Your browser does not support JavaScript!
 27 Sep 2018    16:00 WIB
Waspadai Tanda-tanda Terjadinya Kebutaan Akibat Penuaan (Degenerasi Makula)
Apa Itu Degenerasi Makula Akibat Penuaan?Degenerasi makula merupakan suatu gangguan mata yang seringkali menyebabkan hilangnya penglihatan (kebutaan) pada orang berusia 50 tahun atau lebih. Degenerasi makula terjadi akibat kerusakan makula, yaitu suatu bintik kecil di dekat bagian tengah retina yang diperlukan untuk melihat sesuatu dengan jelas dan melihat sesuatu benda yang terletak tepat di depan anda (penglihatan sentral). Makula merupakan bagian mata yang terdiri dari berjuta-juta sel kerucut yang berguna untuk penglihatan sentral dan mempertajam penglihatan anda. Makula merupakan bagian paling sensitif dari retina, yang terdapat di bagian belakang bola mata. Kerusakan makula dapat menyebabkan penglihatan sentral anda menjadi kabur, berubah, atau gelap. Retina berfungsi untuk mengubah impuls cahaya menjadi impuls listrik, di mana impuls listrik ini kemudian disampaikan ke dalam otak melalui saraf penglihatan, yang membuat anda dapat melihat suatu benda. Pada beberapa orang, degenerasi makula ini berkembang dengan sangat lambat sehingga kebutaan tidak terjadi hingga waktu yang sangat lama. Akan tetapi, pada beberapa orang lainnya, perkembangan penyakit berlangsung lebih cepat dan dapat menyebabkan kebutaan pada satu atau kedua mata. Faktor ResikoUsia merupakan salah satu faktor resiko utama terjadinya degenerasi makula. Degenerasi makula lebih sering terjadi pada orang yang berusia lebih dari 60 tahun, akan tetapi juga dapat mengenai orang yang berusia lebih muda. Berbagai faktor resiko degenerasi makula lainnya adalah:•  Kebiasaan merokok. Berdasarkan penelitian, merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya degenerasi makula hingga 2 kali lipat•  Ras. Degenerasi makula lebih sering terjadi pada orang Kaukasia•  Riwayat keluarga. Resiko terjadinya degenerasi makula lebih tinggi pada orang yang memiliki anggota keluarga yang menderita degenerasi makulaGaya Hidup dan Degenerasi MakulaBerbagai penelitian telah menemukan hubungan antara degenerasi makula dengan berbagai gaya hidup, termasuk merokok. Anda dapat menurunkan resiko terjadinya degenerasi makula atau memperlambat perkembangan penyakit dengan melakukan beberapa perubahan gaya hidup berikut ini, yaitu:•  Berhenti merokok•  Berolahraga secara teratur•  Mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol•  Diet sehat dengan mengkonsumsi banyak sayuran hijau dan ikanGejalaSeiring dengan semakin berkembangnya gangguan ini, maka penglihatan anda pun akan semakin kabur (terutama penglihatan sentral). Gangguan penglihatan ini dapat mengenai area yang semakin besar atau anda mungkin memiliki bintik buta pada penglihatan sentral anda. Berbagai benda juga mungkin tidak terlihat seterang atau secerah sebelumnya. Degenerasi makula akibat penuaan ini sebenarnya tidak menyebabkan terjadinya kebutaan total (sama sekali tidak dapat melihat). Akan tetapi, hilangnya penglihatan sentral pada penderita dapat mengganggu aktivitasnya sehari-hari seperti kemampuan untuk melihat wajah orang, mengemudi, membaca, menulis, memasak, atau memperbaiki berbagai benda di dalam rumah. Degenerasi makula stadium awal dan sedang biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Kelainan biasanya hanya dapat ditemukan melalui pemeriksaan mata. Berbagai pemeriksaan mata yang biasa dilakukan adalah:•  Pemeriksaan ketajaman penglihatan (untuk mengukur seberapa baik anda melihat suatu benda di kejauhan)•  Pemeriksaan mata dengan melebarkan pupil untuk melihat bagian belakang mata (retina, saraf penglihatan, pembuluh darah, dan makula) dengan menggunakan oftalmoskop•  Pemeriksaan amsler grid untuk memeriksa penglihatan sentral anda. Bila anda mengalami gangguan pada penglihatan sentral, maka garis-garis pada alat pemeriksaan akan telihat menjauh atau bahkan sama sekali tidak terlihat•  Pemeriksaan angiogram fluorescein untuk memeriksa pembuluh darah mata. Pada degenerasi makula berat, dapat terjadi kebocoran pembuluh darah•  Pemeriksaan tomografi koherens optikal Sebagian besar orang akan membentuk drusen (suatu bintik kuning di bagian bawah retina) kecil akibat proses penuaan. Pada degenerasi makula, dapat terbentuk drusen berukuran sedang hingga besar.Gejala lain dari degenerasi makula adalah adanya perubahan warna di bagian bawah retina, yaitu ditemukannya pigmen mata di bawah retina (pigmen mata biasanya hanya terdapat pada iris). Dokter anda mungkin dapat menemukan adanya suatu gumpalan gelap yang berasal dari pigmen tersebut. Hal ini tidak akan mempengaruhi warna mata anda.Sumber: nei.nih