Your browser does not support JavaScript!
 21 May 2019    16:00 WIB
Susah Tidur Selama Hamil ?
Wanita hamil seringkali mengalami gangguan tidur di malam hari dan merasa sangat lelah di siang hari pada trimester pertama dan ketiga kehamilan. Pada trimester pertama kehamilan, seringnya buang air kecil dan rasa mual muntah di pagi hari dapat mengganggu tidur anda. Pada saat kehamilan anda mulai membesar, mimpi buruk dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda dapat membuat anda sulit tidur dengan nyenyak. Setelah melahirkan, bayi anda yang baru lahir atau depresi paska melahirkan juga dapat mengganggu tidur anda.   Penyebab Gangguan Tidur Selama Kehamilan Gangguan tidur pada saat kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal dan rasa tidak nyaman pada tubuh anda. Kedua hal ini dapat mempengaruhi kualitas tidur anda. Anda mungkin sulit menemukan posisi tidur yang nyaman atau di saat telah menemukan posisi tidur yang nyaman, anda ingin buang air kecil.   Gangguan Tidur Pada Trimester I Kehamilan (1-12 Minggu) Beberapa hal yang menyebabkan gangguan tidur pada saat awal kehamilan anda adalah: Sering terbangun karena ingin buang air kecil Rasa tidak nyaman pada tubuh atau stress secara emosional selama kehamilan Waktu tidur siang yang lebih lama   Gangguan Tidur Pada Trimester II Kehamilan (13-27 Minggu) Kualitas tidur anda akan membaik begitu anda memasuki trimester kedua kehamilan anda karena berkurangnya keinginan untuk buang air kecil di malam hari. Hal ini terjadi karena bayi anda telah semakin membesar dan bergerak ke atas sehingga tekanan pada kandung kemih anda menjadi berkurang. Akan tetapi, anda tetap dapat mengalami gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman pada tubuh anda atau akibat stress emosional.   Gangguan Tidur Pada Trimester III Kehamilan (28-40 Minggu)   Tidur anda akan sangat terganggu saat anda memasuki trimester ketiga kehamilan anda. Hal ini dapat disebabkan oleh: Rasa tidak nyaman karena perut anda yang besar Adanya rasa seperti terbakar di dada, kram pada kaki, dan tersumbatnya sinus Sering buang air kecil di malam hari karena posisi bayi anda kembali berubah dan kembali menekan kandung kemih anda   Baca juga: Tanda Bahaya Saat Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 12 Apr 2019    16:00 WIB
Tidur Terganggu Akibar Dari Nyeri Fibromialgia
Fibromialgia adalah suatu nyeri otot kronik, di mana nyeri bertambah dengan penekanan. Penyebab pastinya belum diketahui, namun diduga berhubungan dengan faktor psikologis, genetika, neurobiologis, dan lingkungan. Nyeri otot ini seringkali menyebabkan penderitanya mengalami gangguan tidur. Akibatnya, penderita biasanya tetap merasa lelah walau telah tidur lebih dari 8 jam setiap harinya. Berdasarkan penelitian, fibromialgia menyebabkan penderitanya sering terbangun saat tidur. Hal ini dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh dan kesehatan anda. Salah satunya adalah mengganggu produksi hormon pertumbuhan. Akibat gangguan produksi hormon pertumbuhan dan tidur yang tidak nyenyak, maka otot dan berbagai neurotransmiter (serotonin) sulit pulih kembali. Hal ini menyebabkan penderita fibromialgia merasa sangat lelah saat terbangun. Bila hal ini berlangsung terus-menerus, maka tubuh sulit pulih kembali setelah beraktivitas seharian dan menyebabkan peningkatan sensitivitas tubuh terhadap nyeri.  Berbagai gejala fibromialgia yang biasa ditemukan adalah: Nyeri otot yang menjalar Gangguan tidur Rasa cemas Depresi Kelelahan Kesulitan untuk mengingat atau gangguan daya ingat Insomnia yang terjadi dapat berupa: Kesulitan untuk memulai tidur Sering terbangun dari tidur Sulit tidur kembali setelah terbangun Bangun terlalu pagi keesokan harinya Mengatasi gangguan tidur dan membantu penderita tidur dengan lebih nyenyak dapat membuat tubuh pulih kembali. Hal ini dapat sangat membantu mengurangi rasa nyeri akibat fibromialgia. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat anda tidur lebih nyenyak adalah: Mandilah dengan air hangat Pijatlah bagian tubuh yang terasa sakit Lakulanlah olahraga peregangan dan yoga untuk membantu relaksasi otot Dengarkan lagu yang menenangkan Meditasi juga dapat membantu menenangkan pikiran yang mengganggu dan mengurangi ketegangan Matikanlah lampu kamar anda saat tidur Jaga ketenangan kamar tidur anda Aturlah suhu kamar tidur anda senyaman mungkin Hindarilah berbagai makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, coklat Tidak ada satu pengobatan yang dapat mengatasi nyeri akibat fibromialgia. Pengobatan untuk mengurangi rasa nyeri akibat fibromialgia biasanya merupakan suatu terapi kombinasi antara obat anti nyeri, obat anti depresan, olahraga, dan mengurangi stress. Berkonsultasilah dengan dokter anda bila anda masih mengalami gangguan tidur dan rasa nyeri yang tidak mengganggu tidur dan aktivitas anda sehari-hari.
 05 Apr 2019    18:00 WIB
Kebiasaan Mendengkur Bisa Menggambarkan Kondisi Kesehatan Sebenarnya
Mendengkur mengacu pada suara ngorok yang terjadi pada saat tidur. Masalah ini umum terjadi pada siapa saja, pada kelompok usia manapun dan jenis kelamin apa saja. Mendengkur sesekali ketika tidur memang bukanlah masalah serius, walaupun cukup mengganggu bagi orang yang tidur di dekat anda. ternyata mendengkur sangat berhubungan dengan beberapa kondisi medis.   ObesitasMendengkur sering disebabkan karena adanya sumbatan di saluran nafas yang membuat aliran udara sulit lewat. Dalam kondisi obesitas, terutama dengan timbunan lemak di sekitar leher akan meningkatkan sumbatan di jalan nafas. Kondisi ini diperburuk lagi saat orang dengan obesitas berbaring terlentang, udara akan semakin terjepit dan suara ngorok akan semakin kencang.   Penyakit jantungPenelitian terbaru mengungkapkan bahwa mendengkur merupakan faktor resiko terbesar dari serangan jantung dan stroke. Penelitian tersebut melaporkan jika mengorok dapat merusak arteri karotis yang merupakan jalan darah terpenting untuk mengantar oksigen ke otak.   Asam lambungPenelitian melaporkan bahwa 75% kasus yang dilaporkan oleh mereka yang mengalami penyakit asam lambung kronis atau gastroesophageal reflux disease (GERD) juga memiliki gejala mendengkur. Hal ini terjadi karena GERD menyebabkan sumbatan jalan nafas yang menimbulkan suara ngorok.   SinusOrang-orang yang memiliki kcenderungan mengalami sinus ternyata juga cenderung mengorok saat tidur karena adanya hambatan pada sistem turbin di jalur nasal.   Sindrom tidur apneuSuara ngorok yang keras dan berkepanjangan merupakan salah satu gejala dari sindrom tidur apneu. Mereka yang menderita sindrom ini tidak akan mengetahui seberapa berat problem pernafasannya sampai seseorang mengenalinya melalui suara ngorok yang keras.   Anda ingin mengetahui tentang Sindrom tidur apneu? Silahkan baca di sini Sumber: healthmeup
 15 Mar 2019    18:00 WIB
Cegah Rapuhnya Sistem Imun Tubuh Dengan Menjauhkan 4 Kebiasaan Ini
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa kurang berolahraga dan sering mengkonsumsi makanan berlemak tinggi dapat mengganggu kesehatan Anda, akan tetapi tahukah Anda bahwa berbagai kebiasaan lain yang sering Anda lakukan sehari-hari juga berdampak buruk bagi kesehatan Anda ?   Di bawah ini Anda dapat melihat 4 hal yang mungkin Anda lakukan setiap hari dan ternyata berbahaya bagi kesehatan Anda.   DUDUK TERLALU LAMA Tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama ternyata berbahaya bagi kesehatan Anda? Tidak hanya dapat memicu timbulnya varises atau pelebaran pembuluh darah vena yang akan membuat kaki Anda terus merasa pegal, tetapi duduk lama ternyata juga dapat membuat Anda lebih gampang sakit lho!   Hal ini dikarenakan duduk terlalu lama dapat memperlambat proses metabolisme tubuh sehingga penyerapan berbagai nutrisi penting yang diperlukan tubuh pun melambat. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Anda pun akan menurun.   Baca juga: 5 Hal Tak Terduga yang Dapat Membuat Anda Tampak Lelah     POLUSI Tinggal di lingkungan yang dikelilingi oleh udara yang terkontaminasi berbagai zat berbahaya (polusi) dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan efektivitas sistem imun tubuh Anda. Polusi akan membuat Anda lebih rentan terhadap berbagai jenis gangguan saluran pernapasan seperti flu, batuk, dan bronkitis.   KURANG TIDUR Saat Anda kurang tidur, maka tubuh Anda pun tidak akan memproduksi cukup banyak melatonin. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Anda pun tidak dapat memproduksi cukup banyak sel darah putih yang berfungsi untuk melawan berbagai bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh Anda.   Selain membuat daya tahan tubuh menurun, kurangnya produksi melatonin ini juga akan membuat tubuh kesulitan memperbaiki sel-selnya yang telah mengalami kerusakan.   TERLALU BANYAK PROTEIN Kelebihan protein di dalam tubuh, khususnya protein hewani, akan membuat tubuh memproduksi hormon IGF1 lebih banyak dari yang seharusnya. Hormon ini merupakan hormon yang berfungsi untuk mempercepat proses penuaan di dalam tubuh. Selain mempercepat timbulnya garis-garis halus pada kulit, proses penuaan juga akan membuat daya tahan tubuh seseorang menurun sedikit demi sedikit seiring dengan semakin bertambahnya usia orang tersebut.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang.   Sumber: healthy
 24 Nov 2018    11:00 WIB
Apa Penyebab Tidur Ngorok dan Bagaimana Cara Mengatasinya ?
Mendengkur. Duh! Kalau mendengar kata ini pasti bagi golongan orang yang tidak mendengkur sangat menyebalkan, nah bagi golongan orang yang mendengkur cari tahu yuk kenapa kita bisa mendengkur dan apa solusinya. Jika kita mendengkur, itu karena jaringan rileks di tenggorokan kita bergetar ketika udara yang kita hirup dengan cepat melewati tenggorokan. Sekitar setengah dari orang dewasa warga Amerika Serikat melakukannya dari waktu ke waktu. Hal-hal seperti berat badan kita, kesehatan kita, dan bentuk mulut kita dapat membuat kita lebih mungkin untuk mendengkur. Bagaimana kita tahu jika kita mendengkur? Jika cukup keras untuk membangunkan pasangan kita, kita mungkin pernah mendengarnya. Jika kita tidak percaya atau tidur sendiri dan ingin tahu pasti, gunakan saja perekam suara yang diaktifkan sebelum kita tertidur. Apa pun yang menghentikan kita bernapas melalui hidung dapat membuat kita mendengkur, seperti jika kita terkena pilek, flu, atau alergi. Kalau terganggu akan hal itu obat-obatan yang dijual bebas atau nasal strip dapat membantu membuka saluran udara ke hidung, tapi jika kita masih mendengkur selama beberapa minggu dan mulai menggangu orang lain, konsultasikan lagi dengan dokter kita yah. Tidur dengan posisi terlentang bisa membuat kita mendengkur bahkan terdengar lebih buruk. Tidur dengan posisi menyamping lebih baik. Bentuk Hidung kita juga dapat mempengaruhi, seperti septum nasal, fungsinya membagi lubang hidung kiri dan kanan menjadi dua ruang yang sama besarnya. Septum nasal dapat mengalami deviasi atau pembengkokan yang dapat dipicu oleh cedera yang keras sehingga mengubah posisi septum. Ada pula yang terlahir dengan kondisi septum nasal yang tidak normal. Bentuk mulut kita juga mempengaruhi. Jika bagian atas mulut atau langit-langit lunak kita lebih rendah dan tebal, itu dapat mempersempit saluran napas kita dan membuat kita mendengkur. Mendengkur juga bisa terjadi jika Uvula (yaitu potongan kecil jaringan yang menggantung di langit-langit lunak mulut kita yang fungsinya untuk menghentikan makanan naik ke hidung kita ketika kita menelan makanan). Bentuknya lebih panjang dari biasanya. Obat penenang, obat tidur dan obat anti depresi juga dapat membuat kita mendengkur. Sleep Apnea (henti napas merupakan suatu kondisi berhentinya proses pernafasan dalam waktu singkat selama beberapa detik hingga satu atau dua menit tetapi dapat juga terjadi dalam jangka panjang). Ini adalah dengkuran serius yang menghentikan pernapasan kita saat kita tidur. Ini bisa membuat kita megap-megap atau membangunkan kita ketika kita tidur. Tanda-tanda apnea termasuk mulut kering, sakit kepala, atau sakit tenggorokan di pagi hari. Hal ini terkait dengan penyakit stroke, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung, jadi temui dokter segera jika kita berpikir kita mungkin mengalami sleep apnea. Bagaimana dengan anak-anak, tidak biasa bagi anak-anak untuk mendengkur, karena kasus mendengkur biasanya tejadi pada orang dewasa, tapi jika terjadi pada anak-anak, itu biasanya karena mereka mengalami demam atau alergi. Namun dalam beberapa kasus, itu bisa menjadi tanda infeksi di sinus, tenggorokan, paru-paru, saluran udara, atau mungkin sleep apnea. Bagaimana dengan ibu hamil. Ibu hamil cenderung mendengkur karena saluran hidung mereka dapat membengkak dan membuatnya lebih sulit untuk bernafas. Kenaikan berat badan selama kehamilan juga dapat mendorong diafragma (yaitu otot yang berada di bagian dasar internal skeletal antara rongga dada dengan rongga perut yang berperan dalam proses pernafasan), yang membantu memindahkan udara masuk dan keluar dari paru-paru kita. Apa yang dapat kita lakukan jika kita mendengkur : Perhatikan Berat Badan kita, terutama jika leher kita lebih dari 17 inci. Maka itu berat badan kita harus normal; Kurangi minuman beralkohol. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.webmd.com
 10 Nov 2018    18:00 WIB
Wah Kurang Tidur Ternyata Berbahaya Bagi Kehidupan Seksual
Menurut sebuah penelitian baru, tidur lebih lama selama satu malam dapat meningkatkan gairah seksual dan kemungkinan untuk bercinta di keesokkan harinya bagi seorang wanita. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 171 orang mahasiswi (yang tidak mengkonsumsi obat anti depresi karena obat ini dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang) selama 2 minggu. Melalui penelitian ini para ahli menemukan bahwa rata-rata peserta penelitian tidur selama 7 jam 22 menit setiap malamnya, di mana gairah seksual para peserta yang mengkosumsi pil KB lebih tinggi dibandingkan dengan mereka tidak menggunakannya dan gairah seksual peserta akan menurun selama menstruasi. Selain itu, para ahli juga menemukan bahwa semakin lama waktu tidur peserta, maka semakin tinggi gairah seksualnya di keesokkan harinya. Akan tetapi, waktu dan kualitas tidur yang lebih baik tampaknya tidak berpengaruh pada seberapa sering seorang wanita mencapai orgasme. Hal mengejutkan lain yang ditemukan pada ahli adalah bahwa semakin lama seorang wanita tidur maka vaginanya justru akan menjadi semakin kering.   Baca juga: Efek Samping Menakutkan dari Kurang Tidur   Para peneliti menduga peningkatan gairah seksual yang berhubungan dengan waktu tidur ini disebabkan oleh perubahan kadar hormonal seorang wanita. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitain lebih lanjut mengenai hal ini karena setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Intinya adalah memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas telah terbukti sangat penting bagi keadaan mood, kesehatan, dan berbagai hal lain dalam kehidupan setiap orang. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memiliki waktu tidur yang cukup setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: foxnews
 06 Sep 2018    18:00 WIB
Penyakit Kronik dan Gangguan Tidur
Gangguan tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti stress, penuaan, kehamilan, menopause, gangguan psikologis, dan penyakit kronik. Beberapa penyakit kronik yang dapat menyebabkan gangguan tidur adalah diabetes, artritis, HIV/AIDS, lupus, Parkinson, Alzheimer, dan sklerosis multipel.   Apa yang Terjadi ? Rasa nyeri dan lelah yang dialami oleh penderita penyakit kronik dapat mengganggu kehidupan mereka sehari-hari, termasuk tidur. Penyakit kronik yang mereka alami membuat mereka sulit tidur di malam hari dan mengantuk saat siang hari, terutama pada penderita gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer. Insomnia dan gangguan tidur lainnya dapat memperburuk rasa nyeri dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Selain itu, beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kronik justru dapat menyebabkan gangguan tidur. Penderita penyakit kronik seringkali juga mengalami depresi. Hal ini juga dapat menyebabkan gangguan tidur.   Apa yang Harus Dilakukan ? Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur akibat penyakit kronik adalah mengatasi rasa nyeri akibat penyakit. Anda dapat meminta dokter anda untuk memberikan obat anti nyeri. Bila penggunaan obat juga tidak membantu anda tertidur, cobalah untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Ciptakan suasana kamar tidur yang tenang Matikan lampu kamar tidur anda Atur suhu kamar tidur anda senyaman mungkin Susu hangat dapat membuat anda mengantuk Jangan tidur siang Hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan coklat Bila hal ini masih tidak dapat membantu anda, segera hubungi dokter anda mengenai penggunaan obat lainnya untuk membantu tidur anda. Hindarilah penggunaan obat tidur lebih dari 2 minggu karena dapat menyebabkan ketergantungan dan toleransi obat (dosis yang sama tidak lagi memiliki efek yang sama seperti pada waktu pertama kali anda konsumsi)   Sumber: webmd
 31 Aug 2018    16:00 WIB
Sering Terbangun Ketika Tidur di Malam Hari? Ternyata Begini Efeknya!
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa sering terbangun dari tidur di malam hari dapat berbahaya bagi kesehatan fisik Anda seperti halnya kurang tidur. Seorang ahli di Israel menemukan dalam penelitiannya bahwa sering terbangun saat tidur di malam hari, yang banyak terjadi pada petugas kesehatan seperti dokter dan suster dan para orang tua baru, adalah sama dengan hanya tidur selama 4 jam di malam hari.  Pada penelitian ini, para peneliti mengamati pola tidur para pelajar. Para pelajar ini diminta untuk menggunakan jam tangan yang memonitor kapan mereka tidur dan kapan mereka bangun. Pada penelitian ini, para peneliti meminta para pelajar untuk melakukan 2 hal yaitu tidur nyenyak selama 8 jam di suatu malam dan tidur dengan keadaan sering terbangun keesokkan malamnya karena menerima 4 telepon yang meminta mereka untuk menyelesaikan sesuatu hal sebelum kembali tidur. Pagi hari setelah 2 malam ini, para peneliti kemudian meminta para pelajar ini untuk menyelesaikan suatu tugas untuk mengukur kemampuan konsentrasi dan keadaan emosional mereka. Hasilnya adalah satu malam dengan tidur yang terganggu (sering terbangun saat tidur) telah memberikan dampak negatif pada mood, kemampuan konsentrasi, dan fungsi kognitif (kemampuan berpikir). Para peneliti menduga bahwa sering mengalami tidur yang terganggu seperti ini dapat menimbulkan efek negatif dalam jangka panjang, sama seperti bila Anda kurang tidur dalam waktu yang lama. Penelitian ini juga menemukan bahwa siapa saja dapat mengalami hal ini dan tidak tergantung pada usia serta pekerjaan mereka.  Sumber: womenshealthmag
 22 Jul 2018    13:00 WIB
Kualitas Tidur Dan Makan Bisa Menyebabkan Diabetes
Kata diabetes mungkin sudah tidak asing bagi kita. Orang juga mengenalnya sebagai penyakit gula. Lebih mencengangkan dan membuat kita miris adalah sekita 10 juta penduduk Indonesia mengidap ini sehingga kita menempati peringkat 7 dengan pasien terbanyak di dunia. Diabetes tidak mengenal usia dan status mau muda, tua, kaya ataupun miskin bisa mengalamai diabetes. Sobat sehat tentu tidak mau mengalami hal ini bukan? Nah kita artikel kali ini, kita akan membahas penelitian baru yang berkenaan pola hidup kita terutama kurang tidur, nyemil dan resiko terkena diabetes. Guys, nyemil sesekali tentu tidak mengapa. Namun ketika nyemil menjadi kebiasaan kita terutama di malam hari pada waktu jam tidur maka resiko yang kita hadapi adalah obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Keinginan kita untuk nyemil terutama nyemil junk food erat kaitannya dengan pola tidur kita yang buruk Dalam suatu pertemuan tahunan the Associated Professional Sleep Societies yang disebut SLEEP 2018 yang diadakan di Baltimore, menyajikan hasil penemuan mereka tentang hal ini. Salah satu peneliti dari  University of Arizona di Tucson meneliti 3.105 orang dewasa dari 23 wilayah metropolitan di seluruh Amerika Serikat terkait dengan kebiasaan ngemil di malam hari, kualitas tidur, dan masalah kesehatan yang didiagnosis. Sekitar 60 persen responden mengaku ngemil larut malam secara teratur, sementara dua pertiga dari mereka mengatakan bahwa sulit tidur membuat mereka ingin nyemil camilan yang tidak sehat. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa kurang tidur bisa menjadi predicator atau faktor ke depan yang membuat orang ngidam atau ingin nyemil camilan yang tidak sehat yang pada akhirnya meningkatkan resiko seorang terkena diabetes. Guys, tidur sangat erat kaitannya dengan metabolisme tubuh kita. Kalau tidur kita tidak sehat atau mengalami gangguan maka metabolisme tubuh kita juga akan mengalami ganguan. Di Amerika sendiri dilaporkan sekitar 50 hingga 70 juta penduduknya mengalami gangguan tidur menurut the American Sleep Association. Sebab itu kita perlu memandang serius perkara ini. Sobat sehat tentu ingin tetap sehat dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik lagi bukan?  Maka kita perlu memperhatikan kualitas tidur kita. Tidur malam yang nyenyak membantu kebiasaan makan atau diet kita yang sehat dan juga menjaga metabolisme tubuh kita. Jadi sobat sehat semua, jangan begadang kalau tidak perlu. Jika sobat mengalami masalah sulit tidur dan tidak tahu penyebabnya, ada baiknya sobat datang ke dokter atau rumah sakit yang berkompeten untuk mengatasi sleep disorder yang dialami sobat sehat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, sains.kompas.com
 26 Jun 2018    11:00 WIB
Berkeringat Waktu Tidur, Kenapa Ya?
Apakah Anda pernah terbangun di pagi hari dan merasa bingung mengapa Anda basah kuyup oleh keringat? Berkeringat di malam hari atau saat tidur dapat disebabkan oleh berbagai hal. Bila hal ini sering terjadi, maka Anda mungkin mengalami suatu gangguan kesehatan. Anak dan wanita yang sedang memasuki masa menopause juga dapat mengalami hal ini. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat Anda berkeringat di malam hari.   Suhu Tubuh dan Ruangan Penyebab tersering dari keringat di malam hari adalah karena suhu tubuh Anda meningkat akibat suhu ruangan kamar tidur Anda yang terlalu panas. Selain itu, merupakan suatu hal yang normal bila suhu tubuh Anda berubah-ubah saat Anda tidur. Hal ini dikarenakan pada fase tidur tertentu, sistem saraf autonom yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, dan berbagai hal lainnya akan terstimulasi sehingga suhu tubuh Anda pun meningkat. Kendati demikian, sebagian besar orang akan mengalami penurunan suhu tubuh saat subuh.   Baca juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Gangguan Tidur Tertentu Berbagai jenis gangguan tidur ternyata tidak hanya membuat tidur Anda tidak nyenyak di malam hari, tetapi juga dapat membuat Anda berkeringat di malam hari. Salah satu gangguan tidur yang paling sering menyebabkan hal ini adalah gangguan tidur apnea. Pada gangguan tidur apnea, penderita biasanya mengalami kesulitan bernapas, yang berarti penderita membutuhkan tenaga dan usaha ekstra untuk bernapas. Hal ini tentu saja akan membuat sang penderita berkeringat sama seperti saat ia sedang berlari dan kesulitan bernapas. Pada anak-anak, terutama balita, gangguan tidur yang membuatnya kesulitan bernapas biasanya akan membuat anak berkeringat saat tidur dan tampak gelisah saat tidur. Sang anak mungkin terbangun dengan wajah kemerahan dan basah kuyup oleh keringat. Segera hubungi dokter Anda bila anak Anda mengalami hal ini, apalagi bila ia juga mendengkur. Pada wanita, berkeringat di malam hari biasanya terjadi pada mereka yang telah memasuki masa menopause. Selain itu, resiko terjadinya gangguan tidur apnea juga akan meningkat hingga 10 kali lipat pada masa awal menopause karena penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Sementara itu, sejumlah orang juga berkeringat di saat tidurnya setelah mereka mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini dikarenakan alkohol merupakan pelemas otot, yang akan mempengaruhi saluran pernapasan atas dan memperburuk gangguan tidur apnea serta kebiasaan mendengkur orang tersebut. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang bangun dalam keadaan basah kuyup oleh keringat adalah karena ia mengalami mimpi buruk atau karena ia mengalami serangan cemas, yang akan memicu terjadinya serangan panik dan keringat berlebih saat tidur. Jika Anda terus mengalami mimpi buruk, terutama setelah mengalami suatu kejadian traumatis, maka pengobatan seperti konseling dapat sangat membantu. Selain itu, anak-anak juga dapat berkeringat saat tidur bila mereka mengalami suatu gangguan tidur yang disebut dengan teror malam.   Gangguan Kesehatan Lain Sesekali terbangun dalam keadaan basah kuyup karena berkeringat mungkin bukanlah suatu hal yang mengkhawatirkan, akan tetapi bila keadaan ini terus berlangsung, maka hal ini mungkin disebabkan oleh suatu gangguan kesehatan tertentu, yang membutuhkan pertolongan medis segera, apalagi bila Anda juga mengalami demam atau penurunan berat badan walaupun tidak sedang berusaha untuk menurunkannya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gangguan kesehatan lainnya yang juga dapat menyebabkan Anda berkeringat saat tidur: Infeksi, termasuk tuberkulosis (TBC) Berbagai jenis obat-obatan seperti obat anti depresi, terapi sulih hormon, insulin Hipertiroidisme Diabetes (hipoglikemia) Gangguan saraf autonom Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya Sumber: sleepdisorder