Your browser does not support JavaScript!
 05 May 2021    13:00 WIB
Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam Buah Delima Setiap 100 gram buah delima hanya mengandung 80 kalori. Buah delima mengandung vitamin C, kalium, zat besi, berbagai jenis antioksidan, flavonoid, dan elagitanin.   Mencegah Penyakit Jantung Buah delima mengandung banyak antioksidan yang dapat mengurangi proses oksidasi radikal bebas. Selain itu, buah delima juga dapat membantu mencegah pembentukan kolesterol LDL di dalam tubuh serta mengurangi pembentukan plak di dinding pembuluh darah. Asam oleanolik di dalam buah delima juga dapat membantu menurunkan kadar trigliserida di dalam darah.   Mencegah Kanker Buah delima mengandung banyak antioksidan dan flavonoid yang dapat menghambat produksi sel-sel kanker di dalam tubuh sehingga dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara, kanker prostat, dan kanker paru.  Selain itu, buah delima juga dapat membantu memperlambat proses multiplikasi antigen spesifik prostat. Karena mengandung banya asam pinikik yang dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat dan kanker usus besar.   Melindungi Kulit Buah delima mengandung zat anti penuaan dan dapat membantu mengurangi pembentukan kerutan. Minyak buah delima juga dapat membantu pembentukan lapisan pelindung terhadap decu dan polusi. Selain itu, sari buah delima juga dapat membantu proses detoksifikasi sehingga dapat membuat kulit tampak lebih bersinar.   Membantu Mencegah Asma Buah delima mengandung banyak vitamin C dan asam askorbat yang merupakan suatu agen anti inflamasi (anti radang), yang dapat membantu mengurangi penyumbatan pada organ-organ pernapasan. Selain itu, sari buah delima juga dapat membantu mengatasi demam dan flu.   Membantu Menurunkan Berat Badan Buah delima sangat baik dikonsumsi oleh orang yang menderita obesitas atau berat badan berlebih atau ingin menjaga berat badannya karena buah delima dapat mencegah penyerapan lemak dan trigliserida di dalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya hyperlipidemia (tingginya kadar lemak di dalam tubuh) dan mencegah produksi enzim lipase pankreas, sehingga dapat menurunkan konsumsi energi.   Menurunkan Kadar Gula Darah Buah delima mengandung banyak antioksidan yang dapat membantu menurunkan dan menjaga keseimbangan kadar gula darah. Serat di dalam biji buah delima juga dapat membantu memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh. Biji buah delima memiliki indeks glikemik yang rendah.   Manfaat Lainnya Berbagai manfaat lain dari buah delima bagi kesehatan Anda adalah: Mengurangi berbagai proses peradangan di dalam tubuh (polifenol) Mencegah terjadinya penyakit Alzheimer (berbagai antioksidan) Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi) Mencegah pembentukan bekuan darah Meningkatkan konsumsi oksigen di dalam jantung Mencegah terjadinya rabun senja (rodopsin) Membantu mencegah terbentuknya plak pada gigi   Sumber: foodtofitness
 15 Jul 2020    18:00 WIB
Buah Delima Untuk Mencegah Penyakit Jantung
Buah delima adalah salah satu jenis buah yang sering dihubungkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Jika Anda seorang penderita penyakit jantung atau memiliki faktor resiko penyakit jantung, maka ini adalah salah satu jenis buah yang paling baik untuk dikonsumsi. Menariknya, buah delima bukanlah jenis buah musiman dan tersedia sepanjang tahun. Jadi apa saja manfaat delima untuk jantung? Nilai nutrisi dari buah delimaDelima tidak mengandung lemak dan kalori, tetapi dipenuhi oleh potasium dan vitamin C. Ini adalah kunci untuk melawan penyakit jantung dan mencegahnya. Selain vitamin dan mineral tersebut, buah delima juga mengandung protein, vitamin B6, magnesium, karbohidrat, gula alami dan serat. Buah delima sebagai makanan untuk jantung sehatBuah delima memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi dan penting untuk melawan kolesterol di dalam pembuluh darah arteri. Buah ini juga dapat membantu memperbaiki dinding pembuluh darah dan menggantikan sel yang rusak dengan yang baru. Kandungan antioksidan didalam buah delima mencegah kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari proses oksidasi. Hal ini sangat penting karena dengan demikian artinya buah delima mencegah pengerasan dinding pembuluh darah arteri dari lemak yang masuk ke dalam darah, dan menghasilkan pembuluh darah yang bebas lemak.Buah delima juga dapat meningkatkan kadar oksigen didalam darah. Sekali lagi ini karena adanya kandungan antioksidan didalamnya yang mampu mengurangi kadar kolesterol, memerangi radial bebas dan mencegah endapan darah pada dinding pembuluh darah. Hal ini lah yang membuat aliran darah semakin lancar dan mengalir bebas ke seluruh tubuh untuk menghantarkan oksigen lebih baik lagi. Selain meningkatkan kesehatan, buah delima mempunyai manfaat lain juga, karena buah delima mampu memperlambat penuaan, mencegah terjadinya arthritis, kanker prostat dan disfungsi ereksi. Buah delima juga baik dikonsumsi saat diare, sedang menjalani program penurunan berat badan, ingin menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan mental.Sumber: healthmeup
 17 Feb 2020    08:00 WIB
Hebatnya Kandungan Buah Delima Untuk Kesehatan Tubuh
Jus segar, siapa yang tidak suka. Apalagi ketika di minum dalam cuaca panas. Bagi para juice lovers seperti kita, khususnya yang tinggal di daerah musim panas, pasti kita tidak bisa lepas dari yang namanya jus segar bukan! Kita juga pasti tidak asing, dan sering mencoba yang namanya jus Jeruk, jus Alpukat, Jus Mangga, jus strawberry, jus sayur-sayuran dan sebagainya. Tetapi apa kita pernah mencoba yang namanya jus buah Delima. Apalagi kalau tidak musimnya, buah ini susah dicari. Dan tahukah kalian, buah Delima itu mengandung lebih dari 100 phytochemical (yaitu zat yang hanya ditemukan di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran, dan fungsi dari zat ini, untuk melawan radikal bebas dari luar, yang coba menyerang tubuh kita). Zat ini juga berfungsi untuk mencegah kanker, mencegah kerusakan sel, mencegah oksidasi, meningkatkan sistem imun dan mencegah proses penuaan (anti aging). Buah Delima juga telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun. Ini didapatkan dari sumber mitologi dan tulisan Yunani, Ibrani, Buddha, Islam, dan Kristen. Hal ini dijelaskan dalam catatan yang berasal sekitar 1500 SM, pada waktu itu Buah Delima digunakan sebagai pengobatan untuk cacing pita dan parasit lainnya. Nah, sekarang kita bahas kehebatan apa saja yang bisa dilakukan buah Delima. Kaya akan anti oksidan. Biji delima mendapatkan warna merah cerah dari polifenol. Zat kimia ini adalah antioksidan yang kuat. Jus buah delima mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada kebanyakan jus buah lainnya. Ia juga memiliki antioksidan tiga kali lebih banyak daripada anggur merah dan teh hijau. Antioksidan dalam jus buah delima dapat membantu menghilangkan radikal bebas, melindungi sel dari kerusakan, dan mengurangi peradangan.   Vitamin C. Jus buah delima tunggal memiliki lebih dari 40 persen, dari kebutuhan harian kita akan vitamin C. Vitamin C dapat dipecah ketika dipasteurisasi, jadi pilihlah jus buah delima buatan sendiri atau langsung nikmati buahnya, untuk mendapatkan sebagian besar nutrisi.   Pencegahan Alzheimer. Antioksidan dalam jus dan konsentrasinya yang tinggi diyakini dapat menghambat perkembangan penyakit Alzheimer dan melindungi ingatan kita.   Membantu proses pencernaan. Jus buah delima dapat mengurangi peradangan di usus dan memperbaiki pencernaan. Ini mungkin bermanfaat bagi kita yang mengalami penyakit Crohn (radang usus kronis), kolitis ulseratif, dan penyakit radang usus lainnya.   Mencegah penyakit jantung. Jus buah delima melindungi jantung dan arteri. Penelitian kecil menunjukkan bahwa jus buah Delima meningkatkan aliran darah dan membuat arteri menjadi kaku dan tebal. Ini juga dapat memperlambat pertumbuhan plak dan penumpukan kolesterol di arteri. Namun delima dapat bereaksi negatif dengan obat tekanan darah dan kolesterol seperti statin.   Tekanan darah Minum jus buah delima setiap hari juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik.   Meningkatkan Kinerja dan kesuburan. Konsentrat antioksidan buah delima mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi stres oksidatif menjadi potensial kesuburan. Karena stres oksidatif telah terbukti menyebabkan disfungsi sperma dan menurunkan kesuburan pada wanita. Buah Delima juga telah terbukti membantu mengurangi stres oksidatif di plasenta. Jus buah delima juga dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, salah satu hormon utama di balik dorongan seks.   Ketahanan tubuh dan meningkatkan kinerja olahraga. Jus buah delima mungkin merupakan peningkat kinerja ketika kita berolahraga. Jus dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan pemulihan kekuatan. Ini juga mengurangi kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh latihan ketika kita berolah raga.   Diabetes Delima secara tradisional digunakan sebagai obat untuk diabetes di Timur Tengah dan India. Efek buah delima pada diabetes, itu dapat membantu menurunkan resistensi insulin dan menurunkan gula darah. Sekarang sahabat, setelah mengetahui kehebatan buah Delima, kita semua pasti ingin mencobanya bukan, untuk ditambahkan ke list menu jus favorit kita. Dan tetap rajin-rajin berkonsultasi ke ahli gizi yah.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: www.webmd.com
 06 Apr 2018    08:00 WIB
Buah Delima Pantas Untuk Anda Coba, Karena Manfaatnya Yang Hebat Untuk Kecantikan Kulit Anda
Kita semua tahu bahwa buah delima sarat dengan manfaat kesehatan yang segudang, tetapi apakah Anda pernah bertanya-tanya apakah buah delima dapat melakukan keajaiban bagi kulit Anda. Fakta bahwa buah lezat ini dikemas dengan antioksidan kuat bersifat sebagai agen anti-penuaan alami. Diungkapkan bahwa buah delima memiliki manfaat untuk kecantikan kulit.   Berikut adalah manfaat dari buah delima: 1.      Kaya akan antioksidan Salah satu langkah kunci untuk mengatasi penuaan kulit adalah melalui kemampuan menutrisi kulit yang lebih baik. Buah delima kaya akan antioksidan, sehingga tidak hanya menyehatkan kulit, tetapi juga mencegah kerusakan yang disebabkan karena radikal bebas. 2.      Regenerasi sel Selain efektif sebagai anti-inflamasi dan tinggi asam lemak esensial, delima memiliki senyawa anti-penuaan yang kuat, yang membantu dalam merangsang sel-sel keratinosit (sel kulit) sehingga membantu regenerasi sel. 3.      Anti-penuaan Kandungan vitamin C yang hadir dalam buah delima memainkan peran kunci dalam pembentukan kolagen (kulit terdiri dari kolagen dan serat elastis), sehingga memungkinkan berbagai protein yang bertanggung jawab untuk membuat kulit sehat dan kuat. Satu buah delima mengandung 48 % dari kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C juga merupakan komponen esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga sistem kekebalan tubuh dan akan membantu tubuh melawan flu dan batuk. 4.      Menutrisi kulit kering Minyak yang dibuat dari biji delima dapat digunakan untuk perawatan kulit kering, minyak ini mampu menembus dengan mudah ke dalam kulit Anda. Dengan kemampuan anti-inflamasi dan menenangkan kulit dan berkat perlindungan antioksidan, asam punicic (yang disebut juga asam trichosanic) dan asam lemak omega-5 dengan cepat meremajakan, menenangkan, melembabkan dan memberi napas untuk kulit kering dan pecah-pecah. 5.      Perlindungan dari sinar matahari Minyak biji delima dapat membantu melindungi kulit Anda dari efek merusak sinar matahari. Antioksidan dalam buah melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat radikal bebas dan minyak biji delima mengandung sejumlah besar asam ellagic, antioksidan yang telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan tumor kulit. 6.      Pengelupasan Buah delima bisa menjadi bantuan alami yang sangat baik untuk pengelupasan sel-sel kulit mati pada kulit. 7.      Jerawat Penyebab yang mendasari terjadinya jerawat bisa jadi adanya masalah di sistem pencernaan. Minum jus delima meningkatkan sistem pencernaan Anda dan memberikan sumber vitamin C, yang mengatur produksi sebum, substansi berminyak yang diproduksi oleh tubuh Anda yang menyebabkan jerawat.   Ada banyak manfaat dari buah delima. Jadi tunggu apa lagi segera cari buah delima, nikmati rasanya dan rasakan manfaatnya.   Baca juga: Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: beautyandtips