Your browser does not support JavaScript!
 11 Jun 2019    16:00 WIB
Ciri-Ciri Seseorang Mengalami Sindrom Lelah Kronis
Gejala utama dari sindrom kelelahan kronis adalah rasa lelah yang tidak tertahankan dan bertahan minimal selama enam bulan dan tidak menghilang hanya dengan beristirahat. Kelelahan ini juga dirasakan sangat berat sehingga bisa mengganggu pekerjaan Anda, kehidupan sehari-hari dan aktivitas sosial. Kelelahan dan gejala lain yang dijelaskan dibawah ini mungkin dapat dirasakan tiba-tiba atau mungkin berkembang perlahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Gejala dari sindrom kelelahan kronis adalah: Mudah lupa, kehilangan daya ingat, kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi Nyeri tenggorokan Demam Nyeri kelenjar getah bening di leher atau ketiak Nyeri otot Nyeri sendi tanpa disertai pembengkakan atau kemerahan Nyeri kepala yang berbeda dari nyeri kepala terdahulu yang pernah Anda rasakan Tidak merasa segar saat bangun tidur Merasa tidak sehat saat melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya Karena sindrom ini sangatlah sulit untuk didagnosa, para ahli kesehatan mungkin akan menegakkan berbagai aturan untuk membantu mengenali gejala ini. Untuk dapat mendiagnosa sindrom kelelahan kronis ini Anda harus mengalami rasa lelah dan paling tidak empat gejala yang sudah disebutkan diatas yang dirasakan bersamaan saat Anda mulai merasa kelelahan, dan gejala tersebut harus berlangsung minimal 6 bulan. Tetapi jika Anda memiliki gejala sindrom kelelahan kronik, seperti mudah merasa lelah tanpa alasan yang jelas, Anda tetap harus mendapatkan terapi walaupun belum terjadi selama6 bulan. Sebaliknya dokter Anda tentu memerlukan terapi baru yang lain jika Anda mengalami gejala tersebut lebih dari enam bulan. Beberapa orang dengan sindrom nyeri kronis mungkin akan mengalami peningkatan denyut jantung dan tekanan darah menurun ketika mereka bangun dari posisi berbaring. Hal ini sering dideskripsikan sebagai "terasa melayang" atau merasa akan pingsan atau pusing. Kondisi ini disebut "orthostatic hypotension". Depresi merupakan kondisi yang dapat memperburuk gejala yang Anda rasakan. Obat Antidepresan mungkin dapat membantu membuat Anda merasa lebih baik.   Sumber: webmd
 08 May 2019    11:00 WIB
4 Keuntungan Menangis Untuk Tubuh
Tidak ada yang dapat mengalahkan moment Anda menangis tersedu-sedu. Saat Anda menangis Anda sedang melepaskan semua kesedihan dan tekanan yang Anda rasakan. Menangis bisa menjadi obat untuk jiwa Anda dan mengusir semua kekhawatiran yang terperangkap didalam diri Anda. Ternyata masih ada manfaat dari menangis, apa saja? 1.  Membuang toksinIni adalah keuntungan terbesar dari menangis. Ya dengan menangis Anda juga membuang bebragai zat berbahaya dari tubuh Anda. toksin ini dapat berbahaya bagian dalam tubuh Anda jika tidak dibuang pada waktunya. Dengan menangis Anda membuang toksin paling banyak yang berada di mata. Air mata yang dihasilkan daat menangis juga akan membersihkan dan melubrikasi mata Anda. 2.  Membuat Anda lebih kuatMenangis seperti olahraga untuk jiwa. Dengan membuang semua kekhawatiran dan kesulitan Anda akan lebih baik daripada menyimpannya dalam-dalam. Menangis juga dapat menjadi olahraga untuk hati Anda supaya lebih kuat dan siap menghadapi persoalan. 3.  Membuat Anda lebih tenangBeberapa orang mengakui setelah menangis, mereka akan merasa lebih baik. Adakah penjelasan untuk hal ini? Menagis akan melepaskan hormon endorphin yang berfungsi seperti obat anti nyeri bagi tubuh Anda. menangis juga merupakan cara meredakan sakit yang Anda rasakan. Saat Anda merasakan kesulitan dan gugup, menangis akan membuat Anda lebih tenang dan begitu juga yang dirasakan jiwa Anda 4.  Mencegah masalah jantungPenelitian mengungkapkan mereka yang dapat mengekspresikan rasa sakit mereka dengan menangis cenderung memiliki resiko lebih rendah terkena masalah jantung dibanding mereka yang menyimpannya dalam-dalam. Jadi jangan ragu lagi, menangislah sepuas Anda.Sumber: magforwomen
 18 Mar 2019    18:00 WIB
Bagaimana Depresi Berhubungan Dengan Bunuh Diri?
Bunuh diri memang tidak selalu menjadi hasil akhir dari depresi, tetapi depresi yang tidak ditangani dengan baik dapat meningkatkan pemikiran bunuh diri dan juga percobaan bunuh diri. Ketika seseorang mengalami depresi berat, pemikiran untuk menyakiti diri sendiri paling sering muncul dipikiran dan juga menyebabkan peningkatan keinginan melakukan percobaan bunuh diri, menurut mayo clinic. Dengan mengetahui faktor resiko dan bagaimana mendukung seseorang yang mengalami depresi dapat mencegah munculnya keinginan bunuh diri. Ada beberapa pertimbangan dalam memahami hubungan antara depresi dan bunuh diri, seperti fakta-fakta, gejala depresi, tanda-tanda perilaku bunuh diri, dukungan dan pencegahan.   Fakta mengenai depresi dan bunuh diri Menurut data terbaru di US yang dibuat oleh the American Association of Suicidology mengenai tingkat kematian, bunuh diri menempati peringkat ke 11 penyebab kematian di US, dengan rata-rata satu orang bunuh diri setiap 15 menitnya. Tak jarang seseorang melakukan 25 kali percobaan pembunuhan sebelum sukses melakukan bunuh diri. Sebagian besar upaya bunuh diri didahului oleh gejala depresi yang berat. Mereka tidak hanya mencoba untuk mendapatkan perhatian, tapi keinginan yang sebenarnya adalah untuk tidak lagi hidup di dunia ini.    Gejala dari depresi Depresi dapat mempengaruhi tiap orang berbeda dengan range mulai dari ringan, sedang sampai berat ketika didiagnosa. Depresi ditandai oleh gejala signifikan selama dua minggu atau lebih, termasuk: kesedihan terus menerus, kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari, gangguan tidur, perubahan pola makan, mudah terganggu, peningkatan rasa marah, tidak dapat beristirahat, mengisolasi diri, menolak untuk tampil didepan umum, sulit berkonsentrasi, tidak dapat mengambil keputusan, menangis berkepanjangan, dan munculnya pemikiran untuk bunuh diri.   Tanda dari perilaku bunuh diri Tanda yang sering muncul dari perilaku bunuh diri adalah ketika seseorang berbicara serius mengenai keinginan untuk menyakiti diri sendiri, gejala lain kurang begitu mudah dikenali. Sangat tidak biasa untuk seseorang berniat mengakhiri hidup dalam berbagai macam bentuk kematian. Indikator tinggi resiko seseorang berpotensial melakukan bunuh diri adalah seseorang memiliki keinginan kuat untu bunuh diri, sedang dalam pengobatan tanda-tanda depresi, sedang depresi dan menggunakan obat-obatan atau alkohol, mempunyai riwayat disakiti atau mempunyai kondisi medis yang serius. Sebagai tambahan untuk resiko tinggu bunuh diri adalah perilaku bunuh diri, misalnya, suka mengambil atau menggunakan senjata, mengkonsumsi pil dalam jumlah besar, sering memberikan hadiah kepada orang yang dekat, perubahan pola hidup rutin, suka melakukan kegiatan yang beresiko dan mengucapkan selamat tinggal kepada orang terdekat.     Sumber: livestrong
 24 Feb 2019    16:00 WIB
Apa Beda Stress dan Depresi?
Tahukah anda apa perbedaan antara stress dan depresi? Sebagian besar orang mungkin menganggap bahwa keduanya merupakan hal yang sama. Akan tetapi, terdapat suatu perbedaan besar antara stress dan depresi.Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya stress dan depresi. Baik stress maupun depresi dapat mempengaruhi kesehatan anda, baik fisik, emosional, maupun jiwa anda. Apa Itu Stress?Stress merupakan suatu respon terhadap berbagai kejadian atau hal yang membuat anda menyebabkan perubahan atau mengancam kehidupan anda. Stress terjadi akibat pikiran anda dan apa yang anda rasakan mengenai suatu hal. Stress biasanya dicirikan dengan adanya suatu rasa kewalahan. Hal ini dapat diakibatkan oleh telah terlewatinya batas ketahanan anda atau akibat tertekan dalam waktu yang terlalu lama. Kadangkala, rasa stress dapat membantu anda menyelesaikan berbagai pekerjaan atau hal yang harus anda lakukan, akan tetapi terlalu banyak rasa stress yang anda rasakan juga dapat membuat anda merasa tertekan dan kelelahan.Apa Itu Depresi?Depresi merupakan suatu gangguan mood. Diagnosa depresi seringkali ditegakkan saat anda mengalami suatu perasaan sedih dan putus asa pada sebagian besar waktu yang seringkali juga diikuti dengan hilangnya minat untuk melakukan sesuatu hal yang biasanya anda sukai. Anda juga mungkin mengalami gangguan tidur, perubahan nafsu makan, merasa bersalah, tidak ada motivasi hidup, dan menarik diri dari lingkungan. Depresi yang terjadi dapat bervariasi, dari ringan hingga berat (psikosis). Depresi juga dapat terjadi dalam jangka waktu pendek (sebentar) atau dalam waktu lama (gangguan jiwa jangka panjang).Depresi merupakan gangguan yang lebih berat dan berlangsung lebih lama daripada stress, dan memerlukan penanganan yang berbeda.Beda Depresi dan StressBaik depresi maupun depresi memiliki gejala yang hampir mirip. Akan tetapi, gejala depresi biasanya jauh lebih berat dan berlangsung selama setidaknya 2 minggu. Depresi juga menyebabkan perubahan besar pada mood, seperti merasa sangat sedih dan putus asa. Anda juga dapat merasa lelah dan tidak dapat melakukan pekerjaan apapun. Gejala StressBeberapa gejala stress yang dapat ditemukan adalah:•  Sulit tidur•  Merasa kewalahan•  Gangguan daya ingat•  Kesulitan berkonsentrasi•  Perubahan kebiasaan makan•  Merasa gugup atau cemas•  Merasa marah, mudah tersinggung, atau mudah merasa frustasi•  Merasa sangat lelah akibat belajar atau tugas sekolah•  Merasa anda tidak dapat mengatasi berbagai kesulitan di dalam kehidupan anda•  Kesulitan mengikuti pelajaran di dalam kelas atau menjalani kehidupan anda sehari-hari Gejala DepresiBeberapa gejala depresi yang dapat ditemukan adalah:•  Menarik diri dari pergaulan atau lingkungan•  Merasa sedih dan putus asa•  Merasa tidak bertenaga, kurang semangat dan kekurangan motivasi•  Kesulitan membuat keputusan•  Merasa gelisah, mudah marah, dan mudah tersinggung•  Makan lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya•  Tidur lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya•  Kesulitan berkonsentrasi•  Gangguan daya ingat•  Merasa bersalah atau merasa diri sangat buruk•  Dipenuhi oleh amarah•  Merasa bahwa anda tidak dapat mengatasi berbagai kesulitan atau masalah di dalam kehidupan anda•  Kesulitan mengikuti pelajaran di dalam kelas atau menjalani kehidupan anda sehari-hari•  Adanya pikiran  untuk bunuh diri Baca juga: Hobi Tepat Atasi Stress Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: mentalhealthamerica, kayefrank
 20 Feb 2019    08:00 WIB
Depresi Saat Hamil, Tingkatkan Resiko Gangguan Mood Pada Anak
Tahukah Anda bahwa mood Anda selama hamil ternyata juga dapat mempengaruhi bagaimana keadaan mood anak Anda di usia remaja? Sebuah penelitian menemukan bahwa anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi selama hamil memiliki resiko 1.5 kali lebih tinggi untuk menderita gangguan depresi di usia remaja. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati lebih dari 4.500 orang pasien dan anaknya. Hasilnya adalah anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang menderita depresi ternyata memiliki resiko yang lebih tinggi untuk juga menderita gangguan depresi saat mereka telah berusia 18 tahun. Walaupun faktor genetika merupakan salah satu hal yang turut berperan dalam terjadinya gangguan depresi, akan tetapi para peneliti menduga bahwa menderita gangguan depresi saat hamil mungkin dapat mempengaruhi perkembangan otak janin. Gangguan depresi saat hamil mengenai sekitar 10-15% wanita. Angka ini sebenarnya sama dengan banyaknya wanita yang terkena depresi paska melahirkan. Pada keadaan normal, wanita hamil memang seringkali mengalami perubahan emosional yang cukup drastis di sepanjang hari karena perubahan kadar hormonal, akan tetapi bila perubahan mood ini cukup berat, maka keadaan ini mungkin disebabkan oleh depresi. Beberapa gejala depresi yang mungkin ditemukan adalah merasa sedih, merasa tidak berdaya, merasa sangat lelah, menangis berlebihan, merasa tidak bertenaga, kehilangan minat untuk melakukan berbagai hal yang dulu disenangi, atau menarik diri dari lingkungan atau pergaulan sosial. Terapi sedini mungkin untuk mengatasi gangguan depresi yang dialami oleh wanita hamil dapat membantu mencegah timbulnya berbagai efek samping pada anak di masa mendatang. Konseling atau terapi perilaku kognitif dapat membantu mengatasi gejala depresi.   Sumber: healthline
 02 Jan 2019    11:00 WIB
Kenali 6 gejala medis yang berbahaya (part 2)
Tubuh Anda mengeluarkan sinyal-sinyal untuk memperingatkan anda jika tubuh anda bermasalah. Terkadang tanda-tanda yang dikeluarkan bukanlah suatu hal yang serius. Contohnya, sebagian besar gejala sakit kepala berasal dari stress, kurang tidur, dehidrasi, mata lelah, kekurangan kafein dan gejala-gejala sepele lainnya. Tetapi sakit kepala yang menyerang tiba-tiba dan menusuk kepala dapat berarti adanya perdarahan di otak. Mampu mengenal gejala-gejala serius dan menghubungi Unit Gawat Darurat secepatnya dapat menyelamatkan hidup anda. Pada artikel ini gejala akan kami pisahkan menjadi 2 bagian. Berikut ini adalah  gejala penting yang harus anda ketahui 4. Darah di urine tanpa ada keluhan nyeri Kapan saja anda melihat darah di urine anda, segera hubungi dokter, bahkan jika anda tidak punya keluhan nyeri. Batu ginjal, batu kandung kemih, atau infeksi prostat merupakan penyebab terbentuknya darah di urine. Tetapi gejala ini biasanya disertai nyeri dan rasa tidak nyaman, rasa nyeri inilah yang membuat orang dating ke dokter. Berlawanan dengan keadaan jika orang melihat adanya darah di urine tanpa disertai nyeri, maka orang-orang akan melakukan tindakan "wait and see", terlebih jika hanya mengalami 1 kali episode gejala ini. Tetapi anda harus meninggalkan kebiasaan ini. Tidak adanya gejala nyeri bukan berarti tidak ada penyakit serius. Kanker ginjal, kanker ureter, kanker kandung kemih atau kanker prostat dapat menyebabkan darah dalam urine. Ketika kanker ini kecil dan masih bisa diobati, kanker ini tidak menimbulkan rasa nyeri. Jadi jangan abaikan tanda dan gejala ini karena dapat merupakan tanda stadium awal dari kanker. 5. Gejala asma yang tidak membaik atau bahkan memburuk Serangan asma ditandai dengan bunyi nafas mengi dan kesulitan bernafas. Ketika serangan tidak membaik bahkan semakin memburuk, anda harus segera menghubungi gawat darurat. Jika serangan asma semakin memburuk, hal ini dapat menyebabkan kelelahan otot dada yang berat dan dapat menyebabkan kematian. Kebanyakan penderita asma yang mengalami episode serangan asma yang berat  menolak untuk pergi ke unit gawat darurat karena mereka merasa sudah sering mengalami serangan seperti itu, atau mereka tidak adapat menemukan orang lain untuk mengantar mereka ke rumah sakit, sehingga daripada pergi mencari pertolongan, mereka tetap bertahan, mereka akan menaikkan dosis obat inhalasi untuk mengurangi gejala. Karena asma menyebabkan kesulitan bernafas, otot-otot pernafasan menjadi lelah dan volume pertukaran udara menjadi mengecil. Hasilnya tingkat oksigen didarah akan menurun, tingkat carbondioksida darah meningkat. Kadar carbondioksida meningkat dapat menimbulkan efek sedasi di otak yang menyebabkan rasa pusing dan kantuk. Anda dapat kehilangan motivasi untuk berusaha bernafas. Pasien akan terlihat santai dari luar, tidak tampak berusaha keras untuk bernafas, sesungguhnya ini merupakan tanda bahaya karena sebenarnya pasien berhenti untuk berusaha bernafas. Pasien menjadi tidak sadar jika mereka sedang menuju kematian karena pengaruh sedasi carbondioksida. Jika anda mendapat gejala-gejala diatas segeralah hubungi gawat darurat  untuk menghilangkan gejala anda. 6. Depresi dan pikiran bunuh diri Depresi pada beberapa orang akan menyebabkan nyeri dada dan sesak nafas, tetapi pada beberapa orang depresi dapat menjadi ekstrim hingga membahayakan keselamatan jiwanya. Depresi dapat menjadi persoalan yang sangat serius karena dapat menyebabkan orang bunuh diri.  Banyak orang depresi tidak mencari pertolongan karena mereka takut dianggap lemah atau gila, mereka idak menyadari adaya ketidakseimbangan kimiawi terjadi di otak mereka. Depresi juga suatu penyakit, sama seperti penyakit yang lain. Tanda dari depresi dapat berupa kesedihan, rasa lelah, gugup, perubahan pola tidur dan penurunan nafsu makan. Depresi dapat diobati dengan obat-obatan dan psikoterapi. Sumber : webmd    
 16 Sep 2018    08:00 WIB
8 Dampak Negatif dari Olahraga Berlebihan
Saat pertama kali memulai suatu kegiatan olahraga, anda mungkin akan mengalami nyeri otot di hampir seluruh otot tubuh anda dan anda mungkin tidak ingin berolahraga lagi. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, anda pun mulai menyukai olahraga tersebut dan merasa berolahraga 3 kali seminggu tidaklah cukup. Anda ingin berolahraga lebih lama dan lebih sering, anda bahkan dapat menjadi terobsesi pada olahraga dan merasa tidak dapat hidup tanpanya. Anda mungkin mengira bahwa apa yang anda lakukan baik bagi riri anda, akan tetapi berolahraga berlebihan justru dapat berbahaya bagi kesehatan anda. Di bawah ini terdapat 8 dampak negatif dari olahraga berlebihan.1.  Gangguan Hubungan Dengan Orang LainKecanduan olahraga dapat membuat anda terisolasi dari keluarga dan teman-teman anda. Anda bahkan mungkin akan merasa enggan untuk menghadiri suatu acara karena ingin berolahraga. Anda mungkin tidak dapat berolahraga dengan orang lain karena ketatnya jadwal olahraga anda sehingga orang lain sulit mengikutinya. Hubungan anda dengan pasangan anda juga mungkin terganggu karena anda lebih menyukai berolahraga daripada bersama pasangan anda.2.  Gangguan Pada Pekerjaan atau SekolahSaat anda mengalami kecanduan olahraga, maka berolahraga adalah prioritas utama anda. Anda mungkin lebih ingin berolahraga daripda bekerja atau belajar di sekolah. Anda mungkin merasa sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan atau tugas anda bila anda tiak berolahraga sesuai jadwal anda setiap harinya.3.  CederaTubuh yang kelelahan lebih mudah mengalami cedera. Olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya keseleo atau patah tulang. Anda mungkin juga sering mengalami nyeri otot.4.  Gagal JantungKelelahan akibat olahraga berlebihan dapat melemahkan jantung anda. Bila anda pun tidak mengkonsumsi cukup nutrisi, maka anda pun dapat meningkatkan kerusakan pada jantung anda.5.  Melemahnya Sistem Kekebalan TubuhTubuh akan memulihkan dirinya sendiri saat anda tidur, akan tetapi bila kecanduan olahraga yang anda alami membuat anda tidak cukup beristiraha, maka hal ini dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh anda melemah. Anda lebih mudah terkena batuk, nyeri kepala, demam, dan bahkan berbagai penyakit lainnya yang lebih berat.6.  Gangguan MenstruasiOrang yang melakukan olahraga berlebihan pada akhirnya akan kehilangan terlalu banyak lemak tubuh. Bila hal ini terjadi pada wanita, maka dapat menyebabkan gangguan menstruasi, yaitu tidak mendapat menstruasi. Bila hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka dapat menyebabkan kemandulan.7.  Sulit TidurOlahraga dalam jumlah yang cukup dapat membantu anda tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, anda dapat mengalami insomnia atau sulit tidur bila anda berolahraga berlebihan. Berolahraga membuat tubuh anda merasa stress dan menyebabkan pengeluaran kortisol, yang membuat anda tidak mengantuk dan sulit merasa rileks, apalagi tidur.8.  DepresiJika anda merupakan orang yang sangat suka bekerja (kecanduan bekerja), maka olahraga merupakan obatnya. Anda menjadi sangat bergantung pada olahraga agar dapat melakukan pekerjaan anda dengan baik. Tanpa olahraga, mood anda akan menjadi sangat buruk dan anda bahkan dapat mengalami depresi atau tidak percaya diri. Baca juga: Dahsyat, Rajin Olahraga Bikin Hebat Di Ranjang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 13 Sep 2018    08:00 WIB
Sereh Sangat Bermanfaat Untuk Berbagai Jenis Penyakit
Kandungan Nutrisi di Dalam SerehSetiap 100 gram sereh mengandung 100 kalori. Sereh juga mengandung karbohidrat, sedikit protein dan lemak, vitamin A, vitamin C, kalsium, magnesium, kalium, dan natrium.1.  Mencegah KankerKandungan antioksidan yang tinggi dalam sereh dapat membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan menghambat proses oksidasi di dalam tubuh, serta menurunkan metabolisme sel-sel karsinogenik. Citral yang terdapat di dalam sereh juga dapat membantu membunuh sel-sel kanker tanpa membahayakan sel-sel sehat. Geraniol dan citronellol merupakan agen anti kanker lain yang juga terdapat di dalam sereh. Konsumsi sereh dapat membantu mencegah terjadinya kanker ovarium (indung telur) dan kanker pankreas.2.  Menjaga Kesehatan KulitBerbagai antioksidan di dalam sereh dapat membantu mengendalikan berbagai kerusakan akibat radikal bebas pada kulit sehingga mencegah proses penuaan kulit, pembentukan keriput dan pigmentasi (noda hitam) pada kulit. Vitamin A pada sereh dapat membantu mengatasi kanker. Agen anti jamur dan anti bakteri di dalam sereh juga dapat mencegah berbagai infeksi dan gangguan kulit. Minyak sereh sangat berguna sebagai pelembab kulit dan dapat mencegah terjadinya kulit kering dan eksim.3.  Mencegah Rasa Cemas dan DepresiSereh dapat membantu mengendalikan neuroreseptor di dalam otak. Stress dan depresi dapat diatasi dengan minyak sereh. Sereh juga dapat membantu menguatkan sistem saraf.4.  Membantu Mencegah Radang SendiSereh juga dapat membantu mengatasi nyeri sendi, nyeri otot, spasme toto, nyeri kepala, dan radang sendi karena mengandung agen anti inflamasi (anti radang) di dalam minyak sereh. Antioksidan di dalam sereh juga dapat membantu mengurangi kerusakan pada jaringan dan sel-sel lemak. 5.  Membantu Mengatasi Flu dan BatukAgen antimikroba di dalam sereh dapat membantu meredakan gejala flu dan bronkitis (infeksi saluran pernapsan). Dianjurkan untuk mengkonsumsi teh sereh untuk membantu mengatasi demam. Minyak sereh juga dapat membantu menghangatkan tubuh.6.  Membantu Menurunkan Berat BadanSereh juga berfungsi untuk membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Sereh merupakan agen diuretika alami sehingga dapat membantu mengeluarkan berbagai racun dan zat sisa dari dalam tubuh. Teh sereh juga dapat membantu mengurangi lemak di dalam tubuh dan mengatasi rasa lapar.7.  Meningkatkan Ketajaman PenglihatanSereh mengandung banyak vitamin A yang baik bagi kesehatan mata anda. Vitamin A dapat membantu meningkatkan fungsi retina dan sel batang (berfungsi untuk mencegah terjadinya kebutaan di malam hari atau rabun senja).8.  Membantu PencernaanSereh juga dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan memperlancar buang air besar. Teh sereh sering dikonsumsi untuk mengatasi perut kembung dan diare.9.  Menutrisi RambutMinyak sereh yang dioleskan pada rambut dapat membuat rambut tampak lebih tebal dan berkilau. Minyak sereh ini berfungsi sebagai pelembab rambut alami dan dapat mencegah ketombe dan kulit kepala kering. Encerkan minyak sereh sebelum digunakan pada rambut anda.10.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari sereh bagi kesehatan adalah:•  Membantu mengatasi hipertiroidisme, yaitu kelenjar tiroid memiliki aktivitas berlebihan (minyak sereh)•  Membantu menurunkan tekanan darah dan melancarkan sirkulasi darah di seluruh tubuh (kalium)•  Membantu mengatasi nyeri menstruasi dan mual (teh sereh)Sumber: foodtofitness
 08 Sep 2018    16:00 WIB
Cegah Depresi Sebelum Terlambat Dengan Tips Berikut
Ada banyak cara untuk mencegah terjadinya depresi yang mengganggu hidup Anda. Depresi adalah suatu kondisi yang serius yang dapat dialami oleh jutaan orang di dunia. Depresi dapat menimbulkan masalah dalam setiap aspek kehidupan seseorang. Itulah mengapa kita memerlukan berbagai cara untuk mencegah terjadinya depresi: Berusaha optimis Dengan optimis akan menimbulkan rasa percaya diri untuk mengatasi semua masalah yang sedang dihadapi. Tidur yang cukup Pola tidur yang buruk akan berefek terjadinya depresi. Tidur 8 jam sehari akan membantu Anda untuk menghindarkan Anda dari depresi.  Olahraga Olahraga sangat efektif untuk mencegah terjadinya depresi. Olahraga akan merangsang pengeluaran endorfin. Endorfin akan membuat pikiran menjadi lebih tenang dan membantu melawan depresi. Olahraga juga akan membantu tubuh tetap sehat. Dalam keadaan sehat akan membantu seseorang mencegah terjadinya depresi. Senyum Dengan tersenyum akan membuat Anda menjadi lebih bahagia dapat membantu untuk melawan depresi. Dukungan dari orang terdekat Dukungan dari orang-orang terdekat yang menyayangi Anda adalah kekuatan yang dapat membantu Anda melawan depresi, seperti keluarga, saudara dan teman-teman terdekat Anda. Tertawa Tertawa adalah salah satu hal yang efektif melawan depresi dan akan membuat Anda jauh lebih bahagia. Bersenang-senang Untuk Anda yang sibuk jangan lupakan hal yang satu ini. Bersenang-senanglah, jalan-jalan dengan teman ataupun belanja bareng akan membantu Anda melawan depresi. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk melawan depresi. Jangan biarkan masalah Anda membuat Anda semakin terpuruk dan depresi.  Baca juga: Hobi Tepat Atasi Stress Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 07 Sep 2018    18:00 WIB
12 Hal Pembunuh Gairah Seksual
1. Stress Stress dapat membuat anda melakukan berbagai hal, akan tetapi seks bukanlah salah satunya. Setiap orang pasti pernah merasa stress akibat pekerjaan ataupun hubungannya dengan pasangan. Belajarlah mengatasi rasa stress anda, hal ini dapat sangat membantu. Jika anda merasa tidak mampu untuk mengatasinya sendiri, segera hubungi dokter anda.   2. Permasalahan Dengan Pasangan Permasalahan antara anda dan pasangan anda merupakan salah satu hal pembunuh gairah seksual. Bagi seorang wanita, kedekatan dengan pasangannya merupakan hal terpenting dalam berhubungan seksual.   3. Alkohol Mengkonsumsi segelas bir mungkin dapat meningkatkan gairah seksual anda, akan tetapi terlalu banyak alkohol justru dapat membunuh gairah seks anda. Melihat anda mabuk juga dapat membuat pasangan anda kehilangan gairah seksnya. Bila anda mengalami kesulitan untuk berhenti mengkonsumsi alkohol, segera hubungi dokter anda.   4. Kurang Tidur Berbagai hal yang menyebabkan anda tidak memperoleh waktu tidur yang cukup dapat membuat gairah anda berkurang. Rasa lelah dapat membuat anda enggan behubungan seksual.   5. Mempunyai Anak Mempunyai anak bukan berarti anda tidak lagi memiliki gairah terhadap pasangan anda, tetapi anda memiliki waktu yang lebih sedikit untuk dapat berduaan dengan pasangan anda. Buatlah waktu untuk dapat tetap bersama dengan pasangan anda, berkencan saat anak anda sedang bersama orang tua anda atau berhubungan seks saat anak anda sedang tidur siang dapat membantu.   6. Obat-obatan Beberapa obat memiliki efek samping berupa menurunkan gairah seksual penggunanya, obat-obatan tersebut adalah: Obat anti depresan Obat anti hipertensi Pil KB Kemoterapi Obat anti HIV Finasteride Konsultasikan dengan dokter anda bila anda mengalami penurunan gairah akibat mengkonsumsi obat-obatan di atas, penggantian jenis obat atau mengubah dosis obat mungkin dapat membantu.   7. Kurangnya Rasa Percaya Diri Menerima dan menyukai bentuk tubuh anda apa adanya saat ini dapat membantu meningkatkan gairah anda. Jika pasangan anda merasa tidak percaya diri, yakinkanlah ia bahwa anda menyukai ia apa adanya dan bahwa ia seksi.   8. Obesitas Obesitas dapat menurunkan gairah seksual anda. Hal ini mungkin disebabkan oleh anda kurang menikmati seks, stamina berkurang, atau merasa kurang percaya diri.   9. Gangguan Ereksi Rasa cemas akibat disfungsi ereksi dapat menghilangkan gairah seksual anda. Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pengobatan bagi disfungsi ereksi yang anda alami.   10. Rendahnya Kadar Testosteron Hormon testosteron merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan gairah seksual anda. Seiring dengan bertambahnya usia pria, maka kadar hormon ini pun akan sedikit menurun.   11. Depresi Depresi dapat membuat anda kehilangan minat dan tidak merasa senang saat melakukan kegiatan apapun, termasuk berhubungan seksual.   12. Menopause Bagi wanita, gairah seksual biasanya mulai menurun saat menopause. Hal ini dapat disebabkan oleh vagina yang kering sehingga nyeri saat berhubungan seksual. Akan tetapi, tidak semua wanita menopause mengalami penurunan gairah seksual.