Your browser does not support JavaScript!
 14 Mar 2019    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Menurunnya Tekanan Darah Saat Berdiri (Hipotensi postural)
Hipotensi postural merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah menurun saat anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri. Keadaan ini diduga diakibatkan oleh kegagalan fungsi sistem saraf autonom. Sistem saraf autonom merupakan bagian dari sistem saraf yang mengendalikan fungsi vital tanpa disadari, seperti denyut jantung yang dapat berubah sesuai dengan perubahan keadaan tertentu. Pada keadaan normal, saat anda berdiri, sejumlah darah akan mengumpul pada kaki anda. Jika keadaan ini tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan tekanan darah anda menurun. Untuk mengatasinya, tubuh anda akan mengkompensasinya dengan mengirimkan sebuah impuls ke jantung anda untuk berdenyut lebih cepat dan pembuluh darah anda pun akan menyempit sehingga tekanan darah anda tidak menurun. Jika proses ini tidak terjadi atau berlangsung lambat, maka dapat terjadi hipotensi postural. Siapa yang Dapat Mengalami Hipotensi Postural?Hipotensi postural dapat terjadi pada siapapun yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti dehidrasi, kurangnya konsumsi makanan, terkena paparan panas dalam waktu lama, atau terlalu lelah. Terjadinya hipotensi postural juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:•    Perubahan genetika•    Penuaan•    Obat-obatan•    Makanan•    Keadaan psikologis•    Infeksi•    Reaksi alergi Hipotensi postural paling sering terjadi pada orang yang mengkonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipotensi postural juga dapat terjadi saat anda hamil, mengalami emosi kuat, akibat penyempitan pembuluh darah arteri (aterosklerosis), atau diabetes. Hipotensi postural seringkali mengenai orang lanjut usia, terutama mereka yang menderita tekanan darah tinggi atau disfungsi sistem saraf autonomy. Sekitar 10-20% orang yang berusia lebih dari 65 tahun mengalami hipotensi postural.PenyebabHipotensi yang terjadi setelah makan seringkali menyebabkan seseorang merasa pusing dan pingsan setelah makan. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengumpulan darah di dalam pembuluh darah lambung dan usus. Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural, yaitu obat anti hipertensi (diuretika, beta blocker, penghambat kanal kalsium, dan ACE inhibitor) dan obat yang memiliki hipotensi sebagai efek sampingnya seperti obat golongan nitrat, obat Parkinson, obat anti psikosis, obat neuroleptik, obat anti cemas, obat sedative, dan obat anti depresan trisiklik. Berbagai penyebab alami terjadinya hipotensi postural adalah:•    Dehidrasi dan hilangnya elektrolit, yang dapat disebabkan oleh diare, muntah, kehilangan banyak darah selama menstruasi, dan sebagainya•    Penuaan yang menyebabkan penurunan kemampuan mengendalikan tekanan darah yang dapat diperburuk oleh gangguan kesehatan tertentu atau obat-obatan•    Penyakit tertentu yang menyebabkan hipotensi posturalHipotensi postural juga dapat terjadi akibat adanya penyakit lain seperti pada:•    Gangguan sistem saraf pusat, seperti pada sindrom Shy-Drager atau atrofi sistem multipel•    Gangguan saraf, seperti pada neuropati perifer atau neuropati autonomy•    Gangguan jantung dan pembuluh darah•    Alkoholisme•    Gangguan akibat kekurangan nutrisi tertentu Beberapa keadaan lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural walaupun jarang adalah:•    Amiloidosis, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh penimbunan amiloid di dalam tubuh•    Kekurangan vitamin tertentu•    Cedera medulla spinalis•    Neuropati atau gangguan saraf yang diakibatkan oleh kanker, terutama kanker paru atau kanker pankreas Baca juga: Sari Buah Bit Turunkan Tekanan Darah, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd
 15 Feb 2019    16:00 WIB
Jangan Terlambat! Ayo Segera Kenali Tanda Awal Kanker Darah
Kanker merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan terbukti mematikan. Terdapat banyak tipe kanker, tergantung dari organ mana kanker tersebut muncul. Salah satu jenis kanker yang paling mematikan adalah kanker darah. Pada kanker darah, sel kanker akan merusak sistem sirkulasi tubuh. Kanker darah akan mempengaruhi produksi darah, sirkulasi darag dan proses pembersihan darah. Kanker darah juga dapat merusak sumsum tulang. Ada tiga jenis kanker darah. Jenis pertama adalah leukemia, dimana formasi dari darah dikurangi. Kedua adalah limfoma, yaitu kanker darah yang mempengaruhi sel darah putih. Dan yang ketiga adalah myeloma yaitu jenis kanker yang merusak plasma darah. Kanker darah juga mempunyai empat stadium dan setiap stadiumnya memiliki gejala yang berbeda. Setiap stadium dapat menjadi semakin serius dan berat dibanding stadium sebelumnya. Pada stadium pertama sel kanker muncul di kelemjar getah bening, pada stadium kedua sel kanker akan menyebar ke hati dan limpa, stadium ketiga ditandai dengan gejala dan tanda anemia dan stadium terakhir ditandai dengan penurunan paltelet darah secara drastis. Stadium akhir dari kanker darah ini sering menyebabkan kematian. Pada artikel ini kita akan membahas mengenai gejala awal dari kanker darah. Dengan mengenai gejala awal kanker darah dan mendapat pengobatan secepat mungkin akan memberikan hasil pengobatan yang maksimal. Kelemahan dan badan pegalBadan pegal dan kelemahan tubuh sering menjadi tanda awal dari kanker darah. Kelemahan dan badan pegal sering juga disebabkan oleh kondisi medis lainnya. tetapi jika  kelemahan berlangsung konstan maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Paling tidak Anda bisa melakukan tes darah jika Anda mengalami kelemahan yang terus menerus. Hal ini dapat menjadi deteksi awal dari kanekr. Jangan anggap remeh gejala awal dari kanker darah ini. Penurunan berat badanTanda awal kanker darah termasuk penurunan berat badan yang cepat dan penurunan nafsu makan. Penurunan berat badan yang tiba-tiba juga dapat terjadi karena penyakit tiroid atau penyakit lainnya. jika Anda mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba, maka secepatnya periksakan diri Anda ke dokter karena penurunan berat badan dapat menjadi indikasi awal kanker darah. Tes darah abnormalJika hasil tes darah Anda menunjukkan indikasi peningkatan sel darah putih atau sel darah merah, maka Anda harus segera berkonsultasi dengan onkologis. Hasil tes darah yang abnormal merupakan salah satu tanda awal kanker darah yang harus ditanggapi dengan serius. Variasi dari hasil tes darah dapat merusak tubuh Anda dan Anda akan sangat beruntung jika bisa mengidentifikasinya pada stadium awal. Pembengkakan kelenjar getah beningTanda awal kanker darah dapat mencakup pembengkakan kelenjar getah bening diikuti dengan demam, kelemahan, mual dan gangguan makan. Jika Anda dideteksi dengan gejala tadi masa segeralah periksakan diri Anda ke dokter. Pembesaran kelenjar getah bening mungkin tidak dapat dideteksi dengan mudah, tetapi gejala-gejala yang disebut diatas dan diikuti pembesaran kelenjar getah bening harus segera ditanggapi dengan serius. Mudah terkena infeksi Tanda awal kanker darah juga termasuk mudah terkena infeksi. Penurunan imunitas tubuh yang disebabkan oleh turunnya sel drah putih dan lainnya menjadikan tubuh rentan terhadap berbagai jenis infeksi. Jika Anda merasa gejala ini, segera hubungi dokter Anda dan lakukan tes darah untuk mendeteksi kelainan sejak awal. Baca juga: Makanan dan Suplemen yang Ternyata Dapat Meningkatkan Tekanan Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 09 Feb 2019    16:00 WIB
Saat Kondisi Apa Sel Darah Putih Meningkat Dan Menurun ?
Sel darah putih memiliki peran penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Setiap kali bakteri penyebab penyakit, benda asing atau virus memasuki aliran darah Anda, leukosit atau sel darah putih mengenali dan menghancurkan mereka sebelum partikel asing tersebut memasuki tubuh masuk, berkembang biak di dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Tes darah yang digunakan untuk mengukur jumlah sel darah putih atau leukosit berada dalam darah yang dikenal sebagai hitung jenis sel darah putih Berapa nilai normal hitung jenis sel darah putih? Hitung jenis sel darah putih normal di antara 4.300 dan 10.800 sel per milimeter kubik. Kadar leukosit yang berlebih dari nilai normal disebut Leukositosis, bila kadar leukosit kurang dari nilai normal disebut Leukopenia. (Nilai normal setiap laboratorium terkadang berbeda). Kadar sel darah putih meningkat pada saat: Anemia Penyakit infeksi Tumor sumsum tulang Penyakit inflamasi seperti alergi dan reumatoid artritis (radang sendi karena gangguan sistem imun) Leukemia (kanker sel darah putih) Kerusakan jaringan, misalnya yang terjadi pada luka bakar Stres berat, baik emosional atau fisik Seseorang yang melakukan pengangkatan limpa Kadar sel darah putih menurun pada saat: Penyakit limpa atau hati Penyakit pembuluh darah kolagen seperti SLE (lupus eritematosus sistemik) Gangguan atau kegagalan sumsum tulang misalnya akibat dari infeksi Terapi radiasi atau terkena paparan radiasi Baca juga: Terapi Magnet Membantu Mengatasi Bekuan Darah Lebih Cepat, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: newhealthguide
 05 Feb 2019    16:00 WIB
PRP, Cantik Dengan Darah Sendiri
Apakah PRP itu? Platelet Rich Plasma atau yang lebih dikenal dengan PRP merupakan terapi dengan mengambil darah dari pasien sendiri. PRP telah lama digunakan sejak tahun 1987 untuk mempercepat penyembuhan pada gigi, kasus ortopedi dan tindakan bedah plastik. Kemudian dalam beberapa tahun berlakangan, PRP juga memberikan manfaat untuk peremajaan wajah. Bertambahnya usia, paparan sinar matahari, serta polusi yang berlangsung terus-menerus dapat membuat wajah keriput dan muncul bercak kecokelatan serta vlek. Hal itu tentu mengurangi kecantikan Anda. Salah satu perawatan yang bisa Anda lakukan adalah dengan memanfaatkan plasma darah yang dapat merangsang serta menstimulasi sel baru pada kulit wajah. Perawatan ini biasa disebut Platelet Rich Plasma. Perawatan ini menggunakan plasma darah yang diambil dari darah pasien itu sendiri sebagai media utamanya. Prosesnya sederhana. Darah diambil dari pasien, lalu diproses menggunakan alat khusus. Darah yang sudah terurai mengandung zat yang disebut Platelet Rich Plasma (PRP). Zat ini mengandung sumber growth factor atau zat penentu pertumbuhan sekaligus yang merangsang sel untuk mengadakan berbagai macam perbaikan. Perbaikan yang dimaksud dapat meremajakan kulit, memperbaiki kondisi kulit, menghilangkan kerutan, mencerahkan kulit, menghilangkan jerawat, melembabkan dan menutrisi kulit, serta mengurangi jerawat, bekas cacar, dan luka bekas jerawat.  Setelah mendapatkan PRP, perawatan pun dimulai. Prosesnya sangat cepat. Cairan PRP disuntikkan secara halus ke lapisan kulit agar memungkinkan meresap hingga ke bagian kulit terdalam. Selain disuntik bisa juga digunakan sebagai masker. Karena menggunakan darah si pasien sendiri maka perawatan ini sangat aman dan tidak akan menimbulkan efek samping ataupun alergi. Perlu diingat, perawatan ini harus dilakukan langsung oleh dokter ahli. Karena menggunakan darah Anda sendiri, tentu saja dapat meminimalisir efek samping terjadinya alergi dan reaksi hipersensitivitas. Dalam bidang dermatologi (kulit), PRP dapat memberikan efek peremajaan pada kulit seperti meningkatkan tekstur dan warna kulit, mengurangi kerutan, meningkatkan produksi kolagen dan elastin serta mengurangi acne scar. Kasus yang dapat ditangani dengan PRP Kerontokan rambut Peremajaan wajah Kerutan Photo damage Diabetic foot ulcer (gangren pada pasien diabetes) Luka bekas operasi, luka robekan Post traumatic scar Luka bakar Acne scar (bekas jerawat) Kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilakukan terapi Platelet Rich Plasma: Critical thrombocytopenia (jumlah platelet yang rendah) Hipofibrinogenemia Gangguan hemodinamik Sepsis Infeksi akut dan kronis Penyakit hati kronis Pasien yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah (anti koagulan) Setelah Anda melakukan terapi PRP, Anda dapat langsung melakukan aktivitas seperti biasa. Berikut adalah hal-hal yang harus Anda hindari setelah melakukan terapi: Hindari terpapar sinar matahari langsung selama 2-3 hari Hindari berendam di air panas, sauna atau pergi berenang selama 2-3 hari Hindari paparan suhu yang terlalu ekstrim (misalnya terlalu panas atau terlalu dingin) selama 2-3 hari Hindari berolahraga atau beraktivitas fisik berat 24 jam pasca terapi Jangan melakukan terapi tambahan seperti peeling, laser dan lainnya selama paling tidak 2 minggu. Kontroversi Meski sebagian besar kalangan, meyakini, treatmen ini aman dilakukan, namun seorang dermatologis asal Brigham and Women’s Hospital justru merasa ragu. "Tidak ada ilmu pengetahuan yang mendukung terapi itu," ujar Dr Joseph Merola, dermatologis dari Brigham and Women’s Hospital, dilansir Boston. Menurutnya, semua faktor untuk peremajaan kulit sudah ada di dalam lapisan kulit manusia. Dr Joseph juga menambahkan bahwa faktor infeksi menjadi hal yang harus dipertimbangkan saat melakukan terapi ini.  Jangan sampai melakukannya tanpa pengawasan tim medis terpercaya. Walaupun terapi ini tampaknya mulai menjadi tren, belum ada bukti terpercaya apakah PRP atau dikenal juga dengan istilah facial darah atau vampire facial ini dapat memberi hasil maksimal untuk membangun kembali kolagen. Menurut Dr Jeff Spiegel, seorang ahli bedah plastik Chestnut Hill, "Setiap kali Anda menyuntikkan darah ke wajah, akan terlihat perbaikan pada kulit, tetapi ini biasanya hanya bertahan tiga hingga empat hari."  Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Bila Kadar Gula Darah Anda Terlalu Rendah??? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: merdeka
 12 Jan 2019    08:00 WIB
Mengapa Bayam Tidak Boleh Dipanaskan Kembali Setelah Dimasak?
Anda tentunya telah mendengar bahwa bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang tidak dapat dipanaskan setelah dimasak dan harus segera dihabiskan setelah dimasak, akan tetapi tahukah Anda mengapa demikian?   Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kita Harus Makan Bayam Lebih Banyak   Seperti halnya berbagai jenis sayuran lainnya, bayam merupakan suatu sayuran yang sangat baik bagi kesehatan karena mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, mengapa bayam tidak boleh dipanaskan kembali setelah dimasak seperti layaknya sayuran lain? Hal ini dikarenakan pemanasan berulang-ulang dapat mengoksidasi kandungan zat besi yang terdapat di dalam bayam, yang akan mengubah zat besi menjadi racun bagi tubuh. Karena zat besi di dalam bayam cukup tinggi, maka saat Anda mengkonsumsi sayur bayam yang telah dipanaskan, tubuh Anda pun akan mengalami keracunan. Beberapa gejala keracunan yang dapat Anda alami adalah: Pusing Mual Muntah Nafsu makan hilang Badan terasa lemas Lesu Mata berkunang-kunang Selain itu, bayam juga merupakan salah satu jenis sayuran yang sebaiknya tidak disimpan terlalu lama di dalam lemari pendingin Anda. Hal ini dikarenakan semakin lama bayam disimpan di dalam lemari pendingin, maka kadar nitrit di dalamnya pun akan semakin tinggi. Apa bahayanya bagi tubuh? Bahayanya adalah bila zat nitrit yang tinggi tersebut bereaksi dengan zat besi di dalam sel darah merah. Hal ini akan membuat hemoglobin (Hb) lebih sulit berikatan dengan oksigen. Akibatnya, seluruh sel tubuh Anda pun akan kekurangan oksigen sehingga Anda pun merasa lemas dan lesu. Oleh karena itu, pastikan Anda segera menghabiskan bayam yang telah Anda masak dalam waktu 5 jam setelah dimasak, jangan lebih!   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .     Sumber: eatandhealth
 12 Dec 2018    11:00 WIB
Mengapa Darah Haid Encer, Kental Atau Berlendir ?
Setiap wanita akan mengalami periode menstruasi dan hal ini adalah hal yang normal. Namun ada beberapa wanita yang bisa mengalami perubahan saat haid. Ada yang mengalami keterlambatan, terlalu cepat, darah yang keluar sedikit atau terlalu banyak. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai konsistensi dari darah haid. Faktanya adalah darah haid berbeda dengan darah di bagian tubuh yang lain, yaitu tidak mudah menggumpal. Bila mudah menggumpal maka tentu akan sulit keluar. Kemudian bagaimana konsistensi darah haid yang normal, konsistensi yang normal yaitu tidak seencer obat merah dan sekental saus tomat.   Kental Seperti Bergumpal Sesekali dalam periode menstruasi yang berat, setiap wanita akan melihat segumpal darah di toilet mereka, dan itu tidak masalah. Menurut CDC, bekuan darah yang kurang dari ukuran seperempat darah yang keluar bukanlah masalah besar. Tapi bila semakin banyak gumpalannya, maka bisa jadi ini tidak normal. Gumpalan darah yang keluar terlalu besar maka pertanda gangguan hormonal atau pertumbuhan benjolan kecil di dalam rahim yang disebut fibroid rahim. Kondisi ini bisa dialami oleh wanita sebelum usia 50 tahun dan bisa saja menyebabkan gangguan kehamilan dan menimbulkan rasa nyeri.   Encer Seperti Berair Terkadang Anda juga bisa mengalami hal ini, darah yang keluar seperti encer dan berair. Apabila Anda sering mengalami hal ini, atau dirasakan terlalu encer sampai warna sepertinya memudar bisa jadi ini dikarenakan adanya tumor ovarium atau tumor tuba falopi.   Licin dan Berlendir Jika Anda memperhatikan bahwa menstruasi Anda sedikit lebih licin daripada biasanya, itu mungkin hanya karena darah menstruasi Anda telah bercampur dengan lendir serviks. Di kanal yang mengarah ke rahim, ada sel penghasil lender. Lendir ini justru membantu melindungi dan mengarahkan sperma ke sel telur atau bisa juga menebal bila dipengaruhi oleh kontrasepsi hormonal untuk mencegah kehamilan. Apapun, ini bukan masalah besar jika sebagian bercampur dengan darah haid.   Kondisi diatas merupakan penyebab konsistensi darah haid Anda berubah, apabila Anda merasa ada yang salah dengan tubuh Anda maka ada baiknya Anda melakukan kontrol ke dokter spesialis kandungan.   Baca juga: Bercinta Saat Menstruasi Picu Terjadinya Berbagai Penyakit Berbahaya, Masa Sih?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: womenshealthmag
 18 Nov 2018    11:00 WIB
Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan
Tekanan darah normal orang dewasa adalah 120/80 mmHg, di mana tekanan sistolik dapat bervariasi dari 100-120 dan tekanan diastolik 60-80. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi bila tekanan darahnya lebih tinggi daripada normal, baik sistolik ataupun diastolik, yang ditemukan pada lebih dari satu kali pengukuran pada waktu yang berbeda. Peningkatan tekanan darah juga dapat terjadi saat anda kurang tidur, kelelahan, dan setelah beraktivitas. Tekanan darah tinggi juga dapat terjadi pada saat kehamilan, yang disebut dengan hipertensi gestasional. Pada hipertensi gestasional, tekanan darah ibu mulai meningkat setaselah kehamilan berusia sekitar 20 minggu, yang akan kembali normal setelah ibu melahirkan. Tekanan darah sebelum kehamilan dan selama awal kehamilan biasanya normal.   Efek Tekanan Darah Tinggi Pada Anda dan Bayi Anda Efek Pada Ibu Mengalami hipertensi gestasional bukan berarti anda tidak dapat memiliki bayi yang sehat serta kehamilan normal seperti wanita lainnya, anda hanya perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan anda dan bayi anda. Tekanan darah tinggi meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada ginjal atau berbagai organ lainnya. Selain itu, hipertensi gestasional meningkatkan resiko anda menderita tekanan darah tinggi atau penyakit jantung atau stroke setelah anda melahirkan atau beberapa tahun kemudian. Efek Pada Bayi Tekanan darah tinggi menyebabkan penurunan aliran darah dari ibu ke plasenta, yang menyebabkan penurunan aliran oksigen dan nutrisi kepada bayi anda, yang mana kedua hal tersebut sangat dibutuhkan bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi anda. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan pada bayi anda dan menyebabkan bayi anda memiliki berat badan lahir rendah. Walaupun demikian, bayi anda tetap dapat bertumbuh dengan normal.   Efek Hipertensi Gestasional Pada Persalinan Hipertensi gestasional dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia, suatu komplikasi kehamilan yang membahayakan bagi ibu dan bayi. Bila anda mengalami hal ini, maka anda harus melakukan persalinan di rumah sakit untuk memperoleh penanganan dan pengawasan terbaik. Selain itu, bila dokter menilai keadaan kesehatan anda tidak memungkinkan untuk melakukan persalinan normal melalui vagina atau bila terjadi eklampsia, maka dokter akan melakukan tindakan pembedahan Caesar.   Tanda Perburukan Hipertensi Gestasional Perburukan hipertensi gestasional terjadi bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala preeklampsia di bawah ini, yaitu: Perut semakin membesar, dengan atau tanpa pembengkakan pada pergelangan kaki atau wajah atau pembengkakan pada tubuh bagian atas saat bangun tidur Nyeri kepala Penglihatan kabur Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya Mengalami serangan kejang Nyeri hebat di bagian bawah tulang rusuk   Komplikasi Hipertensi gestasional dapat menyebabkan preeklampsia. Preeklampsia merupakan suatu keadaan di mana selain tekanan darah tinggi, juga terjadi gangguan pada ginjal, hati, atau berbagai organ lainnya. Pembengkakan pada wajah dan pergelangan kaki serta adanya protein pada pemeriksaan air kemih merupakan dua gejala yang sering ditemukan pada preeklampsia. Wanita dengan preeklampsia memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk tindakan pembedahan Caesar serta kelahiran mati. Konsultasikan dengan dokter atau bidan anda mengenai berbagai gejala yang anda alami. Diperlukan pengawasan dan perhatian lebih pada hipertensi gestasional untuk mencegah terjadinya eklampsia atau berbagai komplikasi lainnya. Eklampsia merupakan suatu keadaan di mana wanita dengan preeklampsia mengalami serangan kejang sebelum atau setelah melahirkan. Eklampsia merupakan suatu komplikasi yang sangat membahayakan bagi keselamatan ibu dan bayi. Baca juga: Penyebab Perdarahan Selama Kehamilan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: webmd  
 01 Nov 2018    16:00 WIB
6 Tanda Ada Bekuan Darah di Dalam Pembuluh Darah
Pada sebagian besar kasus, adanya bekuan darah merupakan hal yang baik seperti saat Anda cedera. Bekuan darah ini perlu terbentuk untuk membantu menghentikan perdarahan. Akan tetapi, bila bekuan darah ini terbentuk saat tidak diperlukan, maka hal ini dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan Anda, terutama bila bekuan darah terbentuk di pembuluh vena dalam di dekat otot-otot tubuh Anda. Saat bekuan darah terbentuk di pembuluh darah dalam, maka hal ini dapat membuat Anda sangat kesakitan dan juga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Bekuan darah ini disebut dengan deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam. DVT dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke dalam otot-otot tubuh Anda. Selain itu, bila ada bekuan darah yang terlepas dan mengikuti aliran darah hingga ke paru-paru, maka bekuan darah ini dapat menyebabkan terjadinya emboli paru, yang sangat berbahaya karena dapat membuat berbagai organ vital kekurangan oksigen dan darah yang mereka perlukan sehingga menyebabkan kerusakan berbagai organ penting. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja gejala atau tanda adanya bekuan darah di dalam pembuluh vena dalam Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gejala yang perlu Anda waspadai.   Pembengkakan Pada Salah Satu Anggota Gerak Kaki atau tangan yang bengkak merupakan salah satu gejala DVT yang paling sering ditemukan. Hal ini dikarenakan bekuan darah dapat menghambat aliran darah di dalam kaki dan menyebabkan pembengkakan karena mengumpulnya darah. Segera cari pertolongen medis bila kaki dengan cepat membengkak, terutama bila disertai oleh nyeri.   Baca juga: 9 Cara Menurunkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung   Nyeri Pada Tangan Atau Kaki Nyeri akibat DVT biasanya disertai oleh gejala lain seperti bengkak atau kemerahan pada kulit, tetapi dapat pula merupakan gejala tunggal. Akan tetapi, rasa nyeri ini sering disalahartikan sebagai nyeri akibat kram otot. Untuk membedakannya, nyeri akibat DVT biasanya terjadi saat Anda berjalan atau menekuk kaki Anda ke atas. Segera cari pertolongan medis bila Anda mengalami hal ini.   Kulit Tampak Kemerahan Karena DVT biasanya terjadi pada pembuluh vena yang cukup dalam, maka Anda biasanya tidak dapat melihat secara langsung sumbatan atau memarnya. Akan tetapi, pada DVT, kulit biasanya tampak kemerahan dan teraba hangat.   Nyeri Dada Selain gejala dari gangguan jantung, nyeri dada juga dapat merupakan gejala dari gangguan paru, termasuk emboli paru. Perbedaannya adalah nyeri dada akibat emboli paru biasanya terasa lebih tajam dan menusuk, serta semakin memburuk bila Anda menarik napas dalam. Nyeri dada akibat serangan jantung biasanya akan menjalar dari tubuh bagian atas ke bahu, rahang, atau leher. Nyeri akibat emboli paru biasanya akan semakin memburuk seiring dengan setiap tarikan napas Anda.   Sesak Napas Atau Rasa Berdebar-debar Adanya bekuan darah di dalam paru-paru Anda akan memperlambat aliran oksigen, akibatnya jantung Anda pun harus bekerja lebih keras untuk mengatasi kekurangan ini. Dengan demikian, Anda mungkin akan merasa berdebar-debar atau sulit menarik napas panjang. Anda bahkan mungkin dapat pingsan. Segera cari pertolongan medis, terutama bila gejala ini terjadi secara mendadak.   Batuk Tanpa Penyebab yang Jelas Bila Anda tampaknya tidak dapat berhenti batuk, sesak napas, berdebar-debar, atau mengalami nyeri dada; Anda mungkin mengalami emboli paru. Batuk dapat atau tidak berdahak, dapat pula berdarah. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk memastikan penyebab keluhan Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 31 Oct 2018    08:00 WIB
Teratur Donor Darah, Ternyata Banyak Manfaatnya
Sering Anda merasa kelelahan dan lemah setelah melakukan donor darah, tetapi hal tersebut hanyalah berlangsung sementara. Tetapi untuk jangka panjang, sangat banyak manfaat mendonorkan darah secara teratur dilihat dari segi kesehatan. Selain itu dengan mendonorkan darah secara tidak langsung kita membantu orang lain juga. Orang yang mendonorkan darah secara teratur ternyata memiliki angka harapan hidup yang lebih lama dan juga memiliki resiko terkena penyakit mematikan seperti kanker lebih kecil. Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan dari donor darah: Mengurangi resiko penyakit jantung Salah satu manfaat mendonorkan darah secara teratur adalah menjaga jantung tetap sehat. sudah terbukti bahwa dengan mendonorkan darah akan meningkatkan fungsi dari jantung dan pembuluh darah secara keseluruhan. Dengan donor darah akan meningkatkan kadar zat besi didalam darah dan juga menurunkan resiko penyakit jantung. Membakar kalori Dengan mendonorkan darah secara teratur akan membuat tubuh Anda lebih fit. Bagaimana bisa? Ternyata dengan mendonorkan darah sekitar 450ml membantu  menurunkan berat badan. Anda berhasil membakar sebanyak 650 kalori saat Anda mendonorkan darah sebanyak 450ml. Mencegah terjadinya kanker Donor darah akan menurunkan resiko terjadinya kanker, termasuk di hati, paru-paru, usus, perut dan tenggorokan. Meningkatkan produksi darah Keuntungan lain dari donor darah adalah membantu menstimulasi produksi dari sel darah baru. Proses pengambilan darah saat donor darah akan mendorong tubuh menjadi lebih sehat dan bekerja dengan lebih efisien Pikiran yang stabil Tahukan Anda dengan mendonorkan darah juga dapat membuat pikiran Anda lebih satabil? Donor darah bisa membuat pikiran Anda lebih senang, tenang hidup dengan tujuan dan juga harga diri. Terlalu banyak zat besi? Jika Anda adalah seseorang yang mengalami peningkatan zat besi didalam darah maka donor darah dapat membantu Anda melindungi jantung dari resiko penyakit yang mungkin terjadi. Ketika Anda mendonorkan darah dengan rutin maka akan semakin banyak zat besi yang keluar dalam bentuk darah. Pemeriksaan kesehatan Saat mendonorkan darah, darah yang Anda donorkan tersebut akan diperiksa dari kemungkinan adanya penyakit serius dan jika ada ditemukan penyakit serius maka pihak palang merah akan segera memberitahukan kepada Anda dengan tetap menjaga kerahasiaannya. Keuntungan untuk orang tua Banyak orang yang sudah lanjut usia dan dalam kondisi kesehatan yang baik dapat mendonorkan darahnya secara teratur. Setelah mendonorkan darah mereka akan merasa lebih bersemangat dan sehat. Menurunkan kadar kolesterol Manfaat lain dari donor darah adalah membantu Anda menurunkan kadar kolesterol didalam tubuh. Selain itu dengan donor darah juga dapat menurunkan tekanan darah jika Anda menderita hipertensi.  Baca juga: Kebijakan Larangan Donor Darah Bagi Kaum Gay Akan Dihapus, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: boldsky
 27 Oct 2018    08:00 WIB
Efek Pisang Terhadap Kadar Gula Darah
Pisang merupakan buah yang memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan Anda, mulai dari membantu mengurangi stress, mengurangi gejala premenstrual, membantu menurunkan tekanan darah, dan bahkan mampu mengatasi kutil (kulit pisang). Selain mengandung berbagai mineral dan vitamin penting di dalamnya, pisang juga mengandung cukup banyak gula yang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah Anda.  Indeks glikemik merupakan suatu ukuran untuk mengetahui apa dampak suatu makanan terhadap kadar gula darah seseorang. Indeks glikemik yang rendah adalah makanan dengan indeks glikemik kurang dari 55, sedangkan indeks glikemik yang sedang adalah makanan dengan indeks glikemik antara 56-69, makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan dengan indeks glikemik lebih dari 70.  Pisang merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu sekitar 51. Oleh karena itu, mengkonsumsi pisang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah secara bertahap.   Pisang dan Kadar Gula Darah Pisang dapat meningkatkan dan menjaga kadar gula darah dalam waktu cukup lama karena mengandung cukup banyak karbohidrat. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengurangi gejala morning sickness. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengatasi nyeri kepala akibat mabuk. Haluskan pisang dan campurkan dengan madu dan buatlah menjadi milkshake. Mengkonsumsi 2 buah pisang sebelum berolahraga selama 90 menit akan membantu Anda memiliki cukup banyak energi untuk mensuplai kebutuhan tubuh Anda selama berolahraga.  Pisang mengandung 3 macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiga jenis gula ini dapat membantu menjaga kadar gula darah. Menjadikan pisang sebagai cemilan saat bekerja juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga membuat Anda tetap dapat berkonsentrasi dan menjaga mood Anda.   Kandungan Nutrisi di Dalam Pisang Pisang mengandung cukup banyak vitamin B kompleks sehingga membuatnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Vitamin B6 dapat membantu mengurangi gejala premenstrual dengan cara mengatur kadar gula darah yang dapat mempengaruhi mood.  Pisang juga dapat membantu Anda yang sedang berusaha berhenti merokok, karena mengandung banyak vitamin C, vitamin A1, vitamin B6, vitamin B12, kalium, dan magnesium yang dapat membantu tubuh Anda menyembuhkan diri dari ketergantungan nikotin. Selain itu, bila Anda sedang gugup, vitamin B kompleks yang terdapat di dalam pisang juga dapat membantu menenangkan Anda.   Pisang dan Mood Pisang mengandung triptofan, suatu jenis asam amino yang akan diubah di dalam tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang. Mengkonsumsi pisang secara teratur setiap harinya dapat membantu seorang penderita depresi.  Beberapa gejala kekurangan kalium adalah rasa lelah berlebihan, mudah marah, dan bingung. Mengkonsumsi pisang dapat membantu mengatasi hal ini karena pisang mengandung banyak kalium, yang dapat membuat Anda kembali berkonsentrasi dengan tugas Anda. Selain itu, kalium juga dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan stroke.  Karena mengandung cukup banyak zat besi, maka pisang juga dapat membantu mengatasi gejala anemia.  Baca juga: Pengobatan Tekanan Darah Rendah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow