Your browser does not support JavaScript!
 23 May 2020    11:00 WIB
Mengapa Konsumsi Daging Merah Dapat Meningkatkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung?
Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa konsumsi daging merah mungkin dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung Anda. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa bakteri di dalam usus dapat mengubah L-carnitine, sejenis nutrisi yang terdapat di dalam daging merah, menjadi berbagai jenis zat yang dapat memicu terjadinya aterosklerosis (penumpukkan lemak di dalam dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung). Memiliki kadar L-carnitine yang terlalu tinggi di dalam tubuh dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung. Penelitian sebelumnya bahkan menemukan bahwa L-carnitine merupakan prediktor yang lebih baik untuk menemukan kemungkinan terjadinya penyakit jantung daripada kadar kolesterol di dalam darah. Akan tetapi, para peneliti juga mengingatkan bahwa L-carnitine bukanlah satu-satunya penyebab timbulnya masalah ini, akan tetapi juga bakteri di dalam usus Anda. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan resiko penyakit jantung pada orang yang sering mengkonsumsi daging merah. Untuk saat ini, para peneliti menyarankan agar para pembaca membatasi konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung L-carnitine, terutama daging merah. Selain itu, minuman energi, beberapa jenis suplemen tertentu, ikan, dan ikan juga mengandung L-carnitine, walaupun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan daging merah.  Baca juga: Apel Mampu Cegah Serangan Jantung dan Stroke  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 11 Mar 2020    08:00 WIB
Tips Cepat Turunkan Kolestrol
Tingginya kadar kolesterol merupakan salah satu faktor resiko terkena penyakit jantung. Bagi anda yang memang telah mempunyai resiko menderita penyakit jantung, sangat penting untuk menjaga kadar kolesterol anda tetap pada nilai normalnya. Kadar kolesterol total yang disarankan adalah di bawah 200 mg/dL. Peningkatan kadar kolesterol terjadi bersamaan dengan bertambahnya usia anda. Bila anda berusia di atas 20 tahun, disarankan untuk memantau kadar kolesterol anda setiap 5 tahun sekali. Bila anda berusia di atas 40 tahun, disarankan untuk memantau kadar kolesterol anda setidaknya setiap 2 tahun sekali. Jika kadar kolesterol total, LDL, atau trigliserida anda tinggi dan anda bingung bagaimana cara menurunkannya, berikut ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu anda menurunkan kadar kolesterol anda.   Tentukan Target Seberapa jauh anda harus menurunkan kadar kolesterol anda tergantung pada beberapa hal, seperti adakah riwayat penyakit jantung pada anda atau keluarga anda, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes, dan riwayat merokok. Bila anda memiliki beberapa hal yang disebutkan di atas, maka anda mempunyai resiko tinggi terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, target kolesterol yang harus diturunkan pun lebih banyak. LDL harus diturunkan hingga di bawah 70 mg/dL bila anda mempunyai riwayat penyakit jantung, di bawah 130 bila anda merokok, mempunyai tekanan darah tinggi, obesitas, dan menderita diabetes. Dan di bawah 150 bila anda tidak memiliki salah satu hal yang telah disebutkan di atas.   Obat Penurun Kolesterol Perubahan gaya hidup, penurunan berat badan, olahraga, dan diet sehat tentu dapat membantu anda menurunkan kolesterol anda, walaupun tidak secepat obat penurun kolesterol. Bila kadar kolesterol anda tinggi, maka dokter akan menyarakan anda untuk mengkonsumsi obat penurun kolesterol, seperti obat golongan statin atau fibrat. Penggunaan obat dapat menurunkan kolesterol lebih cepat daripada hanya dengan perubahan gaya hidup. Berdasarkan penelitian, obat golongan statin dapat menurunkan kadar LDL sebanyak 20-50%.   Olahraga Olahraga, misalnya berjalan kaki dapat menurunkan LDL dan juga meningkatkan kadar HDL hingga 10%. Olahraga secara teratur adalah salah satu kunci penting untuk menurunkan kadar kolesterol anda.   Hindari Lemak Jenuh Lemak jenuh adalah salah satu penyebab meningkatnya kadar kolesterol anda. Gantilah minyak goreng, mentega, dan margarine dengan olive oil untuk mengurangi konsumsi lemak jenuh anda sehari-hari.   Makanan Berserat dan Ikan Makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah-buahan merupakan elemen penting untuk menurunkan kadar kolesterol anda. Serat dapat menyerap kolesterol yang anda makan, sehingga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol anda. Ikan merupakan sumber omega 3, yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Disarankan untuk mengkonsumsi ikan sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu. Selain ikan, terdapat beberapa sumber omega 3 lainnya seperti kacang kedelai dan kenari, walaupun kadarnya tidak setinggi ikan.   Alkohol Konsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar HDL sebanyak 10%. Satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria. Namun, konsumsi alkohol tidak terlalu disarankan karena alkohol dapat mempengaruhi kesehatan jantung anda jika dikonsumsi secara berlebihan.   Teh Hijau Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Brazil, teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol, baik kolesterol total maupun LDL.   Berhenti Merokok Rokok adalah faktor penting penyebab meningkatnya resiko penyakit jantung dan pembuluh darah, karena kerusakan yang disebabkan oleh nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat membuat kolesterol lebih mudah menempel di dalam dinding pembuluh darah, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit jantung koroner. Selain itu, rokok juga dapat menurunkan kadar HDL anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang