Your browser does not support JavaScript!
 13 Feb 2018    08:00 WIB
Cara Memilih Obat Herbal Yang Aman
Penggunaan obat herbal memang masih cukup kontroversial saat ini. Jika dilihat dari sisi medis maka pemakaian obat herbal belum bisa menggantikan obat medis yang tersedia saat ini.  Anda bisa saja mengkombinasikan konsumsi obat herbal dengan obat resep dokter asalkan Anda sudah yakin jika obat herbal tersebut aman. Produk herbal dinyatakan aman apabila: Sudah dapat dibuktikan secara ilmiah keamanannya melalui serangkaian uji keamanan: uji toksisitas dan uji teratogenik. Pastikan obat herbal tersebut sudah mendapat izin edar resmi dan dibeli dari produsen dan sumber terpercaya. Obat herbal belum tentu aman untuk anak-anak, remaja, usia lanjut, ibu hamil, ibu menyusui, ataupun pasien dengan kanker dan pasien bedah. Pengobatan tradisional yang diberikan oleh seseorang yang mengerti dan mengetahui anatomi tubuh manusia dan mengerti keadaan fisiologi manusia. Hati-hati obat palsu dan atau kadaluarsa. Gunakan sesuai aturan atau petunjuk, jangan berlebihan. Hati-hati bila dikonsumsi bersamaan dengan obat kimia. Tidak jarang produsen yang hanya ingin mencari keuntungan semata mencampur antara obat herbal dan kimia tanpa data ilmiah. Ini akan sangat berbahaya. Jangan segan bertanya kepada ahli herbal tentang penggunaannya, karena tidak semua obat herbal cocok untuk setiap orang meski keluhan sama. Perlu mengetahui makanan, minuman, obat-obatan dan aktivitas apa saja yang harus dihindari sewaktu minum obat herbal. Perlu diketahui tidak semua obat herbal aman untuk dikonsumsi, karena beberapa obat herbal telah diteliti dan terbukti dapat meningkatkan resiko penyakit ginjal. Oleh karena itu bijaksanalah dalam memilih dan konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi obat jenis apapun.  
 18 Nov 2015    20:00 WIB
Ini Dia Tanda Berakhirnya Pernikahan Anda!
Pada sebagian besar kasus perceraian, salah satu pihak merasa terkejut saat mereka menerima surat panggilan pengadilan karena pasangannya telah menggugat cerai mereka. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan apa saja tanda-tanda bahaya yang menunjukkan bahwa pernikahan Anda dan pasangan mungkin sedang berada di ujung jurang.Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tanda peringatan yang menunjukkan bahwa pernikahan Anda sedang berada di ambang pintu perceraian.  1.      Anda dan Si Dia Tidak Lagi Memiliki KesamaanApakah Anda dan pasangan masih tinggal serumah, pergi ke berbagai acara bersama, dan masih melakukan berbagai kegiatan rutin; tetapi hampir tidak pernah mengobrol? Bila ya, maka hal ini merupakan tanda utama bahwa Anda dan pasangan memiliki suatu masalah dalam pernikahan yang telah Anda bina selama ini.Komunikasi dan menceritakan berbagai hal yang Anda alami di sepanjang hari serta memberitahu si dia apa yang Anda pikirkan dan rasakan adalah hal yang sangat penting yang dapat membentuk ikatan dalam hubungan Anda dan pasangan. Oleh karena itu, bila Anda merasa semakin jarang mengobrol dengan pasangan Anda, mulailah dengan membuka percakapan terlebih dahulu dan berbicaralah. 2.      Apapun yang Anda Lakukan Selalu SalahApakah Anda merasa apapun yang Anda lakukan selalu dianggap salah oleh pasangan Anda? Atau apakah si dia terus mengkritik segala sesuatu yang Anda lakukan? Kritik dan kata-kata pedas yang terus-menerus keluar dari mulut pasangan Anda dapat merupakan pertanda adanya masalah besar dalam kehidupan pernikahan Anda.Ajaklah pasangan Anda untuk duduk dan berdiskusi bersama mengenai apa sebenarnya yang membuat ia merasa kesal pada Anda. Mencari tahu masalah yang ada dan apa jalan keluar terbaik untuk menyelesaikannya dapat membantu memperbaiki hubungan Anda dan pasangan. Baca juga: Perceraian dan Akibatnya Pada Anak 3.      Selalu Menjadi Orang Terakhir yang TahuApakah si dia mulai jarang memberitahu Anda apapun mengenai pekerjaannya, masalahnya, atau bahkan kesuksesannya? Apakah Anda baru mengetahui berbagai hal tersebut dari orang lain atau secara tidak sengaja mendengarnya sedang bercerita dengan temannya? Bila ya, maka Anda dan pasangan berarti sedang memiliki masalah besar dalam hal komunikasi! Bila si dia enggan memulai percakapan, Anda pun dapat memulainya. Jangan merasa gengsi! Karena harga diri Anda tidak dapat menyelamatkan pernikahan Anda. 4.      Perubahan Penampilan Pada PasanganSeiring dengan berlalunya waktu, rasa nyaman yang ada di antara Anda dan pasangan memang akan membuat Anda dan pasangan mulai enggan terlihat sempurna di hadapan masing-masing. Akan tetapi, perubahan drastis dalam hal penampilan dan kebersihan diri (menjadi lebih buruk) yang dialami oleh pasangan Anda dapat merupakan pertanda bahwa si dia tidak lagi perduli atau karena ia tidak menghargai Anda dan pernikahannya.Jika pasangan Anda mulai tidak memperhatikan penampilan fisiknya, ajaklah si dia berdiskusi secara baik-baik dan beritahu si dia bahwa Anda akan lebih menghargai dan menghormatinya bila ia memperbaiki penampilannya. 5.      Tidak Saling BerbicaraApakah Anda dan pasangan selalu terlihat sibuk dengan urusan masing-masing saat berada di rumah? Bila ya, maka hal ini dapat merupakan petunjuk adanya masalah di dalam pernikahan Anda dan si dia.Merupakan hal yang umum bagi seseorang untuk mencari pengalih perhatian untuk menghindari berbagai masalah yang ada di dalam kehidupan pernikahannya. Oleh karena itu, segera ajak si dia berdiskusi untuk mencari tahu apa sebenarnya masalah yang ada di dalam pernikahan Anda dan cari jalan keluarnya. Bila tidak, Anda mungkin akan bertemu dengan pasangan di hadapan hakim nantinya! 6.      Selalu Bertengkar Mengenai Hal yang SamaJika Anda dan pasangan selalu bertengkar mengenai hal yang sama dan tetap tidak menemukan jalan keluar bagi permasalahan tersebut, maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi, yaitu pernikahan Anda akan tetap bertahan atau justru cepat berakhir. Anda mungkin membutuhkan bantuan seorang terapis professional untuk mencari tahu apa sebenarnya masalah yang ada di antara Anda dan pasangan. 7.      Kemesraan Sudah Tidak Ada LagiSalah satu tanda bahaya yang paling mudah dikenali adalah jarangnya kontak fisik di antara Anda dan pasangan. Keintiman adalah suatu hal yang penting untuk menjaga hubungan asmara di antara Anda dan pasangan. Jika pasangan Anda tidak atau jarang sekali menunjukkan ketertarikan fisik terhadap Anda, maka hal ini berarti mereka tidak terlalu memperdulikan hubungan emosional di antara Anda dengannya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang  Sumber: divorcesupport