Your browser does not support JavaScript!
 22 Aug 2014    10:00 WIB
Bahaya Tersembunyi di Dalam Produk Perawatan Gigi
Setiap orang tentunya pasti menggunakan pasta gigi saat menyikat gigi setiap harinya. Akan tetapi, tahukah Anda apa saja isi pasta gigi, obat kumur, dan pemutih gigi yang Anda gunakan? Berbagai produk perawatan gigi Anda tersebut mungkin mengandung berbagai bahan yang memiliki lebih banyak dampak negatif daripada dampak positif bagi kesehatan Anda. Dasar mulut yaitu daerah di bagian bawah lidah merupakan suatu daerah yang mengandung sangat banyak pembuluh darah yang membuat berbagai produk perawatan gigi yang Anda gunakan dapat dengan mudah terserap masuk ke dalam aliran darah. Pasta Gigi Triklosan merupakan suatu zat yang banyak ditemukan di dalam pasta gigi, yang dapat membantu mencegah pembentukan plak pada gigi selama 12 jam. Adanya zat ini di dalam pasta gigi mulai dikhawatirkan karena menurut berbagai penelitian, triklosan ternyata dapat mengganggu kerja endokrin, yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal. Gangguan keseimbangan hormonal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan dan gangguan tiroid serta resistensi antibiotika. Obat Kumur Pada obat kumur, ternyata juga terdapat bahan yang memiliki lebih banyak dampak negatif daripada positif bagi kesehatan Anda yaitu alkohol. Alkohol dapat membuat mulut menjadi kering dan justru menimbulkan bau mulut. Selain itu, hal ini juga membuat gigi Anda lebih mudah berlubang karena berkurangnya air liur yang merupakan salah satu pelindung alami gigi. Beberapa penelitian juga telah menemukan adanya suatu hubungan antara alkohol dan resiko terjadinya kanker mulut. Oleh karena itu, pastikan obat kumur yang Anda gunakan bebas alkohol (tidak mengandung alkohol). Pilihlah obat kumur yang juga mengandung seng karena seng dapat membantu mengatasi penyebab bau mulut. Pemutih Gigi Karbamid peroksida merupakan salah satu zat kimia yang dapat ditemukan pada berbagai produk pemutih gigi. Urea merupakan suatu produk sampingan dari karbamid peroksida, yang pada akhirnya akan diubah menjadi amonia. Berbagai produk pemutih gigi biasanya bekerja dengan cara mengikis bagian luar gigi, yaitu bagian email gigi Anda, bukan bagian dalam gigi. Bila terus berlangsung dalam waktu lama, maka lama-kelamaan hal ini dapat merusak permukaan gigi Anda dan membuat gigi Anda menjadi lebih sensitif. Email gigi tidak dapat bertumbuh kembali. Sumber: foxnews