Your browser does not support JavaScript!
 14 Jan 2021    11:01 WIB
Kebutuhan Nutrisi untuk Wanita Usia 20 hingga 40 Tahun
Penting bagi kita untuk mengetahui cara mencukupi kebutuhan disetiap fase usia. Fungsinya, pemahaman untuk menjadi 'kompas' bagi para wanita agar nikmat menjalani hidup dan tampil awet muda di usia tua. Berikut ini adalah kebutuhan nutrisi wanita di berbagai jenjang usia. Simak yuk! Usia 20-an Minum cukup air putih Saat kamu sedang bergegas memulai aktifitas seperti ke sekolah, ke kantor atau kegiatan sosial lain, kita sangat gampang melupakan kondisi hidrasi tubuh. Padahal tubuh yang terhidrasi dengan baik, kunci melawan suhu panas tubuh dari aktifitas yang sedang dilakukan. Lantas solusinya apa? Bawalah botol air besar kemana kamu pergi, dan minumlah setidaknya dua liter air setiap hari. Cukupi kandungan kalsium Perhatikan asupan kalsium dan asam folat tubuh kamu ya ladies. Jangan lupa bahwa di usia 20-an, tubuh masih dalam kondisi membangun tulang. Seberapa banyak tubuh membutuhkan kalsium? 1.000 mg kalsium setiap hari. Dan kamu bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari beberapa jenis makanan seperti yoghurt, susu, tahu, sarden dll. Usia 30-an Ganti asupan makanan Di usia ini, seharusnya wanita sudah tidak menerapkan pola makan seperti masa remaja. Di usia 30-an metabolisme mulai melambat dan wanita mulai kehilangan massa ototnya. Untuk itu, ganti asupan makanan yang berasal dari olahan karbohidrat (roti dan kue) atau minuman manis dengan asupan makanan dari makanan segar dan air. Baca juga: Tingkatkan Kualitas Seks dengan Konsumsi Super Food Sempatkan berolahraga  Massa otot wanita akan menurun sekitar lima persen setiap dekade dan penurunan itu dimulai usia 30-an. Oleh sebab itu, agar massa otot terjaga, tambahkan sedikit olahraga berat seperti angkat beban ke dalam porsi olahraga rutin kamu. Selain itu, jangan lupa mengonsumsi protein dalam jumlah yang memadai untuk membantu menghindari hilangnya massa otot. Usia 40-an Perbanyak makan sayur & rutin olahraga Kolesterol dan tekanan darah akan naik seiring kamu mendekati fase menopause. Untuk itu, lindungi jantung kamu sebisa mungkin ya ladies. Caranya, usahakan untuk berolahraga rutin dan makan makanan sehat. Sementara untuk pola makan, sebaiknya perbanyak mengonsumsi sayuran berwarna hijau gelap dan buah-buahan segar. Cukupi vitamin D dan antioxidan  Di fase ini penting untuk memperhatikan asupan vitamin D dalam tubuh. Sebab, fase simpanan vitamin D daam tubuh dan menurun padahal tubuh perlu vitamin ini agar kalsium diserap dengan baik. Selain itu, vitamin D membantu menjaga sistem imun tetap kuat serta membantu kamu menghindari kanker payudara dan kanker usus besar. Selain vitamin D, kamu juga perlu mencukupi kandungan antioksidan seperti vitamin A, C dan E. Sebab, kandungan itu membantu kamu mencegah atau menunda kerusakan sel yang menyebabkan terjadinya penuaan.  Sementara makanan yang direkomendasikan pada fase ini adalah paprika merah, jeruk, wortel, ubi jalar dan kacang-kacangan. Baca juga: Makanan Ini Bisa Bangkitkan Rasa Bahagia Lho! Sumber: Herworld
 17 Aug 2018    08:00 WIB
Camilan Sehat Penunda Lapar
Saat siang hari sebelum makan siang atau disaat sore hari kadang kita merasa lapar. Namun untuk makan satu porsi lagi, perut Anda tidak sanggup menampungnya atau mungkin Anda sedang diet. Untuk menghindari kita konsumsi makanan yang berat, Anda bisa makan camilan sehat sehingga dapat menunda rasa lapar Anda sebelum makan siang atau makan malam. Berikut ini adalah camilan sehat yang bisa Anda konsumsi dibandingkan Anda konsumsi makanan ringan yang mengandung banyak MSG. Keri Gans, RD penulis buku The Small Change Diet membagi informasi mengenai makanan apa yang bisa Anda makan saat perut Anda terasa mulai lapar dan belum waktunya makan siang atau makan malam: Roti gandum Roti sandwich dari roti gandum adalah makanan yang paling cocok untuk makan siang yang mudah disiapkan dan bergizi. Tidak hanya roti gandum yang mempunyai serat yang mengenyangkan. Selain itu Anda bisa memasukkan bahan-bahan yang Anda sukai. Namun hindari memasukkan bahan makanan yang terlalu berlemak. Yogurt tanpa lemak Yogurt mungkin tampak seperti makanan ringan. Namun Anda dapat menambahkan buah-buahan dan kacang-kacangan. Sehingga Anda mempunyai makanan yang kaya nutrisi.  Kacang almond  Almond merupakan sumber protein dan lemak yang baik, sehingga bisa mengenyangkan Anda.  Buah  Anda pasti sudah tahu banyak manfaat yang Anda dapat dari buah-buahan. Anda bisa mencampur buah-buahan yang Anda sukai dan Anda bisa mengganti buah-buahan yang Anda konsumsi setiap hari. Apalagi dicampur dengan yogurt tanpa lemak. Yummy!   Sumber: womenshealthmag
 01 Jan 2017    08:00 WIB
Dapatkan Liburan Yang Menyenangkan Dengan 5 Cara
Liburan keluarga adalah hal yang menyenangkan dan akan membuat Anda dapat bersantai bersama sambil mengingat kembali masa-masa nostalgia Anda. Bagi Anda yang ingin melakukan liburan ada baiknya Anda melakukan persiapan sebelumnya agar membantu perjalanan liburan Anda berjalan dengan baik. Dan agar liburan Anda menyenangkan berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan: Jelajahi Saat Anda melakukan liburan, saat ini adalah merupakan saat Anda berada di tempat baru yang mungkin belum Anda ketahui. Luangkan waktu untuk mengeksplorasi tempat baru sebanyak mungkin. Pengalaman ini akan membuat Anda merasa lebih bahagia dan dapat menikmati liburan Anda  Lupakan semua masalah dan rutinitas Anda Hei ini adalah liburan Anda! Waktu yang Anda miliki untuk menikmati liburan tidaklah banyak, sebaiknya Anda benar-benar melupakan semua masalah dan rutinitas pekerjaan Anda dan hal-hal lain yang dapat mengganggu liburan Anda Rencanakan dengan baik  Kunci untuk mendapatkan liburan yang menyenangkan adalah perlunya perencanaan yang baik. Anda perlu melakukan persiapan yang matang dan tidak setengah-setengah.  Sehatkan tubuh Anda sebelum melakukan perjalanan liburan Penting untuk Anda menjaga kesehatan tubuh Anda sebelum liburan. Lakukan olahraga rutin, makan makanan sehat, minum vitamin, bahkan mungkin melakukan pengecekan rutin kondisi tubuh Anda. Kegiatan yang akan dilakukan  Sebelum melakukan liburan, sebaiknya Anda melakukan pembicaraan bersama dengan keluarga. Jenis kegiatan yang akan dilakukan apakah bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga. Anda bisa tanyakan keinginan anak Anda, sehingga Anda dapat mempertimbangkan untuk bepergian kemana. Baca juga: Berbahayanya Terlalu Update di Social Media Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwome