Your browser does not support JavaScript!
 14 Jun 2019    16:00 WIB
Sejumlah Manfaat Labu Kuning Bila Dikonsumsi
Kandungan nutrisi di dalam labu kuning setiap 100 gram labu kuning hanya mengandung sekitar 25 kalori. Labu kuning mengandung banyak karbohidrat dan serat. Selain itu, labu kuning jug amengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, mangan, dan seng. 1.  Membantu Menurunkan Kadar KolesterolMengkonsumsi labu kuning dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh anda. Labu kuning sendiri sama sekali tidak mengandung kolesterol dan jutru mengandung fitosterol yang telah dikenal untuk menurunkan kadar kolesterol LDL (hingga sekitar 75%) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (hingga 15%). Fitosterol menghambat penyerapan kolesterol di dalam tubuh dan membuatnya langsung dikeluarkan dari dalam tubuh. 2.  Membantu Penderita DiabetesLabu kuning memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga dapat menjadi salah satu menu makanan penderita diabetes. Labu kuning dapat membantu produksi insulin dan membantu proses penyembuhan jaringan pankreas. Omega 3 yang terdapat pada biji labu juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes. 3.  Mencegah KankerLabu kuning mengandung banyak antioksidan, terutama karotenoid. Berbagai antioksidan ini dapat membantu menghambat metabolisme sel-sel kanker. Mengkonsumsi labu kuning dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker usus besar, dan kanker kulit. 4.  Membantu Menjaga Kesehatan JantungKandungan folat, karotenoid, dan magnesium di dalam labu kuning membuatnya sangat baik bagi kesehatan jantung anda. Magnesium akan bekerja sebagai relaksan pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan mencegah terjadinya penyakit stroke dan serangan jantung. Selain itu, labu kuning juga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis yaitu suatu keadaan di mana dinding pembuluh darah arteri mengeras akibat penumpukkan lemak pada dinding dalamnya. 5.  Menjaga Kesehatan MataKonsumsi labu kuning dapat mencegah terjadinya degenerasai makula akibat penuaan. Zeaxanthin di dalam labu kuning membuatnya dapat membantu melindungi retina mata dari radiasi sinar UV yang berbahaya dan berbagai stress oksidatif lainnya. Karotenoid, baik alfa maupun beta di dalam labu kuning juga baik bagi kesehatan mata dan dapat mencegah terjadinya kebutaan di malam hari (rabun senja). Lutein dan zeaxanthin di dalam labu juga baik untuk mencegah terjadinya katarak.   6.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari labu kuning bagi kesehatan anda adalah: Mengurangi stress. Biji labu kuning kaya akan asam amino, triptofan, yang akan diubah menjadi serotonin. Serotonin merupakan suatu neurotransmiter yang dapat mengurangi rasa cemas dan stress sehingga dapat memperbaiki mood anda. Mencegah sembelit (kaya serat). Membantu menjaga kesehatan prostat dan mencegah terjadinya pembesaran prostat jinak (seng). Membantu mencegah terbentuknya batu ginjal dan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kandungan empedu serta dapat mencegah terjadinya ulkus akibat iritasi asam lambung (sari labu). Membantu menguatkan tulang dan enamel gigi serta mencegah terjadinya osteoporosis (seng dan magnesium) Mencegah radang sendi (agen anti inflamasi).     Sumber: foodtofitness
 10 Jun 2019    16:00 WIB
Manfaat Kacang Polong Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Kacang PolongSetiap 100 gram kacang polong mengandung 80 kalori. Kacang polong mengandung karbohidrat, serat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi.1.  Membantu Menjaga Kesehatan JantungKacang polong mengandung banyak fitonutrien, yaitu saponin, asam fenolat, dan flavanol yang baik bagi kesehatan jantung. Flavanol merupakan zat anti inflamasi (anti radang) dan dapat membantu mencegah terbentuknya bekuan darah. Bekuan darah merupakan salah satu penyebab terjadinya serangan jantung dan stroke. Flavanol juga dapat membantu mencegah pembentukan plak lemak (kumpulan lemak) di dalam pembuluh darah arteri. Kacang polong juga dapat membantu menurunkan kadar homosistein karena mengandung asam folat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin B6. Vitamin B3 yang terdapat di dalam kacang polong juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Omega 3 dan asam alfa linoleat di dalam kacang polong juga baik bagi kesehatan jantung anda.2.  Bermanfaat Bagi Penderita DiabetesKacang polong memiliki indeks glikemik (kemampuan suatu makanan untuk mempengaruhi kadar gula darah setelah mengkonsumsinya) yang rendah sehingga dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes. Vitamin E dan pisumsaponin 1 dan 2 serta pisomoside A merupakan agen anti inflamasi yang banyak ditemukan pada kacang polong. Konsumsi kacang polong dapat mengurangi efek oksidasi radikal bebas dan menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2. Selain itu, magnesium dan seng di dalam kacang polong juga dapat menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.3.  Mencegah KankerBanyaknya antioksidan di dalam kacang polong membuatnya dapat mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Kacang polong mengandung polifenol cousmestrol yang dapat menurunkan resiko terjadinya kanker lambung. Berbagai antioksidan lainnya seperti karoten, lutein, zeaxanthin, dan berbagai zat lain seperti lektin, beta sitosterol, asam benzoat, asam sinamat, dan flavonol glikosida di dalam kacang polong dapat mencegah terjadinya kanker prostat dan kanker payudara.4.  Mencegah Penuaan DiniVitamin C dapat membantu mencegah terjadinya infeksi kuman dan membantu membuang berbagai radikal bebas di dalam tubuh. Berbagai antioksidan lain seperti flavonoid, karotenoid, asam fenoleat, dan polifenol dapat menghambat proses penuaan dan pembentukan kerutan pada kulit.5.  Membantu Kerja Saluran PencernaanKacang polong juga mengandung banyak serat yang dapat membantu mencegah terjadinya sembelit. Selain itu, konsumsi kacang polong juga dapat membantu mengatasi berbagai gejala gangguan pencernaan.6.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari kacang polong bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu penyerapan kalsium (vitamin K)•  Menurunkan resiko terjadinya osteoporosis (asam folat dan vitamin B1)•  Menurunkan resiko terjadinya depresi (asam folat). Kekurangan asam folat dapat menyebabkan timbulnya berbagai gejala melankolis dari depresi•  Mencegah anemia dengan meningkatkan jumlah sel darah merah (zat besi)•  Membantu menurunkan berat badan (tinggi serat dan rendah kalori)•  Membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh (flavonoid, karotenoid, polifenol, vitamin A, vitamin C, dan omega 3)Sumber: foodtofitness
 07 Jun 2019    18:00 WIB
Kafein dan Hubungannya Dengan Diabetes Tipe 2
Sebuah penelitian kecil yang dilakukan di Amerika, melakukan pengamatan pada para penyuka kopi yang terdiri dari 5 orang pria dan 5 orang wanita, yang rata-rata berusia 63 tahun dan menderita diabetes tipe 2 untuk mengevaluasi apa sebenarnya efek kafein pada kadar gula darah seseorang. Kadar gula darah para peserta penelitian telah berhasil dikendalikan dengan diet, olahraga, dan obat-obatan oral (yang dikonsumsi melalui mulut). Kadar HbA1c para peserta adalah sekitar 6.4%. Tidak ada peserta penelitian yang membutuhkan terapi insulin dan tidak ada peserta penelitian yang merokok atau menggunakan obat golongan psikotropika (obat penenang). Pada penelitian ini, para peneliti memberikan para peserta 500 mg kafein setiap harinya dan plasebo untuk mengetahui apa sebenarnya efek kafein pada kadar gula darah seseorang. Pemberian kafein dan plasebo dibagi menjadi 2 dosis, yang diberikan pada waktu sarapan dan makan siang. Para peneliti juga meminta para peserta penelitian untuk menggunakan alat pemeriksa kadar gula darah pada saat penelitian berlangsung sehingga kadar gula darah para peserta penelitian dapat diukur setiap waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat para peserta penelitian mengkonsumsi kafein, kadar gula darah mereka di siang hari menjadi lebih tinggi dan hasil pemeriksaan kadar gula darah setelah makan (kadar gula darah post prandial) juga meningkat secara berlebihan. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi kafein mengalami penurunan kadar gula darah di pagi hari saat mereka baru saja bangun tidur. Para peneliti mengatakan bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efek kafein terhadap kadar gula darah seseorang.     Sumber: diabetescare
 02 Jun 2019    11:00 WIB
Apa Saja Gejala Diabetes Pada Anak?
Anak yang memiliki kadar gula darah tinggi mungkin mengalami diabetes, yang membuatnya memerlukan penanganan secepatnya untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Di bawah ini terdapat beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan tingginya kadar gula darah pada seorang anak.   Sering Haus Bila kadar gula di dalam darah tinggi, maka ginjal akan berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut dari dalam tubuh dalam bentuk air kemih. Akan tetapi, untuk memproduksi cukup banyak air kemih untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut, ginjal harus menarik cairan dari berbagai jaringan tubuh. Hal ini membuat anak menjadi lebih sering buang air kecil, yang dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi dan anak sering merasa haus.   Sering Lapar Karena tubuh tidak dapat mencerna makanan yang telah dikonsumsi dengan baik, maka anak-anak yang memiliki kadar gula darah yang tinggi juga sering merasa lapar. Rasa lapar merupakan suatu reaksi tubuh untuk memberitahu Anda bahwa tubuh Anda memerlukan kalori untuk bekerja.  Kadar gula darah tinggi tetapi tetap merasa lapar, mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kelebihan gula tersebut lebih banyak dikeluarkan melalui air kemih daripada digunakan untuk sumber energi tubuh.   Penurunan Berat Badan Karena tubuh tidak mampu menggunakan gula yang berada di dalam darah dan tidak dapat menyimpan kelebihan gula dalam bentuk cadangan makanan, maka tubuh akan menggunakan cadangan makanannya, yaitu lemak sebagai sumber tenaga untuk melakukan berbagai aktivitas, yang membuat anak mengalami penurunan berat badan.   Menderita Infeksi Jamur Bila anak Anda sering atau berulang kali mengalami infeksi jamur pada kemaluan (keputihan), maka hal ini juga dapat merupakan penanda tingginya kadar gula darah pada anak, termasuk pada bayi.  Hal ini dikarenakan jamur memerlukan gula sebagai makanannya, yang membuat pertumbuhan jamur menjadi tidak terkendali pada seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi, termasuk pada anak-anak.   Adanya Gula dan Keton Pada Air Kemih Ditemukannya gula dan keton pada air kemih pada saat dokter melakukan pemeriksaan air kemih juga merupakan penanda tingginya kadar gula darah di dalam tubuh seorang anak.  Adanya gula di dalam air kemih menunjukkan bahwa ginjal berusaha untuk mengeluarkan kelebihan gula di dalam darah melalui air kemih. Sedangkan ditemukannya keton di dalam air kemih merupakan penanda tubuh menggunakan lemak untuk menjalankan fungsinya. Keton merupakan suatu produk sampingan dari proses pencernaan lemak menjadi energi.   Sumber: ehow
 14 May 2019    16:00 WIB
Benarkah Pemanis Buatan Dapat Menyebabkan Terjadinya Diabetes?
Sebuah penelitian yang dilakukan di Israel menemukan bahwa pemanis buatan dapat mengubah komposisi normal dari bakteri baik di dalam usus seseorang. Hal ini tampaknya juga mempengaruhi bagaimana tubuh mengendalikan gula di dalam makanan yang Anda konsumsi, yang membuat kadar gula darah meningkat. Gangguan ini menyebabkan terjadinya gangguan toleransi glukosa, yang pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya diabetes. Akan tetapi, banyak ahli lainnya menyarankan para pembaca untuk jangan salah mengartikan hasil penelitian ini. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai benar tidaknya hasil penelitian tersebut. Pada penelitian ini, para peneliti meneliti 3 jenis pemanis buatan, yaitu sakarin, sukralosa, dan aspartam pada 20 hewan percobaan (tikus). Beberapa hewan percobaan tersebut diberikan salah satu pemanis buatan tersebut di dalam air minumnya, sementara yang lainnya diberikan air gula atau hanya air putih. Kira-kira 11 minggu kemudian, para peneliti memberikan semua hewan percobaan sejumlah gula dan mengamati bagaimana reaksi tubuh mereka terhadap gula dengan mengukur kadar gula darah hewan percobaan tersebut. Tikus yang diberikan gula memiliki respon yang sama terhadap pemberian gula dengan tikus yang hanya diberikan air putih. Sementara itu, tikus yang diberikan pemanis buatan mengalami respon yang berbeda. Kadar gula darah pada tikus ini lebih tinggi daripada tikus lainnya yang hanya diberikan air gula dan air putih. Hal ini menunjukkan adanya gangguan pada tubuh tikus terhadap gula. Penelitian lebih lanjut juga menemukan adanya hubungan antara hal ini dengan jumlah bakteri baik di dalam usus. Para peneliti kemudian melanjutkan penelitiannya pada manusia. Para peneliti mengamati sekitar 381 orang yang tidak menderita diabetes yang merupakan sukarelawan pada penelitian ini. Mereka diminta untuk mengisi suatu kuisioner untuk mengetahui seberapa banyak pemanis buatan yang biasa mereka konsumsi.  Sekitar 40 orang peserta penelitian yang paling banyak mengkonsumsi pemanis buatan juga menunjukkan kadar gula darah yang lebih tinggi daripada 236 orang peserta penelitian lainnya yang tidak pernah mengkonsumsi pemanis buatan. Pada penelitian pendahuluan lainnya, para peneliti memberikan sakarin selama seminggu pada 7 orang sukarelawan yang tidak menderita diabetes dan biasanya tidak mengkonsumsi pemanis buatan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa 4 orang di antara sukarelawan tersebut mengalami penurunan kemampuan untuk mengatur kada gula darah selama seminggu tersebut. Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa jumlah bakteri baik di dalam usus mereka juga mengalami perubahan yang cukup signifikan selama seminggu, sedangkan ketiga orang lainnya hanya mengalami sedikit perubahan. Secara keseluruhan, berbagai penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan beberapa orang untuk mengatur kadar gula darah memang dapat terpengaruh oleh berbagai pemanis buatan tersebut. Walaupun penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh konsumsi pemanis buatan terhadap kemampuan seseorang untuk mengatur kadar gula darah, akan tetapi jumlah pemanis buatan yang diberikan pada para sukarelawan ini lebih banyak daripada yang biasa dikonsumsi oleh seseorang setiap harinya, walaupun masih dalam batas yang direkomendasikan setiap harinya. Sumber: foxnews
 08 May 2019    18:00 WIB
Dampak Puasa Bagi Penderita Diabetes
Pengeluaran hormon insulin pada orang yang sehat biasanya distimulasi oleh makan, yang akan meningkatkan jumlah gula yang disimpan di dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen. Sebaliknya, saat berpuasa, kadar gula darah biasanya akan menurun, yang akan menyebabkan penurunan jumlah insulin yang dikeluarkan. Pada saat yang sama, kadar glukagon dan katekolamin akan meningkat, yang akan memicu terjadinya proses metabolisme glikogen (cadangan gula di dalam tubuh). Saat seseorang telah berpuasa selama beberapa jam, maka cadangan glikogen pun akan menurun dan rendahnya kadar hormon insulin di dalam darah akan memicu terjadinya peningkatan metabolisme lemak dari sel-sel lemak. Proses oksidasi asam lemak ini akan menghasilkan keton, yang dapat digunakan oleh berbagai organ tubuh seperti tulang, otot jantung, hati, ginjal, dan jaringan lemak sebagai sumber energi. Pada orang yang menderita diabetes, pengeluaran insulin akan mengalami gangguan. Pada seorang penderita diabetes tipe 1, pengeluaran glukagon (hormon yang berfungsi untuk mengubah cadangan glikogen menjadi gula) mungkin akan mengalami gangguan yang dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia. Selain itu, pada beberapa orang penderita diabetes tipe 1, pengeluaran epinefrin juga mengalami gangguan, yang dapat menyebabkan terjadinya hipoglikemia berulang. Pada penderita dengan defisiensi (kekurangan) insulin berat, puasa dalam waktu yang lama dapat menyebabkan terjadinya pemecahan glikogen (cadangan gula di dalam tubuh) secara berlebihan dan meningkatkan pemecahan lemak di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan terjadinya hiperglikemia dan ketoasidosis. Sementara itu, orang yang menderita diabetes tipe 2 mungkin akan mengalami gangguan yang sama seperti penderita diabetes tipe 1 (hipoglikemia dan hiperglikemia) saat berpuasa dalam waktu lama, hanya saja ketoasidosis lebih jarang terjadi. Baca juga: Cara Mencegah Diabetes  Sumber: diabetesjournals
 19 Apr 2019    08:00 WIB
Wow Ternyata Bawang Bombay Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Bawang BombaySetiap 100 gram bawang bombay mengandung sekitar 45 kalori. Bawang bombay mengandung banyak air, karbohidrat, dan serat. Selain itu, bawang bombay juga mengandung berbagai antioksidan seperti fenol dan flavonoid, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, seng, mangan, dan magnesium.1.  Membantu Menjaga Kesehatan JantungBawang bombay mengandung berbagai jenis antioksidan yang baik bagi jantung. Quercetin di dalam bawang bombay dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kadar kolesterol HDL, sehingga dapat menghambat pembentukan plak lemak di dalam dinding pembuluh darah dan membuat aliran darah lebih lancar. Bawang bombay juga mengandung tiosulfinat yang dapat mencegah pembentukan bekuan darah sehingga dapat membantu mengencerkan darah. Agen antiinflamasi (anti peradangan) seperti organosulfur dapat membantu melindungi pembuluh darah anda dan mencegah terjadinya berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah serta stroke.2.  Mencegah KankerBawang bombay mengandung banyak agen anti kanker. Flavonoid dan fenol di dalamnya dapat membantu menghambat perkembangan sel-sel kanker. Quercetin dan antosianin di dalam bawang bombay dapat menghambat pertumbuhan tumor dan memiliki agen anti inflamasi. Frukto-oligosakarida dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus besar sehingga dapat mencegah terjadinya kanker usus besar. Selain itu, bawang bombay juga dapat mencegah terjadinya kanker ovarium (indung telur) dan kanker hati.3.  Mencegah Terjadinya Berbagai Gangguan Saluran PernapasanAllicin di dalam bawang bombay dapat membantu melawan berbagai kuman dan meningkatkan sirkulasi udara di dalam saluran pernapasan anda dengan cara mengencerkan lendir serta meredakan sumbatan. Bawang bombay dapat menimbulkan rasa hangat di tenggorokan. Quercetin juga memiliki agen anti alergi sehingga dapat membantu mencegah terjadinya flu dan demam.4.  Mencegah DiabetesBawang bombay mengandung banyak kromium, yang dapat membantu mengendalikan kadar gula darah sehingga membuat kerja insulin lebih efektif dan membuat berbagai organ tubuh lebih sensitif terhadap insulin.5.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari bawang bombay bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu proses detoksifikasi tubuh dengan cara membuang berbagai logam berbahaya seperti merkuri, kadmium, dan timah (sulfur, metionin, dan sistin)•  Mencegah terjadinya anemia dengan cara meningkatkan pembentukan sel darah merah dan hemoglobin (zat besi)•  Membantu kerja sistem pencernaan, mencegah terjadinya sembelit, dan memperlancar buang air besar (serat)•  Menutrisi rambut dengan cara mengoleskan jus bawang bombay pada kulit kepala serta meningkatkan sirkulasi darah (sulfur)•  Membantu meningkatkan kekuatan tulang dan jaringan ikatnya serta mencegah terjadinya osteoporosisSumber: foodtofitness
 06 Apr 2019    08:00 WIB
Sehatnya Orang Ndeso Karena Makan Ubi
1.  Membantu Menjaga Kesehatan JantungKandungan antioksidan yang tinggi di dalam ubi dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung anda. Ubi mengandung beta karoten yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol "jahat") di dalam tubuh. Selain itu, Vitamin B6 di dalam ubi juga dapat membantu pemecahan homosistein, yaitu suatu komponen yang berperan dalam pengerasan pembuluh darah arteri dan pembuluh darah lainnya serta dapat membantu meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah arteri sehingga darah lebih mudah mengalir ke seluruh tubuh.Kalium di dalam ubi dapat membantu menjaga kecepatan denyut jantung dan menyeimbangkan efek natrium di dalam tubuh sehingga dapat menurunkan tekanan darah tinggi.2.  Mencegah KankerKarena mengandung antioksidan yang cukup tinggi, ubi juga dapat menghambat metabolisme sel-sel kanker yang sedang berkembang di dalam tubuh. Beta karoten dan lutein di dalam ubi dapat membantu mencegah terjadinya kanker paru, kanker usus besar, dan kanker lambung. Berbagai antioksidan lainnya yang juga berfungsi sebagai agen antikarsinogenik di dalam ubi adalah asam caffeic, asam dicaffeoilquinik, dan asam tricaffeoilquinik. Antosianin yang terdapat di dalam ubi juga sangat membantu melawan kanker hati.3.  Meningkatkan Kesehatan MataBeta karoten dan zeaxanthin dalam ubi dapat membantu meningkatkan kesehatan mata anda. Kedua zat ini dapat membantu mencegah terjadinya katarak, meningkatkan kemampuan penglihatan di malam hari, dan mencegah terjadinya degenerasi makula pada orang lanjut usia.Mengkonsumsi ubi juga dapat membantu menghambat kerja berbagai zat yang mengganggu fungsi vitamin A. Vitamin A berfungsi untuk melindungi lapisan kornea, mencegah mata kering, dan mencegah terjadinya retinitis pigmentosa.4.  Membantu Mengatasi DiabetesUbi memiliki kadar glikemik rendah (melepaskan gula/glukosa lebih lambat dan stabil sehingga kadar gula darah lebih stabil setelah makan) sehingga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh. Selain itu, ubi juga membantu meningkatkan kadar hormon adiponektin, suatu hormon yang berperan dalam metabolisme insulin.5.  Meningkatkan Kesehatan KulitKandungan antioksidan di dalam ubi dapat melindungi kulit dari berbagai kerusakan akibat radikal bebas. Konsumsi ubi dapat membantu mengendalikan pembentukan kerutan dan penuaan dini pada kulit.Beta karoten dan vitamin A dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan menghambat produksi melanin (pigmen kulit, yang membuat kulit tampak lebih gelap). Vitamin C pada ubi juga dapat membantu menghambat proses oksidasi dan membuat kulit tampak lebih kenyal dan berkilau. Ubi juga dapat membantu mencegah pembentukan noda hitam pada kulit.6.  Membantu Kerja Sistem PencernaanUbi mengandung banyak serat yang dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan mencegah terjadinya sembelit. Vitamin C juga dapat membantu menstimulasi produksi air liur dan berbagai enzim pencernaan untuk membantu kerja sistem pencernaan.7.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari ubi bagi kesehatan anda adalah:•  Mengurangi stress dan rasa cemas (magnesium)•  Membantu menjaga kesehatan tulang, otot jantung, saraf, dan pembuluh darah arteri (magnesium)•  Membantu produksi sel darah merah dan sel darah putih serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh (zat besi)•  Membantu melawan berbagai kuman penyebab infeksi sehingga dapat mencegah terjadinya berbagai infeksi saluran pernapasan dan meredakan hidung tersumbat (vitamin C)•  Mencegah terjadinya radang sendi karena ubi mengandung seng, magnesium, dan vitamin BSumber: foodtofitness
 04 Apr 2019    18:00 WIB
Cegah Gangguan Jantung Pada Penderita Diabetes Dengan Konsumsi Kayu Manis
Para ahli gizi di Amerika menemukan bahwa rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan berbagai lemak berbahaya di dalam darah, sehingga juga dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung pada penderita diabetes. Kadar trigliserida di dalam darah biasanya meningkat setelah seseorang mengkonsumsi makanan tinggi lemak, yang tentu saja dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung. Para peneliti menemukan bahwa mencampurkan sejumlah rempah-rempah yang mengandung banyak antioksidan ke dalam makanan ternyata dapat menurunkan kadar trigliserida hingga 30% dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi makanan tersebut saja. Beberapa jenis rempah-rempah yang dimaksud di atas adalah bubuk bawang putih, rosemary, oregano, kayu manis, cengkih, paprika, kunyit, jahe, dan lada hitam. Berbagai penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa kayu manis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan berbagai jenis lemak darah lainnya. Pada penelitian ini, para peneliti menguji hasil penelitian sebelumnya tersebut dengan menyiapkan makanan pada 2 hari terpisah bagi 6 orang pria yang berusia di antara 30-65 tahun, yang memiliki berat badan berlebih tetapi dengan keadaan kesehatan yang baik. Menu makanan yang dihidangkan selama 2 hari tersebut adalah sama, yaitu terdiri dari ayam, roti, dan biskuit. Yang berbeda di antara makanan tersebut adalah para peneliti menambahkan 2 sendok makan rempah-rempah kaya antioksidan pada salah satu hari. Para peneliti kemudian mengamati para peserta penelitian selama 3 jam setelah makan dan mengambil contoh darah para peserta penelitian setiap 30 menit. Hasil pemeriksaan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas antioksidan di dalam darah hingga 13% setelah para pria mengkonsumsi makanan yang mengandung rempah-rempah tersebut, yang dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan jantung dan pembuluh darah serta gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan tingginya kadar lemak di dalam darah.     Sumber: newsmaxhealth
 04 Apr 2019    16:00 WIB
Hubungan Indeks Glikemik Dengan Diabetes
Apa Itu Indeks Glikemik?Indeks glikemik merupakan suatu ukuran bagi makanan yang mengandung karbohidrat untuk menentukan efek karbohidrat tersebut pada kadar gula darah anda. Semakin rendah indeks glikemik suatu makanan, maka semakin kecil pula efeknya pada kadar gula darah anda (tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang besar) dan sebaliknya. Dengan menentukan indeks glikemik anda tidak perlu lagi menghitung jumlah karbohidrat di dalam makanan tertentu. Indeks glikemik dapat menunjukkan apa dampak sebenarnya dari makanan tersebut terhadap kadar gula darah anda. Nilai indeks glikemik suatu makanan dipengaruhi oleh struktur suatu makanan, jenis zat tepung di dalamnya (amilosa atau amilopektin), dan bagaimana proses pengolahannya. Semakin banyak proses pengolahan suatu makanan, maka semakin tinggilah nilai indeks glikemiknya dan sebaliknya. Pembagian Pengukuran Indeks Glikemik Indeks Glikemik Sangat RendahIndeks glikemik disebut sangat rendah bila suatu makanan tidak memiliki efek sama sekali terhadap kadar gula darah anda (indeks glikemik 0) dan hanya mengandung kurang dari 5 gram karbohidrat sederhana atau bila suatu makanan memiliki indeks glikemik kurang dari 20 dan mengandung kurang dari 7 gram karbohidrat sederhana. Indeks Glikemik RendahIndeks glikemik disebut rendah bila suatu makanan memiliki indeks glikemik kurang dari atau sama dengan 55 atau bila kadar karbohidrat sederhana di dalam makanan tersebut lebih dari 5 gram tetapi kurang dari atau sama dengan 12 gram. Indeks Glikemik SedangIndeks glikemik disebut sedang bila suatu makanan memiliki indeks glikemik antara 56-69. Indeks Glikemik TinggiIndeks glikemik disebut tinggi bila suatu makanan memiliki indeks glikemik lebih dari atau sama dengan 70. Jumlah karbohidrat sederhana suatu makanan adalah hasil pengurangan jumlah karbohidrat total dengan jumlah serat di dalam suatu makanan. Karbohidrat sederhana merupakan karbohidrat yang mudah dicerna oleh tubuh, yang berpengaruh cukup besar terhadap kadar gula darah anda. Nilai indeks glikemik suatu makanan ditentukan dengan cara mengukur kadar gula darah anda 2 jam setelah mengkonsumsi suatu makanan, yang kemudian akan dibandingkan dengan kadar gula darah 2 jam setelah mengkonsumsi roti putih atau gula pasir. Mengapa Indeks Glikemik Penting?Mengkonsumi diet dengan nilai indeks glikemik yang rendah telah terbukti berhubungan dengan penurunan resiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes tipe 2, sindrom metabolik (suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar kolesterol total, tekanan darah, kadar gula darah, dan penumpukkan lemak perut yang terjadi secara bersamaan), stroke, depresi, penyakit ginjal kronik, batu empedu, kelainan saraf bawaan, mioma, kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker pankreas. Anda dapat memperoleh berbagai manfaat di atas dengan terus mengkonsumsi berbagai jenis makanan dengan indeks glikemik yang sangat rendah atau rendah. Sumber: whfoods