Your browser does not support JavaScript!
 04 Jun 2019    16:00 WIB
13 Makanan Peningkat Daya Tahan Tubuh
Banyak hal entahkah itu faktor internal maupun eksternal yang bisa mempengaruhi kesehatan kita. Salah satu faktor yang agar bisa menjaga tubuh kita tetap sehat dan tidak mudah sakit adalah kekebalan tubuh kita. Di luar sana banyak kita temukan beragam suplemen yang bisa membantu meningkatakan kekebalan tubuh. Di artikel kali ini kita akan membahas bahan-bahan atau makanan di sekitar kita yang manfaatnya justru untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita. 1.            Elderberrry                 Buah yang satu ini memang merupakan salah satu resep tradisional untuk mengatasi flu. Eldeberry (Sambucus nigra) merupakan tanaman yang berasal dari Eropa, Afrika, dan sebagian Asia. Akan tetapi penyebaran elderberry paling banyak di Amerika Serikat. Adapula jenis elderberry yang tumbuh liar di daerah pegunungan Indonesia bernama Sambucus Javanica atau disebut sangitan. Buah ini banyak mengadung antioksidan dan membantu melawan peradangan. Dalam beberapa penelitian, ekstrak dari buah ini sanggup memblokir virus flu. Namun para ilmuwan masih beranggapan perlunya penelitian atau studi yang lebih lanjut. Jadi masih perlu vaksin flu tahunan. 2.            Jamur kancing                 Jamur yang satu ini merupakan salah satu jamur yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Disebut jamur kancing karena bentuknya yang bulat menyerupai kancing. Jenisa jamur ini mengandung selenium, riboflavin, dan niacin. Ternyata mereka yang kekuarangan selenium atau kadar seleniumnya rendah lebih dimungkinkan mengalami flu yang lebih parah. Sedangkan riboflavin dan niacin berperan dalam sistem kekebalan tubuh kita yang sehat. 3.            Acai Berry                 Buah acai mengandung beberapa unsur yang disebut anthocyanins dan flavonoids. Warna gelapnya merupakan tanda bahwa tanaman ini banyak mengandung anthocyanins. Anthocyanins dan flavonoids merupakan antioksidan yang tinggi yang bisa membantu pertahanan tubuh melawan tekanan stress sehari-hari. Antioksidan merupakan bagian penting agar kita menempuh hidup sehat terutama untuk melawan radikal bebas. 4.            Tiram atau kerang                 Kalau yang satu ini banyak kita temui di warung maupun tenda yang menyediakan seafood. Tiram terkenal bukan hanya kelezatannya tapi juga karena kandungan unsur zinc atau seng di dalamnya. Seng membantu menciptakan dan mengaktifkan sel darah putih. Dan seperti kita ketahui sel darah putih berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh kita untuk melawan virus dan selain itu juga untuk penyembuhan luka tubuh kita. 5.            Semangka                 Buah satu ini paling nikmat dan terasa segar ketika kita makan. Ternyata bukan hanya segar, semangka juga banyak mengadung antioksidan yang disebut sebagai glutathione. Antioksidan ini yang memperkuat kekebalan tubuh kita sehingga dapat melawan infeksi. Nah, sobat kalau mau mendapatkan bagian glutathione yang paling banyak, makanlah dagingnya yang berwarna merah yang berada dekat kulit buah. 6.            Yogurt rendah lemak                 Produk ini banyak kita temui baik di supermarket maupun mini mart di sekitar kita. Probiotik, yang ditemukan dalam yogurt dan produk fermentasi lainnya, dapat mengurangi keparahan pilek. Kalau bisa carilah yang ada label "kultur hidup dan aktif." Selain itu kalau ada tambahan vitamin D lebih bagus. Karena penelitian menunjukkan bahwa orang dengan tingkat vitamin D yang rendah lebih beresiko terkena pilek atau flu. 7.            Daun bayam                 Mereka yang suka nonton film kartun Popeye, tahu begitu makan sayur ini langsung menjadi kuat. Ternyata memang banyak nutrisi dalam "makanan super" ini yang salah satunya adalah folat. Zat ini membantu tubuh kita membuat sel-sel baru dan memperbaiki DNA. Ia juga mengandung serat, antioksidan seperti vitamin C, dan banyak lagi. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal jangan memasaknya terlalu matang, kalau bisa mentah lebih baik. 8.            Teh                 Ini merupakan salah satu minuman yang paling umum diminum. Makan di warung, kedai, rumah makan sering banyak tersedia dan sering-seringnya gratis. Selain murah juga teh gampang di dapatkan di sekitar kita. Jadi sobat jangan ragu untuk meminumnya, entah itu teh hijau atau hitam. Ini dikarenakan teh mengandung polifenol dan flavonoid. Ini adalah antioksidan untuk menghancurkan radikal bebas dan melawan penyakit.               9.            Ubi jalar                 Ubi salah satu makanan yang umum di negara ini. Kalau yang suka ke puncak, biasanya suka makan ubi cilembu apalagi dimakan hangat-hangat. Bukan hanya nikmat, ubi juga mengandung beta karoten yang bagus untuk kesehatan kita. Beta karoten ketika masuk ke dalam tubuh kita berubah menjadi vitamin A yang mampu meredam radikal bebas yang merusak sehingga meningkatkan sistem kekebalan kita. Selain itu, juga membantu proses peremajaan jadi semacam antiaging. 10.          Brokoli                 Sayur yang satu ini banyak mengadung nutrisi untuk melindungi tubuh kita dari kerusakan. Brokoli mengadung vitamin A dan C, dan antioksidan glutathione sehingga bisa meningkatkan kekebalan tubuh kita. 11.          Bawang putih                 Rempah atau bumbu satu ini biasanya selalu terdapat di dapur kita. Bukan hanya menyedapakan masakan kita namun juga menyehatkan tubuh kita. Bawang putih mentah dapat membantu mengalahkan infeksi kulit berkat kemampuannya melawan bakteri, virus, dan jamur. Suplemen bawang putih bahkan dapat membantu menurunkan kolesterol 12.          Jus delima                 Orang Mesir kuno menggunakan buah ini untuk mengobati infeksi. Berdasarkan penelitian buah ini membantu tubuh kita melawan bakteri dan beberapa jenis virus, termasuk flu. 13.          Jahe                 Rempah yang satu ini juga sangat umum bagi kita entah buat makanan ataupun sebagai bumbu masak. Rasa hangat dan pedasnya menggugah selera kita dan juga bisa meredakan mual dan muntah. Selain itu jahe merupakan sumber antioksidan yang baik. Demikian beberapa makanan disekitar kita yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita terutama karena kandung antioksidan di dalamnya. Antioksidan ini bekerja dengan lebih baik ketika kita mendapatkannya langsung dari buah atau sayur yang kita makan. Namun, tentu penggunaan yang berlebih bisa jadi kontraproduktif. Sebab itu, jika sobat perlu anjuran atau nasihat yang lebih baik bisa berkonsultasi dengan dokter gizi atau dokter sobat yang lebih berkompeten. Tetap sehat, tetap semangat sobat sekalian. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.webmd.com, food.detik.com
 18 Oct 2018    08:00 WIB
Bagaimana Cara Menjaga Metabolisme Tubuh ?
Sobat tentu tahu pasti mengenai pentingnya metabolisme tubuh kita untuk menjaga kesehatan dan aktivitas kita. Metabolisme adalah seperti mesin mobil yang memastikan terjadinya pembakaran sempurna sehingga mobil bisa melaju dengan cepat. Namun seperti halnya mobil, metabolisme ini bisa menurun yang justru akan menghalangi aktivitas kita. Artikel kita kali ini akan membahas bagaimana menjaga metabolisme tubuh kita. Metabolisme diperlukan untuk membakar kalori yang diubah menjadi energi bagi tubuh kita. Kecepatan metabolisme kita dipengaruhi beberapa faktor seperti usia karena semakin bertambahnya usia maka metabolisme cenderung menurun. Selain itu juga faktor jenis kelamin, lemak tubuh, masa otot, tingkat aktifitas dan juga faktor genetik. Untuk yang terakhir yaitu faktor genetik kita tidak bisa mengendalikannya. 1.         Makan secara teratur Tubuh manusia ternyata bergantung kepada keseimbangan dan keteraturan. Makan pada waktu tertentu secara teratur membantu menjaga keseimbangan metabolisme. Makan secara tidak teratur misalnya makan banyak sekaligus kemudian tidak makan sampai waktu yang lama, justru membuat pembakaran lebih lambat. Akibatnya tumbuh akan menyimpan lebih banyak lemak. 2.         Makan cukup kalori             Mungkin sebagian orang berpikir dengan makan sedikit atau bahkan melewatkan makanan bisa mempercepat metabolisme sehingga berat badan bisa turun. Ternyata tidak sedemikian sobat sehat. Makan terlalu sedikit kalori justru membuat tubuh menghemat energy sehingga metabolisme menjadi lambat. Sobat perlu ketahui bahwa wanita dewasa membutuhkan antara 1.600 dan 2.400 kalori per hari, tergantung pada tingkat aktivitas fisik mereka, dan pria membutuhkan antara 2.000 dan 3.000. 3.         Minum teh hijau             Sekalipun belum ada studi yang membuktikan secara pasti, namun beberapa penelitian menunjukan bahwa ekstrak teh hijau bisa berperan untuk mendorong terjadinya metabolisme untuk membakar lemak. Jadi minum 1-2 cangkir sehari bisa menjadi bantuan untuk mendapatkan diet yang seimbang. 4.         Melakukan latihan beban             Latihan beban bertujuan untuk melatih kekuatan agar otot bisa terbentuk atau terbangun. Massa otot lebih banyak membutuhkan energi sehingga tingkat metabolismenya lebih tinggi. Nah, dengan bertambahnya usia seseorang massa ototnya semakin berkurang. Oleh sebab itu latihan ketahanan yang di dalamnya melakukan latihan mengangkat beban diperlukan untuk menjaga massa otot ini. 5.         Minum air yang cukup             Menjaga tubuh kita tidak kekurangan cairan merupakan hal yang penting agar organ tubuh kita berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan karena air diperlukan agar metabolisme tubuh bisa berjalan dengan optimal sehingga dapat membantu menurunkan berat badan. Suatu penelitian menemukan bahwa dengan menambahkan 1,5 liter air dari jumlah air yang biasa kita konsumsi setiap hari bisa menurunkan indek massa tubuh, khususnya wanita dengan kelebihan berat badan pada rentang usia 18-23 tahun. 6.         Kurangi stress             Banyak hal bisa membuat kita merasa tertekan atau stress bahkan urusan berat badan pun bisa bikin stress. Nah celakanya justru stress menyebabkan tubuh kita memproduksi hormon kortisol lebih banyak. Hormon ini yang membantu mengatur nafsu makan kita. Pada tahun 2011 para peneliti menemukan bahwa mereka yang mengalami gangguan makan ternyata tingkat hormone kortisolnya tidak normal. Ada yang stress susah makan, ada juga yang malah larinya ke makan sehingga makan makanan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga mengganggu metabolisme. 7.         Cukup tidur atau istirahat             Stress itu juga berkaitan dengan kualitas tidur. Selain itu kalau kita kurang tidur maka justru kita merasa lapar ini disebabkan karena tubuh melepaskan hormon ghrelin lebih banyak. Tidur yang cukup membantu keseimbangan hormon kita karena ada juga hormon liptin yang memberikan rasa kenyang. Ketika ada keseimbangan ini maka kita akan dicegah untuk makan berlebihan. Jadi tidurlah yang cukup. Menurut penelitian orang dewasa membutuhkan setidaknya 7-8 jam per malam. 8.         Cukup konsumsi vitamin B             Vitamin B memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh kita. Vitamin B yang penting dan utama seperti B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B6 (piridoksin). Nah, makanan yang banyak mengandung vitamin B ini diantaranya: pisang, kentang panggang, telur, jus jeruk, kacang polong, bayam, makanan gandum.   Kiranya sobat sehat bisa terus menjaga metabolismenya agar tetap dalam performa prima untuk terus berkarya. Jika memang sobat masih mengalami masalah metabolisme ini, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diet dan latihan yang tepat. Salam sehat dan tetap semangat.   Sumber : www.medicalnewstoday.com
 12 Apr 2018    12:30 WIB
Mengapa Jangan Banyak Minum Soda? Ini Kandungan Dalam Soda Yang Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh
Untuk memuaskan dahaga, banyak orang dewasa memilih soda dibanding minum air putih. Memang tidak bisa dipungkiri saat udara panas kemudian Anda minum soda yang dicampur dengan es akan terasa sangat menyegarkan, sehingga wajar bila Anda suka meminumnya. Tapi perlu diketahui bahwa soda mengandung air berkarbonasi, pemanis dan penyedap alami atau buatan. Selain mengandung kafein, zat pewarna, pengawet dan bahan-bahan lainnya. Minuman soda mudah dicari, harga terjangkau dan rasanya yang nikmat membuat banyak orang ketagihan. Teteapi sebelum Anda terbiasa minum soda, ketahui apa saja bahan yang terkandung dalam soda dan merusak tubuh Anda.   Berikut adalah bahan beracun dalam soda yang membahayakan kesehatan Anda: 1.      Asam fosfat Asam fosfat merupakan konstituen kunci dalam soda. Bahan ini terutama digunakan untuk memberikan rasa karakteristik soda yang kuat dan untuk menghambat perkembangan jamur dan bakteri dalam soda. Ketika digunakan dalam jumlah yang terbatas, asam fosfat tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi dalam dosis tinggi mengganggu penyerapan mineral kalsium. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan tulang melemah, membuat gigi rapuh dan lebih rentan terhadap kerusakan. Asam fosfat tinggi dalam minuman soda juga dapat mempengaruhi fungsi perut Anda, yang mengarah ke gangguan pencernaan atau kembung. 2.      Sirup jagung tinggi Fruktosa Sirup jagung fruktosa tinggi adalah bentuk gula terkonsentrasi yang berasal dari jagung. Karena lebih murah dan lebih mudah digunakan daripada gula alami, sebagian besar produsen soda lebih sering menggunakannya. Selain itu lebih tahan lama. Asupan soda kaya kalori yang mengandung sirup jagung fruktosa tinggi merupakan penyebab utama obesitas. Obesitas itu sendiri meningkatkan risiko sindrom metabolik, sekelompok kondisi yang mencakup tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, dan kolesterol atau trigliserida yang abnormal. Bersama-sama, kondisi kesehatan ini meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, stroke dan diabetes tipe 2. 3.      Asam sitrun Sekarang asam sitrat adalah bahan berbahaya lain, terutama untuk kesehatan mulut Anda. Masalah terbesar dari asam sitrat dapat merusak enamel gigi. Kerusakan lapisan pelindung ini dapat membuat gigi lebih rentan terhadap gigi berlubang, perubahan warna dan akhirnya kerusakan gigi. 4.      Bisphenol-A (BPA) Botol plastik soda mengandung bahan kimia yang disebut bisphenol-A (BPA) yang digunakan untuk mengeraskan plastik, mencegah karat dan menghilangkan bakteri. Bahan kimia ini memiliki efek yang merugikan pada kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah. Bahan kimia ini juga menyebabkan gangguan reproduksi pada laki-laki dan pubertas dini pada wanita. 5.      Natrium Benzoat Natrium benzoat, juga dikenal sebagai E211, digunakan sebagai pengawet dalam minuman ringan selain itu seperti salad dressing, jus buah, selai dan jelly. Natrium benozat dapat menyebabkan kerusakan sel yang serius dan mempercepat penuaan sel. Efek samping lain yang dikenal dari natrium benzoat seperti hiperaktif, pusing dan kesulitan tidur. 6.      Warna karamel dan pewarna buatan Pewarna karamel memberi warna coklat klasik untuk cola. Pewarna karamel dan pewarna buatan lainnya yang digunakan dalam soda dan dapat meningkatkan risiko kanker. Pewarna disebut tartrazine kuning ini biasa ditemukan dalam minuman ringan lemon dan juga meningkatkan risiko kanker. Bahan kimia ini juga telah dikenal dapat meningkatkan serangan asma dan memperburuk gejala asma. 7.      Kafein Kebanyakan soda mengandung kafein, bekerja dengan baik untuk meningkatkan rasa dari gula dan pemanis buatan. Jumlah kafein bervariasi antara merek soda tapi biasanya antara 34 dan 38 miligram per 12-ons. Kafein berlebih telah dikaitkan dengan masalah kesehatan tertentu.   Semua bahan kimia tersebut dapat memperburuk kesehatan Anda. Sehingga cobalah untuk bijak dalam memilih minuman. Agar Anda tetap sehat selalu.   Baca juga: Kenapa Sih Enggak Boleh Minum Obat Dengan Minuman Bersoda???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: top10homeremedies.com
 26 Jan 2015    10:00 WIB
6 Hal yang Dapat Menurunkan Daya Tahan Tubuh
Tahukah Anda bahwa gaya hidup Anda dapat mempengaruhi bagaimana keadaan daya tubuh Anda. Daya tahan tubuh atau sistem kekebalan tubuh merupakan suatu kumpulan sel yang berfungsi untuk melindungi diri manusia dari infeksi kuman, virus, dan penyakit kronik. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh Anda.  1.      Kurang Tidur Anda mungkin telah menyadari bahwa Anda menjadi lebih mudah terkena flu atau infeksi lainnya saat Anda kurang tidur. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa para mahasiswa yang hanya tidur selama 4 jam setiap malamnya selama 6 hari berturut-turut dan diberikan vaksin flu hanya mengalami kenaikan jumlah antibodi sebanyak setengah dari jumlah yang seharusnya. Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan kadar hormon stress di dalam tubuh, yang dapat berakibat pada meningkatnya proses peradangan di dalam tubuh Anda. Walaupun demikian, para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti mengapa tidur yang cukup dapat meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh. Tidurlah selama 7-9 jam setiap harinya untuk menjaga kesehatan Anda.  2.      Jarang Berolahraga Berolahraga secara teratur misalnya berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Selain itu, berolahraga juga dapat meningkatkan kadar hormon yang berfungsi untuk membuat Anda merasa lebih bahagia dan dapat membuat tidur Anda lebih nyenyak di malam hari, yang tentu saja akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda.  3.      Memilih Makanan yang Salah Mengkonsumsi terlalu banyak makanan dan minuman yang mengandung banyak gula dapat membuat daya tahan tubuh Anda menjadi lemah. Efek ini dapat bertahan selama setidaknya 2 jam setelah Anda mengkonsumsi 2 porsi minuman manis. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak nutrisi seperti vitamin C dan E, beta karoten, dan seng. Pilihlah berbagai jenis buah dan sayuran yang berwarna terang seperti jeruk, kiwi, apel, strawberi, raspberi, blueberi, anggur merah, kale, bawang Bombay, bayam, ubi, dan wortel. Selain itu, bawang putih dan beberapa jenis jamur seperti reishi, maitake, dan shiitake juga baik bagi kesehatan sistem imunitas Anda.  4.      Selalu Stress Hampir setiap orang pasti mengalami stress dalam kehidupannya. Akan tetapi, bila stress terus berlangsung dalam waktu lama, maka hal ini dapat membuat Anda menjadi lebih mudah sakit, mulai dari sakit ringan seperti flu hingga sakit berat. Paparan kronik terhadap stress juga dapat meningkatkan kadar hormon stress yang dapat menekan sistem imunitas Anda. Belajarlah untuk mengatasi stress dan jangan biarkan rasa stress Anda mengganggu kesehatan Anda. Mengatasi stress dapat menurunkan kadar hormon stress di dalam tubuh yang dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kekuatan sistem imunitas Anda. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa orang yang melakukan kegiatan meditasi secara teratur memiliki sistem imunitas yang lebih baik. Hanya dengan melakukan meditasi selama lebih dari 8 minggu, para peserta penelitian yang diberikan vaksin flu memiliki lebih banyak antibodi dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan meditasi, bahkan hingga 4 bulan setelah pemberian vaksin.  5.      Terlalu Sering Menyendiri Memiliki hubungan asmara dan pertemanan yang baik ternyata juga baik bagi kesehatan Anda. Berbagai penelitian menemukan bahwa orang yang memiliki hubungan baik dengan teman-temannya memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan dengan orang yang sering menyendiri atau merasa kesepian.  6.      Jarang Tertawa Tertawa tidak hanya dapat membuat Anda merasa bahagia tetapi juga dapat membantu menurunkan kadar hormon stress dan meningkatkan salah satu jenis sel darah putih yang berfungsi untuk melawan berbagai infeksi. Pada sebuah penelitian, para peneliti menemukan bahwa hanya dengan menantikan sesuatu hal yang menyenangkan dapat berdampak positif pada sistem imunitas tubuh seseorang. Para peneliti menemukan bahwa para pria yang diberitahu bahwa mereka akan menonton suatu video lucu 3 hari sebelumnya dapat mengalami penurunan kadar hormon stress.     Sumber: webmd
 06 Oct 2014    08:00 WIB
9 Hal Aneh yang Dapat Mengganggu Daya Tahan Tubuh Anda
• Polusi Udara Berbagai asap, baik asap rokok maupun asap kendaraan bermotor dapat berdampak buruk bagi kesehatan paru-paru Anda dan juga daya tahan tubuh Anda. Berdasarkan pada penelitian, udara yang kotor akan menekan sel T, salah satu jenis sistem kekebalan tubuh penting, yang dapat menyebabkan terjadinya proses peradangan berlebihan di dalam tubuh Anda.   Terlalu Banyak Duduk Sepanjang Hari Jika Anda seorang pekerja kantoran, maka sebagian besar waktu Anda mungkin dihabiskan dengan duduk. Hal ini dapat membuat laju metabolisme tubuh Anda menjadi lebih lambat, yang membuat tubuh Anda menyerap berbagai nutrisi penting yang dibutuhkannya dengan lebih lambat.   Salah Memilih Produk Kosmetika  Foundation, concealer, lipstik, dan berbagai jenis kosmetik lainnya ternyata tidak hanya berdampak pada kulit wajah Anda, tetapi juga pada tubuh Anda. Beberapa jenis kosmetika mungkin mengandung zat beracun seperti natrium lauril dank arena sistem kekebalan tubuh Anda tidak terbiasa mencerna komponen ini, maka komponen ini pun mungkin akan terlewatkan oleh daya tahan tubuh Anda.   Sering Mengkonsumsi Junk Food Tepung putih di dalam beberapa jenis makanan yang dipanggang dapat mengganggu kerja sel T dan sel B di dalam tubuh Anda. Keduanya merupakan bagian sistem kekebalan tubuh yang penting untuk melawan berbagai penyakit.   Kurang Tidur Kurang tidur membuat tubuh Anda tidak dapat memproduksi cukup banyak melatonin, yang membuat sistem kekebalan tubuh Anda juga tidak dapat memproduksi cukup banyak sel darah putih untuk melawan berbagai jenis bakteri dan membantu proses regenerasi di dalam tubuh Anda.   Mengkonsumsi Terlalu Banyak Protein Mengkonsumsi terlalu banyak protein, terutama protein hewani, dapat menyebabkan tubuh Anda memproduksi lebih banyak hormon IGF1, yang telah diketahui dapat mempercepat proses penuaan dan mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda.   Stress Stress kronik dapat meningkatkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh, yang dapat menurunkan berbagai jenis hormon lainnya, termasuk testosteron dan estrogen. Bila terjadi gangguan keseimbangan hormonal, maka sistem kekebalan tubuh Anda juga tidak dapat bereaksi cukup cepat untuk melawan berbagai kuman.   Jarang Mengkonsumsi Lemak Baik Memang benar Anda perlu menghindari konsumsi lemak trans dan lemak jenuh, akan tetapi tidak dengan lemak sehat. Beberapa jenis makanan yang mengandung lemak sehat adalah ikan, alpukat, dan kacang-kacangan. Hal ini dikarenakan lemak sehat memiliki zat anti inflamasi (anti radang) yang dapat membantu mengatur kerja sistem kekebalan tubuh Anda.   Tidak Berolahraga Olahraga apapun akan lebih baik daripada tidak berolahraga, akan tetapi yoga tampaknya merupakan jenis olahraga yang paling mempengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Yoga dapat menstimulasi sistem sirkulasi, sistem pencernaan, sistem saraf, dan sistem endokrin tubuh Anda, yang membuat sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lebih kuat.     Sumber: womenshealthmag