Your browser does not support JavaScript!
 08 Jan 2021    19:00 WIB
Jelang Menikah Hindari Jenis Makanan Ini Ya, Ladies!
Junkfood Seperti yang diketahui burger, hotdog dan kentang goreng memiliki nilai kalori yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan kenaikan pada berat badan. Soda Usai melakukan banyak kegiatan, hindari minuman bersoda. Ganti dengan minuman seperti jus buah dan air putih yang jelas lebih sehat. Produk Susu Perlu Anda ketahui, beberapa jenis susu dan keju sulit untuk dicerna tubuh dan menyebabkan kembung karena gas. Bahkan keju dan yoghurt dapat menyebabkan penambahan berat badan. Gantilah dengan susu dan keju yang rendah lemak Pemanis buatan Anda pecinta permen? Hindari cemilan yang satu ini. Permen dapat merusak gigi yang menyebabkan terjadinya bau mulut. Kafein Sama seperti susu, menjelang hari pernikahan hindarilah minuman berkafein seperti kopi. Kafein dapat mengurangi kadar air dalam tubuh yang menyebabkan Anda tampak lesu. Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Menikah Asin Hindari menaburkan garam pada makanan secara berlebih. Makanan asin meningkatkan tekanan darah dan juga menyebabkan dehidrasi. Pasta Makanan seperti spageti memanglah sangat lezat. Tapi, menyantapnya secara berlebih akan menyebabkan kembung dan gas. Karena pada dasarnya pasta ini terbuat dari tepung. Pencuci Mulut Puding, kue dan jenis makanan pencuci mulut lainnya memang dapat menggoda siapapun, termasuk Anda. Tetapi pemanis buatan dan kalori yang tinggi di dalamnya dapat menyebabkan penambahan berat badan. Kacang-kacangan Perlu Anda ketahui, beberapa jenis kacang mengandung beberapa jenis gula yang sulit untuk dicerna yang akan membuat Anda kembung. Baca juga: Diet Rendah Karbohidrat atau Rendah Kalori, Mana yang Lebih Baik?
 22 Mar 2019    11:00 WIB
Makanan Rakyat Rendah Lemak ini Percepat Pembentukan Otot?
Mungkin kamu akan terkejut dengan fakta ini. Yes, makanan yang sering kali disepelekan dan disebut "makanan rakyat" ini ternyata tinggi akan kandungan protein. Makanan Tinggi Protein merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membentuk jaringan otot. Fungsi protein adalah sebagai zat pengatur hormon-hormon yang berfungsi dalam proses pencernaan. Protein juga berperan dalam menjaga keseimbangan pH asam dan basa tubuh. Karena pentingnya fungsi protein maka kita perlu mencukupi kebutuhan protein setiap harinya. Ketahui berbagai makanan dengan sumber protein tinggi: -          BAYAM Bayam mengandung glutathione, alpha lipoic acid, dan serat. Satu mangkuk bayam mengandung 41 kalori. Semua kandungan tersebut membuatnya ampuh dalam mengikat kolesterol jahat (LDL) dan membawanya ke luar dari tubuh. -          YOGURT Mengandung kalsium tinggi dan protein. Apalagi jika yoghurt tersebut diperkaya bakteri baik, sehingga kerja pencernaan menjadi lebih lancar. Biasakan untuk mengonsumsi yoghurt setiap hari. Entah dengan dikonsumsi secara langsung, dicampur buah, smoothies, atau bisa jadi tambahan untuk sup dan kari. -          IKAN Tentunya kita semua sudah tahu kalau ikan merupakan makanan tinggi protein. Tidak perlu kuatir akan kandungan lemak pada ikan. Beberapa jenis ikan, seperti gindara memiliki kadar lemak yang sangat rendah. Ikan lainnya seperti salmon dan tuna memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, namun lemak baik Omega 3. -          SUSU RENDAH LEMAK Susu mengandung kalsium dan protein. Kalsium dan protein yang terkandung dalam makanan berbahan dasar susu (dairy food) rendah lemak ternyata dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga massa otot. Kalsium akan membantu tubuh mengolah lemak lebih efisien dan meningkatkan tenaga. Susu yang tinggi kalsium dan rendah lemak mampu meningkatkan thermogenesis (membakar lemak) dan metabolisme. Berkat kandungan proteinnya, minum susu juga memberi rasa kenyang lebih lama ketimbang minum jus. Baca Juga: Drink More Water! Minum Air Putih Saat Bangun Tidur Bikin Tubuh Langsing Rata-rata wanita Asia dewasa berindeks massa tubuh normal (18,5 – 22,9), porsi harian yang disarankan untuk protein adalah 0,8 – 1,0 gram per kilogram berat badan, dan untuk sayuran serta buah adalah 50 – 100 gram setiap kali makan. Nah seteah mengetahui tips berikut, tunggu apalagi. Ayo konsumsi makanan kaya protein setiap hari ;)   Sumber: Dechacare
 13 Oct 2016    15:00 WIB
Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata
Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang paling sering diabaikan, padahal sudah banyak orang yang memakai kacamata atau kontak lensa, tetapi kita tetap tidak merawat mata kita. Berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan agar Anda dapat mempertahankan kesehatan mata.•  Jangan tidur saat membacaSebisa mungkin pertahankanlah jarak baca  tidak lebih dari 30 cm dari mata. Disarankan juga untuk beristirahat setiap 5-10 menit saat Anda membaca. Salah satu cara untuk membuat mata rileks adalah dengan memandang objek sejauh kurang lebih 6 meter.•  Jangan pernah memegang benda tajam mengarah ke mataMemegang benda tajam mengarah ke mata dapat menimbulkan resiko kerusakan pada mata Anda. •  Selalu gunakan kacamata pengaman saat berhubungan denga bahan-bahan kimia untuk mencegah terjadinya kontak dengan mata. Jika Anda terekspose sinar ultraviolet di tempat kerja, gunakanlah kacamata hitam dengan filter sinar UV untuk menghindari efek yang tidak diinginkan.•  Jangan membaca jika cahaya kurang, karena dapat membuat otot mata tegang•  Hindari membaca saat bergerak, misalnya didalam mobil karena dapat menyebabkan mabuk perjalanan (motion sickness)•  Selalu gunakan instruksi dari optametrist dalam penggunaan kacamata atau kontak lensa.•  Cobalah untuk menonton televisi dengan jarak 3-5 meter.•  Saat bekerja dengan permukaan yang berrefleksi seperti layar komputer, gunakanlah kacamata antirefleksi untuk menghindari silau dan ketegangan mata.•  Saat berkendara baik saat menyetir mobil atau motor, gunakanlah kacamata hitam untuk menghindari mata terkena debu atau serangga.•  Saat Anda berkendara, gunakan kacamatahitam yang terpisah dengan kacamata resep yang biasa Anda gunakan.•  Selalu gunakan lensa polarisasi untuk menghindari mata silau. Kacamata hitam biasa hanya berfungsi mengurangi intensitas cahaya matahari saja.•  Selalu gunakan lensa yang dilapisi ant- refleksi untuk meningkatkan ketajaman penglihatan.•  Berhenti merokok.•  Kendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol darah•  Lindungi mata Anda dari cahaya UV dengan menggunakan kacamata hitam dengan lensa anti sinar UVA dan UVB•  Lakukan diet rendah lemak, perbanyak makan sayuran hijau yang kaya akan zat karotenoid.•  Periksalah mata Anda dengan teratur walaupun tidak ada masalah mata yang Anda keluhkan. Baca juga: Jangan Acuhkan! Bila Merasakan 4 Tanda Ini Maka Anda Sudah Membutuhkan Kacamata Baca Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.Sumber: healthmeup