Your browser does not support JavaScript!
 14 Jul 2019    08:00 WIB
Berbagai Makanan yang Membantu Produksi Pigmen Kulit
Pigmen kulit atau disebut juga dengan melanin, merupakan salah satu komponen penting untuk menjaga kesehatan kulit anda. Melanin merupakan suatu zat warna yang melindungi kulit anda dari berbagai efek berbahaya sinar matahari. Produksi melanin dapat meningkat seiring dengan berlalunya waktu untuk membuat kulit tampak lebih hitam dan untuk melindungi anda dari paparan sinar matahari. Untuk membantu proses pembentukan melanin ini, anda perlu mengkonsumsi makanan yang tepat untuk menyediakan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membantu tubuh anda dalam membentuk melanin:1.  Berbagai Produk HewaniBerbagai produk hewani mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan untuk membantu proses pembentukan melanin di dalam tubuh. Salah satunya adalah tembaga. Tembaga dapat ditemukan pada tiram, berbagai jeroan terutama hati, dan kerang. Berbagai makanan lain yang juga diperlukan untuk pembentukan melanin adalah daging ayam, daging kalkun, ikan, susu dan keju.2.  Kedelai dan Biji-bijianKedelai berperan dalam pembentukan melanin di dalam tubuh karena mengandung tirosin (suatu jenis asam amino). Asam amino ini diperlukan tubuh untuk membentuk protein. Selain kedelai, tirosin juga dapat ditemukan pada kuaci (biji labu) dan biji wijen.3.  Berbagai Makanan LainnyaBerbagai makanan lainnya yang juga mengandung sedikit tirosin dan tembaga serta berbagai nutrisi lain yang dapat membantu tubuh membentuk melanin adalah kacang almond, kacang tanah, kacang kering, sayuran berdaun hijau, alpukat, pisang, berbagai produk olahan dari gandum, dan coklat.Sumber: livestrong
 11 Jul 2015    16:00 WIB
Apa Dampak Hepatitis C Pada Tubuh Anda?
Hepatitis C merupakan infeksi hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C. Penularan hepatitis C biasanya terjadi melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah, atau melalui persalinan bila ibu telah terinfeksi hepatitis C. Hati merupakan organ terbesar di dalam tubuh anda, yang terdapat pada perut kanan atas, tepat di sebelah kanan lambung anda. Secara kasar, hati kira-kira berukuran sebesar bola futbal dan berfungsi untuk membuang racun dari dalam tubuh.Selain membuang racun seperti ammonia dan alkohol dari dalam tubuh, hati juga berfungsi untuk menghasilkan cairan empedu yang berfungsi untuk mencerna makanan (lemak) dan sebagai tempat penyimpanan cadangan vitamin dan glukosa.Berbagai Dampak Hepatitis C Pada Tubuh Anda1.  Merusak Sel HatiSaat hepatitis C menginfeksi hati, maka virus hepatitis C akan merusak dan bahkan membunuh sel-sel hati yang sehat. Kerusakan sel hati membuat permukaan hati berbenjol-benjol dan membuat hati menjadi keras sehingga membuat hati sulit menyaring racun dari dalam darah, yang bila terus berlanjut dapat membuat hati tidak dapat menyaring racun sama sekali.Hal ini membuat tubuh menjadi rentan terhadap racun dan infeksi bakteri. Selain itu, hati pun tidak mampu lagi menyimpan glukosa sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa di dalam darah dan berbagai gangguan fungsi hati lainnya yang membuat tubuh berhenti bekerja dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit dan bahkan kematian.2.  Mengganggu Penyaringan Racun di Dalam DarahBerbagai jenis makanan yang anda konsumsi mengandung berbagai racun tertentu. Hati yang sehat dapat menyaring berbagai zat berbahaya tersebut dari dalam aliran darah, menetralisasinya, dan menghancurkannya, serta mengeluarkannya dari dalam tubuh melalui aliran darah atau cairan empedu.Salah satu zat beracun tersebut adalah amonia. Amonia merupakan produk akhir dari metabolisme protein. Amonia akan diubah menjadi urea oleh hati dan dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk air kemih. Hepatitis C dapat mengganggu dan bahkan menghentikan proses penyaringan racun di dalam tubuh anda, yang pada akhirnya dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan jiwa anda.3.  Mengganggu Metabolisme GlukosaPada keadaan normal, hati akan mengekstraksi gula dari dalam makanan yang anda makan dan mengubahnya menjadi glukosa untuk disimpan. Saat tubuh membutuhkan energi, maka hati akan mengubah glukosa menjadi gula kembali dan melepaskannya ke dalam aliran darah. Bila hati mengalami kerusakan akibat hepatitis C, maka proses pengubahan dan penyimpanan gula ini akan terganggu. Gangguan ini akan menyebabkan peningkatan kadar gula di dalam darah yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan di dalam tubuh anda, yang beberapa di antaranya tidak dapat diperbaiki lagi. Kerusakan hati yang diakibatkan oleh hepatitis C dapat menyebabkan terjadinya diabetes tipe 2.4.  Mengganggu Produksi Cairan EmpeduHepatitis C dapat menyebabkan kerusakan pada hati yang mengganggu produksi cairan empedu di dalam hati. Cairan empedu merupakan cairan yang penting bagi proses pencernaan anda. Cairan empedu biasanya disimpan di dalam kandung empedu dan berfungsi untuk mencerna lemak dari makanan menjadi asam lemak.Kandung empedu akan melepaskan cairan empedu ke dalam usus 12 jari. Di dalam usus 12 jari, cairan empedu akan bercampur dengan asam lemak dan enzim-enzim pencernaan dari pankreas sehingga tubuh dapat menyerap berbagai vitamin, mineral, dan berbagai nutrisi lainnya.5.  Mengganggu Pengaturan Kadar Asam AminoBerbagai komponen organik yang membentuk protein dan asam amino merupakan komponen penting bagi kehidupan anda. Asam amino berasal dari berbagai makanan yang anda makan dan tidak dapat dibuat oleh tubuh. Tubuh menggunakan asam amino untuk mencerna makanan, untuk pertumbuhan, untuk memperbaiki berbagai jaringan tubuh, dan untuk berbagai fungsi tubuh lainnya. Beberapa protein yang dibentuk dari asam amino ini juga berguna untuk mengubah gula menjadi glukosa dan menetralisasi amonia. Hati berfungsi untuk mengatur berapa banyak asam amino yang harus dilepaskan ke dalam aliran darah.6.  Mengganggu Proses dan Penyimpanan Zat BesiHemoglobin merupakan suatu molekul protein di dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen dan menghantarkannya ke berbagai organ tubuh. Selain itu, hemoglobin juga membawa zat besi yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh, kulit, rambut, dan kuku.Hati berfungsi untuk memproses dan menyimpan zat besi dari dalam darah sebagai cadangan. Saat hepatitis C menyebabkan kerusakan hati, maka terjadi gangguan proses dan penyimpanan zat besi yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.Sumber: healthline
 30 May 2014    12:30 WIB
Berbagai Jenis Suplemen yang Mungkin Anda Belum Tahu
Kita semua tahu bahwa penting untuk mendapatkan vitamin yang tepat dari banyak formula multivitamin yang beredar saat ini. Contoh vitamin yang diperlukan tubuh misalnya saja vitamin A, B, C, D, E dan mineral seperti magnesium, zink dan selenium. Tetapi banyak orang yang tidak tahu bahwa ada beberapa jenis suplemen yang ternyata dapat meningkatkan kesehatan seseorang. Berikut adalah 5 jenis suplemen yang jarang diketahui oleh orang banyak tetapi dapat bermanfaat untuk kesehatan. Karena kebutuhan tiap individu sangat berbeda, hubungi dokter Anda atau baca label yang tertera untuk mengetahui dosis yang dibutuhkan. Quercetin Quercetin merupakan jenis bioflavinoid yang dapat membantu tubuh menyerap vitamin C dan banyak ditemukan pada tumbuh-tumbuhna. Seperti flavonoid, quercetin merupakan antioksidan kuat dan juga antiinflamatori yang baik yang digunakan para dokter sebagai alternatif pengobatan untukarthritis, penyakit autoimun, asma dan katarak. Glutamin Glutamin termasuk golongan asam amino yang merupakan salah satu nutrien penting untuk mendukung saluran cerna dan kesehatan secara keseluruhan. Glutamin dapat mengeluarkan bakteri yang merugikan dan juga amonia dari dalam tubuh. Glutamin juga dapat melawan inflamasi di usus karena glutamin bekerja sebagai pelindung dari perbatasan saluran cerna. Glutation Glutation merupakan protein yang penting yang mengandung tiga jenis asam amino dan bekerja sebagai penghalau masuknya radikal bebas dan toksin yang dapat merusak dan menghancurkan sel. Glutation juga mengatur kerja antioksidan lain seperti vitamin A, C dan E. ketika radikal bebas banyak masuk ke dalam tubuh maka dapat merusak kandungan glutation dan dapat berakibat buruk terhadap sistem otot dan rangka, sistem syaraf, sistem imunitas dan sistem endokrin. Glutation membantu melindungi dan membersihkan hati. Curcumin Curcumin merupakan zat yang banyak terdapat pada kunyit mempunyai efek melawan kanker yang sangat signifikan. Curcumin juga banyak dihubungkan dengan penurunan resiko alzheimer sebanyak 70%. Strontium Strontium merupakan mineral yang mampu mencegah munculnya osteoporosis dan cukup baik untuk membangun kepadatan tulang.   Sumber: newsmaxhealth