Your browser does not support JavaScript!
 02 Feb 2019    18:00 WIB
Mengapa Pria Merasa Kelelahan Setelah Berhubungan ?
Wanita selalu menginginkan pelukan setelah berhubungan seksual, tetapi sayangnya pria selalu memilih untuk tidur. Kebanyakan wanita berpikir hal ini sebagai tanda si pria kurang tertarik terhadap hubungan tersebut. Ternyata ada alasan biologis mengapa pria cenderung memilih untuk tidur setelah melakukan hubungan seksual. Tidur setelah melakukan hubungan seksual ternyata bukan hanya mitos, tetapi sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa pria ternyata merasa sangat lelah dan memerlukan tidur setelah berhubungan seksual. Perbedaan hormon dan proses kimiawi yang dilepaskan tubuh setelah ejakulasi mendorong pria untuk tidur dan kecil kemungkinan untuk melanjutkan ke ronde berikutnya.Berikut adalah proses kimia dan pelepasan hormon yang membuat pria mudah tertidur ProlaktinSaat timbul perasaan puas terhadap hubungan seksual maka tubuh akan menghasilkan prolaktin. Prolaktin ini akan akan menyebabkan rasa pusing. Jika Anda ingin melawan hormon ini dan ingin kembali melakukan ronde berikutnya maka dopamine adalah jalan keluarnya. Dopamine merupakan mood booster dan dapat mengurangi produksi prolaktin tubuh. OksitosinOksitosin merupakan hormon cinta yang membuat tubuh lebih santai. Hormon ini membuat pria merasa lebih mengantuk setelah berhubungan. VasopresinHormon ini membuat pembuluh darah mengecil dan juga berperan penting dalam proses homeostasis tubuh. Hormon vasopresin dilepaskan oleh otak dan cenderung membuat tubuh lebih tenang dan santai. Serotonine, norephineprine, nitric oxideSerotonine, norephineprine, nitric oxide merupakan neurotransmitter yang dilepaskan tubuh yang berfungsi membuat tubuh relaks. Kelelahan fisikPria cenderung lebih aktif saat melakukan hubungan seksual dibandingkan wanita. Sehingga pria memang akan merasa lebih lelah dibanding wanita.Sumber: healthmeup
 25 Jun 2018    16:00 WIB
10 Makanan yang Dapat Membuat Anda Merasa Bahagia
Jika anda merasa lelah dan tidak bahagia, maka anda mungkin perlu meningkatkan kadar dopamin anda. Salah satu hal yang dapat membantu meningkatkan kadar dopamin anda adalah makanan. Berbagai jenis makanan ini dapat membantu meningkatkan mood anda, memperbaiki kesehatan mental anda, dan meningkatkan rasa bahagia anda. 1.  ApelQuercetin (antioksidan kuat) yang terdapat di dalam apel dapat meningkatkan kesehatan otak anda. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa quercetin dapat mencegah terjadinya berbagai penyakit neurodegeneratif dan menstimulasi dopamin, yang dapat membuat anda merasa lebih senang dan bersemangat. Antioksidan kuat lainnya di dalam apel adalah polifenol yang berfungsi untuk melindung sel-sel penghasil dopamin dari kerusakan. Cara terbaik untuk memperoleh berbagai nutrisi di dalam apel adalah mengkonsumsi apel satu kali sehari dengan kulitnya (hati-hati dengan pestisida, belilah apel organik). 2.  Kacang AlmondSemua jenis kacang sebenarnya dapat membantu menjaga kadar dopamin anda, akan tetapi kacang almond merupakan yang terbaik. Almond mengandung fenilalanin, suatu jenis asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi dopamin. Selain itu, almond juga mengandung banyak serat dan lemak baik yang penting bagi otak dan kesehatan anda secara keseluruhan. Untuk meningkatkan kadar dopamine anda, konsumsilah almond mentah setiap harinya sebagai salah satu cemilan anda. Almond mentah memiliki kadar natrium yang lebih rendah daripada almond yang telah diproses. 3.  Dark CoklatCoklat mengandung fenilalanin, suatu asam amino yang penting bagi produksi dopamin dalam tubuh anda. Pilihlah dark coklat yang mengandung lebih dari 85% cocoa karena mengandung lebih banyak dopamin. 4.  PisangPisang merupakan salah satu sumber tirosin, sejenis asam amino yang dapat membantu mengatur dan menstimulasi produksi dopamin. Hal ini dapat membuat anda merasa lebih senang dan meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan kewaspadaan anda. Selain itu, pisang juga baik bagi jantung dan otot anda. Konsumsilah satu butir pisang setiap harinya dan pilihlah pisang yang telah matang, karena semakin matang dan manis pisang tersebut maka semakin tinggi tirosin di dalamnya. 5.  TelurTelur mengandung banyak asam amino, yang dapat memicu produksi dopamin dan menstimulasi metabolisme tubuh anda. Fenilalanin merupakan salah satu dari 9 jenis asam amino yang terdapat di dalam telur yang berperan penting bagi produksi dopamin anda. Selain itu, telur juga mengandung vitamin D. 6.  StrawberiStrawberi mengandung banyak vitamin C yang penting bagi kesehatan otak anda. Selain itu, vitamin ini juga berfungsi untuk melawan radikal bebas di dalam otak sehingga otak lebih mudah memproduksi dopamin. Selain itu, strawberi juga mengandung banyak antioksidan fenol seperti antosianin dan ellagitanin yang dapat melindung sel-sel saraf penghasil dopamin dari kerusakan. 7.  SalmonSalmon merupakan sumber asam amino omega 3 yang penting bagi perkembangan dan fungsi otak anda. Selain itu, asam lemak omega 3 juga dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk neurotransmiter, termasuk dopamin yang dapat memperbaiki mood anda dan mengurangi gejala depresi. Selain itu, salmon hanya mengandung sedikit lemak jenuh dan kolesterol. Selain salmon, berbagai jenis ikan lain yang juga baik bagi kesehatan otak anda adalah ikan tuna, halibut, mackerel, trout, dan ikan sarden. 7. Salmon 8.  BitBit mengandung betain, suatu jenis asam amino dan antidepresan yang dapat menstimulasi produksi dopamin. Selain itu, bit juga hanya mengandung sedikit kalori dan kaya akan zat besi. Untuk meningkatkan mood anda, konsumsilah jus bit setiap harinya. Bila anda tidak menyukai rasanya, cobalah untuk mengkombinasikannya dengan buah-buahan lain. 9.  SemangkaSemangka juga merupakan sumber asam amino tirosin. Tirosin akan diubah menjadi dopamin di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kadar dopamin di dalam tubuh anda dan meningkatkan mood anda. Selain itu, semangka juga tidak mengandung lemak dan mengandung banyak vitamin B6 yang dapat digunakan oleh tubuh untuk memproduksi neurotransmiter, termasuk dopamin. Konsumsilah segelas jus semangka segar setiap harinya untuk menjaga kadar dopamin anda. 10.  Biji Labu (Kuaci)Biji labu juga mengandung banyak tirosin yang dapat membantu meningkatkan kadar dopamin. Selain itu, vitamin E yang terdapat di dalamnya juga dapat menstimulasi pembentukan dopamin dan menurunkan resiko kerusakan sel-sel otak akibat paparan radikal bebas.Biji labu dapat membuat anda lebih waspada dan meningkatkan ketajaman pikiran anda serta menurunkan kadar kolesterol, menurunkan resiko kanker, dan mencegah pembentukkan batu ginjal. Sumber: top10homeremedies
 11 Jun 2018    16:00 WIB
8 Manfaat Berpelukan
Setiap orang pasti menikmati momen hangat ketika mereka mendapatkan pelukan, meski barang satu atau dua menit. Apalagi jika pelukan itu datang dari orang yang mereka sayangi. Sebuah penelitian mengungkap bahwa manusia membutuhkan 4 pelukan dalam sehari untuk bertahan hidup, 8 pelukan untuk perawatan diri, dan 12 pelukan sehari untuk bisa tumbuh. Meski ungkapan tersebut benar-benar terbukti dan belum didukung oleh fakta-fakta rinci yang jelas, namun tak perlu diragukan bahwa pelukan memang diperlukan manusia. Pelukan bisa memberikan banyak manfaat kesehatan yang sudah terbukti secara ilmiah. Menurut penelitian, berpelukan dapat meningkatkan system imunitas tubuh, menyembuhkan depresi, mengurangi stress. Berikut adalah beberapa manfaat pelukan sekaligus alasan mengapa Anda membutuhkannya setiap hari. 1.       Merangsang oxytocin Oxytocin adalah senyawa penghubung pada otak yang bekerja dalam sistem limbik, pusat emosi pada otak yang berkaitan dengan perasaan manusia. Oxytocin bertugas untuk meredakan rasa cemas, stres, dan bahkan bisa membuat mamalia menjadi setiap pada pasangannya. Oxytocin sangat ampuh dalam mempengaruhi emosi wanita. Senyawa ini juga yang membuat wanita tak lagi merasakan sakit pada tubuh mereka ketika melihat bayi yang dilahirkannya untuk pertama kalinya. Penelitian terbaru dari University of California mengungkap bahwa senyawa ini juga yang mempengaruhi pria agar lebih menyayangi dan terikat pada pasangannya. Oxytocin juga diketahui bisa meningkatkan libido serta gairah seksual. Ketika berpelukan, otak akan melepaskan oxytocin dan menurunkan stres, tekanan darah, sekaligus mencegah penyakit jantung. 2.       Membuat lebih tenang dan sabar Hubungan dan koneksi antar manusia membuat mereka menghargai satu sama lain. Pelukan adalah salah satu cara manusia untuk menunjukkan betapa mereka menghargai orang lain. Di era yang segalanya serba instan, cepat, dan sibuk, orang secara konstan terburu-buru untuk melakukan banyak tugas. Pelukan akan membuat seseorang lebih tenang dan tak lagi diburu-buru waktu sepanjang hari. Mereka akan lebih sabar dan menghargai hal-hal yang terjadi di sekitar mereka. 3.       Mencegah penyakit Penelitian yang dilakukan oleh Touch Research Institute di University of Miami School of Medicine mengungkap bahwa sentuhan dan pelukan memiliki efek yang besar terhadap kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah mencegah penyakit, membuat bayi prematur lebih cepat tumbuh, meredakan rasa sakit, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien kanker. 4.       Merangsang kelenjar timus Pelukan tak hanya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, namun juga merangsang kelenjar timus yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan manusia. Kelenjar timus bagi remaja penting dalam mengatur pertumbuhan dan pubertas. Sementara pada orang dewasa, kelenjar timus berkaitan dengan produksi sel darah putih yang akan memperkuat kekebalan tubuh dan menangkal segala jenis penyakit. 5.       Produksi dopamine Semua hal yang dilakukan manusia bisa berpengaruh terhadap aliran dopamin pada tubuh. Dopamin yang rendah akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti penyakit Parkinson atau depresi. Dopamin berfungsi memberikan perasaan bahagia pada seseorang, sekaligus memberikan motivasi. Pelukan bisa memicu aliran dopamin dalam tubuh sehingga membuat seseorang lebih bahagia, termotivasi, dan jauh dari depresi. 6.       Merangsang serotonin Tak hanya dopamin, pelukan juga merangsang pelepasan endorphin dan serotonin pada pembuluh darah ke seluruh tubuh. Kedua hal ini akan memicu perasaan senang, meredakan rasa sakit mencegah perasaan sedih, serta menjaga kesehatan jantung. Selain itu, serotonin dan endoprhin juga membantu menghilangkan kelebihan lemak dan menambah harapan hidup. Uniknya, hal ini juga berlaku ketika seseorang memeluk hewan peliharaan mereka. Berpelukan meningkatkan jumlah serotonin dalam tubuh, menaikkan mood, menghilangkan stres, dan membuat bahagia. 7.       Keseimbangan sistem saraf Pelukan juga berfungsi untuk menyeimbangkan sistem saraf. Kulit mengandung jaringan yang bisa merasakan sentuhan dan berkaitan langsung dengan otak melalui saraf vagus. Respon yang terjadi pada tubuh ketika seseorang mendapatkan pelukan ini membuat sistem saraf parasimpatik menjadi semakin seimbang dan berfungsi dengan baik. 8.       Meningkatkan kepercayaan diri Berpelukan dapat meningkatkan ras percaya diri seseorang. Rangsang taktil sangat penting untuk perkembangan bayi karena bayi pertama kali mengenal orangtuanya melalui sentuhan. Sejak pertama kali, keluarga memberikan kita pelukan untuk menunjukkan bahwa kita special dan dicintai. Pelukan yang kita dapatkan dari orangtua bahkan tertanam sampai tingkat sel kita dan berhubungan denga kemampuan kita untuk mencintai diri sendiri Itulah beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan seseorang dengan berpelukan. Bayangkan, hal sederhana seperti berpelukan dengan orang yang Anda sayangi, bahkan dengan hewan peliharaan, bisa memberikan banyak keuntungan untuk tubuh. Jadi, sudahkah Anda memeluk seseorang hari ini? Baca juga: Apa Sebenarnya Pendapat Para Pria Mengenai "Berpelukan"? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: dailyhealthpost  
 07 Aug 2017    18:00 WIB
Ganja Dapat Merusak Struktur Otak Pada Pelajar
Penelitian terbaru mengatakan bahwa pelajar yang menghisap ganja, walaupun hanya sekali dalam seminggu ternyata mengalami abnormalitas dalam hal ukuran, densitasd dan volume. Dua area yang paling banyak dirusak oleh ganja adalah daerah amigdala dan nucleus accumbens, yang merupakan area otak untuk mengatur emosi dan motivasi. Penelitian yang diterbitkan oleh  the Journal of Neuroscience ini menganalisa efek dari ganja pada perokok ganja biasa. Ternyata kerusakan otak banyak ditemukan pada perokok yang menggunakan ganja dengan tujuan rekreasional semata. Banyak diantara mereka yang mengalami kerusakan neurogikal.Banyak orang berpikir jika merokok ganja dengan tujuan rekreasi tidak akan menimbulkan masalah didalam kehidupannya di pekerjaan atau sekolah. Tetapi data yang didapatkan oleh penelitian ini menunjukkan hasil yang berbeda. Penelitian ini menyertakan 40 pelajar usia 18-25 tahun, dibagi menjadi seberapa sering mereka merokok ganja. Sebelum melakukan pemeriksaan neuroimaging, para peneliti memastikan tidak ada satupun diantara ke 20 peserta yang mengalami kecanduan ganja. Kemudian para peserta ini akan menjalankan sejumlah test mulai dari pengukuran densitas gray matter, pengukuran besar otak dan keseluruhan volume otak. Para peneliti juga membagi dua grup peserta untuk melihat bagaimana ganja mengubah respon motivasi dan emosi dari pemakai. Secara umum para peserta yang merokok ganja mempunyai ukuran nucleus accumbens lebih besar dari rata-rata. Para peneliti menyimpulkan, bahan psikoaktif didalam ganja yaitu tetrahydrocannabinol (THC) merupakan penyebab dari perubahan tersebut. Para peneliti juga menduga proses perubahan otak inilah yang akan mengubah jalan pemikiran seorang perokok rekreasional menjadi pecandu ganja. Para peneliti sudah mengetahui bahwa obat-obatan seperti ganja dapat menyebabkan otak melepaskan hormon dopamin yang akan membuat segala sesuatu terlihat nikmat dan menyenangkan. Bahkan pada orang-orang yang tidak kecanduan nikotin, ganja bisa menjadi masalah, karena secara perlahan mereka akan merasakan kenikmatan dari pelepasan dopamin dan mejadi kecanduan ganja.Sumber: medicaldaily
 07 Aug 2017    12:00 WIB
Efek Dopamin Pada Otak Anda
Dopamin merupakan suatu neurotransmiter yang dibentuk oleh tubuh anda melalui asam amino tirosin, yang banyak ditemukan pada berbagai makanan kaya protein seperti daging dan keju. Dopamin merupakan molekul penting untuk membentuk epinefrin (adrenalin) dan norepinefrin (noradrenalin). Otak dan sistem saraf membutuhkan neurotransmiter untuk menyampaikan pesan dalam bentuk impuls listrik ke seluruh bagian tubuh, untuk mengatur berbagai fungsi tubuh. Fungsi DopaminDopamin berfungsi untuk mengatur berbagai fungsi otak dan tubuh anda, seperti:•  Mengatur aliran darah di dalam pembuluh darah•  Mengatur kebiasaan makan•  Berperan dalam proses belajar dan fungsi kognitif•  Berperan dalam perilaku seseorang•  Mengatur aktivitas motorik (pergerakkan)•  Mengatur pengeluaran hormon dari kelenjar pituitari•  Membantu kerja sistem saraf autonomEfek Dopamin Pada OtakDopamin dapat mempengaruhi berbagai area di dalam otak anda. Pada daerah mesolimbik, dopamin diduga berperan dalam membentuk motivasi dan kecanduan yang diakibatkan oleh hadiah atau kesenangan yang didapatkan. Pada daerah mesokortikal, dopamin berhubungan dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan emosi dan motivasi. Pada nigrostriatal, dopamin berfungsi untuk mengatur dan menstimulasi aktivitas motorik. Pada tuberoinfundibular, dopamin berfungsi untuk mengatur pelepasan hormon kelenjar pituitari.Efek dari Rendahnya Kadar DopaminApakah mood anda sering berubah-ubah akhir-akhir ini? Anda mungkin sedang mengalami penurunan kadar dopamin. Kadar dopamin yang rendah dapat menyebabkan beberapa gejala seperti: •  Mood sering berubah-ubah•  Sulit berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran anda•  Insomnia atau sulit tidur•  Merasa lelah•  Merasa cemas•  Makan secara berlebihan yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan Selain itu, degenerasi sel-sel yang berfungsi untuk menghasilkan dopamin atau adanya gangguan dalam sistem neurotransmiter dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan neurologis dan kejiwaan. Penyakit Parkinson merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh degenerasi sel-sel saraf penghasil dopamin di daerah nigrostriatal. Bila terjadi gangguan fungsi atau produksi dopamine di daerah mesokortikal dan mesolimbic, maka dapat terjadi skizofrenia, depresi, dan gangguan cemas.Dopamin dan Hubungannya Dengan KecanduanPara ahli menduga bahwa obat-obatan psikoaktif dapat menimbulkan efek euforia (rasa senang berlebihan) karena merangsang pelepasan dopamin. Pelepasan dopamin dapat menimbulkan perasaan senang dan menyebabkan seseorang kembali ingin merasakan perasaan tersebut (kecanduan). Sumber: top10homeremedies, livestrong
 11 May 2017    15:00 WIB
Orang yang Sedang Jatuh Cinta Semakin Sehat Jasmani dan Rohaninnya
Perkenalkan hormon adrenalin, yaitu hormon yang banyak bekerja ketika jantung seseorang berdegup kencang, misalnya ketika bertatapan dengan seseorang yang disukai dan  jatuh cinta, otak akan mengirimkan sinyal ke kelenjar adrenal, yang memproduksi hormon seperti adrenalin, epinefrin, dan norepinefrin. Hormon ini mengalir melalui aliran darah menuju jantung dan menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat dan kuat.   Tim peneliti Fischer melakukan pencitraan otak pada orang yang sedang jatuh cinta, dan menemukan adanya aktivitas pada area otak yang memproduksi neurotransmitter dopamin. Hormon ini memberikan efek perhatian terfokus, euforia, memuja, energi dan motivasi untuk memperoleh hidup yang lebih baik. Itulah mengapa ketika sedang jatuh cinta, seseorang menjadi lebih terpacu untuk memikirkan masa depan yang lebih baik.     Secara umum, ada tiga sistem otak yang terlibat dalam proses jatuh cinta (romantic love) yaitu : dorongan seksual, cinta, dan keterikatan (attachment). Dorongan seksual dipicu oleh hormon testosteron, cinta didorong oleh hormon dopamin, mendorong fokus energi dan perhatian pada satu orang spesifik pada suatu waktu, dan keterikatan yang didorong oleh hormon oksitosin dan vasopressin, mendorong lahirnya toleransi, ikatan, dan rasa aman terhadap pasangan.   Penelitian oleh tim Fischer menemukan bahwa otak mengalami aktivitas yang sama pada orang sudah 20 tahun menikah dengan orang yang baru saja jatuh cinta. Area otak ini merangsang produksi hormon dopamin dan mengalirkan ke area tubuh lainnya. Cinta juga bermanfaat untuk orang yang sudah melampaui usia reproduksi karena bisa memberikan perasaan optimis, energik, fokus, dan termotivasi, yang mana hal ini berdampak positif terhadap kesehatan dan hubungan sosial.   Sumber: Ntn News
 07 Nov 2015    09:00 WIB
Tanda Kecanduan Makanan
Ternyata tidak hanya obat-obatan terlarang saja yang dapat menyebabkan kecanduan, makanan pun dapat menyebabkan anda mengalami kecanduan. Sebuah percobaan pada binatang dan manusia menemukan bahwa beberapa orang mengalami perubahan aktivitas otak yang sama saat memakan makanan tertentu dengan perubahan aktivitas otak saat mengkonsumsi kokain dan heroin. Hal ini terutama terjadi pada makanan enak dan gurih. Berbagai jenis makanan enak dan gurih ini biasanya mengandung banyak gula, lemak, dan garam. Seperti halnya obat-obat yang menyebabkan efek adiktif, makanan yang enak dan gurih pun memicu terbentuknya zat kimia otak seperti dopamin. Setelah anda merasa senang dan menyebabkan peningkatan transmisi dopamin di otak setelah mengkonsumsi makanan tertentu, maka anda akan merasa ingin mengkonsumsi makanan tersebut lagi. Impuls rasa senang setelah mengkonsumsi makanan tertentu ini seringkali melebihi impuls rasa kenyang dan puas yang anda rasakan. Hal ini seringkali membuat anda terus makan walaupun anda tidak merasa lapar lagi. Bila seseorang mengalami tanda-tanda kecanduan makanan ini, maka ia pun akan mengalami toleransi terhadap makanan tersebut, seperti halnya obat, yang membuatnya harus mengkonsumsi makanan tersebut dalam jumlah yang lebih banyak untuk membuat mereka merasakan kesenangan yang sama. Para ahli menduga bahwa kecanduan makanan ini mungkin memiliki peranan penting dalam terjadinya obesitas. Akan tetapi, bukan hanya penderita obesitas saja yang mengalami kecanduan makanan, setiap orang pun dapat mengalaminya, berapapun berat badan anda. Beberapa orang mungkin memiliki metabolisme tubuh yang berbeda (faktor genetika) atau mereka melakukan olahraga ekstra untuk mengkompensasi kelebihan kalori yang mereka makan. Orang yang telah mengalami kecanduan makanan akan terus mengkonsumsi makanan tersebut, walaupun telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti peningkatan berat badan atau gangguan dalam hubungannya dengan orang lain. Seperti halnya orang yang mengalami kecanduan obat-obatan ataupun berjudi, penderita kecanduan makanan pun akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan perilaku dan keinginan mereka, bahkan di saat mereka merasa ingin berhenti atau mencoba untuk berhenti berulang kali.   Tanda-tanda Kecanduan Makanan Beberapa peneliti di Universitas Yale telah mengembangkan suatu daftar pertanyaan untuk mengidentifikasi apakah seseorang mengalami kecanduan makanan atau tidak, yaitu: Makan lebih banyak daripada yang direncanakan saat anda mulai mengkonsumsi makanan tertentu Terus mengkonsumsi makanan tertentu bahkan saat anda sudah tidak lapar lagi Makan terus hingga anda merasa sakit Cemas atau khawatir bila tidak mengkonsumsi atau mengurangi porsi makanan tertentu Bila makanan tertentu tidak tersedia, maka anda akan pergi ke luar rumah untuk membelinya Anda mengkonsumsi makanan tertentu sangat sering atau sangat banyak sehingga anda bahkan lebih memilih mengkonsumsi makanan tertentu tersebut daripada bekerja, menghabiskan waktu bersama keluarga anda, atau melakukan kegiatan lainnya Anda menghindari acara atau situasi tertentu untuk menghindari makanan tertentu tersebut Anda mengalami gangguan dalam belajar atau bekerja karena makanan dan makan Anda sedang mengalami gejala putus makanan, yaitu bila saat anda mengurangi jumlah makanan tersebut, maka anda merasa cemas, gelisah, atau mengalami gangguan fisik lainnya. Selain itu, terdapat beberapa pertanyaan lain untuk menentukan dampak makanan tertentu terhadap emosi anda, seperti: Apakah anda merasa depresi, cemas, benci pada diri sendiri, atau bersalah karena makanan tertentu Anda merasa harus makan lebih banyak dan lebih banyak lagi makanan tertentu untuk mengurangi perasaan negatif yang anda rasakan atau untuk meningkatkan perasaan senang atau puas Mengkonsumsi makanan tertentu tersebut dalam jumlah yang sama tidak lagi dapat mengurangi perasaan negatif atau menyebabkan anda merasa senang dan puas seperti biasanya   Apa yang Harus Anda Lakukan? Para ahli masih mencari berbagai kemungkinan pengobatan untuk mengatasi kecanduan makanan. Mereka menduga bahwa kecanduan makanan lebih sulit diatasi daripada kecanduan lainnya karena anda tetap harus makan untuk tetap sehat. Berkonsultasilah dengan dokter atau ahli gizi anda mengenai hal-hal yang dapat anda lakukan untuk menghentikan kecanduan anda dan obat-obatan apa yang dapat membantu anda.   Sumber: webmd    
 14 May 2014    09:00 WIB
Berbagai Fungsi Dopamin Bagi Tubuh
Dopamin merupakan suatu neurotransmiter yang diproduksi oleh otak yang memiliki berbagai fungsi, seperti untuk pergerakan, daya ingat, rasa senang, perilaku dan kognitif, perhatian atau daya konsentrasi, menghambat produksi prolaktin, tidur, mood, dan kemampuan belajar. Kelebihan dan kekurangan dopamine dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan berat, seperti penyakit Parkinson dan kecanduan obat-obatan.PergerakanSuatu bagian otak yang disebut dengan ganglia basalis berfungsi untuk mengatur gerakan. Untuk menjalankan fungsinya ini, ganglia basalis memerlukan sejumlah dopamin. Bila terjadi kekurangan dopamin di dalam otak, maka dapat terjadi gangguan pergerakan berupa keterlambatan dan kurangnya koordinasi dalam pergerakan. Bila terjadi kelebihan jumlah dopamin, maka dapat terbentuk suatu gerakan berlebihan seperti tic (suatu gerakan berulang-ulang).Rasa Senang dan KecanduanDopamin dilepaskan di dalam otak saat seseorang merasa senang dan dopamin jugalah yang mendorong seseorang untuk mencari atau melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti makan, seks, dan berbagai kecanduan obat-obatan. Kokain dan amfetamin (ekstasi) menghambat proses reuptake dopamin, yang menyebabkan peningkatkan kadar dopamin. Hal ini dapat membuat seseorang merasa senang dan kecanduan.Daya IngatKadar dopamin di dalam otak, khususnya di dalam korteks prefrontal dapat membantu meningkatkan fungsi daya ingat. Akan tetapi, bila terjadi gangguan keseimbangan kadar dopamin, walaupun hanya sedikit, dapat menyebabkan terjadinya gangguan daya ingat.Perhatian atau Daya KonsentrasiDopamin membantu anda untuk fokus dan berkonsentrasi dengan bantuan fungsi penglihatan, yang membuat seseorang dapat memfokuskan perhatian dan memusatkan perhatiannya (berkonsentrasi). Kekurangan kadar dopamin pada korteks prefrontal dapat menyebabkan gangguan konsentrasi.Fungsi KognitifDopamin pada bagian lobus frontal otak berfungsi untuk mengendalikan aliran informasi dari berbagai bagian otak lain. Gangguan jumlah dopamin di daerah ini dapat menyebabkan penurunan fungsi neurokognitif, terutama daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan analisis.Mengatur Sekresi ProlaktinDopamin merupakan penghambat neuroendokrin utama dari sekresi prolaktin dari kelenjar pituitari anterior. Fungsi SosialGangguan ikatan reseptor dopamin D2 banyak ditemukan pada orang yang mengalami fobia keramaian atau gangguan cemas di tempat ramai. Para ahli juga menduga bahwa beberapa gejala skizofrenia seperti menarik diri dari lingkungan, perilaku apatis, dan anhedonia (tidak merasa senang saat melakukan berbagai kegiatan yang biasanya disenangi) berhubungan dengan rendahnya kadar dopamin pada bagian otak tertentu. Sementara itu, peningkatan kadar dopamin dapat menyebabkan terjadinya gangguan bipolar atau gangguan manik, yang membuat seseorang menjadi hipersosial dan hiperseksual.Transmisi dopamin yang abnormal (tinggi) juga telah banyak dihubungkan dengan terjadinya psikosis dan skizofrenia.Rasa NyeriDopamin memiliki peranan penting dalam proses terbentuknya rasa nyeri pada berbagai bagian sistem saraf pusat, yaitu pada medulla spinalis, talamus, ganglia basalis, korteks insular, korteks singulata, dan grey matter (daerah abu-abu pada otak). Rendahnya kadar dopamin dapat menimbulkan berbagai gejala nyeri, seperti yang sering terjadi pada penyakit Parkinson.Mual dan MuntahDopamin merupakan salah satu neurotransmiter yang berhubungan dengan pengendalian mual dan muntah melalui suatu kemoreseptor. Sumber: news-medical