Your browser does not support JavaScript!
 17 Jun 2020    08:00 WIB
7 Makanan Untuk Perkembangan Otak Anak
Makanan dapat mempengaruhi perkembangan otak anak anda, terutama perkembangan fungsi kognitif dan konsentrasi. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu konsentrasi anak dan perkembangan otaknya. Telur Kandungan nutrisinya yang tinggi (kolin, omega 3, lutein, dan seng) dapat membantu meningkatkan daya konsentrasi anak. Greek Yogurt Otak juga membutuhkan lemak untuk membantu perkembangannya. Greek yogurt mengandung lemak dan protein yang dibutuhkan otak. Lemak membuat jaringan otak menjadi lebih fleksibel, sehingga memudahkannya menerima dan mengirimkan informasi. Hal ini tentu sangat membantu dalam proses belajar anak. Sayuran Sayuran mengandung asam folat dan berbagai vitamin serta mineral yang sangat berguna bagi kesehatan anak anda. Bayam dan kol merupakan contoh sayuran yang diduga dapat mencegah terjadinya demensia (pikun) di usia tua. Kol mengandung sulforafan yang berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan diindolilmetan yang dapat membantu pertumbuhan sel otak baru. Kembang kol mengandung asam folat, vitamin B6, dan tinggi serat yang dapat membantu memperbaiki mood, daya ingat, dan konsentrasi. Selain itu, kembang kol juga mengandung antosianin yang merupakan suatu agen anti inflamasi. Ikan Ikan mengandung omega 3 dan vitamin D, yang dapat mencegah penurunan daya ingat dan kognitif, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Contoh ikan yang mengandung banyak omega 3 adalah salmon, tuna, dan ikan sarden. Kacang-kacangan Kacang-kacangan mengandung protein, asam lemak esensial, vitamin, dan mineral yang dapat memperbaiki mood dan membantu kerja sistem saraf. Oatmeal Oatmeal mengandung protein dan serat yang sangat berguna bagi kesehatan jantung dan otak anak anda. Kunyit Kunyit mengandung kurkumin, suatu agen yang diduga dapat membantu mencegah pembentukan plak Alzheimer pada otak dan membantu melawan agen inflamasi.  Baca juga: Pentingnya Nutrisi Bagi Fungsi Otak Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  
 30 May 2020    16:00 WIB
Tips Membesarkan Anak Dengan Cara Yang Tepat
Tips Membesarkan Anak Dengan Cara Yang Tepat Anak adalah "harta terbaik" yang dimiliki keluarga, untuk memberikan yang terbaik tentu haurs dilakukan dengan cara pengurusan yang tepat. Berikut adalah beberapa cara untuk membesarkan anak dengan tepat: Membesarkan seorang anak tidak hanya memastikan bahwa anak Anda makan makanan yang cukup. Namun yang harus dipastikan adalah bahwa anak Anda makan sehat dan makan dengan benar. Perhatikan kebutuhan gizi anak Anda dari awal dan biasakan anak Anda makan berbagai jenis makanan. Jangan menjadikannya seorang pemilih makanan.  Berikan setidaknya 3-4 porsi buah dan sayuran segar untuk anak Anda. Hindari memberikan junk food kepadanya. Apabila makan burger atau pizza sesekali tidak akan  berbahaya tetapi pastikan makanan tersebut tidak akan menjadi makanan favorit anak Anda. Terus awasi anak Anda untuk mendapatkan nutrisi lengkap sepanjang hari sehingga kebutuhannya untuk tumbuh terpenuhi. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui seberapa banyak nutrisi yang dibutuhkan anak Anda apakah sesuai dengan usia, tinggi badan, berat badan, status kesehatan dll Pastikan anak Anda akan makan bekal makanan yang Anda berikan untuk di sekolah. Jika tidak, buat bekal yang menarik agar mereka tertarik untuk memakannya.  Pastikan anak Anda terlibat dalam beberapa jenis aktivitas fisik seperti tari, olahraga, dll. Saat ini juga ada kelas yoga untuk anak-anak. Cara terbaik, melibatkan anak Anda dalam setiap jenis olahraga yang disukai. Ini akan membantu dia untuk latihan dengan benar, merasa fit dan energik. Istirahat yang cukup adalah penting bagi pertumbuhan untuk anak Anda. Ajaklah untuk tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Jika anak Anda terlalu lelah setelah kembali dari sekolah, ajarkan untuk tidur siang singkat, yang akan membuatnya merasa segar dan santai. Pastikan bahwa anak Anda tidur tepat waktu, berhenti menonton televisi larut malam. Pastikan dia tidur dengan baik dan setidaknya 8 jam di malam hari. Buat anak Anda untuk memahami pentingnya makan makanan bergizi  dan melakukan olahraga dalam kehidupan. Perkenalkan makanan ringan yang sehat, dukung kegiatan bersama teman dan tambahkan variasi aktivitas kehidupan anak Anda sehingga ia tidak merasa monoton. Sumber: ndtv
 15 Apr 2020    11:00 WIB
Kacang Merah Mengandung Nutrisi Penting Untuk Balita
Anak balita seringkali pilih-pilih makanan atau mungkin hanya makan satu atau dua gigitan, hal ini bisa jadi membuat Anda merasa stres. Oleh karena itu Anda bisa memberikan camilan sehat yang memiliki gizi yang baik. Salah satunya adalah kacang merah adalah makanan bergizi yang memasok vitamin dan mineral penting.   Kandungan Nutrisi Kacang Merah Mengapa kacang merah bisa menjadi pilihan camilan yang baik untuk balita. Jawabannya karena kandungan nutrisinya. 3 sendok makan kacang merah adalah ukuran porsi yang sesuai untuk camilan sehat balita. Sajian ini mengandung 39 kalori dan 0 gram lemak. Balita Anda juga mendapat 2,52 gram protein dari 13 gram yang dia butuhkan setiap hari. Protein sangat penting selama masa kanak-kanak karena mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel, jaringan balita Anda. Porsi yang sama mengandung 2,4 gram serat, anak Anda membutuhkan 19 gram serat sehari untuk meningkatkan pencernaan yang sehat. 3 sendok makan kacang merah juga menyediakan 0,6 miligram dari 7 miligram zat besi yang dibutuhkan anak Anda setiap hari. Zat besi mendukung produksi sel darah merah dan transportasi oksigen. Penyajian kacang merah juga mengandung sejumlah kecil kalsium, kalium dan asam folat.   Kacang merah Kombinasikan kacang merah kaleng yang diblender dengan minyak zaitun extra-virgin. Haluskan kacang merah sampai benar-benar halus. Sajikan pure kacang merah dengan roti gandum utuh. Anda juga bisa mengombinasikan sayuran dengan pure kacang. Potong sayuran segar menjadi potongan kecil dan aduk ke dalam pure kacang merah. Buat potongan cukup kecil sehingga tidak menimbulkan bahaya tersedak. Sajikan campuran dengan potongan roti gandum utuh. Oleskan butiran kacang merah pada sepotong roti gandum utuh untuk menyajikan camilan sehat bergizi.   Kombinasi Kacang merah Potong kacang merah menjadi dua atau setengah bagian, yang akan membantu mencegah tersedak. Aduk sedikit potongan pasta atau nasi yang dimasak ke dalam kacang untuk camilan sehat yang kaya serat dan protein. Gabungkan dengan buah tertentu dengan baik untuk menambahkan vitamin C dan  kalium ke dalam camilan sehat anak anda. Potong buah persik segar menjadi potongan kecil dan aduk ke dalam kacang merah cincang. Plum adalah buah tambahan yang melengkapi rasa kacang merah.   Kacang Merah Panggang Anda juga bisa membuat camilan renyah, yaitu kacang merah panggang. Bilas dan tiriskan kacang merah. Potong masing-masing kacang menjadi dua. Kocok bagian kacang merah dengan sedikit minyak zaitun extra-virgin dan panggang sampai sedikit renyah. Biarkan kacang dingin sebelum disajikan.   Baca juga: Berikan iPad Untuk Anak, Tanda Anda Tidak Sayang Kepadanya Karena...   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 10 Apr 2020    09:00 WIB
Jaundice Pada Bayi, Ini Penyebab dan Komplikasinya
Saat bayi baru lahir, merupakan hal yang normal bila kulit atau wajah atau mata bayi Anda tampak kekuningan. Keadaan ini disebut dengan jaundice. Jaundice merupakan gangguan kesehatan ringan yang mengenai sekitar 50% bayi cukup bulan dan sekitar 80% bayi prematur. Jaundice pada bayi baru lahir biasanya dimulai pada hari kedua atau ketiga setelah lahir dan dapat berlangsung selama 1 minggu. Jaundice biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Jaundice biasanya dimulai dari kepala dan terus turun ke seluruh tubuh. Gejala biasanya pertama kali terlihat pada bagian putih mata atau wajah, kemudian akan tampak di daerah dada, perut, dan akhirnya kaki. Jaundice yang terjadi dengan cepat atau tidak juga menghilang dalam waktu 2 minggu perlu diperiksa lebih lanjut karena mungkin disebabkan oleh gangguan lain yang lebih serius. Selain itu, air kemih yang berwarna gelap dan tinja yang pucat juga merupakan tanda bahaya pada bayi baru lahir yang mengalami jaundice.   Baca juga: Bayi Anda Sering Muntah, Normal Atau Tidak?   Penyebab Jaundice pada bayi baru lahir biasanya disebabkan oleh tingginya kadar bilirubin di dalam darah. Bilirubin sendiri sebenarnya merupakan produk sampingan dari hasil penghancuran sel darah merah, yang akan dikeluarkan dari dalam tubuh dari hati ke usus. Jaundice terjadi saat peningkatan kadar bilirubin terjadi lebih cepat daripada kemampuan hati untuk memetabolisme dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya jaundice pada bayi baru lahir adalah: Hati bayi baru lahir belum matang dan tidak dapat mengeluarkan bilirubin sebanyak seharusnya dari dalam aliran darah Produksi bilirubin meningkat akibat meningkatnya proses penghancuran sel darah merah Zat-zat yang terdapat di dalam ASI menghambat protein di dalam hati untuk memetabolisme bilirubin. Keadaan ini dikenal sebagai jaundice ASI. Jaundice yang satu ini biasanya akan mulai terjadi pada minggu pertama kehidupan bayi dan akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 1-2 bulan   Kapan Jaundice Dianggap Berbahaya dan Apa Komplikasi yang Mungkin Terjadi? Jaundice pada bayi baru lahir dapat menjadi sangat berat bila bayi dilahirkan secara prematur atau ada ketidakcocokan darah antara ibu dan bayinya. Infeksi, kelainan darah yang bersifat diturunkan, dan defisiensi (kekurangan) enzom G6PD juga dapat menyebabkan gangguan pada hati dan memicu terjadinya jaundice pada bayi baru lahir. Jaundice berat pada bayi baru lahir dapat menyebabkan terjadinya kerusakan otak. Keadaan ini dikenal dengan nama kern ikterus.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange
 03 Apr 2020    18:00 WIB
8 Langkah Membuat Bayi Cepat Tidur Nyenyak
Selamat untuk Anda yang baru saja memiliki bayi. Memiliki bayi yang baru lahir merupakan kebahagiaan untuk pasangan. Selain merasakan kebahagiaan, Anda para orang tua baru tentu akan mulai mengalami beberapa pengalaman baru. Salah satunya adalah menjaga bayi saat malam hari. Menurut KidsHealth, bayi yang baru lahir membutuhkan tidur sekitar 16 jam sehari. Mengurus bayi bagi ayah dan ibu baru adalah hal yang menyenangkan mulai dari menyusui, mengganti pakaian dan bermain dengan bayi Anda. Namun menjaga bayi saat malam hari memiliki tantangan tersendiri, karena bayi yang baru lahir biasanya akan sulit tidur, dimana mereka membutuhkan makan atau susu setiap 3-4 jam sekali. Terlebih untuk bayi yang prematur dimana mereka membutuhkan susu yang lebih banyak. Hal ini tentu akan mengganggu tidur malam Anda, tapi jangan khawatir sebenarnya ada cara untuk membuat bayi kesayangan Anda bisa tidur nyenyak saat malam hari. Yang Anda butuhkan: Popok bersih Boks bayi Dot   Kemudian caranya adalah: Langkah pertama: Redupkan lampu kamar sebagai persiapan bayi Anda untuk tidur dimalam hari. Langkah kedua: Pastikan suhu di kamar Anda nyaman untuk bayi Anda. Terlalu panas atau terlalu dingin akan membuatnya sulit tertidur. Langkah ketiga: Pastikan popok bayi Anda bersih dan sudah menyusu sebelum waktunya tidur. Langkah keempat: Letakkan bayi Anda dengan perlahan saat menaruhnya di tempat tidur. Saat bayi Anda terbangun di malam hari untuk menyusu, susui dia dan jangan ajak dia bermain, berbicara dan melakukan sesuatu yang membuatnya terbangun. Cara ini akan membantunya mengerti bahwa malam hari adalah waktunya tidur. Langkah kelima: Sebaiknya bayi memiliki tempat tidur sendiri, jangan satu kasur dengan Anda. Karena menurut The American Academy of Pediatrics, cara ini akan membuat bayi Anda lebih aman dan menjaga dari risiko akan tertindih oleh Anda atau pasangan. Langkah keenam: Letakkan bayi Anda tidur telentang untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak. Langkah ketujuh: Memberikan dot untuk bayi Anda Langkah kedelapan: Memainkan beberapa musik lembut untuk membantu bayi Anda tertidur. Tidak sulit bukan mengikuti cara diatas? Semoga cara tersebut dapat membantu Anda para orang tua baru yang sedang berbahagia.   Baca juga: Cara Untuk Meringankan Hidung Mampet Pada Bayi   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: livestrong
 03 Apr 2020    11:00 WIB
Apakah Anak Anda Telah Memperoleh Cukup Cairan?
Air merupakan salah satu hal penting bagi kehidupan manusia. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, terutama anak-anak. Anak-anak membutuhkan sekitar 5-8 gelas air putih setiap harinya. Bila anda bertanya-tanya apakah anak anda telah memperoleh cukup cairan, maka perhatikanlah beberapa hal di bawah ini.Jumlah Air Kemih dan Pola Buang Air BesarPerhatikanlah jumlah air kemih dan tinja yang dikeluarkan oleh anak anda. Bila anak anda tidak mengkonsumsi cukup cairan, maka ia mungkin tidak buang air kecil sesering biasanya. Warna air kemihnya pun dapat menjadi kuning gelap atau pekat, yang merupakan penanda bahwa anak anda telah mengalami dehidrasi. Air kemih normal berwarna kuning pucat. Anak-anak biasanya buang air kecil sebanyak 5-6 kali setiap harinya. Bila anak anda tidak memperoleh cukup cairan, ia pun dapat mengalami sembelit. Tinja yang terbentuk pun keras dan kering karena kurangnya konsumsi cairan. Setiap anak memiliki pola buang air besar yang berbeda-beda, mulai dari setiap hari hingga beberapa hari sekali. Akan tetapi, tinja anak anda seharusnya lembut dan berbentuk bila ia mengkonsumsi cukup cairan.MoodSaat anak anda mengkonsumsi cukup cairan, maka ia akan tampak aktif dan bertenaga. Akan tetapi, bila anak anda kekurangan cairan, maka ia mungkin akan tampak lelah, lesu, dan enggan melakukan berbagai aktivitas fisik (kurang aktif). Anak anda mungkin tampak lebih mengantuk daripada biasanya dan menjadi lebih rewel daripada biasanya.Penampilan FisikMengkonsumsi cukup cairan membantu menjaga kesehatan kulit dan mata anak anda. Saat anak anda kekurangan cairan dan mulai mengalami dehidrasi, maka kulitnya pun akan menjadi kering dan tampak mengelupas. Mata anak anda pun akan terlihat cekung dan hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada air mata saat menangis. Mulut dan bibirnya akan tampak kering dan lengket. Sumber: healthyeating.sfgate
 13 Mar 2020    16:00 WIB
Berbagai Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak
Terjadinya kanker pada anak dan orang dewasa muda merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Di Inggris, hanya 1 di antara 500 anak yang berusia di bawah 15 tahun menderita kanker. Jadi sekitar 1.600 orang anak yang berusia kurang dari 15 tahun di Inggris didiagnosa mengidap kanker. Kanker yang terjadi pada anak-anak agak berbeda dibandingkan dengan kanker yang mengenai orang dewasa. Kanker ini biasanya terjadi di bagian tubuh yang berbeda dengan kanker yang terjadi pada orang dewasa. Sel kanker pada anak juga tampak berbeda bila dilihat di bawah mikroskop dan memiliki respon yang berbeda terhadap pengobatan. Di Inggris, sekitar 2.200 remaja dan orang dewasa muda yang berusia antara 15-24 tahun didiagnosa menderita kanker, setiap tahunnya. Tingkat kesembuhan kanker pada anak juga biasanya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kesembuhan kanker pada orang dewasa. Para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti apa sebenarnya yang menyebabkan seorang anak menderita kanker dan para peneliti ini juga masih melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Kanker bukanlah suatu penyakit menular dan tidak dapat ditularkan pada orang lain yang berkontak dengan penderita. Di bawah ini terdapat beberapa jenis kanker yang biasa ditemukan pada anak.   Leukemia Leukemia merupakan kanker sum-sum tulang belakang. Sum-sum tulang merupakan suatu materi lunak seperti spons yang terdapat di antara tulang belakang seorang manusia, di mana sel-sel darah dibuat. Saat seseorang menderita leukemia, maka tubuh mereka memproduksi terlalu banyak sel darah putih abnormal. Sel-sel abnormal ini biasanya tidak membentuk suatu benjolan, tetapi beredar ke seluruh tubuh Anda di dalam darah. Leukemia merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering ditemukan pada anak-anak. Dua jenis leukemia yang paling sering ditemukan pada anak-anak adalah leukemia limfoblastik akut dan leukemia mieloid akut.   Sarkoma Sarkoma terbentuk dari jaringan tubuh seperti tulang atau otot dan dapat terjadi di bagian tubuh manapun.   Tumor Embrional Kanker jenis ini terbentuk dari jaringan yang biasanya hanya terdapat di dalam embrio yang masih berkembang. Kanker ini juga dapat terjadi di berbagai bagian tubuh.   Limfoma Limfoma merupakan kanker kelenjar getah bening dan dapat terjadi di kelenjar getah bening mana pun di dalam tubuh. Terdapat 2 jenis limfoma yaitu Hodgkin limfoma dan non Hodgkin limfoma.   Kanker Pada Remaja dan Orang Dewasa Muda Remaja dan orang dewasa muda juga cenderung menderita jenis kanker yang berbeda dibandingkan dengan anak-anak dan orang dewasa. Jenis kanker yang paling sering mereka alami adalah limfoma, karsinoma, tumor ovarium dan tumor testis, tumor otak, dan tumor sistem saraf pusat.     Sumber: macmillan
 23 Feb 2020    08:00 WIB
Berbagai Bahaya Layar Sentuh Bagi Anak
Anda tentunya telah melihat bagaimana anak kecil zaman sekarang sudah demikian akrab dengan berbagai perangkat layar sentuh seperti telepon genggam, tablet, laptop, hingga televisi. Mereka telah mahir menggunakan berbagai perangkat layar sentuh tersebut, bahkan beberapa di antara mereka malah telah mengalami ketergantungan. Mengapa demikian? Teknologi layar sentuh memang memiliki berbagai manfaat, akan tetapi, bahaya ternyata juga menyertai penggunaannya, terutama pada para balita. Seorang ahli terapi dari Maryland, Amerika Serikat, memperingatkan bahwa penggunaan layar sentuh dalam waktu lama oleh seorang anak dapat melemahkan otot tangan anak tersebut. Hal inilah yang membuat banyak anak mengalami keterlambatan pertumbuhan otot atau kelemahan otot di beberapa bagian.   Baca Juga: Mengapa Kemajuan Teknologi Berbahaya Bagi Anak?   Walaupun para ahli masih memperdebatkan pengaruh layar sentuh bagi tubuh seseorang karena teknologi ini masih baru dan pengaruh jangka panjangnya masih belum diketahui dengan pasti, akan tetapi the American Academy of Pediatri, mengatakan bahwa seorang anak tidak boleh menggunakan layar sentuh lebih dari dua jam setiap harinya. Bahkan mereka juga mengatakan bahwa anak yang masih berusia kurang dari dua tahun sebenarnya sama sekali tidak boleh menggunakan berbagai perangkat layar sentuh tersebut. Selain itu, di Inggris pun para ahli telah memperingatkan bahwa penggunaan berbagai perangkat elektronik seperti komputer, alat video game, dan smartphone merupakan suatu bom waktu bagi kesehatan anak karena dapat menimbulkan rasa sakit pada Leher dan punggungnya. Bahkan, menurut sebuah penelitian; 3 dari 4 orang anak SD dan 2 dari 3 orang anak SMP/SMU dilaporkan menderita nyeri leher dan nyeri punggung akibat penggunaan berbagai alat elektronik dengan layar sentuh dalam waktu lama. Seorang fisioterapis mengatakan bahwa gaya hidup modern dan kemajuan teknologi membawa efek yang sangat buruk bagi kesehatan anak, yang jika tidak segera ditanggulangi akan memberikan efek yang sangat besar bagi generasi mendatang.   Sumber: tipssehat
 12 Feb 2020    16:00 WIB
Berapa Banyak Sayur dan Buah Yang Harus Dikonsumsi Dalam Sehari Oleh Si Kecil ?
Makan sayur dan buah adalah hal yang baik, kandungan nutrisi di dalamnya adalah faktor penting untuk menjaga kesehatan tubuh, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.   Berapa banyak buah dan sayur yang dibutuhkan oleh anak? Kita semua perlu makan berbagai macam buah dan sayur berbeda warna setiap harinya. Jumlah harian yang direkomendasikan untuk anak-anak dan remaja tergantung pada tingkat usia, nafsu makan dan aktivitas mereka.   Berikut tabel rekomendasi makan buah dan sayur harian sesuai dengan usia: Usia Buah (perempuan) Buah (laki-laki) Sayur (perempuan) Sayur (laki-laki) 1-2 ½ ½ 2 - 3 2 - 3 2-3 1 1 2 ½ 2 ½ 4-8 1 ½ 1 ½ 4 ½ 4 ½ 9-11 2 2 5 5 12-18 2 2 5 5 ½ Catatan: Satu porsi buah diatas berarti 150 gram (setara dengan 1 buah apel ukuran sedang, 2 potongan kecil (misalnya alpukat), 1 cangkir buah cincang, ½ cangkir (125ml) 99% jus buah tanpa gula, atau 1 ½ sendok makan buah kering. Satu porsi sayuran berarti 75 gram (setara dengan ½ cangkir sayuran dimasak, ½  kentang ukuran sedang; 1 cangkir salad sayuran, atau ½ cangkir kacang-kacangan yang dimasak (kacang kering, kacang polong).   Buah segar adalah pilihan yang lebih baik daripada jus Seluruh buah mengandung beberapa gula alami yang membuatnya memiliki rasa manis, selain itu juga mengandung banyak vitamin, mineral dan serat, yang membuatnya lebih bergizi daripada segelas jus buah.   Bagaimana membantu anak-anak dan remaja makan lebih banyak buah dan sayur? Membuat anak makan lebih banyak buah dan sayur setiap hari bisa jadi adalah sebuah  perjuangan bagi seorang ibu. Untuk dapat menyukai sayur dan buah, anak perlu mencobanya sampai 10 kali terlebih dahulu. Jadi tetap sabar dan terus tawarkan kepada mereka. Hal ini juga dapat membantu Anda untuk mempersiapkan dan menghidangkan dengan cara yang berbeda dan kreatif.   Beberapa ide yang dapat Anda coba agar anak ingin makan sayur dan buah: Libatkan seluruh keluarga dalam memilih dan menyiapkan buah dan sayur yang akan dihidangkan Pilih buah dan sayur yang sedang musimnya, biasanya rasanya lebih enak dan lebih murah. Selalu simpan buah dan sayur di kulkas Anda, potong dadu buah dan taruh dalam mangkuk di lemari es. Sehingga bila anak membuka kulkas mereka akan lebih sering melihat buah dan sayur dan merasa lebih tergoda untuk memakannya. Jadilah kreatif dalam cara Anda mempersiapkan dan menghidangkan buah dan sayuran agar terlihat menarik dan disukai anak. Sertakan buah dan sayur di setiap makanan yang Anda hidangkan. Misalnya, menambahkan sayur cincang, parutan sayuran untuk saus pasta, daging burger, kentang goreng dan sup, dan menambahkan buah untuk sarapan sereal. Coba tambahkan buah atau sayur berbeda pada roti panggang Anda seperti pisang, jamur atau tomat. Tambahkan buah untuk yoghurt plain Anda Membuat smoothie buah dengan buah segar campurkan dengan susu rendah lemak dan yoghurt. Masukkan buah dan sayur ke dalam bekal anak Anda. Buat sate buah menjadi camilan yang menyegarkan. Anda bisa memilih buah-buah yang manis seperti stroberi, melon, anggur dan celupkan dalam coklat.   Baca juga: Satu Buah Sehari Mampu Turunkan Resiko Terjadinya Serangan Jantung   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: healthykids
 30 Jan 2020    16:00 WIB
6 Cara Membantu Menghilangkan Rasa Takut Anak Pada Dokter Gigi
Bacakan Buku Mengenai Dokter Gigi Salah satu cara menolong anak Anda untuk menghadapi rasa takutnya terhadap dokter gigi adalah dengan membacakan mereka buku-buku mengenai dokter gigi. Saat ini telah tersedia berbagai jenis buku anak-anak mengenai dokter gigi yang dapat Anda pilih bagi anak Anda.  Melalui buku-buku cerita ini, anak Anda dapat mengetahui apa yang kira-kira akan terjadi di klinik dokter gigi. Dianjurkan agar Anda membaca buku cerita tersebut sebelum membacakannya bagi anak Anda untuk mengetahui apakah buku tersebut sesuai bagi anak Anda atau tidak.   Bermain  Cara lainnya untuk mengurangi rasa takut anak Anda terhadap dokter gigi adalah dengan bermain. Bermainlah dengan anak Anda mengenai kunjungan ke dokter gigi. Saat melakukan permainan ini, Anda dapat melakukan berbagai hal; mulai dari menghitung jumlah giginya atau menyikat giginya. Anda pun dapat mencoba menjadi pasien dan anak Anda sebagai dokter giginya.   Jadilah Contoh yang Baik Apapun situasinya, berusahalah untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anak Anda. Beritahukanlah pada anak Anda mengenai betapa pentingnya menjaga kesehatan mulut dan giginya. Ajak anak Anda untuk melihat bagaimana cara Anda menyikat gigi dan beritahukan padanya kapan saja Anda pergi ke dokter gigi sewaktu masih kecil dan saat ini setelah Anda dewasa.   Mulailah Sejak Dini Lakukanlah pemeriksaan gigi anak Anda sedini mungkin, yaitu pada saat gigi pertama mereka tumbuh. Hal ini akan membuat anak Anda menganggap bahwa kunjungan ke dokter gigi merupakan bagian dari suatu rutinitas. Selain itu, carilah dokter gigi yang membuat anak Anda merasa nyaman.   Alihkan Perhatiannya Jika Anda ingin mengajak anak Anda ke dokter gigi, maka pastikan Anda tidak lupa membawa serta mainan kesukannya. Hal ini akan membantu mengalihkan perhatian anak dan mengurangi rasa takutnya.    Hati-hati Saat Berbicara Anak-anak memiliki daya ingat yang sangat baik, oleh karena itu berhati-hatilah saat Anda berbicara mengenai apa saja yang terjadi saat kunjungan Anda ke dokter gigi atau saat Anda berbicara hal yang negatif mengenai dokter gigi. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: allwomenstalk