Your browser does not support JavaScript!
 15 Aug 2018    16:00 WIB
Anak Menelan Koin? Ini Yang Harus Segera Dilakukan!
Anak-anak belajar tentang dunia dengan menyentuh, merasakan dan menaruh benda apapun ke dalam mulut mereka. Menelan benda asing adalah cara mereka menjelajahi dunia. Salah satu insiden yang sering terjadi adalah menelan koin karena koin yang mudah didapat oleh bayi dan balita, selain itu logam yang bersinar dan berkilau menarik mata si kecil sehingga mereka tertarik untuk mengetahui benda apakah itu. Menelan benda asing seperti kelereng, koin, mulut penuh pasir dan mainan yang berukuran kecil adalah masalah umum untuk orang tua dari balita. Seorang anak akan dengan senang hati menelan benda asing dan bahkan tidak khawatir tentang hal itu. Sedangkan sebagai orang tua hidup dalam ketakutan "Apa yang harus dilakukan sekarang?" Gejala Balita menelan Koin Jika koin tertelan masuk ke perut, ada kemungkinan besar bahwa benda tersebut akan melewati usus dan bisa dikeluarkan bersama dengan tinja. Namun, jika koin terjebak dalam perut, maka hal ini berisiko dan harus dianggap serius. Jika koin tertelan dan terjebak di kerongkongan, dapat menyebabkan gejala khas seperti: Keluar air liur terus menerus dari mulut Kesulitan dalam menelan apa pun Muntah Mengatakan nyeri di leher atau dada bila anak sudah bisa bicara Jika koin terjebak dalam usus maka dapat menyebabkan berbagai gejala seperti adanya darah dalam tinja dimana tinja terlihat lebih gelap, bising usus yang tidak normal, mengatakan sakit perut dan muntah. Kadang-kadang koin bisa terjebak namun anak dapat terus menelan dan makan tanpa kesulitan apapun. Dalam situasi seperti ini, anak akan batuk terus menerus. Koin yang terjebak dapat menyebabkan peradangan dan iritasi pada jaringan esofagus, yang selanjutnya bisa menyebabkan ruptur esofagus, menyebabkan situasi yang berbahaya. Berapa Lama Waktu Dari Tertelan Sampai Bisa Keluar Bersama Kotoran? Sekarang Anda mungkin berada dalam keadaan panik, karena anak Anda telah menelan uang logam atau benda asing lainnya. 80 sampai 90% dari kasus, biasanya koin ini dapat keluar bersama kotoran karena berbentuk bulat dengan tepi yang lembut, dan akhirnya keluar bersama dengan tinja. Koin melewati sistem pencernaan dan dikeluarkan dalam waktu satu atau dua hari. Namun,Anda harus terus memperhatikan kondisi anak Anda. Hal ini dapat menjadi situasi darurat jika ada gejala yang disebutkan di bawah ini: Anak Anda tidak dapat berbicara atau menangis, dan mengalami kesulitan bernapas Dia meneteskan air liur dan tidak bisa menelan Anak Anda batuk atau bernapas dengan keras Dia kehilangan kesadaran Apabila kondisi anak Anda terlihat baik sebaiknya jangan mencoba mengobati sendiri seperti memberikan obat pencahar. Bila Anda merasa takut sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis anak. Apabila tertelan koin jangan biarkan dalam waktu 4-5 hari. Pertolongan Pertama Saat Balita Menelan Koin: Pastikan, Anda memeriksa kotoran nya untuk dua sampai tiga hari. Hal ini dapat dilakukan dengan menempatkan kotoran di lantai. Dengan melakukan ini, Anda akan yakin bahwa benda asing yang tertelan benar-benar keluar dan tidak perlu merasa khawatir lebih lanjut Dalam jangka waktu mulai menelan koin maka perlu bagi orang tua untuk mengamati anak mereka dengan teliti. Memberinya makan makanan yang lembut dan berserat. Pisang adalah pilihan yang baik ketika Anda ingin membuat benda asing bergerak lebih cepat dalam sistem pencernaan anak Anda Pastikan anak Anda minum banyak air agar tetap terhidrasi. Penanganan Dari Tertelan Koin Jika koin tidak keluar bahkan setelah mengikuti semua langkah yang disebutkan di atas dan tetap berada dalam tubuh selama lebih dari 48 jam, sekarang saatnya untuk pergi ke rumah sakit bahkan jika anak Anda tidak menunjukkan gejala gelisah. Kunjungi dokter Anda dan mencari bantuan medis. Dokter akan membantu menemukan posisi yang tepat dari koin dalam tubuh anak Anda dengan bantuan X-ray. Dokter bisa memberikan obat agar koin bisa cepat keluar dan dokter akan menyarankan operasi apabila ternyata benda asing yang tertelan bukan bentuk koin dan sesuatu yang tajam, yang dapat merusak atau melubangi saluran pencernaan anak Anda. Dokter mungkin akan menyarankan endoskopi. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: beingtheparent
 26 Jul 2018    11:00 WIB
7 Cara Mengajarkan Anak Anda Rasa Tanggung Jawab
1.      Berikan Tugas Memberikan anak berbagai tugas rumah tangga yang sesuai dengan usianya merupakan salah satu cara sederhana untuk mengajari anak Anda rasa tanggung jawab.   2.      Biarkan Anak Membuat Keputusan Sendiri Membiarkan anak Anda membuat keputusan sendiri dapat mengajarkan pada anak Anda rasa tanggung jawab dan membuat mereka menjadi lebih mandiri. Bila anak Anda masih kecil, maka Anda dapat membantunya dengan memberikan beberapa pilihan yang boleh ia lakukan dan biarkan ia yang memilih apa yang ingin dilakukannya.   3.      Ajarkan Anak Menjadi Lebih Mandiri Satu-satunya cara untuk membuat anak Anda memiliki rasa tanggung jawab dan lebih mandiri adalah dengan latihan. Dengan memberikan berbagai tugas sesuai dengan usianya, misalnya membiarkan anak memakai sendiri pakaiannya, dapat membuat anak menjadi lebih mandiri.   4.      Jadilah Teladan yang Baik Anak biasanya akan meniru perilaku orang tuanya. Jadi, bila Anda ingin mengajarkan rasa tanggung jawab pada anak Anda, maka Anda pun harus menunjukkan rasa tanggung jawab dan menjadi teladan yang baik bagi anak Anda. Beberapa hal yang dapat menunjukkan pada anak Anda bahwa Anda merupakan seseorang yang bertanggung jawab adalah dengan menepati setiap janji yang Anda buat atau datang tepat waktu.   5.      Gunakan Buku Cerita Anak Berbagai buku cerita anak mengandung banyak nilai moral yang baik bagi perkembangan psikologis seorang anak. Jadi, Anda dapat menggunakan buku cerita sebagai salah satu sarana untuk memberitahu anak Anda apa itu rasa tanggung jawab. Berbagai karakter dan situasi yang menarik dapat membuat anak Anda mampu mempertahankan perhatiannya. Selain itu, anak Anda mungkin tidak akan marah pada Anda karena ia tidak merasa sedang "dikuliahi" oleh Anda.   6.      Dampingi Anak di Masa Sulit Walaupun insting pertama Anda adalah untuk langsung melindungi dan memberitahu anak Anda apa yang harus dilakukannya, akan tetapi lebih baik bila Anda mendampinginya melalui masa sulit tersebut hingga ia pun memperoleh kesimpulan atau keputusannya sendiri. Biarkan anak Anda berpikir dan menyelesaikan permasalahannya sendiri, akan tetapi pastikan ia tahu bahwa Anda selalu mendukungnya.   7.      Beritahu Padanya Apa Manfaat Rasa Tanggung Jawab Tujuan akhir dari pengajaran Anda adalah untuk membuat anak Anda melakukan tanggung jawabnya karena ia memang ingin melakukannya, bukan hanya karena ia diminta untuk bersikap demikian. Oleh karena itu, jelaskanlah pada anak Anda bahwa dengan melakukan berbagai tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya maka keluarganya pun akan merasa sangat terbantu.   Sumber: sheknows
 24 Jul 2018    08:00 WIB
5 Makanan Berprotein Tinggi Untuk Pertumbuhan Anak
Nutrisi yang tepat dan seimbang yang baik perlu diberikan pada awal kehidupan anak Anda, hal ini akan sangat membantu proses tumbuh kembang anak. Sehingga sebagai seorang ibu Anda perlu memperhatikan asupan makanan yang baik. Nutrisi yang baik harus mengandung Karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Semuanya penting untuk anak dan dalam artikel ini akan dibahas mengenai pentingnya protein dan asupan makanan yang mengandung protein tinggi. Dengan memberikan makanan yang mengandung protein maka akan membantu sel menjalankan fungsinya, dan mengatur banyak fungsi di dalam jaringan tubuh dan organ seperti daya tahan tubuh, pertumbuhan dan lain-lain. Menurut Institute of Medicine, bayi usia 0-6 bulan membutuhkan setidaknya 9,1 gram protein, sementara bayi usia 7-12 bulan membutuhkan setidaknya 11 gram protein setiap hari.   Berikut Makanan Yang Mengandung Protein: ASI atau Susu Formula Jika bayi Anda berusia kurang dari 6 bulan, maka yang terbaik adalah pemberian ASI karena ASI mengandung semua nutrisi penting yang dibutuhkan oleh bayi salah satunya protein. Namun bila ada kendala dalam memberikan ASI misal ASI Anda tidak keluar, anak bingung puting dan beberapa kondisi lain maka Anda bisa memberikan susu formula. Berikan susu formula yang memang dikhususkan untuk bayi usia 0-6 bulan. Kuning telur Telur adalah sumber yang kaya untuk bayi yang berusia lebih dari 8 bulan; Beberapa bayi memiliki kepekaan terhadap putih telur. MedlinePlus melaporkan tidak apa-apa untuk memberikan kuning telur kepada bayi yang lebih tua, sampai 4 kali per minggu, sampai bayi Anda dinyatakan aman untuk konsumsi telur utuh. Untuk menghindari risiko penyakit bawaan makanan seperti salmonella, pastikan untuk benar-benar memasak kuning telur sampai tidak lagi berair. satu kuning telur ukuran besar mengandung sekitar 3 gram protein. Produk Susu Apabila usia anak Anda sudah memasuki masa MPASI maka Anda bisa memberikan beberapa produk susu misal yogurt, keju. Tanyakan kepada dokter spesialis anak Anda untuk memastikan anak Anda sudah siap. Karena bayi memerlukan lebih banyak lemak daripada anak-anak dan orang dewasa yang lebih tua, pilihlah yogurt susu utuh dan keju cottage penuh lemak, bukan yang rendah lemak. Daging Mulai usia 8 bulan, bayi Anda mungkin siap untuk mencoba makan daging yang kaya protein, Anda bisa menghaluskan daging tersebut hingga mudah dikonsumsi oleh anak. Anda bisa mencoba daging ayam, daging sapi. Kacang polong Anda bisa mulai memberikan sayuran dan kacang polong pada bayi di atas usia 6 bulan. Makanan ini adalah protein nabati yang kaya protein dan tepat untuk anak bayi di atas 6 bulan. Gizi yang baik akan membantu tumbuh kembang anak, jadi Anda harus selalu teliti dan banyak belajar untuk memberikan yang terbaik. Tidak perlu ragu untuk bertanya kepada anak Anda mengenai kebutuhan nutrisi anak Anda kepada dokter spesialis anak Anda.   Baca juga: 7 Cara Menghentikan Batuk Anak Tanpa Menggunakan Obat   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: healthyeating.sfgate
 22 Jul 2018    11:00 WIB
Ini Camilan Sehat Dan Tepat Untuk Anak Usia 3 Tahun
Dengan begitu banyak perhatian media pada masalah obesitas masa kecil dan pentingnya makan makanan sehat, Anda tahu sebaiknya Anda memberi makan makanan bergizi untuk anak-anak Terkadang, bagaimanapun, godaan makanan ringan (camilan) siap saji dan siap dibawa benar-benar memudahkan Anda. Untuk membantu menghindari godaan, maka Anda harus mampu menjadi kreatif untuk menyiapkan camilan yang sehat.   Berikut Camilan Sehat Dan Tepat Untuk Anak Usia 3 Tahun: Buah Semua orang tahu bahwa buah segar itu baik untuk Anda, tapi terkadang makan buah begitu saja bisa terasa sangat membosankan, terutama untuk anak-anak. Anda bisa membuat salad buah dengan buah-buahan tropis yang jarang mereka makan seperti belimbing, semangka, jeruk atau Anda dapat membuat smoothie, campurkan buah dengan yogurt atau jus buah dengan menggunakan blender. Anda juga mengoleskan selai kacang ke pisang dan tambahkan sedikit taburan cokelat. Buahnya menyediakan vitamin dan mineral seperti vitamin A dan C dan kalium, sedangkan yogurt dan selai kacang akan memberi kalsium dan protein. Sayuran Membuat putra atau putri Anda untuk makan sayuran, bisa menjadi tidak sulit bila Anda meluangkan waktu untuk menghiasnya. Buatlah hal yang menyenangkan untuk anak-anak dengan membuat hiasan semut semut di kayu  yaitu dengan cara tambahkan selai kacang dan kismis ke seledri, sehingga Anda punya sumber protein dan zat besi yang terlihat seperti semut, kismis kecil yang berbaris di sepanjang kayu seledri. Wortel dan irisan paprika iris terasa jauh lebih enak saat dicelupkan ke dalam dressing rendah lemak. Sajian ini sarat dengan vitamin A dan C, protein dan serat. Susu Ada banyak makanan yang terbuat dari produk susu yang bisa menjadi camilan yang baik untuk anak seperti susu, keju, dan yogurt yang kaya akan kalsium. Anda bisa memberikan irisan keju sebagai camilan, atau dalam roti gandum utuh. Yogurt adalah pilihan lain yang mudah, dan sederhana dan Anda dapat mencampurnya dengan makanan sehat lain seperti buah atau kacang, untuk meningkatkan nutrisi tambahan. Camilan Manis Anda bisa memilih camilan manis yang lebih sehat seperti yogurt beku rendah lemak, es betu pisang atau bola selai kacang. Yogurt beku, yang merupakan sumber kalsium yang baik, bisa ditambah buah segar dan Anda bahkan bisa menyajikannya di cone es krim untuk membuat anak menjadi lebih tertarik. Es batu pisang mudah dibuat  dan memiliki kandungan kalium dan protein. Kupas pisang, celupkan ke dalam yogurt rendah lemak dan gulingkan ke dalam sereal gandum utuh kemudian bekukan. Bola selai kacang kacang kaya dengan protein dan serat. Hancurkan sereal campurkan dengan selai kacang, buat bola-bola.   Baca juga: 6 Cara Menyenangkan Mengajarkan Anak Membaca   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 26 Jun 2018    13:00 WIB
Benarkah Asap Rokok Dapat Menurunkan IQ Anak-anak?
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar oleh asap rokok di dalam rumahnya mungkin memiliki IQ yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak lain seumurannya yang tidak terpapar oleh asap rokok di rumahnya. Paparan asap rokok pada anak-anak sebenarnya telah terbukti berhubungan dengan berbagai gangguan kesehatan, seperti:•  Kematian mendadak pada bayi (sudden infant death syndrome/SIDS)•  Kolik•  Infeksi telinga tengah•  Memburuknya berbagai gejala asma•  Berbagai gangguan saluran pernapasan lainnya Selain berbagai gangguan kesehatan di atas, para peneliti juga menduga bahwa paparan rokok ini bersifat neurotoksik (berbahaya bagi sel-sel saraf) atau merusak sistem saraf, yang dapat mempengaruhi perkembangan intelektual dan kemampuan menganalisis pada anak-anak. Sebuah penelitian di Amerika menemukan sebuah bukti baru bahwa asap rokok memiliki dampak negatif terhadap perkembangan intelektual. Pada penelitian ini, para peneliti menggunakan suatu penanda biologis yaitu kotinin untuk mengukur berapa banyak paparan asap rokok yang dialami oleh setiap anak dan bukan hanya berdasarkan pada suatu data survei mengenai berapa paparan asap rokok di dalam suatu rumah. Penelitian ini melakukan pengamatan pada 4.399 anak-anak, yang berusia antara 6-16 tahun. Penelitian ini menemukan bahwa anak-anak yang memiliki kadar kotinin tertinggi menunjukkan adanya penurunan kemampuan untuk menyelesaikan soal matematika, membaca, dan kemampuan visual spasial; yang berhubungan dengan penurunan IQ mulai dari 2-5 poin. Penurunan IQ ini juga terjadi pada anak dengan paparan asap rokok terendah sekalipun. Walaupun penelitian ini masih memiliki kelemahan seperti waktu paruh kotinin yang singkat sehingga tidak dapat digunakan untuk mengukur kadar paparan asap rokok (nikotin) dalam jangka panjang, akan tetapi penelitian ini tetap berhasil menunjukkan bahwa paparan asap rokok dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan anak-anak. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa yang terpapar oleh asap rokok pun dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah peningkatan resiko terjadinya kanker paru sebanyak 24% dan peningkatan resiko terjadinya penyakit jantung koroner sebanyak 20%.Sumber: medicinenet
 22 Jun 2018    11:00 WIB
Apa yang Mempengaruhi Tinggi Badan Seorang Anak?
Tahukah Anda bahwa selain faktor genetika, ternyata terdapat banyak faktor lainnya yang dapat mempengaruhi tinggi badan seorang anak? Anda dapat memperkirakan berapa tinggi badan anak Anda dengan menjumlah tinggi badan Anda dan suami. Metode ini memiliki kemungkinan salah sekitar 10%. Selain faktor genetika yang merupakan faktor penentu utama, tinggi badan seorang anak juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan. Yang dimaksud dengan faktor lingkungan di sini adalah tingkat aktivitas fisik sang anak. Memiliki aktivitas fisik dengan intensitas sedang dapat berpengaruh positif bagi pertumbuhan anak, sebaliknya aktivitas fisik dengan intensitas tinggi semasa kanak-kanak justru dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tinggi badan anak. Para atlet gimnastik biasanya merupakan orang yang paling merasakan dampak dari aktivitas fisik dengan intensitas berat, di mana mereka harus berlatih selama lebih dari 18 jam setiap minggunya dan harus membatasi jumlah kalori yang dikonsumsi, terutama para atlet pria. Selain itu, para remaja perempuan dengan berat badan berlebih yang mengalami pubertas dini karena kelebihan berat badannya tersebut juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk memiliki berat badan yang lebih pendek di masa dewasa. Keadaan ini tidak ditemukan pada para remaja pria. Nutrisi juga memiliki peranan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Kekurangan berbagai nutrisi penting selama pertumbuhan dapat mempengaruhi tinggi badan seorang anak. Selain itu, terlalu sedikit kalori yang dikonsumsi oleh anak juga dapat mengganggu proses pertumbuhan anak. Bila keduanya tidak terjadi, maka tinggi badan anak biasanya tidak akan terganggu. Jadi, memastikan bahwa anak memiliki waktu tidur yang cukup, tidak memiliki berat badan berlebih atau kurang, dan cukup gizi dapat membantu anak mencapai tinggi badan maksimal (tergantung pada faktor genetika) saat dewasa nanti. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis anak bila tinggi badan anak Anda tidak sesuai dengan usianya, dengan demikian dokter dapat menemukan adanya suatu gangguan sedini mungkin.   Sumber: sheknows
 21 Jun 2018    08:00 WIB
Trik Jitu Agar Anak Doyan Makan
Para ibu apakah anda punya anak yang sulit sekali makan ? Anak susah makan, itulah yang biasa dirasakan orangtua di saat buah hati mereka sudah mengenal makanan padat dan selalu menolak makan apalagi menu yang disajikan berupa sayur yang rasanya hambar ? Jangan khawatir, karena ada tips jitu anak susah makan berikut ini: Perlahan perkenalkan anak anda makanan yang baru. Setelah  disajikan beberapa kali, biasanya anak mulai tertarik untuk memakannya. Namun sayuran adalah makanan yang kerap kali ditolak oleh anak. Coba untuk menyajikan satu macam sayuran saja, supaya anak tidak menjadi bingung. Jangan memaksa anak untuk makan terlalu banyak. Makanlah dengan porsi sedikit, agar ia tak keburu malas untuk menyantapnya. Buatlah jadwal yang teratur untuk anak susah makan agar waktu makan mereka lebih teratur. Usahakan agar jam makan anak tidak berdekatan dengan jam tidurnya, karena anak biasanya sudah merasa lelah karena aktivitas yang sudah dia lakukan sebelumnya sehingga mempengaruhi selera anak untuk mencoba makanan baru.  Sajikan Makanan Menarik. Ibu harus sekreatif mungkin untuk mengolah makanan agar si kecil menjadi tertarik dan suka. Ibu bisa membuat makanan dengan tampilan yang menarik, misalnya mencetak nasi goreng menjadi bentuk ikan, kelinci. Kalau bisa letakkan juga makanan di wadah favorit si kecil agar ia menjadi semakin tertarik. Pilihlah peralatan makan yang berwarna cerah agar semakin nafsu makan, seperti warna merah, orange, kuning dan hijau. Jangan memberi anak makanan cepat saji karena jenis makanan tersebut tidak menyehatkan. Anda dapat mencoba untuk menyajikan buah melon bersama campuran yogurt, atau jus buah yang dihiasi stroberi. Usahakan anak tak jajan diluar karena gizinya tak bisa terkontrol, dan ia akan terbiasa makan makanan luar daripada makan dirumah. Untuk anak yang sudah agak besar, ibu bisa mengajaknya bersama berbelanja dan meminta si kecil untuk memilih  buah dan sayuran. Saat menyiapkan makanan, maka ibu bisa libatkan anak dari mula mengambilkan buah dan sayur hingga siapkan makanan di meja makan. Seandainya anak menolak makan atau minum susu, sebaiknya ibu memberikan asupan gizi yg mengandung susu, seperti yogurt atau keju. Atau seandainya anak menolak sayur, ibu dapat mengganti dengan asupan nutrisi dari buah-buahan yang lainnya.   Baca : 7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Liputan6, Parentingclub
 10 Jun 2018    08:00 WIB
7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak
Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya. Telur Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak. Greek Yogurt Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak. Sayuran Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru. Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi. Ikan Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden. Kacang-kacangan Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf. Oatmeal Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda. Kunyit Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.  Baca juga: Pentingnya Nutrisi Bagi Fungsi Otak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 31 May 2018    18:00 WIB
Anak Sering Kurang Tidur? Tingkatkan Resiko Obesitas Saat Dewasa!
Kurang tidur tidak hanya dapat mengganggu prestasi sekolah anak Anda, tetapi juga dapat meningkatkan resiko obesitas saat mereka dewasa nanti. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar lebih dari 10.000 orang Amerika, yang berusia antara 16-21 tahun, di mana sekitar seperlimanya hanya memiliki waktu tidur kurang dari 6 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian ini memiliki resiko mengalami obesitas yang lebih tinggi (sekitar 20% lebih tinggi) saat mereka berusia 21 tahun dibandingkan dengan orang lain yang memiliki waktu tidur lebih dari 8 jam setiap malamnya saat mereka berusia 16 tahun.   Walaupun kurang olahraga dan menghabiskan terlalu banyak waktu menonton televisi juga merupakan salah satu faktor resiko terjadinya obesitas, akan tetapi para peneliti menemukan bahwa keduanya tampaknya tidak turut berperan dalam hubungan antara kurang tidur dan obesitas.   Saat Anda telah menjadi orang dewasa dan mengalami obesitas, maka akan lebih sulit bagi Anda untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan Anda tetap ideal. Sedangkan, semakin lama Anda mengalami obesitas, maka semakin besar resiko Anda mengalami berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker.   Tidur yang cukup tidak hanya membuat anak Anda dapat berkonsentrasi dan belajar dengan lebih baik di sekolah, tetapi juga membantu mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat. Menurut CDC, seorang remaja sebaiknya memiliki waktu tidur sebanyak 9-10 jam setiap malamnya.   Rasa kantuk dan lelah di siang hari telah banyak diketahui berhubungan dengan apa dan bagaimana pola makan seseorang. Kurang tidur dapat membuat Anda ingin mengkonsumsi suatu makanan tertentu (kurang tidur menyebabkan seseorang lebih ingin mengkonsumsi makanan tinggi lemak) dan mengubah nafsu makan Anda (meningkat).     Sumber: newsmaxhealth
 03 May 2018    13:00 WIB
Cara Mengatasi Demam Pada Anak
Penyakit yang  paling sering dialami anak-anak adalah demam. Demam bisa terjadi dengan sangat tiba-tiba, namun juga bisa dengan cepat menghilang.   Apa sebenarnya demam dan apa yang sedang terjadi dalam tubuh ketika demam?  Anak dikatakan demam di atas 37,2º C. Demam bukanlah  reaksi  infeksi.   Gejala pada demam anak Anak-anak  demam  menghasilkan lebih banyak dan mencoba mempertahankan suhu tingginya agar metabolisme berlangsung Suhu tubuh yang tinggi itu juga menghambat perkembangan kuman dan bakteri. Ketika demam, tubuh akan mendinginkan diri dengan melebarkan pembuluh darah sehingga panas dapat keluar melalui kulit (keringat). Hal ini membuat anak menggigil.   Gejala lain yang biasanya menyertai demam antara lain:  Menggigil dan gigi gemeretuk (jika demam tinggi)  Nyeri otot dan sendi  Berkeringat (ketika suhu menurun)  Denyut jantung meningkat  Mengantuk dan lemah  Nafsu makan berkurang   Pengobatan untuk demam pada anak Bila anak Anda kelihatan  mungkin tidak memerlukan pengobatan. Jika anak Anda tidak sehat, Lakukan hal-hal berikut untuk pertolongan pertama: 1. Periksa suhu anak. Lakukan lewat dubur  jam dan periksa suhunya lagi. 4. Jika belum mulai turun, berikan ibuprofen juga. 5. Asetaminofen dapat diberikan setiap 4 jam, ibuprofen diberikan setiap 6 - 8 jam. 6. Pastikan anak  terhidrasi dengan  sebelum   Beberapa saran  perawatan: Usahakan anak  untuk    Biarkan anak banyak  memulihkan diri. Kenakan baju tipis  panasnya 7. Bawa ke dokter bila:   Anak Anda berusia kurang dari tiga bulan Suhu anak meningkat sampai 40º C Demam  lebih dari tiga hari Anak menunjukkan gejala seperti: ruam  kulit, sesak nafas, kejang-kejang, kram, diare, muntah, dll