Your browser does not support JavaScript!
 07 Oct 2019    08:00 WIB
Perbedaan Serangan Jantung dan Henti Jantung
Apa Perbedaan Serangan Jantung dan Henti Jantung ? Serangan jantung merupakan suatu keadaan di mana jantung tidak dapat menjalankan fungsinya dengan normal karena gangguan pada otot jantung atau pembuluh darah jantung. Sedangkan henti jantung merupakan suatu keadaan di mana jantung berhenti berdetak yang disebabkan oleh kelainan irama jantung. Penyebab serangan jantung biasanya adalah gangguan aliran darah ke dalam jantung yang menyebabkan jantung kekurangan oksigen dan nutrisi penting yang dibutuhkannya dan mengakibatkan kerusakan otot jantung. Gangguan aliran darah tersebut dapat disebabkan oleh adanya sumbatan pada pembuluh darah koroner jantung. Henti jantung disebabkan oleh gangguan impuls listrik pada jantung yang juga berfungsi untuk mengatur kerja jantung. Gangguan impuls listrik pada jantung ini menyebabkan jantung berdenyut secara tidak teratur (aritmia) yang menyebabkan gangguan fungsi pompa jantung. Serangan jantung yang tidak segera ditangani juga dapat menyebabkan terjadinya henti jantung.   Pencegahan Pencegahan utama serangan jantung dan henti jantung adalah mencegah terbentuknya bekuan darah dan plak pada dinding pembuluh darah yang disebabkan oleh aterosklerosis. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah pembentukan plak adalah: Olahraga selama setidaknya 30 menit selama 5 hari dalam satu minggu Diet rendah lemak jenuh dan konsumsi banyak sayur dan buah-buahan Bila berat badan anda berlebih, kurangi berat badan anda Jangan merokok Kurangi dan atasi stress Kontrol kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol anda   Kapan Hubungi Dokter Serangan jantung atau henti jantung memerlukan penanganan medis segera. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, yaitu: Nyeri atar rasa tertekan atau rasa tidak nyaman pada dada Nyeri yang menjalar ke tangan, bahu, leher, atau rahang Sesak napas Keringat dingin atau berkeringat Mual Denyut jantung meningkat disertai dengan rasa mual atau pusing Pingsan Baca juga: Penyakit Jantung Dan Infeksi di Lapisan Pembungkus Jantung (Perikarditis)  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 24 Apr 2019    16:00 WIB
Mengenal Lebih Dalam Tentang Aritmia (Irama Jantung Abnormal)
Apakah aritmia itu?Ritme jantung abnormal (aritmia) adalah urutan dari detak jantung yang tidak teratur, terlalu cepat, terlalu lambat, atau dilakukan melalaui jalur listrik abnormal pada jantung. Gangguan jantung adalah penyebab paling umum dari irama jantung abnormal (aritmia). Kadang-kadang orang sadar irama jantungnya abnormal, tetapai kebanyakan mereka hanya merasakan konsekuensinya seperti lesu atau pingsan.Kecepatan normal jantung biasanya 60 sampai 100 detak per menit. Namun demikian, detak jantung normal lebih rendah untuk usia muda, khususnya yang mempunyai fisik fit. Kecepatan jantung yang bervariasi adalah normal. Kecepatan jantung tidak hanya merespon kegiatan olah raga dan tidak beraktivitas tetapi juga dipengaruhi oleh nyeri dan emosi. Hanya ketika kecepatan jantung tidak wajar cepatnya (takikardi) atau lambatnya (bradikardi) atau ketika impuls elektrik bergerak dalam aliran yang abnormal sehingga detak jantung diperkirakan mempunyai irama yang abnormal (aritmia). Irama abnormal mungkin teratur atau tidak teratur. Apa saja penyebab dari aritmia? Penyebab aritmia paling umum  adalah: •  Gangguan jantung, penyakit arteri koroner khususnya, gangguan katup jantung, dan gagal jantung. •  Obat resep atau OTC termasuk yang digunakan untuk mengobati gangguan jantung, dapat menyebabkan aritmia. •  Beberapa aritmia disebebakan oelh kelainan anatomi yang ada sejak lahir (cacat lahir bawaan). •  Umur berkaitan dengan perubahan dalam system listrik jantung menyebabkan aritmia lebih mudah terjadi. • Kelenjar tiroid ynag terlalu aktif (hipertiroidisme), menghasilkan kadar hormon tiroid yang tinggi, dapat menyebabkan aritmia cepat. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroid), menghasilkan hormone tiroid yang rendah dapat menyebabkan aritmia lambat. •  Terkadang tidak ada penyabab aritmia yang teridentifikasi.•  Aritmia cepat (takikardi) dapat disebabkan oleh olah raga, stress emosional, konsumsi alcohol berlebih, merokok, atau menggunakan obat yang mengandung stimulant, seperti obat flu dan demam. •  Aritmia lambat (bradikardi) dapat disebabkan oleh nyeri, lapar, capai, gangguan pencernaan (seperti diare dan muntah), atau kembung, yangd apat merangsang saraf vagus berlebihan (dengan stimulasi yang cukup, walau jarang terjadi, saraf vagus dapat menyebabkan jantung berhenti) dalam sebagian besar keadaan, aritmia dapat selesai dengan sendirinya. Apa saja gejala dari aritmia? Beberapa orang yang mengalami aritmia mungkin menyadarinya. Namun kesadaran detak jantung (palpitasi) bervariasi antara setiap orang. Beberapa orang dapat merasakan detak jantung yang normal, dan kebanyakan orang bisa merasakan detak jantung saat mereka berbaring di sisi kiri mereka. Bagaimana mendiagnosa aritmia?Seringkali, penjelasan pasien mengenai gejala membantu dokter membuat diagnosis awal dan menentukan keparahan aritmia. Electrocardiography (ECG) adalah prosedur pemeriksaan  utama untuk mendeteksi aritmia dan menentukan penyebabnya. Prosedur pemeriksaan lainnya termasuk tes tekanan latihan (ECG) dan pengukuran tekanan darah sewaktu olah raga dan tes alectrofisiologi. Apakah pengobatan untuk aritmia?Bagi pasien yang mengidap aritmia yang tidak berbahaya, untuk menjamin agar tidak berbahaya dengan pengobatan yang cukup. Kadangkala aritmia menjadi berkurang terjadinya atau bahkan berhenti ketika dokter mengganti obat pasien atau mengatur ulang dosisnya. Menghindari alkohol, kafein (dalam makanan dan minuman), atau merokok mungkin juga membantu. Menghindari olah raga keras dapat membantu jika debaran terjadi hanya sewaktu berolah raga. ObatObat antaritmia berguna untuk menekan aritmia cepat yang menyebabkan gejala yang tidak bisa ditolerir atau berisiko. Tidak ada satu obatpun yang mampu mengobati semua aritmia pada setiap pasien. Kadang kala beberapa obat harus dicoba sampai responnya memuaskan Alat pacu jantungAlat pacu jantung buatan adalah sebuah alat elektronik yang beraksi di tempat jantung sendiri. Alat ini diimplan melalui operasi di bawah kulit, biasanya di bawah tulang selangka.kanan atau kiri. Alat ini dkoneksikan ke jantung dengan kabel melalui pembuluh darah. Baca juga: Konsumsi Ganja Dapat Sebabkan Komplikasi Jantung dan Kematian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wemd