Your browser does not support JavaScript!
 12 Nov 2019    16:00 WIB
Inilah Penyebab Siklus Menstruasi Anda Berubah
Apakah Anda tidak mendapatkan haid bulan ini? Masalah ini tidak hanya terjadi pada wanita yang sudah menikah saja, tetapi juga dapat terjadi pada wanita yang belum menikah. Menurut para ahli penyebab Anda tidak mendapat haid bisa disebabkan stress, menopause dini dan kondisi lain. Kondisi tidak mendapat siklus menstruasi secara medis dikenal sebagai amenorea. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi.1.  Dalam kondisi stressKebanyakan dari Anda pasti mengetahui jika stress dapat mempengaruhi tubuh Anda dan dapat menyebabkan beberapa masalah di tubuh Anda. Jika Anda sedang mengalami stress maka Anda bisa kehilangan masa menstruasi karena stress dapat menggangu siklus hormonal Anda. 2.  Apakah Anda mempunyai berat badan berlebih?Jika berat badan Anda lebih dari 92 tahun maka Anda digolongkan obesitas. Dan jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur bisa jadi obesitas menjadi penyebabnya. 3.  Apakah Anda mempunyai berat badan yang kurang?Mengalami gangguan makan dapat menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik dan normal. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak mendapat siklus haid yang teratur. 4.  Terlalu banyak melakukan perjalananJika Anda sering melakukan perjalanan lintas benua, mungkin Anda bisa mengalami masalah ini. Kerika tubuh Anda berusaha keras melakukan adaptasi terhadap waktu dapat menyebabkan Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. 5.  Terlalu banyak olahragaSegala sesuatu yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Ketika Anda mengekspose tubuh Anda dengan latihan fisik yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan organ tubuh misalnya saja gangguan hormonal yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. 6.  Apakah Anda sedang sakit?Penyakit juga merupaka salah satu alasan mengapa Anda tidak mendapatkan menstruasi. Ketika tingkat imunitas menurun, Anda tidak mengalami ovulasi dan menyebabkan siklus menstruasi memanjang. 7.  Menderita penyakit tiroidWanita yang menderita gangguan tiroid sering mengalami masalah ovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Segala sesuatu yang mengganggu proses ovulasi berjalan normal dapat menyebabkan terlambatnya siklus menstruasi. 8.  Pil KBSaat Anda mengkonsumsi pil KB maka sangat mungkin Anda tidak mendapatkan siklus menstruasi atau siklus menstruasi menjadi tidak teratur.Sumber: boldsky
 05 Apr 2019    08:00 WIB
Mengapa Menstruasi Dapat Terhenti ?
Pada umumnya, wanita tidak mendapat menstruasi saat hamil, sebelum pubertas, dan setelah menopause. Amenorea atau terhentinya siklus menstruasi secara tiba-tiba kadang-kadang dapat terjadi pada beberapa wanita. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal. Terdapat dua macam amenorea, yaitu primer dan sekunder. Amenorea primer merupakan suatu keadaan di mana seorang anak perempuan belum pernah mendapat menstruasi sampai ia berusia 16 tahun. Amenorea sekunder adalah suatu keadaan di mana siklus menstruasi tiba-tiba berhenti selama 3 bulan atau lebih, yang mana sebelumnya anda telah mendapat menstruasi setiap bulannya.   Berbagai Penyebab Amenorea Amenorea dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari perubahan pada fungsi organ, kelenjar, dan hormon yang mempengaruhi siklus menstruasi. Amenorea Primer Sebagian besar penyebab amenorea primer tidak diketahui. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya amenorea primer adalah: Kegagalan fungsi ovarium (indung telur) Gangguan pada sistem saraf pusat (otak dan medulla spinalis) atau kelenjar pituitary (suatu kelenjar yang terletak di otak yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai hormon yang mempengaruhi siklus menstruasi) Kelainan bentuk organ reproduksi   Amenorea Sekunder Beberapa hal yang biasanya menyebabkan amenorea sekunder adalah: Kehamilan Menyusui Penghentian penggunaan pil KB Menopause Penggunaan beberapa pil atau implant KB Penyebab Lainnya Berbagai hal lainnya yang dapat menyebabkan terjadinya amenorea sekunder adalah: Stress Malnutrisi Depresi Penggunaan obat-obatan tertentu Penurunan berat badan yang mencolok Olahraga berlebihan Menderita suatu penyakit kronik tertentu Peningkatan berat badan tiba-tiba Obesitas Gangguan keseimbangan hormon akibat sindrom polikistik ovarium Gangguan kelenjar tiroid Tumor pada ovarium atau otak (jarang) Tidak lagi mempunyai rahim atau ovarium (setelah tindakan pengangkatan rahim dan indung telur)