Your browser does not support JavaScript!
 24 Aug 2018    16:00 WIB
Fakta Menarik Air Kelapa Untuk Kesehatan
Tahukah Anda bahwa air kelapa ternyata rendah kalori, bebas lemak dan kolesterol, mengandung lebih banyak kalium dibandingkan dengan pisang, dan sangat baik bagi penderita dehidrasi. Air kelapa sebenarnya mengandung karbohidrat yang mudah dicerna dalam bentuk gula dan elektrolit. Sekitar 30 ml air kelapa tanpa pemanis mengandung 5.45 kalori, 1.3 gram gula, 61 mg kalium, dan 5.45 mg natrium. Berdasarkan sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa air kelapa memang lebih baik untuk menggantikan cairan yang hilang dibandingkan dengan minuman energi atau air putih, akan tetapi hanya bila Anda mengkonsumsi air kelapa dalam jumlah cukup banyak. Sebuah penelitian di tahun 2007 menemukan bahwa air kelapa yang diperkaya oleh natrium memiliki efek yang sama seperti halnya minuman energi yang sering digunakan untuk rehidrasi cairan tubuh setelah suatu aktivitas fisik. Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa air kelapa juga membuat orang yang mengkonsumsinya tidak terlalu mual, merasa lebih kenyang, tidak mengganggu pencernaan, dan lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk merehidrasi tubuh. Walaupun memang benar mengkonsumsi air kelapa dapat membantu merehidrasi tubuh setelah kehilangan banyak cairan, akan tetapi para peneliti masih tidak dapat memastikan apakah berbagai isu yang mengatakan bahwa air kelapa dapat membantu mengatasi berbagai jenis penyakit termasuk kanker adalah benar. Para peneliti mengatakan masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Para peneliti juga mengatakan bahwa sebagian besar orang yang berolahraga sebenarnya tidak membutuhkan konsumsi minuman energi atau air kelapa untuk mengembalikan cairan dan elektrolit yang hilang. Mengkonsumsi air putih saja biasanya sudah cukup. Akan tetapi, bila Anda melakukan aktivitas fisik berat atau lebih menyukai rasa air kelapa dibandingkan dengan rasa air putih, maka air kelapa dapat menjadi pilihan.  Baca juga: Tubuh Lebih Sehat dan Bugar dengan Rajin Mengonsumsi Air Kelapa Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 01 Jan 2017    15:00 WIB
Sedang Hamil Tapi Ingin Berlibur? Ikuti Kiat Berikut
Apakah Anda ragu-ragu untuk melakukan perjalanan panjang dan menggunakan pesawat hanya karena Anda sedang hamil? Apakah Anda pikir perjalanan panjang akan menyebabkan beberapa masalah karena kehamilan Anda? Kehamilan adalah periode penting dalam kehidupan setiap wanita, namun bukan berarti hal ini membatasi Anda untuk bersenang-senang. Ingat bahwa biasanya saat paling aman untuk melakukan perjalanan adalah sekitar trimester kedua kehamilan (usia kehamilan bulan ke 4-6). Berikut adalah kiat untuk Anda wanita hamil yang ingin berliburan: Konsultasi dengan dokter Anda Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda melakukan liburan panjang. Apakah Anda boleh melakukan perjalanan panjang dan persiapan apa yang perlu Anda bawa Bawa catatan medis Anda Usahakan untuk membawa catatan medis terbaru Anda, yang mungkin diperlukan bila ada keadaan darurat medis Membuat daftar keperluan Hal ini penting untuk mengingatkan Anda barang apa yang perlu Anda bawa Bawa obat-obatan Jauh lebih baik Anda membawa obat Anda sendiri. Karena Anda bisa langsung Anda gunakan saat Anda membutuhkannya. Bawa pakaian yang nyaman Ingatlah Anda sedang hamil, maka bawalah pakaian yang cocok dan nyaman untuk ibu hamul Tetap Terhidrasi Untuk Anda ibu hamil selalu siapkan botol ekstra untuk Anda minum, agar Anda tidak kehausan. Bergerak Terbang terlalu lama bisa menyebabkan terjadi penggumpalan darah. Penyakit ini biasanya dikenal sebagai deep vein thrombosis atau DVT. Risiko ini meningkat ketika Anda duduk terlalu lama. Bila saat di dalam pesawat dan penerbangan stabil Anda bisa berjalan sebentar di dalam pesawat. Membawa bantal Sebagai seorang wanita hamil, Anda akan merasa sulit untuk merasa nyaman di kursi pesawat. Usahakan membawa bantal tambahan untuk membuat Anda merasa nyaman. Baca juga: Tips Saat Berlibur Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 04 Sep 2014    14:00 WIB
Gejala Dan Penyebab Dehidrasi
Dehidrasi adalah suatu keadaan dimana ketika kadar air tubuh terlalu rendah. Cairan hilang melalui keringat, air mata, muntah, urin atau diare. Apa saja gejala dehidrasi?  Haus  Sakit kepala  Letargi  Perubahan mood dan respon yang melambat  Saluran hidung kering  Bibir kering atau pecah-pecah  Urin berwarna gelap  Kelemahan  Kelelahan  Kebingungan dan halusinasi.  Jika seseorang yang mengalami dehidrasi dan tidak diberikan cairan pengganti akan terjadi gangguan akhirnya buang air kecil, dapat berakibat pada gagal ginjal dan tubuh tidak dapat membuang produk limbah yang beracun. Dalam kasus ekstrim, dehidrasi bahkan dapat menyebabkan kematian.  Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan dehidrasi termasuk:  Tidak minum cukup air  Jumlah keringat yang meningkat karena cuaca panas, kelembaban, olahraga atau demam  Peningkatan pengeluaran urin karena kekurangan hormon, penyakit kencing manis, penyakit ginjal atau obat  Diare atau muntah  Pulih dari luka bakar.  Penyebab dehidrasi pada orang tua: Terjadi perubahan fungsi ginjal yang menurun seiring dengan usia  Perubahan hormonal  Gangguan mekanisme dalam tubuh, orang tua tidak merasa haus (karena mekanisme di dalam tubuh yang memicu rasa haus tidak bekerja dengan baik seperti pada usia dewasa muda)  Obat-obatan (misalnya, diuretik dan pencahar)  Penyakit kronis seperti penyakit kencing manis, penyakit ginjal Penyebab dehidrasi pada bayi dan anak-anak:  Anak-anak rentan terhadap dehidrasi, terutama jika mereka sakit.  Muntah, demam dan diare dapat dengan cepat mengalami dehidrasi bayi.  Dehidrasi bisa menjadi kondisi yang mengancam jiwa pada anak-anak. Jika Anda mencurigai dehidrasi, bawa anak segera ke ruang gawat darurat rumah sakit terdekat.  Beberapa gejala dehidrasi pada anak antara lain:  Kulit dingin  Letargi/ lesu  Mulut kering  Mata cekung Fontanelle/ ubun-ubun cekung (tempat yang lembut di atas tengkorak bayi di mana tulang belum menutup)  Sumber: betterhealth