Your browser does not support JavaScript!
 04 Nov 2016    12:00 WIB
Gendut Waktu Bayi Ternyata Bahaya Lho Bagi Kesehatannya di Masa Depan!
Jika Anda dulunya merupakan bayi gendut yang menggemaskan, maka hal ini mungkin tidak akan berdampak baik bagi kesehatan Anda di masa depan. Menurut sebuah penelitian baru, bayi-bayi yang memiliki indeks massa tubuh yang tinggi cenderung lebih sering mengalami obesitas seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka. Para ahli menemukan bahwa sekitar 1/3 bayi berusia 2 bulan dengan indeks massa tubuh ≥ 85 percentile akan mengalami obesitas saat mereka berusia 2 tahun. Walaupun anak kecil yang memiliki badan gempal tampaknya bukanlah suatu masalah yang besar, akan tetapi sebuah penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2014 di Denmark menemukan bahwa anak-anak yang memiliki indeks massa tubuh ≥ 95 percentile saat mereka berusia 2 tahun, memiliki resiko 2 kali lipat untuk mengalami obesitas saat mereka berusia 30 tahun dibandingkan dengan anak-anak lain yang indeks massa tubuhnya berada di antara 5 dan 50 percentile. Selain itu, bayi-bayi dengan indeks massa tubuh yang tinggi juga memiliki resiko 30% lebih tinggi untuk mengalami sindrom metabolik, suatu keadaan di mana seseorang memiliki lingkar pinggang lebih dari normal, kadar kolesterol HDL yang rendah, kadar trigliserida yang tinggi, kadar gula darah yang tinggi, dan tekanan darah tinggi.   Baca juga: Waspadai Peningkatan Berat Badan Berlebihan Saat Hamil   Bingung mengapa seorang bayi sudah dapat memiliki berat badan berlebih? Sebenarnya ada beberapa hal yang dapat membuat seorang bayi memiliki berat badan berlebih seperti gen, diberi makan terlalu banyak (biasanya dari susu formula), dan paparan terhadap kadar gula darah yang tinggi selama masih berada di dalam kandungan ibunya. Jika anak Anda telah memiliki berat badan berlebih atau bahkan mengalami obesitas, bertanyalah pada dokter anak Anda mengenai seberapa sering dan berapa banyak porsi makan yang seharusnya Anda berikan pada anak Anda. Selain itu, bila anak Anda sudah mulai dapat menerima makanan, pastikan Anda mengenalkan berbagai jenis makanan sehat padanya seperti gandum utuh, sayuran, buah, dan daging tanpa lemak. Akan tetapi, pastikan Anda tidak membuat anak Anda berdiet terlalu ketat, terutama diet yang tidak memperbolehkannya mengkonsumsi berbagai jenis makanan karena hal ini dapat berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth