Your browser does not support JavaScript!
 09 Apr 2019    16:00 WIB
Asam Urat Terus Meningkat? Hindari Makanan Ini!
Gout (penyakit asam urat) juga dikenal dengan nama "penyakit orang kaya" karena penyakit ini merupakan suatu gangguan yang terjadi akibat seringnya seseorang mengkonsumsi makanan enak dan minuman beralkohol. Gout terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam darah. Kadar asam urat yang tinggi akan menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di dalam sendi. Gout biasanya menyebabkan nyeri hebat dan pembengkakan pada persendian. Keadaan ini paling sering mengenai ibu jari kaki, dan mungkin juga mengenai sendi pergelangan kaki, pergelangan tangan, tangan, dan siku. Memperhatikan makanan yang Anda konsumsi merupakan salah satu cara menurunkan kadar asam urat yang cukup efektif. Gout dapat mengenai siapa saja, tetapi umumnya lebih sering mengenai pria daripada wanita. Namun, wanita yang telah memasuki masa menopause juga memiliki resiko yang lebih tinggi. Gejala biasanya mulai muncul pada usia 44 tahun, tetapi dapat pula terjadi pada usia yang lebih dini, yaitu 16 tahun. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah bahwa gout biasanya terjadi bersamaan dengan suatu penyakit lainnya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, gangguan ginjal, gangguan jantung, dan diabetes.   Baca juga: Penderita Asam Urat Lebih Jarang Terserang Alzheimer   Untuk mencegah terjadinya serangan gout, dianjurkan agar Anda mengurangi konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak purin. Karena asam urat terbentuk dari metabolisme purin, maka sangat penting bagi para penderita gout untuk mengurangi konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak purin. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang mengandung banyak purin seperti: Asparagus Kembang kol Jamur Oatmeal Daging merah Kaldu daging sapi dan daging ayam Bak kut teh Ikan salmon Ikan haring Ikan mackerel Udang Ikan teri Ikan sarden Telur ikan Kerang Remis Abalone Bayam Kacang polong Strawberi dan selai strawberi Durian Kacang tanah Moon cake Berbagai jenis tetelan seperti hati, ginjal, otak Jika Anda memiliki resiko tinggi terhadap gout, maka dianjurkan agar Anda juga mengurangi jumlah minuman beralkohol yang Anda konsumsi. Selain itu, konsumsilah cukup air putih untuk membantu proses pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 06 Apr 2019    18:00 WIB
Nyeri Sendi Akibat Asam Urat Sangat Menyiksa! Ini Cara Mengatasinya.
Penumpukan asam urat yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada sendi. Asam urat yang bentuknya seperti kristal akan menancap pada sendi-sendi yang dilaluinya. Oleh karena itu akan menimbulkan rasa sakit yang menyebalkan. Selain rasa nyeri biasanya akan menimbulkan keluhan lain seperti persendian membengkak, meradang, panas dan kaku.Nyeri sendi yang sering diserang adalah jari-jari kaki, dengkul, tumit, pergelangan tangan, jari tangan dan siku. Penyakit ini disebut dengan gout arthritis, penyakit ini bisa menyerang berbagai kalangan termasuk pria dan wanita. Kebanyakan orang tidak menyadari hal ini sampai nantinya ada keluhan yang cukup mengganggu.Sebenarnya asam urat dihasilkan di dalam tubuh kemudian dibawa di dalam aliran darah dan melewati ginjal. Asam urat ini dapat keluar dari dalam tubuh ketika Anda buang air kecil. Selain produksi dalam tubuh ditambah dengan terlalu banyak makanan yang tidak sehat dan mengandung kadar purin tinggi akan menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh. Jadi untuk membantu mengatasi kadar asam urat tinggi, berikut cara yang dapat Anda ikuti: 1.      Mengurangi makanan yang mengandung purinUsahakan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti kuning telur, jeroan, kambing, kepiting, udang, ayam, daging merah, ikan sarden, bayam, kembang kol.2.      Makan makanan yang tepatBiasakan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran, dan produk susu yang rendah atau bebas lemak. Karena makanan yang kaya akan serat mampu mengendalikan asam urat di dalam tubuh.3.      Perbanyak minum air putihSelalu usahakan untuk minum air putih yang banyak minimal 8 gelas sehari. Dengan meminum banyak air putih, maka air dapat membawa asam urat untuk keluar dari tubuh dalam bentuk urin. Selain itu Anda juga bisa mengonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti sirsak, semangka.4.      Hindari yang manisMakanan dan minuman yang memiliki kadar pemanis buatan tinggi tidak baik untuk tubuh. Terutama pada orang yang menderita asam urat, makanan manis mengandung kadar gula yang lebih tinggi dan dapat meningkatkan asam urat di dalam tubuh Anda. jadi hindari makanan atau minuman yang terlalu manis terutama yang mengandung pemanis buatan.5.      Stop minuman beralkoholMinuman beralkohol merupakan salah satu minuman yang menyebabkan peningkatan asam urat dalam tubuh. Kadar purin pada minuman alkohol sangatlah tinggi, selain itu alkohol juga dapat menyebabkan berat badan semakin naik karena kandungan kalori yang tinggi. Hindari minuman apapun yang mengandung alkohol.6.      Olahraga teraturOlahraga memang selalu item penting yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit. Lakukan olahraga dengan teratur, bila kadar asam urat Anda tinggi untuk sementara hindari olahraga yang terlalu berat seperti lompat tali karena bisa membuat kristal asam urat semakin menusuk sendi Anda. Lakukan olahraga ringan seperti jalan cepat 3 kali dalam seminggu minimal 30 menit. Tidak sulit kan cara mengatasi kadar asam urat tinggi. Untuk mengetahui pasti apakah kadar asam urat Anda tinggi adalah dengan melakukan pemeriksaan darah. Bila kadar asam urat Anda memang terlalu tinggi biasanya dokter akan memberikan obat penurun asam urat. Baca juga: Asam Urat dan DiabetesIngin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: webmd
 10 Feb 2019    11:00 WIB
Gaya Hidup Menyebabkan Asam Urat dan Diabetes
Perubahan gaya hidup membuat semakin meningkatnya penderita berat badan berlebih dan obesitas. Hal ini juga menyebabkan peningkatan angka kejadian penyakit diabetes dan gout. Gout merupakan suatu radang sendi yang disebabkan oleh berlebihannya kadar asam urat di dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya nyeri hebat mendadak, pembengkakan dan kemerahan pada sendi. Artritis gout paling sering mengenai sendi ibu jari kaki, akan tetapi juga dapat mengenai sendi kaki, pergelangan kaki, lutut, sendi tangan, dan pergelangan tangan. Diabetes merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan kadar gula di dalam darah, yang dapat disebabkan oleh makan terlalu banyak dan kurang banyak bergerak. Gout dan diabetes tipe 2 seringkali terjadi secara bersamaan pada orang dengan kondisi fisik tertentu, terutama pada penderita obesitas. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu anda mengurangi resiko terjadinya gout dan diabetes.   Turunkan Berat Badan Untuk mencegah gout, diabetes tipe 2, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya, menjaga berat badan anda merupakan salah satu hal yang penting. Selain itu, menjaga lingkar perut anda juga sangat penting, terutama bila BMI (body mass index) anda berada di antara 25-34.9. Lingkar perut yang dianjurkan pada wanita adalah 89 cm dan 101 cm pada pria.   Olahraga Teratur Berolahraga secara teratur dapat membantu mengendalikan berat badan anda dan dapat menurunkan tekanan darah anda. Kedua hal ini dapat membantu menurunkan kadar asam urat anda dan dengan demikian dapat menurunkan resiko terjadinya gout. Selain itu, berolahraga juga memperbaiki kadar gula pada penderita intoleransi glukosa yang beresiko tinggi menderita diabetes tipe 2 di kemudian hari. Seorang ahli menganjurkan agar anda melakukan olahraga sedang selama 30 menit selama setidaknya 5 hari dalam seminggu. Jika anda sedang mengalami serangan gout atau mengalami kerusakan sendi akibat masalah berat badan, maka jenis dan lama olahraga yang boleh anda lakukan pun menjadi terbatas. Konsultasikan dengan dokter anda mengenai olahraga apa yang boleh anda lakukan dan berapa lama sebelum anda mulai berolahraga.   Berhenti Mengkonsumsi Alkohol Sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 2-4 gelas minuman beralkohol setiap minggunya meningkatkan resiko terjadinya gout sebanyak 25%. Resiko terkena gout bahkan meningkat sebanyak 200% pada orang yang mengkonsumsi bir sebanyak 2 gelas setiap harinya. Bir dan minuman beralkohol lainnya diduga dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Akan tetapi, tidak demikian dengan wine. Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dan tidak terkendali (binge) juga merupakan salah satu faktor resiko utama gout. Selain menurunkan resiko gout, mengurangi 2 gelas bir setiap harinya juga dapat menurunkan berat badan lebih cepat dan dengan demikian juga dapat menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.   Hindari Minuman Manis Sebuah penelitian menemukan bahwa minuman yang dimaniskan dengan gula atau mengandung fruktosa cukup tinggi, seperti pada minuman soda, dapat meningkatkan resiko terjadinya gout. Bahkan jus jeruk pun dapat meningkatkan resiko terjadinya gout. Menghindari konsumsi minuman manis juga merupakan salah satu cara yang baik untuk mengurangi jumlah kalori dalam diet anda, menurunkan berat badan anda, dan memperbaiki kadar gula darah anda (bila anda menderita diabetes).   Diet Gout Diet gout merupakan diet yang bertujuan untuk mengendalikan produksi asam urat dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi purin. Makanan tinggi purin menyebabkan peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh. Beberapa makanan tinggi purin adalah hati atau jeroan lainnya, ikan teri, lobster, udang, kerang, ikan haring, ikan mackerel, sapi, babi, dan domba. Bukan berarti anda sama sekali tidak boleh mengkonsumsi berbagai makanan di atas, anda hanya perlu untuk membatasinya menjadi 1 porsi setiap harinya.   Susu dan Produk Susu Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi susu skim atau susu rendah lemak atau memakan produk susu rendah lemak dapat membantu menurunkan resiko terjadinya gout. Selain itu, mengkonsumsi produk susu rendah lemak juga dapat membantu menurunkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.   Sumber: webmd
 15 Sep 2018    16:00 WIB
Kenali Pemicu Asam Urat Dari Sekarang!
Gout terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh anda. Terlalu banyak asam urat di dalam tubuh dapat menyebabkan terbentuknya kristal-kristal asam urat di sekitar sendi dan menyebabkan timbulnya nyeri. Asam urat dapat berasal dari berbagai makanan dan minuman, stress, serta berbagai jenis obat-obatan. Dengan mengetahui berbagai pemicu terjadinya peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh dapat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout.   Berbagai Pemicu Terjadinya Serangan Gout Setiap orang memiliki pemicu serangan gout yang berbeda-beda. Beberapa orang dapat mentoleransi konsumsi pemicu sampai batasan tertentu sebelum timbulnya serangan gout, sementara yang lainnya langsung mengalami serangan gout setelah mengkonsumsi pemicu bahkan dalam jumlah sedikit. Mengetahui dan menghindari pemicu serangan gout merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Makanan Berbagai jenis makanan kaya purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah anda. Makanan-makanan tersebut adalah jeroan (hati), seafood (sardin, teri, remis, dan salmon), dan sayuran (bayam). Mengkonsumsi satu atau kombinasi makanan di atas dapat memicu terjadinya serangan gout. Purin dapat ditemukan pada semua jenis makanan yang mengandung protein. Alkohol Bir dan minuman beralkohol lainnya dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah dan memicu terjadinya serangan gout. Selain itu, alkohol juga dapat membuat anda mengalami dehidrasi, yang juga merupakan salah satu pemicu terjadinya serangan gout. Akan tetapi, wine walaupun mengandung alkohol, biasanya tidak menyebabkan terjadinya serangan gout bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Obat-obatan Beberapa jenis obat-obatan seperti obat anti hipertensi atau obat untuk mengatasi gagal jantung juga dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Obat-obatan yang dapat memicu terjadinya serangan gout adalah diuretika, obat golongan beta blocker, dan siklosporin. Aspirin dosis rendah juga dapat memicu terjadinya serangan gout. Beritahu dokter anda mengenai keadaan anda (menderita gout) sebelum mengkonsumsi obat-obatan apapun. Dehidrasi Saat tubuh anda mengalami dehidrasi, maka kadar asam urat di dalam tubuh anda meningkat dan terjadi penurunan kemampuan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan asam urat. Oleh karena itu, saat anda mengalami dehidrasi, maka kemungkinan terjadinya serangan gout pun meningkat. Minuman Manis Bila anda menderita gout, sebaiknya hindarilah mengkonsumsi minuman manis yang mengandung fruktosa karena hal ini dapat memicu terjadinya serangan gout. Gangguan Kesehatan Lainnya Adanya gangguan kesehatan lainnya, seperti pneumonia atau paska melakukan tindakan pembedahan juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat dan dapat memicu terjadinya serangan gout.   Tips Mencegah Serangan Gout Banyak penderita gout mengatakan bahwa serangan gout merupakan suatu keadaan yang menyebabkan timbulnya nyeri hebat secara mendadak. Selain menimbulkan nyeri hebat mendadak, serangan gout juga dapat merusak sendi, di mana kerusakan sendi ini tidak dapat diperbaiki. Hindari Pemicu Walaupun sulit untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, mengetahui makanan mana yang lebih berpotensi menyebabkan timbulnya serangan gout pada anda dan kemudian menghindarinya dapat sangat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout. Obat-obatan Jika anda mengalami serangan gout sebanyak 2 atau 3 kali dalam satu tahun, maka dokter anda akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi berbagai obat-obatan untuk menurunkan kadar asam urat anda, seperti feboxostat, allopurinol, dan probenesid. Dokter anda juga dapat memberikan kolkisin untuk mencegah terjadinya serangan gout berikutnya. Waspadalah selama beberapa bulan pertama saat menggunakan obat-obatan tersebut karena dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Gaya Hidup Sehat Mengkonsumsi makanan yang sehat, mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi alkohol, dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah serangan artritis gout dan menjaga kadar asam urat anda tetap stabil. Ingatlah untuk selalu mengkonsumsi cairan yang cukup selama berolahraga karena dehidrasi dapat memicu terjadinya serangan gout. Turunkan Berat Badan Berat badan berlebih juga dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat di dalam darah dan meningkatkan resiko terjadinya serangan gout. Baca juga: Mau perut sixpack?  Sumber: webmd
 26 May 2018    16:00 WIB
Makanan Apa Saja Yang Mengandung Asam Urat?
Hari raya idul fitri sebentar lagi. Pada saat merayakan hari kemenangan, tentu sudah banyak yang merencanakan untuk berkunjung ke rumah sanak saudara dan kerabat. Pada saat itu Anda akan banyak disuguhkan macam-macam makanan. Menurut pandangan orang kebanyakan, makanan yang dapat menyebabkan asam urat hanyalah kacang-kacangan. Tahukah Anda makanan apa saja yang mengandung asam urat tinggi?   Apa yang dimaksud dengan asam urat? Penyakit asam urat merupakan akibat dari konsumsi zat purin secara berlebihan. Purin diolah tubuh menjadi asam urat, tapi jika kadar asam urat berlebih, ginjal tidak mampu mengeluarkan sehingga kristal asam urat menumpuk di persendian. Akibatnya sendi terasa nyeri, bengkak dan meradang Sebenarnya asam urat sudah dibentuk dalam tubuh sehingga bila Anda mengkonsumsi makanan tinggi asam urat akan meningkatkan jumlah asam urat dalam tubuh Anda.   Makanan yang mengandung asam urat tinggi: Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden Ekstrak daging seperti abon dan dendeng Daging kambing, daging sapi, daging kuda Bebek, angsa dan kalkun Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahan seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega Makanan kaya protein dan lemak Makanan yang mengandung pengawet misal makanan kaleng Mie instan   Apabila Anda tetap ingin mencoba makanan tersebut: Makan dalam porsi kecil Banyak minum air putih Konsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air seperti semangka Anda boleh minum jus sirsak yang membantu mengeluarkan asam urat dalam tubuh Konsumsi obat penurun asam urat dengan teratur     Sumber: wikipedia
 31 Jan 2016    08:00 WIB
Kegunaan Obat Penurun Asam Urat Untuk Penyakit Batu Ginjal
Asam urat yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Oleh karena itu obat penurun asam urat seperti Allopurinol dapat membantu untuk penyakit batu ginjal  Cara kerja alopurinol Allopurinol membuat tubuh sulit membentuk asam urat. Sehingga hal ini akan menyebabkan penurunan jumlah asam urat dalam urin, kemungkinan mengurangi terjadinya batu ginjal asam urat Allopurinol digunakan untuk: Batu ginjal yang berasal dari asam urat atau kadar asam urat yang tinggi dalam urin Batu ginjal yang penyebabnya tidak spesifik atau tidak diketahui Efek Samping:  Hampir semua obat memiliki efek samping, namun ada manfaat yang dituju dari obat tersebut Berikut adalah beberapa efek samping:  Ruam. Ini adalah efek samping yang umum, tetapi dapat menjadi tanda kondisi yang sangat serius atau yang mengancam jiwa.  Diare dan mual.  Pada saat terjadi serangan gout akan terjadi nyeri. Untuk menghindari hal ini, dokter mungkin juga meresepkan kolkisin yang menghambat terjadinya peradangan yang disebabkan oleh kristal asam urat, atau meresepkan obat anti-inflamasi (NSAID) dosis rendah. Apabila kadar asam urat normal selama 6 sampai 12 bulan dan tidak terjadi serangan lebih lanjut, maka pemberian kolkisin dan NSAID dihentikan. Untuk membantu mengurangi kadar asam urat selain itu dengan cara kurangi jumlah asam urat dalam urin dengan cara mengurangi konsumsi protein daging merah, Hindari juga makanan yang mengandung asam urat tinggi.   Sumber: webmd
 20 May 2015    11:00 WIB
Penderita Gout Lebih Jarang Menderita Alzheimer, Benarkah?
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang menderita gout alias asam urat ternyata lebih jarang terkena penyakit Alzheimer. Gout merupakan suatu gangguan pada persendian, yang terjadi akibat berlebihannya kadar asam urat di dalam darah, sehingga terbentuklah kristal asam urat di daerah persendian, yang membuat penderitanya mengalami nyeri hebat dan pembengkakan sendi.   Baca juga: Waspadai Berbagai Gejala Awal dari Alzheimer!   Asam urat yang dapat mengkristal dan menyebabkan terjadinya gout, sejenis radang sendi, ternyata juga dapat melindungi penderitanya dari penyakit Alzheimer. Para peneliti menduga bahwa zat antioksidan yang terdapat di dalam asam urat dapat melindungi otak. Pada penelitian ini, para peneliti yang berasal dari Amerika dan Kanada mengamati rekam medis dari 3.7 juta orang yang berusia lebih dari 40 tahun di Inggris. Para peneliti kemudian membandingkan data kesehatan antara orang yang menderita gout dengan data orang yang tidak menderita gout, yang menderita penyakit Alzheimer setelah diamati selama sekitar 5 tahun. Para peneliti menemukan sekitar 309 kasus Alzheimer baru di antara 59.224 orang penderita gout yang rata-rata berusia 65 tahun dan 1.942 kasus Alzheimer di antara 238.805 orang yang tidak menderita gout. Hasil ini menunjukkan bahwa  orang yang menderita gout memiliki resiko menderita penyakit Alzheimer yang lebih rendah, yaitu sekitar 24% lebih rendah. Para peneliti menemukan hasil ini setelah memasukkan berbagai faktor resiko lainnya seperti usia, jenis kelamin, berat badan, gaya hidup, dan keadaan kesehatan secara keseluruhan.   Sumber: newsmax
 30 May 2014    13:30 WIB
Berapakah Kadar Normal Dari Asam Urat?
Asam urat adalah hasil pemecahan metabolik dari nukliotida purin yang berasal dari makanan yang Anda makan. Kebanyakan asam urat difilter keluar oleh ginjal dan keluar dari tubuh melalui urin. Sebagian kecil lagi keluar dari tubuh melalui tinja. Tetapi jika terlalu banyak asam urat yang diproduksi atau jika ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat dari darah secara alami, maka kadar asam urat didalam darah akan meningkat. Asam urat merupakan ikatan heterosiklik yang terbentuk dari ion dan garam yang dikenal sebagai urates dan asam urates seperti misalnya asam urat amonium. Kadar asam urat Darah yang mengandung asam urat dengan kadar yang tinggi dapat menyebabkan gout. Ikatan kimia ini juga berkaitan dengan kondisi medis lainnya seperti diabetes dan pembentukan batu ginjal dari asam amonium. Pada plasma darah manusia, kadar normal asam urat dibagi berdasarkan jenis kelamin yaitu: Untuk laki - laki, kadar normalnya 3,5 mg/dl – 7 mg/dl Untuk perempuan, kadar normalnya 3 mg/dl – 6 mg/dl Kadar asam urat diatas normal dikenal sebagai hiperurisemia dan kadar asam urat dibawah normal disebut hipouresemia. Penurunan kadar asam urat pada serum sering dihubungkan dengan terjadinya multipel sklerosis. Bagi orang yang memiliki batu ginjal, asam urat atau gout, makanan yang tinggi kandungan purin harus dihindari, termasuk jeroan (seperti hati dan ginjal), dan ikan sarden. Alkohol juga sebaiknya dihindari, karena memperlambat pengeluaran asam urat dari tubuh. Puasa dan diet yang membuat kelaparan juga bisa meningkatkan kadar asam urat.   Sumber: healthmeup