Your browser does not support JavaScript!
 29 Mar 2018    12:30 WIB
10 Makanan yang Bisa Buat Berat Badan Anda Bertambah Drastis
Bingung mengapa berat badan Anda tidak kunjung turun walaupun Anda sudah berolahraga beberapa kali seminggu dan sudah menghindari berbagai jenis makanan yang telah diketahui dapat meningkatkan berat badan? Hal ini mungkin dikarenakan ada beberapa jenis makanan yang tanpa Anda sadari dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang perlu dihindari karena dapat menyebabkan peningkatan berat badan.   Daging Merah Bila Anda merupakan penggemar daging merah seperti sapi, domba, dan kambing; maka Anda sebaiknya memperhatikan berapa banyak daging yang sudah Anda konsumsi. Walaupun mengandung banyak protein, akan tetapi daging merah juga dapat dengan mudah meningkatkan berat badan karena mengandung banyak lemak jenuh.   Minuman Bersoda Tahukah Anda bahwa minuman bersoda sebenarnya lebih berbahaya daripada sepotong kue atau biskuit? Hal ini dikarenakan seperti kopi, minuman bersoda juga dapat menyebabkan kecanduan. Jangan mengira bahwa karena Anda hanya mengkonsumsi soda diet yang tidak mengandung gula, maka Anda terbebas dari kalori tambahan. Pemanis buatan di dalam soda diet juga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.   Roti Putih Makanan lain yang juga telah diketahui dapat meningkatkan berat badan Anda dengan cukup pesat adalah roti putih. Namun, bukan berarti Anda sama sekali tidak boleh mengkonsumsi roti putih. Pastikan saja Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena mengkonsumsi 2 porsi atau lebih roti putih setiap harinya dapat menyebabkan peningkatan berat badan.   Alpukat Memang benar bahwa alpukat sangat baik bagi kesehatan karena mengandung banyak serat, kalium, dan kolesterol baik. Namun, bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan; Anda justru akan mengalami peningkatan berat badan karena sebutir alpukat mengandung sekitar 300 kalori yang berasal dari lemak tidak jenuh tunggal di dalamnya. Walaupun sehat, lemak ini tetap saja merupakan lemak yang dapat menyebabkan peningkatan berat badan.   Baca juga: 6 Obat yang Sering Menyebabkan Peningkatan Berat Badan   Alkohol Mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan berat badan Anda. Hal ini dikarenakan tubuh manusia sebenarnya tidak dapat menyimpan alkohol, akibatnya saat ada lemak dan gula yang masuk bersamaan dengan alkohol, maka tubuh akan memetabolisme alkohol terlebih dahulu, akibatnya lemak dan gula yang ada akan "terbengkalai". Bila hal ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, maka hal ini dapat berdampak buruk pada metabolisme tubuh Anda, yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan.   Kacang Kacang memang merupakan salah satu cemilan paling sehat bagi manusia, terutama di kala lapar karena mengandung banyak asam lemak omega 3 dan protein. Namun, perlu Anda ketahui bahwa kacang juga mengandung banyak kalori. Sekitar 60 gram kacang almond mengandung sekitar 132 kalori. Jadi, bila Anda mengkonsumsi kacang secara berlebihan saat mengemil, maka Anda dapat menambahkan sekitar 300-400 kalori setiap harinya. Oleh karena itu, pastikan Anda menakar jumlah kacang yang Anda konsumsi untuk mencegah Anda makan secara berlebihan.   Buah Kering Mengemil buah segar memang baik, akan tetapi berhati-hatilah saat Anda mengkonsumsi buah kering karena buah ini mengandung banyak gula di dalamnya. Satu porsi buah kering yang terdiri dari 8 buah aprikot, 3 kurma, atau 2 sendok makan cranberi dapat mengandung sekitar 100 kalori.   Susu Full Cream Susu memang baik bagi kesehatan Anda, akan tetapi mengkonsumsi terlalu banyak susu full cream dapat berdampak buruk bagi berat badan Anda. Segelas susu (240 ml) full cream mengandung sekitar 149 kalori dan hampir 5 gram lemak jenuh. Namun, bila Anda sedang berusaha untuk membentuk otot, maka mengkonsumsi susu full cream merupakan pilihan yang tepat karena susu ini mengandung banyak protein.   Jus Buah Segar Mengkonsumsi buah segar berbeda jauh dengan jus buah segar karena buah segar mengandung banyak serat dan fitonutrien yang dapat membantu memperlambat penyerapan gula. Saat Anda mengkonsumsi jus buah segar, maka Anda tidak akan memperoleh serat dan fitonutrien ini. Dengan kata lain Anda hanya mengkonsumsi minuman manis.   Granola Banyak orang mengira bahwa granola merupakan makanan sehat. Akan tetapi, granola siap saji mengandung banyak gula, lemak, dan kalori; apalagi bila Anda juga mengkonsumsi susu bersama dengan granola.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.     Sumber: cheatsheet
 02 Sep 2015    12:00 WIB
"Pembunuh" Ini Berhasil Turunkan Berat Badan Sebanyak 400kg!
Seorang wanita dengan berat badan 500 kilogram yang pernah dijuluki sebagai “pembunuh setengah ton” ini berhasil mengubah hidupnya sejak tahun 2011 saat ia sukses menurunkan berat badannya hingga 400 kg.   Mayra Rosales, 34 tahun, yang berasal dari Texas, Amerika Serikat ini sebenarnya telah menyerah dengan kehidupannya. Hal ini pulalah yang membuat ia rela menggantikan sang adik, Jamie, saat adiknya tersebut secara tidak sengaja membunuh anaknya sendiri, Eliseo, pada tahun 2008.   Rosales mengaku bahwa ia tidak sengaja membunuh keponakannya tersebut. Ia mengatakan pada polisi bahwa ia membunuh keponakannya tersebut saat ia secara tidak sengaja menindih keponakannya itu. Pernyataan ini pun kemudian berhasil dibantah setelah hasil autopsi menunjukkan bahwa sang bocah meninggal akibat adanya banyak luka pada tulang tengkoraknya.   Setelah sang adik, Jamie, mengakui tindakannya dan dihukum selama 15 tahun di penjara, maka Rosales pun bersumpah untuk hidup lebih sehat sehingga ia dapat merawat anak adiknya yang masih hidup. Ia pun memutuskan untuk mengubah hidupnya dan sejak tahun 2011, ia telah berhasil menurunkan beberapa ratus kg berat badannya.   Rosales berhasil menurunkan berat badannya setelah melalui 11 tindakan pembedahan, termasuk pembedahan untuk membuat perutnya lebih kecil (lap band surgery) dan pembedahan untuk mengangkat kulit yang berlebih.   Selain itu, ia juga mengubah pandangannya mengenai makanan. Sebelumnya, ia menganggap bahwa ia hidup untuk makan, akan tetapi sekarang ini, ia hanya menganggap makanan sebagai sesuatu yang harus ia makan demi kelangsungan hidupnya.   Setelah persidangannya selesai, Rosales pun memulai terapinya, hasilnya adalah berat badannya pun turun hingga 50 kg dalam waktu 10 hari pertama.   Setelah mengalami penurunan berat badan dengan cukup drastis. Rosales tidak hanya mengalami perubahan penampilan fisik, keadaan kesehatannya pun juga mengalami perbaikan yang cukup drastis. Rosales mengatakan bahwa ia tidak lagi menderita diabetes, tidak lagi memiliki kadar kolesterol yang tinggi, dan tidak lagi menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).   Rosales kini aktif di Facebook dan memiliki lebih dari 18.000 fans. Rosales juga mengundang para penggemarnya yang sedang berjuang untuk menurunkan berat badan untuk mengirimkan pesan pada facebooknya jika mereka ingin menerima berbagai tips kesehatan. Saat ini, Rosales sedang berjuang untuk mendapatkan hak asuh anak adiknya yang masih hidup.   Baca Juga: Ke mana Perginya Lemak Tubuh Anda Saat Berat Badan Turun?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: dailymail
 17 May 2014    16:00 WIB
Waspadai Peningkatan Berat Badan Berlebihan Saat Hamil
Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa ibu hamil dengan berat badan berlebih atau obesitas sebelum kehamilan lebih sering mengalami peningkatan berat badan berlebihan karena mereka menganggap mereka makan untuk 2 orang. Para peneliti memperingatkan bahwa mengalami terlalu banyak peningkatan berat badan selama kehamilan dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan berat badan dalam jangka panjang serta terjadinya kelahiran prematur. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai berapa berat badan yang boleh anda capai selama kehamilan. Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa menjaga peningkatan berat badan selama kehamilan agar tidak berlebihan dapat membantu mencegah terjadinya berbagai komplikasi selama kehamilan berikutnya.Pada penelitian ini, para peneliti bertanya pada 29 wanita obesitas atau dengan berat badan berlebih yang baru saja melahirkan mengenai pola makan mereka, apakah mereka mengalami morning sickness, dan kapan mereka berolahraga selama hamil. Para ahli menganjurkan agar wanita yang memiliki berat badan normal sebelum hamil hanya mengalami peningkatan berat badan sebanyak 12.5-17.5 kg selama kehamilan. Wanita dengan berat badan berlebih hanya boleh mengalami peningkatan berat badan sebesar 7.5-12.5 kg selama hamil. Sedangkan wanita dengan obesitas hanya boleh mengalami peningkatan berat badan sebanyak 5.5-10 kg selama kehamilan. Para ahli juga menganjurkan bahwa wanita yang memiliki berat badan normal sebelum hamil hanya boleh mengkonsumsi 300 kalori lebih banyak daripada sebelum hamil.Sumber: webmd