Your browser does not support JavaScript!
 17 Oct 2015    12:00 WIB
10 Gejala Menopause dan Cara Mengatasinya
Menopause merupakan suatu keadaan di mana anda tidak lagi mengalami menstruasi selama 1 tahun. Masa peri menopause merupakan suatu periode di mana wanita mulai mengalami berbagai perubahan di akhir usia produktifnya. Setiap wanita mengalami menopause pada usia yang berbeda-beda. Perubahan kadar hormon estrogen, progesteron, dan testosteron selama masa peri menopause dan menopause dapat menyebabkan berbagai gejala, yaitu: 1. Menstruasi tidak teratur 2. Jumlah menstruasi banyak 3. Mengalami gejala pra menstruasi yang berat 4. Gangguan tidur 5. Badan terasa panas 6. Vagina kering 7. Penurunan atau hilangnya gairah seksual 8. Nyeri sendi 9. Gangguan daya ingat 10. Mood berubah-ubah Selain itu, rendahnya kadar hormon estrogen juga dapat mempengaruhi jantung dan kepadatan tulang anda.   Tips Mengatasi Berbagai Gejala Menopause Sebagian besar wanita yang memasuki masa menopause biasanya telah disibukkan oleh berbagai kegiatan, mulai dari bekerja, mengurus anak remajanya, dan mengurus orang tuanya yang telah memasuki usia lanjut usia. Hal ini dapat menyebabkan anda tidak dapat berolahraga secara teratur, makan tidak teratur, atau bahkan kurang tidur. Semua tekanan dan stress yang anda alami dapat membuat anda semakin sulit mengatasi berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh anda. Olahraga Berolahraga secara teratur seperti berjalan cepat atau jogging dapat membantu melindungi jantung dan tulang anda. Untuk mengatasi gangguan tidur di malam hari, cobalah untuk berolahraga di malam hari tetapi jangan terlalu dekat dengan waktu tidur anda. Anda juga dapat mencoba yoga atau pilates untuk mengurangi stress. Selain itu, yoga, akupuntur, dan latihan pernapasan dapat membantu mengurangi rasa panas yang anda rasakan. Berolahraga juga dapat membantu mengatasi penurunan gairah seksual yang anda rasakan karena saat anda merasa percaya diri dan puas dengan tubuh anda, maka anda pun akan merasa lebih seksi dan tetap bergairah. Diet Sehat Diet sehat yang juga mengandung banyak kalsium dan vitamin D dapat membantu mengatasi gejala dan mencegah peningkatan berat badan yang kadang terjadi saat anda memasuki masa peri menopause. Hindarilah juga makanan pedas, anggur merah, dan minuman panas untuk mengurangi rasa panas yang anda rasakan. Obat-obatan Meningkatkan Gairah Seksual Krim yang mengandung estrogen atau pelumas dapat membantu mengatasi vagina yang kering dan mengurangi rasa nyeri saat berhubungan seksual. Sayangnya belum ada pengobatan tertentu yang dapat mengembalikan gairah seksual anda. Diskusikanlah masalah ini dengan pasangan anda dan bersabarlah. Gangguan Tidur dan Pencegahan Osteoporosis Hubungi dokter anda mengenai berbagai obat-obatan atau hal yang dapat anda gunakan untuk membantu mengatasi gangguan tidur anda. Untuk mencegah dan mendeteksi osteoporosis secara dini, maka dokter akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan kepadatan tulang. Ingatlah bahwa berbagai gejala menopause ini tidak akan berlangsung selamanya.   Sumber: webmd
 08 Sep 2015    20:00 WIB
Tips Untuk Mempertajam Daya Ingat Anda!
Penuaan, suatu proses yang seringkali membuat Anda dan sebagian besar orang di dunia menjadi seorang pelupa memang merupakan suatu hal yang tak terhindarkan. Walaupun demikian, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperlambat proses penurunan daya tersebut seperti yang akan dibahas di bawah ini.   Senam Otak Di sela-sela padatnya aktivitas harian Anda, usahakanlah untuk melakukan senam otak. Yang dimaksud dengan senam otak di sini adalah dengan menjawab beberapa pertanyaan yang Anda ajukan pada diri sendiri, misalnya menyebutkan 10 barang yang ada di dapur atau 10 barang yang ada di ruang kerja atau ruang sekolah, atau pertanyaan lainnya.   Beri Makan Otak Anda Seperti tubuh, otak juga membutuhkan nutrisi atau makanan agar dapat bekerja dengan optimal (memiliki daya ingat yang lebih baik). Makanan yang terbukti berpengaruh positif bagi otak adalah sayuran berdaun hijau dan ikan, terutama ikan tuna dan salmon.   Konsumsi Cukup Air Putih Semua organ tubuh Anda, termasuk otak memerlukan air untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Dengan mencukupi kebutuhan air Anda, maka daya ingat Anda pun akan menjadi lebih baik. Oleh karena itu, konsumsilah setidaknya 8 gelas air putih setiap harinya.   Berikan Waktu Istirahat Setelah bekerja seharian, istirahatkanlah otak Anda. Tidur merupakan salah satu cara untuk mengistirahatkan otak. Seperti halnya tubuh Anda, setelah berisitirahat, otak Anda pun dapat bekerja dengan lebih baik. Oleh karena itu, pastikan Anda tidur cukup setiap harinya, yaitu sekitar 8 jam setiap malamnya.   Mengisi Teka-Teki Silang Anda tentunya telah sering mendengar pernyataan bahwa mengisi teka-teki silang juga dapat membantu mempertajam daya ingat Anda, bukan? Hal ini dikarenakan saat Anda mengisi teka-teki silang, otak Anda pun “dipaksa” untuk bekerja. Selain teka-teki silang, mengingat berbagai kejadian atau kenangan masa lalu Anda ternyata juga dapat membantu meningkatkan daya ingat Anda lho!   Jadi, bila Anda ingin membuat daya ingat Anda lebih baik, mulailah dengan melakukan berbagai hal positif bagi otak Anda seperti “senam”, “makan”, dan “istirahat”.   Baca Juga: Mudah Lupa Akibat Kurang Tidur dan Sibuk Bekerja?   Sumber: tipssehat
 01 Sep 2015    16:00 WIB
Jangan Khawatir Insomnia Dengan Makanan Ini!
Anda tentunya telah mengetahui berbagai dampak buruk dari kurang tidur bagi kesehatan Anda bukan? Tidak hanya dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah; kurang tidur ternyata juga dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi, meningkatkan resiko terjadinya diabetes, serta meningkatkan berat badan seseorang. Oleh karena itu, tidur yang cukup merupakan hal yang sangat penting bagi Anda yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat, tidur Anda pun dapat menjadi lebih baik. Di bawah ini, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi masalah insomnia yang sedang Anda hadapi.   PISANG Selain dapat membantu mengatasi kekurangan kalium karena diare, kandungan kalium, karbohidrat, dan magnesium di dalam pisang ternyata juga dapat membantu membuat seseorang merasa mengantuk lho! Mengkonsumsi pisang sebelum tidur juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan fungsi kognitif otak Anda.   UBI JALAR Seperti halnya pisang, ubi jalar juga mengandung banyak kalium yang dapat membantu membuat otot menjadi lebih rileks dan membuat tidur pun menjadi lebih nyenyak.   BUAH CERI Buah ceri merupakan salah satu jenis buah yang memiliki cukup banyak kandungan melatonin alami, yang dapat membantu mengatur pola tidur Anda sehingga menjadi lebih baik. Konsumsilah segelas jus ceri atau beberapa butir buah ceri sebelum Anda tidur agar tidur Anda menjadi lebih nyenyak.   MADU Kandungan gula alami di dalam madu dapat membantu proses penghantaran triptofan ke dalam otak, yang kemudian akan diubah menjadi serotonin di dalam otak. Serotonin merupakan sejenis neurotransmitter yang berfungsi untuk membantu proses relaksasi otot. Konsumsilah 2 sendok teh madu 1 jam sebelum tidur untuk membuat tidur Anda menjadi lebih nyenyak di malam hari.   Baca Juga: Tips Mencegah Insomnia   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: naturalnews
 02 Apr 2015    09:00 WIB
Tips Atasi Komplikasi Alzheimer
Penyakit Alzheimer biasanya diawali dengan hilangnya kemampuan untuk mengingat sesuatu, yang dimulai dari sering lupa hingga melupakan berbagai kejadian yang baru terjadi atau berbagai nama benda-benda di sekitar anda. Akan tetapi, seiring dengan semakin berkembangnya penyakit, anda pun dapat mengalami berbagai gangguan mental, emosional, dan fisik.   Gelisah dan Perilaku Agresif Penderita Alzheimer seringkali merasa cemas dan bingung. Saat perasaan ini muncul, maka penderita menjadi gelisah, tidak dapat duduk diam, berteriak, melempar barang, atau bahkan memukul orang di sekitarnya. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk membantu orang yang anda kasihi merasa lebih tenang, yaitu: Ciptakan suasana tenang, suara bising atau suara televisi dapat membuat penderita Alzheimer merasa terganggu dan bingung. Matikanlah televisi atau penyebab suara bising lainnya Perubahan pada lingkungan atau rutinitas, seperti berpergian ke suatu tempat atau datangnya orang tak dikenal di rumah  dapat membuat penderita merasa gelisah. Buatlah suatu rutinitas yang telah dikenal oleh penderita untuk menghindari komplikasi ini Rasa nyeri, lelah, atau bahkan keinginan untuk buang air kecil atau besar juga dapat membuat penderita mengamuk. Pastikan penderita merasa nyaman untuk menghindari terjadinya hal ini Hindarilah pertengkaran dengan penderita Alzheimer. Hal ini justru dapat membuat penderita semakin gelisah dan marah   Gangguan Pencernaan dan Saluran Kemih Penderita Alzheimer cenderung memiliki gangguan pengendalian buang air kecil dan besar. Hal ini terutama tampak saat penyakit telah berkembang menjadi semakin berat. Untuk mencegahnya, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan, yaitu: Bawalah penderita ke toilet setiap beberapa jam Perhatikanlah adanya tanda-tanda ingin buang air kecil atau besar, seperti duduk dengan gelisah atau gerakan mencengkram baju Saat berpergian dengan penderita Alzheimer, pastikan agar anda mengetahui di mana letak toilet Hindari mengkonsumsi air terlalu banyak dekat dengan waktu tidur   Depresi Banyak penderita Alzheimer menjadi depresi, terutama setelah mereka mengetahui keadaan mereka. Pemberian obat anti depresi dapat membantu mengatasi depressi, akan tetapi terdapat beberapa hal yang dapat membantu mengurangi rasa depresi pada penderita, yaitu: Olahraga secara teratur Menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang lain Tetap aktif dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai   Jatuh Penderita Alzheimer seringkali kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Hal ini dapat berbahaya bagi penderita. Beberapa hal yang dapat mencegah cedera dan jatuhnya penderita adalah: Doronglah penderita untuk berolahraga secara teratur, terutama pada awal terdiagnosa. Olahraga dapat membantu penderita menjaga keseimbangannya dan menjaga kekuatan ototnya Pindahkanlah benda-benda yang menghalangi jalan penderita Pastikan penderita selalu berpegangan pada saat menaiki tangga Letakkanlah karet atau alas anti selip lainnya pada kamar mandi dan lantai yang licin Nyalakanlah lampu di malam hari Tempelkanlah suatu penanda, seperti sticker yang mudah dilihat oleh penderita pada jendela dan pintu untuk memudahkan penderita mengetahui adanya jendela atau pintu   Infeksi Banyak penderita Alzheimer meninggal akibat adanya gangguan atau penyakit lainnya, seperti infeksi kandung kemih, flu, dan pneumonia. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya berbagai komplikasi di atas adalah: Tanyakan pada dokter anda mengenai pemberian vaksinasi flu dan pneumonia pada penderita Jus buah cranberri atau suplemen yang mengandung ekstrak cranberry dapat membantu mencegah terjadinya infeksi saluran kemih Perhatikan adanya perubahan gejala atau perilaku penderita atau adanya demam. Hal ini dapat merupakan penanda adanya suatu infeksi   Gangguan Tidur Penderita Alzheimer biasanya merasa mengantuk pada siang hari, tetapi mengalami kesulitan tidur di malam hari. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu anda mengatasi gangguan tidur tersebut, yaitu: Pastikan penderita untuk tidur, bangun, dan makan pada waktu yang sama setiap harinya Hindari tidur siang karena hal ini dapat membuat penderita mengalami kesulitan tidur di malam hari Ajaklah penderita untuk beraktivitas di luar ruangan. Hal ini dapat membuat tidur penderita lebih baik di malam hari Hindari mengkonsumsi kafein, alkohol, dan rokok Tanyakan pada dokter anda mengenai obat-obatan yang mungkin dapat menyebabkan gangguan tidur pada penderita   Berpergian Tanpa Tujuan Penderita Alzheimer seringkali merasakan keinginan untuk berpergian ke suatu tempat. Untuk mencegah hal ini, anda dapat mencoba beberapa hal di bawah ini, yaitu: Buatlah pintu lebih sulit dibuka Pasanglah suatu alarm pada pintu rumah anda, sehingga alarm ini akan berbunyi setiap kali pintu terbuka Sembunyikanlah kunci kendaraan anda dari jangkauan penderita Pasanglah gelang yang bertuliskan nomor telepon dan alamat rumah anda untuk memudahkan penderita menemukan jalan pulang bila berpergian   Sumber: webmd
 28 Mar 2015    13:00 WIB
6 Tips Atasi Gangguan Tidur Akibat Kanker
Bila anda menderita kanker baik pada stadium awal maupun lanjut, hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan tidur, baik yang disebabkan oleh kanker itu sendiri, efek samping pengobatan (kemoterapi atau radiasi), atau akibat faktor psikologis. Bila gangguan tidur yang anda alami sangat mengganggu, dokter anda dapat memberikan obat tidur. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah agar anda mematuhi kapan anda harus mengkonsumsi obat tersebut, kapan harus menghentikannya, dan berapa dosis yang anda perlukan sesuai dengan petunjuk dokter anda. Jangan memulai penggunaan obat tidur tanpa persetujuan dokter anda.   1.      Jadikan Tidur Sebagai Rutinitas Tidur dan bangunlah pada waktu yang sama setiap harinya bahkan saat akhir minggu atau saat liburan. Hal ini dapat membantu tubuh anda terbiasa dengan waktu tidur tersebut.   2.      Berolahraga Secara Teratur Berolahragalah secara teratur setiap harinya, tetapi jangan berolahraga 3-4 jam sebelum waktu tidur. Tanyakan pada dokter anda mengenai jenis olahraga dan berapa lama anda boleh melakukannya setiap hari. Berjalan cepat, jogging, berenang, dan yoga dapat menjadi pilihan yang baik.   3.      Hindari Kafein dan Alkohol Hindari mengkonsumsi kafein setelah makan siang. Kafein biasanya terdapat di dalam kopi, teh, minuman bersoda, dan coklat. Selain itu, hindarilah juga alkohol. Alkohol memang dapat membuat anda mengantuk, akan tetapi setelah efeknya habis, maka anda akan terbangun.   4.      Buatlah Kamar Tidur Anda Senyaman Mungkin Pindahkanlah berbagai hal yang dapat mengalihkan perhatian anda dan membuat anda tidak ingin tidur, seperti jam dinding, telepon, televisi, atau radio. Ciptakanlah suasana yang tenang di dalam kamar tidur anda dan matikan lampu kamar tidur anda. Atur suhu di dalam kamar tidur anda sehingga membuat anda merasa nyaman dan lebih mudah tertidur. Bila anda masih tidak dapat tidur setelah mencobanya selama 15-20 menit, bangun dan lakukanlah kegiatan yang membosankan hingga anda merasa mengantuk. Jangan terus memikirkan mengenai berapa banyak waktu tidur yang telah berkurang dan jangan menonton televisi.   5.      Perhatikan Obat-obatan yang Anda Konsumsi Perhatikan berbagai jenis obat yang anda konsumsi dan tanyakan pada dokter anda apakah obat-obatan tersebut mempengaruhi tidur anda. Jika anda mengkonsumsi obat golongan steroid atau obat lainnya yang mungkin menstimulasi tubuh anda, konsumsilah jauh sebelum waktu tidur anda.   6.      Terapi Pijat dan Pikiran Pijat telah terbukti dapat memperbaiki gangguan tidur pada penderita kanker. Selain itu, pijat juga dapat mengurangi rasa nyeri, cemas, dan berbagai gejala lainnya. Terapi pikiran seperti meditasi, relaksasi, terapi kognitif dan perilaku juga dapat membantu penderita kanker yang sedang dalam pengobatan. Selain itu, yoga dan tai chi juga dapat membantu memperbaiki kualitas tidur anda.   Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami gangguan tidur yang berlangsung selama lebih dari 4 minggu atau bila gangguan tidur yang anda alami semakin memburuk.   Sumber: webmd
 17 Dec 2014    09:00 WIB
5 Makanan yang Membuat Anda Sulit Tidur
Jika Anda mengalami kesulitan tidur atau sulit untuk tetap tertidur di malam hari, maka makanan yang Anda konsumsi mungkin merupakan salah satu penyebabnya. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari.  1.      Kafein Kopi dan minuman bersoda bukanlah satu-satunya minuman yang mengandung kafein. The dan berbagai jenis obat anti nyeri juga mengandung kafein. Jadi, jika Anda sangat sensitif terhadap kafein, konsumsilah kopi tanpa kafein dan pastikan Anda memeriksa label obat Anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsinya.  2.      Minuman Beralkohol Berbagai penelitian telah menemukan bahwa minuman beralkohol ternyata dapat membuat Anda sering terbangun di malam hari. Jadi walaupun minuman beralkohol dapat membuat Anda merasa mengantuk, akan tetapi ia juga dapat mengurangi lama tidur fase REM, yang membuat Anda tidak merasa cukup tidur. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi minuman beralkohol lebih dari 1 gelas dalam waktu 1-2 jam sebelum tidur di malam hari.  3.      Air Putih Air putih merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan dan tetap sehat, akan tetapi juga dapat membuat tidur Anda terganggu karena sering terbangun untuk buang air kecil. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi banyak air putih selama 60-90 menit sebelum waktu tidur Anda.  4.      Makanan Fermentasi Keju yang berusia tua dan makanan yang difermentasi mengandung tiramin, sejenis asam amino yang dapat menstimulasi otak dan membuat Anda tetap segar di malam hari. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi keju lama, ikan asin, atau makanan yang diawetkan lainnya sebagai cemilan di malam hari.  5.      Makanan Berbahan Dasar Tomat Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak asam dapat menyebabkan terjadinya gangguan lambung di malam hari, seperti rasa tidak nyaman pada perut atau dada seperti terbakar. Beberapa jenis makanan tersebut adalah berbagai jenis makanan yang berbahan dasar tomat dan makanan pedas. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan ini setidaknya 3 jam sebelum tidur.     Sumber: womenshealthmag
 19 Jun 2014    16:00 WIB
Tidur, Perjalanan dan Jet Lag
Jet lag sering terjadi pada mereka yang berpergian dengan cepat melewati beberapa zona waktu, yang dapat mempengaruhi irama biologis tubuh mereka sehingga menjadi tidak teratur karena perubahan waktu di tempat tujuan. Masalah tidur menjadi masalah yang paling sering dikeluhkan saat seseorang melakukan perjalanan dari barat menuju ke timur, karena akan sangat sulit untuk mereka menunda waktu tidur agar sesuai dengan zona waktu setempat. Mengatasi jet lag Untuk menghindari jet lag, sangat penting untuk Anda beradaptasi dengan rutinitas dari zona waktu di tempat tujuan Anda sesegera mungkin. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghindari masalah gangguan tidur saat Anda bepergian: Sebelum Anda bepergian, cobalah secara bertahap menyesuaikan waktu tidur dengan zona waktu tempat tujuan Anda Sesaat setelah Anda sampai di tempat tujuan, atur jam Anda sesuai zona waktu setempat Selama dalam perjalanan, aturlah waktu tidur, begitu juga dengan waktu tidur siang Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi akan membuat tubuh lebih sulit untuk beradaptasi terhadap ritme waktu setempat Batasi waktu tidur Anda tidak lebih dari dua jam segera setelah Anda tiba di tempat tujuan Ingatlah, di siang hari akan menolong Anda menyesuaikan diri dengan lebih cepat. Cobalah berjalan-jalan selama satu jam segera setelah Anda bangun di pagi hari Hindari konsumsi kafein, alkohol dan tembakau Hindari isolasi sosial Melatih tidur yang berkualitas saat bepergian Tidur dan perjalanan Banyak orang yang mengalami kesulitan tidur di kamar hotel atau di lingkungan baru dibandingkan di lingkungan yang sudah dikenal. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda tidur lebih nyaman di lingkungan baru, yaitu: Bawalah bantal atau selimut Anda sendiri. Benda-benda ini akan membuat Anda tidur lebih nyaman Bawalah beberapa benda dari rumah Anda, misalnya saja foto atau cangkir kopi untuk membantu Anda mempercepat adaptasi dengan lingkungan baru Periksa kamar Anda jika ada benda atau sesuatu yang berpotensial membuat Anda kesulitan tidur, termasuk cahaya matahari yang masuk ke jendela. Anda bisa membawa penutup mata pribadi untuk mencegah sinar mengganggu tidur Anda Mintalah kamar hotel yang berada di daerah paling tenang dan pastikan kamar berada jauh dari area pintu masuk atau lift Periksa suhu ruangan di kamar Anda. Anda bisa terganggu jika suhu ruangan terlalu panas atau terlalu dingin   Sumber: webmd
 03 Jun 2014    09:00 WIB
Gambaran Umum Dari Gangguan Kecemasan Menyeluruh
Apakah gangguan cemas menyeluruh itu? Gangguan cemas menyeluruh terjadi ketika Anda merasa khawatir dan stress mengenai banyak hal setiap harinya, di setiap kegiatan dan aktivitas yang Anda lakukan. Seringnya hal yang Anda khawatirkan merupakan hal yang remeh dan tidak penting. Gangguan cemas  tipe ini dapat merusak kehidupan Anda sehari-hari. Anda bisa menjadi tiba-tiba cemas dan gugup  berlebihan setiap harinya dan bisa berkaitan dengan banyak hal.  Orang dengan gangguan cemas menyeluruh mempunyai gejala kecemasan yang berkaitan dengan gejala fisik seperti nyeri kepala atau kelelahan setiap waktu. Setiap orang dapat terkena gangguan kecemasan menyeluruh pada usia berapapun, tetapi biasanya gangguan ini dimulai saat usia anak-anak atau remaja. Kebanyakan penderita gangguan kecemasan menyeluruh ini selalu merasa khawatir dan gugup sepanjang yang mereka ingat. Wanita dua kali lebih banyak menderita gangguan ini dibandingkan pria. Banyak penderita gangguan cemas juga mengalami masalah lain seperti depresi, gangguan kecemasan lain (gangguan obsesif kompulsif, gangguan panik, gangguan stress paska trauma atau gangguan cemas sosial), penyalahgunaan alkohol atau gangguan kepribadian. Apa yang menyebabkan gangguan kecemasan menyeluruh? Penyebab dari gangguan ini masih belum diketahui secara pasti. Beberapa penelitian yang pernah dilakukan menduga ganguan diturunkan secara genetik Beberapa jenis obat dapat menyebabkan Anda merasa khawatir dan stress, atau menyebabkan perburukan pada stress Anda misalnya saja amphetamin atau terlalu banyak kafein. Jenis obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan gangguan ini misalnya saja kokain. Jadi pastika ANda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat. Apakah gejala dari gangguan kecemasan menyeluruh? Orang-orang menggeneralisasikan penderita gangguan ini sebagai orang yang cepat merasa khawatir dan stress mengenai banyak hal setiap harinya. Penderita gangguan ini sulit mengontrol kekhawatiran mereka. Anak-anak yang mengalami gangguan ini sering merasa khawatir bagaimana mereka dapat melakukan aktivitas seperti bersekolah atau berolahraga. Selain itu penderita gangguan cemas mungkin akan mengalami gejala: Merasa kelelahan, mudah terganggu atau kesulitan untuk berkonsentrasi Mengalami nyeri kepala atau nyeri otot Sering mengalami kesulitan menelan Sering gemetar, berkeringan atau muka kemerahan Sering merasa kepala terasa ringan, melayang, nyeri sampai ke perut atau kesulitan bernafas Sering ke kamar mandi Tidak dapat tenang Memiliki kesulitan untuk tidur   Sumber: webmd