Your browser does not support JavaScript!
 27 Nov 2019    08:00 WIB
12 Makanan Penyebab Kanker yang Sering Dikonsumsi
1.  Microwave PopcornPara peneliti menemukan bahwa bagian tepi kantong popcorn mengandung berbagai zat kimia yang dapat menyebabkan terjadinya kanker hati, kanker pankreas, kemandulan, dan berbagai jenis tumor lainnya. Selain itu, zat kimia yang terdapat pada popcorn yaitu diasetil juga dapat menyebabkan terjadinya kanker dan kerusakan sel paru. Baik zat kimia pada kantong popcorn maupun popcorn itu sendiri merupakan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker).2.  Buah Non OrganikBuah-buahan non organic mengandung pestisida dan pupuk yang tidak aman dikonsumsi. Apel merupakan buah yang mengandung paling banyak pestisida. Sekitar 98% apel yang diteliti mengandung pestisida. Selain apel, buah-buahan lain yang 90% mengandung pestisida adalah jeruk, strawberi, dan anggur. Mencuci buah tidak dapat menghilangkan seluruh pestisida yang ada. Pestisida merupakan racun bagi manusia dan hewan.3.  Tomat KalenganSebenarnya semua jenis makanan kalengan patut diwaspadai, karena apa yang terdapat pada tepi kaleng, yaitu bisfenol A (BPA) yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, kemandulan, dan berbagai penyakit lainnya. Tomat kalengan lebih berbahaya daripada makanan lainnya karena keasaman tomat tampaknya membuat BPA pada tepi kaleng masuk ke dalam tomat. Kada BPA di dalam tomat kalengan dapat sangat tinggi hingga berbahaya bagi kesehatan anda, terutama bagi anak-anak.4.  Daging OlahanSemua jenis daging olahan, termasuk sosis, daging asap, dan berbagai jenis daging lainnya mengandung berbagai zat kimia dan pengawet, seperti natrium nitrat (sodium nitrat) yang berfungsi membuat makanan tahan lama, tetapi bersifat karsinogenik.5.  Salmon TernakWalaupun ikan merupakan salah satu jenis makanan yang sehat, akan tetapi ikan yang dikembangbiakan (diternakkan) mungkin berbahaya karena berbagai makanan yang mereka konsumsi serta berbagai zat kimia dan pestisida, serta berbagai bahan karsinogenik lain yang terdapat di dalamnya.6.  Keripik KentangSelain mengandung banyak lemak trans dan natrium dalam jumlah berlebihan, keripik kentang juga mengandung perasa buatan, berbagai jenis pengawet, dan pewarna makanan. Untuk membuatnya terasa garing, keripik kentang digoreng pada suhu tinggi yang mengakibatkan terbentuknya akrilamida, suatu zat karsinogen yang juga terdapat pada rokok.7.  Minyak SayurUntuk memperoleh minyak sayur, maka harus dialkukan berbagai proses kimiawi. Minyak sayur mempengaruhi semua struktur dan fleksibilitas membran sel anda, yang berhubungan dengan kanker.Selain itu, semua jenis minyak sayur mengandung asam lemak omega 6 yang tinggi. Kelebihan asam lemak omega 6 dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung dan meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker, terutama kanker kulit. Untuk mencegah hal ini, anda harus mengkonsumsi omega 3 dan 6 dalam jumlah yang seimbang. 8.  Minuman BersodaMinuman bersoda mengandung banyak gula, pewarna buatan, dan zat kimia yang semuanya dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker. Selain itu, minuman bersoda juga membuat tubuh anda lebih asam, yang baik bagi perkembangan sel-sel kanker.9.  Tepung PutihTepung putih terdapat pada berbagai jenis makanan olahan. Tepung putih juga memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi, yang dapat meningkatkan kadar gula darah dalam waktu singkat sehingga meningkatkan resiko terjadinya diabetes. Selain itu, tepung putih pun dapat membantu proses penyebaran sel-sel kanker dengan cara memberi makan sel-sel kanker tersebut. Selain itu, tepung putih juga mengandung karbohidrat dalam jumlah yang sangat tinggi, yang diduga berhubungan dengan terjadinya kanker payudara pada wanita.10.  Gula HalusGula halus tidak hanya dapat meningkatkan kadar insulin, tetapi juga merupakan sumber makanan utama bagi sel-sel kanker sehingga dapat membantu perkembangan sel kanker.Untuk perkembangbiakannya, sel-sel kanker tampaknya lebih menyukai pemanis kaya fruktosa seperti sirup jagung yang tinggi fruktosa, karena lebih mudah dan lebih cepat dicerna oleh sel kanker. 11.  Pemanis BuatanBanyak orang menggunakan pemanis buatan untuk menurunkan berat badan atau karena menderita diabetes dan harus menghindari konsumsi gula. Akan tetapi, berdasarkan berbagai penelitian, pemanis buatan yang terdapat pada minuman bersoda atau pemanis kopi justru dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Selain itu, pemanis buatan pun membuat anda semakin ingin mengkonsumsi berbagai jenis makanan manis. Berbagai jenis zat kimia (aspartam) yang digunakan untuk membuat pemanis buatan pun sangat beracun bagi tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kanker. Aspartam dapat ditemukan pada berbagai makanan rendah lemak, termasuk diet soda. Selain kanker, aspartam juga dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi dan berbagai gangguan jantung.12.  Makanan yang DiawetkanBerbagai jenis makanan yang diawetkan, baik dengan cara diasinkan, diasamkan (acar), atau diasapi (smoked beef) dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung.Sumber: naturalon
 26 Nov 2019    08:00 WIB
Pecinta Es Teh Manis, Berhati-Hatilah Terhadap Penyakit yang Satu Ini!
Bagi kebanyakan orang Indonesia, khususnya orang Jawa, es teh manis pastinya bukan suatu hal yang baru.  Minuman ini telah menjadi favorit sejak zaman dahulu kala, baik sebagai pelepas dahaga ataupun sebagai teman saat makan.   Baca Juga: Efek Samping Dari Terlalu Banyak Mengkonsumsi Teh Oolong   Akan tetapi, tahukah Anda bahwa minuman nikmat yang satu ini ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan Anda?  Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Loyola University Medical Center di Chicago, Amerika Serikat; es teh ternyata dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal bila dikonsumsi secara berlebihan.   Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan teh mengandung oksalat yang lama-kelamaan akan menyatu dan membentuk suatu kristal atau batu kecil di dalam ginjal. Batu ini dapat terus membesar dan menyumbat saluran kemih seseorang.   Selain dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang biasa Anda konsumsi, terbentuknya batu ginjal juga dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti: Jenis kelamin. Batu ginjal berkembang 4 kali lebih cepat pada pria dibandingkan pada wanita Usia. Orang yang berusia lebih dari 40 tahun memiliki resiko menderita batu ginjal yang lebih tinggi Pernah menderita batu ginjal. Orang yang pernah menderita penyakit batu ginjal memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami hal yang sama Memiliki riwayat keluarga. Orang yang memiliki anggota keluarga yang pernah menderita batu ginjal akan memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit ini   Untuk mencegah terbentuknya batu ginjal, batasilah konsumsi teh Anda setiap hari. Ingatlah bahwa minuman paling sehat adalah air putih. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 2 liter air putih setiap harinya untuk membantu menjaga kesehatan ginjal Anda.   Selain itu, kurangilah konsumsi garam Anda dan konsumsilah suplemen kalsium, yang dapat membantu mengurangi penyerapan oksalat di dalam tubuh. Sitrat yang terdapat di dalam lemon juga dapat membantu mencegah terbentuknya batu di dalam ginjal.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: everydayhealth
 24 Nov 2019    11:00 WIB
5 Fakta Menarik Mengenai Sel Punca (Stem Cells)
Sel punca atau stem cell ditemukan pada semua organisme multiseluler dan merupakan sel tidak dideferensiasi yang dapat dideferensiasikan menjadi sel khusus dan juga bisa dibagi menjadi beberapa sel baru. Sel punca mempunyai dua tipe yaitu sel punca embrionik dan sel punca dewasa. Sudah banyak riset dan penelitian yang dilakukan mengenai sel punca dan banyak sekali ditemukan penggunaan atau manfaat baru dari sel punca. Sel punca juga bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang belum mempunyai pengobatan sebelumnya. Berikut adalah beberapa fakta menarik mengenai sel punca yang penting untuk Anda ketahui:1.  Diabetes, penyakit radang sendi rematik, penyakit parkinson, penyakit alzheimer, osteoartritis, stroke dan perbaikan sel otak paska trauma kepala, kelainan belajar, perbaikan syaraf tulang belakang paska cedera, kematian sel jantung, kanker, kebotakan, gigi tanggal, gangguan penglihatan, penyakit crohn dan pemulihan luka merupakan jenis penyakit dan gangguan yang bisa diobati dengan menggunakan sel punca. Ini juga yang menyebabkan mengapa diperlukan biaya yang sangat banyak untuk penelitian sel punca. 2.  Keunikan dari setiap sel punca adalah sesuatu yang membuat mereka spesial dan mengapa banyak peneliti tertarik untuk meneliti. Tiga keunikan dari karakteristik sel punca adalah mereka merupakan sel yang tidak dideferensiasi, mereka bisa diubah menjadi sel khusus dan seperti sel syaraf maupun sel jantung, sel punca bisa dibagi menjadi berbagai bentuk dari sel lain. 3.  Sel punca bisa ditemukan di berbagai tempat di seluruh tubuh. Sel punca bisa dibagi menjadi beberapa tipe seperti tipe sel punca embrionik yang diekstrak dari embrio dan sangat berpotensi karena dapat diubah menjadi bentuk khusus lainnya. Sel punca dewasa merupakan sel punca yang ada pada jaringan tubuh dewasa, misalnya pada sumsum tulang, otak dan darah, tetapi memiliki keterbatasan untuk diubah menjadi sel khusus lainnya. Sel punca tali pusat merupakan sel punca yang diambil dari darah di tali pusat dan merupakan sel punca paling berpotensi untuk mengobati berbagai penyakit. 4.  Ada debat pro dan kontra seputar penelitian dari sel punca embrionik, karena pihak yang kontra menyatakan keraguannya jika pengumpulan sel punca embrionik bisa membunuh potensi dari kehidupan. Tetapi para peneliti tetap melakukan beberapa perbaikan berkaitan dengan hal tersebut, walaupun belum menemukan titik kesuksesan. Pihak yang pro dengan penelitian sel punca embrionik ini berpendapat jika manfaat yang diberikan oleh sel punca tersebut jauh lebih bermanfaat dibandingkan potensi kehidupan. Hal lain yang menimbulkan perdebatan adalah kurangnya transparansi dari proses penelitian. Jika proses penelitian berlangsung lebih transparan dan keuntungan dari penelitian ini jelas terlihat, mungkin akan ada perubahan dari persepsi publik mengenai penggunaan sel punca. 5.  Ketika sel punca dibagi-bagi, maka akan timbul kesulitan untuk mengidentifikasi spesialisasi dari sel tersebut. Ini adalah salah satu kerugian dari terapi sel punca. Tingkat toksik yang tinggi merupakan masalah lain yang harus segera dipecahkan oleh para ilmuwan dalam meneliti sel punca ini.Sangat penting untuk Anda dan orang lain mengerti tentang apa itu penelitian dari sel punca dan bagaimana potensinya dalam mengobati berbagai penyakit mematikan di dunia ini.Sumber: magforwomen
 30 Sep 2019    08:00 WIB
Jangan Salah Paham,Kenali Penyakit Kencing Manis Disini
Penyakit kencing manis saat ini tidak bisa lagi dianggap remeh. Jumlah penderita kencing manis yang semakin hari semakin meningkat makin mengkhawatirkan..Penyakit kencing manis adalah penyakit yang cukup serius, karena penyakit ini bisa merusak seluruh sel dan pembuluh darah yang ujung-ujungnya dapat menyebabkan kerusakan seluruh organ tubuh.Untuk mengetahui apa itu kencing manis, Anda harus benar-benar mengerti karena ada beberapa pendapat keliru yang dapat membuyarkan pengetahuan Anda.Berikut adalah pendapat keliru mengenai kencing manis yang wajib Anda mengerti: 1.      Kencing manis bukan penyakit yang seriusApakah Anda pernah mendengar, saat ada beberapa orang tua yang sedang berbicara "sakit saya hanya kencing manis". Dimana kadar gula berlebihan dapat merusak seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga kaki. Banyak orang yang menderita kencing manis mengalami penyakit mematikan seperti stroke, jantung, ginjal yang berakibat dengan kematian. Selain itu kencing manis juga bisa menyebabkan ketakutan yang luar biasa yaitu kebutaan dan luka tidak kunjung sembuh yang berakhir dengan amputasi. 2.      Kencing manis terbagi dua tipeKebanyakan orang mengganggap bahwa jenis kencing manis di bagi tipe basah dan tipe kering. Dimana luka yang dialami basah atau kering. Istilah diabetes kering digunakan bagi penderita kencing manis yang tidak mengalami luka atau infeksi, sedangkan tipe basah digunakan pada penderita kencing manis yang lukanya basah dan tidak kunjung sembuh. Padahal tipe kencing manis yang benar adalah:Diabetes tipe 1: suatu keadaan dimana terjadi akibat kerusakan pada pankreas. Organ penghasil insulinDiabetes tipe 2: terjadi akibat berkurangnya produksi insulin atau sel-sel tubuh menjadi kurang peka atau resistensi terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan yang mengatur tingkat glukosa,  gula sederhana yang memberikan energi dalam darah. Tubuh manusia memerlukan glukosa sepanjang hari, dan glukosa yang berasal dari makanan yang orang makan. 3.      Penyebab kencing manis hanyalah gulaBanyak pendapat yang mengatakan bahwa bila Anda penderita kencing manis, hindari gula. Padahal penyebab meningkatnya kadar gula dalam tubuh tidak hanya gula. Namun beberapa zat makanan lain yang dapat diubah menjadi gula darah saat didalam tubuh yaitu karbohidrat. Konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, kentang, mie merupakan penyebab utama kenaikan kadar gula darah Anda. 4.      Orang tua tidak menderita kencing manis maka Anda tidak akan menderita kencing manis.Kencing manis tipe 1 memang biasanya disebabkan karena keturunan, bila Anda memiliki salah satu orang tua yang memiliki kencing manis maka Anda berisiko mengalami kencing manis sekitar 23% dan bila kedua orang tua maka risiko meningkat menjadi 46%.Namun yang tidak pernah disadari oleh kebanyakan orang bahwa kencing manis yang bisa mengintai siapa saja adalah diabetes tipe 2, dimana keadaan ini bisa disebabkan pola hidup yang buruk. Seperti jarang olahraga, terlalu banyak makan makanan junkfood, merokok. 5.      Penderita kencing manis harus disuntik insulinPenderita diabetes tipe 1 memang harus disuntik insulin, karena adanya gangguan produksi hormon insulin.Namun untuk penderita diabetes tipe 2. Biasanya dokter akan menerapkan 4 pilar kencing manis seperti diatur pola makan, olahraga teratur dan pemberian obat-obatan yang membantu mengurangi zat gula dalam darah dan meningkatkan kemampuan insulin dalam bekerja. Namun bila obat-obatan minum sudah tidak mampu menurunkan kadar gula darah baru dokter akan memberikan insulin.Sekarang Anda sudah mengertikan pendapat mengenai  kencing manis yang keliru. Jangan biarkan informasi salah justru merusak pengetahuan Anda. Anda boleh menyebarkan informasi bila informasi tersebut benar dan berguna.. Baca juga: Pola Makan Sehat Untuk Penderita Kencing Manis Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 24 Sep 2019    08:00 WIB
Penyebab Utama Terjadinya Katarak
Mata adalah jendela dunia. Kita tidak akan pernah menyadari pentingnya mata sampai kita berada dalam situasi yang membutuhkan penglihatan yang tajam. Banyak sekali masalah yang menyebabkan gangguan pada mata Anda. Satu permasalahan yang paling sering terjadi adalah katarak. Katarak terjadi saat protein terkumpul di lensa mata Anda dan membuat pandangan Anda menjadi kabur. Katarak merupakan penyebab umum terjadinya kebutaan. Secara biologis, umur menjadi penyebab umum terjadinya katarak, tetapi pada saat yang sama banyak faktor lain yang menyebabkan perubahan pada kesehatan mata Anda. Katarak dapat menyebabkan perubahan pola kehidupan normal Anda, bahkan menyebabkan pada kondisi yang paling parah dapat menyebabkan kebutaan. Berita baiknya adalah katarak dapat diobati hanya dengan tindakan pembedahan ringan. Penegakan diagnosa katarak sangat penting untuk mendapatkan pengobatan lebih awal. Bersamaan dengan itu, penting untuk kita mengetahui bagaimana mencegah katarak. Berikut merupakan penyebab umum terjadinya katarak pada orang dewasa. Usia Usia merupakan penyebab umum  dari katarak. Protein dari lensa mata akan mengalami penebalan seiring dengan perkembangan usia. Ada banyak penyakit lain yang berkaitan dengan usia, misalnya diabetes dan hipertensi, yang juga memberikan kontribusi terhadap tingkat percepatan perkembangan penyakit. Faktor lingkungan juga memainkan peranan penting dalam berkembangnya katarak. Trauma Trauma merupakan salah satu penyebab terjadinya kartarak pada orang dewasa. Trauma dapat menyebabkan pembengkakan, penebalan dan timbulnya warna putih pada lensa mata. Warna putih yang terlihat pada lensa mata inilah yang akan menegakkan diagnosa katarak. Kerusakan yang terjadi pada lensa bergantung pada beratnya trauma yang terjadi. Genetik Genetik juga memainkan peranan yang menyebabkan terjadinya katarak. Kelainan kromosom dapat menyebabkan katarak pada usia muda. Penyakit kulit Karena kulit dan mata berasal dari sumber embrio yang sama maka penyakit yang terjadi pada kulit Anda dapat juga menjadi gangguan pada mata Anda. Beberapa penyakit kulit seperti eksim, dermatitis ektopik dan pempigus dapat menyebabkan terjadinya katarak di mata. Infeksi Beberapa penyakit infeksi seperti lepra, toksoplasmosis dan sistiserkosis ternyata diasosiasikan dengan perkembangan katarak pada mata. Diabetes Salah satu penyebab katarak paling banyak terjadi pada orang dewasa adalah katarak. Jika Anda menderita diabetes, maka penting untuk Anda melakukan pemeriksaan mata secara teratur untuk mengetahui secara dini munculnya katarak. Obat-obatan Obat-obatan seperti kortikosteroid telah terbukti berperan dalam perkembangan katarak. Dengan mengetahui penyebab dari katarak akan lebih baik untuk kita agar kita dapat melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan lebih cepat.   Sumber: boldsky      
 23 Sep 2019    16:00 WIB
Menderita Diabetes? Temukan Pengganti Gula yang Sehat
Bila anda ingin mengurangi konsumsi gula harian anda, tetapi tetap ingin makan makanan manis, maka di bawah ini terdapat beberapa pilihan alternative pengganti gula. Beberapa jenis pengganti gula diekstraksi secara langsung dari tumbuhan atau dibentuk secara kimiawi. Beberapa jenis pengganti gula ini memiliki beberapa dampak positif bagi kesehatan, sementara yang lainnya juga dapat memiliki dampak negatif bagi kesehatan anda. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi berbagai pengganti gula di bawah ini.SteviaStevia merupakan pemanis alami sehat yang 200-300 kali lebih manis daripada gula pasir. Stevia berasal dari semak-semak yang tumbuh alami di Paraguay dan Brazil, dan tidak mengandung kalori. Sebuah penelitian pada tahun 2002 menemukan bahwa stevia mungkin memiliki efek anti kanker. Stevia mengandung steviosida yang dapat menghambat pembentukan tumor kulit pada hewan percobaan. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efeknya pada manusia.SukralosaSukralosa merupakan pengganti gula yang dibuat dari sukrosa, yang diperoleh dengan cara mengubah molekul gula menjadi bentuk yang lebih mudah dicerna. Sukralosa sekitar 600 kali lebih manis daripada gula pasir dan telah terbukti aman dikonsumsi. Pada sebuah penelitian di tahun 2003 menemukan bahwa sukralosa dosis tinggi dapat ditoleransi dengan baik  dan tidak menimbulkan efek samping apapun pada kadar gula darah penderita diabetes tipe 2. Pada penelitian ini, peserta penelitian mengkonsumsi 3 kali lebih banyak daripada dosis maksimum yang direkomendasikan setiap harinya selama 3 bulan.XylitolXylitol merupakan gula alkohol yang telah terbukti aman dikonsumsi. Xylitol dapat membantu melindungi gigi dari kerusakan dengan cara menghambat pembentukan asam oleh bakteri dan mencegah pembentukan plak pada gigi. Xylitol banyak ditemukan pada permen karet bebas gula, permen hisap bebas gula, dan permen mint bebas gula. Xylitol diperoleh dari bonggol jagung dan dapat ditemukan secara alami pada berbagai jenis tumbuhan. Xylitol memiliki efek laksatif (memperlancar buang air besar) bila dikonsumsi dengan dosis lebih dari 50 mg setiap harinya. Akan tetapi, bila anda telah menggunakannya dalam waktu lama, maka sistem pencernaan anda telah dapat mentoleransi xylitol dengan baik sehingga efek samping yang anda alami pun semakin berkurang.Sirup Beras CoklatSirup beras coklat terbuat dari beras coklat yang dimasak dengan jelai (barley). Sirup ini juga mengandung berbagai nutrisi beras coklat seperti protein, serat, magnesium, mangan, dan seng. Setengah gelas sirup ini mengandung 110 kalori. Protein dan serat di dalamnya membuatnya lebih lambat diserap sehingga membuatnya memiliki kadar indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir biasa. Sirup beras coklat ini tidak semanis gula pasir (hanya setengah dari gula) dan dapat digunakan sebagai pengganti gula pasir bila anda ingin mengurangi rasa manis dalam masakan anda.Sumber: healthyeating.sfgate
 22 Sep 2019    18:00 WIB
5 Cara Minuman Bersoda Membunuh Anda!
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa minuman bersoda yang manis dapat memperpendek umur seseorang karena dapat memperpendek telomer, kapsul yang berfungsi untuk melindungi DNA. Di bawah ini terdapat 5 gangguan kesehatan yang ternyata berhubungan dengan minuman bersoda.  1.      Osteoporosis Asam fosfat yang membuat minuman bersoda terasa asam dapat membuat kalsium terlepas dari dalam tulang. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda (terutama cola) memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah di daerah panggul, yang membuat mereka lebih rentan terhadap patah tulang, terutama saat mereka sudah berusia lanjut. Selain itu, beberapa penelitian lainnya juga telah menemukan adanya hubungan antara patah tulang dan banyaknya minuman bersoda yang dikonsumsi oleh para anak remaja perempuan.  2.      Penyakit Alzheimer Para peneliti di Australia menemukan bahwa berbagai jenis minuman manis dapat menyebabkan perubahan pada otak yang mirip dengan yang terjadi pada berbagai jenis penyakit, termasuk penyakit Alzheimer. Pada sebuah penelitian, para peneliti memberi tikus percobaan air gula yang memiliki kadar gula yang sama dengan minuman bersoda. Setelah melakukan hal ini selama 26 hari, para peneliti menemukan adanya perubahan pada otak tikus percobaan, terutama di bagian otak yang berfungsi untuk membuat keputusan, yang tidak ditemukan pada tikus yang hanya mengkonsumsi air putih. Beberapa perbedaan yang ditemukan oleh para peneliti adalah perubahan pada 290 jenis protein yang berbeda dan perubahan perilaku seperti perilaku hiperaktif. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa diet tinggi fruktosa (sejenis gula) dapat mengganggu daya ingat para tikus percobaan.  3.      Diabetes Sebuah penelitian di Inggris menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 355 ml minuman bersoda setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita diabetes tipe 2 yaitu hingga 18% dibandingkan dengan orang yang tidak mengkonsumsi minuman bersoda. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi 1 botol cola setiap harinya memiliki resiko yang lebih tinggi, yaitu hingga 2 kali lipat untuk menderita diabetes tipe 2 dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi minuman bersoda kurang dari 1 botol per bulan. Para peneliti menduga bahwa tingginya kadar sirup jagung yang mengandung banyak fruktosa, yang dapat ditemukan pada sebagian besar minuman bersoda, dapat menyebabkan terjadinya berbagai perubahan di dalam tubuh yang berakibat pada terjadinya diabetes tipe 2.  4.      Kerusakan Gigi Selain banyaknya gula yang terdapat di dalam minuman bersoda, asam fosfat dan atau asam sitrat yang terdapat di dalam minuman bersoda ternyata juga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan gigi. Hal ini dikarenakan kedua asam tersebut dapat menyebabkan perubahan pH air liur dan membuat email gigi tererosi. Sebuah penelitian menemukan bahwa walaupun jus buah dapat membahayakan kesehatan gigi Anda, minuman bersoda ternyata lebih kuat 10 kali lipat dibandingkan jus buah.  5.      Penyakit Jantung Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa mengkonsumsi 355 ml minuman manis setiap harinya dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung hingga 29% serta dimulainya kerusakan jantung dan pembuluh darah di usia dini. Sebuah penelitian lainnya di Sidney menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi setidaknya 1 botol minuman bersoda setiap harinya mengalami penyempitan pembuluh darah di bagian belakang mata, yang merupakan pertanda adanya peningkatan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan gangguan jantung. Sebuah penelitian lainnya di Amerika menemukan bahwa mengkonsumsi banyak sirup jagung yang mengandung banyak fruktosa juga dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, yaitu hingga 87%. Sementara itu, penelitian lainnya menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 1 botol atau lebih minuman bersoda setiap harinya cenderung memiliki kadar trigliserida darah yang lebih tinggi yaitu hingga 25% dan kadar kolesterol jahat yang lebih tinggi, yaitu hingga 32%.  Baca juga: Minuman Bersoda dan Kafein Tingkatkan Resiko Osteoporosis Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: newsmaxhealth
 10 Sep 2019    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Meningkatnya Kadar Trigliserida
Trigliserida merupakan jenis lemak yang dapat ditemukan dalam aliran darah anda. Saat anda mengkonsumsi terlalu banyak kalori, maka kadar trigliserida anda dapat meningkat seiring dengan berlalunya waktu. Tingginya kadar trigliserida di dalam darah dapat berbahaya bagi kesehatan anda dan meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Kadar trigliserida yang normal adalah kurang dari 150 mg/dL.1.  Berat Badan Berlebih dan ObesitasMakan dalam jumlah banyak atau berlebihan dan gaya hidup tidak sehat (jarang atau tidak berolahraga atau jarang melakukan aktivitas fisik) merupakan 2 penyebab tersering dari meningkatnya kadar trigliserida anda.Saat anda makan terlalu banyak dan menghasilkan lebih banyak kalori dari yang dibutuhkan oleh tubuh, maka kelebihan kalori ini akan diubah menjadi trigliserida dan disimpan sebagai cadangan makanan dalam tubuh, dalam bentuk lemak.2.  Menderita DiabetesPenderita diabetes dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan peningkatan kadar trigliserida. Saat anda mengkonsumsi banyak karbohidrat dan kurang beraktivitas, maka kelebihan gula ini akan diubah menjadi trigliserida di dalam aliran darah.Saat kadar trigliserida sangat tinggi di dalam darah, yaitu lebih dari 500 mg/dL, maka trigliserida akan disimpan dalam berbagai organ, dan dapat menyebabkan terjadinya perlemakkan hati atau sirosis hati (pengerasan hati) atau pankreatitis akut (peradangan pankreas).3.  Mengkonsumsi Minuman BeralkoholPada beberapa orang, mengkonsumsi minuman beralkohol, bahkan dalam jumlah yang sedikit, dapat meningkatkan kadar trigliserida. Jika anda sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan memiliki kadar trigliserida yang tinggi, maka batasi konsumsi minuman beralkohol tersebut (tidak lebih dari 500 gram setiap harinya) atau bila dapat, jangan mengkonsumsinya sama sekali. Terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat menyebabkan terjadinya obesitas.PengobatanBeberapa cara untuk mencegah dan mengatasi peningkatan kadar trigliserida adalah dengan menjaga berat badan sehat, mengkonsumsi diet sehat, dan meningkatkan aktivitas fisik anda. Pilihlah makanan rendah lemak (lemak jenuh dan lemak trans) dan konsumsilah lemak sehat lebih banyak seperti pada minyak olive, alpukat, kacang-kacangan, dan ikan. Salmon atau tuna mengandung asam lemak omega 3 yang telah terbukti dapat membantu mengendalikan dan mengatasi peningkatan kadar trigliserida. Jika kadar trigliserida anda lebih dari 500 mg/dL, segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pengobatan untuk menurunkannya.Sumber: healthyeating.sfgate
 27 Aug 2019    18:00 WIB
Gangguan Gigi Pada Penderita Diabetes
Penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi berbagai kuman yang hidup di dalam mulut. Akibatnya, penderita diabetes lebih mudah mengalami gangguan gigi, infeksi gusi (gingivitis), dan gangguan tulang serta jaringan yang menyangga gigi (gangguan periodontal). Diabetes juga menyebabkan penurunan aliran darah ke gusi, yang membuatnya menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan mulut menjadi kering (xerostomia) dan membuat gangguan gusi yang ada semakin memburuk. Penurunan jumlah air liur dapat menyebabkan peningkatan jumlah bakteri penyebab gigi berlubang dan pembentukan plak pada gigi.Gejala Jika anda menderita diabetes, beberapa gejala gangguan gigi yang dapat ditemukan adalah peradarahan, luka pada gusi, sering mengalami infeksi gusi, dan bau mulut.PencegahanUntuk mencegah berbagai gangguan gigi dan gusi pada penderita diabetes, menjaga kebersihan mulut anda merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah berbagai gangguan gigi tersebut adalah:•    Periksakan gigi anda ke dokter gigi secara teratur•    Tanyakan pada dokter gigi mengenai bagaimana cara merawat gigi dan gusi anda, terutama bila anda menderita diabetes•    Sikatlah gigi anda setidaknya 2 kali sehari•    Lakukanlah dental floss setidaknya 2 kali sehari•    Berhenti merokok•    Jaga kadar gula darah anda tetap dalam batas normal Jika anda mengalami gangguan gusi yang sangat berat, maka tindakan pembedahan mungkin dapat menyelamatkan gigi anda. Akan tetapi, bila tindakan pembedahan tidak dapat dilakukan, maka gigi anda mungkin harus dicabut untuk mencegah infeksi menyebar dan menghancurkan tulang di sekitar gigi anda tersebut.Sumber: webmd
 13 Aug 2019    16:00 WIB
Cara Mencegah Nyeri Kepala Diabetes
Fluktuasi kadar gula darah yang tiba-tiba dapat menyebabkan terjadinya nyeri kepala pada penderita diabetes. Jadi satu-satunya cara mengontrol hal tersebut supaya tidak terjadi adalah dengan menjaga kadar gula darah tidak naik terlalu tajam atau turun secara tiba-tiba. Nyeri kepala karena kadar gula darah yang rendah sering dihubungkan dengan pembuluh darah di otak. Otak membutuhkan suplay gukosa yang siap pakai supaya bisa berfungsi dengan baik. Jika suplay yang ada tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, maka akan menimbulkan nyeri kepala. Saat kadar gula darah turun, hormon stress juga dilepaskan dan dapat menyebabkan penyempitan dari pembuluh darah sehingga menyebabkan munculnya nyeri kepala. Beberapa orang dengan diabetes sering mengalami nyeri kepala karena kadar gul darah yang rendah dan kemudian diikuti dengan kadar gula darah yang tinggi. Hal ini terjadi karena pelepasan hormon yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah sebagai alat pengaturnya. Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan nyeri kepala juga. Jika kadar gula darah terlalu tinggi untuk waktu yang lama, tubuh akan mengeluarkan urin dalam jumlah lebih banyak dari normal, sehingga dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi sendiri dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit didalam cairan tubuh dan juga nyeri kepala. Cara untuk mencegah munculnya nyeri kepala diabetes: Cegah terjadinya peningkatan atau penurunan kadar gula darah yang tiba-tiba Minum air putih yang cukup Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein karena dapat menyebabkan nyeri kepala Hindari stress Olahraga yang teratur   Sumber: healthmeup