Your browser does not support JavaScript!
 04 Jul 2020    18:00 WIB
6 Cedera Tersering Saat Berhubungan Seks dan Cara Mengatasinya
Robeknya Selaput Dara Robeknya selaput dara pasti merupakan salah satu cedera yang terjadi saat berhubungan seks pertama kali. Robeknya selaput dara ini dapat membuat Anda mengalami perdarahan ringan pada vagina dan mungkin terasa sangat nyeri.  Mengapa hal ini terasa sangat nyeri? Hal ini dikarenakan vagina Anda terlalu kering. Oleh karena itu, akan lebih baik bila Anda menggunakan pelumas atau "pemanasan" lebih lama sebelum penetrasi penis dilakukan.  Sebagian besar robekan selaput dara dapat sembuh dengan sendirinya dan biasanya hanya berupa suatu robekan kecil. Akan tetapi, bila perdarahan terus berlangsung atau robekan terlalu besar, maka Anda mungkin membutuhkan pertolongan medis.   Sesuatu Tersangkut di Dalam Vagina Sesuatu yang sering tersangkut di dalam vagina adalah tampon dan kondom. Para dokter ahli kandungan menyebutnya sebagai benda asing. Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah jangan panic dan menunggu sebentar yaitu selama 10-15 menit setelah berhubungan seks. Waktu ini merupakan waktu yang dibutuhkan oleh vagina untuk kembali ke keadaan normalnya sehingga Anda pun lebih mudah mengambil benda asing tersebut dengan menggunakan 2 jari tangan Anda.   Luka Lecet Akibat Gesekan Dengan Lantai atau Karpet Anda dan pasangan ingin melakukan petualangan baru saat berhubungan seks? Mencoba berhubungan seks di atas lantai atau karpet dapat membuat Anda mengalami luka lecet. Untuk mengatasinya, cucilah daerah lecet tersebut dengan menggunakan sabun antibakteri dan air dingin. Jika kulit Anda benar-benar terluka, maka cucilah dengan air bersih dengan menggunakan sabun antiseptik dan oleskan salep antibiotik sebelum menutupnya dengan hansaplast.   Cedera Punggung Sedang mencoba posisi baru saat berhubungan seks? Hal ini mungkin berdampak buruk pada punggung dan pinggang Anda. Untuk mengurangi rasa nyeri, kompreslah punggung atau pinggang Anda dengan es untuk mengurangi peradangan. Setelah peradangan mereda, gunakanlah kompres hangat untuk membuat otot Anda menjadi lebih rileks. Jika rasa nyeri tidak juga berkurang, Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri.   Infeksi Jamur Pada Kemaluan Sebagian besar wanita yang mengalami infeksi jamur pada kemaluannya akibat berhubungan seks terjadi karena menerima seks oral atau akibat berhubungan seks dengan pria yang baru saja menerima seks oral. Untuk mencegah hal ini, pastikan penis pasangan Anda bersih sebelum ia memasukkannya ke dalam vagina Anda.    Infeksi Saluran Kemih Selain akibat terlalu sering menahan keinginan untuk buang air kecil, infeksi saluran kemih juga dapat terjadi akibat terlalu banyak berhubungan seks.  Untuk mencegah hal ini, Anda dapat menggunakan pelumas pada vagina Anda. Hal ini dapat mencegah timbulnya luka pada vagina Anda, yang membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih.  Cara lainnya untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih adalah dengan buang air kecil sebelum dan setelah berhubungan seks. Hal ini dapat membantu mencegah tertahannya bakteri penyebab infeksi saluran kemih di dalam tubuh Anda. Sumber: womenshealthmag
 28 May 2020    11:00 WIB
Migrain Dapat Menyebabkan Terjadinya Stroke, Benarkah?
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang lanjut usia yang menderita migrain memiliki resiko 2 kali lebih tinggi untuk mengalami stroke tersembunyi. Stroke tersembunyi merupakan suatu cedera otak yang tidak bergejala, yang disebabkan oleh adanya bekuan darah yang menyebabkan gangguan aliran darah yang menuju ke otak. Para peneliti menduga bahwa cedera otak ini merupakan salah satu faktor resiko penyebab terjadinya stroke di masa yang akan datang. Walaupun migrain dapat menyebabkan meningkatkan resiko terjadinya stroke iskemik, bukan berarti setiap orang yang menderita migrain pasti akan mengalami stroke. Akan tetapi, penderita migrain yang juga memiliki resiko gangguan pembuluh darah harus lebih memperhatikan keadaan kesehatannya.  Perubahan gaya hidup seperti berolahraga secara teratur dan mengkonsumsi diet sehat (rendah lemak dan banyak mengkonsumsi buah serta sayuran) dapat membantu menurunkan resiko stroke. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekelompok orang lanjut usia dengan berbagai ras di Amerika. Sekitar 100 orang peserta penelitian memiliki riwayat serangan migrain, sementara 450 peserta lainnya tidak pernah menderita migrain. Sekitar 41% peserta penelitian merupakan pria yang rata-rata berusia 71 tahun. Karena ras Hispanik dan orang kulit hitam memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita stroke, maka sekitar 65% peserta penelitian merupakan ras Hispanik. Dengan menggunakan pemeriksaan MRI, para peneliti membandingkan gambaran otak peserta yang menderita migrain dengan peserta yang tidak pernah menderita migrain. Setelah mempertimbangkan bebagai faktor resiko stroke lainnya, penelitian ini menunjukkan bahwa peserta yang menderita migrain memiliki resiko 2 kali lebih tinggi untuk menderita stroke tersembunyi. Pada penelitian ini, para peneliti juga menemukan bahwa resiko stroke tersembunyi meningkat, baik pada orang yang menderita migrain dengan aura maupun migrain tanpa aura. Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti menduga bahwa mengobati migrain mungkin dapat membantu menurunkan resiko terjadinya stroke.   Walaupun penelitian ini telah berhasil menemukan adanya hubungan antara migrain dan stroke, tetapi penelitian ini tidak dapat membuktikan bahwa migrain dapat menyebabkan stroke. Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.   Sumber: newsmaxhealth
 07 Jan 2018    08:00 WIB
Olahraga Untuk Anda Yang Berusia Diatas 50 Tahun
Tidak ada batasan usia dalam berolahraga. Untuk para manula mungkin saja ada beberapa tantangan yang dihadapi saat melakukan olahraga karena tubuh yang sudah menua, seperti : Osteoartritis (radang pada sendi) yang lebih sering terjadi  Ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik  Risiko cedera yang meningkat, seperti pada manset rotator robek  Efek kumulatif dari merokok dan polusi yang meningkat menyebabkan penurunan kapasitas paru-paru   Namun bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga, karena penuaan adalah kenyataan yang harus dihadapi. Mempunyai tubuh yang fit akan jauh lebih efisien.  Tips mencegah cedera  Saat melakukan kegiatan misal bersepeda selalu gunakan alat pelindung diperlukan seperti helm atau kacamata Ganti sepatu lari setiap enam bulan sekali karena tekanan pada bagian bawah sepatu rusak, sehingga bisa meningkatkan kemungkinan cedera Tetap terhidrasi dan jaga cairan tubuh  terutama di suhu hangat, dan tidak berpakaian  yang berlebihan ketika cuaca berubah dingin Lakukan pemanasan dan pendinginan sebelum dan setelah aktivitas fisik yang berat untuk membantu transisi tubuh Anda dengan lebih mudah  Peregangan akan meningkatkan fleksibilitas. Jangan melakukan gerakan tiba-tiba saat Anda melakukan peregangan karena meningkatkan risiko merobek jaringan otot. Peregangan perlahan sampai otot kencang, tahan selama 10 hitungan, lalu lepaskan. Untuk meningkatkan fleksibilitas, tambahkan kelas yoga untuk latihan Anda    Sebaiknya Saya melakukan latihan jantung atau latihan ketahanan ? Latihan jantung dan latihan ketahanan keduanya yang penting untuk orang dewasa yang lebih tua karena mempunyai manfaat yang berbeda. Sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara umur panjang dan tingkat kebugaran. Aerobik terbukti mencegah atau memperbaiki 40 kondisi penyakit yang berbeda,  sedangkan latihan daya tahan akan meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi risiko jatuh. Risiko jatuh untuk usia diatas 65 tahun biasanya mereka mengalami penurunan keseimbangan dan terjadi penurunan kekuatan otot.   Semakin banyak aktivitas menurunkan risiko penyakit Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan 150 menit latihan setiap minggu, dan Centers for Disease Control mengatakan untuk melakukan 10.000 langkah setiap hari. Studi menunjukkan bahwa seorang senior yang tetap aktif dan menjaga berat badan normal mereka memiliki risiko terjadinya osteoarthritis lebih rendah dibanding mereka yang memiliki berat badan berlebih. Banyak orang tidak menyadari bahwa tekanan pada tumit dan lutut saat berjalan adalah lima kali jumlah berat badan. Jadi jika Anda memiliki berat 50 kg setiap langkah memberi tekanan 250 kg pada lutut dan tumit.    Tidak pernah terlalu terlambat untuk memulai. Anda mungkin tidak pernah berpartisipasi dalam Kejuaraan olahraga, tetapi Anda akan menjadi orang yang jauh lebih sehat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber : healthhub
 25 Mar 2017    15:00 WIB
6 Cara Mengatasi Cedera Akibat Olahraga Lari
Kompres Dingin Kompres dingin pada bagian kaki yang cedera dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada otot, tendon, dan ligamen yang cedera. Kompreslah bagian kaki Anda yang cedera selama 10-15 menit.   Berlari di Kolam Renang Berlari di dalam kolam renang merupakan salah satu cara efektif untuk menguatkan otot paha dan perut Anda saat Anda tidak dapat berlari di jalan karena cedera. Berlari di dalam air merupakan salah satu cara untuk mempercepat proses penyembuhan karena dapat meningkatkan sirkulasi darah.   Ganti Olahraga Anda Karena Anda tidak dapat berlari saat ini, mengapa tidak mencoba suatu olahraga baru. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai olahraga apa yang boleh Anda lakukan selama cedera kaki Anda belum sembuh.    Istirahat Beristirahat merupakan salah satu hal yang wajib Anda lakukan saat Anda mengalami cedera. Beristirahatlah dan bersabarlah.   Tidur yang Cukup Jika Anda sedang mengalami cedera, tidur merupakan hal penting yang harus Anda lakukan. Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk memperbaiki diri. Pastikan Anda tidur selama 8-10 jam setiap harinya untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.   Mengkonsumsi Makanan Bergizi Kekurangan berbagai jenis vitamin dan nutrisi dapat turut berperan dalam terjadinya cedera dan juga dapat mempengaruhi proses penyembuhan. Oleh karena itu, mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang juga penting bagi proses penyembuhan Anda. Pastikan Anda mengkonsumsi banyak sayuran hijau dan buah-buahan serta banyak minum air putih.   Sumber: allwomenstalk