Your browser does not support JavaScript!
 16 Dec 2017    08:00 WIB
Berbagai Penyebab Tanggalnya Gigi Anda
TraumaTrauma pada gigi anda dapat membuat gigi anda menjadi patah, goyah, dan bahkan tanggal. Terdapat berbagai macam penyebab trauma pada gigi, yaitu:•    Terpukul oleh suatu benda atau trauma pada daerah pipi dan rahang•    Membuka tutup botol dengan menggunakan gigi•    Mengunyah es batu, menggigit coklat beku atau biji popcorn atau kulit kacang yang keras•    Mengunyah pen atau pensil•    Menggunakan gigi untuk memegang gantungan baju anda•    Membuka simpul atau bungkus makanan dengan gigi•    Memutuskan benang dengan menggunakan gigiKebiasaan menggeretakkan gigi, yang biasanya terjadi saat anda tidur (bruxism), terutama pada saat anda merasa stress, juga dapat membuat gigi anda mengalami tekanan yang terlalu besar, yang dapat membuat gigi anda patah atau retak. Penyakit TertentuPembentukan plak (suatu kumpulan bakteri yang menempel pada gigi anda) pada gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gangguan gusi. Plak dapat membuat gusi menjadi meradang dan dapat menghancurkan jaringan penyangga gigi, termasuk ligamen dan tulang. Kematian dan kerusakan jaringan penyangga gigi ini dapat membuat gigi anda menjadi goyah, dan bahkan tanggal.Plak terutama dapat terbentuk akibat buruknya kebersihan mulut dan jarangnya melakukan pemeriksaan kesehatan gigi. Penyebab LainnyaBerbagai hal lainnya yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan gusi dan tanggalnya gigi anda adalah:•    Kebiasaan merokok•    Kurangnya nutrisi•    Menderita diabetes•    Menderita hipertensi•    Menderita radang sendi (artritis)Perubahan kadar hormonal selama kehamilan juga dapat mempengaruhi respon tubuh seorang wanita terhadap penyakit, di mana terjadi penurunan kekebalan tubuh yang membuat wanita hamil lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk gangguan gusi dan gigi.Orang-orang yang mengalami gangguan dalam perkembangan maupun mengalami suatu cacat tertentu juga memiliki resiko yang lebih tinggi terhadap berbagai gangguan kesehatan gigi dan gusi karena kurangnya kemampuan mengurus diri sendiri.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 21 Sep 2015    12:00 WIB
Aneh Tapi Nyata, Gigi Belakang Pria Ini Ditumbuhi….
Tahukah Anda bahwa tidak menjaga kebersihan dan kesehatan gigi Anda ternyata dapat berakibat buruk? Pengalaman aneh tapi nyata dialami oleh seorang pria asal Taiwan karena kurang rajin membersihkan giginya. Pria berusia 36 tahun ini awalnya hanya merasakan sakit di gigi bagian belakangnya. Ia mengira bahwa ia hanya sakit gigi biasa karena giginya berlubang. Akan tetapi, ia pun terkejut saat memeriksakan keadaan giginya ke seorang dokter gigi. Ia diberitahu oleh sang dokter bahwa nyeri gigi yang ia alami bukan karena gigi berlubang, tetapi karena ada sejenis tumbuhan yang tumbuh di giginya. Dokter pun menyarankan agar ia mencabut gigi yang bermasalah tersebut. Setelah berhasil dicabut, dokter menemukan bahwa tanaman yang tumbuh pada gigi pria tersebut merupakan tunas jambu biji. Para ahli memperkirakan bahwa tanaman tersebut  telah berumur 10 hari.   Baca Juga: 6 Makanan Perusak Kesehatan Gigi dan Gusi Anda   Saat diberitahu bahwa nyeri gigi yang dialaminya akibat ada tunas jambu biji yang tumbuh di dalamnya, ia pun mengakui bahwa ia pernah makan jambu sekitar 1 bulan yang lalu. Dokter gigi yang merawat sang pria mengatakan bahwa kemungkinan biji jambu yang dimakan pasiennya tersebut masuk ke daerah gigi yang berlubang dan akhirnya tumbuh di sana. Mengapa biji jambu tersebut dapat tumbuh? Hal ini dikarenakan berbagai jenis makanan yang dikonsumsi pria tersebut berfungsi sebagai pupuk bagi biji jambu tersebut, apalagi sang pria jarang membersihkan giginya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membersihkan gigi Anda dengan cara menyikatnya setiap kali selesai makan (30 menit setelah makan) dan sebelum tidur agar Anda tidak mengalami apa yang dialami oleh sang pria asal Taiwan ini.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: NMANewsDirect