Your browser does not support JavaScript!
 05 Aug 2019    16:00 WIB
Perawatan Rumah Untuk Cedera Lutut
Perawatan yang dilakukan di rumah jika benar dilakukan dapat membantu meringankan gejala cedera lutut, seperti meredakan nyeri, pembengkakan dan kekakuan. Di bawah ini terdapat beberapa yang bisa dilakukan, yaitu: Rest atau beristirahat dan lindungi daerah yang mengalami cedera dan nyeri. Berhenti dan ubah aktivitas yang menyebabkan nyeri pada daerah yang mengalami cedera. Saat beristirahat, letakkan bantal kecil di bagian bawah lutut Anda Ice atau es akan mengurangi nyeri dan pembengkakan. Meletakkan es segera di atas daerah yang terkena cedera akan mencegah atau meminimalisir pembengkakan. Anda bisa melakukan kompres es selama 20-30 menit, tiga kali sehari Compresion atau kompresi dengan membungkus daerah yang cedera dengan elastic bandage atau pembalut elastik akan membantu menurunkan pembengkakan Jangan membungkus dengan terlalu ketat. Tanda balutan terlalu ketat jika Anda mengalami rasa kebas, kesemutan dan nyeri makin berat, daerah sekitar menjadi dingin dan pembengkakan di daerah bawah balutan Jangan harapkan balutan akan melindungi atau menstabilkan cedera lutut Bicarakan dengan dokter Anda jika Anda memerlukan menggunakan balutan lebih dari 48-72 jam Elevate atau angkat kaki yang terkena cedera dengan menggunakan bantal sembari mengkompres dengan es kapan saja Anda berbaring. Cobalah untuk memposisikan lutut lebih tinggi dari jantung Anda untuk meminimalisir pembengkakan Kurangi tekanan pada lutut yang sedang mengalami cedera (sampai Anda mendapat rekomendasi dari dokter) dengan cara: Gunakan tongkat di tangan yang berlawanan arah dengan lutut yang cedera Menggunakan dua tongkat akan mengurangi beban tubuh ke kaki Secara perlahan, pijat daerah sekitar yang cedera untuk meredakan nyeri dan memperlancar aliran darah. Jangan melakukan pemijatan di daerah yang terkena cedera karena akan menambah rasa nyeri Hindari olahraga high-impact, seperti berlari, bermain ski, bermain tenis sampai kaki Anda pulih Jangan merokok. Merokok akan memperlambat proses penyembuhan Anda karena rokok menurunkan aliran darah dan menghambat perbaikan jaringan. Beberapa jenis obat bebas yang bisa Anda konsumsi untuk meredakan nyeri atau demam saat Anda mengalami cedera lutut adalah: Asetaminofen Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), misalnya ibuprofen, naproxen, aspirin Gejala yang harus diawasi saat melakukan perawatan dai rumah Saat gejala di bawah ini muncul, Anda harus segera menghubungi dokter: Muncul tanda-tanda infeksi Lutut Anda menjadi sangat sulit untuk digerakkan atau pembengkakan tidak membaik setelah 2 hari Lutut, kaki bagian bawah atau telapak kaki berubah warna menjadi pucat, dingin atau kebiruan Gejala tidak membaik dengan perawatan rumah Gejala semakin memburuk   Sumber: webmd
 29 Oct 2017    11:00 WIB
Berbagai Hal Mengenai Demam Yang Harus Anda Ketahui
Demam atau diketahui sebagai peningkatan dari suhu tubuh sebenarnya bukan suatu penyakit. Demam merupakan suatu gejala dari suatu penyakit, paling sering merupakan gejala dari infeksi. Demam biasanya berhubungan dengan ketidaknyamanan fisik dan kebanyakan orang akan merasa nyaman saat demam diobati. Tetapi pengobatan dan penanganan dari demam sangat bergantung pada usia, kondisi fisik dan penyebab dari demam. Para ahli menyakini sebenarnya demam merupakan cara tubuh untuk melawan infeksi. Selain itu juga ada beberapa kondisi lain yang menyebabkan demam. Demam secara umum tidak dianggap berbahaya, tetapi hipertermia dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh yang berbahaya. Hipertemia berhubungan dengan peningkatan tubuh yang ekstrim yang berhubungan dengan trauma seperti cedera panas seperti heat stroke, efek samping dari obat tertentu dan stroke. Saat hipertemia terjadi, tubuh tidak dapat mengontrol temperatur tubuh. Pada anak-anak dengan demam, sering diikuti gejala lain seperti lemas, cengeng, penurunan nafsu makan, nyeri tenggorokan, batuk, nyeri telinga dan diare, maka sangat penting untuk segera menghubungi dokter. Menurut  the American Academy of Pediatrics, jika bayi Anda yang berusia lebih muda dari 4 bulan dengan suhu rektal 38°C atau lebih tinggi, maka sebaiknya Anda secepatnya menghubungi dokter karena bisa merupakan tanda potensial dari infeksi yang mengancam jiwa. Anda juga harus segera membawa bayi Anda ke dokter atau ke unit gawat darurat segera jika suhu rektalnya 40°C atau lebih. Hubungi dokter Anda jika anak Anda demam disertai gejala: Terlihat sangat sakit Lemas dan sangat cengeng Memiliki sistem imunitas yang lemah atau kondisi medis lainnya Kejang Mempunyai gejala lain seperti muncul ruam, nyeri kepala, leher kaku atau nyeri telinga Penyebab dari demam Bagian dari otak yang disebut hipotalamus berfungsi mengontrol suhu tubuh, yang biasanya bervariasi sepanjang hari, dan temperatur normal adalah 37°C. Walaupun penyebab dari demam biasanya infeksi seperti influensa dan gastroenteritis, penyebab demam lainnya adalah: Infeksi di telinga, paru-paru, kulit, tenggorokan, kandung kemih atau ginjal Kondisi yang menyebabkan inflamasi Efek samping dari obat Kanker Vaksin  Penyebab lain dari demam, adalah: Endapan darah Penyakit autoimun seperti lupus Gangguan hormon seperti hipertiroid Obat-obatan ilegal seperti amfetamin dan kokain Pengobatan untuk demam Pengobatan demam dapat bervariasi tergantung penyebab dari demam. Sebagai contoh, antibiotik dapat digunakan untuk infeksi bakteri, misalnya pada infeksi tenggorokan oleh bakteri streptokokus. Pengobatan paling umum untuk demam termasuk asetaminofen dan obat non steroidal anti inflamasi misalnya ibuprofen dan naproxen. Anak-anak dan remaja tidak boleh mengkonsumsi aspirin sebagai penurun panas karena terkait dengan Sindrom Reye   Sumber: webmd
 05 Jul 2016    11:00 WIB
Bagaimana Mengatasi Memar Dalam Waktu Singkat?
Terjatuh, terbentur dan kecelakaan kecil lainnya bisa menyebabkan munculnya memar dan pembengkakan. Walaupun hal ini bukanlah sesuatu yang sering terjadi, tetapi sangat penting untuk mengetahui cara menangani memar dan pembengkakan dengan benar untuk menghindari munculnya komplikasi lain. Memar biasanya terjadi saat pembuluh darah sobek dan darah keluar menuju jaringan di bawah kulit. Memar terkadang terlihat sangat parah, tetapi sebenarnya bisa diobati tanpa komplikasi. Pengobatan yang spesifik dan efektif dapat meminimalisir nyeri dan mempercepat proses penyembuhan. Memar dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi biru keunguan dan akan menghilang seiring dengan waktu.  Pertolongan pertama untuk memar dan pembengkakan Es adalah pilihan paling baik untuk menangani memar. Letakkan sebungkus es di daerah yang terkena cedera sesegera mungkin dan selama beberapa hari pertama setelah cedera terjadi. Diamkan selama 15 menit dan alasi kulit Anda dengan handuk tipis. Es akan mencegah memar tersebar ke daerah sekitar, tetapi Anda harus berhati-hati supaya tidak terlalu lama meletakkan es batu di permukaan kulit untuk mencegah terjadinya frost bite. Sangat penting untuk mengistirahatkan area tubuh yang memar karena aktifitas yang berlangsung dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada daerah yang memar dan memperlambat proses penyembuhan. Jika diperlukan dan juga bergantung pada posisi memar, maka Anda bisa membalut area memar untuk memberikan tekanan secukupnya supaya aliran darah di tempat memar tersebut menjadi terbatas. Terapi Lanjutan Ketika memar diikuti dengan nyeri, maka Anda bisa menggunakan obat anti nyeri atau salep anti nyeri untuk meredakan nyeri. Anda bisa mengkonsumsi asetaminofen untuk meredakan nyeri dan asetaminofen juga dapat mencegah timbulnya endapan darah. Disarankan juga supaya Anda menghindari penggunaan ibuprofen atau aspirin karena obat ini cenderung akan menimbulkan perdarahan. Vitamin K juga sangat baik untuk mempercepat proses penyerapan darah ke dalam tubuh. Untuk membatasi aliran darah yang dapat memperluas memar, sangat disarankan untuk meminimalisir pergerakan. Ada beberapa jenis salep yang mengandung vitamin K dan dibeli bebas di apotik. Setelah tiga hari, mengompres daerah memar dengan sesuatu yang hangat akan membantu mempercepat proses pemulihan. Memar akan hilang dengan pengobatan dan penanganan seperti yang disebutkan di atas dalam waktu seminggu sampai sepuluh hari. Selama periode waktu tersebut. Jika memar terlihat berwarna semakin terang dan Anda merasa tidak nyaman, Anda bisa menutupinya dengan pakaian, bergantung pada area tubuh yang terkena, atau menggunakan concealers dan krim yang berwarna untuk mengkamuflasekan memar. Memakan makanan yang mengandung vitamin K seperti brokoli, paprika hijau dan lemon akan mempercepat proses penyembuhan. Jika memar tidak menghilang dalam dua minggu dan nyeri juga semakin tidak tertahankan, mungkin terjadi sesuatu yang serius sehingga Anda harus menemui dokter untuk mendapat pemeriksaan dan tindakan lebih lanjut.   Sumber: magforwomen