Your browser does not support JavaScript!
 05 Dec 2019    16:00 WIB
Pertumbuhan Gigi Geraham Bungsu yang Bermasalah
Pertumbuhan gigi bungsu yang terjadi pada usia 18-21 tahun sering bermasalah. Salah satu gangguan yang paling sering terjadi adalah impaksi. Apakah impaksi itu?Gigi yang Impaksi adalah suatu kondisi pada gigi geligi yang ditandai dengan munculnya sebagian daripada gigi dari gusi. Meskipun kondisi ini mungkin terjadi pada gigi manapun, kondisi ini cenderung berkaitan dengan gigi geraham bungsu. Gigi ini merupakan gigi terakhir yang tumbuh dan biasanya muncul pada remaja yang berusia 17 sampai 21 tahun. Kondisi ini sangat sering terjadi dimana gigi geraham bungsu terjebak didalam gusi. Pada beberapa kasus, kemungkinan ukuran rahang terlalu kecil untuk menampung gigi geraham bungsu dan akibatnya terjadi penumpukan gigi geligi ketika gigi ini mulai tumbuh keluar dari gusi, sehingga gigi menjadi impaksi. Gigi yang hanya muncul sebagian dapat menyebabkan terjebaknya makanan, plak di gusi, menyebabkan terjadinya peradangan dan rasa nyeri pada gusi. Biasanya, kondisi ini dapat diatasi dengan mencabut gigi geraham bungsu tersebut Apa saja gejala dari impaksi gigi geraham?Gejala Gigi yang Impaksi yang mungkin timbul:-  Gusi bengkak-  Gusi berdarah-  Gusi yang terasa sakit-  Kelenjar getah bening bengkak-  Memiliki kesulitan membuka mulut anda-  Rasa sakit pada rahang-  Sakit gigi Apakah penyebab dari gigi geraham impaksi?Penyebab Gigi yang Impaksi adalah:-  Memiliki gigi yang tumpang tindih-  Menderita Maloklusi Gigi Gelig-  Ruang bagi gigi geraham (geraham ketiga) yang tidak memadai untuk tumbuh dengan normal Apakah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengobati impaksi gigi geraham?Tidak semua orang yang memiliki gigi impaksi memiliki gangguan kesehatan yang berkaitan dengan gigi impaksinya tersebut, tetapi gigi impaksi sering menimbulkan masalah bagi kebanyakan individu. Penanganan dan pengobatan Gigi yang Impaksi dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah: -  Analgesik-  Obat Pereda Rasa Sakit-  Pencabutan Gigi-  Pencabutan Gigi Geraham-  Sinar-X Gigi Ingin mengetahui lebih lagi mengenai impaksi gigi geraham? Silahkan baca di sini.
 29 Aug 2019    18:00 WIB
Cegah Gigi Berlubang Dengan Tips Berikut!
Gigi berlubang adalah lubang yang terjadi di antara dua lapisan gigi, yaitu enamel dan dentin. Enamel merupakan lapisan gigi terluar yang berwarna putih dan keras. Dentin adalah lapisan berwarna kuning yang terletak tepat di bawah enamel. Kedua lapisan ini berfungsi untuk melindungi lapisan gigi terdalam yang disebut dengan pulpa. Pada lapisan pulpa terdapat banyak pembuluh darah dan saraf. Gigi berlubang merupakan hal yang sering terjadi dan mengenai hampir 90% populasi. Lubang yang kecil dapat tidak menyebabkan nyeri dan seringkali tidak disadari oleh penderita. Lubang yang lebih besar dapat membuat makanan tersangkut di dalamnya dan bagian pulpa gigi yang berlubang dapat teriritasi oleh racun bakteri atau makanan yang dingin, panas, asam, atau manis sehingga menimbulkan rasa nyeri.   Penyebab Gigi Berlubang Bakteri penyebab gigi berlubang yang terdapat di dalam mulut anda akan mencerna karbohidrat sederhana dan mengubahnya menjadi plak asam. Plak asam ini berbeda dengan plak pada gigi yang menyebabkan penyakit gusi. Plak asam yang dihasilkan oleh bakteri ini menyebabkan lapisan anorganik keras pada enamel dan dentin melunak. Lapisan yang melunak ini kemudian akan larut ke dalam air liur dan terbentuklah lubang pada gigi. Jika lubang ini tidak segera ditambal oleh dokter gigi anda, maka lubang ini akan terus mengerosi gigi dan merusak lapisan pulpa gigi anda. Kerusakan pada pulpa dapat menyebabkan kematian pulpa, infeksi, dan abses gigi. Pulpa yang rusak ini menyebabkan gigi perlu diangkat atau memerlukan penggantian pulpa gigi dengan suatu zat tertentu. Enamel pada gigi susu belum terbentuk sempurna dan berongga. Setelah 7 tahun maka enamel ini akan digantikan oleh enamel yang sempurna, keras, kuat, dan berkilau. Oleh karena itu, anak-anak lebih mudah mengalami gigi berlubang daripada orang dewasa. Bakteri penyebab gigi berlubang sulit dihilangkan karena bakteri ini sangat mirip dengan bakteri mulut lainnya yang tidak berbahaya. Terdapat banyak bakteri penyebab gigi berlubang, yaitu: Lactobacillus acidophilus yang terdapat di dalam lubang dan celah pada bagian atas permukaan gigi. Bakteri ini dapat menyebabkan pembusukan gigi pada anak-anak berusia 3-12 tahun, menyebabkan gigi berlubang pada bayi, dan gigi geraham permanen pertama yang mulai terbentuk pada usia 6 tahun 6 jenis bakteri Streptococcus yang menyerang permukaan lunak pada bagian samping gigi. Biasanya terjadi pada daerah yang bersentuhan dengan gigi lainnya. Lubang yang terjadi pada bagian ini sulit terlihat oleh mata sehingga membutuhkan foto rontgen Odontomyces viscoses yang hidup pada bagian belakang lidah dan  menyerang lapisan semen gigi yang tidak terlindungi. Lapisan semen merupakan bagian keras dan terluar dari akar gigi (dua pertiga bagian gigi yang biasanya terdapat di dalam tulang gigi). Pada lansia dan penderita penyakit gusi, akar gigi dan semen menjadi tidak terlindungi dan rentan terhadap infeksi bakteri   Pencegahan Gigi Berlubang Konseling Nutrisi Mengurangi konsumsi gula sederhana (sukrosa atau gula pasir) dapat mengurangi jumlah asam yang dihasilkan oleh bakteri di dalam mulut. Selain itu, mengkonsumsi kalsium, fosfor, vitamin A, D, dan C yang cukup dapat meningkatkan kesehatan dan kekuatan enamel. Kebersihan Rongga Mulut Menyikat gigi secara teratur dan sering dapat mengurangi pembentukan plak asam yang dapat merusak enamel gigi. Membersihkan gigi dengan benang (dental floss) dapat mengangkat plak asam dari permukaan lunak di antara gigi. Bila anda tidak dapat menyikat dan membersihkan gigi anda segera setelah makan, anda dapat mengunyah makanan yang dapat membersihkan gigi dan mulut anda pada akhir waktu makan. Makanan tersebut adalah apel dan seledri yang dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan dan plak. Mengunyah permen karet tanpa gula selama beberapa menit setelah makan juga dapat membantu. Jangan Terlalu Banyak Mengemil Kurangilah mengemil di antara waktu makan. Setiap makanan dapat menyebabkan terbentuknya plak asam pada gigi anda. Oleh karena itu, mengemil sepanjang hari dapat membuat gigi anda terpapar oleh plak asam ini. Fluoride Fluoride dapat memperkuat lapisan enamel dan dentin anak-anak sebelum gigi permanen keluar. Fluoride topikal (dioleskan langsung pada gigi) dapat mengisi rongga-rongga pada enamel yang belum terbentuk sempurna dan menutup lubang gigi yang kecil serta mengurangi pembentukan lubang pada gigi permanen. Penutup Gigi (Sealant) Penutup gigi atau sealant merupakan suatu lapisan plastik yang diletakkan pada lubang dan celah di bagian atas permukaan gigi belakang (gigi geraham). Penutup gigi sangat efektif dalam mencegah terbentuknya lubang dan direkomendasikan untuk dipasang pada seluruh gigi geraham permanen pada anak-anak. Penutup gigi ini juga digunakan untuk mengurangi pembentukan lubang pada gigi bayi dan orang dewasa yang mudah berlubang. Tindakan ini merupakan tindakan sederhana, tidak menimbulkan nyeri, dan tidak membutuhkan pembiusan.  Baca juga : Menghilangkan Plak pada gigi Sumber: webmd
 21 Sep 2015    12:00 WIB
Aneh Tapi Nyata, Gigi Belakang Pria Ini Ditumbuhi….
Tahukah Anda bahwa tidak menjaga kebersihan dan kesehatan gigi Anda ternyata dapat berakibat buruk? Pengalaman aneh tapi nyata dialami oleh seorang pria asal Taiwan karena kurang rajin membersihkan giginya. Pria berusia 36 tahun ini awalnya hanya merasakan sakit di gigi bagian belakangnya. Ia mengira bahwa ia hanya sakit gigi biasa karena giginya berlubang. Akan tetapi, ia pun terkejut saat memeriksakan keadaan giginya ke seorang dokter gigi. Ia diberitahu oleh sang dokter bahwa nyeri gigi yang ia alami bukan karena gigi berlubang, tetapi karena ada sejenis tumbuhan yang tumbuh di giginya. Dokter pun menyarankan agar ia mencabut gigi yang bermasalah tersebut. Setelah berhasil dicabut, dokter menemukan bahwa tanaman yang tumbuh pada gigi pria tersebut merupakan tunas jambu biji. Para ahli memperkirakan bahwa tanaman tersebut  telah berumur 10 hari.   Baca Juga: 6 Makanan Perusak Kesehatan Gigi dan Gusi Anda   Saat diberitahu bahwa nyeri gigi yang dialaminya akibat ada tunas jambu biji yang tumbuh di dalamnya, ia pun mengakui bahwa ia pernah makan jambu sekitar 1 bulan yang lalu. Dokter gigi yang merawat sang pria mengatakan bahwa kemungkinan biji jambu yang dimakan pasiennya tersebut masuk ke daerah gigi yang berlubang dan akhirnya tumbuh di sana. Mengapa biji jambu tersebut dapat tumbuh? Hal ini dikarenakan berbagai jenis makanan yang dikonsumsi pria tersebut berfungsi sebagai pupuk bagi biji jambu tersebut, apalagi sang pria jarang membersihkan giginya. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membersihkan gigi Anda dengan cara menyikatnya setiap kali selesai makan (30 menit setelah makan) dan sebelum tidur agar Anda tidak mengalami apa yang dialami oleh sang pria asal Taiwan ini.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: NMANewsDirect