Your browser does not support JavaScript!
 16 Dec 2018    11:00 WIB
Mana yang Lebih Baik, Diet Rendah Karbohidrat atau Rendah Kalori?
Hampir sebagian besar wanita selalu mencari cara untuk menurunkan berat badannya dengan cepat dan mudah. Pilihan diet yang paling banyak dilakukan oleh para wanita sekarang ini adalah diet rendah karbohidrat dan diet rendah kalori. Sebenarnya, manakah yang lebih efektif dalam menurunkan berat badan?   Kekurangan Diet Rendah Karbohidrat Dasar dari diet rendah karbohidrat adalah mengendalikan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah Anda yang memicu pelepasan insulin, yang akan membuat metabolisme atau pemecahan lemak menjadi lebih sulit. Jadi, dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi, kadar gula darah Anda pun akan menjadi lebih rendah sehingga insulin yang dihasilkan juga lebih sedikit, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Selain itu, karena karbohidrat tidak ada, maka tubuh pun akan membakar lemak sebagai sumber energi pengganti. Akan tetapi, para ahli tetap saja tidak menyetujui adanya hubungan antara penurunan berat badan pada diet rendah karbohidrat dengan kadar gula darah atau kadar insulin. Orang-orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya dengan ketat menghindari atau bahkan sama sekali tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan tertentu seperti roti, beras, sayuran yang mengandung banyak karbohidrat seperti kentang dan wortel, serta buah-buahan. Akibatnya, orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya mengkonsumsi banyak protein dan lemak serta rendah serat; yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda bila dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, mengkonsumsi terlalu banyak protein juga akan berdampak buruk pada fungsi ginjal Anda yang harus bekerja lebih keras untuk memetabolisme lebih banyak protein. Mengkonsumsi terlalu banyak protein juga dapat meningkatkan pelepasan kalsium dari dalam tulang, yang dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang; terutama pada wanita. Akan tetapi, karena penurunan berat badan dapat terjadi dalam waktu singkat, maka diet rendah karbohidrat ini pun menjadi cukup terkenal di kalangan wanita. Tergantung dari berapa banyak berat badan yang ingin Anda turunkan, Anda dapat mengalami penurunan 5-10 kg hanya dalam waktu 2 minggu pertama. Walaupun demikian, penurunan berat badan yang cukup cepat ini hanya berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini dikarenakan penurunan konsumsi karbohidrat membuat tubuh Anda kehilangan cukup banyak cairan pada 2 minggu pertama, di mana penurunan berat badan ini akan mulai melambat setelah 2 minggu pertama berlalu. Selain itu, karena penurunan berat badan awal hanya terjadi akibat keluarnya cairan, maka sangatlah mudah bagi Anda untuk kembali mengalami peningkatan berat badan. Karena banyaknya makanan yang harus dihindari, maka diet rendah karbohidrat bukanlah diet yang dapat dilakukan dalam waktu lama. Sebagian besar orang yang melakukan diet ini hanya dapat bertahan 1 tahun. Jadi, apa yang harus dilakukan? Jawaban paling tepat adalah dengan menjaga keseimbangan antara berapa banyak karbohidrat dan berapa banyak kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Kunci paling penting untuk menurunkan berat badan adalah dengan menghitung dan membatasi jumlah kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Selain itu, tingkatkan pembakaran kalori melalui olahraga secara teratur. Bila Anda telah melakukan kedua hal ini, maka Anda pun dapat menjaga berat badan Anda untuk waktu yang cukup lama. Akan tetapi, perlu diingat agar Anda tidak mengkonsumsi terlalu sedikit kalori, karena membatasi konsumsi kalori secara berlebihan dapat memicu Anda untuk makan secara berlebihan, memperlambat metabolisme tubuh, dan menyebabkan terjadinya defisiensi (kekurangan) berbagai nutrisi penting (efek jangka panjang). Para ahli juga menyarankan agar para wanita mengkonsumsi karbohidrat tertentu atau yang biasa dikenal dengan karbohidrat "baik" (bukannya sama sekali tidak mengkonsumsi karbohidrat), yaitu karbohidrat kompleks yang mengandung indeks glikemik rendah hingga sedang seperti roti gandum, sereal, dan kacang-kacangan.   Sumber: sheknows
 11 Dec 2018    11:00 WIB
Diet Puasa, Seberapa Efektifkah Untuk Kesehatan Tubuh ?
Halo sahabat setia Dokter.Id, bagi kita yang mengalami masalah berat badan, atau punya masalah obesitas, apalagi yang siap-siap mau menjadi mempelai, atau bagi yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, nah, pembahasan kita hari ini bisa membantu banget loh. Mungkin kata diet sering kita dengar, apalagi puasa, namun kalau kedua kata ini digabung, hmm…apa artinya yah, kok terdengar sama saja. Mari kita cari tahu. Diet puasa (Intermitten fasting) adalah perputaran pola makan kita, di antara waktu makan dan puasa. Cara diet puasa (Intermitten Fasting) bukan membahas tentang makanan apa yang harus dimakan, tetapi lebih tepatnya, membahas tentang kapan kita harus memakannya. Ada beberapa metode puasa intermitten yang berbeda, yaitu melalui pembagian hari atau minggu, menjadi periode makan dan periode puasa. Kita dapat melakukan ini dengan melewatkan sarapan, makan makanan pertama kita di siang hari dan makan terakhir kita pada jam 8 malam. Maka kita secara teknis puasa selama 16 jam setiap hari, dan membatasi selang makan kita selama 8 jam, dari jam 12 siang menuju jam 8 malam. Ini adalah bentuk puasa intermitten paling populer, dikenal sebagai metode 16/8. Terlepas dari apa yang kita pikirkan, puasa intermitten sebenarnya cukup mudah dilakukan. Banyak orang melaporkan merasa lebih baik dan memiliki lebih banyak energi selama menjalani diet puasa. Kelaparan biasanya bukan masalah besar, meskipun itu bisa menjadi masalah di awal, sementara tubuh kita mulai terbiasa tidak makan untuk waktu yang lama. Tidak ada makanan yang diizinkan selama periode puasa, tetapi kita masih dapat minum air, kopi, teh, dan minuman non-kalori lainnya. Beberapa bentuk puasa intermitten diperbolehkan mengkonsumsi sejumlah kecil, makanan rendah kalori selama periode puasa. Mengonsumsi suplemen umumnya diperbolehkan saat berpuasa, asalkan tidak ada kalori di dalamnya. Puasa intermiten telah menjadi sangat trendi dalam beberapa tahun terakhir ini, khususnya bagi kalangan selebrity dan para pefitnes. Berikut beberapa cara diet puasa (Intermitten fasting): Metode 16/8: Cara diet puasa selama 16 jam setiap hari, yaitu hanya makan siang (jam 12) dan makan malam pada jam 8 malam. Makan-Berhenti-Makan: Sekali atau dua kali seminggu, jangan makan apa pun, sejak makan malam satu hari, sampai makan malam di hari berikutnya (dalam hitungan 24 jam). 5: 2 Diet: Selama 2 hari dalam seminggu, makan hanya sekitar 500-600 kalori. Memang lebih banyak orang yang menjadi penggemar metode 16/8 (dipopulerkan oleh Martin Berkhan dari LeanGains), karena metode ini dianggap sebagai metode yang paling sederhana dan paling mudah untuk dijalani. Karena kebanyakan orang biasanya tidak terlalu lapar di pagi hari, dan tidak merasa harus makan sampai sekitar jam 1 siang. Lalu kita bisa makan makanan terakhir kita di antara jam 6 - 9 malam, jadi kita akhirnya secara naluriah puasa selama 16-19 jam setiap hari. Lalu apa saja keuntungan yang bisa kita dapatkan dari diet puasa (Intermitten fasting) ini: Puasa Intermitten Mengubah Fungsi Sel, Gen dan Hormon. Ketika kita berpuasa, kadar insulin menurun dan hormon pertumbuhan kita meningkat. Sel-sel kita juga memulai proses perbaikan seluler yang penting dan mengubah gen mana yang akan di ekspresikan. Puasa Intermitten dapat membantu kita menurunkan Berat Badan dan Lemak Perut. Puasa Intermitten dapat mengurangi Resistensi Insulin, menurunkan risiko Diabetes Tipe 2. Puasa Intermitten dapat mengurangi Stres dan Peradangan Oksidatif di tubuh. Puasa Intermitten bermanfaat bagi kesehatan jantung. Puasa Intermitten menginduksi berbagai proses perbaikan seluler. Puasa Intermitten dapat membantu mencegah Kanker. Puasa Intermitten baik untuk Otak kita. Puasa Intermitten dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Puasa Intermiten dapat memperpanjang Umur kita.   Well…sahabat, setelah mendengar penjelasan di atas, bagi kita yang ada masalah kesehatan atau susah sekali menjalani diet, kita bisa mencoba cara diet puasa (Intermitten fasting) ini. Semoga berhasil dan tetap Semangat yah…salam sehat!   Sumber : www.medicalnewstoday.com
 20 Oct 2018    11:00 WIB
Konsumsi Jenis Makanan Ini Untuk Detoks Tubuh Yuk
Benarkah manusia membutuhkan bantuan jus buah dan berbagai jenis bahan makanan lainnya untuk membuang racun di dalam tubuh? Menurut seorang ahli gizi, jawabannya adalah TIDAK. Hal ini dikarenakan berbagai jenis organ tubuh seperti hati, ginjal, dan usus telah melakukan tugas detoks tersebut. Jadi, yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kesehatan berbagai jenis organ detoks tersebut sehingga mereka dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Bila Anda ingin membantu meningkatkan proses detoks di dalam tubuh Anda, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang dapat membantu menjaga kesehatan organ detoks tubuh Anda sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik..   Artichokes Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak prebiotik inulin seperti artichoke dan asparagus, dapat membantu meningkatkan produksi bakteri baik (probiotik) di dalam usus. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa inulin dan berbagai makanan yang mengandung prebiotik memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesehatan usus, yang dapat membantu mengurangi beban detoksifikasi hati. Selain itu, inulin juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, bahkan sebelum berbagai nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dimetabolisme oleh hati.   Brussels Sprouts Berbagai jenis sayuran golongan cruciferous seperti Brussels sprout, kol, brokoli, dan kembang kol mengandung banyak serat. Serat dapat membantu meningkatkan kesehatan usus, ginjal, dan hati dengan membantu melancarkan proses pembuangan tinja dari dalam usus, dengan kata lain membantu proses pengeluaran racun dari dalam tubuh. Selain itu, berbagai jenis sayuran ini juga mengandung fitokimia sulforafan, yang menurut berbagai penelitian dapat membantu mencegah sel pre kanker berubah menjadi sel kanker.   Jeruk Jeruk mengandung banyak antioksidan, terutama vitamin C, yang dapat membantu meningkatkan fungsi hati dengan membantu proses produksi glutation, sebuah senyawa yang penting bagi proses detoksifikasi di dalam hati.   Telur Telur mengandung banyak sistein, suatu asam amino yang memiliki peranan penting dalam proses metabolisme asetaldehida, produk sampingan dari metabolisme alkohol. Dengan mengubah asetaldehida menjadi air dan karbondioksida, sistein sendiri merupakan zat detoks bagi alkohol.   Baca juga: Terlambat Makan? Apa yang Terjadi Pada Tubuh Anda?   Ubi Ubi mengandung banyak vitamin B yang merupakan kunci bagi proses metabolisme tubuh Anda. Vitamin B6, B12, dan B9 (asam folat) dapat membantu meningkatkan kinerja saluran pencernaan, fungsi sel, dan metabolisme tubuh.   Kacang-kacangan Kacang-kacangan merupakan sumber zat peningkat daya tahan tubuh yaitu seng. Seng diperlukan oleh tubuh untuk melakukan proses metabolisme normal di dalam semua organ tubuh. Seng juga penting bagi berbagai proses biokimia di dalam tubuh yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan dan metabolisme di hati.   Oat Selain mengandung banyak serat, oat juga dapat membantu meningkatkan kesehatan usus, bakteri baik, dan menstimulasi pengeluaran cairan empedu. Dengan mengurangi jumlah cairan empedu yang diserap kembali oleh usus Anda, maka tubuh Anda pun dapat mengeliminasi lebih banyak zat beracun dari dalam tubuh dan menstimulasi pembentukan asam lemak rantai pendek. Asam lemak rantai pendek ini dapat membantu meningkatkan kesehatan usus dengan menstimulasi pertumbuhan bakteri baik, yang pada akhirnya akan membantu proses pencernaan dan pembuangan zat beracun.   Yogurt Kandungan probiotik di dalam yogurt dapat membantu meningkatkan kesehatan bakteri baik di dalam usus sehingga tubuh Anda pun lebih mudah memproses dan membuang racun. Selain itu, greek yogurt juga dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah karena mengandung banyak protein dan sedikit karbohidrat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 07 Oct 2018    08:00 WIB
Ingin Ngemil Tapi Tetap Sehat ?
Mengonsumsi makanan kecil di luar waktu makan utama (ngemil) sering dilakukan orang pada umumnya. Di rumah, di kantor, saat bekerja, maupun di waktu senggang kegiatan ngemil kerap menjadi pelengkap suasana. Memang, ngemil kebanyakan bukan bertujuan untuk mengganjal perut, meskipun tidak lapar seringkali keinginan untuk ngemil muncul. Asal pintar memilih jenis camilannya, ngemil yang selama ini dianggap buruk bisa jadi bermanfaat. Ngemil tak selalu merugikan, tak juga selalu menggemukkan. Sebaliknya, ngemil bisa menyehatkan, bahkan menjaga tubuh tetap langsing. Mengapa Ingin Ngemil? Dorongan untuk ngemil biasanya terjadi ketika perut terasa lapar atau tubuh butuh tambahan gula. Dorongan ngemil juga bisa muncul karena dorongan emosional, baik ketika melihat atau mencium aroma makanan yang menggugah selera meski perut Anda sedang tidak lapar. Sejatinya kebiasaan ngemil tidak dilarang bahkan malah dianjurkan oleh para praktisi diet. Tujuannya adalah untuk mengurangi napsu makan agar tidak makan dalam porsi besar ketika waktu makan utama tiba. Syaratnya, camilan yang dikonsumsi harus sehat dan rendah kalori. Ngemil juga bisa muncul dari kebiasaan saat masih kanak-kanak yang suka jajan. Tapi pada orang tertentu kebiasaan tersebut akan berkurang seiring bertambahnya usia, meski sebagian besar tetap pada kebiasaan tersebut. Memilih Camilan Sehat Seperti dijelaskan di atas bahwa agar kebiasaan ngemil tetap menjadi kebiasaan yang menyehatkan maka camilan yang dikonsumsi harus rendah kalori dan kaya nutrisi. Hindari camilan yang banyak menggunakan MSG (monosodium glutamat), karena inilah yang dapat membuat seseorang kecanduan untuk makan lagi dan lagi. Hindari pula camilan yang terlalu banyak gula, garam, dan pewarna makanan. Pilih makanan alami yang disediakan langsung oleh alam seperti kacang-kacangan, biji-bijian dan olahannya. Anda juga bisa mencoba sayuran dan buah-buahan segar karena kandungan vitamin dan mineralnya akan menjaga daya tahan tubuh Anda agar tetap prima sepanjang hari. Contoh Camilan Sehat Yogurt Kalsium yang ada di dalam yogurt akan membantu menjaga kepadatan dan memperkuat tulang Anda. Sekaligus membantu Anda terhindar dari osteoporosis. Bakteri baik yang terkandung dalam yogurt juga baik untuk kesehatan pencernaan. Pisang Ini pilihan ngemil yang ideal, karena buah ini kaya serat. Kandungan gula pada pisang tergolong rendah, begitu pula melon, pepaya, dan jambu. Apel dan pear biasanya jadi pilihan favorit dalam program penurunan berat badan. Tapi, tahukah Anda, pisanglah yang tetap jadi juaranya. Karena, pisang kaya potasium. Inilah zat yang membantu menjaga tingkat tekanan darah normal, membantu kesehatan otot, termasuk mencegah kram otot, dan sumber energi yang sangat baik. Pisang juga mudah dicerna oleh tubuh. Salad Semua sup dengan kaldu bening selalu menjadi pilihan yang baik dibandingkan sup yang berkrim. Sup merupakan sumber energi dan gizi yang sempurna karena didalamnya terdapat kombinasi sayuran dan buah-buahan segar yang siap menyuplai tubuh Anda dengan vitamin dan mineral. Gandum Gandum dan olahannya diperkaya dengan serat untuk menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Kandungan avenanthramides pada gandum tidak hanya melindungi terhadap penyakit jantung, namun antioksidan ini juga mampu mencegah arteri dari pengerasan. Avenanthramides bekerja dengan menekan produksi molekul yang memungkinkan untuk mencegah pengerasan dinding arteri. Kacang Kalau ingin ngemil yang gurih-gurih kacang adalah alternatif yang cukup baik. Kandungan lemak dan proteinnya lebih aman ketimbang keripik kentang. Tetapi, jangan pilih kacang yang diolah dengan minyak (goreng) dan tinggi kandungan garam. Porsi yang baik adalah satu genggam kecil tangan saja. Sehat adalah hal yang mudah untuk diwujudkan. Wujudkan jalan menuju sehat dengan cara yang paling Anda suka. Salah satunya dengan memilih camilan yang sehat. Dengan memilih camilan yang sehat berarti Anda telah menuju hidup yang lebih sehat.  
 04 Aug 2018    18:00 WIB
Kalau Lagi Diet, Lebih Baik Pilih Yogurt Beku Atau Es Krim?
Dalam beberapa tahun terakhir, yogurt beku telah menjadi alternatif es krim yang populer karena memiliki reputasi yang dikatakan lebih sehat. Apakah hal ini benar? Untuk mengetahuinya maka Anda harus mengetahui dahulu kandungan gizi yang dimiliki yogurt beku dan es krim. Es krim dan yogurt beku keduanya merupakan makanan beku yang dibuat dari susu, namun ada perbedaan signifikan yang membedakannya. Agar makanan beku dilabeli secara legal sebagai es krim, susu harus mengandung setidaknya 10 % lemak susu. Persyaratan ini biasanya dipenuhi melalui penambahan krim, dan es krim premium bisa mengandung susu sebanyak 16 %. Yogurt beku tidak dibuat dengan krim dan tidak memiliki kandungan lemak. Kandungan gizi Karena perbedaan bahan es krim dan yogurt beku adalah krim, perbedaan nutrisi utama adalah kandungan lemaknya. Satu cangkir es krim vanila biasa mengandung 275 kalori, 5 gram protein, 31 gram karbohidrat, 15 gram lemak dan 9 gram lemak jenuh. Satu cangkir yogurt beku vanili biasa mengandung 221 kalori, 5 gram protein, 38 gram karbohidrat, 6 gram lemak dan 4 gram lemak jenuh. Pertimbangan Jika Anda sedang diet dan berusaha untuk menurunkan berat badan, dimana Anda harus memperhatikan asupan lemak dan kalori Anda, maka Anda bisa memilih yogurt beku. Namun, kandungan lemak dan kalori yang rendah dapat bervariasi, tergantung pada ukuran porsi yang Anda makan dan bahan tambahan apa saja yang Anda masukkan. Karena bila Anda makan yogurt beku namun tidak memasukkan kalori terlalu tinggi ke dalam tubuh Anda sebaiknya hindari penambahan seperti tambahan gula dan lemak tambahan seperti sirup, marshmallow dan permen. Ini tidak hanya akan meningkatkan kandungan lemak tapi juga gula dan kalori. Cara Untuk Tetap Sehat Saat Makan Yogurt Beku Jika Anda memilih untuk makan yogurt beku, ingatlah untuk memperhatikan ukuran porsi dan memilih topping yang lebih sehat. Pilih topping seperti buah segar, granola dan kacang-kacangan untuk mendapatkan antioksidan, protein dan serat. Topping ini kemungkinan juga akan lebih rendah kalori, lemak dan gula dibanding topping lainnya. Baca juga: Alasan Es Menyehatkan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate
 03 Aug 2018    18:00 WIB
Bagaimana Menghilangkan Lemak Dibawah Ketiak?
Bagi Anda yang memiliki lingkaran lemak dibagian bawah lengan atau dibagian bawah ketiak, keadaan ini tidak hanya membuat Anda tidak nyaman tetapi juga membuat kepercayaan diri menurun. Artikel ini akan mencoba membantu Anda untuk menghilangkan lemak di bagian bawah ketiak tersebut dengan cara diet seimbang dan sehat, latihan yang teratur juga olahraga yang berguna untuk menguatkan otot-otot dibagian tersebut. Latihan Jika Anda ingin menghilangkan lemak di bagian lengan bawah Anda, Anda perlu melakukan latihan aerobik dan kardivaskular yang akan membakar kalori dan mengurangi lemak tubuh Anda. Lakukan latihan ini selama 1 jam setiap hari, 5 hari dalam seminggu. Diet Jika Anda mencoba menurunkan berat badan dan mengurangi lemak tubuh, Anda harus mengikuti pola diet yang sehat. Jadi pastikan Anda memasukkan sayuran segar, gandum, kacang-kacangan, daging tanpa lemak kedalam menu diet Anda. Push up Untuk Anda yang ingin membentuk tubuh bagian atas dan menghilangkan lemak yang jelek di bagian tubuh Anda, Anda perlu memasukkan push up kedalam rutinitas gym Anda.  Mulailah dengan menempatkan posisi Anda pada posisi push up, dan rentangkan tangan Anda, yakinkan pergelangan tangan Anda lurus bahu Anda. Kemudian tekuk siku Anda dan turunkan tubuh Anda, pastikan dada Anda hanya setinggi beberapa centimeter dari lantai. Kemudian kencangkan tangan Anda dan kembali ke posisi semual. Mulailah dengan 2 set 15 kali ulangan dan Anda dapat meningkatkannya seiring dengan bertambahnya kekuatan Anda. Latihan menggunakan dumbel Latihan menggunakan dumbel dapat sangat efektif jika Anda ingin membentuk otot lengan Anda. Luruskan lengan Anda ke arah langit-langit dengan telapak tangan menghadap tubuh Anda. Kemudian tekuk siku Anda lalu kembali ke posisi semual. Mulailah dengan 2 set 15 kali ulangan dan Anda dapat meningkatkannya seiring dengan bertambahnya kekuatan Anda.   Sumber: healthmeup
 02 Aug 2018    11:00 WIB
Cara Cepat Turunkan Berat Badan 7 Kg Dalam 7 Hari
Anda ingin turun 7kg dalam 7 hari? Awalnya target ini terlihat tidak mungkin, tetapi dengan mengikuti diet yang mudah ini, Anda pasti bisa menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan 7kg dalam 7 hari mungkin terdengar mudah saat pertama kali Anda mendengarnya, tetapi untuk mencapainya Anda memerlukan kesabaran dan dedikasi. Saat Anda sudah menetapkan keinginan untuk menurunkan berat badan dan Anda mau berusaha pasti Anda akan mampu.   Berikut adalah tips  menurunkan berat badan dalam waktu 7 hari: Hari pertamaHari pertama merupakan hari yang paling penting dalam memulai diet, sehingga Anda harus memulainya dengan makanan yang sehat dan ringan. Anda dapat memulai hari itu dengan hanya mengkonsumsi buah. Diet buah harus benar-benar konsisten sepanjang hari dan tidak ada asupan lain yang Anda konsumsi. Dianjurkan pada hari pertama ini Anda mengonsumsi semua buah kecuali pisang. Selain itu, pastikan juga di hari ini Anda banyak minum air putih agar tetap terhidrasi. Hari keduaPada hari yang kedua, jika Anda ingin menurunkan berat badan sebanyak 7kg dalam 7 hari Anda harus mengikuti diet sayuran secara ketat. Anda harus mengkonsumsi berbagai jenis sayuran yang memiliki warna-warna cerah dengan membuat salad Anda sendiri. Sayuran yang direbus atau sayuran yang mentah dapat menurunkan berat badan Anda dengan cepat. Di hari ini Anda dapat menikmati semua sayuran, termasuk kentang, tetapi ingat pengolahannya harus hanya dengan cara direbus. Seiring dengan menjalankan diet hari kedua ini, jangan lupa untuk tetap minum sebanyak 8 gelas air. Hari ketigaHari ini menjadi lebih berwarna karena Anda bisa mencampurkan sayuran dan buah-buahan. Mulailah hari Anda dengan semangkuk buah diikuti sengan salad sayur untuk makan siang  dan makan malam dengan buah-buahan atau sayuran pilihan Anda. Penting juga untuk diingat, di hari ketiga ini sebaiknya hindari konsumsi kentang dan pisang. Hari keempatPada hari keempat, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi hanya pisang dan susu dalam sehari penuh. Pisang dan susu ini juga bisa Anda campur dan dibuat menjadi smoothie dan milkshake. Akan jauh lebih baik jika Anda hanya menggunakan susu skim atau susu tanpa lemak. Hari kelimaDi hari kelima, Anda boleh untuk makan semangkuk kecil nasi. Namun Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi tomat sebagai menu tambahannya. Tomat ini bisa Anda olah menjadi tomat rebus saat menjadi menu tambahan nasi atau dikonsumsi mentah saat dimakan sendiri. Nasi hanya boleh Anda konsumsi di pagi dan siang hari. Tingkatkan asupan air putih sekitar 12-15 gelas per hari. Hari keenamPada hari keenam, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi semangkuk nasi untuk makan siang dan kembali pada diet sayur setelahnya. Meskipun terasa berat, tapi Anda sebaiknya mengikuti pola makan ini untuk membantu menurunkan berat badan. Hari ketujuhPada hari ini Anda boleh mengkonsumsi semangkuk nasi dan sayur-sayuran yang Anda sukai untuk dimakan bersama-sama. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi jus buah pilihan Anda. Dalam diet hari ini, semua racun akan dikeluarkan dari tubuh dengan bantuan jus buah yang dikonsumsi sepanjang hari tersebut. Sumber: boldsky
 05 Jul 2018    13:00 WIB
Bila Ingin Diet Anda Sukses, 4 Makanan Ini Wajib Ada Dalam Menu Harian Anda. Siap Untuk Nyoba?
Demi meraih berat badan ideal banyak orang yang melakukan berbagai macam usaha, salah satunya adalah dengan berdiet membatasi makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Cara ini memang efektif membantu menurunkan berat badan namun bila makanan yang Anda konsumsi adalah makanan yang tepat. Karena yang terpenting dalam berdiet, Anda harus mengonsumsi makanan yang terkontrol kalorinya dan seimbang dimana mencakup berbagai makanan bergizi. Berikut 4 Makanan Yang Baik Dikonsumsi Saat Diet: 1.      Kacang Awalnya kacang-kacangan dianggap terlarang bagi pelaku diet karena kandungan lemak dan kalorinya yang tinggi. Namun sekarang ini kacang-kacangan mencuri sorotan sebagai makanan yang baik untuk kehilangan lemak. Kacang-kacangan merupakan sumber protein dan serat yang kaya, dua nutrisi ini yang membantu menciptakan rasa kenyang lebih cepat. Dengan demikian membantu Anda mengurangi kalori secara keseluruhan. Kacang juga kaya sumber lemak tak jenuh tunggal, lemak sehat yang bisa membantu mencegah penyakit jantung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam "Diabetes Care" pada tahun 2007 menemukan bahwa diet tinggi lemak tak jenuh tunggal juga menyebabkan penurunan lemak perut. Untuk mengendalikan asupan kalori Anda, biasakan untuk konsumsi satu ons kacang. 2.      Yogurt Yoghurt yang halus, lembut dan lezat juga dapat membantu program diet Anda. Sebagai makanan yang kaya protein, yogurt bisa membantu memuaskan perut Anda lebih baik daripada makanan yang kaya karbohidrat. Namun, para ilmuwan telah menemukan bahwa kalsium dalam yogurt, dan produk susu lainnya mungkin memainkan peran penting dalam kemampuannya untuk meningkatkan penurunan berat badan. Periset melakukan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2004 di "Obesity Research" menemukan bahwa asupan kalsium yang meningkat menyebabkan penurunan berat badan secara signifikan daripada diet yang terbatas pada masalah kalori saja. Anda bisa konsumsi 1 porsi yogurt atau sekitar 8 ons.   3.      Gandum Utuh Gandum utuh merupakan sumber serat yang kaya yang dapat membantu menurunkan berat badan. Gandum dicerna pada tingkat yang lebih lambat dan karena itu membuat Anda merasa lebih cepat untuk merasa kenyang dan mencegah Anda makan terlalu banyak.  yang dapat Selain itu gandum utuh juga kurang memiliki efek pada gula darah, yang dapat membantu mengendalikan rasa lapar. Penelitian dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi gandum utuh lebih tinggi memperoleh berat badan yang lebih rendah dalam penelitian yang dilakukan selama 20 tahun. Anda bisa konsumsi satu irisan roti gandum,  1 cangkir sereal kering, atau 1½  cangkir nasi, pasta atau sereal hangat. 4.      Telur Apakah Anda suka makan telur rebus, telur dadar atau telur mata sapi? Bila iya, maka hal ini adalah hal yang baik untuk Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan. Menurut periset sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "International Journal of Obesity" pada tahun 2008. Peserta makan sarapan telur atau sarapan bagel. , Keduanya mengonsumsi dengan kepadatan energi dan energi total yang sama, setidaknya lima hari dalam seminggu selama delapan minggu. Pada akhir penelitian, kelompok pemakan telur menunjukkan penurunan lemak tubuh sebesar 16% lebih besar dan penurunan berat badan sebesar 65% lebih besar daripada kelompok yang makan bagel. Makanan di atas baik untuk Anda konsumsi dan akan membantu dalam penurunan berat badan. Selain menjaga makanan yang Anda konsumsi ada baiknya Anda juga melakukan olahraga secara teratur. Baca juga: Manfaat Putih Telur Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate