jangka waktu yang lama dan berarti dia akan lapar lagi beberapa saat kemudian.   Camilan Protein Tinggi Kacang kaya akan lemak tak jenuh untuk jantung dan memasok dosis protein tanpa gula tambahan. 28 gram kacang almond, kemiri, kacang mete, kenari mengandung protein antara 3 - 7 gram. Mentega kacang, seperti kacang atau almond, juga mengandung protein sehat. Sebarkan mentega kacang pada biskuit gandum atau irisan apel. Iris telur rebus menjadi dua dan sajikan dengan garam dan merica. Satu butir telur mengandung 6,29 gram protein. Sepotong keju cheddar yang meleleh pada biskuit gandum utuh menyediakan 7 gram protein. Dendeng adalah camilan protein tinggi lainnya yang juga memasok zat besi sehat.   Camilan Gula Rendah Buah segar, yang secara alami manis, merupakan alternatif sehat untuk camilan manis seperti kue dan es krim. Siapkan buah seperti apel jeruk, buah beri atau melon di dalam kulkas sehingga mudah untuk diambil anak saat mereka menginginkan camilan. Greek yogurt yang mengandung gula lebih rendah dibandingkan dengan yogurt biasa juga merupakan pilihan camilan yang kaya kalsium. Tambahkan kacang cincang untuk meningkatkan kandungan protein atau buah segar untuk membuat camilan manis. Sepotong roti gandum utuh dengan mentega dan kayu manis adalah camilan gula rendah lainnya yang memiliki sedikit rasa manis.   Camilan Tambahan Cheese sticks mengandung jumlah protein yang sehat dan tidak mengandung gula tambahan. Selain itu juga memasok kalsium tulang. Keju cottage rendah lemak yang ditaburi dengan kayu manis atau pala menyediakan protein dan sedikit rasa manis tanpa tambahan gula. Oleskan tuna kaleng yang berisi air pada biskuit gandum dan taburi dengan biji seledri dan lada hitam untuk camilan protein tinggi yang lezat yang tidak mengandung gula tambahan. Edamame, kacang kedelai masing-masing mengandung dosis protein yang baik tanpa banyak gula.   Baca juga: Bagaimana Cara Menghindari Konsumsi Pemanis Buatan?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate