Your browser does not support JavaScript!
 17 Nov 2014    08:00 WIB
5 Cara Mengatasi Berbagai Jenis Bau Tidak Sedap
Bau Mulut Saat Berkencan Apakah Anda telah menyikat gigi Anda secara teratur dan juga menggunakan obat kumur, akan tetapi mulut Anda tetap saja bau? Hal ini dikarenakan bakteri dan lendir yang terdapat di bagian belakang lidah Anda. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat menggunakan handuk bersih atau sikat gigi untuk menggosok bagian belakang lidah Anda untuk menyingkirkan bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, Anda dapat juga mengunyah berbagai jenis makanan yang sulit dicerna atau kenyal seperti apel. Hal ini dapat membuat mulut Anda menghasilkan lebih banyak air liur dan menyingkirkan semua bakteri yang terdapat di dalam mulut Anda. Segera hubungi dokter gigi Anda bila bau mulut Anda terasa asam, hal ini mungkin merupakan suatu gejala dari penyakit gusi.   Tangan Berbau Oli Gunakanlah krim tangan untuk membantu menghilangkan bau oli tersebut. Anda tidak perlu membeli krim tangan dengan pewangi tertentu untuk menghilangkan bau oli dari tangan Anda. Anda hanya perlu mengoleskannya pada tangan Anda, tunggu beberapa menit, kemudian cucilah tangan Anda dengan sabun dan air bersih untuk membersihkan krim tangan tersebut beserta bau oli.   Kaki Bau Keringat dan kelembaban yang tinggi pada kaki dapat menjadi penyebab timbulnya bau kaki. Untuk mengatasinya, keringkanlah kaki Anda dengan tisu atau handuk dan bila Anda memiliki deodoran, Anda dapat mengoleskannya pada kaki dan kaus kaki Anda secara langsung untuk menghilangkan bau tidak sedap.   Napas Berbau Alkohol Minumlah jus jeruk untuk mengaktivasi berbagai enzim hati yang dapat mempercepat metabolisme alkohol di dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme di dalam hati Anda sehingga bau alkohol ini pun akan lebih cepat hilang.   Bau Rokok Jika Anda tidak memiliki baju ganti, maka gantilah jaket atau jas Anda. Jika kantor Anda memiliki dapur, maka Anda dapat mengoleskan sari buah lemon pada baju Anda di daerah yang berbau rokok. Lemon dapat membantu membersihkan dan menghilangkan bau rokok. Akan tetapi, berhati-hatilah karena air lemon dapat membuat baju berwarna lebih terang, oleh karena itu pastikan Anda mencuci baju Anda dengan baik. Sumber: menshealth
 14 Jun 2014    11:00 WIB
Berbagai Masalah Kesehatan Yang Paling Memalukan
Ada beberapa masalah kesehatan yang membuat penderitanya menjadi tidak percaya diri dan tidak ingin orang lain pun tahu. Bahkan saat Anda ingin berkonsultasi dengan dokter Anda juga malu. Terkadang pertanyaan dari dokter untuk membuat diagnosis membuat Anda sangat malu sehingga Anda berharap Anda tidak pernah berharap ada disitu. Jika Anda termasuk yang pernah mengalami masalah kesehatan yang membuat Anda kehilangan rasa percaya diri dan malu, tenang saja. Anda tidak sendiri, ada banyak orang lain juga mengalami masalah yang sama dengan Anda.  Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang mungkin bisa membuat Anda malu, sampai tidak ingin mengkonsultasikannya dengan dokter. Bau badan Terkadang beberapa jenis deodoran dapat menyebabkan bau badan. Tetapi terkadang bau badan disebabkan oleh masalah dalam tubuh.  Bau badan merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa sangat mengganggu. Masalah kesehatan ini dapat diatasi dengan menceritakannya kepada orang lain yang mengerti dan mencari penyebabnya.  Bau mulut Bau mulut paling sering terjadi di pagi hari, khususnya jika Anda tidur dengan mulut terbuka. Tapi, beberapa orang mengalami masalah ini secara terus-menerus, sehingga berdampak jelas pada kehidupan sosial Anda. Kondisi ini dapat menjadi serius juga. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter gigi secepatnya untuk mengetahui penyebab dari bau mulut tersebut dan bagaimana mengatasinya.   Penis gatal Beberapa pria yang kurang menjaga kebersihan terkadang membuat area intimnya tumbuh jamur yang membuat gatal. Infeksi tersebut pun membuat area penis bisa terinfeksi. Beberapa obat jamur bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang memalukan ini bagi pria. Keputihan Penyakit bisa menjadi kondisi memalukan bagi wanita, walaupun kondisi ini dapat bersifat normal. Keputihan normla terjadi pada saat ovulasi atau stress. Keputihan juga sering terjadi pada saat kehamilan. Kepitihan ini dapat menjadi sangat berlebihan jika kelembaban didaerah vagina semakin meningkat dan terkadang dapat berakhir menjadi infeksi.   Sumber: boldsky