Your browser does not support JavaScript!
 08 Jan 2021    19:00 WIB
Jelang Menikah Hindari Jenis Makanan Ini Ya, Ladies!
Junkfood Seperti yang diketahui burger, hotdog dan kentang goreng memiliki nilai kalori yang cukup tinggi dan dapat menyebabkan kenaikan pada berat badan. Soda Usai melakukan banyak kegiatan, hindari minuman bersoda. Ganti dengan minuman seperti jus buah dan air putih yang jelas lebih sehat. Produk Susu Perlu Anda ketahui, beberapa jenis susu dan keju sulit untuk dicerna tubuh dan menyebabkan kembung karena gas. Bahkan keju dan yoghurt dapat menyebabkan penambahan berat badan. Gantilah dengan susu dan keju yang rendah lemak Pemanis buatan Anda pecinta permen? Hindari cemilan yang satu ini. Permen dapat merusak gigi yang menyebabkan terjadinya bau mulut. Kafein Sama seperti susu, menjelang hari pernikahan hindarilah minuman berkafein seperti kopi. Kafein dapat mengurangi kadar air dalam tubuh yang menyebabkan Anda tampak lesu. Baca juga: Waktu yang Tepat untuk Menikah Asin Hindari menaburkan garam pada makanan secara berlebih. Makanan asin meningkatkan tekanan darah dan juga menyebabkan dehidrasi. Pasta Makanan seperti spageti memanglah sangat lezat. Tapi, menyantapnya secara berlebih akan menyebabkan kembung dan gas. Karena pada dasarnya pasta ini terbuat dari tepung. Pencuci Mulut Puding, kue dan jenis makanan pencuci mulut lainnya memang dapat menggoda siapapun, termasuk Anda. Tetapi pemanis buatan dan kalori yang tinggi di dalamnya dapat menyebabkan penambahan berat badan. Kacang-kacangan Perlu Anda ketahui, beberapa jenis kacang mengandung beberapa jenis gula yang sulit untuk dicerna yang akan membuat Anda kembung. Baca juga: Diet Rendah Karbohidrat atau Rendah Kalori, Mana yang Lebih Baik?
 11 Dec 2020    16:00 WIB
Gas Numpuk Di Perut ? Simak Tips Pencegahannya!
Terkumpulnya gas di perut anda dapat disebabkan oleh berbagai hal. Terkumpulnya gas di lambung dan usus dapat membuat perut terasa kembung dan sering sendawa atau buang gas. Gas di dalam perut dapat terjadi akibat masuknya udara saat anda makan dan minum atau sebagai hasil proses fermentasi sisa makanan di dalam usus anda.   Hindari Makanan Penghasil Gas Salah satu cara untuk mencegah pembentukan gas di dalam perut adalah menghindari makanan yang dapat menghasilkan gas. Makanan tersebut adalah kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, pisang, kismis, roti gandum, salad, dan minuman bersoda. Bila anda menderita intoleransi laktosa, hindari makanan yang mengandung laktosa, seperti susu dan produknya. Gunakanlah susu tanpa laktosa.   Kurangi Makanan Berlemak Kurangi makan makanan berlemak karena lemak memperlambat laju pencernaan dan membuat proses fermentasi semakin lama, sehingga gas yang dihasilkan semakin banyak.   Kurangi Makanan Berserat Kurangi makanan berserat saat perut anda terasa kembung. Anda kemudian dapat kembali memakan makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan setelah keadaan perut anda membaik.   Makan Dengan Perlahan Makan atau minum terlalu cepat dapat membuat udara yang masuk ke dalam lambung semakin banyak.   Jangan Duduk Bila anda merasa terlalu kenyang setelah makan, berjalan dapat membantu mengurangi rasa penuh di perut anda. Bila setelah mencoba beberapa tips di atas dan perut anda masih terasa kembung, segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan selanjutnya. Selain itu, segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di bawah ini, yaitu: Diare Konstipasi Nyeri perut hebat Nyeri perut berulang Mual atau muntah Tinja disertai darah Tinja berwarna hitam Penurunan berat badan Demam Nyeri dada
 23 Nov 2020    09:00 WIB
Diet Rendah Karbohidrat atau Rendah Kalori, Mana yang Lebih Baik?
Hampir sebagian besar wanita selalu mencari cara untuk menurunkan berat badannya dengan cepat dan mudah. Pilihan diet yang paling banyak dilakukan oleh para wanita sekarang ini adalah diet rendah karbohidrat dan diet rendah kalori. Sebenarnya, manakah yang lebih efektif dalam menurunkan berat badan? Kekurangan Diet Rendah Karbohidrat Dasar dari diet rendah karbohidrat adalah mengendalikan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah Anda yang memicu pelepasan insulin, yang akan membuat metabolisme atau pemecahan lemak menjadi lebih sulit. Jadi, dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi, kadar gula darah Anda pun akan menjadi lebih rendah sehingga insulin yang dihasilkan juga lebih sedikit, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Selain itu, karena karbohidrat tidak ada, maka tubuh pun akan membakar lemak sebagai sumber energi pengganti. Akan tetapi, para ahli tetap saja tidak menyetujui adanya hubungan antara penurunan berat badan pada diet rendah karbohidrat dengan kadar gula darah atau kadar insulin. Orang-orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya dengan ketat menghindari atau bahkan sama sekali tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan tertentu seperti roti, beras, sayuran yang mengandung banyak karbohidrat seperti kentang dan wortel, serta buah-buahan. Akibatnya, orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya mengkonsumsi banyak protein dan lemak serta rendah serat; yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda bila dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, mengkonsumsi terlalu banyak protein juga akan berdampak buruk pada fungsi ginjal Anda yang harus bekerja lebih keras untuk memetabolisme lebih banyak protein. Mengkonsumsi terlalu banyak protein juga dapat meningkatkan pelepasan kalsium dari dalam tulang, yang dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang; terutama pada wanita. Akan tetapi, karena penurunan berat badan dapat terjadi dalam waktu singkat, maka diet rendah karbohidrat ini pun menjadi cukup terkenal di kalangan wanita. Tergantung dari berapa banyak berat badan yang ingin Anda turunkan, Anda dapat mengalami penurunan 5-10 kg hanya dalam waktu 2 minggu pertama. Walaupun demikian, penurunan berat badan yang cukup cepat ini hanya berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini dikarenakan penurunan konsumsi karbohidrat membuat tubuh Anda kehilangan cukup banyak cairan pada 2 minggu pertama, di mana penurunan berat badan ini akan mulai melambat setelah 2 minggu pertama berlalu. Selain itu, karena penurunan berat badan awal hanya terjadi akibat keluarnya cairan, maka sangatlah mudah bagi Anda untuk kembali mengalami peningkatan berat badan. Karena banyaknya makanan yang harus dihindari, maka diet rendah karbohidrat bukanlah diet yang dapat dilakukan dalam waktu lama. Sebagian besar orang yang melakukan diet ini hanya dapat bertahan 1 tahun. Jadi, apa yang harus dilakukan? Jawaban paling tepat adalah dengan menjaga keseimbangan antara berapa banyak karbohidrat dan berapa banyak kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Kunci paling penting untuk menurunkan berat badan adalah dengan menghitung dan membatasi jumlah kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Selain itu, tingkatkan pembakaran kalori melalui olahraga secara teratur. Bila Anda telah melakukan kedua hal ini, maka Anda pun dapat menjaga berat badan Anda untuk waktu yang cukup lama. Akan tetapi, perlu diingat agar Anda tidak mengkonsumsi terlalu sedikit kalori, karena membatasi konsumsi kalori secara berlebihan dapat memicu Anda untuk makan secara berlebihan, memperlambat metabolisme tubuh, dan menyebabkan terjadinya defisiensi (kekurangan) berbagai nutrisi penting (efek jangka panjang). Para ahli juga menyarankan agar para wanita mengkonsumsi karbohidrat tertentu atau yang biasa dikenal dengan karbohidrat "baik" (bukannya sama sekali tidak mengkonsumsi karbohidrat), yaitu karbohidrat kompleks yang mengandung indeks glikemik rendah hingga sedang seperti roti gandum, sereal, dan kacang-kacangan. Sumber: sheknows
 03 Nov 2020    19:00 WIB
Anoreksia, Apa Penyebab dan Gejalanya?
Anoreksia adalah kelainan makan yang ditandai dengan berat badan rendah yang tidak normal, rasa takut yang intens akan kehilangan berat badan, dan persepsi berat yang terdistorsi. Orang dengan anoreksia menjunjung tinggi pengendalian berat dan tubuh mereka, sehingga dapat menggunakan upaya ekstrim yang cenderung mengganggu kehidupan. Penderita anoreksia biasanya sangat membatasi jumlah makanan yang mereka makan. Mereka dapat mengontrol asupan kalori dengan muntah setelah makan atau dengan menyalahgunakan obat pencahar. Tidak peduli berapa banyak berat badan yang sudah hilang, penderita anoreksia tetap takut akan kenaikan berat badan. Gejala fisik anoreksia - Penurunan berat badan yang ekstrim atau tidak membuat kenaikan berat badan sesuai perkembangan yang diharapkan - Sering merasa kelelahan, susah tidur dan pusing - Sembelit, sakit perut, hingga tidak adanya menstruasi Tanda dan gejala mungkin agak sulit diketahui karena standarisasi berat badan rendah berbeda-beda setiap orangnya. Penyebab anoreksia Penyebab pasti dari anoresksia belum diketahui. Namun seperti banyak penyakit, anoreksia bisa karena faktor biologis, psikologis dan lingkungan. Beberapa penderita anoreksia memiliki ciri-ciri kepribadian obsesif-kompulsif sehingga membuatnya lebih mudah untuk tetap berpegang pada diet ketat dan melupakan makanan meski sedang lapar. Mereka memiliki dorongan ekstrim untuk menjadi sempurna menurut pikirannya dalam hal ini adalah persoalan berat badan. Perlukah berobat ke dokter? Sayangnya, banyak penderita anoreksia tidak menginginkan pengobatan, setidaknya pada awalnya. Keinginan mereka untuk tetap kurus mengalahkan kekhawatiran tentang kesehatan. Jika Anda memiliki orang tercinta yang Anda khawatirkan, dorong dia untuk berbicara pada dokter. Sumber: mayoclinic
 24 Sep 2020    09:00 WIB
Lima Buah yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan
Ada beberapa jenis buah-buahan yang dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Buah yang mengandung lebih banyak serat dan pectin, berfungsi sebagai pembakar lemak ilmiah yang juga dapat membantu meningkatkan laju metabolism tubuh. Apa saja buahnya, simak ulasannya berikut ini: Apel Tahukah Anda bahwa apel merupakan salah satu jenis buah terbaik untuk dikonsumsi bila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan? Apel merupakan buah yang mengandung banyak serat dan rendah kalori. Selain itu, apel juga mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral. Konsumsilah setidaknya 1 butir apel setiap harinya untuk membantu menurunkan berat badan Anda. Pisang Pisang merupakan buah yang mengandung banyak serat dan kalium, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu, pisang juga mengandung banyak vitamin B6 yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang dan menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung. Kelapa Kelapa mengandung trigliserida yang dapat meningkatkan laju metabolisme hati hingga 30%, yang berarti dapat membantu menurunkan berat badan Anda. Banyak orang menghindari konsumsi kelapa karena kelapa mengandung banyak lemak jenuh, akan tetapi lemak jenuh di dalam kelapa ternyata berbeda dengan lemak jenuh yang Anda temui pada berbagai jenis makanan yang digoreng. Karena lemak jenuh kelapa terbuat dari asam lemak rantai sedang, maka lemak ini tidak akan disimpan di dalam tubuh sebagai lemak. Jeruk Jeruk merupakan peningkat metabolisme tubuh yang luar biasa, yang juga mengandung banyak vitamin C, vitamin B1, dan asam folat. Akan tetapi, ingatlah bahwa jus jeruk tidak memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan buah jeruk segar. Buah jeruk segar mengandung serat dan memiliki kalori yang lebih sedikit dibandingkan dengan jus jeruk. Pepaya Pepaya mengandung sebuah enzim alami yang unik yang membuat makanan lebih cepat dicerna di dalam tubuh. Selain itu, pepaya juga mengandung berbagai jenis antioksidan seperti karoten, vitamin C, dan flavonoid. Sumber: allwomenstalk
 16 Sep 2020    09:00 WIB
Cara Sehat Menurunkan Kolesterol
Kolesterol adalah  sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya.  Kolesterol disebut juga steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus yang terdiri dari 4 atom karbon. Kolesterol dapat dikategorikan menjadi dua yakni kolesterol baik dan kolesterol jahat. Kolesterol baik atau HDL justru sangat penting peranannya dalam tubuh terutama untuk membantu penyerapan asam lemak esensial dan juga memproduksi hormon-hormon seks. Namun, yang wajib dihindari ialah kolesterol jahat atau LDL yang dapat menyebabkan penimbunan lemak pada pembuluh darah yang kemudian bisa memicu timbulnya serangan jantung. Hiperkolesterolemia berarti bahwa kadar kolesterol terlalu tinggi dalam darah. Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160-200 mg.   Hiperkolesterolemia meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler, stroke dan serangan jantung. Gejala hiperkolesterolemia yang biasanya dialami : -Hilangnya penglihatan secara mendadak -Rasa pusing -Gangguan keseimbangan -Kelemahan anggota gerak -Rasa kesemutan -Nyeri dada, dada terasa seperti tertusuk-tusuk -Nyeri saat berjalan -Sesak nafas -Jantung berdebar-debar -Mual dan muntah Penyebab terjadinya hiperkolesterol -Pola makan yang tidak sehat -Berat badan tinggi dan lingkar pinggang yang besar -Tingkat aktivitas yang rendah -Usia diatas 20 tahun -Riwayat keluarga dengan hiperkolesterol -Merokok   Bagaimana cara menurunkan kolesterol : Menurunkan berat badan Menurunkan berat badan dapat membantu menurunkan total kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Ini tidak hanya meningkatkan kesehatan tetapi juga tampak merasa lebih baik. Perhatikan makanan Pilihlah makanan sehat yang rendah lemak dengan membatasi semua jenis lemak, termasuk lemak jenuh dan gantikan dengan lemak tak jenuh. Makanlah juga makanan yang rendah kolesterol. Kolesterol hanya ada pada produk hewani, sebagian besar pada jeroan (usus, babat, otak, limpa, dll), kuning telur, sea food (udang, cumi, kerang, kepiting), dan lemak hewani. Konsumsi tinggi kolesterol akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, jadi batasi penggunaan bahan makanan yang mengandung kolesterol rata-rata maksimal 250 mg per hari. Makanlah lebih banyak serat Serat banyak terdapat pada havermut, sereal, buah dan sayuran, kacang panjang, dan semua jenis kacang-kacangan dalam jumlah terbatas dapat membantu menetralisir kadar kolesterol dalam darah kita. Kurangi minuman beralkohol Terlalu banyak minum alkohol dapat lebih mudah meningkatkan berat badan kita. Hentikan kebiasaan merokok Merokok dapat merusak dinding pembuluh darah. Merokok dapat pula menurunkan kadar kolesterol HDL di dalam darah dan menurunkan perlindungan terhadap terjadinya ateroklerosis. Maka apabila Anda perokok, berhentilah mulai sekarang. Olahraga rutin Kurang berolahraga berhubungan langsung dengan rendahnya kadar kolesterol HDL. Lakukan olahraga secara rutin sedikitnya 30 – 45 menit per hari sebanyak 5 kali seminggu. Seperti jalan santai atau bersepeda. Bantuan Obat-obatan Jika kadar kolesterol kita sangat tinggi, mungkin dokter akan memberikan obat untuk segera menurunkan kolesteroll. Ingat, obat tidak bertujuan untuk mengubah pola hidup yang sehat.  
 07 Sep 2020    13:00 WIB
4 Penyebab Ketidakstabilan Kadar Gula Darah
1.  OlahragaKegiatan fisik atau berolahraga memiliki berbagai manfaat baik bagi kesehatan anda. Akan tetapi, penderita diabetes mungkin harus lebih berhati-hati saat berolahraga. Saat anda berolahraga, selain berkeringat dan denyut jantung meningkat, kadar gula darah anda juga akan meningkat dan kemudian turun. Olahraga berat dapat membuat gula darah anda menurun drastis selama setidaknya 24 jam setelah berolahraga. Mengkonsumsi cemilan sebelum anda mulai berolahraga dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah anda. Pastikan anda memeriksa kadar gula darah anda sebelum, selama, dan setelah anda berolahraga.2.  AlkoholMinuman beralkohol mengandung banyak karbohidrat, sehingga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Akan tetapi, 12 jam setelah mengkonsumsi minuman beralkohol, kadar gula darah anda dapat menurun secara drastis. Jika anda ingin mengkonsumsi minuman beralkohol, pastikan anda juga mengkonsumsi cemilan dan periksalah kadar gula darah anda setelahnya. The American Diabetes Association menganjurkan agar anda mengkonsumsi tidak lebih dari 1 gelas minuman beralkohol setiap harinya bagi wanita dan tidak lebih dari 2 gelas minuman beralkohol setiap harinya bagi pria. Satu gelas minuman beralkohol sama dengan 148 ml anggur, 355 ml bir, dan 45 ml vodka atau wiski.3.  Suhu Udara PanasCuaca panas membuat kadar gula darah anda lebih sulit dikendalikan. Anda harus lebih sering memeriksa kadar gula darah anda dan mengkonsumsi banyak air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi. 4.  Hormon (Wanita)Saat jumlah hormon anda (wanita) berubah, maka kadar gula darah anda pun akan berubah. Catatlah kadar gula darah anda setiap bulannya sehingga anda dapat mengetahui bagaimana siklus menstruasi anda mempengaruhi kadar gula darah anda. Perubahan hormonal selama masa menopause juga dapat membuat pengendalian kadar gula darah menjadi lebih sulit. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai manfaat dan resiko terapi pengganti hormon.Sumber: medicinenet
 01 Sep 2020    13:00 WIB
Tips Diet Seimbang Bagi Para Penderita Kanker
Mengkonsumsi diet seimbang sangatlah penting bagi seorang penderita kanker. Hal ini dikarenakan penderita kanker memerlukan makanan yang bergizi untuk membuat mereka tetap kuat dan bertenaga. Hal ini mungkin tidak mudah dicapai karena sebagian besar obat kanker akan membuat penderita merasa mual dan terapi radiasi akan membuat mulut menjadi banyak sariawan, mempengaruhi indra perasa, dan membuat penderita tidak nafsu makan. Para penderita kanker harus mengkonsumsi makanan bergizi sebelum, selama, dan setelah pengobatan. Diet yang bergizi dapat membantu penderita menjaga berat badannya tetap sehat dan membuatnya tetap berstamina, dapat mentoleransi efek samping obat dengan lebih baik, dan mempercepat penyembuhan.   Baca juga: Ini Dia Makanan Pencegah Kanker Payudara   Karena pengobatan kanker seringkali menyebabkan terjadinya berbagai efek samping seperti mual dan berubahnya indra perasa, yang membuat penderita seringkali tidak nafsu makan, maka sangat penting agar penderita tidak memiliki banyak pantangan makanan. Intinya adalah dianjurkan untuk menyediakan makanan favorit penderita dan tidak terus mendesaknya untuk mengkonsumsi makanan sehat. Akan tetapi, dianjurkan agar tetap menghindari konsumsi garam, gula, dan minyak yang berlebihan. Menu makanan yang tepat bagi seorang penderita kanker terdiri dari campuran berbagai jenis sayuran dan daging, serta hindari makanan yang terlalu manis dan terlalu berminyak. Dianjurkan agar memasak makanan dengan metode kukus, rebus, dan tumis daripada digoreng, dibakar, dan dipanggang. Diet yang seimbang juga harus terdiri dari protein (untuk membentuk jaringan, mencegah infeksi, menyembuhkan luka, dan menjaga kesehatan daya tahan tubuh), karbohidrat, lemak (sumber energi), vitamin dan mineral (untuk pertumbuhan dan fungsi tubuh). Hal penting lainnya adalah penderita dianjurkan untuk mengkonsumsi banyak air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 25 Aug 2020    17:00 WIB
Manfaat Air Hangat Untuk Turunkan Berat Badan
Meminum 1 gelas air hangat di pagi hari akan sangat baik untuk kesehatan Anda. Menurut pengobatan kuno, dengan menambahkan seiris lemon dan madu ke dalam air hangat akan membantu memperbaiki sistem pencernaan dan memperindah kulit Anda. Artikel ini akan membahas bagaimana air hangat akan meningkatkan kesehatan dan menurunkan berat badan. Penurunan berat badan dan air hangat Meminum air hangat sebelum sarapan akan mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh kita pada hari itu. Tetapi studi membuktikan bahwa hal tersebut hanya efektif pada usia diatas 35 tahun ke atas. Minum air hangat juga akan mengurangi nafsu makan, menghidrasi tubuh Anda dan lebih cepat dicerna tubuh Anda dibandingkan air dingin. Mengapa air hangat sangat penting untuk tubuh kita? Pada saat air hangat masuk ke tubuh kita, tubuh kita harus menyesuaikan suhu air hangat tersebut terhadap tubuh kita. Penyesuaian ini akan meningkatkan metabolisme dan merangsang penurunan berat badan. Sehingga sangat disarankan untuk meminum air hangat setiap harinya karena dapat membakar kalori, dan membantu kita menurunkan berat badan. Air hangat juga akan membuat perut kita lebih terasa kenyang walau hanya makan sedikit. Cara membuat air perasa alami: Penurunan berat badan akan sangat sulit terwujud jika kita masih menambahkan pemanis buatan kedalam minuman. Soda, kopi latte dan teh mungkin akan mengurangi rasa haus Anda tetapi minuman itu akan membuat berat badan Anda bertambah. Jika Anda merasa bosan hanya meminum airputih biasa, Anda bisa menambahkan irisan lemon atau memerasnya sedikit. Anda bisa memasukkan bahan perasa alami lainnya, misalnya sereh, jahe, buah-buahan, daun mint dan irisan mentimun. Anda juga bisa menambahkan teh herbal tanpa gula dalam pola diet Anda.  Baca juga: 7 Macam Teh Untuk Turunkan Berat Badan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthmeup
 10 Aug 2020    17:00 WIB
Ingin Menjadi Lebih Langsing? Lakukan Hal Ini di Malam Hari!
• Konsumsi Makanan Rendah Garam Jika Anda ingin bangun dengan perut yang lebih kecil, maka jangan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak garam. Hal ini dikarenakan garam akan tinggal di dalam tubuh Anda semalaman dan membuat air tertahan di dalam tubuh.   Olahraga Semua orang tentunya sudah tahu bahwa olahraga merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Selain itu, olahraga ternyata juga dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak di malam hari.   Menyiapkan Makan Siang Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, maka akan lebih baik bila Anda menyiapkan sendiri makan siang Anda. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui secara pasti berapa jumlah kalori di dalam makanan Anda.   Minum Banyak Air Putih Air putih dapat membantu mengeluarkan berbagai zat sisa dari dalam tubuh Anda. Akan tetapi, jangan mengkonsumsi terlalu banyak air putih berdekatan dengan waktu tidur (setidaknya 1 jam sebelum tidur) karena dapat mengganggu tidur Anda.    Matikan Lampu Kamar Anda Hormon melatonin dapat membantu tubuh Anda membakar lebih banyak lemak dengan memproduksi lebih banyak lemak coklat. Hormon ini akan dihasilkan oleh tubuh saat gelap, oleh karena itu, pastikan Anda mematikan lampu kamar tidur Anda.   Atur Suhu Kamar Tidur Anda Sebuah penelitian yang dilakukan oleh departemen kesehatan Amerika menemukan bahwa orang yang tidur dengan suhu kamar yang dingin (19 derajat Celcius) membakar lebih banyak kalori (7% lebih banyak) dibandingkan dengan orang yang tidur pada suhu kamar yang lebih hangat (24 derajat Celcius).   Baca juga: Yang Mau Tampil Langsing Difoto, Ini Trik Mudahnya. Wajib Dicoba!!! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag