Your browser does not support JavaScript!
 05 Jun 2020    16:00 WIB
Kurang Tidur Membuat Anda Mudah Lupa, Benarkah?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang sering sulit tidur di masa muda dan paruh bayanya cenderung lebih mudah mengalami gangguan daya ingat di usia tuanya. Pada penelitian yang dilakukan di Amerika ini, para peneliti menemukan bahwa tidur dapat membantu daya ingat dan proses belajar di sepanjang kehidupan manusia yang  akan terus berlangsung hingga seseorang berusia 70 atau 80 atau 90 tahun. Para peneliti menemukan bahwa terdapat perbedaan antara tidur cukup di usia muda dengan menggantinya di usia tua nanti. Hal ini dikarenakan memiliki waktu tidur yang cukup di usia muda dan paruh baya ternyata dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang pada 28 tahun mendatang. Tidur memiliki peranan penting dalam proses pembentukan suatu ingatan atau memori. Saat Anda memasuki fase tidur dalam, maka otak akan mengulang kembali semua pengalaman atau hal yang Anda alami di sepanjang hari, memutarnya  kembali, dan menguatkan hal tersebut agar Anda pun dapat mengingatnya di kemudian hari. Sebenarnya, saat memasuki usia paruh baya, tidur lebih banyak di siang hari seperti tidur siang juga dapat membantu meningkatkan kemampuan daya ingat dan membantu mencegah terjadinya penurunan fungsi daya ingat, akan tetapi, hal ini hanya dapat terjadi bila tidur siang tersebut tidak mengganggu waktu tidur di malam hari. Sayangnya, seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang, maka ia pun akan lebih sering terbangun di malam hari dan lebih jarang mengalami tidur dalam atau bermimpi saat tidur, yang sebenarnya merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan fungsi otak secara keseluruhan. Walaupun banyak orang merasa bahwa tidur sama dengan membuang-buang waktu, akan tetapi sebenarnya tidak demikian. Tidur yang cukup telah banyak dihubungkan dengan kesehatan mental yang lebih baik, meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan menurunkan resiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan yang serius. Hasil penelitian ini pun membuat para peneliti bertanya-tanya mengenai apakah tidur yang cukup di usia muda dapat menghambat atau bahkan menyembuhkan penurunan daya ingat akibat proses penuaan dan gangguan daya ingat yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer dan demensia (pikun).   Sumber: newsmaxhealth
 01 Oct 2019    18:00 WIB
5 Hal Pencegah Penurunan Daya Ingat
Penuaan dan penurunan daya ingat seringkali merupakan dua hal yang terjadi bersamaan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah penurunan daya ingat ini.   Olahraga Olahraga merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Dengan berolahraga, anda dapat meningkatkan aliran darah yang mengalir ke otak. Dengan demikian, dapat membantu sel-sel saraf yang mengatur ingatan anda. Bila anda tidak menyukai kegiatan aerobik, jogging, atau fitness; anda dapat melakukan olahraga renang. Berenang merupakan salah satu jeni olahraga yang tidak terlalu berat bagi persendian anda tetapi mempunyai efek yang sama dengan jenis olahraga lainnya. Berolahragalah selama 30 menit setiap harinya untuk membuat anda tetap sehat dan daya ingat anda tetap terjaga.   Perhatikan Apa yang Anda Makan Sayuran, buah-buahan, gandum merupakan contoh makanan yang baik bagi jantung anda dan dengan demikian sangat mempengaruhi kesehatan otak anda. Aliran darah yang lancar dari jantung ke otak anda sangat mempengaruhi fungsi otak anda. Jadi, jantung yang sehat merupakan awal dari otak yang sehat. Hindari memakan makanan yang mengandung banyak lemak trans dan lemak jenuh karena kadar kolesterol yang tinggi tidak baik bagi jantung anda. Selain itu, lemak trans dan lemak jenuh juga menyebabkan proses inflamasi yang dapat mempercepat proses penuaan. Daging rendah lemak tinggi protein (ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak) dan kacang-kacangan juga baik bagi kesehatan anda. Sayuran dan buah-buahan juga mengandung antioksidan yang tinggi, yang dapat melindungi sel-sel otak anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Sayuran hijau, tomat, berry merupakan contoh sayur dan buah kaya antioksidan.   Latih Otak Anda Mengisi teka-teki silang, menyusun puzzle, mempelajari hal baru (misalnya bahasa), bermain musik, dan bermain computer merupakan beberapa contoh kegiatan yang berguna untuk membuat otak anda tetap aktif bekerja. Hal ini dapat menghambat penurunan daya ingat. Terlibat dalam berbagai kegiatan, bersosialisasi dengan tetangga anda atau teman anda juga merupakan hal yang dapat digunakan untuk melatih otak anda. Saat anda bersosialisasi atau melakukan suatu kegiatan, anda banyak menggunakan otak anda. mengobrol, berpikir, tertawa, merencanakan sesuatu semuanya merupakan hal-hal yang baik untuk melatih otak anda agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.   Tidur yang Cukup Anda tentunya akan mengalami perubahan pola tidur seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Tidur yang kurang dapat mengganggu kemampuan berpikir, konsentrasi, serta daya ingat anda. Jadi, usahakanlah tidur setidaknya selama 7-8 jam setiap harinya. Bila anda mengalami kesulitan tidur dan membuat anda mengkonsumsi pil tidur, pil tidur ini dapat menyebabkan anda merasa pusing dan gangguan daya ingat pada esok harinya.   Hindari dan Atasi Stress Saat anda merasa stress, tubuh secara otomatis akan menghasilkan suatu hormon, hormone stress. Hal ini dapat membantu anda. Akan tetapi, bila hormon stress ini terus ada di dalam tubuh anda dalam jangka waktu lama dan tinggi kadarnya, maka hal ini dapat mengganggu daya ingat anda. Hindari dan atasi stress anda dengan melakukan berbagai kegiatan yang anda sukai dapat membantu. Beberapa hal yang dapat membantu anda mengingat berbagai hal adalah: Letakkanlah berbagai hal yang sering anda gunakan di tempat yang sama setiap harinya. Catatlah berbagai hal penting yang perlu anda lakukan, seperti janji bertemu atau barang-barang yang ingin anda beli. Gunakan alarm sebagai pengingat anda untuk meminum obat  
 10 Sep 2019    18:00 WIB
Mengenang Masa Lalu Dapat Membuat Lebih Fokus, Benarkah?
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa mengenang masa lalu mungkin sebenarnya dapat membantu Anda lebih berkonsentrasi. Pada penelitian ini paraa peneliti menemukan bahwa para peserta dalam penelitian ini dapat mencocokkan foto para selebritis dengan lebih cepat dan akurat dibandingkan dengan saat mereka diminta untuk mencocokkan foto orang-orang tidak dikenal. Hal ini dikarenakan foto para selebriti ini memicu aktivasi daya ingat jangka panjang para peserta penelitian, yang juga memicu kemampuan daya ingat jangka pendek para peserta penelitian, yang ternyata juga berhubungan dengan peningkatan aktivitas di bagian otak yang mengatur proses imajinasi atau daya ingat. Dengan kata lain, memikirkan sesuatu hal di masa lalu dapat membantu Anda memecahkan masalah di saat ini. Pada penelitian ini, para peneliti membuktikan bahwa seseorang dapat menggunakan informasi dari masa lalu (daya ingat jangka panjang) untuk menyelesaikan suatu tugas yang harus dilakukan pada masa kini (daya ingat jangka pendek), bahkan dengan lebih baik. Memang benar bahwa mengenang masa lalu mengenai berbagai hal lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan saat ini memang justru dapat memperburuk kinerja Anda dan mengganggu konsentrasi Anda dalam bekerja. Akan tetapi, bila Anda menggunakan daya ingat jangka panjang yang berhubungan dengan pekerjaan Anda saat ini, maka hal ini mungkin dapat meningkatkan performa kerja Anda, misalnya dengan mengingat kesalahan yang pernah Anda lakukan pada pekerjaan Anda terdahulu, maka Anda pun dapat melakukan pekerjaan Anda dengan lebih baik saat ini. Sumber: menshealth
 20 Feb 2018    11:00 WIB
Konsumsi Vitamin D Membuat Anda Tampak Lebih Muda, Benarkah?
Sebuah penelitian baru pada hewan percobaan (tikus) menemukan bahwa vitamin D ternyata dapat meningkatkan kerja otak dan memperlambat proses penuaan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa tikus percobaan yang diberikan sejumlah vitamin D setiap harinya dapat menemukan arah dengan lebih baik saat dimasukkan ke dalam sebuah maze air yang sulit dibandingkan dengan tikus percobaan lainnya yang diberikan vitamin D dengan dosis yang lebih rendah setiap harinya. Nada Porter, seorang farmakologis biomedical di University of Kentucky College of Medicine mengatakan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa vitamin D mungkin dapat membantu proses penerimaan dan pemrosesan sinyal di dalam otak yang berhubungan dengan daya ingat.   Baca Juga: Bagaimana Meningkatkan Asupan Vitamin D Anda?   Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa perbaikan fungsi daya ingat tampak pada para tikus percobaan yang diberikan vitamin D dengan dosis yang lebih banyak daripada yang dianjurkan oleh Institute of Medicine untuk menjaga kesehatan tulang, yaitu sekitar 50% lebih banyak. Sebagian besar proses produksi vitamin D di dalam tubuh manusia terjadi saat kulit terpapar oleh sinar UV dari matahari. Beberapa sumber vitamin D lainnya adalah susu dan suplemen vitamin D. Akan tetapi, karena terdapat banyak hal yang dapat mempengaruhi kadar vitamin D di dalam tubuh seseorang, maka akan lebih baik bila Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi suplemen vitamin D tertentu.   Sumber: newsmaxhealth
 19 Jul 2016    12:00 WIB
Cegah Pikun dan Kerusakan Otak Dini Dengan Menjauhi Kebiasaan Buruk Berikut Ini!
Tahukah Anda bahwa otak manusia memiliki lebih dari 100 miliar saraf, di mana masing-masing saraf ini terhubung dengan 10.000 saraf lainnya. Selain berpikir, otak pun memiliki beberapa fungsi lainnya seperti pengenalan suatu objek atau subjek, mengatur emosi, membentuk ingatan, menggerakkan anggota tubuh, dan memproses berbagai informasi lainnya. Dengan ukurannya yang kecil tersebut, otak dapat melakukan begitu banyak hal sekaligus! Menakjubkan bukan?? Oleh karena itu, sangatlah penting bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan otaknya. Selain dapat mencegah pikun, hidup sehat juga diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan otak dini. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan otak dini dan bahkan pikun.   Terlalu Banyak Gula Mengkonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman manis atau bergula dapat mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi penting lainnya, sehingga tubuh pun akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi), yang pada akhirnya akan mengganggu perkembangan dan fungsi otak Anda.   Baca Juga: Ini Dia Berbagai Jenis Gangguan Daya Ingat!   Polusi Udara Otak merupakan organ tubuh yang memerlukan paling banyak oksigen di dalam tubuh. Oleh karena itu, saat Anda selalu atau terlalu sering menghirup udara penuh polusi, maka suplai oksigen ke dalam otak pun akan berkurang, yang menyebabkan otak tidak dapat bekerja secara maksimal. Berolahraga setidaknya 1 minggu sekali dapat membantu mencukupi kebutuhan oksigen otak Anda.   Tidak Sarapan Tidak sarapan di pagi hari akan membuat kadar gula darah Anda menjadi sangat rendah karena Anda tidak mengkonsumsi makanan apapun selama tidur semalam. Hal ini tentu saja akan membuat otak kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkannya untuk tetap bekerja dengan maksimal, akibatnya, fungsi otak pun akan dengan cepat menurun.   Kurang Tidur Walaupun tidak dapat berhenti bekerja secara total, otak tetap dapat beristirahat saat Anda tidur. Oleh karena itu, kurang tidur dalam jangka waktu lama akan membuat otak "kelelahan" dan bahkan membuat sel-sel otak mati karena terus dipaksa bekerja tanpa istirahat yang cukup.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: galikaskus
 22 Sep 2015    16:00 WIB
Ingin Anak Lebih Cerdas? Coba Tips Berikut Ini!
Ingin anak Anda menjadi lebih pintar dan cerdas? Mulailah dengan mengajaknya berbicara. Tahukah Anda bahwa berbicara dengan anak Anda setiap saat tentang apapun dapat membantu kemampuannya dalam berbahasa?   Bicara Buat Anak Jadi Lebih Pintar Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang dibesarkan di sebuah keluarga yang senang mengobrol dan berbicara satu sama lain memiliki nilai IQ yang lebih tinggi, bahkan hingga 38 poin lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak lain yang jarang diajak berbicara atau berbicara di rumah.   Latih Daya Ingatnya Ingin tahu seberapa baik ingatan anak Anda? Caranya adalah mintalah anak Anda untuk menceritakan kembali cerita yang baru saja ia dengar dari Anda menurut versinya. Hal ini dapat membantu membentuk daya ingat verbal dan visualnya.   Biarkan Ia Mencari Jalan Keluar Saat telah mencapai usia dewasa, setiap orang pasti harus dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini dapat Anda latih sejak masa kanak-kanak dengan membiarkannya mencari sendiri cara untuk mengambil suatu barang yang jatuh atau membiarkannya memilih sesuatu hal. Anak-anak yang dibiarkan untuk berpikir dan memilih biasanya akan memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik.   Dukungan Orang Sekitar Selain itu, bagaimana perlakuan orang-orang di sekitar sang anak pun turut mempengaruhi perkembangan kecerdasan anak tersebut lho! Salah satu contohnya adalah cara seorang guru menilai muridnya ternyata juga turut mempengaruhi perkembangan kecerdasan sang anak lho. Misalnya, sang murid sebenarnya mampu memperoleh nilai bagus atau cukup. Sang guru hanya memberikan nilai cukup karena ia merasa bahwa muridnya tidak memiliki potensi yang cukup. Hal ini pun dapat menghambat masa depan dan potensi tersembunyi yang mungkin ada di dalam diri muridnya tersebut.   Baca Juga: 6 Kebiasaan yang Dapat Menurunkan Kecerdasan   Stress Buat Anak Kurang Cerdas Tahukah Anda bahwa stress dapat mengubah kemampuan kognitif seorang anak? Berdasarkan pada sebuah percobaan yang dilakukan pada hewan percobaan, para peneliti menemukan bahwa hewan yang mengalami stress akan meninggalkan suatu “bekas” di otak. Sayangnya, para peneliti masih belum dapat memastikan apakah “bekas” ini dapat mempengaruhi gen yang berfungsi mengatur kecerdasan atau berdampak langsung pda kemampuan perkembangan kecerdasan seorang anak. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Akan tetapi, satu hal yang pasti adalah kurangnya dukungan dan stress atau tekanan pada anak dapat berdampak buruk tidak hanya bagi keadaan mental sang anak tetapi juga pada perkembangan anak itu sendiri, termasuk pada kecerdasannya. Oleh karena itu, dukunglah anak Anda mencoba berbagai hal positif yang ia inginkan agar ia pun dapat menggali semua potensi yang ada di dalam dirinya dan menjadi yang terbaik.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: tipsonlifeandlove
 04 Sep 2015    12:00 WIB
5 Bocah Jenius Paling Pintar di Dunia!
Apakah Anda pernah mendengar kisah mengenai seorang anak lelaki berusia 7 tahun di India yang bernama Kautilya Pandit? Ia dikenal sebagai google berjalan karena ia sanggup menghafal informasi dari 213 negara, yang terdiri dari jumlah penduduk, agama, mata uang, dan berbagai hal lainnya yang terkait dengan Negara tersebut. Akan tetapi, Pandit ternyata bukanlah satu-satunya anak jenius di dunia. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa anak jenius lainnya di dunia.   Gregory Smith Gregory Smith merupakan seorang anak yang lahir di Amerika Serikat pada tahun 1990. Pada saat masih berusia 14 bulan, ia sudah lancar membaca. Saat duduk di bangku SMP pun ia telah berhasil mendapatkan nobel perdamaian. Selain itu, ia pun dapat mengingat semua isi buku yang pernah dibacanya. Bahkan, saat ia masih berusia 10 tahun, ia berhasil lulus ujian masuk perguruan tinggi.   Baca Juga: 7 Makanan Penyebab Penurunan Kecerdasan   Priyansi Somani Priyansi Somani merupakan seorang remaja perempuan berusia 12 tahun yang lahir di India. Di India, Somani dikenal sebagai kalkulator dunia. Hal ini dikarenakan pada usianya yang begitu muda, Somani telah berhasil menjadi juara dunia lomba hitung berkali-kali. Bahkan rekor yang ada di dalam Guinness Book of Record pun dikalahkan olehnya.   Kim Ung Yong Sejak kecil, Kim Ung Yong telah menghebohkan para ilmuwan di dunia. Hal ini dikarenakan ia memiliki IQ 210 dan dapat mengingat semua buku yang pernah dibacanya saat ia masih berusia 3 tahun. Selain itu, ia pun menguasai beberapa bahasa dan dapat berbicara dengan lancar dalam berbagai bahasa tersebut sebelum ia masuk ke taman kanak-kanak. Beberapa bahasa yang berhasil dikuasainya adalah bahasa Korea, Jepang, Jerman, dan Inggris.   Selain itu, saat ia masih berada di sekolah dasar pun ia sudah mampu menjawab soal kalkulus rumit tingkat mahasiswa. Yong pun terpaksa langsung masuk ke universitas karena kecerdasannya yang berkembang dengan sangat pesat saat ia baru berusia 6 tahun. Ia pun berhasil meraih gelar doktor saat ia masih berusia 14 tahun.   Shewwyn Sarabi Saat baru saja genap berusia 1 tahun, Sarabi telah dapat mengucapkan berbagai kalimat sederhana dengan lancar. Tidak lama setelah itu, ia pun mampu menggunakan berbagai jenis gadget seperti iphone dan ipad.   Bocah lelaki yang berasal dari New York, Amerika Serikat ini bahkan dapat mengingat nama-nama 195 negara anggota PBB dan dapat menunjukkan lokasi berbagai Negara tersebut di dalam peta. Selain itu, ia juga dapat menjelaskan berbagai fungsi dari semua organ tubuh manusia dan bahkan dapat menjelaskan rasi bintang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: unikfact
 05 Jul 2015    20:00 WIB
Konsumsi Makanan Bernutrisi Bantu Cegah Terjadinya Gangguan Daya Ingat Lho!
Hingga saat ini banyak orang masih tidak menyadari betapa pentingnya peranan nutrisi atau makanan bagi seorang penderita gangguan daya ingat. Sebuah penelitian baru yang menemukan adanya hubungan antara nutrisi dan fungsi otak mungkin akan mulai mengubah pandangan banyak orang terhadap pentingnya nutrisi bagi seseorang, terutama bagi seorang penderita gangguan daya ingat seperti pikun dan penyakit Alzheimer.   Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Daya Ingat   Pada penelitian yang berlangsung selama 2 tahun ini, para peneliti memeriksa bagaimana berbagai hal dapat mempengaruhi fungsi otak. Beberapa hal yang dimaksud di sini adalah nutrisi dan berbagai faktor resiko penyebab terjadinya gangguan metabolisme di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apa pengaruh kedua hal tersebut pada terjadinya gangguan daya ingat yang berhubungan dengan proses penuaan. Dengan menggunakan the Neuropsychological Test Battery (NTB), para peneliti menemukan bahwa para peserta penelitian mengalami peningkatan fungsi otak secara keseluruhan, yaitu sekitar 25%; di mana terjadi peningkatan kemampuan eksekutif otak (kemampuan berpikir) sebesar 83% dan terjadi peningkatan kecepatan proses berpikir hingga 150%. Untuk membantu mencegah terjadinya gangguan daya ingat atau memperlambat proses perkembangan penyakit, terdapat beberapa penelitian lanjutan yang perlu dilanjutkan. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai vitamin B12, vitamin D, asam lemak omega 3, dan berbagai fitonutrien yang terdapat di dalam coklat, berbagai jenis buah beri, kacang-kacangan dan dampaknya terhadap para penderita gangguan daya ingat (pikun). Selain itu, beberapa jenis diet seperti diet Mediterania juga dapat membantu mencegah terjadinya penurunan kemampuan kognitif (kemampuan berpikir) dan gangguan daya ingat (pikun).   Sumber: huffingtonpost
 03 May 2015    16:00 WIB
Kisah Seorang Pemuda yang Ingatannya Selalu Terhapus Setiap 5 Menit
Chen Hongzi, pemuda tangguh yang berasal dari Cina ini mengalami perubahan besar dalam kehidupannya saat ia masih berusia 17 tahun. Kecelakaan lalu lintas parah yang hampir merenggut nyawanya tersebut membuatnya tidak dapat mengingat segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupannya sejak hari kecelakaan tersebut. Akibat kecelakaannya tersebut, Chen harus dirawat selama berbulan-bulan di rumah sakit. Setelah keadaannya semakin membaik, keluarganya pun memutuskan untuk membawanya  pulang ke rumah. Namun ternyata meskipun kondisi fisiknya telah membaik, kemampuan daya ingatnya tidak. Pemuda ini selalu kehilangan ingatannya setiap 5 menit sekali.   Baca Juga: Penyebab dan Jenis Pikun   Akibatnya, Chen hanya dapat mengingat berbagai hal yang terjadi dalam kehidupannya sebelum  hari terjadinya kecelakaan. Setelah 8 tahun berlalu pun, Chen masih merasa bahwa dirinya merupakan seorang pemuda yang baru berusia 17 tahun. Oleh karena itu, sang ibu pun harus selalu menceritakan hal yang sama setiap harinya; mulai dari kecelakaan yang menimpa dirinya, bagaimana ia dapat selamat, apa saja yang telah ia lalui, dan mengapa ia tidak dapat mengingat semua hal yang terjadi sejak kecelakaan tersebut. Karena kondisi yang dialaminya Chen harus selalu menulis setiap hal yang dilakukannya dalam sebuah buku. Terkadang, ingatan Chen cukup baik sehingga ia dapat mengingat semua kegiatan yang ia lakukan dalam sehari. Namun, pada saat ia tertidur dan kemudian terbangun, maka ingatannya akan hilang kembali. Kondisi ini juga membuat Chen lupa bahwa ayahnya sudah meninggal. Meskipun begitu, pemuda ini selalu memiliki pikiran yang positif. Chen selalu membaca ulang semua hal yang ia tulis, untuk mengingat siapa teman-temannya dan apa saja yang pernah ia lakukan. Walaupun cukup berat menjalani kehidupan seperti ini, Chen tidak pernah mengeluh. Dengan besar hati ia selalu bersyukur akan kehidupannya tersebut. Ia bersyukur bahwa hanya ingatannya yang diambil oleh Tuhan, bukan nyawanya.   Sumber: bisikan