Your browser does not support JavaScript!
 06 Jul 2020    16:00 WIB
Anak Sering Kurang Tidur? Tingkatkan Resiko Obesitas Saat Dewasa!
Kurang tidur tidak hanya dapat mengganggu prestasi sekolah anak Anda, tetapi juga dapat meningkatkan resiko obesitas saat mereka dewasa nanti. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar lebih dari 10.000 orang Amerika, yang berusia antara 16-21 tahun, di mana sekitar seperlimanya hanya memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian ini memiliki resiko mengalami obesitas yang lebih tinggi (sekitar 20% lebih tinggi) saat mereka berusia 21 tahun dibandingkan dengan orang lain yang memiliki waktu tidur lebih dari 8 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Walaupun kurang olahraga dan menghabiskan terlalu banyak waktu menonton televisi juga merupakan salah satu faktor resiko terjadinya obesitas, akan tetapi para peneliti menemukan bahwa keduanya tampaknya tidak turut berperan dalam hubungan antara kurang tidur dan obesitas.   Saat Anda telah menjadi orang dewasa dan mengalami obesitas, maka akan lebih sulit bagi Anda untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan Anda tetap ideal. Sedangkan, semakin lama Anda mengalami obesitas, maka semakin besar resiko Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.   Tidur yang cukup tidak hanya membuat anak Anda dapat berkonsentrasi dan belajar dengan lebih baik di sekolah, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Menurut CDC, seorang remaja sebaiknya memiliki waktu tidur sebanyak 9-10 jam setiap malamnya.   Rasa kantuk dan lelah di siang hari telah banyak diketahui berhubungan dengan apa dan bagaimana pola makan seseorang. Kurang tidur dapat membuat Anda ingin mengkonsumsi suatu makanan tertentu (kurang tidur menyebabkan seseorang lebih ingin mengkonsumsi makanan tinggi lemak) dan mengubah nafsu makan Anda (meningkat).     Sumber: newsmaxhealth
 27 Jun 2020    08:00 WIB
5 Hal yang Dapat Dilakukan di Pagi Hari Untuk Menurunkan Berat Badan
1.      Paparan Sinar Matahari Pagi Berdasarkan sebuah penelitian, paparan sinar matahari ternyata juga dapat membantu menurunkan berat badan. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 54 orang peserta penelitian yang menggunakan monitor pada pergelangan tangan yang berfungsi untuk merekam seberapa banyak paparan sinar matahari pagi yang mereka alami selama 7 hari. Selama periode tersebut, para peserta peneliti juga diminta untuk mencatat semua makanan yang mereka konsumsi untuk mengetahui berapa jumlah kalori yang dikonsumsinya. Para peneliti kemudian menemukan bahwa orang yang menerima lebih banyak paparan sinar matahari pagi memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat gelap, dan tidak dipengaruhi oleh usia, aktivitas fisik, atau apa yang mereka makan. Para peneliti menduga hal ini dikarenakan sinar matahari dapat membantu mengatur "jam" tubuh Anda, yang dapat membantu jadwal tidur Anda, yang juga penting bagi usaha Anda untuk menurunkan berat badan. Selain itu, sinar matahari pagi juga mengandung lebih banyak sinar biru, yang memiliki efek paling tinggi pada irama sirkardian (jam tubuh) Anda. Untuk memperoleh manfaat menakjubkan ini, Anda hanya perlu terpapar oleh sinar matahari pagi selama 20-30 menit di antara pukul 8-12 siang.   2.      Tidur Cukup Memiliki waktu tidur yang cukup juga penting untuk menurunkan berat badan Anda. Menghabiskan lebih banyak waktu untuk tidur dapat membantu Anda makan lebih sedikit dan lebih jarang ingin mengkonsumsi suatu makanan tertentu dibandingkan dengan orang yang kurang tidur. Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti mengamati 10 orang dewasa muda dengan berat badan berlebih yang beresiko untuk mengalami obesitas dan memiliki waktu tidur yang kurang (kurang dari 6.5 jam setiap malamnya). Pada minggu pertama penelitian, para peserta penelitian tetap kurang tidur. Kemudian pada minggu kedua dan ketiga penelitian, para peneliti meminta para peserta penelitian untuk tidur selama 8.5 jam setiap malamnya. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian mengalami penurunan nafsu makan hingga 14% dan penurunan keinginan untuk mengkonsumsi suatu makanan tertentu (makanan manis dan asin) hingga 62%.   3.      Ubah Pilihan Transportasi Anda Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang pergi bekerja dengan berjalan kaki, naik sepeda, atau menggunakan alat transportasi umum memiliki indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang mengemudikan kendaraan bermotor untuk pergi ke kantor. Pada penelitian yang dilakukan di Inggris ini, para peneliti mencatat indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh lebih dari 7.000 orang. Para peserta penelitian kemudian diminta menjawab beberapa pertanyaan seputar bagaimana mereka berangkat kerja dari rumah ke tempat kerjanya. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para wanita yang menggunakan alat transportasi lainnya selain mobil memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah (0.7 poin lebih rendah) dibandingkan dengan para peserta penelitian lainnya.   4.      Sarapan Tinggi Protein Mengkonsumsi makanan tinggi protein di pagi hari ternyata juga dapat membantu usaha Anda untuk menurunkan berat badan. Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti mengamati sekitar 35 orang wanita yang berusia antara 18-55 tahun dan memberikan mereka 3 jenis menu sarapan yang berbeda. Sarapan jenis pertama adalah hanya segelas air putih, sementara itu dua jenis lainnya adalah makanan yang mengandung sekitar 300 kalori dengan jumlah lemak dan serat yang berimbang, di mana salah satunya mengandung 3 gram protein, sementara yang lainnya mengandung 30-39 gram protein. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi sarapan tinggi protein merasa tidak terlalu lapar dan mengkonsumsi lebih sedikit kalori (175 kalori lebih sedikit) saat makan siang. Hal ini dikarenakan protein lebih sulit dicerna dan membuat tubuh harus menghasilkan hormon peptida YY di usus yang membantu meningkatkan rasa kenyang.   5.      Olahraga Berdasarkan sebuah penelitian, selain mampu meningkatkan metabolisme tubuh Anda di sepanjang hari, olahraga ternyata juga dapat membantu para wanita agar tidak tergoda terhadap berbagai gambar makanan yang menarik. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 17 orang peserta penelitian yang memiliki berat badan ideal (indeks massa tubuh normal) dan 18 orang peserta penelitian yang mengalami obesitas. Para peneliti kemudian meminta para peserta penelitian tersebut untuk berjalan cepat selama 45 menit di pagi hari.     Sumber: womenshealthmag
 07 Jun 2020    08:00 WIB
Cara Cepat Turunkan Berat Badan 7 Kg Dalam 7 Hari
Anda ingin turun 7kg dalam 7 hari? Awalnya target ini terlihat tidak mungkin, tetapi dengan mengikuti diet yang mudah ini, Anda pasti bisa menurunkan berat badan. Menurunkan berat badan 7kg dalam 7 hari mungkin terdengar mudah saat pertama kali Anda mendengarnya, tetapi untuk mencapainya Anda memerlukan kesabaran dan dedikasi. Saat Anda sudah menetapkan keinginan untuk menurunkan berat badan dan Anda mau berusaha pasti Anda akan mampu.   Berikut adalah tips  menurunkan berat badan dalam waktu 7 hari: Hari pertamaHari pertama merupakan hari yang paling penting dalam memulai diet, sehingga Anda harus memulainya dengan makanan yang sehat dan ringan. Anda dapat memulai hari itu dengan hanya mengkonsumsi buah. Diet buah harus benar-benar konsisten sepanjang hari dan tidak ada asupan lain yang Anda konsumsi. Dianjurkan pada hari pertama ini Anda mengonsumsi semua buah kecuali pisang. Selain itu, pastikan juga di hari ini Anda banyak minum air putih agar tetap terhidrasi. Hari keduaPada hari yang kedua, jika Anda ingin menurunkan berat badan sebanyak 7kg dalam 7 hari Anda harus mengikuti diet sayuran secara ketat. Anda harus mengkonsumsi berbagai jenis sayuran yang memiliki warna-warna cerah dengan membuat salad Anda sendiri. Sayuran yang direbus atau sayuran yang mentah dapat menurunkan berat badan Anda dengan cepat. Di hari ini Anda dapat menikmati semua sayuran, termasuk kentang, tetapi ingat pengolahannya harus hanya dengan cara direbus. Seiring dengan menjalankan diet hari kedua ini, jangan lupa untuk tetap minum sebanyak 8 gelas air. Hari ketigaHari ini menjadi lebih berwarna karena Anda bisa mencampurkan sayuran dan buah-buahan. Mulailah hari Anda dengan semangkuk buah diikuti sengan salad sayur untuk makan siang  dan makan malam dengan buah-buahan atau sayuran pilihan Anda. Penting juga untuk diingat, di hari ketiga ini sebaiknya hindari konsumsi kentang dan pisang. Hari keempatPada hari keempat, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi hanya pisang dan susu dalam sehari penuh. Pisang dan susu ini juga bisa Anda campur dan dibuat menjadi smoothie dan milkshake. Akan jauh lebih baik jika Anda hanya menggunakan susu skim atau susu tanpa lemak. Hari kelimaDi hari kelima, Anda boleh untuk makan semangkuk kecil nasi. Namun Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi tomat sebagai menu tambahannya. Tomat ini bisa Anda olah menjadi tomat rebus saat menjadi menu tambahan nasi atau dikonsumsi mentah saat dimakan sendiri. Nasi hanya boleh Anda konsumsi di pagi dan siang hari. Tingkatkan asupan air putih sekitar 12-15 gelas per hari. Hari keenamPada hari keenam, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi semangkuk nasi untuk makan siang dan kembali pada diet sayur setelahnya. Meskipun terasa berat, tapi Anda sebaiknya mengikuti pola makan ini untuk membantu menurunkan berat badan. Hari ketujuhPada hari ini Anda boleh mengkonsumsi semangkuk nasi dan sayur-sayuran yang Anda sukai untuk dimakan bersama-sama. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi jus buah pilihan Anda. Dalam diet hari ini, semua racun akan dikeluarkan dari tubuh dengan bantuan jus buah yang dikonsumsi sepanjang hari tersebut. Sumber: boldsky
 31 May 2020    11:00 WIB
Minum Banyak Air Buat Tubuh Lebih Langsing?
Anda sedang melakukan program diet? Apabila iya, mungkin Anda pernah mendengar ada yang mengatakan bahwa minum air putih akan membuat tubuh menjadi langsing. Apakah hal ini benar? Ada beberapa hal yang dapat dipengaruhi karena minum air putih, seperti: Pengurangan kalori Minum air sebelum makan akan membantu Anda mengkonsumsi makanan lebih sedikit, sehingga mengurangi jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Sebuah penelitian pada tahun 2008 telah diterbitkan sebuah jurnal yaitu "Journal of American Dietetic Association," mengatakan bahwa minum beberapa gelas air sekitar 20 sampai 30 menit sebelum duduk untuk makan akan membantu mengurangi asupan kalori Anda sebanyak 75 kalori. Air membuat perut Anda terasa kenyang, sehingga Anda cenderung untuk tidak menghabiskan makanan di piring Anda. Apabila Anda minum air sebelum makan siang dan makan malam setiap hari, maka Anda akan mengurangi asupan kalori sekitar 150 kalori per hari. Sehingga berat badan Anda akan turun Pengeluaran racun Air akan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh. Hati akan membantu memproduksi empedu yang memecah lemak, tetapi bila tersumbat makan organ tersebut tidak akan bekerja dengan baik. Apabila Anda minum air dengan teratur akan membuat organ vital bekerja lebih efisien. Selain itu apabila Anda tidak minum air yang cukup akan membuat Anda sembelit dan membuat kotoran menumpuk disaluran pencernaan Anda dan membuat perut Anda terasa penuh. Asupan serat yang cukup menurut website Colorado State University Extension adalah sekitar 14 gram per 1000 kalori. Namun serat tidak akan berfungsi tanpa air. Ganti minuman Anda dengan air putih Sebaiknya Anda minum air putih setiap hari untuk membantu pola diet Anda menjadi lebih berhasil. Misalnya saat pagi hari Anda yang biasanya minum 16 ons latte yang memiliki 265 kalori, minuman soda botolan sekitar 20 ons pada saat makan siang yang memiliki 225 kalori dan segelas es teh manis 16 ons pada saat makan malam yang memiliki sekitar 180 kalori. Apabila Anda mengganti semua minuman tersebut dengan air putih maka Anda sudah dapat mengurangi sekitar 670 kalori dari diet Anda dalam sehari. Hal ini dapat membantu mengurangi berat badan sekitar 0,5-1 kg dalam satu minggu. Minum air putih tidak mempunyai efek langsung terhadap penurunan berat badan, namun dengan minum air putih akan membantu pengurangan jumlah kalori yang masuk dalam tubuh. Jadi untuk Anda yang sedang berdiet, banyak-banyaklah minum air putih. Sumber: healthyeating
 06 May 2020    16:00 WIB
5 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan Dengan Berjalan Kaki
Bila Anda tidak menyukai olahraga lari, maka Anda dapat memilih berjalan kaki sebagai cara lainnya untuk membantu menurunkan berat badan. Berjalan kaki merupakan suatu olahraga yang dapat Anda lakukan kapan saja dan di mana saja. Akan tetapi, pastikan Anda juga mengkonsumsi diet sehat untuk mencapai tujuan Anda. Di bawah ini terdapat beberapa cara untuk menurunkan berat badan melalui berjalan kaki.   Berjalan Diselingi Istirahat Saat berjalan, beristirahatlah sejenak untuk melakukan 15 kali push up, 40 kali squats jump, dan 40 kali jumping jacks. Dengan demikian, Anda dapat membakar lebih banyak kalori. Hal ini merupakan cara yang paling efektif untuk menurunkan berat badan Anda dengan berjalan kaki.   Berjalan Cepat Berapa kecepatan jalan Anda sangatlah penting bagi penurunan berat badan selain daripada berapa jauh Anda berjalan. Untuk membakar lebih banyak kalori setiap kalinya, cobalah untuk berjalan lebih cepat. Lakukanlah olahraga jalan ini selama 45-60 menit selama 5-6 hari setiap minggunya.   Berjalan Santai Jika Anda ingin membuat tubuh dan pikiran Anda lebih rileks serta tetap sehat, maka olahraga jalan merupakan pilihan yang tepat. Berjalan kaki dapat membantu membakar kalori, membuat Anda merasa lebih baik, dan berpikir dengan lebih jernih. Selain itu, berjalan kaki juga dapat membantu Anda melawan stress dan dapat memperbaiki mood Anda.   Berjalan Jauh Jika Anda ingin menurunkan berat badan Anda dengan berjalan kaki, maka Anda harus berjalan kaki cukup jauh, setidaknya 2 kali seminggu. Tambahkanlah jarak Anda secara perlahan-lahan setiap harinya untuk melatih stamina Anda.   Berjalan Menanjak Walaupun akan terasa sulit pada awalnya, berjalan menanjak dapat sangat membantu Anda bila Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan. Melakukannya secara teratur dapat membuat Anda lebih terbiasa.   Sumber: womanitely
 01 May 2020    11:00 WIB
5 Tanda Penyakit Kencing Manis Yang Perlu Diwaspadai
Penyakit kencing manis adalah penyakit yang dapat menjangkit siapa saja, tidak terkait gender. Bisa terkena pada wanita maupun pria. Namun wanita rentan terkena penyakit kencing manis pada saat kehamilan. Berikut adalah tanda penyakit kencing manis pada wanita: Berat badan turun naik Salah satu penyakit kencing manis adalah perubahan berat badan yang cukup signifikan.  Bisa tiba-tiba mengalami penurunana berat badan dikarenakan gangguan yang terjadi pada sistem metabolisme. Ataupun berat badan yang tiba-tiba meningkat untuk seorang yang baru terkena penyakit kencing manis dimana nafsu makan akan meningkat Rasa haus yang ekstrim Tanda yang lain adalah rasa haus yang ekstrim. Seorang yang menderita kencing manis akan selalu merasa haus dan harus memuaskan dahaganya. Bahkan ada rasa tidak perlu makan asalkan bisa mendapatkan minuman yang cukup. Apabila Anda merasakan haus secara berlebihan walaupun tidak melakukan aktivitas yang berlebihan ada baiknya Anda.  Sering merasa lelah Sering merasa lelah adalah gejala awal yang terjadi pada penderita penyakit kencing manis. Kelelahan yang dirasakan sangat mengganggu bahkan tubuh merasa tidak ada energi sama sekali. Kelelahan yang dirasakan membuat Anda tidak akan mampu melakukan pekerjaan fisik untuk jangka waktu yang panjang. Kelelahan juga dapat menyebabkan stres dan ketegangan. Sering pipis Dengan buang air kecil, ini adalah cara tubuh untuk membuang racun ataupun bahan-bahan yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh. Namun bila Anda sering buang air kecil meskipun tidak mengkonsumsi air putih terlalu banyak dan dimalam hari Anda sampai terbangun hanya untuk buang air kecil. Ini merupakan hal yang perlu diwaspadai. Sering buang air kecil tidak baik karena menyebabkan situasi yang tidak nyaman dan kehilangan energi. Apabila Anda mengalami hal ini segera konsultasikan dengan dokter Anda. Penyembuhan luka yang lama Pada penderita kencing manis proses penyembuhan luka biasanya lebih lama.  Jika luka tidak sembuh untuk waktu yang lama, itu bisa menjadi tanda penyakit kencing manis yang tidak boleh diabaikan.  Tanda-tanda diatas merupakan tanda awal yang dialami oleh penderita penyakit kencing manis. Untuk mencegah terjadinya komplikasi yang disebabkan oleh penyakit kencing manis suatu saat nanti. Adanya baiknya Anda konsultasikan masalah tersebut dengan dokter Anda. Sumber: boldsky
 13 Mar 2020    18:00 WIB
4 Cara Menghentikan Kebiasaan Mengemil di Kantor
Baik stress maupun rasa bosan dapat memicu timbulnya keinginan untuk mengemil di kantor. Di bawah ini terdapat beberapa cara yang dapat membantu Anda mengatasi keinginan mengemil tersebut dan sukses menurunkan berat badan.   1.      Beli Cemilan Sehat Jika Anda terus merasa tergoda melihat cemilan tidak sehat di meja rekan kerja Anda, maka belilah cemilan sehat untuk diri Anda sendiri. Jadi, bila Anda merasa ingin mengemil nantinya, Anda pun telah memiliki cemilan sehat untuk dikonsumsi. Beberapa contoh cemilan sehat yang dapat mencegah terjadinya peningkatan berat badan adalah kacang almond, kacang pistachios, dan ceri kering.   2.      Bawa Makan Siang Anda Dari Rumah Memilih makanan yang tepat saat makan siang juga dapat membantu Anda melawan keinginan untuk mengemil di sore hari. Pastikan makan siang Anda terdiri dari buah, sayuran, protein tanpa lemak, dan gandum yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama dan memiliki lebih banyak energi. Buatlah makan siang Anda di malam sebelumnya jika Anda tidak punya waktu memasak di pagi hari.   3.      Jauhkan Makanan Penggoda Anda tidak dapat tergoda pada apa yang tidak dapat Anda lihat. Ungkapan ini juga berlaku bagi makanan, bila Anda tidak melihat makanan kesukaan Anda atau cemilan kesukaan Anda, maka Anda tidak akan merasa tergoda untuk mengkonsumsi cemilan tersebut. Selain itu, berusaha untuk melawan godaan untuk mengemil dan berhasil dapat membantu Anda membentuk suatu kebiasaan baru yang baik.   4.      Berjalan Kaki Selain mampu mengalihkan perhatian Anda dari keinginan untuk mengemil, berjalan kaki juga dapat membantu mengatasi stress akibat pekerjaan. Berapa lama Anda berjalan kaki tidak masalah dan tidak harus di luar ruangan, berjalan mondar-mandir di dalam ruang kantor atau lorong kantor Anda juga baik. Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa kemampuan seseorang untuk berpikir kreatif akan meningkat hingga sebanyak 60% saat orang tersebut berjalan kaki.   Sumber: fitbie
 09 Mar 2020    11:00 WIB
4 Cara Hormon Mempengaruhi Berat Badan Anda
Tahukah Anda bahwa hormon estrogen dapat merupakan penyebab dari melemahnya energi Anda di siang hari? Atau menyebabkan nafsu makan Anda meningkat? Hormon memiliki peranan yang sangat penting dalam berbagai fungsi tubuh Anda, termasuk mood, motivasi, dan nafsu makan. Hal ini berarti bahwa hormon Anda juga dapat mempengaruhi usaha Anda untuk menurunkan berat badan. Saat kadar hormon Anda seimbang di dalam tubuh, maka fungsi dan keadaan tubuh Anda pun dapat berjalan dengan sangat baik. Akan tetapi, bila terjadi gangguan keseimbangan hormonal, maka fungsi dan keadaan tubuh Anda juga akan mengalami kekacauan, yang dapat mengganggu usaha Anda untuk menurunkan berat badan.   1.      Hormon Dapat Membuat Anda Makan Saat Marah (Hangry) Apakah Anda pernah merasa sangat lapar hingga membuat mood Anda memburuk? Kombinasi mematikan ini disebabkan oleh hipoglikemia yaitu kadar gula darah yang rendah, yang juga menyebabkan penurunan kadar serotonin, suatu hormon yang berfungsi untuk memperbaiki mood, yang biasanya dihasilkan saat seseorang mengkonsumsi karbohidrat. Untuk membantu menjaga mood Anda tetap stabil, konsumsilah makanan sehat dan seimbang, yang mengandung lemak sehat, banyak serat, dan karbohidrat. Setiap orang membutuhkan kombinasi lemak dan karbohidrat untuk membantu meningkatkan kadar gula darah, tetapi tidak terlalu tinggi. Hal ini akan membuat kadar gula darah Anda menjadi stabil dan membantu meningkatkan kadar serotonin, yang dapat membuat mood Anda membaik.   2.      Hormon Dapat Mengganggu Proses Pembakaran Lemak Apakah Anda sudah berolahraga secara teratur dan mengikuti diet ketat tetapi berat badan Anda tidak juga turun? Hal ini mungkin disebabkan oleh hormon kortisol. Hormon kortisol merupakan hormon yang bertanggung jawab untuk memberitahu sel-sel lemak untuk melepaskan cadangan gula menjadi glukosa ke dalam aliran darah. Jadi, saat berat badan Anda berhenti berkurang, maka hal ini mungkin disebabkan hormon kortisol berhenti mengirimkan sinyal ke sel-sel lemak tubuh Anda, sehingga tubuh Anda pun membakar lebih sedikit lemak untuk menghasilkan energi yang diperlukannya. Untuk memperlancar proses pengiriman sinyal ini, maka konsumsilah banyak sayuran berdaun hijau. Berbagai sayuran mentah dapat membantu hati Anda untuk memproduksi glutation (sebuah mikronutrien) yang akan memicu proses metabolisme estrogen dan membuat kortisol tetap menjalankan fungsinya dengan baik.   3.      Hormon Membuat Nafsu Makan Meningkat Gherlin merupakan hormon yang diproduksi di dalam lambung, yang berfungsi untuk mengatur rasa lapar seseorang. Saat seseorang merasa lapar, maka hormon ini akan menyampaikan suatu sinyal ke dalam otak yang akan memicu timbulnya nafsu makan. Makan merupakan satu-satunya jalan bagi Anda untuk menghentikan proses pengiriman sinyal ini. Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi rasa lapar ini dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan makanan lainnya. Kombinasi antara protein tanpa lemak dan karbohidrat kompleks merupakan yang terbaik untuk menurunkan kadar hormon ini, bahkan lebih baik daripada makanan berlemak. Hindarilah konsumsi makanan berlemak dan mengandung banyak gula seperti es krim, keripik kentang, atau donut.   4.      Hormon Membuat Tubuh Dapat Menjalankan Fungsinya Hormon leptin merupakan suatu hormon yang berfungsi untuk memberitahu tubuh bahwa seseorang telah merasa puas dan kenyang. Bila kadar hormon leptin tinggi, maka seseorang pun dapat menjadi lebih berkonsentrasi dalam melakukan segala sesuatu. Berolahraga selama 30 menit setiap harinya dapat membantu meningkatkan kadar hormon leptin. Selain itu, mengkonsumsi 1 porsi sayuran sebelum pukul 10 pagi juga dapat membantu meningkatkan kadar hormon ini. Hal ini dikarenakan sayuran mengandung banyak serat, vitamin, dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi proses peradangan di dalam tubuh, yang dapat mengganggu produksi hormon leptin ini.   Sumber: womenshealthmag
 06 Mar 2020    18:00 WIB
Konsumsi Protein Dengan Baik Dapat Menaikkan Berat Badan?
Hampir semua orang ingin memiliki bentuk tubuh dan berat badan yang ideal. Ada yang ingin menurunkan berat badan namun ada juga yang ingin menaikkan berat badan. Apakah saat ini Anda sedang ingin menaikkan berat badan? Salah satu cara untuk Anda menaikkan berat badan yaitu konsumsi protein Mengapa Anda membutuhkan protein? Protein dapat membantu membentuk massa otot. Anda tidak inginkan menaikkan berat badan namun hanya berisi lemak. Maka yang harus Anda lakukan: 1.      Konsumsi makanan tinggi protein Makanan tersebut seperti: telur, daging merah, makanan laut, ikan, produk kedelai, kacang-kacangan dll merupakan sumber makanan yang sangat kaya protein. Untuk tambahan ekstra, dianjurkan untuk mengkonsumsi roti gandum dengan makanan tinggi protein seperti selai kacang. 2.      Hindari makan satu jenis makanan terlalu banyak Meski protein membantu membentuk otot Anda. Namun Anda harus menyeimbangkan diet Anda dengan asupan pendukung lain yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran. 3.      Olahraga yang teratur Apabila Anda konsumsi protein berlebih Anda tentu harus membantunya dengan melakukan olahraga yang teratur. Usahakan lakukan latihan yang dapat membentuk otot seperti angkat beban.  4.      Tidak terlalu banyak Konsumsi protein terlalu berlebihan juga dapat menyebabkan kembung, sakit perut atau kram. Anda dapat mencoba kiat diatas. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan keinginan Anda lakukan dengan baik dan konsisten. Sumber: stylecraze