Your browser does not support JavaScript!
 30 May 2020    08:00 WIB
Persiapan Sebelum Melakukan Meditasi
Tujuan dari meditasi adalah untuk fokus dan menenangkan pikiran Anda, yang akhirnya mencapai ketenangan batin. Berikut adalah hal yang disiapkan saat akan melakukan meditasi: Pilihlah tempat yang tenang. Meditasi sebaiknya dilakukan di ruangan yang tenang. Hal ini akan membantu Anda untuk dapat lebih fokus dan tenang. Ruangan yang dibutuhkan tidak perlu yang besar. Apabila Anda ingin sambil mendengar musik, pilih lagu yang tenang dan tidak memecah konsentrasi Anda. Pilihan lain mendengarkan suara air terjun yang tenang. Ketenangan yang dimaksud dalam meditasi bukan berarti benar-benar tidak ada suara, sehingga Anda tidak memerlukan earplug. Suara seseorang yang sedang berlari, maupun anjing tetangga sebelah bukan berarti menghalangi Anda untuk melakukan meditasi Menggunakan pakaian yang nyaman Tujuan dari meditasi adalah menenangkan pikiran. Anda akan sulit mencapai ketenangan pikiran apabila Anda mengunakan pakaian yang terlalu ketat dan akan membatasi Anda untuk bergerak. Pastikan Anda menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak menggunakan sepatu. Tentukan berapa lama Anda akan melakukan meditasi Sebelum Anda memulai meditasi, putuskan Anda mau melakukan meditasi berapa lama. Waktu untuk meditasi yang disarankan adalah sekitar 20 menit. Namun apabila Anda seorang pemula ada baiknya mulai dalam waktu 5 menit. Apabila Anda belum dapat melakukan meditasi dalam waktu 20 menit, mungkin Anda dapat melakukan secara terpisah 15 menit dilakukan dalam waktu 15 menit dan saat istirahat siang Anda dapat melakukan meditasi dalam waktu 5 menit. Yang terpenting adalah konsistensi Anda untuk melakukan meditasi. Apabila diawal Anda merasa belum ada perubahan yang Anda rasakan ada baiknya jangan langsung dihentikan. Peregangan Meditasi memerlukan duduk di satu tempat dalam waktu lama, oleh karena itu sangat penting untuk meminimalkan ketegangan dan rasa sesak sebelum memulai meditasi. Lakukan peregangan beberapa menit akan membantu Anda untuk meregangkan, mempersiapkan tubuh dan pikiran Anda. Jangan lupa untuk meregangkan leher, pundak dan punggung terutama bila Anda sudah duduk lama di depan komputer Duduk dalam posisi yang nyaman. Meditasi biasanya dilakukan duduk dibawah menggunakan alas, silangkan kaki Anda, duduk yang tegak. Tempatkan tangan Anda diatas pangkuan Anda. Dalam posisi meditasi yang paling penting Anda merasa nyaman dan santai dan badan Anda seimbang sehingga tulang belakang dapat menopang berat badan Anda. Tutup mata Anda Meditasi dapat dilakukan dengan mata terbuka atau tertutup, namun sebagai pemula mungkin lebih baik mencoba bermeditasi dengan mata tertutup. Ini akan menghalangi setiap stimulasi visual dari luar dan mencegah Anda terganggu karena saat Anda meditasi harus fokus dan menenangkan pikiran Anda. Apabila Anda sudah terbiasa melakukan meditasi, cobalah latihan dengan mata terbuka. Yang dapat membantu Anda tidak sampai tertidur dan tidak perlu berlatih keras untuk menenangkan pikiran seperti saat menutup mata. Sumber: wikihow
 27 May 2019    18:00 WIB
6 Tips Tetap Tenang Saat Berada di Tengah Krisis
Apakah Anda sering gagal menghadapi krisis karena Anda merasa gugup, takut dan stress? Untuk dapat menghadapai krisis, Anda harus tetap tenang dan jauhkan pikiran Anda dari stress dan kekhawatiran. Berikut adalah beberapa tips agar Anda tetap tenang saat menghadapai krisis. 1.  Tarik nafas dalamSalah satu hal terpenting saat menghadapi krisis adalah tetap tenang. Anda dapat memperolehnya dengan menarik nafas dalam-dalam. Anda harus ingat menjadi tenang secara fisik merupakan langkah awal untuk menghadapi krisis. 2.  Kontrol getaran di lutut AndaGetaran di lutut sering terjadi tanpa Anda sadari saat Anda menghadapi bahaya atau krisis. Apapun tipe krisis yang Anda hadapi, lutut yang gemetar dapat merusak tindakan yang sudah Anda rencanakan. Ingatlah setiap kali Anda menghadapai situasi traumatik untuk mengontrol getaran pada kaki Anda. 3.  Jangan tergesa-gesa untuk menyelesaikan segala halStress sering memberikan Anda tekanan baik secara mental untuk menyelesaikan persoalan secepatnya. Janganlah Anda khawatir untuk menyelesaikan permasalah secara cepat karena tidak ada jawaban yang baik dan benar saat menghadapi krisis, termasuk dalam hubungan, keluarga dan pekerjaan. Bersabarlah dan jangan stress saat harus mengambil keputusan secara tepat. 4.  Pastikan Anda tahu apa yang Anda inginkanSaat Anda sudah bisa tenang saat menghadapi krisis, satu hal lagi yang penting untuk Anda lakukan yaitu untuk mengetahui tujuan Anda. Anda harus yakin bahwa solusi apa yang Anda ingin lakukan dan pandangan jauh kedepan tentang apa yang akan terjadi. Jika Anda tidak yakin dengan apa yang Anda inginkan, maka Anda akan menjadi semakin bingung dan tidak dapat mengambil keputusan dengan tepat. Anda tidak boleh mengalami kebingungan dan keraguan saat menghadapi krisis. 5.  Fokus pada hal yang paling pentingSaat Anda merasa gugup ditengah krisis, selalu ingat untuk fokus kepada hal yan penting untuk menghilangkan kekhawatiran lain di pikiran Anda. Dengan fokus pada tindakan spesifik atau keputusan tertentu akan membuat Anda menyingkirkan beberapa masalah yang kurang penting yang akan merusak proses pengambilan keputusan. 6.  Minta bantuan teman dekat atau keluargaSaat krisis yang Anda hadapi sangat berat, Anda bisa meminta pertolongan dengan teman dekat Anda atau keluarga Anda. Bagilah kekhawatiran Anda dengan seseorang yang dapat menjaga rahasia Anda. Tanyakan kepada orang tersebut bagaimana pandangannya. Dengan pandangan dari orang luar Anda akan melihat masalah lebih objektif. Baca juga: Hati-hati Aktivitas di Media Sosial Mampu Picu Perceraian Lho! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen