Your browser does not support JavaScript!
 26 Oct 2018    11:00 WIB
Kenali 3 Tanda Ketika Tubuh Mengalami Dehidrasi
Dehidrasi adalah suatu keadaan yang disebabkan karena asupan cairan yang kurang atau kehilangan cairan yang lebih banyak dibanding yang masuk dalam tubuh.  Dehidrasi dapat menimbulkan beberapa komplikasi bahkan dapat mengancam jiwa. Untuk mencegah dehidrasi, Anda harus mengetahui tanda Anda mengalami dehidrasi, seperti: Anda mengalami sakit kepala Saat Anda kehilangan cairan dalam tubuh, berarti Anda juga kehilangan elektrolit tubuh seperti natrium dan kalium. Dalam keadaan seperti ini maka akan terjadi gangguan susunan kimiawi dalam darah Anda. Organ tubuh yang paling sensitif dalam tubuh yaitu otak. Oleh karena itu akan timbul gejala sakit kepala. Sakit kepala yang dirasakan tergantung kepada seberapa banyak Anda kehilangan cairan. Semakin banyak Anda kehilangan cairan, semakin banyak terjadi penurunan jumlah darah dalam tubuh, sehingga aliran oksigen ke otak berkurang. Sakit kepala yang Anda rasakan semakin memburuk.  Urin berwarna sangat kuning Hal ini terjadi karena urin yang overkonsentrasi. Apabila Anda dalam keadaan terhidrasi maka limbah dalam tubuh akan mudah dikeluarkan, namun bila dalam tubuh Anda kurang cairan makan limbah akan sulit keluar dari dalam tubuh.  Anda mengalami sembelit Air akan membantu mengeluarkan limbah dari dalam tubuh melalui usus besar. Namun bila dalam tubuh anda kekurangan cairan, maka limbah tersebut tidak dapat terdorong keluar. Selain itu membuat kotoran menjadi lebih padat. Maka Anda akan mengalami sulit buang air besar/ sembelit   Sumber: womenshealthmag
 16 Feb 2018    08:00 WIB
Alasan Terjadi Dehidrasi Saat Olahraga
Apakah Anda sering berolahraga? Mungkin Anda bertanya-tanya apakah olahraga berlebihan dapat membuat terjadi dehidrasi. Saat Anda melakukan olahraga kemudian banyak keringat, maka hal ini akan memudahkan terjadinya dehidrasi. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi banyaknya terbentuk keringat: Jenis kelamin Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Osaka International dan Kobe University di Jepang menemuakan bahwa pria berkeringat lebih banyak daripada wanita selama berolahraga. Metabolisme tubuh Kecepatan metabolisme tiap individu berbeda-beda yang akan mempengaruhi sejumlah panas yang diproduksi tubuh. Selain itu tergantung aktivitas yang dilakukan Genetik Genetik juga mempengaruhi jumlah keringat yang akan diproduksi Suhu dan kelembaban lingkungan Apabila Anda melakukan olahraga saat suhu panas, siang hari, ditambah menggunakan jaket akan membuat suhu tubuh meningkat dan keringat akan keluar untuk mendinginkannya. Aktivitas fisik Semakin berat aktivitas maka keringat yang dihasilkan akan semakin banyak. Hal ini berhubungan intensitas olahraga yang Anda lakukan. Jenis olahraga yang dilakukan Penyakit dan penggunaan obat-obatan tertentu Hipertiroid. Gangguan fungsi kelenjar tiroid juga menyebabkan penderitanya berkeringat berlebihan. Obat-obatan tertentu seperti aspirin, asetaminofen, morfin dan beberapa jenis obat lain bisa menyebabkan keringat berlebihan.   Dengan begini Anda mengetahui apabila Anda melakukan olahraga dan dalam keadaan seperti diatas berarti Anda harus minum air yang cukup untuk menggantikan cairan yang keluar dari dalam tubuh.   Sumber: duniafitnes